Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Cara Menyimpan ASI di Kulkas Agar Kualitas Tetap Terjaga

Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Cara Menyimpan ASI di Kulkas yang Benar dapat Menjaga Kualitas ASI

Agar kualitasnya terjaga maka cara menyimpan ASI di kulkas harus benar. Kesalahan cara simpan dapat merusak manfaat dan rasa ASI. Sahabat Sehat tentu tidak ingin mengalami kejadian ASI yang sudah disimpan ternyata basi padahal sudah disimpan di kulkas.

Bagi Sahabat Sehat yang tengah menjalani masa menyusui, sebagai salah satu cara untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan ASI Si Kecil adalah dengan memompa ASI. Jika sewaktu-waktu Sahabat Sehat tidak dapat menyusui Si Kecil secara langsung, tentu dapat diberikan ASI perah agar Si Kecil tetap memperoleh asupan ASI. Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara menyimpan ASI perah yang baik? Mari simak penjelasan berikut.

Tempat Terbaik Penyimpanan ASI Perah

Untuk menyimpan ASI perah, Sahabat Sehat dapat menggunakan kantong plastik maupun botol khusus ASI. Selanjutnya, Sahabat Sehat dapat menyimpan kantong dan botol berisi ASI perah dengan cara sebagai berikut :

Gunakan Kulkas atau Lemari Pendingin

Kualitas ASI perah akan sangat terjaga jika disimpan dalam lemari pendingin dengan suhu sekitar 40 derajat Fahrenheit (4 derajat Celcius). Penyimpanan dengan cara ini dapat membuat ASI perah bertahan hingga 4 hari.

Simpan di Lemari Es Beku

ASI perah bisa disimpan dalam lemari es beku dengan suhu minimal 0 derajat Fahrenheit (-18 derajat Celcius). Penyimpanan dengan cara ini dapat membuat ASI perah bertahan hingga 6 bulan.

Di Ruangan dengan Suhu Dingin

Jika memiliki ruangan khusus dengan suhu 25 derajat celcius atau rendah maka ASI dapat disimpan di ruangan tersebut. ASI perah disimpan dalam suhu ruangan dengan suhu minimal 77 derajat Fahrenheit (25 derajat Celcius), dapat bertahan hingga 4 jam.

Pakai Box Pendingin

Jika Sahabat Sehat sedang berpergian, simpan ASI perah dalam box pendingin yang berisi bongkahan es (ice pack). ASI perah bertahan hingga 24 jam jika disimpan dalam box pendingin.

Urutan Cara Menyimpan ASI di Kulkas

Prosedur Penyimpanan ASI di Kulkas

Walaupun tempat menyimpan ASI perah terbaik adalah di dalam kulkas namun sebaiknya memperhatikan beberapa hal agar manfaat dan rasa ASI tidak berubah. Beberapa tips ketika menyimpan ASI di kulkas antara lain:

Tulis Tanggal dan Jam Pompa ASI

Pastikan tidak memasukkan ASI ke dalam kulkas. Tulis dahulu tanggal dan jam berapa ASI tersebut dipompa. Cara ini wajib dilakukan agar Sahabat Sehat mudah mengetahui sudah berapa lama ASI disimpan. Selain itu, cara ini juga memudahkan Sahabat Sehat dalam menentukan ASI mana yang sebaiknya didahulukan untuk dipakai dan menghindarkan Sahabat Sehat mengambil ASI yang kemungkinan sudah basi.

Cek Kondisi Kulkas

Sahabat Sehat harus memastikan kondisi kulkas dalam keadaan baik. Hindari menggunakan kulkas yang memiliki masalah seperti kurang dingin, kelistrikannya suka mati mendadak, atau memiliki masalah-masalah lainnya. Hal ini penting agar tidak mengalami kejadian ASI yang disimpan langsung basi atau berubah rasa karena kulkas mati semalaman.

Jangan Mengisi Kantong ASI Terlalu Penuh

Kantong berisi ASI yang ingin dibekukan sebaiknya tidak terlalu penuh. ASI dapat memuai ketika didinginkan sehingga ASI dapat meluber jika dibekukan. Sebaiknya Sahabat Sehat juga menghindari mencampur ASI perah yang lama dengan ASI yang baru saja diperah. Karena pencampuran tersebut dapat merusak rasa ASI dan dapat menyebabkan bayi tidak mau mengkonsumsinya.

Pastikan Kantong ASI dan Botol ASI Tertutup Rapat

Sebelum memasukkan ke dalam kulkas pastikan kantong ASI dan botolnya sudah tertutup rapat. Hal ini untuk menghindari kebocoran ataupun kontaminasi yang tidak diinginkan selama ASI di dalam kulkas.

Gunakan Kantong ASI Berukuran Sesuai Kebutuhan Si Kecil

Jika Si Kecil tidak menghabiskan ASI, ASI perah sebaiknya tidak didinginkan ataupun dibekukan lagi di dalam kulkas. Oleh sebab itu sebaiknya pilih kantong ASI yang tidak terlalu besar namun sesuai kebutuhan sekali minum Si Kecil. Dengan demikian tidak ada ASI yang harus terbuang sia-sia nantinya.

Jangan Taruh di Pintu Kulkas

Cara menyimpan ASI di kulkas selanjutnya adalah dengan menaruh ASI di area belakang penyimpanan. Alasannya adalah karena suhu di sana adalah yang paling stabil. Menyimpan di pintu akan sering berubah suhu, terutama jika kulkas sering dibuka tutup.

Sediakan Es Batu

Selain mengisi kulkas dengan kantong ASI, ada baiknya Sahabat Sehat membuat es batu di dalam kulkas. Fungsinya adalah untuk berjaga-jaga semisal kulkas rusak atau lampu padam. Dengan demikian, Sahabat Sehat bisa menggunakan es batu tersebut agar ASI perah tetap dalam kondisi dingin.

Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa cara menyimpan ASI di kulkas agar tetap awet dan rasanya tetap disukasi oleh Si Kecil. Selain memilih kantong dan botol wadah penyimpanan ASI perah, Sahabat Sehat juga perlu mempertimbangkan alat pompa ASI yang nyaman saat digunakan.

Lihat Juga: Penyebab ASI Ada Darah

Jika Sahabat Sehat membutuhkan alat pompa ASI dan kantong plastik penyimpanan ASI perah, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi :

  1. Centers for Disease Control and Prevention. Proper Storage and Preparation of Breast Milk [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 June 11; cited 2021 Aug 05].
  2. The Asian Parent. Cara Menyimpan ASI Perah, Tips Penting untuk Busui yang Bekerja [Internet]. Indonesia : The Asian Parent; [cited 2021 Aug 05].

Chat Asisten ProSehat aja