Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ online”

  • Pada era yang serba digital ini, hampir semua bidang mempunyai aplikasinya sendiri. Di bidang kesehatan pun sekarang tersedia aplikasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang tidak dibatasi oleh jarak maupun posisi geografis lagi. Dengan adanya telemedisin, konsultasi dengan dokter menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien karena Sobat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa perlu melangkah keluar dari […]

    Peran dan Efektivitas Resep Online dari Aplikasi Kesehatan

    Pada era yang serba digital ini, hampir semua bidang mempunyai aplikasinya sendiri. Di bidang kesehatan pun sekarang tersedia aplikasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang tidak dibatasi oleh jarak maupun posisi geografis lagi. Dengan adanya telemedisin, konsultasi dengan dokter menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien karena Sobat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa perlu melangkah keluar dari rumah. Pelayanan kesehatan jarak jauh yang bisa diberikan meliputi pertukaran informasi kemungkinan diagnosis, hingga pengobatan dan pencegahan penyakit atau kasus cedera, riset dan evaluasi, dan edukasi bagi tenaga medis, semuanya dilakukan untuk meningkatkan kesehatan individu dan komunitas.

    efektivitas resep online

    Baca Juga: Saatnya Bumil Manfaatkan Telemedicine

    Melalui konsultasi online seperti layanan chat dokter yang sudah disediakan ProSehat, dokter akan melakukan anamnesis, yaitu tanya jawab untuk mengumpulkan informasi yang dilakukan secara terarah dan tepat guna menentukan suatu diagnosis. Informasi yang akan ditanyakan seputar riwayat keluhan Sobat saat ini, riwayat penyakit sebelumnya, riwayat penyakit dalam keluarga, maupun riwayat kebiasaan atau gaya hidup. Secara teori, anamnesis yang baik dapat memegang peranan hingga 80% dalam penentuan diagnosis suatu penyakit. Sehingga setelah melakukan anamnesis, seorang dokter sudah bisa memberikan kemungkinan diagnosis utama dan beberapa kemungkinan diagnosis banding lainnya. Langkah selanjutnya adalah pemberian obat sesuai dengan gejala yang disampaikan atau saran lainnya untuk pengobatan yang tepat, bisa juga diarahkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.

    Baca Juga: Peran dan Efektivitas Telemedicine Bagi Kesehatan Anak

    Untuk berbagai macam kondisi seperti penyakit kulit, konstipasi, batuk pilek, demam, nyeri telinga, mual, muntah, diare, konsultasi mengenai penyakit dan pengobatan yang sedang dijalani, serta berbagai keluhan lainnya, telemedicine dapat membantu Sobat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan termasuk peresepan obat yang lebih cepat dan mudah. Peran dari pemberian resep online akan sesuai pada kondisi berikut:

    • Untuk menghemat waktu dan ongkos transportasi dengan memberikan kenyamanan bagi Sobat karena bahkan tidak perlu meninggalkan tempat tidur saat sedang sakit atau tidak punya waktu untuk melakukan konsultasi dengan dokter secara langsung karena sibuknya aktivitas di kantor maupun sekolah.
    • Pelayanan ini juga sesuai ketika Sobat hanya memerlukan konsultasi untuk melanjutkan pengobatan yang sudah atau sedang dijalani untuk penyesuaian dosis atau perpanjangan tatalaksana. Selain peresepan obat, dokter juga bisa memberikan saran mengenai pola hidup sehat, yang akan mendukung efektivitas kerja dari obat yang diberikan.
    • Akses yang lebih mudah terhadap pelayanan spesialistik sesuai dengan kasus bila diperlukan.
    • Menjelaskan hasil pemeriksaan penunjang laboratorium secara cepat dan tepat.1

    Namun, tatalaksana yang diberikan melalui telemedicine tidak bisa diterapkan pada kasus gawat darurat yang mengancam nyawa seperti serangan jantung, serangan stroke, luka yang memerlukan jahitan, atau kasus trauma yang menyebabkan patah tulang. Semua kasus yang memerlukan tindakan segera untuk tatalaksana gawat darurat perlu dilakukan melalui pertemuan langsung. Karena pada dasarnya tujuan dari pelayanan kesehatan online bukanlah untuk menggantikan kebutuhan Sobat untuk berobat langsung bila memang diperlukan.

    Saat ini telemedicine akan terus dikembangkan agar pelayanan yang diberikan akan semakin maksimal. Menurut berbagai penelitian yang menilai keefektifan berobat online yang sudah dijalani, tatalaksana yang diberikan melalui telemedicine dapat meningkatkan hasil klinis yang menjanjikan terutama pada bidang perawatan luka, psikiatri, dan penyakit kronis (diabetes, penyakit radang sendi, hipertensi, dan nyeri kronis) dibandingkan berobat secara langsung. Pemberian obat melalui konsultasi online tergolong aman, efektif, dapat meningkatkan kepuasan pasien, dan serta dapat mengurangi ongkos dari pengobatan.

    Baca Juga: Bijak Berbelanja Melalui Aplikasi Online

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    DAFTAR PUSTAKA

    1. How Telemedicine Can Make Getting Your Prescription Easier – GoodRx [Internet]. The GoodRx Prescription Savings Blog. 2019. Available from: https://www.goodrx.com/blog/how-telemedicine-can-make-getting-your-prescription-easier/
    2. Global Observatory for eHealth series. Telemedicine: Opportunities and developments in Member States. Vol. 2. World Health Organization; 2010.
    3. History and Physical Examination information. What to expect [Internet]. Available from: https://patient.info/doctor/history-and-physical-examination
    4. WHO | WHO Guideline: recommendations on digital interventions for health system strengthening [Internet]. WHO. World Health Organization;. Available from: http://www.who.int/reproductivehealth/publications/digital-interventions-health-system-strengthening/en/
    5. Seehusen DA, Azrak A. The Effectiveness of Outpatient Telehealth Consultations. AFP. 2019 Nov 1;100(9):575–7.
    Read More
  • Pernakah Sobat akhir-akhir ini mendengar tentang telemedicine? Presiden Jokowi telah menyarankan bagi Sobat yang sedang sakit untuk menggunakan berbagai aplikasi sebagai cara berobat online atau disebut juga sebagai telemedicine. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan telemedicine untuk membantu memperluas cakupan berobat secara online, salah satunya adalah ProSehat. Dengan menggunakan aplikasi telemedicine, […]

    Amankah Menggunakan Resep Secara Online?

    Pernakah Sobat akhir-akhir ini mendengar tentang telemedicine? Presiden Jokowi telah menyarankan bagi Sobat yang sedang sakit untuk menggunakan berbagai aplikasi sebagai cara berobat online atau disebut juga sebagai telemedicine. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan telah bekerja sama dengan beberapa perusahaan telemedicine untuk membantu memperluas cakupan berobat secara online, salah satunya adalah ProSehat. Dengan menggunakan aplikasi telemedicine, Sobat dapat melakukan konsultasi hingga peresepan obat tanpa harus bertemu tatap muka dengan tenaga kesehatan. Namun apakah peresepan secara online aman dibandingkan peresepan pada poliklinik?

    resep secara online

    Baca Juga: Bijak Berbelanja Melalui Aplikasi Online

    Telemedicine diartikan oleh WHO sebagai pemberian pelayanan kesehatan,karena jarak merupakan faktor kritis. Layanan kesehatan ini menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendapatkan informasi valid untuk diagnosis, tatalaksana dan pencegahan penyakit, penelitian dan evaluasi, dan untuk kelanjutan edukasi dari tenaga kesehatan. Berhubungan dengan pandemi COVID-19 yang sedang terjadi, pemerintah menyarankan bagi Sobat yang sedang sakit untuk tidak keluar rumah. Dari bekerja hingga berobat saat ini disarankan untuk dilakukan secara online. Dengan melakukan hal tersebut, Sobat dapat mengurangi risiko terinfeksi COVID-19 dengan tidak pergi keluar rumah. Beberapa negara sudah melakukan hal ini untuk mengurangi transmisi COVID-19. Tidak hanya untuk Sobat, tetapi tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat juga dapat terhindar dari faktor risiko paparan COVID-19.

    Apabila Sobat menggunakan aplikasi untuk telemedicine, Sobat akan dilayani dengan konsultasi secara online. Langkah selanjutnya adalah peresepan untuk mendapatkan obat. Proses peresepan secara  konvensional seperti dalam keadaan poliklinik memiliki beberapa perbedaan dengan telemedicine. Apakah proses peresepan secara telemedicine yang bersifat online lebih aman? Berikut terdapat beberapa perbedaannya:

    1. Penulisan Resep

    Resep konvensional dibuat dengan tulisan tangan. Dibandingkan dengan telemedicine yang diketik berbasis komputer, tentu pembacaan huruf yang diketik akan lebih mudah. Hal ini akan meminimalisir salah pembacaan sehingga pasien tidak mendapatkan obat yang salah. Hal ini ditekankan untuk obat Look Alike Sound Alike (LASA).

    1. Data untuk Pertimbangan Pemberian Resep

    Sebelum meresepkan obat, dokter perlu mempertimbangkan banyak hal. Beberapa diantaranya seperti anamnesis untuk gejala penyakit, riwayat alergi, interaksi dengan obat yang sedang Sobat konsumsi, dan efek samping obat terhadap kondisi tubuh Sobat saat ini. Sebuah penelitian untuk pasien obstetrik dan ginekologi menemukan bahwa check list yang diisi mandiri sama atau bahkan lebih efektif dibandingkan skrining kontraindikasi dari tenaga medis secara konvensional. Terdapat penelitian lain yang membanding pertimbangan pemeriksaan fisik dari poliklinik dan tanpa pemeriksaan fisik pada telemedicine untuk pemberian antibiotik pada pasien infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Hasil yang didapatkan menyatakan tidak ada perbedaan signifikan untuk pemberian antibiotik pada dua kelompok tersebut. Ini menunjukkan bahwa hanya dari anamnesis, pertimbangan untuk peresepan antibiotik tidak berbeda dengan yang melakukan pemeriksaan fisik secara konvensional. Namun perlu diperhatikan bahwa tidak semua obat dapat diresepkan tanpa dilakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu.

    Produk Terkait: Obat Pereda Demam untuk Anak

    1. Penyerahan Resep dan Obat

    Proses penyerahan resep konvensional dalam keadaan poliklinik diserahkan secara langsung ke pasien secara tatap muka. Dengan telemedicine, penyerahan resep dilakukan secara online sehingga tidak terdapat kontak langsung antara dokter dengan pasien untuk meminimalisir kontak. Setelah itu, proses pengambilan obat juga dilakukan secara online. Pada sistem telemedicine ProSehat, obat yang diresepkan dapat langsung diantarkan ke rumah agar Sobat dapat menghindari risiko kontak jika keluar mencari apotik.

    Penggunaan telemedicine dapat dipertimbangkan sebagai alternatif untuk mengurangi kontak langsung saat pandemi. Beberapa faktor untuk peresepan secara online juga terbukti tidak berbeda dengan cara konvensional. Dengan berobat secara online, Sobat dapat menghindari risiko kontak yang tidak diperlukan. Untuk penyakit yang lebih berat, saat konsultasi online, Sobat mungkin akan disarankan untuk tetap melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah sakit. Apabila Sobat memiliki gejala yang mengarah ke COVID-19 atau memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, pastikan untuk memberitahu saat melakukan konsultasi online. Tenaga kesehatan akan memandu langkah selanjutnya yang perlu Sobat lakukan.

    Baca Juga: Berobat Online Lebih Efektif Saat Masa Pandemi Corona

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Situs Resmi Monitoring COVID-19 milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Covid-monitoring.kemkes.go.id. 2020. Available from: https://covid-monitoring.kemkes.go.id/telemedicine
    2. Telemedicine. Geneva, Switzerland: World Health Organization; 2010.
    3. Hollander J, Carr B. Virtually Perfect? Telemedicine for Covid-19. New England Journal of Medicine. 2020;.
    4. Hariton E, Tracy E. Telemedicine Companies Providing Prescription-Only Medications. Obstetrics & Gynecology. 2019;134(5):941-945.
    5. Yao P, Clark S, Gogia K, Hafeez B, Hsu H, Greenwald P. Antibiotic Prescribing Practices: Is There a Difference Between Patients Seen by Telemedicine Versus Those Seen In-Person?. Telemedicine and e-Health. 2020;26(1):105-107.
    Read More
  • Dengan berkembangnya teknologi saat ini, membuat kehidupan Kita menjadi lebih mudah. Salah satu nya dengan kehadiran transaksi belanja secara online. Akan tetapi perkembangan tersebut dimanfaatkan beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan jual beli online. Uang sudah ditransfer, namun barang yang Anda beli atau pesan tidak kunjung datang. Walaupun harga yang Kita keluarkan […]

    Tips Aman Berbelanja Online

    Dengan berkembangnya teknologi saat ini, membuat kehidupan Kita menjadi lebih mudah. Salah satu nya dengan kehadiran transaksi belanja secara online. Akan tetapi perkembangan tersebut dimanfaatkan beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan jual beli online. Uang sudah ditransfer, namun barang yang Anda beli atau pesan tidak kunjung datang.

    Walaupun harga yang Kita keluarkan mungkin tidak seberapa, tentu membuat Kita sedikit kesal. Uang sudah ditransfer, namun barang yang Anda beli atau pesan tidak kunjung datang. Terlebih lagi jika barang yang Anda pesan tersebut berupa produk kesehatan yang Anda atau keluarga butuhkan.

    Untuk menghindari dari penipuan seperti itu, berikut tips aman untuk Anda yang berniat berbelanja online.

    1. Selalu jaga informasi pribadi Anda

    Jangan pernah memberikan informasi pribadi Anda seperti Email, username, password dan nomor kartu kredit Anda kepada orang lain. Termasuk kode OTP saat Anda mengakses marketplace atau online shop lainnya.

    1. Jangan klik link yang mencurigakan

    Sering mendapatkan link melalui SMS atau Whatsapp yang mencurigakan? Jangan langsung klik ya, karena mungkin saja link tersebut bukan link resmi marketplace.

    1. Berhati-hati dengan pihak yang mengatasnamakan marketplace tertentu

    Selalu waspada jika Anda dihubungi oleh pihak yang mengatasnamakan marketplace. Terlebih lagi jika pihak tersebut menawarkan voucher, promo, hadiah ataupun menginformasikan kendala seputar verifikasi,transaksi atau pengiriman.

    1. Teliti dan lakukan transaksi pembayaran melalui marketplace resmi

    Pastikan untuk teliti sebelum melakukan pembayaran. Lakukanlah transaksi pembayaran yang resmi.

    1. Rutin mengganti Kata Sandi secara berkala

    Dengan rutin mengganti kata sandi dapat melindungi akun Anda. Selain itu gunakan kaa sandi yang kuat dengan menggabungkan kata dan numerik.

    Dengan adanya kejadian seperti itu, membuat ProSehat sebagai salah satu aplikasi asisten  kesehatan lebih meningkatkan keamanan konsumen saat berbelanja. ProSehat menawarkan berbagai produk kesehatan, seperti multivitamin, jamu hingga makanan sehat. Selain itu, ProSehat menawarkan layanan kesehatan vaksinasi dan home care.

    Untuk produk kesehatan, ProSehat selalu menggunakan produk yang terjamin asli dan memiliki ijin edar BPOM atau Farmalkes. Kalau tanggal kadaluarsa ada nggak, sih? Pasti ada dong. Karena selain tanggal kadaluarsa, nomor batch produksi nya juga tercantum.

    Lalu bagaimana dengan layanan kesehatan seperti vaksinasi dan home care di ProSehat? ProSehat memastikan jika tenaga kesehatan yang bekerjasama, bersertifikasi dan memiliki ijin praktek. Terdapat pula pembekalan kepada tenaga kesehatan saat melakukan layanan kesehatan kepada pasien.

    Selain itu berbelanja di ProSehat, Anda dapat bertanya langsung seputar produk dan layanan kesehatan melalui Asisten kesehatan Maya Whatsapp 0811-18-16-800. Aman belanja online, jadilah konsumen yang cerdas.

    Daftar Pustaka

    1. Hardiyanti, N. (2018) Ini 5 Tips Aman Berbelanja Peralatan Rumah Secara Online Lewat E-commerce. Available at: https://idea.grid.id/read/09704878/ini-5-tips-aman-berbelanja-peralatan-rumah-secara-online-lewat-e-commerce?page=all
    2. Cahya,I. (2018). Biar Gak ‘Zonk’, Lakukan 7 Tips Penting Ini Saat Belanja Online. Available at: https://www.idntimes.com/life/women/izah-cahya-novembrilianti/7-tips-penting-ini-saat-belanja-online-c1c2/full
    Read More
  • Belanja online menjadi salah satu solusi berbelanja disaat padatnya kesibukan Anda. Selain itu, keuntungan lainnya saat berbelanja online yaitu karena banyaknya promo yang ditawarkan dari berbagai marketplace. Akan tetapi jangan sampai karena keasyikan berbelanja, pada akhirnya membuat Anda merugi dan terhindar dari penipuan. Nah, berikut 8 tips dari idEA (Asosiasi E-commerce Indonesia) yang perlu Anda […]

    Bijak Berbelanja Online, Konsumen Cerdas Berdaya

    Belanja online menjadi salah satu solusi berbelanja disaat padatnya kesibukan Anda. Selain itu, keuntungan lainnya saat berbelanja online yaitu karena banyaknya promo yang ditawarkan dari berbagai marketplace.

    Akan tetapi jangan sampai karena keasyikan berbelanja, pada akhirnya membuat Anda merugi dan terhindar dari penipuan. Nah, berikut 8 tips dari idEA (Asosiasi E-commerce Indonesia) yang perlu Anda ingat agar lebih bijak saat berbelanja.

    1. Belanja di situs belanja online terpercaya

    Berbelanja lah di situs belanja online yang terpercaya. BIasanya situs-situs belanja online tersebut sudah dilengkapi dengan metode perlindungan yang telah terjamin keamanannya. Jadi jangan sampai salah pilih, ya.

    1. Berbelanja di Seller dengan reputasi terbaik

    Jika sudah memilih situs belanja online yang terpercaya, maka langkah selanjutnya pilih Seller dengan reputasi terbaik. Umumnya situs belanja online sudah menggunakan sistem reputasi di masing-masing seller. Jadi lebih memudahkan Anda saat berbelanja online.

    1. Teliti Saat membaca deskripsi produk

    Kurangnya dari belanja online yaitu Anda tidak bisa secara langsung melihat kondisi barang yang akan Anda pesan. Sebisa mungkin teliti membaca deskripsi yang sudah di cantumkan seller. Jika kondisi barang yang Anda terima tidak sesuai, maka Anda bisa ajukan keluhan kepada Seller.

    1. Menggunakan pembayaran yang terintegrasi dengan baik

    Jika Anda sudah yakin dengan barang yang akan dibeli, maka lakukanlah pembayaran yang telah terintegrasi dengan baik di situs belanja online tersebut. Hindari pembayaran diluar dari situs belanja online.

    1. Simpan bukti transaksi belanja Anda

    Jangan sampai lupa menyimpan bukti transaksi serta detail barang yang Anda beli, ya. Apabila barang yang dikirim juga belum sampai, Anda bisa mengkonfirmasi langsung ke seller.

    1. Perhatikan Syarat dan Ketentuan di masing-masing situs belanja online

    Umumnya, masing-masing situs belanja memiliki syarat dan ketentuan saat menyediakan layanannya. Pastikan untuk membaca serta memahami sebelum Anda bertransaksi. Patuhilah aturan yang berlaku agar situs tersebut dapat memberikan pelayanan yang maksimal.

    1. Hindari penggunaan wifi public

    Pencurian identitas sering terjadi saat Anda melakukan belanja online. Untuk menghindari hal itu, maka sebisa mungkin tidak menggunakan wifi public saat mengakses transaksi online agar data pribadi Anda tidak digunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

    1. Waspada dengan Social Engineering

    Penipuan yang paling marak terjadi saat ini yaitu social engineering. Para pelaku menjerat pada korbanya dengan mengaku sebagai salah satu karyawan situs belanja online dan mengajak korban untuk bertransaksi di luar situs.

    Hindari memberikan data rahasia kepada pihak manapun baik berupa PIN, password, kode OTP dan informasi lainnya. Aman belanja online, jadi konsumen yang cerdas berdaya. Selamat berbelanja

    Sumber :

    idEA. 2019. Trik Anti Rugi Belanja Online

     

    Read More
  • Obat semakin mudah diperoleh melalui aplikasi e-commerce dan marketplace yang menawarkan berbagai kemudahan dalam transaksi online. Masyarakat lebih tertarik mencari dan membeli obat melalui internet karena akses yang mudah dan cepat. Harga beberapa obat online juga lebih murah dan dapat langsung dikirimkan ke rumah. Akan tetapi, berbanja obat online harus dilakukan dengan hati-hati.  Risiko membeli obat online: […]

    Bijak Berbelanja Obat Melalui Aplikasi Online

    Obat semakin mudah diperoleh melalui aplikasi e-commerce dan marketplace yang menawarkan berbagai kemudahan dalam transaksi online. Masyarakat lebih tertarik mencari dan membeli obat melalui internet karena akses yang mudah dan cepat. Harga beberapa obat online juga lebih murah dan dapat langsung dikirimkan ke rumah. Akan tetapi, berbanja obat online harus dilakukan dengan hati-hati. 

    Risiko membeli obat online:

    1. Kemungkinan obat yang dijual palsu
    • Alamat atau tempat pihak yang menjual obat tidak diketahui
    • Obat berasal dari sumber tidak jelas
    • Tidak ada jaminan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan
    1. Pasien tidak mendapatkan informasi lengkap terkait obat (cara pakai, dosis, efek samping), sehingga: konsumsi obat berlebihan, timbul efek samping, dapat menyebabkan keracunan/kematian.

    Obat aman menurut BPOM:

    • Obat diproduksi oleh industri farmasi resmi dengan alamat jelas
    • Terdapat Nomor Izin Edar, tanggal kadarluarsa, nomor bets, dan identitas produk lain. Daftar izin edar dapat dicek pada website BPOM (pom.go.id) datau aplikasi Cek BPOM/BPOM mobile.
    • Obat digunakan sesuai aturan yang tertulis pada kemasan atau petunjuk profesional kesehatan.
    • Obat diperoleh dari sarana resmi sehingga pasien dapat berkonsultasi terkait efek yang tidak diinginkan.

    BPOM menganjurkan agar cerdas dalam memilih produk dengan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa).

     

    Tanda-tanda yang perlu diperhatikan saat membeli obat online (FDA)
    Farmasi online palsu (penipu) Farmasi online yang aman
    Anda dapat membeli obat resep tanpa resep yang valid dari dokter Membutuhkan peresepan yang valid dari dokter atau profesional kesehatan lain yang memiliki izin
    Tidak menyediakan apoteker yang teregistrasi negara untuk menjawab pertanyaan Anda Farmasi teregistrasi oleh negara
    Menawarkan harga yang sangat rendah yang tidak rasional Menyediakan apoteker yang tergistrasi negara untuk menjawab pertanyaan Anda
    Mengirimkan spam atau e-mail untuk menawarkan obat murah Farmasi ada di dalam negara dan memberikan data alamat
    Menawarkan untuk mengirimkan obat ke seluruh dunia  

     

    Pertimbangan lain saat membeli obat online:

    • Pastikan cara pembayaran yang aman (terutama saat mengisi data pribadi)
    • Jangan tertipu Kalimat iklan tidak berarti apabila tidak berdasarkan bukti ilmiah.
    • Jangan self-diagnose. Hindari mencari gejala di internet dan hubungi dokter apabila membutuhkan pengobatan.
    • Laporkan situs yang menjual obat palsu.

    Referensi:

    1. Cerdas dalam Memilih Produk dengan Cek Klik dan Apk Cek BPOM [Internet]. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2019 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/17406/CERDAS-DALAM-MEMILIH-PRODUK-DENGAN-CEK-KLIK-DAN-Apk-CEK-BPOM.html
    2. Ariyulinda N. Urgensi Pembentukan Regulasi Penjualan Obat Melalui Media Online. Jurnal Legislasi Indonesia [Internet]. 2018 [cited 11 March 2020];15(1):37-48. Available from: http://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/10/pdf
    3. Buying Online Drugs Safely [Internet]. UW Health. 2020 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.uwhealth.org/health/topic/special/buying-online-drugs-safely/abo1556.
    4. Jangan Membeli Obat Online [Internet]. Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. 2019 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.pom.go.id/new/view/more/berita/17406/CERDAS-DALAM-MEMILIH-PRODUK-DENGAN-CEK-KLIK-DAN-Apk-CEK-BPOM.html
    5. How to Buy Medicines Safely From an Online Pharmacy [Internet]. U.S. Food and Drug Administration (FDA). 2018 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/how-buy-medicines-safely-online-pharmacy
    6. Medicines and Healthcare products Regulatory Agency. Know what you’re buying! [Internet]. Gov.uk. 2016 [cited 11 March 2020]. Available from: https://www.gov.uk/government/news/know-what-youre-buying

     

    Read More
  • Kemacetan, kesibukan, hingga rayuan diskon menjadi alasan banyak orang lebih memilih membeli kebutuhannya melalui belanja online. Jangan terlena atau terlalu asyik memilih barang-barang incaranmu, hingga lengah dan berakhir dengan rugi sendiri. Baca Juga: Tips Aman dari Corona Saat Belanja Online Dengan tips belanja online dengan aman berikut ini, dijamin keasyikannya gak bakal berkurang. Apa saja […]

    Berikut Trik Anti Rugi Belanja Online yang Perlu Dicoba

    Kemacetan, kesibukan, hingga rayuan diskon menjadi alasan banyak orang lebih memilih membeli kebutuhannya melalui belanja online. Jangan terlena atau terlalu asyik memilih barang-barang incaranmu, hingga lengah dan berakhir dengan rugi sendiri.

    trik anti rugi belanja online

    Baca Juga: Tips Aman dari Corona Saat Belanja Online

    Dengan tips belanja online dengan aman berikut ini, dijamin keasyikannya gak bakal berkurang. Apa saja sih?

    • Pilih Situs Belanja Online yang Terpercaya

    Kenapa? Situs belanja online terpercaya biasanya sudah dilengkapi metode perlindungan yang terjamin keamanannya. Situs terpercaya sudah banyak kok di Indonesia. Pintar memilihnya ya!

    • Pilih Seller dengan Reputasi Terbaik

    Meski sudah “berselancar” di situs belanja online terpercaya, ada baiknya memilih seller yang terpercaya. Kebanyakan situs belanja online kini sudah menggunakan sistem reputasi untuk seller-nya, jadi pastikan kamu membeli dari seller yang memiliki reputasi tinggi.

    • Gunakan Rekening Bersama

    Dengan sistem ini, pembayaran tidak akan langsung ke penjual jika barang belum sampai ke pembeli sesuai deskripsi. Penjual baru bisa mendapatkan uang tersebut ketika pembeli sudah mengkonfimasi keberhasilan dari transaksi yang dilakukan. Kalau penjual “nakal”, maka uang akan kembali kepada pembeli.

    • Teliti Membaca Deskripsi Produk

    Belanja online tentu membuat konsumen tidak dapat melihat langsung kondisi fisik barang yang diincarnya. Jika tidak teliti membaca, bisa jadi kecewa. Jika sudah teliti dan masih tidak sesuai kondisi barang saat diterima, Anda bisa ajukan keluhan untuk meminta penggantian barang atau pengembalian uang.

    Baca Juga: Tips Aman Berbelanja Online

    • Jangan Pakai Wifi Public Ya!

    Risiko yang paling sering terjadi  saat belanja online adalah pencurian identitas dan data pribadi oleh pihak tak bertanggung jawab. Salah satu cara menghindarinya, sebisa mungkin tidak menggunakan wifi public saat mengakses transaksi online. Lebih baik menggunakan jaringan internet pribadi lho!

    • Jangan Lupa Menyimpan Bukti Transaksi

    Ini sangat penting! Jangan pernah lupa menyimpan bukti transaksi. Jika perlu, simpan juga semua informasi detail terkait transaksi barang apa yang dibeli. Sudah siap belanja online dong?!

    Baca Juga: Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi Digital di Bidang Kesehatan

    • Hati-hati Dengan Social Engineering


      Tahukah bahwa jenis penipuan yang paling marak saat berbelanja online adalah rekayasa sosial atau social engineering. Para pelaku mengincar korban dengan mengaku sebagai karyawan situs belanja online, mengajak pembeli bertransaksi di luar situs, atau meminta data rahasia seperti PIN, password, dan kode OTP. Lindungi terus data rahasiamu dengan tidak memberikannya kepada pihak manapun.

    • Perhatikan Syarat dan Ketentuan Yang Berlaku


      Masing-masing situs belanja online memiliki syarat dan ketentuan dalam menyediakan layanannya. Pastikan kamu sudah membaca dan memahaminya sebelum bertransaksi. Situs-situs tersebut akan memberikan layanannya secara maksimal apabila kamu ikut mematuhi aturan yang berlaku.

    Itulah beberapa trik aman berbelanja online. Jika Sobat ingin berbelanja online produk-produk kesehatan, belanjalah di Prosehat, dan dapatkan promo serta voucher menarik. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian kita saat ini. Alasan praktis, cepat dan mudah menjadi faktor utama para konsumen melakukannya. Namun tak jarang kita kecewa dengan layanan dari penjual (seller), layanan customer service maupun produk barang yang diterima tidak sesuai dengan harapan. Sobat Sehat yang sudah menjadi pelanggan setia ProSehat apakah pernah mengalaminya? Besar […]

    Kenali 8 Hak Konsumen Saat Belanja Online

    Belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian kita saat ini. Alasan praktis, cepat dan mudah menjadi faktor utama para konsumen melakukannya. Namun tak jarang kita kecewa dengan layanan dari penjual (seller), layanan customer service maupun produk barang yang diterima tidak sesuai dengan harapan.

    Sobat Sehat yang sudah menjadi pelanggan setia ProSehat apakah pernah mengalaminya? Besar harapan kami tentulah jangan sampai Anda menerima layanan yang kurang berkenan. Untuk itu, Sobat perlu mengetahui lebih lanjut bagaimana cara aman belanja online serta trik menjadi konsumen yang cerdas. Simak ulasan berikut ini:

    Sebagai pembeli online, tahukah Sobat jika Anda memiliki hak-hak sebagai konsumen yang secara garis besar mempunyai perlindungan atau hak-hak yang sama dengan belanja offline. Namun, dalam transaksi jual beli/belanja secara online terdapat sejumlah pendekatan hukum perlindungan konsumen. Transaksi atau belanja online mengacu pada PP No.82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE). Peraturan pemerintah tersebut merupakan turunan Undang-Undang No.11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Perbedaan transaksi atau belanja online dan offline-lah yang mendasari dibuatnya Peraturan ini.

    Secara umum, ada 8 hak-hak konsumen belanja secara umum, antara lain:

    1. Hak memilih jasa/barang.
      2. Hak mendapat informasi atas barang/jasa yang akan dikonsumsi secara benar, jelas, dan jujur.
      3. Hak dilayani dengan perlakuan baik dan tidak diskriminasi.
      4. Hak atas kenyamanan, keselamatan dan keamanan, dalam mengonsumsi barang/jasa.
      5. Hak ganti rugi dan kompensasi.
      6. Hak didengar keluhan dan pendapatnya.
      7. Hak kondisi barang/jasa terjamin sesuai nilai tukar.
      8. Hak mendapat perlindungan hukum dan advokasi, serta upaya penyelesaian sengketa.

    Sebaliknya, para penjual online juga memiliki sejumlah kewajiban, yaitu:

    • Mempunyai itikad baik.
    • Memberikan informasi yang benar, jelas, jujur mengenai kondisi dan jaminan. barang/jasa, serta penjelasan penggunaan, perbaikan, dan pemeliharaan.
    • Melayani dengan baik, jujur, dan tidak diskriminatif.
    • Jaminan mutu barang/jasa sesuai standar yang berlaku.
    • Memberi kesempatan konsumen untuk menguji, mencoba, dan memberi jaminan atau garansi.
    • Memberi kompensasi, ganti tugi, dan penggantian atas kerugian akibat penggunaan.
    • Bila barang tidak sesuai dengan perjanjian, bersedia memberi kompensasi, ganti rugi dan penggantian.

    Nah, sebagai konsumen yang cerdas, tentu Sobat tak ingin kapok setelah berbelanja online bukan? Untuk berbelanja online yang aman, langkah pertama yang harus Sobat lakukan adalah memilih penjual online atau e-commerce yang sudah terpercaya. Lalu jika Anda terlanjur mengalami pengalaman buruk, tugas utama Sobat adalah mengumpulkan semua bukti transaksi dengan pelaku usaha online, kemudian apabila Anda masih ragu untuk melaporkan atau menempuh jalur hukum, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan penyedia jasa hukum sekaligus untuk mendapatkan dampingan hukum dari seorang praktisi hukum terutama yang memiliki bidang perlindungan konsumen.

    Selain itu, bagi Sobat Sehat yang masih setia berbelanja online di ProSehat, jangan ragu lagi untuk menerima layanan kami. Bahkan Anda bisa mendapatkan informasi kesehatan lainnya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat atau bisa menghubungi nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800. Selamat belanja online di ProSehat.

    Referensi:

    1. hukumonline.com/klinik. 2020. Ulasan Lengkap : Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Belanja Online. [online] Available at: [Accessed 12 March 2020].
      2. beritajualbeli.com. 2020. Inilah 8 Hak Konsumen Belanja Di Online Shop – Beritajualbeli.Com. [online] Available at: [Accessed 12 March 2020].
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja