Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Masker Habis? Ini Caranya untuk Membuat Masker Sendiri

Masker merupakan sebuah alat pelindung diri (APD) yang digunakan pada wajah atau kepala dan menutupi setidaknya hidung dan mulut. Pada umumnya, masker hanya digunakan oleh orang yang sedang sakit. Tetapi saat ini masyarakat sedang berbondong-bondong membeli masker terutama jenis masker bedah (surgical mask). Semua ini bertujuan  menghindari infeksi virus Corona (COVID-19) yang sedang menjadi pandemik.1,2 Jika semua masker habis, ada tips untuk membuatnya sendiri. Namun sebelum itu, kita pelajari lebih dahulu apa itu masker bedah.

Baca Juga: Jenis dan Efektivitas Masker Menurut WHO, Tak Ada Scuba dan Buff

Masker bedah secara umum terdiri dari 3 lapisan. Lapisan terluar merupakan lapisan yang menangkal cairan (hidrofobik) sehingga tidak masuk ke lapisan dalam. Lapisan tengah merupakan lapisan penyaring. Lapisan terdalam merupakan lapisan yang menyerap air (hidrofilik). Sebuah penelitian menunjukkan bahwa masker bedah memiliki nilai efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan menggunakan bandana untuk menutupi mulut dan hidung.3 Ini membuktikan bahwa 3 lapisan unik dari masker bedah memiliki fungsi untuk memfiltrasi kuman-kuman.

Dengan menipisnya persediaan masker pada berbagai tempat, Sobat dapat membuatnya sendiri dengan bahan-bahan yang dapat Sobat temukan di rumah. Sebuah penelitian di Cambridge membandingkan beberapa bahan rumah tangga yang dapat digunakan sebagai substitusi masker bedah. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa bahan yang direkomendasikan untuk dijadikan pengganti masker adalah:

  • Baju 100% katun
  • Sarung bantal

Kedua bahan rumah tangga tersebut diuji dengan ketebalan 2 lapis. Dibandingkan dengan bahan rumah tangga yang lain, kedua bahan tersebut memiliki efektivitas untuk menyaring dan aliran udara untuk bernapas yang dapat ditoleransi. Meskipun demikian, efektivitas dari kedua bahan tersebut tidak lebih tinggi dibandingkan dengan masker bedah.4 Jika Sobat ingin membuat masker sendiri, diperlukan 3 lapisan kain nonwoven meltblown yang tahan air, menjadi penyaring, dan menyerap air. Jika Sobat tidak memiliki bahan tersebut, Anda dapat menggunakan bahan lain sebagai pengganti.

Baca Juga: Aturan Penggunaan Masker pada Anak dan Tips Memakainya

Untuk pembuatan masker substitusi:

  • Jahitlah 2 lembar bahan (baju 100% katun atau sarung bantal) untuk bagian depan dan belakang masker.
  • Buat bukaan pada tengah dari bagian belakang untuk dimasukkan lapisan penyaring sebagai lapisan tengah. Lapisan penyaring dapat disubstitusi dengan bahan kain nonwoven berupa tisu basah yang dikeringkan, popok bayi atau dewasa baru, atau pembalut baru.
  • Sisipkan bahan penguat pada bagian atas agar masker dapat dikencangkan pada bagian hidung Sobat.
  • Jahitlah ujung kiri dan kanan masker dengan kain untuk dikaitkan pada telinga kiri dan kanan Sobat.

Masker ini dapat Sobat gunakan hanya untuk keadaan darurat dimana tidak dapat dijumpai lagi masker bedah. Untuk penggunaan ulang, buang bahan penyaring pada bagian dalam masker lalu cuci masker dengan detergen atau sabun, lalu keringkan hingga tuntas. Gunakan lapisan penyaring yang baru.

Penggunaan masker direkomendasikan oleh WHO untuk orang sakit, atau orang yang sedang merawat orang yang dicurigai atau sudah terinfeksi COVID-19.5 Ini dikarenakan  penularan virus yang terjadi secara kontak dekat (dalam 1.8 meter).6 Metode penularan virus corona berupa droplet yang diproduksi orang sakit.7 Droplet tersebut dapat dihentikan oleh masker saat orang yang sakit batuk atau bersin, sehingga tidak tersebar ke benda atau orang lain. Untuk Sobat yang sehat, cukup hanya menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit dan hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut sebelum mencuci tangan.6

Baca Juga: Seperti Inilah Cara Melepas Masker dengan Benar

Penggunaan masker buatan sendiri tentu tidak akan sama efektivitasnya dengan masker bedah, namun dapat digunakan dalam keadaan darurat. Jika saat ini Sobat dalam keadaan sehat, maka Sobat tidak perlu menggunakan masker. Apabila Sobat memiliki masker bedah, pastikan Sobat menggunakan masker hanya jika diperlukan karena saat ini persediaan masker sangat terbatas. Dengan melakukan hal demikian, Sobat dapat membantu menghentikan penyebaran COVID-19 dengan memberikan kesempatan orang yang membutuhkan untuk memiliki masker seperti yang sedang sakit dan para tenaga kesehatan.

Produk Terkait: Masker Medis

Untuk informasi kesehatan lainnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-nCoV/summary.html
  2. Coronavirus [Internet]. Who.int. 2020. Available from: https://www.who.int/health-topics/coronavirus
  3. Bowen L. Does That Face Mask Really Protect You?. Applied Biosafety. 2010;15(2):67-71.
  4. Davies A, Thompson K, Giri K, Kafatos G, Walker J, Bennett A. Testing the Efficacy of Homemade Masks: Would They Protect in an Influenza Pandemic?. Disaster Medicine and Public Health Preparedness. 2013;7(4):413-418.
  5. When and how to use masks [Internet]. Who.int. 2020. Available from: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/when-and-how-to-use-masks
  6. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/hcp/respirator-use-faq.html
  7. Adnan Shereen M, Khan S, Kazmi A, Bashir N, Siddique R. COVID-19 infection: origin, transmission, and characteristics of human coronaviruses. Journal of Advanced Research. 2020;.

Chat Asisten ProSehat aja