Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Bijak Berbelanja Obat Melalui Aplikasi Online

Obat semakin mudah diperoleh melalui aplikasi e-commerce dan marketplace yang menawarkan berbagai kemudahan dalam transaksi online. Masyarakat lebih tertarik mencari dan membeli obat melalui internet karena akses yang mudah dan cepat. Harga beberapa obat online juga lebih murah dan dapat langsung dikirimkan ke rumah. Akan tetapi, berbanja obat online harus dilakukan dengan hati-hati. 

Risiko membeli obat online:

  1. Kemungkinan obat yang dijual palsu
  • Alamat atau tempat pihak yang menjual obat tidak diketahui
  • Obat berasal dari sumber tidak jelas
  • Tidak ada jaminan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan
  1. Pasien tidak mendapatkan informasi lengkap terkait obat (cara pakai, dosis, efek samping), sehingga: konsumsi obat berlebihan, timbul efek samping, dapat menyebabkan keracunan/kematian.

Obat aman menurut BPOM:

  • Obat diproduksi oleh industri farmasi resmi dengan alamat jelas
  • Terdapat Nomor Izin Edar, tanggal kadarluarsa, nomor bets, dan identitas produk lain. Daftar izin edar dapat dicek pada website BPOM (pom.go.id) datau aplikasi Cek BPOM/BPOM mobile.
  • Obat digunakan sesuai aturan yang tertulis pada kemasan atau petunjuk profesional kesehatan.
  • Obat diperoleh dari sarana resmi sehingga pasien dapat berkonsultasi terkait efek yang tidak diinginkan.

BPOM menganjurkan agar cerdas dalam memilih produk dengan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa).

 

Tanda-tanda yang perlu diperhatikan saat membeli obat online (FDA)
Farmasi online palsu (penipu) Farmasi online yang aman
Anda dapat membeli obat resep tanpa resep yang valid dari dokter Membutuhkan peresepan yang valid dari dokter atau profesional kesehatan lain yang memiliki izin
Tidak menyediakan apoteker yang teregistrasi negara untuk menjawab pertanyaan Anda Farmasi teregistrasi oleh negara
Menawarkan harga yang sangat rendah yang tidak rasional Menyediakan apoteker yang tergistrasi negara untuk menjawab pertanyaan Anda
Mengirimkan spam atau e-mail untuk menawarkan obat murah Farmasi ada di dalam negara dan memberikan data alamat
Menawarkan untuk mengirimkan obat ke seluruh dunia  

 

Pertimbangan lain saat membeli obat online:

  • Pastikan cara pembayaran yang aman (terutama saat mengisi data pribadi)
  • Jangan tertipu Kalimat iklan tidak berarti apabila tidak berdasarkan bukti ilmiah.
  • Jangan self-diagnose. Hindari mencari gejala di internet dan hubungi dokter apabila membutuhkan pengobatan.
  • Laporkan situs yang menjual obat palsu.

Referensi:

  1. Cerdas dalam Memilih Produk dengan Cek Klik dan Apk Cek BPOM [Internet]. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2019 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/17406/CERDAS-DALAM-MEMILIH-PRODUK-DENGAN-CEK-KLIK-DAN-Apk-CEK-BPOM.html
  2. Ariyulinda N. Urgensi Pembentukan Regulasi Penjualan Obat Melalui Media Online. Jurnal Legislasi Indonesia [Internet]. 2018 [cited 11 March 2020];15(1):37-48. Available from: http://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/10/pdf
  3. Buying Online Drugs Safely [Internet]. UW Health. 2020 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.uwhealth.org/health/topic/special/buying-online-drugs-safely/abo1556.
  4. Jangan Membeli Obat Online [Internet]. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2019 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/17406/CERDAS-DALAM-MEMILIH-PRODUK-DENGAN-CEK-KLIK-DAN-Apk-CEK-BPOM.html
  5. How to Buy Medicines Safely From an Online Pharmacy [Internet]. U.S. Food and Drug Administration (FDA). 2018 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/how-buy-medicines-safely-online-pharmacy
  6. Medicines and Healthcare products Regulatory Agency. Know what you’re buying! [Internet]. Gov.uk. 2016 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.gov.uk/government/news/know-what-youre-buying

 

Chat Asisten ProSehat aja