Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Olahraga

Showing 1–10 of 32 results

  • Perlukah mandi sebelum berolahraga? Pertanyaan ini tentunya sering Sahabat Sehat tanyakan saat hendak berolahraga, baik berlari, bersepeda, atau bermain sepak bola. Kebanyakan dari kita hanya mandi setelah berolahraga dan jarang melakukannya sebelum berolahraga. Hal itu biasanya disebabkan olahraga sendiri adalah kegiatan fisik yang sudah pasti mengucurkan banyak keringat. Keringat ini tentunya membuat Sahabat tidak nyaman […]

    Mandi Sebelum Berolahraga, Perlu atau Tidak?

    Perlukah mandi sebelum berolahraga? Pertanyaan ini tentunya sering Sahabat Sehat tanyakan saat hendak berolahraga, baik berlari, bersepeda, atau bermain sepak bola. Kebanyakan dari kita hanya mandi setelah berolahraga dan jarang melakukannya sebelum berolahraga. Hal itu biasanya disebabkan olahraga sendiri adalah kegiatan fisik yang sudah pasti mengucurkan banyak keringat. Keringat ini tentunya membuat Sahabat tidak nyaman karena baunya sehingga Sahabat cepat-cepat ingin menghilangkan bau tersebut dengan mandi.1

    mandi sebelum berolahraga

    Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Berolahraga di Malam Hari

    Lalu, Bagaimana dengan Mandi Sebelum Berolahraga? Apakah Dianjurkan?

    Mandi sebelum melakukan aktivitas fisik seperti olahraga sebenarnya sangat dianjurkan. Mengapa? Karena mandi sebelum berolahraga dapat menghilangkan bau badan akibat keringat yang timbul saat Sahabat tidur. Tidak hanya bau badan, mandi sebelum berolahraga pagi dapat juga menghilangkan bau mulut. Karena itu, disarankan untuk sikat gigi sebelum berolahraga. Dengan hilangnya bau badan dan mulut yang ditimbulkan tentunya dapat memberikan kenyamanan, tidak hanya pada diri sendiri tetapi juga pada orang-orang sekitar kita saat berolahraga.2

    Produk Terkait: Jual Asepso Antibacterial Body Wash 250 ml

    Manfaat Mandi Sebelum Berolahraga

    Tidak hanya itu, mandi sebelum berolahraga juga mempunyai manfaat-manfaat sebagai berikut:

    Mencegah heat stroke

    Manfaat pertama dari mandi sebelum Sahabat berolahraga adalah dapat mencegah heat stroke terutama bagi yang tinggal di wilayah tropis seperti Indonesia. Berolahraga di wilayah yang cenderung panas dan lembap dapat meningkatkan risiko heat stroke, yang tentu saja dapat berakibat tidak baik bagi tubuh saat berolahraga. Mandi dengan air dingin sangat disarankan sehingga Sahabat tidak akan merasa overheat saat berolahraga.3

    Mempercepat sirkulasi darah

    Mandi sebelum Sahabat berolahraga terutama dengan air dingin akan memberikan keuntungan berupa mempercepat sirkulasi darah yang akan menambah energi dalam tubuh sehingga Sahabat Sehat tidak mudah lelah saat berolahraga. Mandi pun lebih efisien jika dibandingkan meminum segelas kopi atau teh untuk meningkatkan stamina.3

    Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Generasi Milenial

    Untuk daya tahan tubuh

    Ketika Sahabat berolahraga tentu yang diharapkan adalah bisa berolahraga sesuai dengan target yang sudah ditetapkan. Supaya target terpenuhi, tentunya Sahabat tidak boleh cepat lelah yang malah membuat olahraga tidak efektif. Karena itu, diperlukan stamina yang kuat supaya daya tahan tubuh juga kuat. Mandi sebelum berolahraga sangat dianjurkan. Hal ini dapat mencegah naiknya suhu tubuh yang mengakibatkan lelah dan letih.3

    Produk Terkait: Jual Multivitamin Lengkap

    Meningkatkan performa

    Performa yang lebih baik selama berolahraga tentunya sangat diharapkan oleh Sahabat Sehat semua. Kenyataannya performa yang lebih baik tersebut bisa ada jika suhu tubuh dapat diturunkan. Untuk hal ini mandi sangat dianjurkan bagi Sahabat sebelum berolahraga karena, berdasarkan sebuah penelitian, mandi sebelum berolahraga dapat menurunkan suhu tubuh dan meningkatkan performa hingga 7%.3

    Meningkatkan kecepatan metabolisme tubuh

    Metabolisme tubuh akan cepat bereaksi apabila Sahabat mengguyur air ke tubuh sebelum berolahraga. Mandi sebelum berolahraga dapat membakar lemak sampai 4 kilogram per tahun sehingga dapat membantu Sahabat mewujudkan keinginan untuk memperindah tampilan tubuh melalui olahraga.3

    Apakah Mandi Sebelum Berolahraga Seperti Mandi Biasa?

    Mandi sebelum berolahraga sebenarnya tidak harus seperti mandi biasa yang mungkin membutuhkan waktu hingga 10-15 menit. Mandi cukup dilakukan selama 2-3 menit saja. Sahabat hanya seperlunya membilas badan dengan sampo dan sabun serta menyikat gigi.2

    Produk Terkait: Jual Sikat Gigi Elektrik

    Sebaiknya Mandi dengan Air Dingin atau Panas?

    Mandi dengan air dingin atau panas sebelum berolahraga tidaklah masalah. Namun, mandi air dingin lebih dianjurkan bagi Sahabat Sehat yang berada di wilayah tropis karena terbukti efektif dapat mencegah terjadinya overheat atau panas berlebih pada tubuh saat berolahraga.1

    Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori yang Dibakar

    Itulah beberapa hal mengenai perlu atau tidaknya mandi sebelum berolahraga. Dengan begitu, Sahabat tidak perlu lagi ragu untuk mandi sebelum berolahraga yang tidak hanya membuat kondisi sekitar nyaman tetapi juga bermanfaat untuk performa tubuh saat berolahraga. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai olahraga dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Sering Langsung Mandi Setelah Olahraga? Hentikan Kebiasaan Itu Jika Tidak Ingin Terserang Penyakit I. Sering Langsung Mandi Setelah Olahraga? Hentikan Kebiasaan Itu Jika Tidak Ingin Terserang Penyakit, Ini Penjelasannya! – Semua Halaman – Bobo [Internet]. Bobo. 2020 [cited 28 December 2020]. Available from: https://bobo.grid.id/read/082084987/sering-langsung-mandi-setelah-olahraga-hentikan-kebiasaan-itu-jika-tidak-ingin-terserang-penyakit-ini-penjelasannya?page=all
    2. Willis J. Should You Shower Before You Work Out? [Internet]. GQ. 2020 [cited 28 December 2020]. Available from: https://www.gq.com/story/shower-before-you-work-out
    3. Mandi Sebelum Olahraga, Why Not? – MLDSPOT [Internet]. Mldspot.com. 2020 [cited 28 December 2020]. Available from: https://www.mldspot.com/sport/2015/09/17/mandi-sebelum-olahraga-why-not
    Read More
  • Profesi atlet adalah profesi yang membanggakan dan memiliki tanggung jawab besar. Apalagi jika menjadi atlet nasional yang berhasil mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Meski demikian, menjadi atlet bukanlah perkara yang mudah. Selain melakukan latihan fisik tiap hari dan rutin, menjadi atlet pun juga harus memperhatikan beberapa asupan, dan asupan itu harus bernutrisi supaya dapat […]

    Jenis-jenis Asupan yang Dilarang Dikonsumsi Seorang Atlet

    Profesi atlet adalah profesi yang membanggakan dan memiliki tanggung jawab besar. Apalagi jika menjadi atlet nasional yang berhasil mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Meski demikian, menjadi atlet bukanlah perkara yang mudah. Selain melakukan latihan fisik tiap hari dan rutin, menjadi atlet pun juga harus memperhatikan beberapa asupan, dan asupan itu harus bernutrisi supaya dapat menunjang performa sang atlet ketika bertanding. Ternyata mengenai asupan ini ada banyak sekali asupan yang harus dihindari seorang atlet. Beberapa asupan pun begitu populer di masyarakat. Apa saja asupan-asupan itu? Yuk, Sahabat, mari kita simak bersama-sama!

    asupan yang dilarang dikonsumsi seorang atlet

    Gorengan

    Semua orang Indonesia tentu sangat familiar dengan jenis makanan yang satu ini. Makanan ini mudah ditemukan di mana saja, dan sangat murah harganya. Rasanya sungguh nikmat ketika dimakan hangat-hangat atau dalam kondisi cuaca sedang dingin. Namun, ternyata gorengan merupakan salah satu jenis asupan yang dilarang dikonsumsi seorang atlet. Alasan gorengan dilarang dikonsumsi karena asupan tersebut mengandung lemak jenuh yang dapat meningkat dalam darah sehingga akan sulit dicerna oleh tubuh.

    Baca Juga: Alasan Orang Indonesia Gemar Konsumsi Gorengan Meski Tidak Menyehatkan

    Akibatnya, bisa membuat perut tidak nyaman, melilit, dan kram. Hal itu tentu saja akan berpengaruh pada performa sang atlet saat bertanding. Selain itu, gorengan mengandung kadar garam yang tinggi. Hal ini tentunya dapat meningkatkan risiko serangan jantung mendadak saat bertanding. Apalagi jika gorengan itu dilapisi tepung yang tentu saja hanya akan membuat tinggi kalori namun tidak ada gizi sama sekali. Akibatnya juga atlet jadi mudah cepat loyo selain berpotensi terserang berbagai penyakit

    Makanan Pedas

    Makanan dengan cita rasa pedas juga termasuk jenis makanan yang populer di Indonesia, dan hampir semua kuliner Indonesia selalu mempunyai rasa pedas. Sebab, bagi kebanyakan orang Indonesia makanan tidak memiliki rasa pedas, rasanya cukup hambar. Namun ternyata makanan ini termasuk yang dilarang dijadikan sebagai asupan atlet. Alasannya adalah makanan pedas akan membuat perut beriritasi sehingga akan menyulitkan performa pada beberapa olahraga yang membutuhkan kecepatan dan bersifat kompetitif seperti berlari sprint, sepak bola, basket, dan bulu tangkis. Selain itu, makanan pedas disebut akan melambatkan pencernaan dan menyebabkan diare, serta dapat menghilangkan cairan tubuh, yang tentu saja  sangat diperlukan atlet agar tidak mudah dehidrasi.

    Makanan dan Minuman dengan Pemanis Buatan

    Makanan dan minuman dengan pemanis buatan sangat banyak di pasaran, dan sangat digemari banyak orang. Akan tetapi makanan dan minuman jenis ini ternyata juga tidak boleh dikonsumsi oleh seorang atlet. Alasannya adalah pemanis buatan yang terkandung di dalamnya akan dapat memengaruhi tubuh dalam memproduksi insulin atau hormon penyimpanan lemak. Hal itu tentu saja akan mengakibatkan kondisi tubuh atlet menjadi tidak ideal, dan dapat memengaruhi penampilan selama bertanding.

    Makanan Berserat Tinggi

    Makanan berserat, terutama berserat tinggi, yang ternyata mempunyai manfaat yang baik untuk tubuh karena dapat melancarkan pencernaan disebut juga tidak boleh dikonsumsi atlet ketika ingin bertanding. Jika ingin mengonsumsi makanan berserat harus dijarak beberapa jam sebelum bertanding. Alasannya makanan-makanan tersebut dapat menganggu perut seperti perut menjadi kembung serta dapat menyebabkan dehidrasi karena serat yang tinggi memacu intensitas pencernaan. Hal ini tentu saja sangat mempengaruhi penampilan atlet.

    Baca Juga: Dampak Konsumsi Serat Berlebihan dan Cara Mengatasinya

    Makanan Berkarbohirat Simpleks

    Makanan berkarbohidrat simpleks seperti nasi putih, roti, dan kentang adalah makanan yang juga dilarang dikonsumsi oleh seorang atlet karena sifatnya yang cepat dicerna dan diserap tubuh. Sifatnya yang demikian dapat membuat atlet cepat kehilangan energi terutama untuk olahraga-olahraga yang mengedepankan ketahanan tubuh seperti lari maraton dan triathlon, di samping juga dapat memberikan energi dengan cepat. Beberapa gangguan kesehatan dapat dirasakan ketika kebanyakan mengonsumsi karbohidrat jenis ini seperti naiknya gula darah yang dapat menyebabkan diabetes mellitus tipe 2.  Karena itu, untuk performa dan stamina yang terbaik selama pertandingan, atlet disarankan mengonsumsi karbohidrat kompleks.

    Produk Terkait: Cek Kesehatan

    Minuman Beralkohol

    Sangat pantang bagi seorang atlet mengonsumsi minuman beralkohol bahkan sebelum bertanding. Hal ini dikarenakan alkohol memiliki dampak yang sangat buruk seperti memperlambat penyembuhan otot setelah berolahraga, mengurangi energi yang diproduksi oleh tubuh, dan merusak siklus tidur. Selain itu, alkohol akan mempengaruhi performa para atlet dengan merusak pola pikir mereka untuk mengembangkan strategi mencapai kemenangan yang digunakan saat bertanding. Itulah mengapa dalam beberapa kasus banyak atlet, terutama atlet sepak bola, didenda oleh klubnya masing-masing karena ketahuan mengonsumsi alkohol sehari sebelum bertanding.

    Baca Juga: Mau Olahraga? Eits, Sebelum Mulai Santap 6 Makanan Berikut!

    Sekian mengenai jenis asupan yang dilarang dikonsumsi para atlet. Pelarangan ini tentunya mempunyai maksud supaya performa mereka tetap oke selama bertanding dan tidak mengecewakan. Konsumsi makanan dan minuman yang telah disebutkan di atas sebenarnya boleh namun jangan sampai berlebihan. Semoga artikel ini dapat membantu Sahabat Sehat yang ingin menjadi atlet atau mencoba gaya hidup sehat.

    Produk Terkait: Jual Suplemen, Vitamin, dan Multivitamin

    Apabila Sahabat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai asupan tepat bagi atlet dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Pemain Indonesia Boleh Makan Sambal dan Gorengan, asalkan… Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://www.kompas.com/sports/read/2020/05/23/03400058/pemain-indonesia-boleh-makan-sambal-dan-gorengan-asalkan-?page=all
    2. Tarigan M. Sebelum Olahraga Lari, Sebaiknya Jauhi Makanan Serat dan Pedas [Internet]. Tempo. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://gaya.tempo.co/read/1231539/sebelum-olahraga-lari-sebaiknya-jauhi-makanan-serat-dan-pedas
    3. Tarigan M. Pelatih Timnas Larang Atlet Makan Gorengan, Ini Kata Dokter [Internet]. Tempo. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://gaya.tempo.co/read/1311656/pelatih-timnas-larang-atlet-makan-gorengan-ini-kata-dokter
    4. developer m. 12 Makanan yang Perlu Dihindari Atlet [Internet]. medcom.id. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://www.medcom.id/rona/kesehatan/gNQG23vk-12-makanan-yang-perlu-dihindari-atlet
    5. 5 Akibat Kebanyakan Makan Serat [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://health.detik.com/hidup-sehat-detikhealth/d-1458832/5-akibat-kebanyakan-makan-serat
    6. Kustiani R. Memahami Karbohidrat Kompleks dan Karbohidrat Sederhana [Internet]. Tempo. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://cantik.tempo.co/read/893218/memahami-karbohidrat-kompleks-dan-karbohidrat-sederhana
    7. Dampak Buruk Alkohol bagi Atlet [Internet]. Pandit Football Indonesia. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://www.panditfootball.com/sains-bola/3904/RDK/140404/dampak-buruk-alkohol-bagi-atlet
    Read More
  • Apakah olahraga saat hujan dibolehkan dan bermanfaat? Hal ini tentu menjadi pertanyaan bagi Sahabat Sehat yang gemar berolahraga, terutama olahraga berlari atau bersepeda. Faktanya, berolahraga selama musim hujan diperbolehkan, aman, dan bermanfaat, sehingga hal ini tidak menjadi alasan bagi Sahabat untuk berhenti berolahraga.1   Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Berolahraga di Malam Hari […]

    Bermanfaat dan Amankah Olahraga Saat Hujan?

    Apakah olahraga saat hujan dibolehkan dan bermanfaat? Hal ini tentu menjadi pertanyaan bagi Sahabat Sehat yang gemar berolahraga, terutama olahraga berlari atau bersepeda. Faktanya, berolahraga selama musim hujan diperbolehkan, aman, dan bermanfaat, sehingga hal ini tidak menjadi alasan bagi Sahabat untuk berhenti berolahraga.1

    olahraga saat hujan

     

    Baca Juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Berolahraga di Malam Hari

    Manfaat Olahraga Saat Hujan

    Manfaat yang didapatkan dari berolahraga saat hujan adalah sebagai berikut:

    Membakar Lebih Banyak Kalori

    Membakar lebih banyak kalori adalah hal yang sangat diharapkan dari kegiatan olahraga dan tentunya akan membantu Sahabat yang sedang menjalani diet. Nah, ternyata Sahabat dapat tetap membakar kalori dengan berolahraga sewaktu hujan turun. Hal ini berdasarkan studi para ahli dari Jepang yang diterbitkan di International Journal of Sports Medicine. Studi tersebut dilakukan pada orang-orang yang berlari di tengah hujan selama 30 menit. Kemudian, para peneliti mengukur pernapasan, suhu kulit, konsumsi oksigen, aktivitas otot, dan tingkat stres. Hasilnya, tubuh para pelari tersebut bekerja lebih keras dan kalori yang terbakar lebih banyak. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa guyuran hujan atau suhu dingin membuat suhu tubuh lebih rendah. Saat berolahraga, secara alamiah otot akan menghasilan panas. Suhu tubuh bisa naik menjadi 37 sampai 40 derajat Celcius, atau naik dua derajat Celcius dari suhu tubuh orang normal. Hal ini membuat proses pembakaran energi tidak terasa bila dibandingkan dengan saat berolahraga di waktu-waktu normal.1

    Membuat Lebih Bersemangat

    Menggerakan tubuh saat hujan justru dapat Sahabat jadikan sebagai cara untuk melatih ketahanan fisik, apalagi bagi Sahabat yang gemar bersepeda. Di saat hujan turun, muncul sensasi petualangan yang membuat diri menjadi lebih bersemangat. Sebab, ketika hujan, secara otomatis kita akan menjadikan hujan sebagai tantangan dan memacu diri kita untuk mencapai target tertentu yang diinginkan. Tingkat kepuasan yang dirasakan bisa lebih tinggi dan terasa istimewa daripada saat berolahraga di musim kemarau.1

    Mengusir Stres

    Menghilangkan stres adalah salah satu manfaat olahraga, termasuk olahraga yang dilakukan saat musim hujan. Terdapat sensasi tertentu yang dirasakan. Rintik hujan dikatakan bersifat terapeutik, alias dapat membuat otak rileks dan membuat diri nyaman. Hal lainnya adalah hujan akan membuat lingkungan sekitar menjadi lenggang. Kondisi sepi menciptakan kesan damai yang sangat terasa. Sahabat juga bisa berlari atau bersepeda dengan leluasa.1

    Baca Juga: Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    Membuat Tubuh Menjadi Lincah

    Tanpa disadari, hujan yang turun akan membuat tubuh menjadi lincah saat kita berolahraga, terutama saat Sahabat berlari lintas alam, trail running atau bersepeda menanjak bukit dan bukan di jalan raya. Kelincahan itu muncul karena Sahabat berusaha menghindari genangan air dengan meloncat ke tempat yang aman. Ketika menghadapi medan yang menanjak, Sahabat bisa melakukannya meski dengan perlahan. Selain bermanfaat untuk fisik, hal ini juga dapat meningkatkan kepercayaan diri.1

    Tips Aman Olahraga Saat Hujan

    Olahraga ketika hujan turun memang aman untuk dilakukan. Namun, terdapat beberapa hal harus Sahabat perhatikan. Berikut ini adalah tips berolahraga saat hujan:

    Hindari Petir yang Menyambar

    Ketika hujan, terutama hujan yang sangat deras, kemungkinan besar akan datang petir. Tentu sangat berbahaya apabila Sahabat berolahraga dengan petir menyambar-menyambar di langit.2 Petir ini dapat mengenai seseorang. Sudah banyak peristiwa sambaran petir pada orang yang berolahraga, seperti yang terjadi pada pertandingan sepak bola di Afrika Selatan pada tahun 2018.3 Orang yang tersambar petir saat itu, Luyanda Ntshangase, tewas setelah menjalani perawatan selama dua bulan. Oleh karena itu, saat hujan disertai petir, sebaiknya Sahabat tunda berolahraga di luar dan ganti dengan berolahraga di dalam ruangan yang lebih aman.2

    Ketahui Temperatur Cuaca

    Ketika akan olahraga saat hujan, penting bagi Sahabat untuk mengetahui temperatur cuaca terlebih dahulu. Bila suhu dingin dan hujan deras, akan sangat sulit untuk memanaskan dan menghangatkan tubuh. Apabila hal ini terjadi, timbul risiko hipotermia. Ketika kembali ke rumah, segera lepas semua pakaian dan peralatan yang melekat di tubuh, kemudian sebaiknya mandi air hangat dan minum teh untuk relaksasi tubuh.2

    Pahami Area untuk Berolahraga

    Saat hujan melanda dan Sahabat tetap ingin belari atau bersepeda, pastikan dulu untuk memahami kondisi sekitar. Apabila kondisi dekat tempat tinggal Sahabat terkena banjir, tunda dulu atau ganti dengan berolahraga di dalam ruangan. Jika sudah terlanjur berlari, segera hindari area tersebut. Selain banjir, hindari juga area yang licin supaya tidak terpeleset dan menyebabkan cedera.2

    Gunakan Peralatan yang Mendukung

    Ketika hendak berolahraga di kala hujan, pastikan juga untuk menggunakan peralatan yang mendukung, seperti sepatu lari anti-licin atau ban sepeda yang cocok di musim hujan. Pemilihan peralatan yang tepat ini akan menghindarkan Sahabat dari kecelakaan atau benturan yang dapat mengakibatkan cedera dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.2 Tentunya Sahabat ingin bisa berolahraga dengan aman dan nyaman, bukan?

    Baca Juga: Ingin Aman Memakai Masker Saat Berolahraga? Berikut Tipsnya!

    Jenis Olahraga yang Bisa Dilakukan di Rumah Saat Hujan

    Apabila Sahabat lebih memilih tidak berolahraga ke luar saat hujan, berikut ini adalah beberapa olahraga yang bisa Sahabat lakukan di rumah:4

    • Spot Jogging
    • Skipping
    • Latihan kekuatan
    • Plank
    • Pilates

    Baca Juga: Cedera dalam Olahraga, Berikut Hal-hal yang Perlu Diketahui

    Demikianlah hal-hal mengenai olahraga saat hujan yang ternyata dapat bermanfaat dan aman dilakukan. Namun, Sahabat tetap harus mengingat tips yang harus diperhatikan agar olahraga tetap menjadi aktivitas yang menyenangkan dan aman, terutama di masa pandemi Covid-19, olahraga adalah benteng untuk memperkuat imunitas tubuh. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai olahraga sewaktu musim hujan dan produk-produk kesehatan terkait, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Hujan bukan Halangan untuk Olahraga, Justru Banyak Manfaatnya [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 26 November 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/01/05/183000468/hujan-bukan-halangan-untuk-olahraga-justru-banyak-manfaatnya?page=all#:~:text=Olahraga%20saat%20hujan%20membuat%20tubuh%20bekerja%2
    2. Chertoff J. Get the Most Out of Running in the Rain [Internet]. Healthline.com. 2020 [cited 26 November 2020]. Available from: https://www.healthline.com/health/running-in-the-rain
    3. Bachrain A. Tersambar Petir, Pemain Klub Afrika Selatan Meninggal Dunia [Internet]. cnnindonesia.com. 2020 [cited 26 November 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20180506015105-142-296013/tersambar-petir-pemain-klub-afrika-selatan-meninggal-dunia
    4. Prasasti G. 6 Olahraga yang Bisa Dilakukan di Musim Hujan [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 26 November 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3798753/6-olahraga-yang-bisa-dilakukan-di-musim-hujan
    Read More
  • Cedera dalam olahraga memang merupakan salah satu hal yang sering terjadi. Cedera kerap menjadi hal yang menakutkan bagi penggemar olahraga atau atlet profesional karena bisa mengganggu karier mereka. Selain untuk menyehatkan badan, olahraga juga dapat menghilangkan stres dan menguatkan imun tubuh yang sangat diperlukan di masa pandemi COVID-19. Olahraga pun dapat dijadikan sebagai investasi di […]

    Cedera dalam Olahraga, Berikut Hal-hal yang Perlu Diketahui

    Cedera dalam olahraga memang merupakan salah satu hal yang sering terjadi. Cedera kerap menjadi hal yang menakutkan bagi penggemar olahraga atau atlet profesional karena bisa mengganggu karier mereka. Selain untuk menyehatkan badan, olahraga juga dapat menghilangkan stres dan menguatkan imun tubuh yang sangat diperlukan di masa pandemi COVID-19. Olahraga pun dapat dijadikan sebagai investasi di masa depan terutama saat Sobat memasuki usia senja. Di usia itu Sobat akan lebih bugar dan tidak mudah sakit. Lalu, pertanyaannya, apa saja penyebab cedera dalam olahraga?

    cedera dalam olahraga

    Baca Juga: Cedera Pelari

    Penyebab Cedera dalam Olahraga

    Pemanasan yang Tidak Ideal

    Kurangnya pemanasan atau tidak melakukan pemanasan sama sekali sebelum berolahraga dapat menyebabkan cedera. Padahal, pemanasan penting sekali karena bertujuan untuk melemaskan otot-otot yang kaku dan tegang. Apabila pemanasan tidak adekuat, otot-otot yang kaku dan tegang itu akan tertarik sehingga timbul rasa sakit yang berakibat olahraga menjadi tidak nyaman.

    Intensitas Olahraga yang Berlebihan

    Selain kurangnya pemanasan, hal lainnya adalah berolahraga secara berlebihan supaya tujuan mendapatkan tubuh yang sehat dan ideal benar-benar tercapai. Biasanya ini dilakukan oleh mereka yang sedang diet. Olahraga yang berlebihan ini akan membuat tubuh secara terus-menerus menerima beban lebih dari biasanya atau melebihi batas, dan mengakibatkan cedera yang kronis.

    Teknik Latihan yang Buruk

    Teknik latihan olahraga yang baik akan memberikan manfaat positif ke tubuh sehingga menghindarkan diri dari cedera daripada teknik latihan yang buruk seperti melakukan suatu gerakan dengan cara yang salah atau posisi yang tidak benar sehingga otot menjadi kelebihan beban.

    Tidak Layaknya Peralatan yang Dipakai

    Peralatan dalam berolahraga sangat penting karena dapat menunjang aktivitas olahraga yang dilakukan seperti berlari atau bersepeda yang membutuhkan sepatu khusus lari dan sepeda. Peralatan-peralatan ini akan terus-menerus dipakai dan tentu saja akan cepat berubah keadaannya dan lama-kelamaan tidak layak. Namun masih banyak yang berpikir bahwa keadaan peralatan tidak akan berubah meskipun dipakai terus-menerus. Hasilnya, banyak yang kemudian memakai peralatan tidak layak tersebut yang mengakibatkan tubuh tidak terlindung dengan baik saat terkena benturan yang berakibat cedera.

    Baca Juga: Penanganan Kecelakaan Ketika Bersepeda

    Faktor Keturunan

    Cedera bukan karena faktor kurang persiapan saja, melainkan juga karena faktor keturunan atau genetik yang biasanya terjadi dalam satu keluarga. Misalkan, ada orang yang mudah cedera pada pergelangan kaki sementara yang lain tidak sama sekali yang setelah ditelusuri ternyata berasal dari keluarga, yang memang mudah cedera pada bagian tubuh tersebut. Dapat disimpulkan, bahwa faktor ini membuat kondisi setiap orang berbeda-beda, dan faktor keturunan sendiri cukup berpengaruh pada bentuk tubuh dan struktur persendian.

    Jenis-jenis Cedera dalam Olahraga

    Selain penyebab, Sobat Sehat juga perlu tahu jenis-jenis cedera dalam olahraga, dan sering terjadi. Berikut adalah jenis-jenisnya:

    Keseleo

    Keseleo merupakan salah satu jenis cedera olahraga yang sering terjadi, dan biasanya ada di bagian pergelangan kaki. Istilah lainnya adalah kaki terkilir. Cedera ini terjadi pada orang-orang yang gemar bermain sepak bola, futsal, bulu tangkis, atau bahkan jogging. Keseleo terjadi karena adanya robekan pada urat di bagian pergelangan kaki, tendon, atau otot.

    Produk Terkait: Jual Salep Keseleo

    Robekan pada Hamstring

    Robekan pada Hamstring juga menjadi cedera yang paling sering terjadi saat berolahraga. Cedera ini menimpa otot hamstring yang terletak di bagian belakang paha. Otot ini bisa kencang dan rentan terhadap ketegangan. Karena itulah jika teknik peregangan yang dilakukan buruk atau peregangan itu kurang otot ini akan mudah robek sehingga berakibat cedrera yang ditunjukkan dengan memar di bagian belakang paha atau lutut.

    Cedera Tulang Kering

    Cedera pada tulang kering terjadi karena adanya peradangan otot, dan sering terjadi saat berolahraga lari atau yang berhubungan dengan melompat seperti basket atau voli. Penyebab lain juga karena intensitas latihan yang berat seperti lari panjang di jalan beraspal, menanjak, dan menurun yang membuat Sobat mempercepat laju lari secara tiba-tiba. Nyeri yang dirasakan biasanya terasa di bagian tulang kaki bahkan bisa sampai betis.

    Sobekan pada Ligamen

    Sobekan pada ligament merupakan jenis cedera yang terjadi ketika mendarat dengan cara yang salah, mengubag arah atau berhenti dengan cepat atau karena pukulan langsung ke lutut. Ligamen sendiri merupakan penghubung tulang paha bagian bawah dengan tulang kering untuk menjaga kestabilan lutut. Gejala umum pada cedera ini adalah ketidakstabilan saat berjalan serta pembengkakan pada area lutut.

    Cedera Siku

    Buat Sobat Sehat yang gemar bermain tenis, badminton, golf atau gemar mengangkat alat-alat berat saat di nge-gym, sebaiknya harap memperhatikan jenis cedera yang satu ini, yang bakal dialami oleh mereka yang berolahraga dengan siku sebagai kekuatan utama. Cedera siku melibatkan peradangan tendon di bagian luar siku yang disebabkan oleh sobekan kecil pada area tendon.

    Cedera Bahu

    Cedera bahu adalah cedera yang terjadi pada semua jenis olahraga yang diakibatkan oleh dislokasi, misalignment, ketegangan pada otot, dan keselo ligamen. Bahu merupakan sendi tubuh terlemah, dan bekerja paling keras selama aktivitas yang bersifat atletik. Cedera yang menimpa salah satu bagian tubuh ini juga diakibatkan oleh kurangnya fleksibilutas, kekuatan, dan stabilisasi.

    Kram

    Kram merupakan cedera yang paling sering terjadi saat berolahraga terutama jika olahraga yang dilakukan tidak diawali dengan pemanasan atau peregangan. Kram biasanya terjadi pada semua bagian tubuh namun paling sering terjadi di bagian kaki. Kram tidak terlihat berbahaya jika dilakukan pada olahraga yang berhubungan dengan air seperti berenang. Jika kram terjadi pada saat berenang, Sobat akan tenggelam jika tidak tahu cara mengatasinya.

    Cedera Pinggul

    Cedera pinggul terjadi karena volume latihan yang berlebihan, terlalu banyak berlari di tanjakan, sesak, dan ketidakseimbangan otot. Masalah yang terjadi di pinggul karena kencang dan ketatnya IT band atau illotibital band, yaitu tendon yang memanjang dari tulang pinggul ke luar tibia atau tulang kaki bagian bawah. Hal ini kemudian akan berujung pada terjadinya sindrom IT band, yaitu nyeri yang terus-menerus dan signifikan di luar lutut. IT band juga bisa berisiko cedera karena pengaruh peralatan yang tidak layak yang bisa menyebabkan tubuh mendapatkan banyak benturan.

    Baca Juga: Hindari Kesalahan Berolahraga Saat Pandemi Corona

    Cara Mengatasinya

    Jenis-jenis cedera di atas dapat diatasi tentunya. Mengatasi dan menangani cedera dalam olahraga bukanlah perkara yang harus dianggap enteng sebab dalam kenyataannya masih banyak orang yang langsung memijat bagian tubuh ketika baru mengalami cedera. Tindakan itu kurang dianjurkan karena justru dapat memperparah luka yang dialami. Ketika luka dipijat, hal ini akan membuat kondisi trauma yang terjadi semakin parah sehingga akan sulit disembuhkan. Karena itu, perlu penanganan yang tepat sebagai berikut:

    Melakukan metode RICE

    RICE yang terdiri atas rest, ice, compression, dan elevation untuk membantu menghilangkan rasa sakit, mengurangi pembengkakan, dan mempercepat penyembuhan. Rest maksudnya adalah istirahatkan bagian tubuh yang mengalami cedera, Ice adalah meletakkan bungkusan es pada bagian tubuh yang mengalami cedera selama 20 menit, 4-8 kali sehari. Compressing, yaitu membalut bagian tubuh yang mengalami cedera dan ditekan agar tidak terjadi pembengkakan sedangkan elevation adalah meninggikan posisi bagian tubuh yang mengalami cedera agar transportasi aliran darah kembali lancar.

    Mengonsumsi Obat Anti-Inflamasi Nonstreoid (NSAIDs)

    Obat jenis ini biasanya diberikan untuk mengurangi rasa sakit dan meredakan bengkak. Contoh obat ini adalah Aspirin dan Ibuprofen

    Imobilisasi

    Pengobatan umum pada cedera  dengan sling, splint, dan gips untuk melindungi bagian tubuh yang cedera dari gerakan dan mencegah kerusakan yang lebih parah.

    Operasi

    Operasi pada cedera biasanya dilakukan pada kondisi tertentu, terutama pada kondisi cedera tendon robek, ligamen, dan fraktur (patah tulang).

    Terapi

    Terapi untuk penanganan cedera, yaitu arus listrik ringan (electrosimulation), gelombang suara (ultrasound), dan pijat (massage). Selanjutnya, pemulihan cedera memasuki tahap poliferasi, yaitu tahao jaringan otot yang rusak sudah berangsur hilang, dan mulai tumbuh jaringan otot baru sedikit demi sedikt. Pertumbuhan akan berlangsung hingga jaringan terbentuk dengan sempurna, dan siap menggantikan jaringan sebelumnya yang sudah rusak. Sedangkan tahapan terakhir adalah rehabilitasi, yaitu bagian tubuh yang mengalami cedera dilatih dan mulai digerakkan secara perlahan dan bertahap untuk mengembalikan fungsi normalnya termasuk pemulihan kekuatan, daya tahan, dan fleksibiltas. Tahapan ini tidak boleh dilakukan secara terburu-buru agar cedera dalam olahraga dapat sembuh total dan tidak terjadi lagi.

    Baca Juga: Sport Massage pada Cedera Olahraga

    Itulah perihal mengenai cedera dalam olahraga yang dapat terjadi saat berolahraga mulai dari penyebab, jenis, hingga penanganan. Intinya, olahraga sangat dianjurkan namun jangan dilakukan secara asal-asalan dan berlebihan sehingga mengakibatkan cedera. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai cedera olahraga beserta penangananannya dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Times I. 5 Penyebab Cedera Olahraga yang Kadang Tidak Kamu Sadari [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/muhammad-haris-irawan/5-penyebab-cedera-olahraga-yang-kadang-tidak-kamu-sadari-c1c2/5
    2. 8 Jenis Cedera Olahraga yang Sering Terjadi, Hati-hati! [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://parenting.orami.co.id/magazine/jenis-cedera-olahraga/
    3. Media K. Cara Mengatasi Cedera Olahraga yang Benar, Jangan Langsung Dipijat Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 17 November 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/09/26/163100968/cara-mengatasi-cedera-olahraga-yang-benar-jangan-langsung-dipijat?page=all
    Read More
  • Berikut ini adalah infografik jangan malas gerak atau mager yang dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan, dan di masa pandemi Corona sangat mungkin terjadi karena kebijakan berkegiatan dari rumah. Karena itu, yuk, kita beraktivitas fisik, Sobat Sehat! Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai aktivitas fisik dari rumah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan […]

    Infografik Jangan Malas Gerak (Mager)

    Berikut ini adalah infografik jangan malas gerak atau mager yang dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan, dan di masa pandemi Corona sangat mungkin terjadi karena kebijakan berkegiatan dari rumah. Karena itu, yuk, kita beraktivitas fisik, Sobat Sehat!

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai aktivitas fisik dari rumah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Mempunyai tinggi badan ideal merupakan dambaan setiap orang termasuk Sobat Sehat juga, kan? Ya, dengan tinggi badan yang pas ditambah juga dengan berat badan yang ideal akan membuat Sobat terlihat sempurna di mata semua orang termasuk juga lawan jenis. Dengan tinggi badan yang pas tentunya akan memudahkan Sobat melakukan banyak aktivitas, terutama yang berhubungan dengan […]

    Hal yang Memengaruhi dan Tips Mendapatkan Tinggi Badan Ideal

    Mempunyai tinggi badan ideal merupakan dambaan setiap orang termasuk Sobat Sehat juga, kan? Ya, dengan tinggi badan yang pas ditambah juga dengan berat badan yang ideal akan membuat Sobat terlihat sempurna di mata semua orang termasuk juga lawan jenis. Dengan tinggi badan yang pas tentunya akan memudahkan Sobat melakukan banyak aktivitas, terutama yang berhubungan dengan pengambilan barang yang tidak bisa dijangkau oleh orang yang bertubuh pendek. Selain itu, tinggi badan yang seperti itu juga tentu memudahkan Sobat dalam berjalan kaki dan berolahraga karena akan lebih cepat mencapai tujuan serta meraih kemenangan, sehingga tinggi badan yang tepat juga mempengaruhi Sobat dalam berkarier. Berdasarkan sebuah riset orang yang memiliki tinggi badan yang bagus mempunyai penghasilan 20 kali lebih banyak daripada yang bertubuh pendek. Untuk kesehatan, tinggi badan yang pas juga membuat tubuh terhindar dari penyakit-penyakit kardiovaskular seperti jantung.

    tinggi badan ideal, tinggi badan pas

    Baca Juga: Penyakit Jantung pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Orang Indonesia sendiri mempunyai tinggi badan ideal di kisaran 168 cm untuk pria dan 159 cm untuk wanita, yang tentu lebih kecil dibandingkan dengan tinggi orang-orang Eropa dan Afrika, yang bahkan bisa mencapai 2 meter lebih. Tinggi badan ini biasanya akan tumbuh hingga seseorang mencapai usia 18 tahun. Tapi Sobat Sehat harus tahu juga bahwa ada beberapa faktor yang dapat menentukan tinggi badan seseorang. Apa saja itu? 

    Hal yang Memengaruhi Tinggi Badan Ideal

    DNA

    DNA atau faktor genetik merupakan hal utama yang dapat mempengaruhi tinggi badan seseorang. Para ilmuwan telah menyepakati bahwa DNA bertanggung jawab terhadap 80% tinggi badan seseorang. Hal ini berdasarkan identifikasi yang dilakukan oleh para ilmuwan terhadap lebih dari 700 gen berbeda yang menentukan tinggi badan. Beberapa dari gen ini mempengaruhi pelat pertumbuhan (growth plate) dan yang lainnya memengaruhi produksi hormon pertumbuhan. Kisaran tinggi badan normal berbeda untuk orang dari latar belakang etnis yang berbeda, dan ini ditentukan oleh DNA masing-masing. Beberapa kondisi genetik juga dapat mempengaruhi tinggi badan orang dewasa, seperti Sindrom Down dan Sindrom Marfan.

    Hormon

    Hal kedua adalah hormon yang diproduksi tubuh untuk menginstruksikan pelat pertumbuhan atau lempeng epifisis untuk membuat tulang baru, dan termasuk di dalamnya adalah hormon pertumbuhan. Hormon ini dibuat di kelenjar pituitari dan merupakan hormon terpenting untuk pertumbuhan. Beberapa kondisi kesehatan juga dapat membatasi jumlah hormon pertumbuhan yang diproduksi tubuh, dan ini dapat memengaruhi tinggi badan. Anak-anak dengan kondisi genetik langka atau defisiensi hormon pertumbuhan bawaan akan tumbuh jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan anak-anak lain. Selain itu, hormon tiroid dan hormon seks yang sangat penting selama masa pubertas juga dapat memengaruhi pertumbuhan tinggi badan. 

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Kelamin

    Hal terakhir yang menentukan seberapa tinggi badan seseorang adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara umum, pria cenderung lebih tinggi daripada wanita dan mereka juga dapat terus tumbuh lebih lama. Rata-rata pria dewasa lebih tinggi 14 cm daripada wanita dewasa. Di Amerika Serikat, rata-rata pria memiliki tinggi 175,2 cm dan rata-rata wanita memiliki tinggi 161,5 cm.

    Tapi, di luar faktor-faktor tersebut, sebenarnya ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan untuk dapat membantu Sobat Sehat dalam meninggikan badan. Yuk, mari simak beberapa tips untuk dapat menambah tinggi badan ideal berikut ini!

    Tips Menambah Tinggi Badan Ideal

    Mengonsumsi Makanan yang Bernutrisi dan Menyehatkan

    Tips pertama adalah konsumsilah makanan-makanan yang bernutrisi dan menyehatkan sebab makanan-makanan ini akan sangat berperan penting dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan tubuh Sobat. Pilihlah makanan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, protein, karbohidrat, susu, daging tanpa lemak, kacang-kacangan yang dapat menjaga nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi vitamin D sebagai nutrisi yang membantu merangsang pertumbuhan tulang dan otot. Jadi, hindarilah makanan yang tidak mengandung nutrisi sama sekali seperti makanan instan dan makanan dengan pemanis buatan.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Berjalan di Luar Saat Hari Cerah

    Tips kedua adalah berjalanlah di luar rumah saat hari sedang cerah supaya Sobat bisa mendapatkan vitamin D yang cukup secara langsung dari sinar matahari. Namun, dengan catatan, tingkat ultraviolet B dari matahari tidak terlalu rendah misalnya pada saat dibawah jam 10 pagi. Tips ini tentunya mudah sobat lakukan. Selain itu, keuntungan lainnya adalah Sobat bisa membakar lemak dengan berjalan kaki. 

    Produk Terkait: Jual Now Vitamin D3

    Istirahat yang Cukup

    Jika Sobat benar-benar ingin mendapatkan tinggi badan yang ideal, beristirahatlah dengan cukup, jangan bergadang. Istirahat yang cukup dapat secara efektif membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh secara keseluruhan. Sewaktu istirahat, tubuh akan menghasilkan hormon pertumbuhan di kelenjar hipofisis. Hormon ini membantu dalam pertumbuhan otot dan tulang untuk membuat tubuh jadi lebih tinggi. Selain itu, posisi sewaktu tidur juga berperan loh. Untuk hasil yang terbaik, berbaringlah secara telentang tanpa bantal.

    Perbaiki Postur Tubuh

    Postur tubuh yang baik juga akan menghasilkan tinggi badan yang baik. Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan hal ini dan justru cenderung lebih sering membungkuk, terutama ketika duduk untuk waktu yang lama. Hal seperti ini menyebabkan tulang belakang menekuk dan membuat badan menjadi lebih pendek. Karena itu, belajarlah mempertahankan postur tubuh dengan tegak dan lurus sehingga proses meninggikan badan akan lancar.

    Pertahankan Berat Badan Ideal

    Tinggi badan yang diinginkan juga harus selaras dengan berat badan yang Sobat Sehat punya. Sebab, berat badan yang berlebihan atau obesitas malah akan berdampak buruk pada pertumbuhan tinggi badan. Karena itu, pertahankanlah berat badan ideal dengan menjalani diet seimbang dan olahraga teratur. Hindari makanan yang mengandung gula berlebihan, lemak trans, dan lemak jenuh.

    Baca Juga: 10 Daftar Makanan Rendah Kalori yang Bantu Turunkan BB

    Hindari Faktor Penghambat Tinggi Badan

    Tinggi badan yang diharapkan dapat terhambat apabila Sobat dalam prosesnya mengonsumsi obat-obatan dan alkohol, mengonsumsi minuman berkafein tinggi, atau merokok sejak usia muda. Pilihlah makanan dan minuman yang bernutrisi, dan bukan yang malnutrisi. 

    Olahraga dan Latihan Tubuh

    Tips terakhir adalah olahraga dan melakukan latihan tubuh. Hal ini sangat penting untuk perkembangan kesehatan dan kesejahteraan secara umum. Jenis olahraga yang dapat membantu meninggikan badan dengan cepat antara lain basket, voli, serta renang. Selain olahraga, lakukanlah beberapa latihan khusus supaya tulang belakang dapat memanjang yang Sobat bisa lakukan di rumah atau pusat kebugaran.

    Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Generasi Milenial

    Nah, itulah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tinggi badan dan tips agar Sobat Sehat bisa mendapatkan tinggi badan ideal. Semoga artikel ini cukup membantu dan bermanfaat. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih dalam mengenai tinggi badan yang diinginkan dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. 7 Tips untuk Meningkatkan Tinggi Badan, Simak Cara agar Membuat Perawakan Menjadi Lebih Tinggi – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://m.tribunnews.com/kesehatan/2019/12/14/7-tips-untuk-meningkatkan-tinggi-badan-simak-cara-agar-membuat-perawakan-menjadi-lebih-tinggi?page=all
    2. Pendek vs tinggi, mana yang lebih menguntungkan? – BBC News Indonesia [Internet]. BBC News Indonesia. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2015/11/151119_vert_fut_tinggi_badan
    3. Andriani R. Tinggi Badan Mempengaruhi Karir Seseorang [Internet]. Tempo. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://cantik.tempo.co/read/842651/tinggi-badan-mempengaruhi-karir-seseorang
    4. Times I. Berapa Tinggi Badan Ideal Orang Dewasa Indonesia? Ini Kata Ahli [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/viktor-yudha/tinggi-badan-ideal-orang-dewasa/
    5. Media K. 3 Faktor yang Memengaruhi Tinggi Badan Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/10/12/180200568/3-faktor-yang-memengaruhi-tinggi-badan?page=all
    Read More
  • Padatnya aktivitas dan kesibukan sehari-hari yang dimulai dari pagi hingga sore membuat banyak orang tidak sempat berolahraga di pagi hari sehingga harus berolahraga di malam hari.1 Namun, pertanyaannya, boleh kah berolahraga di malam hari? Banyak yang beranggapan bahwa berolahraga di malam hari dapat menyebabkan penyakit,2 seperti jantung, angin malam, atau asma, dan kesulitan bernapas akibat banyaknya CO2 […]

    Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Berolahraga di Malam Hari

    Padatnya aktivitas dan kesibukan sehari-hari yang dimulai dari pagi hingga sore membuat banyak orang tidak sempat berolahraga di pagi hari sehingga harus berolahraga di malam hari.1 Namun, pertanyaannya, boleh kah berolahraga di malam hari? Banyak yang beranggapan bahwa berolahraga di malam hari dapat menyebabkan penyakit,2 seperti jantung, angin malam, atau asma, dan kesulitan bernapas akibat banyaknya CO2 yang dilepaskan tanaman.

    berolahraga di malam hari

    Baca Juga: Hindari Kesalahan Berolahraga Saat Pandemi Corona

    Sebenarnya, boleh-boleh saja olahraga pada malam hari, apalagi jika tujuannya ingin tetap membuat tubuh bugar dan tidak mudah terserang penyakit. Olahraga di malam hari juga lebih baik daripada yang tidak berolahraga sama sekali. Berikut manfaat yang dapat diperoleh dari berolahraga di malam hari:2

    • Tubuh mudah mengatur detak jantung dan pernapasan
    • Menjaga kadar hormon
    • Meningkatkan performa
    • Meningkatkan massa otot
    • Leluasa meningkatkan bentuk latihan
    • Menangkal stres bekerja
    • Pikiran lebih jernih dan mengatasi kecemasan
    • Meningkatkan suhu tubuh, detak jantung, dan melepaskan epinefrin

    Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin berolahraga di malam hari. Apa saja itu? Yuk, Sobat Sehat yang ingin memulai olahraga malam atau sedang melakukannya, simak penjelasan-penjelasan di bawah ini.

    Yang Perlu Diketahui Sebelum Berolahraga di Malam Hari

    Lakukan dengan intensitas ringan

    Hal pertama yang perlu dilakukan ketika ingin berolahraga di waktu malam adalah jangan melakukan olahraga dengan intensitas berat. Sebab, berolahraga dengan intensitas yang berat di malam hari dapat menganggu waktu tidur akibat dikeluarkannya hormon endorfin dari dalam tubuh. Karena itu, disarankan melakukan olahraga dengan intensitas ringan seperti yoga, fitness, tai chi, jalan kaki, atau berlari-lari kecil.3

    Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori yang Dibakar

    Jangan terlalu dekat dengan jam tidur

    Berolahraga di malam hari sebaiknya tidak terlalu dekat jam tidur, sebab hal tersebut akan mengganggu jam tidur dan mempengaruhi kualitas tidur. Sobat akan merasa susah tidur, resah, dan gelisah. Usahakan berolahraga minimal 2 jam sebelum tidur. Lakukan pendinginan dan peregangan setelah berolahraga.3

    Pakai pakaian yang tertutup

    Mengingat suhu di malam hari cukup dingin, sebaiknya jangan berolahraga dengan pakaian terbuka, namun tetap dapat menyerap keringat. Pakailah jaket, terutama jaket tipis, yang dapat menyerap keringat. Selain melindungi diri dari suhu dingin, pakaian yang tertutup seperti jaket juga dapat menghindari diri dari penyakit akibat suhu dingin di malam hari.1

    Minum banyak air putih

    Jangan lupa minum banyak air putih untuk membantu proses pendinginan pada tubuh sehingga suhu tubuh akan cepat kembali ke suhu normal. Banyak minum air putih juga mampu mengeliminasi asam laktat yang terbentuk sangat cepat saat berolahraga sehingga badan menjadi lebih rileks. Selain air putih, jika Sobat berolahraga terlalu lama, Sobat bisa meminum cairan elektrolit yang berfungsi menggantikan cairan elektrolit atau keringat yang terbuang.1

    Lakukan 2-3 jam setelah makan malam

    Olahraga di malam hari sebaiknya tidak dilakukan saat begitu saja selesai makan malam karena akan membuat badan cepat lelah akibat aktivitas lambung ketika mencerna makanan dan otot beraktivitas dalam waktu yang bersamaan.1

    Jangan lupakan pemanasan

    Seperti halnya olahraga di pagi hari, olahraga di malam hari juga memerlukan pemanasan supaya tubuh tidak kaget ketika berolahraga. Untuk pemanasan ini lakukan saja selama 5 menit jika di luar ruangan dan sampai 10 menit jika di dalam ruangan.1

    Selain beberapa hal yang perlu diperhatikan, di bawah ini juga terdapat risiko yang ditimbulkan jika berolahraga di waktu malam, terutama jika sering dilakukan dan berolahraga dengan intensitas yang berat.

    Risiko Berolahraga di Malam Hari

    Daya tahan tubuh berkurang

    Risiko yang ditimbulkan berolahraga di malam hari dapat berupa berkurangnya daya tahan tubuh karena tubuh akan kehilangan banyak energi tanpa ada jeda yang cukup untuk beristirahat setelah seharian beraktivitas. Apalagi jika intensitas olahraga yang dilakukan tergolong berat seperti angkat beban atau berenang. Daya tahan tubuh yang lemah membuat Sobat rentan terhadap berbagai penyakit seperti flu atau demam.4

    Mudah sesak napas

    Yang harus Sobat sadari ketika berolahraga di waktu malam adalah kandungan oksigen sebagai asupan untuk metabolisme tubuh akan menipis. Apabila ini terjadi, Sobat kemungkinan besar akan mengalami sesak napas jika Sobat memaksakan diri berolahraga terlalu sering dan intensitasnya sangat berat.4

    Baca Juga: 5 Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Jantung

    Sulit tidur

    Risiko terakhir yang bakal didapatkan dari berolahraga di waktu malam terlalu sering atau dengan intensitas yang berat adalah sulit tidur apalagi jika dilakukan menjelang jam tidur. Karena itu, pilihlah olahraga yang ringan dan lakukan tidak dekat dengan jam tidur.4

    Baca Juga: Cara Dapatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Tanpa ke Bioskop

    Itulah hal-hal yang perlu Sobat ketahui mengenai berolahraga di malam hari yang ternyata boleh saja dilakukan, asalkan Sobat mengetahui hal-hal penting serta risikonya sebelum melakukannya. Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam seputar olahraga malam hari, silakan klik tonton video berikut, dan jangan lupa subscribe YouTube Prosehat.

    Jika memerlukan informasi lebih lanjut mengenai olahraga di waktu malam dan produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Hal yang Harus Diperhatikan Jika Ingin Olahraga Malam | Lifestyle – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 9 September 2020]. Available from: https://lifestyle.bisnis.com/read/20150826/106/466101/hal-yang-harus-diperhatikan-jika-ingin-olahraga-malam
    2. Indonesia C. Untung dan Rugi Olahraga Malam Hari [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 9 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200226082928-255-478191/untung-dan-rugi-olahraga-malam-hari
    3. 7 Olahraga Malam yang Tak Beresiko, Apa Saja? [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 9 September 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3158337/7-olahraga-malam-yang-tak-beresiko-apa-saja
    4. Media K. Apa Efeknya bagi Kesehatan kalau Sering Olahraga Malam-malam? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 9 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/04/27/184821620/apa-efeknya-bagi-kesehatan-kalau-sering-olahraga-malam-malam?page=all
    Read More
  • Meninggalnya Chadwick Boseman, sang pemeran Black Panther, pada 28 Agustus 2020 akibat kanker kolon atau kanker usus besar atau kolorektal di usia 43 tahun semakin mengindikasikan bahwa penyakit ini ternyata tidak hanya menyerang orang tua dengan rentang usia 50-60 tahun, tetapi juga menyerang usia muda, terutama di usia produktif dengan rentang usia 20-40 tahun. Hal […]

    Kenali Gejala dan Pencegahan Kanker Kolon pada Dewasa Muda

    Meninggalnya Chadwick Boseman, sang pemeran Black Panther, pada 28 Agustus 2020 akibat kanker kolon atau kanker usus besar atau kolorektal di usia 43 tahun semakin mengindikasikan bahwa penyakit ini ternyata tidak hanya menyerang orang tua dengan rentang usia 50-60 tahun, tetapi juga menyerang usia muda, terutama di usia produktif dengan rentang usia 20-40 tahun. Hal ini juga diperkuat oleh studi dari American Cancer Society yang menyatakan bahwa jumlah penderita kanker usus besar di bawah usia 50 tahun mulai mengalami peningkatan sejak tahun 90-an.1

    Baca Juga: Aktivitas Pemicu Kanker

    Pada tahun 2012 hingga 2016, tercatat angka kejadian kanker kolon pada kelompok dewasa muda meningkat 2,2% setiap tahun. Sedangkan pada usia 50 hingga 64 tahun, kasus kanker kolon menurun sejak tahun 2000-an dan pada tahun 2011 hingga 2016 menurun sebesar 3,3%. Pada tahun 2008 hingga 2017, kasus kematian akibat kanker kolon pada dewasa muda di bawah 50 tahun melonjak 1,3% setiap tahunnya.1

    Mengapa kanker kolon saat ini semakin banyak menyerang kelompok usia muda? Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan gaya hidup, seperti pola pakan yang lebih menyukai konsumsi makanan cepat saji, konsumsi alkohol, obesitas, dan kurang berolahraga.2 Tidak hanya itu, ternyata faktor genetik juga berpengaruh terhadap peningkatan risiko kanker kolon.3

    Nah, supaya Sobat dapat menghindari penyakit yang mematikan ini, ada baiknya Sobat memperhatikan gejala dan mengetahui upaya pencegahannya. Seperti apa itu? Yuk, tanpa berlama-lama, mari kita simak!

    Gejala Kanker Kolon

    Nyeri

    Gejala pertama yang dapat muncul adalah nyeri. Nyeri perut terjadi akibat adanya gas yang menetap dan berlangsung lama. Hal ini bisa dibandingkan dengan kram otot di perut.2 Selain itu, nyeri juga dapat disertai kembung karena adanya perubahan kebiasaan buang air besar.4

    Lelah Terus Menerus

    Gejala lain dari kanker kolon adalah kelelahan yang dirasakan terus-menerus. Kelelahan ini dapat terjadi karena kehilangan darah internal atau perdarahan polip. Anemia yang muncul tanpa sebab juga dapat menyebabkan kelelahan. Lelah dan letih juga merupakan efek samping dari sel kanker yang banyak menggunakan energi tubuh.2, 4

    Baca Juga: Bagaimana Pengobatan Kanker yang Tepat?

    Berat Badan Menurun

    Berat badan menurun mungkin saja merupakan hal umum yang menggembirakan bagi sebagian orang. Akan tetapi, jika berat badan menurun secara tidak normal atau mendadak hingga sebanyak 5 kilogram dalam beberapa bulan, maka harus diwaspadai sebagai salah satu gejala kanker, termasuk kanker usus besar.2

    Perdarahan

    Selain berat badan yang menurun tiba-tiba, gejala lain yang harus Sobat perhatikan adalah perdarahan yang muncul saat buang air besar dan warna tinja menjadi sangat gelap.4

    Perubahan Kebiasaan Buang Air Besar

    Perubahan kebiasaan buang air besar atau inkontinensia adalah salah satu gejala kanker kolorektal. Kotoran menjadi lebih tipis dan lebih cair akibat adanya tumor, sehingga dapat timbul diare dan sembelit kronik. Apabila salah satu gejala tersebut muncul, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter sebelum terlambat.4

    Terdapat beberapa upaya yang Sobat Sehat bisa lakukan untuk mencegah kanker kolon. Berikut ini adalah beberapa langkahnya.

    Pencegahan Kanker Kolon

    Skrining

    Pencegahan pertama yang bisa dilakukan adalah skrining atau tes untuk mendeteksi kanker sebelum tanda dan gejalanya berkembang. Pada pemeriksaan kolorektal, seringkali ditemukan pertumbuhan sel di usus besar atau rektum, membentuk massa yang disebut polip. Sebelum berubah menjadi kanker, polip dapat diangkat. Dengan skrining, kanker kolon juga bisa ditemukan lebih awal. Ketika berhasil dideteksi secara dini, keberhasilan perawatan kanker lebih mungkin tercapai. American Cancer Society merekomendasikan skrining dimulai saat usia 45 tahun untuk orang dengan risiko rata-rata. Supaya lebih jelas, hendaknya konsultasi terlebih dahulu dengan penyedia layanan kesehatan mengenai waktu memulai skrining dan jenis pemeriksaan yang tepat.5

    Banyak Konsumsi Buah dan Sayur

    Selain skrining, banyak mengonsumsi buah dan sayur, serta biji-bijian juga merupakan salah satu upaya pencegahan kanker kolon. Sebaiknya, Sobat juga mulai mengurangi konsumsi daging merah, baik itu sapi maupun kambing, dan daging olahan yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker usus besar.5

    Baca Juga: Pengaruh Diet dan Pola Makan Penderita Kanker

    Olahraga Secara Teratur

    Bagaimanapun olahraga merupakan hal penting untuk mencegah serangan berbagai penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular. Orang yang kurang aktif secara fisik ternyata berisiko lebih besar terkena kanker kolon. Aktivitas fisik merupakan salah satu cara paling efektif untuk menurunkan risiko kanker kolon.5

    Berat Badan Ideal

    Obesitas meningkatkan risiko kanker dan kematian akibat kanker kolon. Oleh karena itu, upayakan untuk selalu makan makanan yang sehat dan meningkatkan aktivitas fisik agar berat badan tetap ideal.5

    Tidak Merokok

    Kebiasaan merokok, terutama perokok jangka panjang, berkaitan risiko kanker kolon yang lebih tinggi. Apabila Sobat adalah perokok, cobalah mengurangi merokok secara perlahan hingga sama sekali tidak merokok. Mintalah bantuan para ahli supaya Sobat bisa berhenti merokok dengan sukses.5

    Tidak Mengonsumsi Alkohol

    Upaya terakhir untuk mencegah terjadinya kanker kolon adalah hindari alkohol. Apabila Sobat adalah seorang pecandu alkohol, mulailah untuk membatasi minum, tidak lebih dari dua porsi untuk pria dan satu porsi untuk wanita.5

    Itulah hal-hal mengenai gejala dan pencegahan kanker kolon pada dewasa muda yang bisa Sobat ketahui dan lakukan. Usia muda adalah usia produktif yang amat sayang bila dilewatkan karena menderita penyakit berbahaya, seperti kanker kolon ini. Intinya, mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Terlebih lagi, pengobatan kanker yang terdiri dari berbagai modalitas terapi, misalnya saja kemoterapi, membutuhkan biaya yang sangat besar. Meskipun terasa sulit, dengan mengubah gaya hidup, Sobat sebenarnya melakukan investasi kesehatan jangka panjang agar terhindar dari berbagai penyakit yang mematikan dan sulit diobati.

    Baca Juga: 4 Cara Sehat Dimulai dari Sekarang

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kanker kolon, produk dan pemeriksaan kesehatan, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Studi: Penderita Kanker Kolon Semakin Muda [Internet]. CNN Indonesia. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200831185106-255-541284/studi-penderita-kanker-kolon-semakin-muda
    2. Kanker Usus Besar Serang Usia Muda I. Kanker Usus Besar Serang Usia Muda, Ini Gejala dan Cara Mencegah [Internet]. Health.grid.id. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://health.grid.id/read/351982797/kanker-usus-besar-serang-usia-muda-ini-gejala-dan-cara-mencegah?page=all
    3. Anak Muda Rentan Terserang Kanker Usus, Kok Bisa? [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/indianamalia/kenapa-anak-muda-rentan-terserang-kanker-usus-besar/4
    4. 5 Gejala Kanker Usus Besar yang Sering Diabaikan [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/11/03/193207220/5-gejala-kanker-usus-besar-yang-sering-diabaikan?page=all#page2
    5. Media K. Cara Mencegah Risiko Kanker Kolon, Perenggut Nyawa Chadwick Boseman Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/08/29/152348520/cara-mencegah-risiko-kanker-kolon-perenggut-nyawa-chadwick-boseman?page=all
    Read More
  • Penyakit jantung pada remaja adalah penyakit jantung yang menyerang di usia remaja. Menurut WHO, usia remaja adalah usia 17 hingga 24 tahun. Usia ini merupakan usia produktif, dan sebenarnya, jarang terserang penyakit jantung. Penyakit mematikan ini biasanya dialami oleh orang tua atau yang berumur 40 tahun ke atas. Namun, sebuah studi dari American College of Cardiology menyatakan […]

    Penyakit Jantung Pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Penyakit jantung pada remaja adalah penyakit jantung yang menyerang di usia remaja. Menurut WHO, usia remaja adalah usia 17 hingga 24 tahun. Usia ini merupakan usia produktif, dan sebenarnya, jarang terserang penyakit jantung. Penyakit mematikan ini biasanya dialami oleh orang tua atau yang berumur 40 tahun ke atas. Namun, sebuah studi dari American College of Cardiology menyatakan bahwa serangan jantung rupanya cukup banyak juga dialami oleh orang-orang yang berumur 20 hingga 30 tahun ke atas.1

    penyakit jantung pada anak muda, penyakit jantung pada dewasa muda

    Baca Juga: Cek Gejala Ini untuk Terhindar dari Penyakit Jantung Koroner!

    Para ilmuwan mengatakan bahwa ateroklerosis atau penyumbatan pembuluh darah membuat orang usia muda di rentang usia 20-an terkena penyakit ini. Di Indonesia sendiri, sudah banyak orang usia muda atau remaja yang terkena penyakit jantung, seperti Mike Mohede dan Cecep Reza.1 Lalu mengapa mereka bisa terkena penyakit jantung? Berikut ini adalah penyebabnya:

    Penyebab Penyakit Jantung Pada Remaja

    Obesitas di Usia Muda

    Penyebab pertama mengapa remaja bisa terkena dan rentan serangan jantung adalah obesitas. Contohnya di Amerika, pada dekade 70-an, banyak sekali anak muda yang mengalami obesitas berat. Obesitas itu sendiri sangat sulit dikurangi jumlahnya karena banyak remaja yang tidak bisa meninggalkan kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi kalori dan lemak. Hal itu kemudian diperparah dengan minimnya aktivitas fisik pada remaja, sebab kebanyakan orang berusia muda menghabiskan waktu di depan layar.1

    Lemak yang menumpuk pada orang dengan obesitas dapat melepaskan bahan kima yang menyebabkan peradangan sehingga menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah dan mengganggu aliran darah ke jantung.1

    Merokok di Usia Muda

    Merokok merupakan hal yang jamak ditemukan pada anak-anak usia muda, bahkan saat mereka masih di bangku sekolah. Tentu saja kebiasaan ini sangat berdampak pada kesehatan jantung dan pembuluh darah. Satu batang rokok sehari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung koroner hingga hampir 50%. Ternyata, bukan hanya rokok biasa yang dapat menyebabkan serangan jantung, melainkan juga rokok elektronik atau vape yang malah dapat menyebabkan risiko penyakit jantung 40%, serta risiko stroke 71% lebih tinggi daripada orang yang tidak menggunakan vape.1

    Baca Juga: Ingin Berhenti Merokok? Konsumsilah 6 Makanan Berikut Ini!

    Mudah Terkena Stres

    Stres juga dapat memicu tekanan darah tinggi. Stres biasanya diikuti dengan kebiasaan buruk termasuk makan dan minum tinggi kalori secara berlebihan serta tidak berolahraga yang pada akhirnya dapat berujung pada obsesitas. Sebuah studi menyimpulkan bahwa orang yang mengalami stres permanen di tempat kerja atau di rumah memiliki risiko lebih daru dua kali lipat mengalami penyakit jantung.1

    Abai Terhadap Risiko dan Gejala

    Penyebab terakhir adalah banyak remaja yang abai dan meremehkan risiko dan gejala penyakit jantung. Sebab, kebanyakan orang usia muda yakin mereka tidak mungkin terkena penyakit jantung.1

    Di bawah ini adalah gejala penyakit jantung yang harus diketahui para remaja supaya mereka menjadi waspada dan tidak abai.

    Gejala Penyakit Jantung Pada Remaja

    Detak Jantung Tidak Teratur

    Sungguh suatu hal yang wajar jika Sobat Sehat yang masih dalam usia remaja mengalami rasa gugup atau semangat yang begitu kencang. Namun, apabila Sobat terlalu sering merasakan jantung berdetak tidak beraturan, Sobat sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Detak jantung yang tidak teratur kerap disebabkan oleh banyaknya kafein dalam tubuh atau kurang tidur. Namun, ada kalanya kondisi tersebut menandakan atrial fibrilasi atau gangguan irama jantung.2

    Cepat Sekali Lelah

    Sering merasakan tubuh cepat sekali lelah? Jika ya, Sobat harus segera mewaspadai karena itu merupakan salah satu gejala penyakit jantung di usia muda. Kelelahan ini dapat dirasakan setelah melakukan aktivitas ringan sekalipun, seperti menaiki tangga atau membawa barang belanjaan.2

    Nyeri di Dada

    Selain cepat sekali lelah, gejala penyakit jantung yang paling umum dirasakan adalah nyeri dada. Saat pembuluh darah jantung tersumbat, Sobat kemungkinan akan merasakan sakit, sesak, atau tekanan di dada. Sebagian orang mengeluhkan rasa seperti terbakar atau seperti ada benda berat yang menekan dada. Perasaan nyeri ini biasanya berlangsung lebih dari beberapa menit. Selain itu, nyeri dada bisa terjadi ketika Sobat sedang beristirahat atau melakukan kegiatan fisik seperti berolahraga. Pada remaja wanita, gejala lain yang bisa terdeteksi adalah sesak napas, tekanan punggung atas, atau sakit perut bagian atas yang sering disalahartikan sebagai maag atau gangguan pencernaan.2

    Baca Juga: 6 Makanan yang Dilarang untuk Penderita Jantung

    Nyeri yang Menjalar ke Lengan

    Nyeri yang dirasakan bukan hanya pada bagian dada, melainkan juga adanya nyeri yang menjalar ke sisi kiri tubuh. Awalnya, perasaan nyeri hanya akan terasa di tengah dada kemudian bergerak ke bagian kiri tubuh. Selain lengan, terkadang rasa sakit juga bisa menyebar ke dagu atau punggung.2

    Darah Tinggi

    Tekanan darah yang tinggi bisa menjadi gejala lain dari penyakit jantung pada dewasa muda dan memang cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, pada usia 20-an dan awal 30-an, setidaknya sekitar 7% pria dan 4% wanita udah memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai penyakit jantung. Mulai dari serangan jantung, gagal jantung, stroke, aneurisma, atau penyakit arteri perifer.2

    Batuk yang Tidak Berhenti

    Batuk bukanlah gejala khas dari penyakit jantung. Meski begitu, Sobat tetap perlu waspada bila sudah mengetahui bahwa tubuh Sobat memiliki risiko penyakit jantung. Batuk berdahak lendir putih atau merah muda disertai sesak bisa menjadi tanda gagal jantung. Sesak biasanya memberat dengan posisi tertirudr dan membaik dengan posisi duduk. Hal tersebut bisa terjadi ketika jantung tidak dapat memenuhi tuntutan kerja tubuh sehingga menyebabkan darah bocor kembali ke paru-paru.2

    Pusing Disertai Sesak

    Gejala terakhir penyakit jantung di usia muda adalah adanya pusing, kepala terasa ringan, hingga pingsan tiba-tiba. Bila Sobat sering merasa pusing seolah-olah hendak pingsan kemungkinan besar ini adalah salah satu gejala penyakit jantung. Umumnya pusing akan disertai nyeri dada atau sesak.2

    Setelah Sobat mengetahui penyebab dan gejala penyakit jantung pada remaja, ada baiknya Sobat juga mengetahui cara mencegahnya supaya Sobat tidak mengalaminya. Berikut beberapa pencegahan yang bisa dilakukan.

    Pencegahan Penyakit Jantung Pada Remaja

    Yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan jantung di usia muda adalah memperhatikan gaya hidup, mulai dari makan makanan bergizi, tidak merokok, pandai mengelola stress, olahraga secukupnya, dan menjaga tekanan darah, serta konsultasi ke dokter. Selain itu, Sobat disarankan konsisten menjaga pola hidup sehat dan mulai berhati-hati dalam memilih jenis makanan yang berpotensi meingkatkan risiko serangan jantung seperti makanan cepat saji. Apabila penyakit jantung yang dimiliki adalah penyakit jantung bawaan, disarankan untuk segera mengkonsultasikannya ke dokter dan melakukan pengecekan secara berkala.3

    Baca Juga: Penting Nggak Check-Up Rutin untuk Jantung?

    Itulah hal-hal mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan penyakit jantung pada remaja yang kerap tidak disadari dan bahkan diremehkan meskipun sudah menunjukkan gejala yang serius. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penyakit jantung dan penanganannya serta produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Penyebab Makin Banyak Orang Muda Alami Serangan Jantung [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/06/03/095411720/penyebab-makin-banyak-orang-muda-alami-serangan-jantung?page=all
    2. Never Ignore These 11 Heart Symptoms [Internet]. WebMD. 2020 [cited 2 September 2020]. Available from: https://www.webmd.com/heart-disease/features/never-ignore-symptoms#1
    3. Cara Mencegah Serangan Jantung di Usia Muda [Internet]. CNN Indonesia. 2020 [cited 1 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200218101254-255-475628/cara-mencegah-serangan-jantung-di-usia-muda
    Read More
  • Di saat pandemi virus Corona belum mereda sama sekali, pemerintah berencana membuka kembali bioskop pada 10 September 2020. Pembukaan ini untuk menggiatkan kembali perekonomian negara yang terganggu akibat Covid-19 semenjak virus asal Wuhan tersebut merebak di Indonesia mulai awal Maret 2020. Meskipun begitu, rencana pembukaan kembali bioskop ini menimbulkan banyak pro dan kontra sehubungan dengan […]

    Cara Dapatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Tanpa ke Bioskop

    Di saat pandemi virus Corona belum mereda sama sekali, pemerintah berencana membuka kembali bioskop pada 10 September 2020. Pembukaan ini untuk menggiatkan kembali perekonomian negara yang terganggu akibat Covid-19 semenjak virus asal Wuhan tersebut merebak di Indonesia mulai awal Maret 2020. Meskipun begitu, rencana pembukaan kembali bioskop ini menimbulkan banyak pro dan kontra sehubungan dengan sifat virus Corona yang bisa airborne atau lintas udara. Mengingat bioskop berada dalam ruang tertutup dengan sirkulasi udara yang juga tertutup, dikhawatirkan hal tersebut malah akan membuat kluster baru penyebaran virus Corona, dan justru akan meningkatkan jumlah penderita infeksi virus Corona di Indonesia sehingga petugas medis pun bisa semakin kewalahan.

    imun tubuh alami, imunitas tubuh natural

    Baca Juga: Mengapa Terjadi Covid-19 di Perkantoran Saat PSBB Transisi?

    Pro dan kontra itu semakin bertambah ketika Satgas Covid-19 melalui juru bicara Profesor Wiku Adisasmito pada 26 Agustus 2020 mendukung rencana pembukaan kembali bioskop. Alasan yang dikemukakan adalah bahwa menonton bioskop bisa menciptakan kekebalan tubuh secara alami melalui perasaan senang dan gembira yang diciptakan. Apabila masyarakat senang, imunitas dengan sendirinya juga akan meningkat. Imunitas kuat menurutnya juga sangat diperlukan dalam kondisi pandemi seperti ini. Rencana pembukaan ini juga sudah berdasarkan kajian dari Satgas Covid-19 dalam beberapa minggu terakhir yang meliputi aspek sosial, kesehatan, dan ekonomi.

    Meski begitu, Profesor Wiku menyatakan bahwa pembukaan kembali ini harus melihat beberapa hal, seperti kesiapan daerah, waktu yang tepat, dan menerapkan protokol-protokol kesehatan seperti pembatasan usia, dilarang masuk bagi yang mempunyai gejala batuk dan pilek dan suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius, pemesanan secara online, serta physical distancing untuk antre dan tempat duduk. Ahli Epidemologi UI, Tri Yunis Miko Wahyono mengkritik rencana tersebut, dan mengatakan bahwa imunitas tubuh dapat tercipta jika melihat pada 3 hal, yaitu genetika, asupan gizi, dan kondisi psikologis.

    Terlepas dari pernyataan yang dilontarkan Profesor Wiku soal bioskop dapat meningkatkan imunitas tubuh secara alami, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan tanpa harus menonton ke bioskop. Apa saja itu? Yuk, Sobat Sehat silakan simak ya!

    Cara Dapatkan Imunitas Tubuh Secara Alami

    Keseimbangan dalam Tubuh

    Cara pertama untuk bisa meningkatkan kekebalan dalam tubuh secara alami adalah dengan membentuk keseimbangan dalam tubuh, yang bisa didapatkan dengan cara menjalankan gaya dan strategi hidup sehat yang meliputi:

    • Tidak merokok
    • Mengonsumsi banyak buah dan sayuran
    • Berolahraga secara teratur
    • Tidak mengonsumsi alkohol
    • Menimimalkan stres
    • Mencuci tangan
    • Tidur yang Cukup

    Tidur dan imunitas tubuh mempunyai keterkaitan yang begitu erat karena kualitas tidur yang tidak memadai atau buruk berhubungan dengan kerentanan yang lebih tinggi terhadap penyakit. Istirahat yang cukup dapat memperkuat kekebalan tubuh secara alami. Selain itu, tidur lebih banyak di kala sakit juga dapat membuat sistem kekebalan tubuh bekerja lebih baik dalam melawan penyakit. Untuk orang dewasa, waktu tidur yang dibutuhkan adalah 7 jam atau lebih, sementara remaja 8-10 jam, dan anak-anak yang lebih muda serta bayi adalah 14 jam. Apabila Sobat mengalami kesulitan saat tidur, cobalah membatasi waktu menatap layar elektronik selama satu jam sebelum tidur. Sebab, cahaya biru yang dipancarkan dari ponsel, televisi, dan komputer dapat mengganggu ritme sirkadian atau siklus bangun-tidur alami. 

    Olahraga Teratur

    Imunitas tubuh secara alami bisa juga Sobat dapatkan dengan olahraga secara teratur. Selain dapat meningkatkan kekebalan tubuh, olahraga juga bisa menimimalkan stres, meningkatkan kesehatan jantung, membantu mengontrol berat badan, dan melindungi diri dari berbagai penyakit. Apabila stres pada diri Sobat dapat diminimalkan, hal tersebut akan membantu Sobat tercegah dari berbagai penyakit yang mudah menyerang tubuh, termasuk virus Corona. Karena itu, berolahragalah karena olahraga juga dapat menciptakan perasaan senang dan bahagia.

    Baca Juga: Hindari Kesalahan Berolahraga Saat Pandemi Corona

    Mengonsumsi Makanan yang Baik

    Mengonsumsi makanan yang baik dan menyehatkan juga menjadi salah satu faktor kekebalan tubuh dapat tercipta secara alami. Makanan yang baik itu seperti buah-buahan, sayur-sayuran, atau kacang-kacangan yang kaya akan nutrisi dan antioksidan, yang dapat memberikan kekuatan bagi tubuh Sobat untuk menangkal berbagai patogen berbahaya. Antioksidan dalam makanan ini juga dapat membantu mengurangi peradangan dengan memerangi senyawa tidak stabil atau radikal bebas yang dapat menyebabkan peradangan dalam kadar yang tinggi ketika menumpuk di dalam tubuh.

    Selain itu, Sobat juga perlu mengonsumsi makanan dengan lemak yang sehat seperti salmon dan minyak zaitun yang dapat meningkatkan respons kekebalan tubuh terhadap patogen dengan mengurangi inflamasi dalam tubuh. Makanan-makanan fermentasi yang mengandung bakteri baik atau probiotik seperti yogurt, asinan kubis, dan kimchi, juga baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Sobat. Karena penelitian menunjukkan bahwa jaringan bakteri usus yang berkembang dapat membantu sel-sel kekebalan tubuh menjadi dapat membedakan antara sel-sel normal yang sehat dan organisme penyerbu berbahaya.

    Tetap Terhidrasi

    Cara terakhir yang bisa Sobat lakukan untuk bisa mendapatkan kekebalan tubuh secara alami adalah Sobat tetap harus terhidrasi agar kebutuhan cairan dalam tubuh tetap terpenuhi. Karena dalam kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan, Sobat dapat mengalami keluhan sakit kepala yang akan menghambat kinerja fisik, konsentrasi, suasana hati, pencernaan hingga fungsi jantung dan ginjal. Untuk mencegah dehidrasi, Sobat harus minum cukup cairan setiap hari, dan air yang dianjurkan adalah bebas kalori, zat adiktif, dan gula. Jadi, pilihan air yang tepat untuk hal ini adalah air putih.

    Baca Juga: 5 Cara Tingkatkan Imun untuk Lawan Corona

    Itulah hal-hal yang bisa dilakukan untuk dapat meningkatkan imunitas tubuh secara alami tanpa harus ke bioskop hanya untuk mendapatkan rasa senang dan bahagia. Sebab, bukan hal yang tepat untuk menonton film di bioskop saat pandemi virus Corona ini masih ada di sekitar kita. Apabila Sobat ingin informasi lebih lanjut mengenai imunitas tubuh yang baik dan produk-produk kesehatan imunitas tubuh, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Novika S. Tunggu Izin, Bioskop Siap Buka 10 September [Internet]. detikfinance. 2020 [cited 28 August 2020]. Available from: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5148081/tunggu-izin-bioskop-siap-buka-10-september
    2. Benarkan Menonton di Bioskop Bisa Meningkatkan Imunitas Tubuh? [Internet]. VOA Indonesia. 2020 [cited 28 August 2020]. Available from: https://www.voaindonesia.com/a/benarkan-menonton-di-bioskop-bisa-meningkatkan-imunitas-tubuh-/5560233.html
    3. (www.dw.com) D. Pemerintah Akan Izinkan Bioskop Dibuka Kembali di Tengah Pandemi | DW | 26.08.2020 [Internet]. DW.COM. 2020 [cited 28 August 2020]. Available from: https://www.dw.com/id/pemerintah-izinkan-buka-kembali-bioskop-saat-pandemi/a-54698531
    4. Media K. Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh, Tak Hanya Nonton di Bioskop Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 28 August 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/08/27/190200165/cara-meningkatkan-imunitas-tubuh-tak-hanya-nonton-di-bioskop?page=all
    5. Elmira P. 9 Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh Secara Alami [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 28 August 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4221534/9-cara-meningkatkan-imunitas-tubuh-secara-alami
    Read More

Showing 1–10 of 32 results

Chat Asisten ProSehat aja