Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

6 Penyebab ASI Ada Darah dan Resikonya Bagi Kesehatan Ibu

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Masalah Payudara Penyebab ASI Ada Darah Serta Solusi Mengatasinya

Mungkin saja penyebab ASI ada darah adalah kanker payudara. Namun bisa juga terjadi karena adanya lecet atau luka pada puting ibu. Oleh sebab itu, perlu dicek secara mendetail sumber darah ini sehingga Sahabat Sehat bisa melakukan tindakan terbaik.

Secara umum, ASI yang berkualitas baik tampak berwarna putih kekuningan dan tidak berbau asam. Perubahan warna yang terjadi pada ASI, seperti timbulnya bercak darah dapat menimbulkan kepanikan tersendiri. Nah Sahabat Sehat, mari kita cari tahu lebih dalam mengapa ada bercak darah di ASI, resikonya pada ibu dan bayi, serta tindakan apa yang harus dilakukan.

Penyebab ASI Ada Darah atau Berwarna Kemerahan

Sahabat Sehat mungkin menyadari adanya darah pada ASI saat selesai menampung ASI perah, atau apabila terlihat bercak darah pada mulut Si Kecil setelah selesai menyusui.  Sahabat Sehat, berikut ini merupakan berbagai penyebab ASI bercampur darah yang perlu diwaspadai, yaitu:

Puting Payudara Lecet

Hal ini merupakan penyebab tersering ASI bercampur darah. Puting payudara yang lecet dapat terjadi apabila posisi menyusui Si Kecil kurang pas atau jika Si Kecil menghisap puting payudara terlalu kuat, sehingga menimbulkan luka lecet.

Puting lecet ketika menyusui bisa juga menjadi tanda adanya infeksi pada jaringan payudara. Masalah ini disebut mastitis. Biasanya masalah ini terjadi ketika bakteri menginfeksi jaringan payudara melalui luka kecil di puting, atau melalui saluran air susu. Sumber bakteri biasanya berasal dari mulut bayi atau permukaan kulit payudara.

Untuk mengatasi masalah mastitis ini, Ibu bisa menyusui lebih sering pada area yang sakit. Memang agak sakit, tapi dengan mengosongkan susu di payudara yang mengalami mastitis akan membantu proses penyembuhan lebih cepat.

Selain itu, mengompres dengan air hangat ataupun air es bisa menjadi solusi mempercepat proses penyembuhan lecet ataupun mastitis di puting payudara. Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi agar stamina dan daya tahan tubuh meningkat sehingga lecetnya payudara tidak menjadi sumber masuknya kuman dan bakteri jahat lainnya.

Gangguan Pembuluh Darah Payudara

Pembengkakan pembuluh darah pada payudara, atau yang sering dikenal dengan sebutan Rusty pipe syndrome seringkali menjadi penyebab adanya darah pada ASI. Hal ini disebabkan akibat peningkatan aliran darah ke payudara setelah melahirkan.

Jika ibu baru pertama kali memberikan ASI, maka kemungkinan besar akan ada darah bercampur dengan ASI. ASI yang keluar pertama kali setelah melahirkan (kolostrum) akan terlihat berwarna oranye kemerahan sebab mengandung beta karoten, lalu secara berangsur-angsur tampak berubah menjadi putih kekuningan.

Jika darah berasal dari Rusty Pipe Syndrome, ibu tidak perlu khawatir. ASI tetap bisa diberikan pada si kecil sambil menunggu warna ASI menjadi normal seperti pada umumnya. Biasanya warna ASI akan berubah putih kekuningan tanpa ada bercak merah setelah 1 hingga 2 minggu.

Pecahnya Pembuluh Darah Tepi Payudara

Pecahnya pembuluh darah tepi (kapiler) dapat disebabkan karena trauma akibat hisapan Si Kecil terlalu kuat, maupun akibat memompa ASI dengan cara yang tidak tepat sehingga menimbulkan luka. Sebaiknya Sahabat Sehat mengompres payudara dengan air hangat sebelum mulai memompa payudara agar melancarkan pengeluaran ASI. Jika memompa ASI dengan menggunakan tangan, pijat pada bagian payudara dan bukan pada puting payudara. Apabila aliran ASI berhenti atau terjadi sumbatan, sebaiknya ganti dengan memompa payudara sisi yang lain.

Sebenarnya masalah ini bisa sembuh sendiri seiring dengan waktu. Proses penyembuhan bisa berlangsung 1 hingga 2 minggu tergantung kondisi fisik dan tingkat regerenerasi ibu. Namun jika menimbulkan rasa sakit tidak tertahan dan menyebabkan tidak bisa menyusui, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan medis yang lebih detail dan akurat sehingga bisa ditentukan langkah terbaik apa yang harus dilakukan.

Radang Payudara

Mastitis atau disebut juga radang payudara, disebabkan karena infeksi maupun sumbatan pada payudara. Kondisi yang menjadi salah satu penyebab ASI ada darah ini ditandai dengan beberapa gejala seperti payudara bengkak dan kemerahan, terasa nyeri, tubuh demam, ASI bercampur dengan darah, dan sering kali diikuti dengan perubahan bau ASI.

Sahabat Sehat dianjurkan istirahat yang cukup, minum air putih yang cukup, kompres payudara dengan air hangat sebelum menyusui, bersihkan puting payudara setelah menyusui, serta tingkatkan frekuensi menyusui Si Kecil. Cara ini akan membantu mempercepat penyembuhan radang.

Tumor Payudara

Jika terdapat tumor payudara, seperti intraductal papilloma jinak dapat menyebabkan ASI bercampur dengan darah. Tumor jinak ini umumnya dapat diraba dengan tangan, mulai dari sekitar payudara hingga belakang puting.

Tumor payudara dapat dideteksi dengan meraba payudara dengan tangan. Apabila Sahabat Sehat menemukan benjolan di payudara, segera maka kemungkinan hal ini terjadi karena adanya tumor payudara. Tindakan yang perlu dilakukan jika hal ini terjadi adalah menghubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan serta tindakan medis.

Jika memang merasakan benjolan di payudara, jangan menunda dan segera lakukan pemeriksaan. Walaupun belum tentu tumor namun Sahabat Sehat perlu selalu melakukan pencegahan atas risiko kesehatan yang mungkin terjadi.

Kanker Payudara

Sahabat Sehat perlu mewaspadai jika ASI bercampur darah disertai dengan keluhan lain, seperti benjolan tidak beraturan pada payudara, serta perubahan bentuk puting dan payudara. Jika menemukan gejala-gejala kanker payudara maka Sahabat Sehat perlu segera periksakan ke dokter. Umumnya dokter akan menganjurkan beberapa prosedur pemeriksaan untuk memastikan masalah di payudara ini memanglah kanker.

Jika memang ditemukan kanker, dokter akan memberikan beberapa saran tindakan medis yang perlu dilakukan. Silahkan ikuti petunjuk dokter untuk memastikan kanker payudara bisa teratasi dengan baik.

Tindakan yang Perlu Dilakukan Jika ASI Bercampur Darah

Meski Sahabat Sehat merasa takut dan khawatir saat menemukan ASI bercampur dengan darah, sebaiknya tetap tenang namun pastikan untuk temukan dan ketahui apa yang menyebabkan munculnya masalah ini. Cek ke dokter untuk memeriksa penyebab ASI ada darah dan bagaimana menanganinya.

Sementara itu, Sahabat Sehat bisa melakukan beberapa tindakan berikut ini agar ASI bisa kembali normal:

  • Tetap menyusui atau memompa ASI untuk Si Kecil
  • Menyusui pada kedua payudara secara bergantian
  • Kompres air dingin bergantian dengan air hangat pada bagian puting, setelah menyusui.
  • Kompres air hangat pada payudara sebelum menyusui, untuk memperlancar aliran ASI.
  • Gunakan pelindung puting payudara.
  • Menyusui Si Kecil sesuai jadwal.
  • Jika terdapat luka pada puting payudara, berikan krim atau salep pelembab di area sekitar luka.

Jika nyeri payudara memberat, teraba benjolan pada payudara, serta darah yang keluar dari payudara semakin banyak maka Sahabat Sehat dianjurkan melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke Dokter.

Lihat Juga: Deteksi Kanker Payudara

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai penyebab ASI ada darah dan solusi untuk mengatasinya. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. Australian Breastfeeding Association. Unusual appearances of breastmilk [Internet]. Australia : Australian Breastfeeding Association. 2017 [updated 2017 Aug; cited 2021 Aug 03].
  2. Glaze P. Blood in Breast Milk [Internet]. Breastfeeding Support. 2018 [updated 2018 June 27; cited 2021 Aug 03].
  3. Murray D. Blood in Breast Milk: Information, Safety, Causes, and Treatment [Internet]. USA : Verywell Family. 2020 [updated 2020 April 20; cited 2021 Aug 03].
  4. Higuera V. Blood in Breast Milk: Is This Normal? [Internet]. USA : Healthline. 2016 [updated 2016 Aug 03; cited 2021 Aug 03].
  5. Brennan D. Blood in Breast Milk: What to Do [Internet]. USA : WebMD. 2021 [updated 2021 Feb 22; cited 2021 Aug 03].

Chat Asisten ProSehat aja