6 Ide Olahraga di Rumah agar Tetap Fit Melawan Corona
Tentu Sobat sering melihat #stayathome atau social distancing tersebar di media sosial bukan? Gerakan ini diadakan karena virus corona (COVID-19) yang sedang menjadi pandemik. Berada di rumah dalam jangka waktu yang lama mungkin membuat Sobat sedikit jenuh, atau menurunkan tingkat aktivitas fisik Sobat. Namun tanpa perlu keluar dari rumah untuk berlari maupun ke tempat fitness atau gym, Sobat dapat melakukan aktivitas fisik yang cukup di dalam rumah.
Aktivitas fisik dinilai baik untuk tubuh karena dapat menekan peradangan dan meningkatkan imunitas tubuh.4 Beraktivitas fisik yang menggunakan beban termasuk berat tubuh sendiri dapat mengurangi risiko mengalami sindroma metabolik.5 Berikut adalah beberapa ide olah raga ringan di rumah yang dapat dilakukan Sobat agar tetap fit:
- Latihan Aerobik
Latihan aerobik atau disebut dengan cardio merupakan latihan yang memerlukan oksigen yang adekuat untuk menjalani proses metabolisme aerobik. Latihan ini akan membuat Sobat bernapas dan jantung berdetak lebih cepat. Pada umumnya jenis latihan aerobik adalah berlari, berenang, atau bersepeda. Namun berikut adalah alternatifnya yang dapat dilakukan di rumah:
- Jumping Jacks
- Mountain Climbers
- Burpees
- High knees
- Push Up
Gerakan push up menggunakan otot dada dan trisep dengan gaya mendorong. Gerakan ini memiliki banyak variasi, namun variasi yang paling standarnya adalah:
- Posisikan kedua tangan Sobat selebar bahu.
- Saat menekuk siku dan merendahkan tubuh Sobat, posisi siku adalah sekitar 45 derajat dari tubuh.
- Pastikan tangan Sobat terbuka dengan jari tengah menunjuk ke arah jam 12.
- Selama gerakan ini, perut atau core Sobat harus dikontraksikan dan punggung Sobat datar, sehingga tubuh Sobat lurus dari kepala hingga tumit.
- Posisikan kaki Sobat seperti saat berjinjit, namun jika terasa terlalu berat, Sobat dapat melakukan gerakan ini dengan dengkul Sobat.
- Squat
Untuk pemula yang melakukan squat sering melakukan kesalahan dengan posisi berjongkok dan berjinjit. Squat juga memiliki beberapa variasi, yang paling standar adalah dengan beban tubuh:
- Posisikan kedua kaki selebar bahu dengan arah keluar sekitar 15 derajat.
- Kontraksikan perut Sobat dan pastikan punggung tetap lurus.
- Lakukan seperti Sobat ingin duduk, kedua telapak kaki tetap menempel ke lantai.
Saat gerakan ini dilakukan dengan benar, otot paha (quadriceps dan hamstring) dan otot bokong (glutes) akan terlatih.
- Lunges
Sobat pasti pernah mengikat tali sepatu yang terlepas saat berjalan bukan? Gerakan lunges mirip dengan posisi itu. Gerakan ini digunakan untuk melatih otot paha, otot bokong, dan otot pinggul.
- Posisikan kedua kaki selebar pinggul.
- Melangkah dengan kaki kiri atau kanan, tumit menyentuh lantai terlebih dahulu.
- Posisikan paha pada kaki yang melangkah sejajar dengan lantai dan dengkul tidak melewati jari kaki.
- Untuk kaki yang lain posisikan paha lurus dengan tubuh dan jari kaki seperti menjinjit.
- Pastikan tubuh tetap tegak dan perut dikontraksikan.
- Gunakan tumit kaki yang melangkah untuk kembali ke posisi semula.
- Ulangi gerakan pada kaki sebelah.
- Sit Up
Pasti saat sekolah, Sobat sudah melakukan sit up tentunya. Gerakan ini melatih otot perut (Abs) dan otot pinggul (Hip flexor).
- Posisikan tubuh Sobat tidur pada lantai, tekuk dengkul dan jika ada, gunakan benda seperti kursi atau minta tolong orang lain untuk menahan kedua kaki Sobat.
- Letakkan kedua tangan Sobat di belakang kepala atau disilang di depan dada, tekuk pinggul untuk menarik tubuh Sobat dan kontraksikan perut.
- Saat menurunkan tubuh, pastikan tubuh Sobat menyentuh lantai hingga punggung atas.
- Plank
Sama seperti gerakan sebelum-sebelumnya, plank memiliki banyak variasi bahkan dapat dijadikan gerakan cardio. Plank yang standar dilakukan dengan:
- Posisi tangan lurus dan selebar bahu, posisi tubuh lurus, dan jari kaki seperti menjinjit (seperti push up).
- Kontraksikan otot perut dan bokong, lalu tahan posisi selama mungkin.
Gerakan ini akan melatih terutama otot perut, otot bokong, otot bahu, dan otot lengan.
Itulah beberapa contoh ide gerakan olahraga tanpa alat yang dapat Sobat lakukan di rumah. Pastikan Sobat melakukan aktivitas fisik selama 150 hingga 300 menit setiap minggunya dengan intensitas sedang.6 Jangan lupa untuk sementara waktu ini, hindari untuk keluar dari rumah demi kepentingan bersama.
Untuk informasi kesehatan lainnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik /wa.
Daftar Pustaka
- Coronavirus [Internet]. Who.int. 2020. Available from: https://www.who.int/health-topics/coronavirus#tab=tab_1
- Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020. Available from: cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/index.html
- Adnan Shereen M, Khan S, Kazmi A, Bashir N, Siddique R. COVID-19 infection: origin, transmission, and characteristics of human coronaviruses. Journal of Advanced Research. 2020;.
- Mikkelsen K, Stojanovska L, Polenakovic M, Bosevski M, Apostolopoulos V. Exercise and mental health. Maturitas. 2017;106:48-56.
- Bakker E, Lee D, Sui X, Artero E, Ruiz J, Eijsvogels T et al. Association of Resistance Exercise, Independent of and Combined With Aerobic Exercise, With the Incidence of Metabolic Syndrome. Mayo Clinic Proceedings. 2017;92(8):1214-1222.
- Physical Activity Guidelines for Americans [Internet]. HHS.gov. 2020. Available from: https://www.hhs.gov/fitness/be-active/physical-activity-guidelines-for-americans/index.html
![6 Ide Olahraga di Rumah agar Tetap Fit Melawan Corona Tentu Sobat sering melihat #stayathome atau social distancing tersebar di media sosial bukan? Gerakan ini diadakan karena virus corona (COVID-19) yang sedang menjadi pandemik. Berada di rumah dalam jangka waktu yang lama mungkin membuat Sobat sedikit jenuh, atau menurunkan tingkat aktivitas fisik Sobat. Namun tanpa perlu keluar dari rumah untuk berlari maupun ke tempat fitness […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/olahraga-di-rumah.png)

![Bagaimana Bersihkan Rumah Menggunakan Disinfektan untuk Cegah Corona? Seperti yang Sobat ketahui, saat ini dunia sedang dihebohkan dengan virus corona yang disebut COVID-19. Penyebaran virus ini disebut sebagai sebuah pandemik oleh WHO (World Health Organization). Penularan virus corona berasal dari droplet yang diproduksi oleh orang terinfeksi. Droplet berisi virus corona tersebut dapat tersebar ke benda-benda di sekitar Sobat. Pada permukaan plastik dan stainless […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/bersih-rumah.png)
![7 Tips Hindari Stres Saat Karantina Diri di Rumah Covid-19 yang telah mewabah selama beberapa bulan terakhir membuat pemerintah menganjurkan masyarakat untuk isolasi secara mandiri di rumah. Meskipun tak sedikit masyarakat yang menganggap remeh masa karantina ini, periode karantina diri di rumah sangatlah penting untuk mencegah penyebaran virus corona. Masa inkubasi COVID-19 adalah 2-14 hari, artinya orang yang terpapar virus corona akan menujukkan gejala […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/tetap-di-rumah.png)
![Jambu Biji Diteliti untuk Mencegah Virus Corona Tahukah Sobat bahwa tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), sedang mengembangkan penelitian terkait kandidat senyawa yang dapat mencegah virus corona, salah satunya bisa didapatkan dari jambu biji. Metode penelitian bioinformatikan ini memanfaatkan basis data Laboratorium Komputasi Biomedik dan Rancangan Obat Fakultas Farmasi UI, dengan total basis […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/jambu-biji.png)
![Benarkah Vitamin C dan E Tingkatkan Antibodi untuk Mencegah Corona? Coronavirus disease 2019 (COVID-19) yang sudah menjadi pandemik belakangan ini adalah penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, sebuah virus RNA rantai positif yang memiliki bentuk menyerupai mahkota bila dilihat di bawah mikroskop. Virus yang dapat menyerang sistem pernafasan manusia ini dapat menimbulakn gejala yang serupa dengan infeksi saluran pernafasan akut biasanya, seperti demam, batuk, pilek, nyeri […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/vitamin-c-E.png)
![Hadapi COVID-19, ProSehat dan ATENSI Jalin Kerja Sama dengan Kemenkes RI ProSehat, startup kesehatan Indonesia telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bidang komunikasi, informasi, dan edukasi untuk mewujudkan penyebaran informasi dan mengedukasi masyarakat dalam menghadapi Corona Virus Disease atau COVID-19. ProSehat, tergabung sebagai salah satu anggota ATENSI (Aliansi Telemedika Indonesia) terus berperan aktif dalam melakukan penyebaran informasi dan edukasi melalui platform asisten kesehatan maya […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/prosehat-atensi.jpg)
![Cara Membersihkan Tempat Kerja* dari Virus Corona, Semua Virus, Bakteri, dan Mikro Organisme Mematikan/Patogen Saat ini COVID-19 sedang menyebar di seluruh belahan dunia, termasuk di Indonesia. Selain virus ini, terdapat juga virus dan bakteri lain, serta mikroorganisme lain yang menyebar lewat udara. Salah satunya adalah Bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri Tuberculosis ini memiliki daya infeksius dan tingkat fatality rate lebih tinggi dibandingkan dengan COVID-19. Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/corona-virus.png)
![Inilah Gejala Corona dari Hari ke Hari Jumlah penderita virus corona makin hari makin bertambah, di Indonesia sendiri jumlah penderita mencapai 514 orang (23/3/2020) dan memakan korban jiwa mencapai 48 jiwa1. Angka ini diprediksi akan terus meningkat jika tidak ditangani dengan segera. Deteksi secara dini dianggap sebagai metode paling ampuh dalam upaya menurunkan angka kematian corona. Deteksi dini diawali dengan mengetahui tanda […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/corona-01.png)
![Benarkah Golongan Darah A Lebih Rentan dengan Virus Corona? Berdasarkan penelitian pendahuluan yang dilakukan di Cina untuk menganalisa sampel darah dari 2.173 penderita Coronavirus disease 2019 (COVID-19), terdapat kecenderungan peningkatan risiko terhadap golongan darah A, sedangkan risiko yang lebih rendah pada golongan darah O untuk terinfeksi virus SARS-CoV 2. Dengan mengetahui kecenderungan tersebut, diharapkan penelitian ini dapat membantu para petugas medis dalam tata laksana […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/golongan-darah.png)
![Kenali Apa dan Bagaimana Rapid Test Corona Sobat mungkin sudah sering membaca berita bahwa penyebaran infeksi virus corona melalui droplet penderita yang sudah positif terkena COVID-19 atau dari kontak, seperti salaman atau berada terlalu dekat dengan penderita (kontak fisik). Oleh karena itu, social distancing atau membatasi kontak dengan orang lain sangat penting untuk memutuskan penyebaran virus corona. Penyebaran infeksi virus corona di […]](https://www.prosehat.com/wp-content/uploads/2020/03/rapid-test.png)