Golongan Darah O Kebal Terhadap Corona?
Pengembangan vaksin COVID-19 masih menjadi harapan besar seluruh dunia saat ini sebagai salah satu bentuk pencegahan. Indonesia berencana mulai melakukan vaksinasi pada bulan November 2020. Sebelum vaksin berhasil dikembangkan, cara terbaik yang bisa dilakukan sekarang ini adalah mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak serta melakukan test, tracing, dan treatment sebagai langkah pencegahan tambahan. Cara mencegah lainnya adalah dengan menjalankan pola hidup bersih dan sehat seperti mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi dan bernutrisi, berolahraga, serta tidak mengalami stres yang dikhawatirkan akan menurunkan imun tubuh sebagai benteng alami pertahanan terhadap Corona.
Baca Juga: 5 Mitos yang Perlu Sobat Ketahui tentang Covid-19
Selain pencegahan-pencegahan di atas, kabar terbaru berdasarkan sebuah hasil studi menyatakan bahwa golongan darah yang dimiliki seseorang ternyata juga berpengaruh pada kekebalan tubuh dalam menghadapi Corona. Golongan darah terdiri dari empat, yaitu A, AB, B, dan O. Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa golongan darah O adalah golongan darah yang mampu menyumbangkan darah untuk kegiatan donor darah atau saat operasi pada semua golongan darah.
Lalu bagaimana pengaruh golongan darah terhadap hasil studi tersebut?
Seperti dilansir dari detik.com, studi penelitian dari Denmark yang termuat dalam jurnal Blood Advances menyatakan bahwa golongan darah O ternyata kebal terhadap ancaman virus Corona. Studi ini sendiri dilakukan pada sebuah rumah sakit di Denmark. Sebanyak 11 peneliti melakukannya pada 473.654 orang saat tes Corona, baik rapid maupun PCR, dengan persentase sebesar 38,4% daripada pemilik golongan darah selain O.
Kemudian bagaimana dengan golongan darah selain O?
Masih dari penelitian yang sama bahwa golongan darah selain O semisal A ternyata mempunyai persentase sebesar 44,4% untuk dinyatakan positif Covid-19. Persentase inilah yang membuktikan bahwa golongan darah selain O ternyata rentan terpapar virus asal Wuhan tersebut. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A, B, dan B malah berisiko lebih tinggi mengalami thrombosis atau pembekuam darah di dalam pembuluh darah serta penyakit kardiovaskular yang merupakan kondisi signifikan yang terjadi bersamaan di antara pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.
Studi dari Denmark ini kemudian diperkuat oleh sebuah studi yang sama, dan berasal dari Kanada. Pada studi dari Kanada itu ditemukan bahwa pasien dengan golongan darah A atau AB membutuhkan peralatan khusus dan perawatan yang lebih lama di ICU dibandingkan dengan orang golongan darah O dan B. Tipe A dan AB, menurut studi, cenderung lebih membutuhkan jenis dialisis yang membantu ginjal menyaring darah tanpa terlalu banyak tekanan pada jantung.
Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Serangan Penyakit Jantung
Studi mengenai kebalnya golongan darah O atau hanya sedikit terinfeksi Covid-19 juga terdapat pada studi bulan juli mengenai golongan darah tersebut pada pasien di Italia dan Spanyol yang memiliki risiko 50% lebih rendah terkena infeksi virus dibandingkan dengan golongan darah lainnya.
Meski diketahui bahwa golongan darah O berdasarkan studi hanya berisiko rendah terinfeksi, untuk orang dengan golongan darah lainnya tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Menurut peneliti senior di Universitas John Hopkins, Baltimore, AS, bahwa setiap golongan darah mempunyai sifat kerentanan yang berbeda-beda terhadap berbagai infeksi virus yang menyerang manusia. Misalnya, penelitian menyebut bahwa golongan darah O memang kebal terhadap Covid-19 namun ternyata rentan terhadap infeksi Norovirus.
Baca Juga: Mengenal penyakit Norovirus, dari Penyebab hingga Pencegahan
Itulah Sobat Sehat mengenai studi golongan darah O kebal terhadap Covid-19. Meski begitu, Sobat Sehat yang bukan golongan darah O jangan bersedih hati sebab golongan darah hanyalah salah satu cara mencegah virus. Berkaitan dengan golongan darah, apakah Sobat sejauh ini sudah mengetahui pentingnya golongan darah itu sendiri? Jika belum, silakan disimak poin-poin di bawah ini.
Pentingnya Golongan Darah
Penolong Saat Terjadi Kecelakaan
Saat kecelakaan menimpa diri Sobat atau keluarga Sobat, golongan darah menjadi penting sekali untuk transfusi darah. Apabila golongan darah Sobat cepat diketahui terutama melalui kartu identitas, Sobat akan segera mendapatkan bantuan darah yang sesuai.
Faktor Penentu KB
Ketika menikah harapannya adalah mempunyai keturunnan. Ahli perencanaan keluarga mengatakan bahwa beberapa jenis darah tidak boleh dicampur sebab akan berdampak pada kesehatan anak nantinya. Karena itulah, tes darah sangat diperlukan bagi pasangan yang hendak menikah.
Produk Terkait: Cek Tes Kesehatan Pranikah
Membantu Mengontrol Pola Makan
Setiap golongan darah mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Ada golongan darah tertentu yang lebih rentan terhadap diabetes dan penyakit jantung. Bahkan, ada golongan darah yang hanya cocok memakan sayur dan buah, dan ada pula yang perlu membatasi asupan karbohidrat. Cara terbaik untuk mengetahuinya adalah diet golongan darah.
Membantu Mengingatkan Tentang Beberapa Penyakit
Perempuan dengan golongan darah O memiliki tingkat hormon FSH yang menunjukkan ovarium lebih rendah di dalam rahim yang kemudian menentukan kesuburan. Selanjutnya, ditemukan pula bahwa orang dengan golongan darah A, AB, dan B lebih berisiko memerangi penyakit jantung, dan golongan darah juga berkaitan erat dengan kolestrol LDL.
Produk Terkait: Jual Makanan dan Minuman Sehat
Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai golongan darah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Referensi:
- Hore! Vaksinasi Covid-19 akan Dimulai Awal November 2020 | Kabar24 – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://kabar24.bisnis.com/read/20201012/15/1303682/hore-vaksinasi-covid-19-akan-dimulai-awal-november-2020
- Alam S. Golongan Darah O Disebut ‘Kebal’ Corona, Bagaimana Tipe Darah lainnya? [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5215186/golongan-darah-o-disebut-kebal-corona-bagaimana-tipe-darah-lainnya
- Jakarta Z. Penelitian Ungkap Orang dengan Golongan Darah O dan B Berisiko Kecil Terinfeksi Virus Corona – Zona Jakarta [Internet]. Zona Jakarta. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://zonajakarta.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-18844502/penelitian-ungkap-orang-dengan-golongan-darah-o-dan-b-berisiko-kecil-terinfeksi-virus-corona
- Sandi F. Riset Terbaru: Golongan Darah Ini Lebih Kebal Covid-19 [Internet]. news. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/news/20201017164722-4-195122/riset-terbaru-golongan-darah-ini-lebih-kebal-covid-19
- Media K. Dua Penelitian Terbaru Perkuat Bukti Pemilik Golongan Darah O Lebih Kebal Covid-19 [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/10/16/193000365/dua-penelitian-terbaru-perkuat-bukti-pemilik-golongan-darah-o-lebih-kebal
- Geographic P. Pentingnya Mengetahui Golongan Darah Diri Sendiri – National Geographic [Internet]. Nationalgeographic.grid.id. 2020 [cited 19 October 2020]. Available from: https://nationalgeographic.grid.id/read/13307530/pentingnya-mengetahui-golongan-darah-diri-sendiri
![Golongan Darah O Kebal Terhadap Corona? Pengembangan vaksin COVID-19 masih menjadi harapan besar seluruh dunia saat ini sebagai salah satu bentuk pencegahan. Indonesia berencana mulai melakukan vaksinasi pada bulan November 2020. Sebelum vaksin berhasil dikembangkan, cara terbaik yang bisa dilakukan sekarang ini adalah mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak serta melakukan test, tracing, dan treatment sebagai langkah pencegahan tambahan. Cara […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/10/golongan-darah-o-2.jpg)

![(Untuk Tenaga Kesehatan)-Cara Edukasi Pasien untuk Vaksinasi HPV Cakupan vaksinasi HPV: Data WHO 2014 diperkirakan 59 juta wanita mendapatkan 1 dosis dari vaksinasi HPV yang merupakan 2% dari populasi wanita tahun 2014 Burni, et al pada tahun 2016 diperkirakan 47 juta wanita mendapat 3 dosis lengkap dari vaksinasi HPV, 1,6% dari populasi global wanita tahun 2016. Data di Amerika 2017 menunjukkan sekitar 49% […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2018/07/suntik-vaksin-dewasa.jpg)
![Pria, Seks, dan HPV Berikut Pembahasannya Human Papilloma Virus (HPV) menjadi salah satu penyebab terbesar terjadinya kanker mulut rahim pada wanita. Di Indonesia, kanker serviks menduduki urutan kedua dari 10 kanker berdasarkan data dari Patologi Anatomi 2010 dengan insiden sebesar 12,7%. Ini berarti jumlah penderita baru kanker serviks berkisar 90-100 kasus per 10.000 penduduk dan terjadi 40 ribu kasus kanker serviks […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2019/02/vaksin-HPV-pria.jpg)
![HIV & HPV, Apakah Keduanya Saling Berkaitan? Mendengar HIV dan HPV bagi masyarakat saat ini bukan hal baru. HPV adalah Human Papilloma Virus.Virus ini menyebabkan tumor epitel kulit serta lapisan mukosa, dan banyak juga yang mengaitkan penyakit tersebut dengan HIV. Sedangkan HPV ialah suatu penyakit menular seksual yang paling sering terjadi di dunia, lebih dari 100 jenis virus HPV dan lebih dari […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2018/12/hiv-hpv.png)
![Infeksi HPV, Penyebab Utama Kutil Hingga Kanker Kejadian kanker serviks di Indonesia bukan lagi hal yang asing di telinga kita. Tak sedikit pula public figure yang terkena penyakit ini. Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan kanker kedua yangsering terjadi pada wanita setelah kanker payudara. Kejadian kanker serviks dinyatakan dapat meningkat hingga 80% pada tahun 2020 apabila tidak dilakukan program pencegahan yang […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2018/07/gambar-kanker-serviks-2.jpg)
![Hal yang Memengaruhi dan Tips Mendapatkan Tinggi Badan Ideal Mempunyai tinggi badan ideal merupakan dambaan setiap orang termasuk Sobat Sehat juga, kan? Ya, dengan tinggi badan yang pas ditambah juga dengan berat badan yang ideal akan membuat Sobat terlihat sempurna di mata semua orang termasuk juga lawan jenis. Dengan tinggi badan yang pas tentunya akan memudahkan Sobat melakukan banyak aktivitas, terutama yang berhubungan dengan […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/10/tinggi-badan-ideal.jpg)
![Rangkuman Webinar Prosehat Traveling Sehat dan Aman di Era Covid-19 7 Oktober 2020 Bolehkah sebenarnya traveling pada masa pandemi Covid-19? Tentu saja pasti banyak Sobat Sehat yang bertanya-tanya mengenai hal tersebut mengingat adanya banyak pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah demi memutus penyebaran Covid-19 yang sangat mudah menular. Hal inilah yang dibahas oleh dr. Jeffri Aloys Gunawan, Sp. PD, internist, dan Ridwan Hanif Rahmadi, Youtuber road trip traveling pada webinar […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/10/Screenshot-35.png)
![Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi Sobat Sehat pasti sudah sering mendengar tentang istilah gangguan kesehatan jiwa. Tetapi apakah Sobat sudah mengetahui secara persis apa arti dari istilah tersebut? Jadi, gangguan kesehatan jiwa atau gangguan mental didefinisikan sebagai sebuah penyakit yang dapat mempengaruhi emosi, pola pikir, dan perilaku seseorang. Gangguan ini bisa terjadi karena dua faktor utama, yakni faktor biologis dan […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/10/gangguan-kesehatan-jiwa-2.jpg)
![Bagaimana Cara Cegah Penularan HPV? Yuk Dipahami Dulu Vaksin kanker serviks adalah cara mencegah salah satu kanker yang sering diderita oleh perempuan, yaitu kanker serviks yang penyebabnya adalah Human Papilloma Virus (HPV). Bayangkan saja, sekitar 2 dari 10 wanita di Indonesia menderita kanker serviks dan kira-kira 26 perempuan meninggal setiap harinya karena penyakit ini. Baca Juga: Vaksin Kanker Serviks, Apa dan Bagaimana Aturan […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2018/07/vaksin-hpv.jpg)


![Mengenal Penyakit Norovirus, dari Penyebab hingga Pencegahan Belakangan ini dunia dihebohkan dengan kemunculan penyakit Norovirus. Yang cukup menarik adalah penyakit tersebut muncul di Cina, tempat bermulanya virus Corona atau Covid-19. Kemunculan penyakit ini terjadi ketika sejumlah mahasiswa tepatnya di Shanxi, Cina Utara, menderita muntah-muntah dan diare. Kasus akibat penyakit yang juga disebut dengan flu perut ini membuat para penderitanya harus dirawat di […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/10/penyakit-norovirus.jpg)
