Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Apa yang Perlu Sahabat Lakukan Saat Sebelum, Selama, dan Sesudah Vaksinasi Covid-19?

Vaksinasi Covid-19 telah dimulai di beberapa negara, termasuk Indonesia, seiring dengan mulainya distribusi vaksin untuk mencegah virus asal Wuhan tersebut. Tentu saja ketika Sahabat akan divaksinasi, Sahabat perlu memperhatikan beberapa hal saat sebelum, selama, dan sesudah vaksinasi. Seperti apa sajakah itu? Yuk, mari simak!

sebelum, selama, dan sesudah vaksinasi covid-19

Baca Juga: Meski Vaksin Beredar, Tetap Konsumsi Asupan Bernutrisi untuk Kekebalan Tubuh

Sebelum Vaksinasi

Dilansir dari Health, sebelum Sahabat melakukan vaksinasi sebaiknya memperhatikan dahulu apakah vaksinasi yang akan diberikan cukup direkomendasikan. Kemudian pelajari cara kerjanya dan manfaatnya. Untuk manfaat vaksinasi tentu saja membantu mencegah tertular Covid-19, membantu membangun perlindungan terhadap virus, dan membantu mencegah menghentikan pandemi.

Selain, itu persiapkan diri Sahabat dengan istirahat yang cukup di malam sebelumnya supaya diri bisa tenang dan rileks sehingga tidak gelisah. Pelajari juga tiap efek samping yang mungkin didapatkan sehingga Sahabat tidak terkejut setelah divaksinasi.

Selama Vaksinasi

Ketika Sahabat melakukan vaksinasi yang diadakan di fasilitas layanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, atau klinik, Sahabat direkomendasikan untuk menjalankan protoko-protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak. Proses vaksinasi Covid-19 ini sebenarnya sama dengan proses vaksinasi pada umumnya, seperti vaksinasi flu atau vaksinasi HPV, yang menggunakan jarum suntik. Itu artinya, Sahabat akan disuntik, dan sebelumnya lengan atas lokasi suntikan akan disterilkan dengan alkohol atau sejenisnya.

Setelah penyuntikan Sahabat akan diminta menunggu sekitar 15-30 menit untuk memastikan kemungkinan reaksi pasca imunisasi yang akan terjadi seperti sakit kepala, demam, dan nyeri. Sahabat kemudian akan diberikan kartu vaksinasi sebagai bukti bahwa Sahabat telah melakukan vaksinasi.

Baca Juga: Perlukah Paspor Vaksin Covid-19 untuk Bukti Vaksinasi?

Setelah Vaksinasi

Setelah vaksinasi, Sahabat tentu akan merasakan efek samping. Apabila Sahabat mengalami nyeri lengan atau bengkak, CDC merekomendasikan menggunakan lap bersih yang sudah dibasahi air dingin untuk meredakan nyeri dan melatih otot.

Apabila demam, Sahabat disarankan untuk meminum banyak cairan dan berpakaian ringan, dan jika ada sakit atau tidak nyaman setelah divaksin, konsultasilah dengan dokter untuk menggunakan obat bebas seperti parasetamol. Efek samping yang dirasakan biasanya akan hilang dalam waktu 1-2 hari. Namun, jika berlanjut segera hubungi penyedia layanan kesehatan setempat.

Karena vaksin Covid-19 diberikan dalam dua dosis, CDC tetap menyarankan Sahabat untuk disuntik vaksin kedua meskipun terkena efek samping. Penyuntikan 2 kali dimaksudkan untuk membangun kekebalan tubuh secara optimal melawan virus. Namun akan ada pertanyaan apakah boleh sesuka hati meski sudah divaksin?

Baca Juga: Efek Samping Vaksin Covid-19 dan Cara Mencegahnya

Jawabannya, tidak! Hal ini dikarenakan vaksin hanya bersifat mencegah dan menghalangi munculnya gejala. Jadi, tidak menjamin sepenuhnya Sahabat bakal tidak tertular lagi Covid-19. Karena itu, setelah Sahabat divaksin yang perlu Sahabat lakukan adalah tetap menerapkan protokol kesehatan di mana pun, terutama saat di keramaian. CDC juga menyarankan untuk menghindari tempat-tempat yang ventilasinya udaranya buruk karena hal itu menyebabkan penyebaran virus. Yang terpenting lagi saat Sahabat ingin melakukan perjalanan bisnis atau liburan harus tetap tes Covid-19.

Hal yang sama berlaku ketika Sahabat yang sudah divaksin ingin berkumpul dengan teman dan keluarga. Sebaiknya, urungkan saja dahulu hal itu. Kalaupun harus sebaiknya dilakukan di ruang terbuka, dan mintalah keluarga atau teman yang belum divaksin untuk karantina mandiri selama 10 hari sebelum pertemuan. Mengapa? Karena tanpa disadari, orang yang sudah divaksin dapat membawa dan meyebarkan patogen. Bahkan, mereka bisa menyebarkan epidemi.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

Karena itu, hal terbaik setelah divaksin adalah tetap melakukan protokol kesehatan 5M supaya juga minimum kekebalan kelompok sebanyak 70% tercapai. Dengan begini, vaksin benar-benar efekti mencegah dan menghentikan pandemi seperti yang diharapkan. Selain 5M, Sahabat juga jangan lupa melakukan PHBS, dan deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. What to Expect Before, During, and After You Get the COVID-19 Vaccine [Internet]. Health.com. 2021 [cited 5 February 2021]. Available from: https://www.health.com/condition/infectious-diseases/coronavirus/covid-19-vaccine-before-during-after-appointment
  2. Media K. Suntik Vaksin Bukan Berarti Bebas Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 5 February 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2021/02/04/140000568/suntik-vaksin-bukan-berarti-bebas-covid-19-apa-yang-harus-dilakukan-?page=all#page2

Chat Asisten ProSehat aja