Telp / WhatsApp : 0811-15-12-800

Hipertensi? Stop Konsumsi 7 Asupan Berikut!

Sobat, kenalkah Anda dengan orang-orang yang mengalami hipertensi? Atau mungkin orangtua, sanak saudara atau rekan kerja Anda mengalami tekanan darah tinggi? Biasanya masalah kesehatan ini disebut hipertensi, yaitu suatu keadaan dimana aliran darah menjadi bertambah kencang untuk dapat melewati tekanan pada pembuluh darah. Setiap orang dikatakan menderita hipertensi apabila didapati tekanan darah ≥140/≥90 yang didapati pada 2 kali pemeriksaan dengan jarak >2 jam. Penyakit hipertensi ini tentunya tidak dapat dianggap enteng, karena hipertensi menjadi risiko terbesar terhadap penyakit gagal jantung dan stroke.

Selain menyebabkan kedua penyakit di atas, hipertensi juga merupakan penyakit yang dapat merusak organ tubuh lain, contohnya ginjal dan mata. Penyebab gagal ginjal terbanyak kedua setelah diabetes adalah hipertensi. Hal ini dapat terjadi karena pengerasan pembuluh darah yang ditimbulkan oleh hipertensi membuat organ tubuh, terutama jantung untuk memompa darah dan ginjal untuk menyaring darah, harus bekerja lebih keras dalam menjalani fungsinya. Sebelum terjadi kegagalan organ, maka kita perlu mencegah terjadinya penyebab dari kegagalan organ itu.

Hipertensi yang telah dikatakan sebagai penyebab terbanyak kegagalan organ ini juga memiliki beberapa penyebabnya. Penyebab terbesar terjadinya hipertensi adalah gaya hidup kita sendiri. Pengobatan dari hipertensi juga cenderung pada perubahan gaya hidup. Gaya hidup yang perlu diubah adalah mengenai nutrisi atau asupan makanan minuman kita sehari-hari. Tentunya Sobat semua perlu mengenal jenis makanan yang dilarang untuk penderita hipertensi.

Berikut adalah 7 makanan yang dilarang pada penderita hipertensi:

  1. MAKANAN YANG MENGANDUNG LEMAK JENUH TINGGI

gorengan

Apa sebenarnya yang dimaksud sebagai makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi? Makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi ialah makanan yang dapat memberikan kenaikan signifikan pada kadar kolesterol jahat dalam tubuh kita. Contoh dari makanan tinggi lemak jenuh ini yaitu makanan-makanan yang biasanya paling digemari oleh masyarakat, yaitu gorengan, camilan yang terutama mengandung produk susu (mentega, susu, keju, whipped cream, dll) seperti biskuit dan makanan ringan lainnya. Daging sapi, daging babi, dan kambing, serta kulit ayam juga dikatakan memiliki kandungan lemak jenuh tinggi.

Makanan yang telah disebutkan di atas termasuk dalam makanan yang dilarang pada penderita hipertensi. Hal ini disebabkan kandungan lemak jenuh akan diubah menjadi kolesterol yang akan menumpuk pada pembuluh darah. Penumpukan kolesterol ini akan disebut sebagai plak dan efek buruk dari plak tersebut adalah mengganggu aliran darah yang melewati tempat tersebut. Selain dari terganggunya aliran darah yang lewat, penumpukan plak juga dapat membuat pengerasan pada pembuluh darah tersebut. Akibat dari proses ini adalah kenaikan tekanan darah hingga penyumbatan total dari pembuluh darah, penyebab utama dari serangan jantung dan stroke.

  1. MAKANAN TINGGI GARAM

Garam sangat berperan dalam terjadinya hipertensi karena kandungan sodium di dalamnya. Sodium, suatu mineral dalam tubuh yang berperan dalam regulasi aliran darah. Ginjal bertugas untuk menyaring darah dengan membuang sebagian aliran darah yang terdapat di pembuluh darah untuk keluar sebagai urin. Proses ini melibatkan kandungan sodium dan potassium yang ada pada tubuh. Apabila didapati kandungan sodium yang tinggi, maka aliran darah yang berlebih tersebut tidak dapat ditarik keluar untuk dibentuk menjadi urin, dan hal ini berujung pada aliran darah yang semakin banyak. Apabila hal ini terus dipertahankan dalam waktu yang lama, maka tekanan darah tinggi dapat terjadi.

Asupan sodium yang direkomendasikan oleh American Heart Association  bagi penderita hipertensi untuk dikonsumsi per harinya adalah tidak lebih dari 1500 miligram. Satu sendok teh garam sendiri sudah mengandung 2400 miligram sodium. Selain garam, makanan yang mengandung MSG (monosodium glutamat) tinggi juga memiliki kadar sodium yang tinggi.

  1. MAKANAN TINGGI GULA

Makanan manis yang banyak ditemukan pada makanan penutup, camilan, dan makanan ringan biasanya adalah makanan yang memiliki kalori tinggi, tapi sedikit kandungan nutrisi. Glukosa merupakan komponen terbanyak yang ditemukan pada jenis makanan ini. Glukosa yang rutin dikonsumsi dalam jumlah banyak akan mengakibatkan metabolisme insulin terganggu.

Apabila metabolisme insulin terganggu, maka glukosa tidak lagi dapat berfungsi pada organ tubuh, melainkan akan menumpuk di pembuluh darah. Sama seperti penumpukan kolesterol, penumpukan glukosa ini juga menyebabkan terjadinya kerusakan pembuluh darah. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, hipertensi sering disebabkan akibat kerusakan pembuluh darah. Maka, makanan tinggi gula juga dimasukkan ke dalam makanan yang dilarang untuk penderita hipertensi.

  1. KOPI

Kopi memiliki kandungan kafein yang tinggi dan melalui penelitian didapatkan bahwa kafein dapat meningkatkan tekanan darah dalam ≥3 jam setelah konsumsi. Peningkatan tekanan darah ini memang tidak bertahan lama, setelah kafein dibuang dari aliran darah, tekanan darah biasanya akan kembali pada kisaran biasanya. Namun, apabila konsumsi kafein dilakukan dalam jangka waktu yang lama, maka hal ini dapat menimbulkan perubahan pada pembuluh darah yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya hipertensi. Pada penderita hipertensi, pembuluh darah sudah mengalami perubahan, ditambah dengan konsumsi kafein, maka tekanan darah akan semakin meningkat dan menyebabkan kerusakan yang lebih parah pada pembuluh darah.

  1. ALKOHOL

Kandungan alkohol dalam minuman dipercaya dapat menaikkan tekanan darah. Hal ini sudah dibuktikan melalui beberapa penelitian yang menyatakan bahwa tekanan darah pada orang-orang yang terbiasa minum alkohol (dalam kisaran 300 mL/minggu) didapati lebih tinggi dibandingkan dengan orang-orang yang tidak terbiasa minum. Selain itu, pada penderita hipertensi, pengurangan konsumsi alkohol juga terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah. Maka dari itu, alkohol menjadi asupan yang dilarang pada penderita hipertensi.

  1. MINUMAN BERENERGI

Minuman berenergi menjadi asupan favorit bagi para pekerja yang butuh tenaga lebih untuk menyelesaikan pekerjaannya. Adakah hubungan antara minuman berenergi dengan hipertensi? Tentu ada! Minuman berenergi ini mengandung kadar gula yang sangat tinggi dan juga kadar kafein! Nah, sebelumnya Sobat sudah membaca mengenai efek kadar gula yang tinggi dan efek kafein dengan terjadinya hipertensi, bukan? Jadi, minuman berenergi termasuk dilarang bagi penderita hipertensi.

  1. SUPLEMEN VITAMIN YANG MENGANDUNG TINGGI SODIUM, MAGNESIUM, POTASSIUM

Suplemen yang mengandung tinggi sodium, magnesium, dan potassium berperan dalam terjadinya hipertensi karena adanya gangguan pada regulasi aliran darah. Jadi, suplemen vitamin juga dapat menjadi makanan yang dilarang untuk penderita hipertensi, Sobat!

Nah, itulah 7 asupan yang sebaiknya dihindari untuk penderita hipertensi! Jangan salah paham bahwa penderita hipertensi tidak dapat melahap makanan apapun. Saat ini telah dikeluarkan rekomendasi asupan nutrisi yang baik untuk dikonsumsi rutin bagi para penderita hipertensi, yaitu buah, sayuran, dan makanan yang rendah lemak jenuh. Makanan dengan lemak jenuh yang rendah contohnya minyak olive, kacang-kacangan, daging dan lemak ikan, dll. Sobat, ayo kita cegah hipertensi dengan kurangi asupan makanan yang dilarang untuk penderita hipertensi seperti ulasan sebelumnya. Selain itu, jika Anda masih membutuhkan informasi kesehatan lainnya, jangan lupa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

instal aplikasi prosehat

DAFTAR PUSTAKA

  1. U.S Department of Health and Human Services. Your Guide to Lowering Blood Pressure. National Heart, Lung, and Blood Institute. 2015
  2. Bazzano LA, Green T, Harrison TN, Reynolds K. Dietary Approaches to Prevent Hypertension. Curr Hypertens Rep. 2013 December ;15(6):694-702.
  3. Zhao D, Qi Y, Zheng Z, Wang Y, Zhang XY, Li HJ, et al. Dietary factors associated with hypertension. Nat Rev Cardiol. 2011 August;8:456-65.
  4. Nguyen H, Odelola OA, Rangaswami J, Amanullah A. Review Article : A Review of Nutritional Factors in Hypertension Management. International Journal of Hypertension. 2013 March:1-12.
  5. Heart UK The Cholesterol Charity. Fact Sheet: Diet and Blood Pressure. 2015.
  6. Mesas AE, Munoz LM, Artalejo FR, Garcia EL. The effect of coffee on blood pressure and cardiovascular disease in hypertensive individuals: a systematic review and meta analysis. The American Journal of Clinical Nutrition. 2011 August;94:1113-26.

Chat Asisten ProSehat aja