Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Sambiloto Sebagai Terapi Mengurangi Infeksi Covid-19

Penggunaan tanaman obat sebagai salah satu cara membantu tubuh melawan infeksi Covid-19 mulai banyak diperhatikan. Salah satu tanaman obat ini adalah sambiloto atau Andrographis paniculata. Demikian yang diungkap melalui sebuah jurnal ilmiah berjudul Potensi Zat Aktif Andrographis Paniculata dan Psiidi Folium Sebagai Regimen Terapi Infeksi SARS CoV-2, dan ditulis oleh Tauhid Nur Azhar dan Januar Dwi Hari Sandy.

terapi mengurangi infeksi covid-19

Baca Juga: Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

Sejauh ini, banyak orang mengetahui bahwa sambiloto adalah tanaman herbal yang mempunyai khasiat untuk membantu mengurangi gejala diare dan mencegah flu. Tanaman yang rasanya pahit ini juga akrab bagi penderita asam urat dan rematik. Potensi sambiloto untuk membantu tubuh melawan Covid-19 salah satu jalan pemanfaatan obat herbal di saat para ahli terus berupaya memproduksi obat-obatan dan vaksin untuk pencegahan. Covid-19 termasuk virus yang belum ada obatnya, sama seperti virus-virus yang sudah ada, yaitu flu, ebola, SARS, HIV, dan HPV.

Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu

Dalam jurnal ini, diungkap bahwa efek sambiloto dalam membantu tubuh melawan infeksi Covid-19 adalah melalui kandungan senyawa aktif yang dimiliki oleh tanaman tersebut. Senyawa aktif yang dimaksud adalah Andrografolida berupa diterpenoid labdane. Disebut bahwa senyawa ini berpotensi memiliki bermacam kegunaan teurapetik termasuk untuk aktivitas antiinflamasi (mencegah peradangan) dan antiplatelet atau antitrombosit (mencegah kekentalan darah) beserta antineoplastik (mencegah keganasan).

Produk Terkait: Jual Borobudur Sambiloto Kapsul

Pada jurnal ini, penulis juga memberikan data-data beberapa tanaman obat yang ada, yaitu kedelai, pare, anggur hitam, jamur polypore, dan jarak pagar. Kelima tanaman ini diketahui juga mempunyai ekstrak-ekstrak yang dapat membantu melawan virus, seperti pare untuk influenza A. Kelima tanaman ini juga sudah diuji efektivitasnya melalui pengujian in-vitro dan in vivo.

Cara Mendapatkan Senyawa Aktif dari Sambiloto

Untuk mendapatkan senyawa aktif dari sambiloto berupa Andrographolide adalah dengan mengekstrak tanaman tersebut. Senyawa yang dihasilkan oleh sambiloto ini dapat diisolasi dan diproduksi dengan mudah. Berdasarkan penelitian, senyawa aktif ini berhasil merapat ke daerah utama inhibitor, zat kimia yang dapat menghambat atau memperlambat suatu reaksi kimia, protease Covid-19. Protease adalah enzim yang membentuk selubung protein untuk membentuk virus-virus baru. Skor ikatannya dengan penghambat protease ini adalah -3.094357 Kcal/mol, yang berarti menunjukkan ikatan yang besar jika dibandingkan dengan komponen sintetis.

Baca Juga: Kenali Avigan dan Klorokuin, Obat yang Disiapkan Jokowi untuk Covid-19

Penggunaan sambiloto untuk membantu tubuh melawan infeksi Covid-19 juga merunut pada khasiatnya yang tertuang dalam banyak teks kuno karena berpotensi memiliki sifat antiinflamasi, antikanker, antiobesitas, dan antidiabetes. Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa senyawa aktif sambiloto ini juga berpotensi menjadi antivirus bagi chikungunya dan herpes. Selain itu, sambiloto ternyata mempunyai kelebihan jika dibandingkan dengan tanaman-tanaman obat lainnya, yaitu:

  • Tidak menghambat metabolisme hati
  • Tidak menghentikan metabolisme teraupetik obat antimaag, antimalaria, dan antikejang
  • Tidak menghentikan metabolisme obat antihipersensitif
  • Tidak menghentikan oksidasi antisteroid

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa sambiloto ini memiliki potensi untuk menjadi tanaman obat yang aman untuk membantu tubuh melawan infeksi Covid-19.

Produk Terkait: Jual Jamu Herbal

Penggunaan Tanaman Obat untuk Membantu Melawan Covid-19

Semenjak Covid-19 melanda secara global, tanaman obat sudah mulai dilirik sebagai salah satu cara untuk membantu tubuh melawan virus tersebut. Obat-obat yang ada seperti klorokuin fosfat dan hidroklorokuin tidak disetujui oleh FDA untuk mengobati Covid-19 karena belum terbukti efektif dan memberikan efek samping yang berat untuk pasien dengan penyakit jantung, hipertensi, atau diabetes. Tanaman obat diketahui mempunyai senyawa yang dapat mereduksi Covid-19. Beberapa tanaman diketahui mempunyai senyawa berupa emodin dan luteolin, yaitu lidah, buaya, kelembak, jati cina, seledri, brokoli, cabe hijau, dan jeruk purut. Akan tetapi, banyak penelitian mengenai tanaman obat masih belum terbukti secara ilmiah, sehingga penggunaannya pun harus hati-hati dan sebaiknya dikonsultasikan dahulu kepada dokter.

Baca Juga: 11 Brand Minuman Kesehatan Asli Indonesia yang Berkualitas

Nah, itulah Sahabat Sehat mengenai potensi penggunaan sambiloto untuk membantu tubuh melawan infeksi Covid-19. Apabila Sahabat menginginkan informasi mengenai sambiloto dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Nur Azhar, T., & Dwi Hari Sandy, J. (2020). Potensi Zat Aktif Andrographis Paniculata dan Psiidi Folium Sebagai Regimen Terapi Infeksi Sars CoV-2. Retrieved 25 January 2021
  2. Mediatama, G. (2021). Terkenal pahit, ini manfaat sambiloto sebagai obat herbal. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. Retrieved 25 January 2021, from https://kesehatan.kontan.co.id/news/terkenal-pahit-ini-manfaat-sambiloto-sebagai-obat-herbal

Chat Asisten ProSehat aja