Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Author Archive for: admin

ProSehat

About ProSehat

Showing 1–10 of 192 results

  • Gay, biseksual maupun pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria (LSL: lelaki seks dengan lelaki) memiliki risiko tertular virus HIV lebih besar dari pasangan heteroseksual. AIDS atau Acquired Immuno Deficiency Syndromes adalah penyakit yang sangat popular saat ini, terutama di kalangan pasangan homoseksual. Banyak yang mengaitkan penyakit ini dengan pasangan sejenis, dan ternyata di Indonesia […]

    Ancaman HIV/AIDS Pada Pasangan Gay

    prosehat gay couple

    Gay, biseksual maupun pria yang berhubungan seksual dengan sesama pria (LSL: lelaki seks dengan lelaki) memiliki risiko tertular virus HIV lebih besar dari pasangan heteroseksual. AIDS atau Acquired Immuno Deficiency Syndromes adalah penyakit yang sangat popular saat ini, terutama di kalangan pasangan homoseksual. Banyak yang mengaitkan penyakit ini dengan pasangan sejenis, dan ternyata di Indonesia sendiri, tingkat presentasenya cukup besar:

    • Berdasarkan CDC, pada tahun 2010, ditemukan 72% orang yang terjangkit virus HIV adalah gay dan biseksual dengan rentang usia 13-24 tahun.

    Ancaman HIV AIDS pada pasangan gay atau homoseksual memang patut dikhawatirkan karena tingkat penularannya yang sangat tinggi, karena hubungan seks melalui anal, mukosa anus yang tipis tidak dipersiapkan untuk koitus sehingga mudah pecah, rusak dan virus dapat langsung masuk. Badan organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan pria gay untuk mengkonsumsi obat antiretroviral yang sempat dibahas di sini, sebagai usaha melindungi diri sendiri dari infeksi HIV, selain tentunya menggunakan kondom setiap bercinta dengan sejenisnya.

    Baca Juga: HIV dan AIDS: Penyebab, Gejala, Pengobatan, Fakta, dan Mitos

    Mengkonsumsi obat antiretroviral merupakan salah satu upaya pencegahan dan perlindungan dari penyakit sebelum terpapar virus HIV. Pencegahannya adalah dengan mengonsumsi 1 pil ARV bagi mereka yang masuk ke dalam kelompok berisiko tinggi seperti pasangan sejenis yang telah hidup bersama dan 1 pil ARV bagi mereka yang sudah positif terinfeksi virus HIV.

    Produk Terkait: Cek HIV/AIDS di Klinik

    Menurut Gotfried Hirnschall, sebagai direktur departemen WHO, “Secara global WHO mengalami kesulitan menangani penyebaran HIV pada negara dengan populasi berisiko tinggi namun rendahnya layanan kesehatan.”

    Populasi berisiko tinggi yang dimaksud adalah pasangan gay (sejenis), biseksual, pria yang berhubungan seks dengan pria, transgender wanita (berganti kelamin), pekerja seks, pemadat (orang yang menggunakan narkoba/jarum suntik) dan para tahanan.

    Baca Juga: 10 Pertanyaan Penting Seputar HIV/AIDS

    Bentuk pencegahan dengan konsumsi obat ARV dapat menekan penularan HIV pada pria gay hingga sebesar 20-25 persen dan dalam jangka waktu 10 tahun. Sebaiknya pasangan gay menyadari ancaman yang mengintai dan konsisten untuk konsumsi obat ARV sehingga risiko penularan dapat ditekan hingga 92 persen (pada orang yang berisiko tinggi).

    Perlindungan tambahan pada pria gay lebih digalakkan karena dikhawatirkan terjadi peningkatan insiden HIV  yang berujung kematian. Hal ini atas dasar penelitian WHO yang menemukan bahwa:

    • pekerja seks wanita berisiko 14 kali tertular HIV dibanding wanita pada umumnya
    • pria gay berisiko 19 kali tertular HIV dibanding populasi umum
    • wanita transgender memiliki risiko hingga 50 kali lebih besar dibanding orang dewasa lainnya
    • orang yang memakai narkoba jarum suntik berisiko 50 kali lebih tinggi dibanding populasi umum

    Akibat ledakan epidemi pada populasi kelompok pasangan sejenis ini maka upaya pencegahan harus digalakkan. Di seluruh dunia sendiri terdapat 35,3 juta orang dengan HIV, namun peningkatan jumlah pasien ini terjadi karena kemajuan tes deteksi dini virus HIV. Dan kombinasi obat ARV yang semakin baik memperpanjang hidup orang dengan infeksi HIV hingga bertahun-tahun lamanya. Konsumsi obat antiretroviral dapat membuat virus HIV tidak terdeteksi, namun nasib naas terkadang berkata lain. Seperti yang baru-baru ini dialami aktor kondang Hollywood, Charlie Sheen. Gaya hidupnya yang kerap meniduri 4 bintang porno setiap harinya dan rajin minum obat kombinasi ARV berujung pada HIV yang sudah dibahas di sini.

    Baca Juga: Apakah Virus HIV/AIDS Dapat Ditularkan Saat Facial?

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai HIV AIDS dan pencegahannya serta produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Better be prepared than sorry.

    Referensi:

    Read More
  • ‘Apakah saya akan tertular HIV AIDS ketika menggunakan sembarang tusuk gigi di tempat makan?’ ‘Apakah makan dengan menggunakan piring bekas ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dapat tertular virus ini?’ ‘Berciuman menularkan virus HIV?’ Cek kebenarannya di sini. 1. ‘Saya bisa tertular HIV jika berada dalam 1 ruangan bersama ODHA? Virus ini tidak dapat disebarkan melalui sentuhan, air […]

    10 Pertanyaan Penting Seputar HIV AIDS

    ‘Apakah saya akan tertular HIV AIDS ketika menggunakan sembarang tusuk gigi di tempat makan?’ ‘Apakah makan dengan menggunakan piring bekas ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) dapat tertular virus ini?’ ‘Berciuman menularkan virus HIV?’ Cek kebenarannya di sini.

    02.11.2015_-_HIV_04

    1. ‘Saya bisa tertular HIV jika berada dalam 1 ruangan bersama ODHA?

    Virus ini tidak dapat disebarkan melalui sentuhan, air ludah, keringat dan air mata. Kamu tidak akan tertular HIV dengan:

    • menghirup udara yang sama dengan ODHA
    • menggunakan toilet yang sama setelah sebelumnya digunakan oleh ODHA
    • berpelukan atau bergandengan tangan dengan ODHA
    • menggunakan sendok, piring, dan gelas bekas makan ODHA

    Baca Juga: Pertanyaan Seputar Kehamilan Pertama

    2. Apakah HIV dapat disembuhkan?

    Saat ini tidak ada obat untuk benar-benar menyembuhkan virus ini. Pengobatan yang ada saat ini baru dapat menurunkan jumlah virusnya dalam darah sampai pada point virus ini tidak terdeteksi sehingga dapat mencegah AIDS dan infeksi lain.

    Baca Juga: 10 Jenis Vaksin Untuk Ibu Hamil

    3. Pasangan sejenis dan pengguna narkoba memiliki risiko besar terkena virus HIV?

    Di Indonesia, 90% dari semua infeksi HIV tersebar melalui hubungan seksual. 60% dari angka tersebut merupakan hubungan heteroseksual. Jadi virus ini menyebar melalui kontak seksual tanpa pelindung dan dalam hal ini tidak pandang bulu dalam hal jenis hubungan seksualnya (heteroseksual/homoseksual) dan apakah orang tersebut pemadat atau tidak. Virus ini tidak pandang bulu dalam penyebarannya. Siapapun dengan faktor risiko dapat tertular virus tersebut.

    Baca Juga: 6 Hal yang Harus Diwaspadai Calon Ibu

    4. Hidup berakhir setelah positif HIV?

    Pada tahun-tahun awal epidemi penyakit HIV AIDS, angka kematian akibat AIDS sangat tinggi. Tapi baru-baru ini obat antiretroviral (ARV) dapat memperpanjang usia orang dengan HIV-positif, bahkan orang-orang dengan AIDS. Penanganan yang cepat sudah terbukti dapat memperpanjang usia odha. Motivasi untuk tetap semangat dalam melanjutkan hidup dan merubah gaya hidup yang buruk juga menjadi salah satu pengobatan bagi banyak kasus odha. Contoh nyatanya adalah Magic Johnson yang tidak menjadikan hidupnya semakin terpuruk setelah positif mengidap virus mematikan ini. Ia bahkan membangun yayasan Magic Johnson Foundation untuk bertempur melawan penyebaran virus dan merangkul para ODHA.

    Baca Juga: Ancaman HIV/AIDS Pada Pasangan Gay

    5. HIV = AIDS?

    HIV adalah virus yang menyebabkan AIDS. Jadi tidak sama dengan AIDS. Seseorang dengan HIV-positif dapat berubah statusnya menjadi AIDS ketika jumlah CD4-nya (sel CD4 adalah sel-T yang mempunyai protein CD4 pada permukaannya dan protein itu bekerja sebagai ‘reseptor’ untuk HIV) turun di bawah 200 atau ketika ia memiliki infeksi atau kanker tertentu. Seseorang bisa saja memiliki HIV selama bertahun-tahun tanpa AIDS.

    Baca Juga: 6 Mitos dan Fakta Seputar Vaksin

    6. HIV tertular melalui ciuman?

    Bentuk ciuman yang hanya kontak biasa sebatas bibir bertemu bibir tidak akan menularkan HIV. Hal ini berbeda jika yang dilakukan adalah ‘French kissing’ yang mengharuskan mulut terbuka lebar dalam prosesnya karena jika ada gusi yang berdarah pada orang dengan HIV-positif, maka kemungkinan tertularnya sangat besar.

    Baca Juga: 5 Perbedaan Tumor dan Kanker

    7. Jarum Tattoo Tidak Menularkan HIV?

    Jarum tattoo yang tidak disterilisasi dengan baik dapat menjadi media penularan virus ini. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat mengatakan bahwa alat-alat yang digunakan untuk tattoo digunakan hanya sekali untuk kemudian dibuang. Tak lupa sebelum dibuang sudah melalui proses sterilisasi.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    8. Ibu hamil akan menularkan virus tersebut pada bayinya?

    Ibu dengan HIV yang tidak menjalani pengobatan sama sekali akan menularkan pada bayinya sebesar 25 %. Angka ini akan semakin rendah hingga 5 % jika ibu menjalani pengobatan sejak sebelum hamil.

    9. Tusuk gigi dan pisau cukur tular HIV?

    Salah satu bentuk transmisi penularan virus ini adalah dengan kontak darah ODHA bertemu dengan darah bukan odha. Pastikan untuk selalu mensterilkan alat cukur tajam sebelum digunakan karena jika darah odha tertinggal pada pisau cukur Anda, dan pisau itu melukai wajah Anda (darah bertemu dengan darah), akan terjadi kemungkinan penularan virus tersebut. Tidak lupa untuk selalu sterilkan alat cukur dan suntik sebelum digunakan.

    Baca Juga: 5 Manfaat Donor Darah

    10. Nyamuk menularkan virus HIV?

    hiv
    Tidak ada bukti penularan virus ini dari nyamuk atau serangga -bahkan di daerah-daerah di mana ada banyak kasus virus ini dan populasi besar nyamuk seperti Afrika. Virus ini tidak berkembang biak (dan tidak dapat bertahan hidup) pada serangga.

    Itulah mengenai 10 pertanyaan penting seputar HIV AIDS yang perlu Sahabat Sehat ketahui supaya Sahabat bisa waspada terhadap penyakit yang satu ini. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut soal HIV AIDS dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    • Top 10 Myths Misconceptions About HIV AIDS
    • Myths About HIV AIDS
    • 10 Myths About HIV and AIDS
    • HIV – AIDS – Myth versus Reality
    • AIDS Myths and Misunderstandings
    • HIV Transmissions
    • Serba Serbi AIDS
    Read More
  • Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Sobat perhatikan Diet 3J: jenis, jumlah, dan jam makan. Baca Juga: Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes Diet Tepat untuk Diabetes Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda […]

    Menu Diet Diabetes: Perhatikan 3J (Jenis, Jumlah, dan Jam)!

    Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Sobat perhatikan Diet 3J: jenis, jumlah, dan jam makan.

    Baca Juga: Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes

    Diet Tepat untuk Diabetes

    Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda perlu perhatikan hal-hal khusus yang akan dibahas disini. Bukan salah Anda bila mengalami kesulitan atur diet tepat sebagai diabetesi, memang seringkali hal sederhana https://www.prosehat.com/produk/susu/tropicana-slim-susu-non-fat-fitosterol-original/berikut ini dibuat rumit. Sebelumnya telah dibahas menu harian untuk diabetesi dan untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan tanpa harus kelaparan, di sini. Secara umum diet tepat untuk diabetesi adalah:

    • Rendah kalori
    • Tinggi karbohidrat kompleks yang banyak terkandung dalam sayuran, buah, dan sereal dari gandum
    • Rendah lemak jenuh yang biasanya ada dalam keju, mentega, dan daging berlemak.
    • Tinggi akan lemak tak jenuh seperti minyak zaitun.

    Produk Terkait: Jual Alat Cek Gula Darah Freestyle Isi 25 Strip

    3J: Jenis, Jumlah, dan Jam

    Sobat sebagai diabetesi tidak memiliki pantangan apapun dan diperbolehkan makan makanan seperti layaknya orang normal lho. Jadi keluarga tidak diwajibkan memasak makanan khusus untuk diabetesi. Kita bisa siasati setiap kali makan dengan memperhatikan jenis, jumlah dan jam konsumsinya.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolesterol

    Jenis

    Untuk jenis makanan di menu diet diabetes, kita perlu selalu pertimbangkan:

    • makanan dengan kandungan gizi yang seimbang
    • makanan dengan kandungan banyak serat, rendah gula untuk makanan pokok

    Sebagai contoh menu karbohidrat yang disarankan untuk Anda adalah konsumsi nasi merah atau roti gandum, kedua pilihan ini lebih baik dibandingkan dengan nasi putih dan roti tawar biasa.

    Sedangkan untuk makanan manis, tidak ada yang merekomendasikan jika kita sebagai diabetesi tidak boleh mengkonsumsi makanan yang manis sama sekali. Anda tetap boleh mengkonsumsi makanan manis dengan jumlah yang dikurangi dan beralih dari penggunaan gula biasa ke pemanis buatan rendah kalori berbahan dasar alami, seperti Stevia yang dibahas di artikel ini.

    Produk Terkait: Cek Diabetes Mellitus

    Jumlah

    Jumlah menu diet diabetes yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan jenis makanannya. Untuk lebih mudahnya lagi, coba Anda imajinasikan piring kosong kesayangan yang sering digunakan, kemudian lakukan hal ini:

    • Anda bagi piring menjadi dua bagian besar (½ & ½)
    • ½ bagian piring tersebut isi dengan berbagai macam sayuran seperti bayam, wortel atau kacang-kacangan.
    • Lalu sisa ½ bagian piring lain dibagi lagi menjadi dua, jadi tinggal ¼ bagian.
    • Kemudian Anda isi salah satu dari ¼ bagian piring dengan tepung gandum, kentang, jagung atau nasi.
    • Lanjutkan ¼ piring sisanya diisi dengan daging atau pengganti daging lainnya.
    • Lakukanlah ini pada tiap porsi makanan Anda tiap harinya.

    Ikuti tips plating diet diabetes dengan gambar berikut ini:

    https://www.prosehat.com/produk/makanan-minuman/tropicana-slim-high-fiber-high-calcium-milk-chocolate/

    https://www.prosehat.com/produk/alat-kesehatan/accu-check-active-strip/

    Jam

    Sedangkan untuk jam makan bagi diet diabatisi yang dianjurkan, setiap harinya Anda sebaiknya makan sampai 5x sehari! Banyak? Tentu saja kita atur porsinya

    1. Sarapan,
    2. Cemilan pagi,
    3. Makan siang,
    4. Cemilan sore, dan
    5. Makan malam.

    Menu diet diabetes tidak harus membuat penyandang diabetes semakin menderita! It’s all about porsi dan pengaturan jam makan yang membantu Anda mempertahankan kadar gula darah yang terkontrol. Hal ini untuk menghindari terjadinya komplikasi, sedangkan bagi yang belum menyandang diabetes sangat baik untuk mencegah supaya jangan sampai terkena diabetes.

    Banyak dari kita memiliki anggapan salah terkait penyandang diabetes yang harus melaksanakan diet ketat sampai melewatkan sarapan dan makan malam. Hal ini menyesatkan dan bisa berujung hipoglikemia (kenali lebih lanjut bahayanya hipoglikemia di sini), yakni kondisi yang berbahaya saat badan dan otak kekurangan gula darah. Kunci untuk tubuh ideal dan kadar gula darah terkontrol dapat dengan mudah dilakukan, yaitu dengan memperhatikan menu harian Anda dari jenis, jumlah dan jam makan. Sehingga metabolisme tubuh tetap berjalan dengan baik. Anda bisa memilih pengganti makanan seperti susu untuk diabetes yang bisa menjadi pendamping dari menu diet diabetes.

    Baca Juga: Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa?

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Referensi:

    • TanyaDok.com
    • How a ‘Diabetes Diet’ Protects Your Health by Kathleen Doheny (2009)
    Read More
  • Salah satu alasan kulit Sobat menunjukkan penuaan dini adalah akibat paparan sinar ultraviolet yang merusak kolagen pada kulit dan merangsang terjadinya iritasi kulit, sehingga pada wanita berusia di atas 30 tahun, flek hitam dapat dengan mudah muncul akibat menurunnya produksi kolagen pada kulit. Hal ini bisa merusak kepercayaan diri para wanita. Cara merawat kulit yang […]

    7 Cara Merawat Kulit dari Dalam yang Sobat Harus Coba!

    Salah satu alasan kulit Sobat menunjukkan penuaan dini adalah akibat paparan sinar ultraviolet yang merusak kolagen pada kulit dan merangsang terjadinya iritasi kulit, sehingga pada wanita berusia di atas 30 tahun, flek hitam dapat dengan mudah muncul akibat menurunnya produksi kolagen pada kulit. Hal ini bisa merusak kepercayaan diri para wanita. Cara merawat kulit yang paling mudah adalah dengan mengkonsumsi suplemen tepat yang memiliki keuntungan bagi kulit setelah sebelumnya sudah menjalani gaya hidup yang sehat, seperti rutin minum air mineral dan berhenti konsumsi junk food.

    Produk Terkait: Jual Produk Suplemen Kulit

    7 cara merawat kulit dari dalam

    Untuk lebih jelasnya lagi, berikut ini 7 tips merawat kulit dari dalam dengan mudah, tanpa menghabiskan waktu dan uang di salon, semudah mengubah gaya hidup Sobat:

    1. Stay Hydrated!

    Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh Anda yang dengan mudah menyerap hingga 60% benda apa pun yang berada di permukaannya. Kulit yang terlalu sering terpapar sinar matahari, akan terpengaruh kesehatannya. Hal pertama yang dapat Sobat lakukan dengan mudah adalah dengan penuhi asupan cairan tubuh setiap harinya, walaupun akibatnya Sobat akan sering ke kamar mandi, setidaknya 2 liter air mineral harus habis setiap harinya. Tubuh yang terpenuhi cairannya dengan baik akan membawa banyak manfaat pada sel kulit, seperti menjaga kilau kulit, menjaga kelembabannya dan membuat kencang kulit Sobat.

    Baca Juga: Perlunya Memakai Sunscreen di Rumah dan Cara Memilihnya

    2. Take Supplements!

    Mengkonsumsi suplemen bukanlah jalan satu-satunya untuk mendapatkan kulit yang cantik. Seperti tubuh yang perlu dijaga agar tidak mudah sakit, peran suplemen untuk merawat kulit dari dalam juga hampir mirip. Perlu diketahui bahwa suplemen yang dimaksud bukanlah jenis suplemen yang menjanjikan perubahan cepat pada kulit. Yang terpenting dari suplemen tersebut adalah komposisi dari suplemen tersebut. Seperti contoh salah satu suplemen kulit yang dijual bebas memiliki komposisi vitamin E, C, D, A, serta kebaikan dari minyak ikan. Jadi ketika Anda sibuk dengan pekerjaan dan urusan di rumah, Anda hanya perlu meminumnya dalam 1 tegukan dan langsung mendapatkan kebaikan dari kandungan tersebut. Banyak sekali jenis suplemen dengan kandungan murni seperti di atas yang dapat Anda pilih.

    Beli Produk Pilihan Perawatan Kesehatan Kulit di Sini

    3. Kurangi Konsumsi Gula

    Selain khawatir dengan ancaman diabetes, konsumsi gula yang berkurang ternyata juga berpengaruh pada kesehatan kulit. Konsumsi gula berlebihan dalam makanan harian Sobat akan berdampak buruk pada kesehatan kulit Anda. Ya, banyak peneliti yang menemukan bahwa konsumsi makanan manis secara berlebihan dapat membuat kulit keriput!

    4. Stop Eating Junk Foods!

    Tips lainnya dalam merawat kulit dari dalam adalah dengan menyeleksi apapun yang masuk ke dalam tubuh. Salah satu hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan clean eating. Cara yang paling mudah adalah mengurangi ‘jajan’ hamburger atau pizza. Daripada harus konsumsi 1 burger berikut dengan soft drink, lebih baik konsumsi daging yang ditumis dan diberi bumbu lada dan sedikit garam yang kemudian ditemani dengan sayuran hijau segar. Banyak sekali alternatif menu makanan sehat yang memberikan kepuasan sama dengan makanan junk foods di luar sana.

    Baca Juga: 10 Bahan Makanan Sehat untuk Perawatan Kulit Wajah

    5. More Veggies!

    Mungkin konsep yang harus diluruskan adalah konsumsi sayuran tanpa melalui proses masak apapun untuk mendapatkan 100% manfaat yang terkandung di dalamnya. Salad pun menjadi pilihan yang modern dan sudah banyak dilakukan oleh wanita masa kini. Dengan beralih membawa bekal hasil olahan sendiri dengan sayuran segar tentunya akan membawa perubahan yang signifikan pada kulit Sobat.

    Produk Terkait: Jual Vegefrut Ekstrak Kapsul Sayur dan Buah

    6. Seleksi Penggunaan Produk Kecantikan

    Parabens dan merkuri merupakan dua contoh zat berbahaya yang sering ditemukan pada produk kecantikan. Keduanya dapat meningkatkan risiko terjadinya tumor hingga kanker bila digunakan dalam jangka waktu yang lama. Untuk itu, mulai dari sekarang kenali kandungan produk kecantikan Anda. Jangan sampai Anda tidak mengetahui kandungannya sama sekali atau pilihan lain dengan beralih pada produk yang mengandung bahan alami.

    7. Olahraga Teratur

    Selain membentuk tubuh lebih ideal, olahraga yang dilakukan secara teratur tentunya juga memberikan banyak keuntungan pada kulit Sobat seperti melancarkan peredaran darah yang membawa oksigen dan nutrisi penting lainnya bagi tubuh, termasuk kulit Anda.

    Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Generasi Milenial

    7 tips merawat kulit dari dalam tidak akan lengkap tanpa pikiran positif dan energi yang Sobat tangkap dan keluarkan. Sebaik-baiknya tubuh yang sehat, masih lebih sehat lagi jika Sobat menjaga pikiran positif dan wajah yang selalu tersenyum sepanjang hari.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai perawatan kulit alami dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Jangan lupa untuk menyaksikan Webinar Prosehat tanggal 4 November bertemakan kecantikan, dengan salah satu narasumber dr. Sonia Wibisono. Untuk pendaftaran bisa dilakukan di: https://s.id/CantikWanitaIndonesia


     

    Referensi:

    • Prevention.com: How Sugar Ages Your Skin
    • TanyaDok.com: Vitamin C untuk Kesehatan Kulit?
    • TanyaDok.com: Cara Meremajakan Kulit
    Read More
  • Anda berencana membawa seluruh keluarga menghabiskan waktu liburan akhir tahun ke luar negeri atau destinasi yang membutuhkan perjalanan berhari-hari, tetap perhatikan daya tahan tubuh setiap anggota keluarga. Dengan perjalanan road trip berhari-hari atau long haul flight, daya tahan tubuh Anda sekeluarga akan benar-benar diuji. Belum lagi ketika sampai di daerah asing dengan iklim dingin seperti […]

    Vaksinasi Influenza untuk Keluarga Siap Liburan

    Anda berencana membawa seluruh keluarga menghabiskan waktu liburan akhir tahun ke luar negeri atau destinasi yang membutuhkan perjalanan berhari-hari, tetap perhatikan daya tahan tubuh setiap anggota keluarga. Dengan perjalanan road trip berhari-hari atau long haul flight, daya tahan tubuh Anda sekeluarga akan benar-benar diuji. Belum lagi ketika sampai di daerah asing dengan iklim dingin seperti Eropa, tubuh Anda bisa saja belum dapat beradaptasi. Serangan virus influenza pun bisa datang tiba-tiba. Jika Anda berencana liburan ke negara beriklim dingin, pastikan seluruh keluarga sudah mendapatkan vaksinasi influenza. And here is why getting vaccinated is important…

    prosehat vaksinasi

    Baca Juga: Pentingntya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Pentingnya Vaksinasi

    Imunisasi atau vaksinasi merupakan bagian dari pemberian vaksin (virus yang dilemahkan) ke dalam tubuh seseorang untuk memberikan kekebalan terhadap jenis penyakit tertentu. Ketika Anda berencana untuk berlibur bersama keluarga, akan sangat disayangkan bila salah satu anak Anda atau malah Anda sendiri terjangkit influenza. Sebagai antisipasi, ada baiknya untuk melakukan upaya pencegahan agar daya tahan tubuh tetap dalam kondisi prima saat liburan. Salah satu caranya adalah dengan vaksinasi.

    Baca juga: Liburan ke Afrika Selatan: Jangan Lupa Vaksin Yellow Fever

    Hindari Penularan Penyakit

    Selain mencari tahu informasi terkait negara tujuan untuk habiskan waktu liburan tahun ini, hal lain yang harus dilakukan adalah dengan melengkapi keluarga Anda dengan vaksinasi. Hal ini diamini oleh Dr. dr. Iris Rengganis, Perwakilan dari Divisi Alergi Imunologi Klinik, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, dimana proteksi diri sebelum melakukan perjalanan wisata sangat penting, termasuk vaksinasi untuk orang dewasa sebelum ke luar negeri. Saat berwisata Anda sekeluarga rentan tertular penyakit karena sebenarnya Anda tidak tahu kapan ketahanan tubuh anda sekeluarga akan turun. Dengan banyaknya penyakit yang ditularkan secara sederhana, yakni melalui batuk, bersin dan bicara, seperti influenza, meningitis dan pneumonia dimana penularannya sangat cepat, vaksinasi memiliki peran yang sangat penting. Selain itu penularan melalui karier pun cukup banyak kasusnya. Karier merupakan seseorang yang terlihat sehat, tapi berpotensi menyebarkan virus karena virus tersebut sudah bertengger di tubuhnya.

    klik di sini beli vaksin di prosehat

    Beli di sini: Vaksin Flu untuk Anda dan Keluarga

    Vaksinasi Influenza

    Vaksin influenza tidak hanya diberikan kepada anak-anak. Anda yang sudah dewasa juga memerlukan vaksin ini. CDC merekomendasikan bahwa pemberian vaksin untuk orang berusia 6 bulan ke atas dilakukan setahun sekali. Hal ini dikarenakan virus influenza ini beredar terutama di musim dingin, pada daerah beriklim dingin dan salju (biasanya November-April di belahan bumi utara dan April-September di belahan bumi selatan), dan dapat juga terjadi sepanjang tahun di negara-negara dengan iklim tropis.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Tavel ke Rumah

    Karena virus ini dapat beredar setiap saat sepanjang tahun, maka peraturan untuk para wisatawan sebelum melakukan perjalanan ke daerah beriklim dingin adalah:

    • Wisatawan berusia ≥6 bulan yang tidak divaksinasi selama musim influenza di negara tempat tinggalnya harus divaksinasi ≥2 minggu sebelum keberangkatan jika vaksinnya tersedia.
    • Anak-anak berusia 6 bulan sampai 8 tahun yang baru pertama kali mendapatkan vaksin influenza membutuhkan 2 dosis yang diberikan dalam jangka waktu setiap 4 minggu. 1 dosis untuk anak Anda yang sudah pernah divaksin sebelumnya.
    • Diperlukan waktu 2 minggu setelah diberi vaksin untuk melindungi anak Anda dari serangan influenza. Oleh karena itu, lakukan vaksinasi 2 minggu sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri.
    • Ada 2 jenis vaksin influenza untuk anak, yaitu nasal spray dan suntik. Untuk nasal spray dapat diberikan pada anak berusia 2 tahun ke atas. Dan suntikan atau cara umum pemberian vaksini ini boleh diberikan pada anak berusia mulai dari 6 bulan dan harus dilakukan oleh tenaga ahli kesehatan.
    • Tetap update dengan perkembangan kesehatan di negara tujuan liburan Anda sekeluarga. Dengan mengetahui perkembangannya, Anda dapat terhindar dari serangan virus apapun karena sebelumnya Anda dan keluarga telah divaksin.
    • Vaksin influenza seperti trivalent akan melindungi Anda dari ancaman 3 jenis virus influenza, yaitu H1N1, H3N2 dan virus influenza B.
    • Cara kerja vaksin influenza mengembangkan imunitas dalam tubuh untuk kembali ke kondisi primanya. Imunitas Anda yang sudah divaksin lah yang akan melindungi Anda sekeluarga dari penularan virus penyakit yang ada di dalam vaksin Anda.

    Baca Juga: Infografik Fakta Influenza dan Vaksinasinya

    And that is why getting vaccinated is important, terutama ketika Anda sekeluarga merencanakan liburan panjang di luar negeri atau negara yang beriklim dingin. Lindungi tubuh Anda dan keluarga dengan vaksin dan jangan sampai jatuh sakit saat liburan.

    download gratis di sini ebook prosehat p3k keluarga

    Free Download E-book P3K Keluarga: Tips dan Checklist Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Liburan

    Sobat Sehat bisa memanfaatkan layanan vaksinasi flu ke rumah dari Prosehat yang mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    Read More
  • Pada tahun 2018 di Indonesia, berdasarkan data dari Globocan, terdapat 32.469 atau 17,2% wanita terdiagnosis kanker serviks. Angka kematian adalah 18.279 per tahun. Indonesia sendiri menempati peringkat kedua. Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya? Untuk kasus di Indonesia, masih banyak yang belum begitu paham dengan pentingnya vaksinasi HPV, padahal vaksin ini dapat […]

    Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

    Pada tahun 2018 di Indonesia, berdasarkan data dari Globocan, terdapat 32.469 atau 17,2% wanita terdiagnosis kanker serviks. Angka kematian adalah 18.279 per tahun. Indonesia sendiri menempati peringkat kedua.

    vaksin hpv

    Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan Pemberiannya?

    Untuk kasus di Indonesia, masih banyak yang belum begitu paham dengan pentingnya vaksinasi HPV, padahal vaksin ini dapat menyelamatkan ribuan, bahkan jutaan wanita di dunia dari ancaman kanker serviks. Setiap wanita di dunia perlu mengerti keganasan kanker ini, karena menurut data WHO, setiap tahun ribuan wanita meninggal akibat kanker yang menyerang leher rahim ini.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi HPV ke Rumah

    Salah satu penyebab kanker serviks selain gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, memulai aktivitas seksual pada usia yang muda (di bawah 18 tahun) dan kehidupan seksual yang tidak sehat, adalah paparan Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 dan 18 yang bersifat onkogenik (penyebab kanker). Virus ini adalah salah satu penyebab kanker serviks pada wanita yang merupakan satu golongan virus dengan 100 jenis macamnya. Dan lebih dari 99% kasus kanker serviks yang terjadi pada wanita, beberapa di antaranya telah terinfeksi virus ini.

    Pemberian vaksin HPV akan mencegah transmisi virus ini. Dengan vaksin ini, virus tersebut akan terhalang masuk ke dalam tubuh. Vaksin yang dibuat dengan teknologi rekombinan berpotensi mengurangi angka morbiditas dan mortalitas yang berhubungan dengan infeksi HPV genitalia.

    Terdapat 2 jenis vaksin HPV, yaitu:

    1. Vaksin Bivalen (tipe 16 dan 18)
    2. Vaksin Quadrivalen (tipe 6, 11, 16, 18)

    Vaksin HPV memiliki efikasi 96-100% untuk mencegah penyebaran HPV tipe 16/18 yang akan menyebabkan kanker serviks. Tidak perlu takut, karena vaksin HPV telah disahkan oleh Food and Drug Administration (FDA) dan Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP). Sedangkan di Indonesia sendiri, vaksin ini sudah diizinkan oleh badan POM RI.

    Baca Juga: Mengapa Vaksinasi HPV Diperlukan Juga untuk Si Gadis?

    Vaksinasi HPV ini sudah dapat diberikan sejak usia 9 tahun dan ternyata vaksinasi HPV tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang berusia 9-26 tahun saja, bahkan wanita usia 55 tahun masih diperbolehkan melakukan vaksinasi ini. Dan bagi yang sudah pernah melakukan hubungan seksual diperlukan tes pap smear terlebih dahulu untuk mengetahui apakah sudah terinfeksi kanker serviks.

    Baca Juga: Wanita Menikah Wajib Lakukan Pap Smear?

    Mengingat ancaman dari kanker serviks, bentuk pencegahan yang paling nyata adalah dengan menjalani gaya hidup dan hubungan seksual yang sehat, serta melakukan 3x vaksinasi HPV untuk mencegah transmisi HPV dan rutin melakukan test Pap Smear (bagi yang sudah berkeluarga). Untuk vaksinasi HPV, Sobat bisa memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat yang mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    Read More
  • Menyusui dan kanker payudara apakah saling berkaitan? Bagaimana hubungannya? Berikut kami berikan ulasan singkat mengenai hubungan antara menyusui dengan kanker payudara. Kanker payudara menjadi perhatian khusus bagi seorang wanita. Tentu semua wanita tidak ingin menderita penyakit yang mengerikan ini. Risiko seorang wanita terkena payudara ternyata akan lebih tinggi apabila tidak mendapatkan air susu ibu. Di […]

    Hubungan Antara Menyusui dan Kanker Payudara

    Menyusui dan kanker payudara apakah saling berkaitan? Bagaimana hubungannya? Berikut kami berikan ulasan singkat mengenai hubungan antara menyusui dengan kanker payudara. Kanker payudara menjadi perhatian khusus bagi seorang wanita. Tentu semua wanita tidak ingin menderita penyakit yang mengerikan ini. Risiko seorang wanita terkena payudara ternyata akan lebih tinggi apabila tidak mendapatkan air susu ibu. Di sinilah kaitannya menyusui dengan kanker payudara.

    bunda menyusui, kanker payudara

     

    Produk Terkait: Vaksinasi HPV Lengkap

    Menurut studi dari Nurse’s Health yang berlangsung sekisar tahun 1997 s.d 2005 lalu, wanita yang keluarga dekatnya menderita kanker payudara (ibu atau saudara perempuan) apabila menyusui, risikonya akan berkurang hingga lebih dari 50%. Jadi, menyusui selain mencegah sang bayi mengalami kanker payudara, juga bermanfaat pada si ibu yang menyusui untuk menurunkan resiko terkenanya kanker payudara.

    Menurut peneliti, bila seorang wanita tidak menyusui, jaringan pada payudaranya akan kembali seperti sebelum hamil. Hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada payudara. Peradangan ini sangatlah progresif dan erat kaitannya dengan kanker payudara., erat kaitannya dengan kanker payudara.

    Baca Juga: Cara Pemeriksaan Dini Kanker Payudara

    Selain menurunkan risiko kanker payudara, wanita yang menyusui bayinya lebih dari 12 bulan juga dapat mengurangi resiko lainnya seperti penyakit jantung sebesar 10%. Untuk itu, selain bermanfaat bagi sang bayi, menyusui juga memiliki banyak manfaat pada ibunya.

    Pada dasarnya, kanker payudara dapat terjadi karena mutasi gen yang abnormal. Seseorang dapat terkena kanker tersebut karena adanya beberapa faktor-faktor yang memicu mutasi gen. Faktor-faktor tersebut antara lain, genetik, pola hidup, kurangnya olahraga, riwayat keluarga, dan faktor tidak menyusui.

    Namun, apakah boleh apabila penderita kanker payudara menyusui buah hatinya? Sebenarnya hal ini boleh saja dilakukan, namun diperlukan pertimbangan-pertimbangan besar dan konsultasikan ke dokter spesialis.

    Baca Juga: 10 Mitos dan Fakta Kanker Payudara

    Apabila ibu menyusui mengkonsumsi obat-obatan, perlu berkonsultasi dahulu kepada dokter sebelum memberikan ASI kepada sang bayi. Hal ini karena beberapa obat yang dikonsumsi ibu bisa dikeluarkan juga bersama dengan ASI. Sebab, obat-obatan yang dikonsumsi akan mengalir dalam darah yang kemudian bisa saja terlarut dalam ASI. Sehingga ASI yang di berikan kepada bayinya juga akan memberikan efek obat.

    Lain halnya apabila pemberi ASI hanya melakukan terapi radiasi. Terapi radiasi seperti lumpektomi bersifat tidak ekstensif, sehingga tidak begitu berpengaruh terhadap kemampuan untuk menyusui.

    Demikian artikel mengenai “Hubungan Antara Menyusui dan Kanker Payudara“. Memberikan ASI kepada bayi memberikan banyak manfaat, salah satunya yaitu mengurangi risiko kanker payudara. Mari memberikan ASI ekslusif pada anak-anak kita untuk mendapatkan manfaatnya. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya.

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai pemberian ASI yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan yang berkaitan dengan ASI, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Diulas oleh: dr. Anindi Putri Harjanti

     

     

     

    Read More
  • Mitos! Menyusui menyebabkan osteoporosis itu salah, dan cuma mitos! Faktanya tubuh wanita memang sudah dirancang sedemikian rupa untuk menyusui buah hatinya lho. Saat ibu hamil dan menyusui, 3 sampai 5 persen massa tulang Ibu akan diserap untuk kebutuhan buah hati. Tapi, tidak perlu takut, nantinya kepadatan tulang Ibu akan kembali seperti semula. Produksi estrogen yang Ibu […]

    Benarkah Menyusui Menyebabkan Osteoporosis?

    Mitos! Menyusui menyebabkan osteoporosis itu salah, dan cuma mitos! Faktanya tubuh wanita memang sudah dirancang sedemikian rupa untuk menyusui buah hatinya lho. Saat ibu hamil dan menyusui, 3 sampai 5 persen massa tulang Ibu akan diserap untuk kebutuhan buah hati. Tapi, tidak perlu takut, nantinya kepadatan tulang Ibu akan kembali seperti semula. Produksi estrogen yang Ibu hasilkan akan melindungi kepadatan tulang Ibu. Justru ibu yang tidak menyusui memiliki risiko osteoporosis hingga 4 kali lipat, lho.

    Apa yang perlu diperhatikan ibu menyusui?

    Yang penting untuk Ibu pehatikan selama masa hamil dan menyusui adalah mencukupi kebutuhan kalsium. Ibu hamil dan menyusui direkomendasikan untuk mendapatkan asupan kalsium sekitar 1000 milligram setiap harinya. Ibu bisa memenuhi asupan kalsium dengan mengonsumsi sayur-sayuran hijau seperti brokoli dan bayam, juga kacang-kacangan, ikan (tentunya), tahu, susu, maupun keju yang adalah sumber kalsium terbaik. Selain itu, Ibu juga bisa mendapatkan tambahan kalsium dari suplemen yang diresepkan atau dianjurkan oleh dokter.

    Selain itu, Ibu juga bisa menjalankan gaya hidup sehat dengan istirahat yang cukup, terhindar dari asap rokok, dan melakukan olahraga ringan seperti berjalan, yoga, senam, pilates, dan masih banyak lagi. Nah, Ibu jangan lagi takut untuk menyusui karena menyusui tidak menyebabkan osteoporosis dan ASI adalah yang terbaik untuk bayi Ibu. Jadi sekali lagi ditekankan bahwa mitos menyusui menyebabkan osteoporosis adalah tidak benar!

    Jadi, menyusui itu penting, dan ternyata tidak menyebabkan osteoporosis. Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap nutrisi menyusui yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan yang berkaitan dengan ASI, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Read More
  • Ibu masih menyusui ASI, dan akan terbang perdana dengan si buah hati? Lengkapi 8 checklist untuk Sobat yang masih menyusui bayi dengan ASI ketika naik pesawat sebagai petunjuk sebelum terbang dengan si buah hati. Penting juga untuk mengetahui prosedur yang diterapkan setiap maskapai penerbangan terkait dengan peraturan membawa bayi naik pesawat. Berikut 8 checklist wajib […]

    8 Checklist Ibu Menyusui dengan Bayinya Saat Naik Pesawat

    Ibu masih menyusui ASI, dan akan terbang perdana dengan si buah hati? Lengkapi 8 checklist untuk Sobat yang masih menyusui bayi dengan ASI ketika naik pesawat sebagai petunjuk sebelum terbang dengan si buah hati. Penting juga untuk mengetahui prosedur yang diterapkan setiap maskapai penerbangan terkait dengan peraturan membawa bayi naik pesawat. Berikut 8 checklist wajib yang harus diperhatikan:

    Checklist Ibu Menyusui dengan Bayinya Saat Naik Pesawat

    1.Double-check jadwal penerbangan: pastikan Sobat mengetahui jadwal keberangkatan dan waktu kedatangan tidak berubah. Jika ada perubahan jadwal, bayi akan terlunta-lunta di bandara. Walaupun akhirnya harus menunggu pesawat yang delay, jangan lupa menggunakan pakaian santai yang memungkinkan Ibu menyusui bayi dengan mudah di nursing room.

    2. Pastikan beberapa hal ini saat booking tiket: Pastikan waktu terbang, kursi tambahan, seat, dan pesan tempat duduk di depan (bulkhead seat) sudah Anda perhitungkan sebelumnya. Bulkhead seat memiliki ruang lebih untuk kaki Anda dan letaknya lebih jauh dari mesin pesawat yang bising. Bayi Anda dapat tidur dengan nyaman selama dalam perjalanan. Anda juga dapat menyusui dengan lebih mudah dan aman tanpa harus malu.

    3. Pastikan maskapai penerbangan membolehkan bayi terbang: ketentuan setiap maskapai berbeda-beda. Jadi pastikan maskapai penerbangan Anda membolehkan si kecil terbang. Beberapa maskapai mengizinkan bayi minimum usia 2 hari, dan ada pula yang minimum usia 14 hari aman untuk melakukan perjalanan di udara. Maskapai penerbangan juga akan meminta surat keterangan medis dari dokter yang menyatakan bahwa bayi Sobat cukup sehat untuk terbang. Sementara usia terbaik bayi untuk naik pesawat adalah minimal 3 bulan karena daya tahan tubuhnya sudah lebih kuat dalam menghadapi perubahan suhu udara.

    4. Perhatikan kondisi kesehatan bayi: Sebaiknya 2 minggu sebelum perjalanan, perhatikan kondisi buah hati Anda. Apabila dalam rentang waktu 2 minggu ia mengidap flu atau batuk, konsultasikan ke dokter Anda mengenai hal tersebut. Jangan lalai dalam point ini karena jika bayi Anda flu berat, gendang telinganya bisa pecah ketika di udara akibat perbedaan tekanan udara yang ia alami!

    Baca juga: 7 Tips Bantu Balita Tetap Tenang Saat Terbang

    5. Cek kelengkapan dokumen bayi: Banyak maskapai menerapkan peraturan bahwa bayi harus duduk di pangkuan penumpang dewasa. Setiap 1 penumpang dewasa hanya dibolehkan membawa 1 bayi. Walaupun tidak memiliki tempat duduk sendiri, bayi tetap membutuhkan tiket, bukti usia seperti akte lahir, dan tentunya paspor ketika terbang ke luar negeri. Pastikan dokumen miliknya sudah lengkap.

    6. Jangan lupa perlengkapan dan kebutuhan bayi: double checklist perlengkapan dan kebutuhan si buah hati ini yang harus berada di dalam kabin bersama Anda. Pastikan tas yang membawa kebutuhan ini tidak terlalu besar.

    • Susu formula hangat 2-3 botol untuk dikonsumsi selama terbang
    • Makanan bayi (biskuit atau cereal)
    • Gelas dengan sippy cup untuk membantu bayi Anda makan
    • Stok popok
    • Pakaian ganti untuk Anda dan bayi Anda
    • Tisu basah
    • Selimut hangat
    • Pakaian hangat
    • P3k anak atau first-aid kit
    • Mainan kesukaannya
    • Bib
    • Toiletries

    klik di sini beli p3k keluarga

    Beli di sini: Paket P3K Liburan Keluarga

    7. Perhatikan waktu tidur Ibu dan bayi: pertimbangkan estimasi perjalanan yang kemungkinan akan menghabiskan jam tidur siangnya selama di dalam pesawat. Dengan begitu bayi Sobat tidak akan gelisah dan rewel. Ibu juga perlu beristirahat. Jadi pastikan Sobat tidak terbang hanya berdua dengan bayi Anda. Setidaknya suami harus menemani untuk gantian menggendong bayi Anda.

    8. Berikan ASI dan sumbat telinganya pada saat take off dan landing: Beberapa menit sebelum takeoff dan landing, pastikan si kecil diberikan ASI agar perhatiannya teralihkan, jika Anda tidak dapat membuatnya terlelap secara alami. Sumbat telinganya dengan kapas untuk mengurangi tekanan udara pada saat di ketinggian.

    Dengan 8 checklist untuk Ibu yang masih menyusui di atas semoga liburan bersama bayi dengan pesawat terbang lebih terjamin dalam hal kenyamanan dan keselamatan bayi Anda. 

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai pemberian ASI yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan tentang ASI, silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Have a nice vacation!

    klik di sini ebook p3k keluarga

    Free Download E-book P3K Keluarga: Tips dan Checklist Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Liburan

    Referensi:

    Read More
  • Ayo gunakan Potongan Hemat dari ProSehat. Sekarang prioritas Sehat makin mudah dengan layanan vaksinasi HPV 4-strain untuk Cegah Kanker Serviks ✅ Nyaman, Dokter datang ke Rumah ✅ Free PapSmear di Lab Kimia Farma khusus Banten & DKI Jakarta ✅ Hemat 1 juta Rupiah (3x suntik)   Butuh bantuan? WhatsApp asisten Maya disini Syarat & Ketentuan […]

    Potongan Hemat 1 juta Vaksinasi Serviks khusus cek PapSmear di Lab Kimia Farma area DKI Jakarta dan Banten

    Ayo gunakan Potongan Hemat dari ProSehat. Sekarang prioritas Sehat makin mudah dengan layanan vaksinasi HPV 4-strain untuk Cegah Kanker Serviks
    ✅ Nyaman, Dokter datang ke Rumah
    ✅ Free PapSmear di Lab Kimia Farma khusus Banten & DKI Jakarta
    ✅ Hemat 1 juta Rupiah (3x suntik)

     

    Butuh bantuan? WhatsApp asisten Maya disini

    Syarat & Ketentuan kode promo KFPROSEHAT

    1. Daftar atau login terlebih dahulu ke akun pemesan
    2. Voucher KFPROSEHAT hemat Rp. 1.000.000 khusus Paket Pemeriksaan 2in1 Vaksinasi HPV 4 Strain *1 kali suntik + Cek Pap Smear
    3. Voucher ini tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya
    4. Voucher ini hanya dapat dipergunakan oleh pengguna baru sebanyak 1 kali selama masa promo
    5. Untuk pemesanan Jasa, Jadwal dan lokasi suntik ditentukan oleh pasien sampai dengan selambat-lambatnya 10 Agustus 2019 dan tidak berlaku pada hari libur, cuti bersama dan akhir pekan.
    6. Voucher tidak dapat digunakan kembali bila telah digunakan untuk melakukan pemesanan, meskipun status pemesanan tersebut berakhir dengan pembatalan atau retur
    7. Voucher ini tidak dapat diuangkan atau ditukar dengan kode promo lainnya termasuk bila harga total pembelanjaan kurang dari nilai voucher potongan belanja
    8. Voucher yang telah digunakan atau hangus tidak dapat digunakan kembali
    9. Syarat dan ketentuan ini bisa berubah sesuai keputusan ProSehat
    10. Voucher dapat digunakan pada website, aplikasi ProSehat, dan pemesanan melalui CS ProSehat
    11. ProSehat berhak membatalkan penggunaan voucher potongan bila ditemukan penyalahgunaan, tanpa memberitahukan kepada user terlebih dahulu
    12. Voucher berlaku s.d 31 Juli 2019
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja