Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Layanan Vaksinasi Pra-Nikah

  • Bagi Sahabat Sehat yang berencana menikah, penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta menjalani imunisasi sebelum menikah.  Pemberian imunisasi sebelum menikah bertujuan untuk mencegah berbagai penyakit selama masa kehamilan serta sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit menular seksual. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, dalam tayangan yang disiarkan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan […]

    Siap Nikah ! Berikut Imunisasi Wajib Bagi Calon Pengantin

    Bagi Sahabat Sehat yang berencana menikah, penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan serta menjalani imunisasi sebelum menikah. 

    Pemberian imunisasi sebelum menikah bertujuan untuk mencegah berbagai penyakit selama masa kehamilan serta sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit menular seksual. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, dalam tayangan yang disiarkan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada Rabu 23 Desember 2020.

    Lantas, imunisasi apa saja yang wajib bagi para calon pengantin ? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut ini !

    Imunisasi Wajib bagi Para Calon Pengantin

    • Vaksin HPV (Human Papillomavirus)

    Vaksin HPV dapat diberikan kepada calon pengantin wanita maupun pria. Sebagian besar kasus kanker serviks berkaitan dengan infeksi human papillomavirus (HPV). Bagi calon pengantin wanita, disarankan menjalani imunisasi HPV untuk mengurangi resiko kanker serviks. Sementara bagi pria, vaksin HPV dapat mencegah kutil kelamin serta kanker pada daerah kemaluan dan anus.

    • Vaksin DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) dan TT (Tetanus Toxoid)

    Pemerintah mewajibkan pemberian vaksin TT bagi calon pengantin wanita sebelum menikah yang bertujuan untuk memberi kekebalan alami bagi para calon ibu terhadap Tetanus. Infeksi tetanus saat hamil maupun proses persalinan, dapat membahayakan kondisi ibu dan bayi. Jika sebelumnya sudah pernah menerima vaksin DPT, maka tidak perlu diberikan vaksin TT. Disarankan untuk melakukan vaksinasi DPT ulang setiap 10 tahun sekali.

    Produk Terkait: Imunisasi DPT ke Rumah

    • MMR (Measles, Mumps, Rubella)

    Vaksin MMR bermanfaat untuk mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubella. Apabila Ibu hamil menderita salah satu penyakit tersebut selama masa kehamilan, maka beresiko mengalami keguguran maupun cacat bawaan pada janin.

    Sebagai tambahan, penyakit gondongan dapat menimbulkan resiko kemandulan baik pada pria maupun wanita. 

    Produk Terkait: imunisasi booster ke rumah

    • Vaksin Varicella Zoster

    Vaksin Varicella Zoster berperan untuk melindungi Ibu dari cacar air dan herpes, terutama selama masa kehamilan. Hal ini dikarenakan penyakit cacar air yang terjadi saat hamil dapat membahayakan ibu dan janin. Namun vaksin Varicella Zoster tidak dapat diberikan bagi Ibu yang sedang hamil. Setelah menerima vaksin, Sahabat Sehat disarankan menunggu setidaknya satu bulan sebelum merencanakan kehamilan. 

    • Vaksin Hepatitis B

    Selanjutnya yang tak kalah penting adalah vaksin hepatitis B. Virus Hepatitis B dapat ditularkan melalui transfusi darah maupun hubungan seksual. Vaksin Hepatitis B diberikan sebanyak 3 kali yang berjarak 1 bulan antara pemberian pertama dan kedua, kemudian 6 bulan untuk pemberian selanjutnya. 

    Produk Terkait:

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai imunisasi wajib bagi para calon pengantin. Bagi Sahabat Sehat yang ingin melakukan imunisasi bisa menggunakan layanan Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Ayo Bandung. 3 Vaksin yang Dianjurkan Sebelum Menikah untuk Cegah PMS [internet]. Indonesia : Ayo Bandung; [cited 18 Mei 2021]. Available from : https://ayobandung.com/read/2020/09/03/125266/3-vaksin-yang-dianjurkan-sebelum-menikah-untuk-cegah-pms
    2. Tim Komunikasi Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Vaksin Bagi Persiapan Menikah dan Perjalanan [internet]. Indonesia : Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional; [cited 18 Mei 2021]. Available from : https://covid19.go.id/p/vaksin/vaksin-bagi-persiapan-menikah-dan-perjalanan 
    3. Natasha M. Siapa Sangka, Vaksin HPV Bisa Dipakai Pria untuk Cegah Kanker dan Kutil Kelamin [internet]. Indonesia : Detikhealth; [cited 18 Mei 2021]. Available from : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4652248/siapa-sangka-vaksin-hpv-bisa-dipakai-pria-untuk-cegah-kanker-dan-kutil-kelamin
    4. Triadanti. 6 Vaksin Penting ini Sangat Dianjurkan untuk Kamu Sebelum Menikah [internet]. Indonesia : IDN Times; [cited 18 Mei 2021]. Available from : https://www.idntimes.com/health/medical/danti/vaksin-penting-sebelum-menikah/6 
    Read More
  • Selain mempersiapkan biaya, tempat pernikahan, undangan, dan katering, rupanya ada juga yang perlu dipersiapkan bagi Sobat Sehat yang hendak menikah, yaitu check-up kesehatan pranikah. Hal ini sangat penting sangat dilakukan terutama untuk kesehatan mempelai pria dan wanita. Dengan melakukan check-up, setidaknya kedua mempelai sudah mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, dan tidak akan saling menyalahkan ketika sudah […]

    Sobat Ingin Menikah? Yuk, Tes Check-Up Kesehatan Pranikah

    Selain mempersiapkan biaya, tempat pernikahan, undangan, dan katering, rupanya ada juga yang perlu dipersiapkan bagi Sobat Sehat yang hendak menikah, yaitu check-up kesehatan pranikah. Hal ini sangat penting sangat dilakukan terutama untuk kesehatan mempelai pria dan wanita. Dengan melakukan check-up, setidaknya kedua mempelai sudah mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, dan tidak akan saling menyalahkan ketika sudah berumah tangga. Mereka pun bisa mengonsultasikan kondisi kesehatannya kepada dokter yang memeriksa.

    check-up kesehatan pranikah, pemeriksaan kesehatan pranikah

    Baca Juga: Sebelum Menikah, Pria Juga Butuh Ini!

    Pemeriksaan kesehatan pranikah ini juga untuk membatasi penyebaran penyakit darah genetik seperti anemia sel sabit dan thalassemia, serta penyakit menular seperti hepatitis B, hepatitis C, dan HIV/AIDS.  Selain membatasi penularan penyakit, manfaat lain yang bisa didapatkan dari check-up ini adalah sebagai berikut:

    • Membuat calon pengantin lebih memahami arti kehidupan berumah tangga yang sehat secara keseluruhan
    • Mengurangi beban asuransi kesehatan dan keharusan Palang Merah Indonesia untuk menyediakan darah
    • Mengurangi beban finansial pada keluarga dan lingkungan karena harus mengobati penyakit tertentu
    • Menghindari munculnya beban sosial dan psikologis pada anak jika menderita penyakit keturunan dari gen orang tuanya

    Lalu seperti apa pemeriksaan yang harus dijalankan bagi mereka yang hendak menikah? Yuk, tanpa berlama-lama, mari simak penjelasan di bawah ini.

    Jenis Check-Up

    Pemeriksaan golongan darah dan rhesus

    Pemeriksaan kesehatan pranikah yang pertama dilakukan adalah pemeriksaan golongan darah dan rhesus. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kecocokan rhesus serta efeknya terhadap ibu dan bayi. Seorang wanita dengan rhesus negatif yang menikahi pria dengan rhesus positif kemungkinan akan memiliki bayi dengan rhesus positif. Pada proses kehamilan, kondisi ini dapat menyebabkan isoimunisasi rhesus yang memungkinkan darah bayi masuk dalam tubuh ibu. Kondisi ini diketahui dapat meningkatkan produksi antibodi dalam tubuh ibu karena darah rhesus positif bayi dianggap asing oleh sistem kekebalan tubuh ibu, dan rentan menyebabkan bayi terkena penyakit kuning dan anemia.

    Pemeriksaan Darah

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui adanya risiko anemia seorang wanita, yang bisa menjadi kondisi berbahaya saat hamil nanti. Selain itu, dengan memeriksakan darah, kedua pasangan juga jadi mengetahui ada tidaknya risiko terjadinya penyakit keturunan seperti thalassemia dan hemophilia kepada anak mereka kelak.

    Pemeriksaan Kadar Gula Darah

    Pemeriksaan ini dianjurkan supaya dapat mendeteksi secara dini risiko terjadinya diabetes mellitus pada seseorang. Terutama pada wanita, jika sudah terdeteksi memiliki risiko diabetes sejak awal maka diharapkan dapat lebih menyadari untuk mencegah terjadinya komplikasi diabetes yang dialami selama kehamilan nanti.

    Pemeriksaan Infeksi Menular Seksual atau IMS

    Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi antibodi yang bereaksi terhadap berbagai bakteri penyebab infeksi menular seksual, termasuk sifilis, treponema pallidum, serta status HIV seseorang.

    Pemeriksaan Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg)

    Salah satu pemeriksaan check-up kesehatan ini dilakukan sebagai salah satu cara untuk mendeteksi penyakit Hepatitis B, sebagai salah satu masalah kesehatan yang masih banyak ditemukan di Indonesia.

    Produk Terkait: Vaksinasi Hepatitis B

    Pemeriksaan Urine

    Pemeriksaan urine ternyata juga penting dalam check-up pranikah karena dapat mengetahui kelainan metabolik, penyakit sistemik, atau gejala penyakit lain yang berkaitan dengan kelainan kondisi sistem metabolisme tubuh manusia.

    Pemeriksaan TORCH

    Pemeriksaan TORCH (toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, dan herpes) dianjurkan dilakukan sebelum memulai program kehamilan atau sebelum menikah. Pemeriksaan dengan mengambil sampel darah ini diperlukan untuk mengamati adanya virus penyebab infeksi. TORCH mengintai kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan karena bisa membuat organ-organ bayi tidak berkembang seperti seharusnya. Apabila calon pengantin tidak dilakukan pemeriksaan deteksi dini TORCH dan ternyata ada infeksi di dalam tubuhnya maka dapat berisiko mengalami keguguran dan masalah kesehatan pada anak yang dilahirkan seperti penyakit kuning, masalah pendengaran, dan kelahiran prematur.

    Baca Juga: Jangan Lewatkan 10 Tes Kesehatan Pranikah untuk Anda dan Pasangan

    Pemeriksaan Organ Reproduksi

    Pemeriksaan kesehatan pranikah terakhir yang perlu dilakukan adalah pemeriksaan organ reproduksi. Pengecekan ini diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan organ reproduksi. Pada wanita, pemeriksaan ini meliputi organ vital mulai dari vagina, leher rahim, saluran telur, dan indung telur.

    Kapan Waktu Terbaik untuk Melakukannya?

    Waktu untuk melakukan check-up pranikah bisa dilakukan kapan saja. Namun waktu terbaik untuk melakukannya adalah 6 bulan sebelum menikah sehingga bila ditemukan masalah kesehatan bisa segera dilakukan tindakan pengobatan pada calon mempelai agar risiko yang mungkin timbul dapat diminimalkan.

    Selain check-up kesehatan, persiapan apalagi yang harus dilakukan supaya tetap fit?

    Pemeriksaan kesehatan pranikah yang sudah menjadi suatu rekomendasi dari Kementerian Kesehatan ini merupakan salah satu cara untuk mengetahui seseorang yang akan menikah dalam kondisi fit atau tidak. Selain check-up, tentu saja Sobat juga mesti melakukan hal-hal berikut ini supaya tetap fit sebelum menikah sehingga ketika di pesta pernikahan yang sakral, Sobat tidak mengalami gangguan kesehatan, antara lain:

    Baca Juga: 7 Tahap Persiapan Pernikahan dalam Waktu Singkat

    • Istirahat cukup, yaitu 7-8 jam sehari
    • Pola makan dengan gizi seimbang serta minum air 2 liter per hari
    • Berolahraga rutin sebanyak 3 kali seminggu
    • Melakukan manajemen stres dengan tetap berpikir positif
    • Konsumsi suplemen dan multivitamin
    • Lakukan vaksinasi seperti HPV, MMR, dan hepatitis B

    Itulah pemeriksaan check-up kesehatan pranikah yang perlu Sobat lakukan sebelum menggelar resepsi pernikahan supaya Sobat terhindar dari berbagai kemungkinan terserang banyak penyakit setelah berumah tangga apalagi pada masa pandemi seperti sekarang ini. Untuk informasi lebih dalam mengenai check-up pranikah, silakan tonton video Youtube berikut ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan kesehatan sebelum menikah dan produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Media K. 8 Jenis Pemeriksaan Kesehatan yang Perlu Dilakukan Sebelum Menikah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/01/22/173500768/8-jenis-pemeriksaan-kesehatan-yang-perlu-dilakukan-sebelum-menikah?page=all
    2. Tes Kesehatan Sebelum Menikah: Manfaat dan Biaya Tes Kesehatan Pranikah [Internet]. Ruangmom.com. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.ruangmom.com/tes-kesehatan-sebelum-menikah.html
    3. Aderianti S. Mau Nikah, 7 Tes Kesehatan Ini Wajib Dilakukan Sebelumnya [Internet]. CekAja. 2020 [cited 3 September 2020]. Available from: https://www.cekaja.com/info/mau-nikah-7-tes-kesehatan-ini-wajib-dilakukan-sebelumnya/
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja