Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Minuman Sehat

Showing 1–10 of 19 results

  • Lebaran merupakan hari raya yang spesial bagi umat Islam seluruh dunia setelah berpuasa satu bulan full saat Ramadhan. Salah satu momen yang dinanti adalah berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman sambil menikmati hidangan khas Lebaran yang berlimpah. Makanan lebaran identik dengan makanan tinggi karbohidrat dan berlemak, seperti ketupat sayur, opor ayam, gulai dan rendang […]

    Ini Khasiat Minyak Ikan untuk Jaga Kolesterol Saat Lebaran

    Lebaran merupakan hari raya yang spesial bagi umat Islam seluruh dunia setelah berpuasa satu bulan full saat Ramadhan. Salah satu momen yang dinanti adalah berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman sambil menikmati hidangan khas Lebaran yang berlimpah.

    Ini Khasiat Minyak Ikan untuk Jaga Kolesterol Saat Lebaran

    Ini Khasiat Minyak Ikan untuk Jaga Kolesterol Saat Lebaran

    Makanan lebaran identik dengan makanan tinggi karbohidrat dan berlemak, seperti ketupat sayur, opor ayam, gulai dan rendang daging, olahan daging kambing, dan kue-kuean. Dan biasanya, sayur-sayuran agak sulit ditemui sebagai penyeimbang nutrisi.

    Bagi Anda yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, Anda harus lebih waspada dalam memilih makanan dan menakar porsinya. Sama juga bagi Anda yang sehat, jangan sampai selesai Idul Fitri malah jadi berkolesterol tinggi!

    Memilih makanan dengan bijak

    Ke rumah siapapun Anda berkunjung saat Lebaran, kemungkinan besar Anda akan disuguhkan jenis makanan yang sama. Mungkin Anda pun segan untuk menolaknya dengan maksud menghormati tuan rumah.

    Agar kerja pencernaan Anda tidak overload dan tidak menambah banyak cadangan lemak yang disimpan dalam tubuh, takarlah porsi makan Anda. Cukup ambil beberapa potong ketupat, satu macam daging-dagingan ukuran kecil atau sedang, dan lebihkan porsi sayurnya. Minumnya? Utamakan air putih dan kurangi minuman yang manis-manis.

    Dengan porsi yang lebih kecil dari biasa Anda makan, Anda bisa menambah frekuensi makan agar kebutuhan energi harian Anda tetap terpenuhi dengan gizi yang baik.

    Pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala: Cek Lab dari ProSehat

    Kue kering juga berkolesterol tinggi?

    Kue khas lebaran seperti nastar, putri salju, dan kastengel juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh bila dikonsumsi secara berlebihan.

    Menurut ahli gizi dr. Titi Sekarindah, MS, SpGK, kalori yang terkandung dalam satu kue kering bisa sampai 50 kalori. Maka disarankan untuk mengonsumsi kue kering cukup 3 sampai 4 saja.

    Sedangkan, jika Anda memiliki riwayat kolesterol tinggi, maksimal 1 atau 2 kue kering saja sudah cukup.

    Baca Juga: Hati-hati Kolesterol Tinggi dan Mengganggu Lebaran Anda

    Minyak Ikan menjaga kadar kolesterol

    Selain menakar porsi makan dan memilih makanan yang baik, minyak ikan bisa menjadi cara tambahan dalam menjaga kadar kolesterol Anda selama Lebaran dan setelahnya.

    Asupan ini bisa didapatkan dari ikan dengan kandungan omega-3 atau suplemen minyak ikan. Omega-3 sudah lama terbukti efektif dalam mengontrol kadar kolesterol secara keseluruhan dalam tubuh.

    Medical check up setelah Lebaran

    Ya, sebelum memulai aktivitas kembali seperti biasa, sebaiknya Anda melakukan medical check up terlebih dahulu untuk memastikan Anda dalam kondisi fit untuk kerja.

    Jenis medical check up yang bisa Anda lakukan setelah balik mudik, antara lain:

    • Darah rutin
    • Profil kolesterol (kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida)
    • Gula darah (puasa atau sewaktu)
    • Asam urat.

    Pemeriksaan profil kolesterol dan gula darah puasa sebaiknya didahului dengan puasa selama 10 jam, namun Anda masih diperbolehkan minum air putih. Hal ini untuk mengetahui kadar kolesterol dan gula darah dasar Anda tanpa ada pengaruh dari asupan makanan.

    Baca Juga: Kolesterol Penyebab Stroke Dan Serangan Jantung

    Nah Sahabat Sehat, itulah kiat menjaga kolesterol agar tidak meningkat drastis saat momen Lebaran. Terlalu banyak lemak jahat dapat menyebabkan kolesterol menumpuk di pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Jadwalkan medical check up Anda setelah Lebaran bersama Prosehat dan konsultasikan hasilnya dengan dokter dan saran omega 3 yang terbaik untuk Anda.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Nurul L
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Jelang Lebaran, Ini Tips dari Ahli untuk Jaga Kolesterol Tetap Aman. [Internet]. Detik.com. 2022.
    2. Pratama SA. Ini Batasan Makan Kue Kering Lebaran Agar Badan Tidak Melar. [Internet]. 2015.
    Read More
  • Sebelum Anda menentukan menu makanan saat lebaran nanti, kami ingatkan bahwa pola makan dengan kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Makanan lebaran yang lezat umumnya berlemak tinggi, seperti ketupat sayur, opor ayam, gulai dan rendang daging, olahan daging kambing, dan kue-kuean. Dan biasanya, sayur-sayuran agak sulit ditemui sebagai penyeimbang nutrisi. Di tengah meriahnya suasana […]

    Hati-hati Kolesterol Tinggi dan Mengganggu Lebaran Anda

    Sebelum Anda menentukan menu makanan saat lebaran nanti, kami ingatkan bahwa pola makan dengan kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Makanan lebaran yang lezat umumnya berlemak tinggi, seperti ketupat sayur, opor ayam, gulai dan rendang daging, olahan daging kambing, dan kue-kuean. Dan biasanya, sayur-sayuran agak sulit ditemui sebagai penyeimbang nutrisi.

    Hati-hati Kolesterol Tinggi dan Mengganggu Lebaran Anda

    Hati-hati Kolesterol Tinggi dan Mengganggu Lebaran Anda

    Di tengah meriahnya suasana Lebaran, Sahabat Sehat perlu memperhatikan kesehatan, terutama risiko kolesterol tinggi yang dapat berdampak pada kesehatan jantung, otak, dan organ dalam. Jangan sampai Anda tumbang selesai Lebaran! Yuk, simak ulasannya.

    Siapa Berisiko Kolesterol Tinggi?

    Orang dengan kolesterol tinggi tidak harus berbadan besar atau dengan berat badan berlebih. Perawakan normal atau kurus pun bisa memiliki kolesterol tinggi bila ia menjalankan gaya hidup yang tidak sehat.

    Kolesterol tinggi biasa ditemui pada orang dengan faktor risiko seperti di bawah ini, antara lain:

    1. Riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi
    2. Pola makan tinggi lemak jenuh (daging-dagingan, produk olahan susu) / lemak trans (sebagian besar kue-kuean, makanan beku olahan seperti nugget dan sosis, keripik, dll)
    3. Obesitas atau overweight
    4. Kurang aktivitas fisik/ sedentary lifestyle
    5. Merokok
    6. Konsumsi alkohol secara rutin
    7. Usia tua
    8. Wanita menopause
    9. Diabetes tipe 2

    Konsultasi seputar kesehatan Anda dan Keluarga: Chat Dokter ProSehat

    Pengaruh Makanan Berlemak Terhadap Jantung dan Otak

    Tubuh kita membutuhkan lemak untuk diubah menjadi energi dan berfungsi, tapi tubuh membutuhkan lemak yang sehat, yaitu lemak tidak jenuh (unsaturated fats).

    Terlalu banyak lemak jahat (lemak jenuh) dapat menyebabkan kolesterol menumpuk di arteri (pembuluh darah). Lemak jenuh meningkatkan kolesterol jahat (LDL), dan LDL yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Periksa Kolesterol Sebelum Lebaran atau Setelah Lebaran?

    Baik Anda memiliki risiko terhadap kolesterol atau tidak, Anda tetap perlu melakukan pemeriksaan kesehatan. Bedanya, orang yang sudah menderita kolesterol tinggi disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih sering dibanding yang sehat. Salah satunya untuk melihat respon obat dalam menurunkan kolesterol dan dampaknya terhadap organ tubuh lain yang sakit.

    Dalam kondisi khusus seperti Lebaran, tidak ada salahnya Anda memeriksakan kolesterol sebelum dan sesudah Lebaran. Untuk memeriksa kadar kolesterol, Anda disarankan untuk berpuasa terlebih dahulu selama 10-12 jam. Bedanya, puasa untuk pemeriksaan kolesterol membolehkan Anda minum air putih (bila sedang tidak dalam kondisi berpuasa Ramadhan).

    Baca Juga: Sebelum Mudik Lebaran, Lakukan Pemeriksaan Kesehatan dan Vaksinasi

    Jenis Kolesterol yang Diperiksa

    Ini adalah pemeriksaan yang diperlukan untuk mengetahui profil lemak/ kolesterol Anda, yaitu:

    Kolesterol Total

    Total dari kadar HDL, LDL, dan trigliserida. Normalnya kurang dari 200 mg/dL.

    HDL (high density lipoprotein)

    Dikenal sebagai kolesterol baik. Kadar kolesterol HDL yang normal dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Normalnya 60 mg/dL atau lebih.

    LDL (low density lipoprotein)

    Dikenal sebagai kolesterol jahat karena dapat menyumbat pembuluh darah. Normalnya kurang dari 100 mg/dL.

    Trigliserida

    Yaitu lemak yang disimpan. Trigliserida yang tinggi dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Normalnya kurang dari 150 mg/dL.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolesterol

    Konsultasikan Hasil Dengan Dokter

    Setelah Anda menerima hasil pemeriksaan kolesterol, segera konsultasikan hasilnya dengan dokter. Dokter akan menganalisa hasil pemeriksaan dan mendiskusikan rencana terapi bersama Anda.

    Anda bisa bertemu langsung dengan dokter di fasilitas kesehatan atau panggil dokter ke rumah, atau melalui layanan Chat Dokter 24 jam dari Prosehat untuk kenyamanan Anda.

    Sahabat Sehat, walau makanan Lebaran sangat menggugah selera, sebaiknya Anda tetap berhati-hati dalam memilih jenis makanan dan porsinya. Terutama bagi Anda yang sudah memiliki penyakit kronis.

     

    Ditulis oleh: dr. Gloria Teo
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion. LDL and HDL Cholesterol: “Bad” and “Good” Cholesterol [internet]. Atlanta: CDC; 2020.
    2. Mayo Clinic. Top 5 lifestyle changes to improve your cholesterol [internet]. New York: Mayo Clinic; 2020.
    Read More
  • Ibadah puasa di bulan Suci Ramadhan wajib dilaksanakan bagi umat Islam. Namun, bagaimana dengan orang menderita penyakit tertentu yang diharuskan untuk minum obat secara rutin? Nah, agar tidak membatalkan puasa, rutinitas minum obat juga harus disiasati dengan tepat. lantas Bagaimana menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa ramadan? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi orang […]

    Ketahui Cara Menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa

    Ibadah puasa di bulan Suci Ramadhan wajib dilaksanakan bagi umat Islam. Namun, bagaimana dengan orang menderita penyakit tertentu yang diharuskan untuk minum obat secara rutin? Nah, agar tidak membatalkan puasa, rutinitas minum obat juga harus disiasati dengan tepat. lantas Bagaimana menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa ramadan?

    Ketahui Cara Menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa

    Ketahui Cara Menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi orang yang harus minum obat rutin jika ingin tetap berpuasa. 

    Kenali Cara Kerja Obat

    Frekuensi minum obat tergantung dari jenis dan sifat obat itu sendiri. Obat yang lama dicerna oleh tubuh biasanya memiliki frekuensi yang sedikit, misalnya satu kali sehari. Sedangkan obat yang lebih cepat dicerna dan dibuang oleh tubuh memerlukan beberapa kali konsumsi dalam sehari.

    Secara umum, rentang waktu minum obat adalah sebagai berikut:

    • Obat yang diminum 1x sehari, maka diminum setiap 24 jam
    • Obat yang diminum 2x sehari, maka diminum setiap 12 jam
    • Obat yang diminum 3x sehari, maka diminum setiap 8 jam

    Jenis obat yang harus diminum sebelum atau setelah makan berkaitan dengan sifat dan efek obat tersebut, seperti:

    Obat yang diminum sebelum makan
    Penyerapan obat tidak optimal jika bersamaan dengan makanan. Misalnya, obat lambung yang harus diminum 30-60 menit sebelum makan atau 2-3 jam setelah makan (saat lambung kosong) bertujuan agar obat bekerja secara maksimal agar asam lambung tidak diproduksi berlebihan sehingga mengurangi rasa mual.

    Obat yang diminum setelah makan
    Sebagian obat bersifat iritatif pada saluran cerna, terutama pada lambung. Sebagian lainnya lebih bagus penyerapannya saat bercampur dengan makanan.

    Untuk Sahabat Sehat yang membutuhkan multivitamin, silahkan cek: Pesan Multivitamin dari ProSehat

    Cara Menyiasati Jadwal Minum Obat Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

    Selama berpuasa, durasi minum obat akan berubah menjadi kurang dari 24 jam. Nah, bagi Anda yang  menderita penyakit tertentu yang mengharuskan Anda untuk minum obat saat berpuasa, maka ada rekomendasi minum obat yang mungkin bisa diterapkan selama menjalani ibadah puasa agar efek terapi pengobatan tetap optimal, yakni:

    Membagi jadwal minum obat antara waktu berbuka puasa dan sahur

    Obat 1x sehari sebelum makan

    Minum obat dengan dosis 1x sehari dapat dilakukan ketika waktu berbuka puasa atau saat sahur. Misalnya setelah membatalkan puasa dengan takjil atau setengah jam sebelum makan berat. Bisa juga 30 menit sebelum mengonsumsi menu sahur. Yang terpenting waktunya harus konsisten setiap harinya (per 24 jam).

    Obat 1x sehari setelah makan

    Minum obat dengan dosis 1x sehari setelah makan bisa diminum setelah berbuka puasa atau setelah makan sahur.

    Obat 2x sehari sebelum makan

    Minum obat 2x sehari bisa dikonsumsi saat berbuka puasa dan sahur, yakni setelah membatalkan puasa dengan takjil atau 30 menit sebelum makan berat, dan dosis berikutnya diminum 30 menit sebelum sahur atau makan makanan berat.

    obat 2x sehari setelah makan

    Minum obat dengan dosis 2x sehari saat puasa bisa diminum setelah makan makanan buka puasa dan setelah makan sahur.

    Obat 3x sehari

    Apabila obat yang diminum bersifat simptomatis, yakni untuk meredakan gejala seperti demam, sakit kepala, atau nyeri, makan obat dapat diminum sebanyak 2x, yakni saat berbuka puasa dan setelah makan sahur. Namun, jika obat bersifat kausatif seperti antibiotik, maka sebaiknya konsultasi dengan dokter. Bila memungkinkan, dokter akan mengganti dosis antibiotik yang dapat diminum hanya 2x sehari.

    Baca Juga: Ketahui Arti Lingkaran Berwarna Kemasan Obat

    Informasi Jenis Obat Khusus untuk Berpuasa di Bulan Ramadhan

    Ada beberapa jenis obat-obatan khusus dalam mengurangi risiko penyakit kronis yang tetap harus dikonsumsi, tetapi telah disesuaikan dengan kondisi berpuasa. Antara lain:

    Obat antihipertensi

    Jenis obat ini sudah banyak diformulasikan untuk pemakaian sekali minum dalam sehari. Biasanya dokter akan meresepkan obat antihipertensi ini dan menyarankan agar obat diminum saat makan sahur sehingga obat bisa mengendalikan tekanan darah selama beraktivitas di siang hari. Dan perlu diingat, jika obat anti hipertensi diminum pada malam hari kemungkinan akan menyebabkan penurunan tekanan darah berlebihan pada saat tidur.

    Obat maag

    Ada beberapa merk obat maag yang telah diformulasikan untuk digunakan sekali dalam sehari, seperti lansoprazol, omeprazol, esomeprazol, dan pantoprazol. Dokter biasanya akan menganjurkan untuk mengonsumsi obat ini di malam hari sebelum tidur. Hal ini disebabkan asam lambung akan mencapai kadar paling tinggi pada saat dini hari, sehingga disarankan untuk diminum pada malam harinya untuk mencegah kenaikan asam lambung berlebihan. 

    Obat antidiabetes

    Obat antidiabetes yang cukup diminum 1x kali sehari adalah glimepiride, glipizide, atau glibenklamid yang sebaiknya dikonsumsi pada saat berbuka puasa untuk mengontrol kadar gula darah. Pasalnya, saat berbuka kadar gula darah cenderung akan meningkat berlebihan. 

    Namun, jika obat antidiabetes yang diresepkan 2x sehari, seperti metformin, sebaiknya diminum saat berbuka dan pada malam hari sebelum tidur. Hindari minum obat antidiabetes saat makan sahur agar tidak menyebabkan kondisi hipoglikemia pada saat berpuasa di siang harinya. 

    Obat penurun kolesterol

    Obat penurun kolesterol seperti atorvastatin, simvastatin, atau rosuvastatin sangat dianjurkan untuk diminum pada pukul 7-9 malam atau saat menjelang tidur malam untuk mendapatkan efek obat yang optimal.

    Baca Juga: Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

    Sahabat Sehat, tips di atas adalah tips umum minum obat saat berpuasa. Selalu konsultasikan kembali dengan dokter untuk kondisi Anda dan jangan sampai terlewat dosisnya agar pengobatan berhasil.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, obat-obatan, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 0811-1816-800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. researchgate.net. 2022. Drug intake during Ramadan.
    2. PORTAL MyHEALTH. 2022. Fasting and Medicines – PORTAL MyHEALTH.
    3. HISFARSI DIY. 2022. Panduan Minum Obat Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan.
    4. Bragazzi, N., 2022. Ramadan fasting and chronic kidney disease: A systematic review.
    5. yankes.kemkes.go.id. 2022. read penggunaan obat pada saat puasa.

     

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Read More
  • Tubuh manusia memiliki sistem pertahanan yang sangat kompleks untuk memproteksi diri dari infeksi bakteri, virus, dan kuman lainnya. Gizi yang seimbang merupakan salah satu hal cara yang ampuh untuk menjaga imunitas, terlebih di bulan Ramadhan dalam masa pandemi Covid-19. Pada bulan Ramadhan, waktu untuk makan sangat terbatas, sedangkan tubuh memerlukan nutrisi yang cukup setiap harinya […]

    Pentingnya Gizi Seimbang Selama Puasa untuk Imun Tubuh

    Tubuh manusia memiliki sistem pertahanan yang sangat kompleks untuk memproteksi diri dari infeksi bakteri, virus, dan kuman lainnya. Gizi yang seimbang merupakan salah satu hal cara yang ampuh untuk menjaga imunitas, terlebih di bulan Ramadhan dalam masa pandemi Covid-19.

    Pada bulan Ramadhan, waktu untuk makan sangat terbatas, sedangkan tubuh memerlukan nutrisi yang cukup setiap harinya agar dapat berfungsi dengan baik. Maka, pilihlah makanan yang dapat melengkapi kebutuhan tubuh. Makanan yang tinggi kalori tidak serta merta memiliki gizi yang bagus, contohnya junk food atau makanan cepat saji.

    Pentingnya Gizi Seimbang Selama Puasa untuk Imun Tubuh

    Pentingnya Gizi Seimbang Selama Puasa untuk Imun Tubuh

    Daya tahan tubuh menjadi hal yang harus diperhatikan agar fokus tetap prima. Pentingkah menjaga Gizi Seimbang Selama Puasa untuk Imun Tubuh? Yuk, simak seperti apa nutrisi yang diperlukan oleh tubuh untuk menjaga imunitas.

    Mengenal Makronutrien dan Mikronutrien

    Untuk menjaga sistem imun, tubuh kita memerlukan makro dan mikronutrien dalam asupan sehari-hari. Makronutrien adalah nutrien utama yang dibutuhkan tubuh, sedangkan mikronutrien adalah nutrien tambahan yang menyempurnakan.

    Untuk Sahabat Sehat yang membutuhkan multivitamin, silahkan cek: Pesan Multivitamin dari Prosehat

    Makronutrien

    Makronutrien merupakan karbohidrat, protein, dan lemak. Mengonsumsi makanan untuk memenuhi kebutuhan makronutrien sangat penting agar tubuh Anda bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Karbohidrat memiliki banyak wujud seperti nasi, roti, kentang, singkong, dan sebagainya.

    Sumber protein ada dua, yaitu nabati dan hewani. Anda bisa mendapatkan protein nabati dari sayuran, kacang, dan biji-bijian. Contohnya tempe, bayam, brokoli, dan alpukat. Sedangkan, protein hewani bisa didapatkan dengan mengonsumsi daging merah, telur ayam, susu sapi dan keturunannya, daging ayam, dan ikan-ikanan.

    Lemak dapat dijumpai dalam berbagai macam makanan. Lemak sehat seperti omega-3 dapat dijumpai pada daging ikan dan alpukat, sedangkan lemak “jahat” dapat dijumpai pada lemak di daging hewan, margarin, keju dan makanan yang digoreng.

    Baca Juga: 6 Tips Berpuasa Bagi Lansia Menurut Penelitian Ahli Gizi

    Mikronutrien

    Mikronutrien merupakan vitamin dan mineral. Mikronutrien juga harus terpenuhi karena perannya sangat penting untuk banyak hal, salah satunya adalah untuk sistem imun tubuh. Beberapa contoh mikronutrien yang penting untuk sistem imun adalah vitamin C, vitamin D, seng, selenium, dan zat besi.

    Contoh-contoh sumber makanan yang tinggi akan mikronutrien adalah buah-buahan dan sayur-sayuran. Mikronutrien membantu dalam fungsi dan proses kerja sistem imun dalam melawan kuman-kuman yang mencoba menginfeksi tubuh.

    Baca Juga: Banyak Pantangan, Ini Cara Puasa Bagi Penderita Diabetes

    Sahabat Sehat, memenuhi kebutuhan nutrisi sangatlah penting terutama di masa pandemi Covid-19. Bagi Sahabat Sehat yang menjalani puasa, pastikan nutrisi tubuhnya tercukupi. Saat sahur atau buka puasa, lebih baik mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang selama puasa daripada yang hanya tinggi kalorinya seperti junk food atau makanan cepat saji. Dengan melakukan hal-hal tersebut, Anda dapat menjalani puasa dengan aman dalam masa pandemi ini.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, pemeriksaan medical check up berkala, pemeriksaan laboratorium, layanan fisioterapi, produk imunisasi dewasa, produk multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

     

    1. Nutrition Basics | at WSU [Internet]. Mynutrition.wsu.edu. 2022.
    2. Nutrition and Immunity [Internet]. The Nutrition Source. 2022.
    3. Childs, Calder, Miles. Diet and Immune Function. Nutrients. 2019;11(8):1933.

     

    Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

    Read More
  • Berpuasa memang memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun puasa bagi penderita diabetes melitus harus dilakukan dengan benar. Karena ada risiko komplikasi jika sembarangan berpuasa. Maka dari itu, penting sekali bagi penderita diabetes untuk melakukan persiapan sebelum puasa. Selain itu, sangat penting untuk tahu apa yang harus dilakukan sebelum, selama, dan setelah berpuasa. Juga tentunya perlu juga […]

    Banyak Pantangan, Ini Cara Puasa Bagi Penderita Diabetes

    Berpuasa memang memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun puasa bagi penderita diabetes melitus harus dilakukan dengan benar. Karena ada risiko komplikasi jika sembarangan berpuasa.

    Puasa Bagi Penderita Diabetes Diperbolehkan Selama Menjaga Kondisi Tubuh dengan Cermat

    Maka dari itu, penting sekali bagi penderita diabetes untuk melakukan persiapan sebelum puasa. Selain itu, sangat penting untuk tahu apa yang harus dilakukan sebelum, selama, dan setelah berpuasa. Juga tentunya perlu juga untuk tahu apa saja yang pantang dilakukan penderita diabetes selama berpuasa.

    Persiapan Puasa Bagi Penderita Diabetes

    Puasa bagi penderita diabetes sebaiknya didahului dengan berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melihat riwayat perjalanan penyakit Anda dan perkembangannya, termasuk kadar gula darah beberapa bulan terakhir, tekanan darah, dan profil lipid (kolesterol/ trigliserida). Setelah menerima informasi yang lengkap, dokter akan memberikan saran yang terbaik untuk Anda.

    Anda juga perlu memahami apa saja risiko komplikasi bila berpuasa, terutama bila dilakukan dengan tidak berhati-hati. Contoh komplikasi yang mungkin terjadi antara lain gula darah rendah (hipoglikemi), gula darah tinggi (hiperglikemi), dan kekurangan cairan tubuh (dehidrasi).

    Jangan sampai penderita diabetes mengalami komplikasi karena berpuasa. Beberapa hal yang mempengaruhi risiko komplikasi diantaranya:

    1. Tipe diabetes (Diabetes Melitus tipe 1 atau 2)
    2. Kestabilan gula darah Anda selama 3 bulan terakhir (lebih aman bila HbA1c pada level 7.5%)
    3. Jenis obat untuk mengontrol gula darah Anda, terutama bila menggunakan sulfonilurea dan insulin
    4. Memiliki komplikasi diabetes, seperti gangguan penglihatan, kerusakan saraf, penyakit jantung dan ginjal

    Bila dokter merasa Anda belum pada kondisi optimal untuk berpuasa, maka dokter akan menyarankan agar Anda menunda hingga kondisi Anda membaik.

    4 Hal yang Harus Diperhatikan Selama Berpuasa

    Selain membicarakan risiko komplikasi dengan dokter, dapatkan informasi apa saja yang harus dilakukan dan diketahui agar aman berpuasa. Adapun informasi yang biasanya akan diberikan oleh dokter antara lain:

    1. Lakukan pemeriksaan gula darah lebih sering dari biasanya
    2. Panduan jika mengetahui gula darah terlalu rendah
    3. Panduan jika mengetahui gula darah terlalu tinggi
    4. Hal yang harus dilakukan jika merasa kondisi tidak sehat
    5. Penyesuaian obat diabetes, termasuk dosis, jenis obat, dan waktu minum obat
    6. Penyesuaian dosis dan waktu menerima insulin selama berpuasa

    Dokter juga biasanya akan memberikan saran untuk tidak memaksakan diri lanjut berpuasa jika terjadi kondisi yang dapat berisiko membahayakan diri.

    Tips Agar Penderita Diabetes Bisa Aman Berpuasa

    Setiap Muslim yang akan berpuasa mengharapkan momen beribadah yang khusyuk. Setelah berkonsultasi dengan dokter, tiba saatnya Anda melakukan manajemen puasa secara mandiri. Ikuti tips berpuasa di bawah ini agar aman dan nyaman.

    Pilih Makanan dan Minuman Sehat

    Ada beberapa menu makanan yang bisa dikonsumsi saat sahur dan saat berbukan (iftar). Berikut ini beberapa rekomendasi makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi penderita diabetes sebelum dan setelah berpuasa:

    Sahur

    Sahur adalah bagian penting dalam berpuasa dan tidak boleh Anda lewati. Pilihlah makanan yang memiliki indeks glikemik rendah. Artinya, makanan akan dicerna tubuh secara lambat sehingga kenaikan gula darah terjadi perlahan-lahan. Dengan demikian, gula darah juga akan lebih stabil selama berpuasa. Contoh makanan dengan indeks glikemik rendah adalah oat, beras basmati, beras hitam, biji-bijian, kacang-kacangan.

    Bila hanya memungkinkan bagi Anda untuk mengonsumsi beras putih, diskusikan dengan Ahli Gizi atau dokter Anda mengenai porsinya karena beras putih termasuk makanan dengan indeks glikemik tinggi.

    Yang tidak kalah penting adalah minum air putih yang cukup. Hindari minuman manis dan berkafein seperti teh, kopi, soda untuk mencegah risiko dehidrasi. Kafein memiliki efek diuretik yang menyebabkan sering buang air kecil.

    Iftar

    Sebagian orang membatalkan puasanya saat iftar dengan memakan kurma. Walau kurma memiliki kandungan nutrisi yang bagus, perlu diingat bahwa kurma mengandung karbohidrat yang tinggi. Dua buah kurma ukuran besar sama dengan sepotong roti berukuran sedang. Maka, batasi jumlah kurma yang Anda makan.

    Segera pulihkan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup. Hindari minuman manis atau jus buah karena akan meningkatkan gula darah dengan drastis. Selain itu, hindari makanan yang digoreng demi kesehatan jantung Anda.

    Tetap Aktif Bergerak

    Orang dengan diabetes dapat tetap melakukan aktivitas ringan sehari-hari. Bila Anda sudah biasa berolahraga dan ingin melanjutkannya selama Ramadhan, pastikan Anda sudah mendiskusikannya dengan dokter karena olahraga dapat meningkatkan risiko hipoglikemia, terutama bila dilakukan di akhir waktu puasa.

    Beberapa rekomendasi aktivitas yang baik dilakukan oleh penderita diabetes saat puasa antara lain:

    • Berenang
    • Berjalan kaki ringan di sore hari
    • Berkebun dan menyiram tanaman
    • dan kegiatan ringan lain seperti bebersih rumah dan memasak

    Jika saat melakukan kegiatan-kegiatan tersebut tiba-tiba merasakan penurunan kondisi kesehatan, segera beristirahat. Batalkan puasa jika merasa dibutuhkan.

    Pahami Kapan Harus Batalkan Puasa

    Setiap orang dengan diabetes harus memahami sinyal tubuhnya dengan baik. Bila Anda merasa lemas dan kadar gula Anda rendah, segera batalkan puasa. Kadar gula darah < 70 mg/dL atau > 300 mg/dL memerlukan penanganan segera.

    Demikianlah panduan cara puasa bagi penderita diabetes melitus. Tetap jaga kesehatan sehingga bisa menyambut bulan yang penuh berkah dengan segenap suka cita. Persiapkan diri sebaik-baiknya agar Anda dapat beribadah tanpa halangan. Lanjutkan pola hidup sehat walau Ramadhan telah usai untuk kebaikan diri.

    Referensi:

    1. Castro R. Diabetes and fasting: can I fast during Ramadan?
    2. Diabetes Org. UK: Diabetes and Ramadan
    3. Al-Arouj M et al. Recommendations for Management of Diabetes During Ramadan

    Ditulis oleh: dr. Nurul Larasati

    Read More
  • Ditulis oleh: Redaksi Prosehat Ditinjau oleh: dr. Monica C Saat ini banyak orang yang mengeluhkan radang tenggorokan akibat omicron. Setelah beberapa saat, gejala lain biasanya akan menyusul. Misalnya pilek, demam, batuk-batuk, dan gejala umum pada penderita covid lainnya. Meski gejala Covid-19 yang berkembang dapat bervariasi dari satu orang ke orang lainnya, namun radang tenggorokan menjadi […]

    Cara Mengatasi Radang Tenggorokan Akibat Terkena Omicron

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Monica C

    Seorang Wanita yang Mengalami Sakit Radang Tenggorokan Omicron

    Seorang Wanita yang Mengalami Sakit Radang Tenggorokan Omicron

    Saat ini banyak orang yang mengeluhkan radang tenggorokan akibat omicron. Setelah beberapa saat, gejala lain biasanya akan menyusul. Misalnya pilek, demam, batuk-batuk, dan gejala umum pada penderita covid lainnya.

    Meski gejala Covid-19 yang berkembang dapat bervariasi dari satu orang ke orang lainnya, namun radang tenggorokan menjadi salah satu gejala yang paling sering terjadi. Hal ini dikarenakan radang tenggorokan dapat muncul lebih awal dibandingkan dengan gejala lainnya.

    Terkena radang tenggorokan akan membuat perasaan tidak nyaman. Oleh sebab itu, pastinya kita semua ingin mengetahui bagaimana cara mengatasi radang tenggorokan akibat omicron ini.

    Perbedaan Radang Tenggorokan Biasa dan Omicron

    Omicron adalah varian terbaru virus Covid-19 yang awalnya terdeteksi di Afrika Selatan. Radang tenggorokan hanya salah satu dari banyaknya gejala yang dialami oleh orang yang terinfeksi varian Omicron. Melansir dari beberapa sumber, ada beberapa gejala Omicron yang serupa dengan gejala flu biasa, yakni:

    • Pilek
    • Sakit kepala
    • Kelelahan
    • Bersin
    • Sakit tenggorokan
    • Tenggorokan kering atau gatal

    Secara umum radang tenggorokan adalah gejala umum dari beberapa penyakit lain, termasuk pilek akibat infeksi virus. Omicron juga dapat menyebabkan orang yang terinfeksi mengalami sakit tenggorokan. 

    Perbedaan antara radang tenggorokan biasa akibat infeksi virus dan akibat Omicron sebenarnya tidak terlalu berbeda. Sebagian besar pasien Covid-19 melaporkan bahwa mereka mengalami radang tenggorokan yang mirip dengan radang tenggorokan saat pilek dan flu. Namun, yang membedakannya adalah durasi radang tenggorokannya yakni.

    Pada radang tenggorokan akibat infeksi bakteri, biasanya radang akan berlangsung selama lebih dari lima hari. Sementara radang tenggorokan Omicron biasanya hanya bergejala ringan dan berlangsung kurang dari lima hari saja. Namun pada radang tenggorokan omicron biasanya akan disertai dengan:

    • Demam tinggi
    • Sakit kepala parah
    • Gejala-gejala mirip flu
    • Hasil positif pada pemeriksaan covid-19

    Cara Mengatasi Radang Tenggorokan Omicron

    Meski daya infeksinya lebih rendah dibanding varian Covid-19 lainnya, namun varian Omicron jauh lebih cepat laju penularannya. Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus menghimbau masyarakat untuk selalu waspada. Namun, tak perlu panik. 

    Pakar kesehatan mengungkapkan bahwa belum ada obat yang dapat menyembuhkan radang tenggorokan akibat Omicron. Tetapi ada sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk meredakan ketidaknyamanan pada tenggorokan yakni dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas  dan minum air putih yang cukup agar menjaga tubuh tetap terhidrasi. 

    Selain itu, pengobatan sederhana di rumah seperti berkumur dengan air garam atau minum air hangat dan minuman herbal lainnya juga dipercaya mampu meredakan sakit radang tenggorokan. Mengutip dari beberapa sumber, berikut minuman herbal yang mampu meredakan radang tenggorokan akibat Omicron:

    Air Lemon

    Air lemon dapat meredakan nyeri pada tenggorokan. Kandungan vitamin C dan antioksidan dari lemon mampu membantu mengatasi radang. Senyawa penting dalam lemon tersebut dapat membantu tubuh dalam melawan infeksi. Sahabat Sehat dapat mengolah buah lemon menjadi air lemon hangat atau ditambahkan dengan madu.

    Teh Jahe

    Untuk mengatasi radang tenggorokan, Sahabat Sehat dianjurkan mencampur air teh hangat dengan irisan jahe dan kayu manis. Minuman herbal ini mengandung senyawa yang mampu mengurangi infeksi. Ini karena jahe adalah rempah yang mengandung sifat anti-bakteri dan dapat meredakan peradangan.

    Teh Madu

    Madu merupakan obat yang paling ampuh dalam mengatasi sakit radang tenggorokan. Madu yang dicampurkan dengan minuman hangat akan memberikan efek yang menenangkan. Mencampurkan madu ke secangkir teh hangat merupakan salah satu cara sederhana dalam memanfaatkan madu untuk meredakan radang tenggorokan. Cita rasa madu akan melengkapi hampir semua minuman herbal dengan baik.

    Teh Peppermint

    Kandungan senyawa pada teh peppermint diketahui dapat memberikan sensasi menenangkan dan meredakan peradangan pada tenggorokan. Cara mengolah peppermint sangat mudah, yakni tambahkan daun peppermint segar dalam rebusan air mendidih selama sekitar tiga hingga lima menit. Campuran teh ini tidak hanya mampu meredakan rasa sakit tenggorokan, tapi juga dapat menyegarkan tubuh.

    Teh Chamomile

    Chamomile telah lama diketahui mampu meredakan batuk dan membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Konsumsi teh chamomile setidaknya dua kali sehari dapat membantu melegakan tenggorokan.

    Selain itu, Sahabat Sehat bisa mengkonsumsi DEGIROL sebagai obat yang dapat membantu meredakan radang tenggorokan. Jika Sahabat Sehat membutuhkan obat ini, silahkan: Pesan DEGIROL Online dari Prosehat

    Itulah berbagai cara mengatasi radang tenggorokan Omicron yang bisa Sahabat Sehat coba.  Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, atau membutuhkan produk imunisasi, pemeriksaan Covid-19, maupun produk multivitamin, segera manfaatkan layanan Prosehat.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. India TV News. How to differentiate between omicron variant symptoms and common cold symptoms? 
    2. Upham B, Justin M. COVID-19 Sore Throat: How to Cope
    3. Hastings M. Omicron Symptoms and Treatment: What to Know
    4. NBC Chicago. What Medicine Should You Take to Help Relieve COVID Symptoms?
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Minum susu bukan hanya penting bagi anak-anak dan remaja. Lansia juga dapat merasakan segudang manfaat kesehatan dari rajin minum susu. Manfaat yang didapat terutama dari sisi kesehatan. Apa saja yang menjadi manfaat rajin minum susu bagi lansia? Penyakit apa saja yang bisa dicegah […]

    Wajib Tahu, Ini 5 Manfaat Rajin Minum Susu Bagi Lansia

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Banyak Manfaat Didapatkan Dari Rajin Minum Susu Bagi Lansia

    Minum susu bukan hanya penting bagi anak-anak dan remaja. Lansia juga dapat merasakan segudang manfaat kesehatan dari rajin minum susu. Manfaat yang didapat terutama dari sisi kesehatan.

    Apa saja yang menjadi manfaat rajin minum susu bagi lansia? Penyakit apa saja yang bisa dicegah dengan rajin minum susu? Mari simak pembahasannya berikut ini.

    Proses Perubahan Biologis Pada Lansia

    Proses menua merupakan wajar bagi setiap manusia. Proses menua berlangsung secara alamiah, terus menerus dan berkesinambungan sehingga mempengaruhi fungsi dan kemampuan tubuh secara keseluruhan. Faktor yang mempercepat proses penuaan dibedakan menjadi faktor internal yang ada di dalam tubuh, maupun faktor eksternal seperti salah satunya adalah asupan makanan.1

    Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai perubahan yang terjadi pada tubuh seorang lansia:

    Berkurangnya Massa Otot

    Tubuh mulai kehilangan massa otot, namun massa lemak bertambah. Selain itu, jumlah cairan tubuh berkurang sehingga kulit terlihat mengkerut dan kering. Tulang menjadi mudah rapuh dan rentan alami patah tulang.

    Menurunnya Kemampuan Perasa

    Menurunnya fungsi indra perasa berkaitan dengan rendahnya kadar zink dalam tubuh, sehingga dapat berpengaruh pula pada berkurangnya nafsu makan.

    Gangguan Penglihatan

    Usia lanjut kerap mengalami katarak, yang merupakan gangguan pada lensa mata akibat proses penuaan. Katarak pada usia lanjut sering dihubungkan dengan kekurangan vitamin A, C dan asam folat.

    Gangguan Mengunyah

    Gigi-geligi yang mulai tanggal menyebabkan gangguan fungsi mengunyah yang mengakibatkan kurangnya asupan makanan pada lanjut usia.

    Menurunnya Enzim Pencernaan

    Enzim yang berperan dalam sistem pencernaan mulai berkurang pada usia lanjut. Nafsu makan dan kemampuan penyerapan zat-zat gizi juga menurun terutama lemak dan kalsium. Menurunnya sekresi kelenjar ludah mengurangi kemampuan mengunyah dan menelan makanan.

    Menurunnya Gerakan Usus

    Penurunan gerakan usus menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan, seperti perut kembung, nyeri perut, dan susah buang air besar. Hal ini menyebabkan menurunnya nafsu makan pada lansia.

    Akibat berbagai hal yang terjadi pada tubuh lansia, maka Sahabat Sehat perlu memperhatikan asupan nutrisi sehari-hari. Salah satu asupan makanan yang dapat Sahabat Sehat berikan untuk lansia adalah susu.

    Manfaat Minum Susu Bagi Lansia

    Susu merupakan salah satu sumber kalsium yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang lansia, dan turut mengandung vitamin D yang berperan dalam meningkatkan penyerapan kalsium ke dalam tubuh. Kekurangan kalsium dan vitamin D dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan rentan mengalami patah tulang. Berikut adalah berbagai manfaat susu bagi lansia:

    Mencegah Osteoporosis

    Lansia beresiko mengalami osteoporosis seiring dengan pertambahan usia. Kandungan vitamin D dalam susu juga membantu tulang menjadi lebih padat sehingga mencegah osteoporosis. Dalam satu gelas susu, mengandung hingga 306 mg kalsium yang dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium harian pada lansia.

    Menjaga Kesehatan Jantung

    Susu mengandung kalium yang dapat menjaga tekanan darah serta kerja otot jantung. Makanan dan minuman yang kaya akan kalium dapat mengurangi efek natrium didalam tubuh. Artinya, semakin banyak asupan kalium yang dikonsumsi, maka akan semakin banyak natrium yang keluar dari urin.

    Mencegah Osteoarthritis

    Osteoarthritis atau disebut juga dengan radang sendi, terjadi akibat kurangnya cairan pelumas sendi dan kondisi ini kerap dialami lansia. Kandungan kalsium, vitamin D serta protein dapat menurunkan resiko peradangan pada sendi.3-5

    Menjaga Massa Otot

    Protein merupakan salah satu nutrisi penting bagi lansia yang dibutuhkan untuk menjaga massa dan kekuatan otot, kesehatan tulang dan berbagai fungsi sistem gerak manusia lainnya. Susu merupakan salah satu sumber protein, yang dapat dikonsumsi lansia.2,3

    Menjaga Kesehatan Kulit

    Susu mengandung vitamin seperti riboflavin, vitamin B12 dan Vitamin A yang dapat membantu kesehatan dan kelembaban kulit, serta mengurangi kerutan halus.

    Sahabat Sehat, dalam memilih susu untuk lansia sebaiknya perhatikan kandungan gula  dan lemak pada susu terutama jika memiliki riwayat penyakit tertentu seperti diabetes dan kolesterol.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai manfaat minum susu bagi lansia. Jika Sahabat Sehat memerlukan produk susu lansia, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Dinas Kesehatan Kulon Progo. Gizi untuk Lanjut Usia [Internet]. Indonesia : Dinas Kesehatan Kulon Progo; [cited 26 August 2021].
    2. JPNN. 5 Manfaat Minum Susu untuk Lansia [Internet]. Indonesia : JPNN. 2020 [updated 14 March 2020; cited 26 August 2021].
    3. Bae M. Top Benefits of drinking Milk in Old Age [Internet]. USA : Medium. 2019 [updated 29 May 2019; cited 26 August 2021].
    4. The Daily Beacon. Milk For Older People: What Are The Benefits? [Internet]. USA : The Daily Beacon. 2021 [updated 12 April 2021; cited 26 August 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Susu untuk ibu hamil harus memenuhi kebutuhan nutrisi baik pada masa kehamilan. Termasuk kandungan vitamin dan mineral di dalamnya. Selain komposisi, susu yang dipilih juga harus melalui proses pasteurisasi. Sebagai sumber nutrisi baik, ibu hamil disarankan mengkonsumsi 2-3 gelas susu per hari […]

    Komposisi Nutrisi yang Wajib Ada Pada Susu untuk Ibu Hamil

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Meminum Susu untuk Ibu Hamil

    Susu untuk ibu hamil harus memenuhi kebutuhan nutrisi baik pada masa kehamilan. Termasuk kandungan vitamin dan mineral di dalamnya. Selain komposisi, susu yang dipilih juga harus melalui proses pasteurisasi.

    Sebagai sumber nutrisi baik, ibu hamil disarankan mengkonsumsi 2-3 gelas susu per hari untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu dan janin dalam kandungan. Asupan nutrisi pada masa kehamilan merupakan hal yang penting, sebab menyangkut kesehatan ibu dan janin dalam kandungan.

    Asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu hamil berperan dalam proses pembentukan organ tubuh serta sistem saraf Si Kecil. Menurut American College of Obstetrician and Gynecologist (ACOG). Lantas kandungan apa saja yang perlu ada pada susu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil?

    Kandungan yang Perlu Ada Pada Susu untuk Ibu Hamil

    Sahabat Sehat, sebelum memilih susu selama hamil sebaiknya pastikan terlebih dahulu komposisi susu yang akan dikonsumsi. Berikut ini kandungan nutrisi dalam susu yang dibutuhkan ibu hamil :

    Kalsium

    Penelitian menyebutkan kebutuhan kalsium untuk membentuk tulang janin, sekitar 50-330 mg protein. Untuk memenuhi kebutuhan kalsium harian, ibu hamil yang berusia diatas 18 tahun membutuhkan kalsium sebanyak 1.000 mg per hari. Ibu hamil dapat  mengkonsumsi susu sebanyak 3-4 gelas per hari untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

    Kalsium turut bermanfaat untuk memperkuat tulang ibu hamil. Sumber kalsium lainnya adalah produk olahan susu sapi (misalnya yoghurt dan keju), susu almond, edamame, brokoli dan tahu.

    Asam Folat

    Asam folat berperan dalam pembentukan sel darah dan protein, memaksimalkan kerja enzim ibu hamil, serta membentuk sistem saraf janin. Konsumsi asam folat yang ada pada susu akan mencegah cacat tabung syaraf saat janin pertama kali terbentuk.

    Ibu hamil membutuhkan asam folat sekitar 400 mikrogram per hari. Kandungan asam folat penting untuk dikonsumsi setidaknya mulai dari satu bulan sebelum hamil dan selama masa kehamilan.

    Protein

    Protein dibutuhkan ibu hamil untuk pembentukan sel serta jaringan tubuh janin didalam kandungan, serta memproduksi sel darah merah bagi ibu dan janin. Kebutuhan protein yang dibutuhkan ibu hamil, yaitu sebanyak 40-70 gram per hari. Manfaat protein lainnya bagi ibu hamil, yaitu:

    • Mencegah kekurangan energi pada saat hamil hingga persalinan sebab proses persalinan membutuhkan energi yang cukup besar.
    • Mencegah bayi lahir dengan berat badan rendah.
    • Mengganti cairan tubuh yang hilang, sehingga membantu mencegah terjadinya dehidrasi pada ibu hamil saat masa kehamilan.
    • Membantu pembentukan sel, organ, hormon dan enzim serta membawa oksigen dalam darah pada janin didalam kandungan.

    Vitamin D

    Vitamin D berperan dalam mengatur kadar kalsium dalam tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, membantu melawan infeksi, mencegah diabetes dan kanker. Ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin D dengan dosis harian 600 hingga 4.000 IU. Saat ini rata-rata susu ibu hamil telah mengandung vitamin D.

    Susu yang kaya akan vitamin D dan kalsium akan mencegah terjadinya risiko osteoporosis pada ibu hamil saat menyusui. Selain itu, risiko janin menderita rakitis juga akan menurun.

    Yodium

    Yodium berperan dalam perkembangan otak janin, sehingga ibu hamil yang kekurangan yodium dapat berdampak pada berkurangnya kecerdasan Si Kecil. Ibu hamil membutuhkan yodium sejumlah 220 mikrogram.

    Susu sapi adalah sumber yodium yang baik. Dalam tiap 200 ml susu sapi terkandung yodium sebesar 50-100 mcg. Oleh sebab itu, segelas susu sapi sebagai pilihan susu untuk ibu hamil akan mencukupi kebutuhan harian yodium ibu hamil.

    Omega 3

    Kini telah banyak tersedia susu ibu hamil yang mengandung omega 3. Kandungan omega 3 berperan dalam proses pembentukan otak, saraf, serta kesehatan jantung Si Kecil. Selain dari susu, sumber omega 3 lainnya yaitu brokoli, kembang kol, kacang merah serta ikan.

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai komposisi zat dalam susu untuk ibu hamil yang dapat menjaga kesehatan ibu, dan janin dalam kandungan. Selain itu, tidak lelah mengingatkan agar Sahabat Sehat memilih susu yang telah melewati proses pasteurisasi untuk memastikan tidak ada kuman dalam susu.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan susu dan produk ibu hamil lainnya, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    • Nierenberg C. Pregnancy Diet & Nutrition: What to Eat, What Not to Eat [Internet]. USA : Live Science. 2021 [updated 2021 April 24; cited 2021 Aug 17].
    • Malachi R. Milk During Pregnancy: Which Type Is Best For You And Why? [Internet]. USA :MomJunction. 2021 [updated 2021 June 08; cited 2021 Aug 17].
    • Zeratsky K. Pregnancy and lactose intolerance: How do you get enough calcium? [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2020 [updated 2020 June 09l cited 2021 Aug 17].
    • American College of Obstetricians and Gynaecologist. Nutrition During Pregnancy [Internet]. USA : American College of Obstetricians and Gynaecologist. 2021 [updated 20201 March; cited 2021 Aug 17].
    • Hatma T. Bisa Perkuat Rahim, Ini 6 Manfaat Susu Tinggi Protein untuk Ibu Hamil [Internet]. Indonesia : TheAsianparent; [cited 2021 Aug 17].
    • Ramadhini E. Waspadai kekurangan vitamin D untuk ibu hamil, ini pengaruhnya pada janin [Internet]. Indonesia : TheAsianparent; [cited 2021 Aug 17].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Agar kualitasnya terjaga maka cara menyimpan ASI di kulkas harus benar. Kesalahan cara simpan dapat merusak manfaat dan rasa ASI. Sahabat Sehat tentu tidak ingin mengalami kejadian ASI yang sudah disimpan ternyata basi padahal sudah disimpan di kulkas. Bagi Sahabat Sehat yang tengah menjalani masa menyusui, sebagai salah […]

    Cara Menyimpan ASI di Kulkas Agar Kualitas Tetap Terjaga

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Cara Menyimpan ASI di Kulkas yang Benar dapat Menjaga Kualitas ASI

    Agar kualitasnya terjaga maka cara menyimpan ASI di kulkas harus benar. Kesalahan cara simpan dapat merusak manfaat dan rasa ASI. Sahabat Sehat tentu tidak ingin mengalami kejadian ASI yang sudah disimpan ternyata basi padahal sudah disimpan di kulkas.

    Bagi Sahabat Sehat yang tengah menjalani masa menyusui, sebagai salah satu cara untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan ASI Si Kecil adalah dengan memompa ASI. Jika sewaktu-waktu Sahabat Sehat tidak dapat menyusui Si Kecil secara langsung, tentu dapat diberikan ASI perah agar Si Kecil tetap memperoleh asupan ASI. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara menyimpan ASI perah yang baik? Mari simak penjelasan berikut.

    Tempat Terbaik Penyimpanan ASI Perah

    Untuk menyimpan ASI perah, Sahabat Sehat dapat menggunakan kantong plastik maupun botol khusus ASI. Selanjutnya, Sahabat Sehat dapat menyimpan kantong dan botol berisi ASI perah dengan cara sebagai berikut :

    Gunakan Kulkas atau Lemari Pendingin

    Kualitas ASI perah akan sangat terjaga jika disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu sekitar 40 derajat Fahrenheit (4 derajat Celcius). Penyimpanan dengan cara ini dapat membuat ASI perah bertahan hingga 4 hari.

    Simpan di Lemari Es Beku

    ASI perah bisa disimpan dalam lemari es beku dengan suhu minimal 0 derajat Fahrenheit (-18 derajat Celcius). Penyimpanan dengan cara ini dapat membuat ASI perah bertahan hingga 6 bulan.

    Di Ruangan dengan Suhu Dingin

    Jika memiliki ruangan khusus dengan suhu 25 derajat celcius atau rendah maka ASI dapat disimpan di ruangan tersebut. ASI perah disimpan dalam suhu ruangan dengan suhu minimal 77 derajat Fahrenheit (25 derajat Celcius), dapat bertahan hingga 4 jam.

    Pakai Box Pendingin

    Jika Sahabat Sehat sedang berpergian, simpan ASI perah dalam box pendingin yang berisi bongkahan es (ice pack). ASI perah bertahan hingga 24 jam jika disimpan dalam box pendingin.

    Urutan Cara Menyimpan ASI di Kulkas

    Prosedur Penyimpanan ASI di Kulkas

    Walaupun tempat menyimpan ASI perah terbaik adalah di dalam kulkas namun sebaiknya memperhatikan beberapa hal agar manfaat dan rasa ASI tidak berubah. Beberapa tips ketika menyimpan ASI di kulkas antara lain:

    Tulis Tanggal dan Jam Pompa ASI

    Pastikan tidak memasukkan ASI ke dalam kulkas. Tulis dahulu tanggal dan jam berapa ASI tersebut dipompa. Cara ini wajib dilakukan agar Sahabat Sehat mudah mengetahui sudah berapa lama ASI disimpan. Selain itu, cara ini juga memudahkan Sahabat Sehat dalam menentukan ASI mana yang sebaiknya didahulukan untuk dipakai dan menghindarkan Sahabat Sehat mengambil ASI yang kemungkinan sudah basi.

    Cek Kondisi Kulkas

    Sahabat Sehat harus memastikan kondisi kulkas dalam keadaan baik. Hindari menggunakan kulkas yang memiliki masalah seperti kurang dingin, kelistrikannya suka mati mendadak, atau memiliki masalah-masalah lainnya. Hal ini penting agar tidak mengalami kejadian ASI yang disimpan langsung basi atau berubah rasa karena kulkas mati semalaman.

    Jangan Mengisi Kantong ASI Terlalu Penuh

    Kantong berisi ASI yang ingin dibekukan sebaiknya tidak terlalu penuh. ASI dapat memuai ketika didinginkan sehingga ASI dapat meluber jika dibekukan. Sebaiknya Sahabat Sehat juga menghindari mencampur ASI perah yang lama dengan ASI yang baru saja diperah. Karena pencampuran tersebut dapat merusak rasa ASI dan dapat menyebabkan bayi tidak mau mengkonsumsinya.

    Pastikan Kantong ASI dan Botol ASI Tertutup Rapat

    Sebelum memasukkan ke dalam kulkas pastikan kantong ASI dan botolnya sudah tertutup rapat. Hal ini untuk menghindari kebocoran ataupun kontaminasi yang tidak diinginkan selama ASI di dalam kulkas.

    Gunakan Kantong ASI Berukuran Sesuai Kebutuhan Si Kecil

    Jika Si Kecil tidak menghabiskan ASI, ASI perah sebaiknya tidak didinginkan ataupun dibekukan lagi di dalam kulkas. Oleh sebab itu sebaiknya pilih kantong ASI yang tidak terlalu besar namun sesuai kebutuhan sekali minum Si Kecil. Dengan demikian tidak ada ASI yang harus terbuang sia-sia nantinya.

    Jangan Taruh di Pintu Kulkas

    Cara menyimpan ASI di kulkas selanjutnya adalah dengan menaruh ASI di area belakang penyimpanan. Alasannya adalah karena suhu di sana adalah yang paling stabil. Menyimpan di pintu akan sering berubah suhu, terutama jika kulkas sering dibuka tutup.

    Sediakan Es Batu

    Selain mengisi kulkas dengan kantong ASI, ada baiknya Sahabat Sehat membuat es batu di dalam kulkas. Fungsinya adalah untuk berjaga-jaga semisal kulkas rusak atau lampu padam. Dengan demikian, Sahabat Sehat bisa menggunakan es batu tersebut agar ASI perah tetap dalam kondisi dingin.

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa cara menyimpan ASI di kulkas agar tetap awet dan rasanya tetap disukasi oleh Si Kecil. Selain memilih kantong dan botol wadah penyimpanan ASI perah, Sahabat Sehat juga perlu mempertimbangkan alat pompa ASI yang nyaman saat digunakan.

    Lihat Juga: Penyebab ASI Ada Darah

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan alat pompa ASI dan kantong plastik penyimpanan ASI perah, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Centers for Disease Control and Prevention. Proper Storage and Preparation of Breast Milk [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 June 11; cited 2021 Aug 05].
    2. The Asian Parent. Cara Menyimpan ASI Perah, Tips Penting untuk Busui yang Bekerja [Internet]. Indonesia : The Asian Parent; [cited 2021 Aug 05].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebagai seorang ibu, memilih susu formula yang tepat untuk bayinya. Karena pemberian susu formula akan mempengaruhi tumbuh kembangnya. Kesalahan dalam pemberian jenis susu dapat berakibat masalah seperti alergi maupun gejala keracunan. Bagi sebagian Sahabat Sehat yang mengalami kendala dalam memberikan ASI, susu formula menjadi salah satu solusi untuk […]

    Panduan Bagaimana Memilih Susu Formula untuk Si Kecil

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Memilih Susu Formula yang Tepat dan Disukai si Kecil

    Sebagai seorang ibu, memilih susu formula yang tepat untuk bayinya. Karena pemberian susu formula akan mempengaruhi tumbuh kembangnya. Kesalahan dalam pemberian jenis susu dapat berakibat masalah seperti alergi maupun gejala keracunan.

    Bagi sebagian Sahabat Sehat yang mengalami kendala dalam memberikan ASI, susu formula menjadi salah satu solusi untuk tetap memberikan asupan nutrisi Si Kecil. Kini tersedia berbagai jenis susu formula di pasaran. Lantas, bagaimana cara memilih susu formula untuk Si Kecil? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.

    Cek Bahan dari Susu Formula

    Ada beberapa jenis susu formula yang biasa tersedia di pasaran. Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa jenis susu formula berdasarkan jenis komposisi yang terkandung di dalamnya :

    Susu Formula Berbahan Dasar Susu Sapi

    Rata-rata susu formula anak berbahan dasar susu sapi, dan mayoritas anak dapat menyerap susu sapi dengan baik. Meski demikian, sebagian kecil anak dapat mengalami reaksi alergi terhadap protein yang terkandung dalam susu sapi.

    Susu Formula Berbahan Dasar Soya

    Susu soya dapat Sahabat Sehat berikan sebagai solusi jika Si Kecil tidak mampu mencerna protein susu sapi (intoleransi laktosa). Susu soya mengandung protein yang berasal dari kacang kedelai.

    Susu Formula Terhidrolisa

    Susu formula jenis ini mengandung protein yang telah terhidrolisa menjadi ukuran yang lebih kecil dari pada susu sapi dan susu kedelai. Susu formula terhidrolisa dapat diberikan untuk bayi yang tidak dapat mencerna susu sapi atau susu soya.

    Berdasarkan jenis susu tersebut, Sahabat Sehat dapat menentukan susu formula mana yang cocok untuk si kecil. Jika si kecil mampu mencerna susu sapi tentunya susu formula berbahan susu sapi menjadi pilihan. Apabila memiliki masalah dengan susu sapi bisa menggunakan susu soy ataupun susu terhidrolisa (jika memiliki masalah dengan susu sapi maupun protein kacang).

    Sahabat Sehat dianjurkan juga membaca komposisi susu formula. Pastikan mengandung multivitamin dan mineral yang dibutuhkan Si Kecil. Pilih susu formula yang mengandung zat besi, docosahexaenoic acid (DHA) and arachidonic acid (ARA) yang merupakan asam lemak omega-3. DHA dan ARA diketahui turut ditemukan pada ASI, yang penting untuk perkembangan otak dan penglihatan Si Kecil. Komposisi zat gizi penting lainnya yang perlu Sahabat pastikan ada dalam susu formula Si Kecil yaitu lemak, protein, kalsium, serta vitamin D3.

    Kenali Tanda Alergi Susu Formula

    Sahabat Sehat perlu memperhatikan kondisi Si Kecil selama mengkonsumsi susu formula sebab sebagian anak memiliki alergi terhadap protein yang terkandung dalam susu sapi. Berikut adalah tanda Si Kecil mengalami alergi susu formula :

    • Batuk
    • Sulit bernafas
    • Muntah
    • Diare
    • Kulit kemerahan
    • Mata bengkak dan kemerahan
    • Tekanan darah menurun

    Pada kondisi lebih lanjut, reaksi alergi susu formula dapat menyebabkan penurunan kesadaran. Jika Si Kecil mengalami keluhan diatas, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter terdekat.

    Cek Kondisi Susu

    Kondisi susu yang dibeli dan akan diberikan pada si kecil juga harus diperhatikan. Sahabat Sehat, sebelum memberikan susu formula untuk Si Kecil sebaiknya waspada dan mengecek beberapa hal berikut :

    • Pastikan susu formula belum kadaluarsa
    • Pastikan kemasan dalam kondisi baik dan masih tersegel
    • Cek keaslian susu formula
    • Sebisa mungkin hindari susu formula dari merk yang tidak dikenal
    • Cek ada tidaknya kode BPOM pada susu formula
    • Pastikan setelah diseduh susu formula tidak asam dan dalam kondisi baik

    Memilih Susu Formula Menurut Usia Anak

    Komposisi bahan dan kandungan vitamin serta mineral pada susu formula berbeda-beda. Ada susu formula yang ditujukan untuk anak usia 6 bulan, ada juga untuk anak 1 tahun, 3 tahun, ataupun di bawah 5 tahun.

    Silahkan cek susu formula tersebut diperuntukkan untuk bayi umur berapa tahun yang biasanya tertulis di kemasan susu formula.

    Rasa Susu Formula yang Disukai Anak

    Sahabat Sehat juga dapat menentukan susu formula seperti apa yang disukai anak. Terutama ketika si kecil mulai menolak minum susu karenaa tidak lagi menyukai rasanya. Ada beberapa pilihan rasa susu formula yang cukup populer seperti cokelat, strawberry, maupun susu formula dengan rasa yang menyerupai ASI.

    Namun pada beberapa anak, rasa tertentu pada susu formula menjadikannya lebih menyukai rasa tersebut hingga kemudian hari. Oleh sebab itu, pemberian susu formula dengan rasa tertentu sebaiknya dilakukan dengan bijak, khususnya hanya ketika anak mengalami masalah tidak mau lagi menyusu.

    Lihat Juga: Bayi Tidak Mau Menyusu

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai tips dalam memilih susu formula untuk Si Kecil. Jika Sahabat Sehat memerlukan susu maupun multivitamin untuk Si Kecil, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

      1. Mayo Clinic. Infant formula: Your questions answered [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [updated 2021 March 02; cited 2021 July 30].
      2. Clark M, Gordon H. What Is a Milk Allergy? [Internet]. USA : KidsHealth Nemours. 2018 [updated 2018 Sep; cited 2021 July 30]
      3. Centers for Disease Control and Prevention. Choosing an Infant Formula [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 July 22; cited 2021 July 30] 
    Read More

Showing 1–10 of 19 results

Chat Dokter 24 Jam