Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Posts tagged “ semua mau sehat”

Showing 1–10 of 18 results

  • Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Anda perhatikan Diet 3J: Jenis, Jumlah, dan Jam makan. Diet Tepat untuk Diabetes Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda perlu perhatikan hal-hal khusus yang akan dibahas disini. […]

    Menu Diet Diabetes: Perhatikan 3J (Jenis, Jumlah, dan Jam)!

    Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Anda perhatikan Diet 3J: Jenis, Jumlah, dan Jam makan.

    Diet Tepat untuk Diabetes

    Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda perlu perhatikan hal-hal khusus yang akan dibahas disini. Bukan salah Anda bila mengalami kesulitan atur diet tepat sebagai diabetesi, memang seringkali hal sederhana berikut ini dibuat rumit. Sebelumnya telah dibahas menu harian untuk diabetesi dan untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan tanpa harus kelaparan, di sini. Secara umum diet tepat untuk diabetesi adalah:

    • Rendah kalori
    • Tinggi karbohidrat kompleks yang banyak terkandung dalam sayuran, buah, dan sereal dari gandum
    • Rendah lemak jenuh yang biasanya ada dalam keju, mentega, dan daging berlemak.
    • Tinggi akan lemak tak jenuh seperti minyak zaitun.

    https://www.prosehat.com/produk/susu/tropicana-slim-susu-non-fat-fitosterol-original/

    3J: Jenis, Jumlah, dan Jam

    Anda sebagai diabetesi tidak memiliki pantangan apapun dan diperbolehkan makan makanan seperti layaknya orang normal lho. Jadi keluarga tidak diwajibkan memasak makanan khusus untuk diabetesi. Kita bisa siasati setiap kali makan dengan memperhatikan jenis, jumlah dan jam konsumsinya.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolesterol

    Jenis

    Untuk jenis makanan di menu diet diabetes, kita perlu selalu pertimbangkan:

    • makanan dengan kandungan gizi yang seimbang
    • makanan dengan kandungan banyak serat, rendah gula untuk makanan pokok

    Sebagai contoh menu karbohidrat yang disarankan untuk Anda adalah konsumsi nasi merah atau roti gandum, kedua pilihan ini lebih baik dibandingkan dengan nasi putih dan roti tawar biasa.

    Sedangkan untuk makanan manis, tidak ada yang merekomendasikan jika kita sebagai diabetesi tidak boleh mengkonsumsi makanan yang manis sama sekali. Anda tetap boleh mengkonsumsi makanan manis dengan jumlah yang dikurangi dan beralih dari penggunaan gula biasa ke pemanis buatan rendah kalori berbahan dasar alami, seperti Stevia yang dibahas di artikel ini.

    Jumlah

    Jumlah menu diet diabetes yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan jenis makanannya. Untuk lebih mudahnya lagi, coba Anda imajinasikan piring kosong kesayangan yang sering digunakan, kemudian lakukan hal ini:

    • Anda bagi piring menjadi dua bagian besar (½ & ½)
    • ½ bagian piring tersebut isi dengan berbagai macam sayuran seperti bayam, wortel atau kacang-kacangan.
    • Lalu sisa ½ bagian piring lain dibagi lagi menjadi dua, jadi tinggal ¼ bagian.
    • Kemudian Anda isi salah satu dari ¼ bagian piring dengan tepung gandum, kentang, jagung atau nasi.
    • Lanjutkan ¼ piring sisanya diisi dengan daging atau pengganti daging lainnya.
    • Lakukanlah ini pada tiap porsi makanan Anda tiap harinya.

    Ikuti tips plating diet diabetes dengan gambar berikut ini:

    https://www.prosehat.com/produk/makanan-minuman/tropicana-slim-high-fiber-high-calcium-milk-chocolate/

    https://www.prosehat.com/produk/alat-kesehatan/accu-check-active-strip/

    Jam

    Sedangkan untuk jam makan bagi diet diabatisi yang dianjurkan, setiap harinya Anda sebaiknya makan sampai 5x sehari! Banyak? Tentu saja kita atur porsinya

    1. Sarapan,
    2. Cemilan pagi,
    3. Makan siang,
    4. Cemilan sore, dan
    5. Makan malam.

    Menu diet diabetes tidak harus membuat penyandang diabetes semakin menderita! It’s all about porsi dan pengaturan jam makan yang membantu Anda mempertahankan kadar gula darah yang terkontrol. Hal ini untuk menghindari terjadinya komplikasi, sedangkan bagi yang belum menyandang diabetes sangat baik untuk mencegah supaya jangan sampai terkena diabetes.

    Banyak dari kita memiliki anggapan salah terkait penyandang diabetes yang harus melaksanakan diet ketat sampai melewatkan sarapan dan makan malam. Hal ini menyesatkan dan bisa berujung hipoglikemia (kenali lebih lanjut bahayanya hipoglikemia di sini), yakni kondisi yang berbahaya saat badan dan otak kekurangan gula darah. Kunci untuk tubuh ideal dan kadar gula darah terkontrol dapat dengan mudah dilakukan, yaitu dengan memperhatikan menu harian Anda dari jenis, jumlah dan jam makan. Sehingga metabolisme tubuh tetap berjalan dengan baik. Anda bisa memilih pengganti makanan seperti susu untuk diabetes yang bisa menjadi pendamping dari menu diet diabetes.

    Referensi:

    • TanyaDok.com
    • How a ‘Diabetes Diet’ Protects Your Health by Kathleen Doheny (2009)
    Read More
  • Penentuan jumlah kalori yang harus Anda konsumsi setiap hari itu berdasarkan jenis kelamin, berat badan, tinggi badan dan jenis kegiatan yang sehari-harinya Anda lakukan. Pretty complicated, indeed. Jadi jumlah asupan harian itu tidak sama bagi setiap orang. Namun dengan perkembangan teknologi yang kian pesat, banyak aplikasi smartphone yang dapat membantu Anda mengetahui jumlah asupan harian […]

    7 Jenis Olahraga untuk Membakar Kalori Setelah Makan Siang

    Penentuan jumlah kalori yang harus Anda konsumsi setiap hari itu berdasarkan jenis kelamin, berat badan, tinggi badan dan jenis kegiatan yang sehari-harinya Anda lakukan. Pretty complicated, indeed. Jadi jumlah asupan harian itu tidak sama bagi setiap orang. Namun dengan perkembangan teknologi yang kian pesat, banyak aplikasi smartphone yang dapat membantu Anda mengetahui jumlah asupan harian yang diperlukan. Beberapa aplikasinya juga sudah pernah dibahas dengan lengkap, sehingga hal terakhir yang harus Anda lakukan adalah membakar kalori yang sudah dikonsumsi dengan tujuan terhindar dari obesitas yang menjadi salah satu pemicu penyakit diabetes tipe 2!

    Siapa yang ingin terhindar dari penyakit diabetes? Keep on reading!

    Siapa yang tahu bahwa sepiring gado-gado dengan lontong (bukan nasi) akan mencukupi asupan harian Anda sebanyak 488 kalori? Angka tersebut terbilang cukup besar untuk sekali makan lho, tapi tidak menjadi masalah jika Anda mengetahui jenis dan durasi olahraga yang harus dilakukan untuk membakar kalori tersebut. Untuk menjawab hal tersebut, berikut ini jumlah kalori dari 7 makanan terpilih favorit Anda serta tips tentang cara membakarnya:

    1. Gado-gado Lontong

    Menu yang satu ini memang khas Indonesia , karena ya, bahan-bahan yang digunakan seadanya (sayuran) yang ada. Dengan bumbu atau bahasa kerennya adalah dressing, gado gado tidak menggunakan mayonaise
    seperti salad ala ala. Makanan murah meriah ini sudah nikmat dengan dressing yang dibuat dari perpaduan kacang tanah, gula merah, asam Jawa dan sedikit perasan jeruk nipis. Nikmatnya!

    144341_Indonesian_gado_gado

    Jumlah Kalori (1 porsi): 488 kkal

    Jenis Olahraga: Skipping (Lompat Tali)

    Waktu yang Dibutuhkan untuk Membakarnya: 20 menit

    2. Mie Ayam

    Yang satu ini pasti bisa ditemukan hampir di kantin manapun di Indonesia. Mulai dari di pinggir jalan, di ruko hingga di kantin perkantoran, mie ayam memang sudah menjadi idola bagi para karyawan super sibuk yang ingin memuaskan rasa lapar mereka. Kombinasi ayam, dan mie keriting dengan pangsit menjadi nilai plus dari hidangan ini.Tidaklah heran mie ayam menjadi menu favorit makan siang.

    img_3739Jumlah Kalori (1 porsi): 421 kkal

    Jenis Olahraga: Zumba

    Waktu yang Dibutuhkan untuk Membakarnya: 1 jam

    Baca Juga: 10 Kegiatan Cegah Diabetes yang Bisa Dilakukan di Rumah

    3. Nasi Goreng

    Salah satu makanan khas Indonesia ini juga menjadi menu favorit bagi beberapa orang yang melewatkan waktu sarapan dan sudah dalam kondisi sangat kelaparan. Selain nikmat, menu ini juga mengandung sedikit porsi protein yang bisa Anda dapatkan dari telur ceplok, sosis, potongan dada ayam, dan masih banyak lagi.

    nasi goreng

    Jumlah Kalori (1 porsi): 329 kkal (dengan ayam)

    Jenis Olahraga: Aerobik

    Waktu yang Dibutuhkan untuk Membakarnya: 30 menit

    4. Nasi Campur Warteg

    Untuk dikatakan sebagai salah satu hidangan, nasi campur warteg tidak termasuk ke dalamnya. Istilah yang digunakan oleh orang Indonesia hanya ‘nasi warteg’. Jadi sebut saja nasi warteg sebagai salah satu kuliner Indonesia yang menyediakan kebebasan bagi para pembeli untuk memenuhi piring dengan berbagai macam jenis lauk pauk. Dan tidak lupa porsi nasi yang biasanya besar. Menurut penelitian di lapangan, menu nasi warteg itu hanya sebatas nasi, 1 buah gorengan, 1 jenis lauk sayuran dan 1 daging (protein seperti ayam atau daging merah). Banyak pembeli dengan kombinasi ini menyangka bahwa tersebut bergizi seimbang. Think again.

    Nasi-Campur-Komplit

    Jumlah Kalori (1 porsi): 549 kkal

    • Nasi putih/mangkuk: 204 kkal
    • Berbagai jenis lauk pauk dalam porsi sedikit akan membuat porsinya menjadi 100 kkal (keseluruhan)
    • 1 buah gorengan Bakwan: 345 kkal

    Jenis Olahraga: Berjalan cepat

    Waktu yang Dibutuhkan untuk Membakarnya: 1 jam 30 menit

    5. Nasi Padang

    Menu yang satu ini sudah sangat terkenal hingga penjuru dunia. Yup, nasi Padang sebenarnya hanya kombinasi nasi panas dengan berbagai macam pilihan lauk pauk yang berasal dari ranah Minang, atau Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia seperti rendang, ayam bakar, ikan dan masih banyak lagi. Kuah santan kental penuh lemak membuat hidangan ini semakin sedap.

    foodliberatorblogspot

    Jumlah Kalori (1 porsi): 664 kkal!

    Jenis Olahraga: Berlari (treadmill, moderate)

    Waktu yang Dibutuhkan untuk Membakarnya: 1 jam 10 menit

    Baca Juga : 5 Jenis Olahraga Cegah Diabetes

    6. Burger Ukuran Besar+French Fries+Soft Drink

    Siapa yang tidak mengenal menu ini? Kombinasinya memang selalu daging, kentang dan soda. Namun seberapa banyak kalori yang Anda konsumsi dari menu ini?

    Jumlah Kalori: 1330 kkal

    • 1 Burger ukuran besar + keju : 540 kkal
    • 1 Large French Fries: 510 kkal
    • 1 Large Soft Drink: 280 kkal

    Jenis Olahraga: Sepeda Statis

    Waktu yang Dibutuhkan untuk Membakarnya: 2 jam 21 menit (tanpa berhenti)

    7. Paket  Ayam Goreng Tepung+Soft Drink

    Menu yang satu ini selain murah namun sangat mengenyangkan. Kenikmatan renyahnya kulit ayam goreng tepung memang sudah mendunia, apalagi di Indonesia. Jika di Barat mereka tidak terbiasa menyandingkan ayam goreng tepung dengan nasi, lain hal dengan orang Indonesia yang senang menumpuk banyak karbohidrat dalam menu makannya. Yup, makan ayam goreng super nikmat tanpa nasi sudah seperti sayur kurang garam bagi mereka. Apakah Anda termasuk di dalamnya?

    FN_gluten-free-fried-chicken_s4x3

    Jumlah Kalori: 1180 kkal

    • 1 Dada ayam (181 gr): 520 kkal
    • 1 French Fries (Regular): 380 kkal
    • 1 Large Coca Cola: 280 kkal

    Jenis Olahraga: Yoga

    Waktu yang Dibutuhkan untuk Membakarnya: 6 jam 36 menit (tanpa berhenti)

    Baca Juga: 10 Kesehatan Pranikah Untuk Anda dan Pasangan

    Nah, 7 contoh makanan di atas memang pasti pernah lewat perut kita. Bayangkan jika setelah melahap dengan nikmatnya salah satu menu di atas kemudian yang Anda lakukan hanya duduk dan kembali bekerja? Hati-hati diabetes! Solusi terbaiknya adalah mencari pengganti dari makanan di atas dan hitung asupan kalori yang Anda konsumsi setiap hari. Tidak perlu menyebut olahraga, karena hal tersebut seharusnya dijadikan sebagai gaya hidup dan kebiasaan rutin yang tidak bisa Anda lewatkan.

    Referensi:

    • DailyMail.co.uk: How Exercise REALLY Takes Burn Big Size of Burger
    • Fatsecret.co.id: Kalori Gizi Makanan
    Read More
  • Sebenarnya seberapa penting medical check up? Bagi sebagian orang di Indonesia, pemeriksaan kesehatan tubuh secara lengkap mungkin hanya dilakukan saat harus memenuhi persyaratan pendidikan, wajib militer, dan pendaftaran asuransi kesehatan/jiwa. Bagaimana tidak, mengingat biaya medical check up juga tidaklah murah. Namun alangkah bijaksananya bila menyisipkan budget untuk hal ini, sehingga Anda dapat mengetahui dengan baik kondisi […]

    8 Alasan Pentingnya Melakukan ‘Medical Check Up’

    Sebenarnya seberapa penting medical check up? Bagi sebagian orang di Indonesia, pemeriksaan kesehatan tubuh secara lengkap mungkin hanya dilakukan saat harus memenuhi persyaratan pendidikan, wajib militer, dan pendaftaran asuransi kesehatan/jiwa. Bagaimana tidak, mengingat biaya medical check up juga tidaklah murah. Namun alangkah bijaksananya bila menyisipkan budget untuk hal ini, sehingga Anda dapat mengetahui dengan baik kondisi tubuh. Dengan begitu bentuk pencegahan dapat dilakukan sejak dini dan terhindar dari penyakit tertentu.

    8 alasan pentingnya medical check up

    Beberapa hal yang diperiksa saat medical check up diantaranya:

    1. Pemeriksaan EKG (Elektrokardiogram)
    Elektrokardiogram (EKG) adalah tes sederhana yang dapat digunakan untuk memeriksa aktivitas listrik jantung. Jantung adalah organ berotot yang berdetak berirama guna memompa darah ke seluruh tubuh. Sinyal yang membuat kontrak serat otot jantung berasal dari simpul sinoatrial, yang merupakan alat pacu jantung alami dari dalam jantung sendiri. Dalam tes EKG, impuls listrik yang terjadi saat jantung berdetak akan dicatat dan biasanya ditampilkan pada selembar kertas dengan visual grafik yang nantinya akan menunjukkan apakah aktivitas jantung Anda normal atau sebaliknya.

    2. Tes Darah
    Satu tetes darah dapat bercerita tentang ⅔ dari kondisi kesehatan tubuh seseorang. Dengan mengambil sampel darah Anda, faktor risiko penyakit berbahaya dapat diketahui sejak dini. Diantaranya kadar gula darah, kadar kolesterol, kadar asam urat, serta kadar hemoglobin anda semua bisa diketahui melalui tes darah sederhana. Mintalah petunjuk dokter anda kapan anda perlu berpuasa sebelumnya atau tidak.

    3.Tes Urin

    Bisa mendeteksi apakah ada batu saluran kemih, mendeteksi adanya infeksi atau tidak, juga pemeriksaan kehamilan.

    4. Yang paling utama adalah pemeriksaan fisik oleh dokter Dokter akan memeriksa anda dari ujung rambut hingga ujung kaki, serta melakukan wawancara menyeluruh mengenai kondisi kesehatan anda, apakah anda memiliki keluhan yang merupakan pertanda gangguan kesehatan, serta wawancara akan gaya hidup anda.

    Seberapa penting medical check up bagi kesehatan Anda? Berikut 8 alasannya:

    1. Karena mobil Anda juga diperiksa setiap setahun sekali
    Jangan kalah dengan mobil mewah Anda, karena kesehatan tubuh Anda jauh lebih berharga dibanding harga mobil. Sempatkan waktu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan minimal setahun sekali, jika Anda tidak pernah memiliki tracks record penyakit kronis dan 3 bulan sekali jika Anda menderita suatu penyakit tertentu (misal diabetes, jantung, TB paru)

    2. Karena orang yang sehat saja masih bisa jatuh sakit
    Orang tua Anda yang masih hidup sehat hingga usia senja pasti pernah sakit, walaupun bukan penyakit yang serius hingga mengancam nyawa. Dengan melihat kenyataan seperti itu, bagaimana dengan orang-orang yang tidak mengetahui kondisi kesehatannya dengan baik?

    3. Karena Anda memiliki asuransi kesehatan
    Apalagi jika Anda telah memiliki asuransi kesehatan, maka kewajiban untuk pemeriksaan kesehatan ini menjadi lebih besar lagi dan harus rutin dijalankan, mengingat biaya cek up sudah ditanggung melalui asuransi tersebut.

    4. Karena Anda perokok pasif/aktif dan kurang beraktifitas
    Kepentingan cek kesehatan pun bertambah besar ketika Anda perokok pasif atau aktif dan jarang sekali meluangkan waktu untuk berolahraga. Jangan biarkan tubuh Anda meledak seperti bom waktu!

    5. Karena Anda memiliki sanak keluarga yang meninggal muda
    Tanpa bermaksud menakuti, jika dari riwayat keluarga ditemukan sanak keluarga yang meninggal karena penyakit kronis seperti serangan jantung, stroke, dan lain-lain, maka keperluan cek kesehatan rutin menjadi lebih besar lagi.

    6. Karena pekerjaan Anda yang senantiasa berubah
    Jika pekerjaan Anda mengharuskan untuk duduk di depan laptop hingga berjam-jam lamanya, maka gaya hidup tersebut dapat mempengaruhi kualitas kesehatan tubuh Anda. Jangan salahkan pekerjaan Anda, tapi komitmen Anda untuk meluangkan waktu untuk berolahraga yang tipis. Karena hal ini pula medical check up diperlukan sehingga Anda dapat mengetahui risiko dari kenikmatan Anda selama ini dengan tidak berolahraga sama sekali.

    7. Karena mencegah lebih bijaksana daripada mengobati
    Dengan tingginya biaya pengobatan yang harus dikeluarkan oleh Anda begitu suatu penyakit menyerang Anda, maka pada saat tersebut hanya penyesalan yang tersisa. Mengapa saat sehat dulu Anda tidak melakukan pencegahan yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan melakukan pemeriksaan secara rutin.

    8. Karena Anda spesial
    Bayangkan beberapa tahun lagi, dengan gaya hidup kurang sehat yang Anda jalani tiba-tiba penyakit kronis menyerang tanpa tanda maupun gejala? It’s because you’re special, maka pemeriksaan kesehatan penting untuk dilakukan. Ketahui dengan baik kondisi kesehatan tubuh Anda, dan tubuh akan berterima kasih. Bayangkan kesedihan orang-orang terkasih jika melihat Anda terbaring sakit?

    Medical check up wajib dilakukan oleh perempuan dan laki-laki, baik muda maupun tua karena banyak orang yang sehat masa kini pun masih rutin melakukan medical check up. Hal ini bertujuan untuk memeriksa tingkat kesehatan dan mengetahui kemungkinan adanya penyakit serius yang bisa terjadi tanpa menunjukkan tanda atau gejala.

    Read More
  • Rekan Sehat yang penasaran bagaimana obesitas dan diabetes memiliki kaitan kerat benar-benar suatu kemalangan jika tidak dapat mengikuti Trending Health Talk (THT) bersama dr. Irzan, MSc yang diadakan di twitter ProSehat, 22 April kemarin. Beliau  merupakan seorang Medical Life Coach yang juga aktif sbagai praktisi dan trainer di dunia akupunktur. Selain aktif sebagai coach dan […]

    Trending Health Talk (THT) Bersama dr. Irzan – Obesitas & Diabetes

    Rekan Sehat yang penasaran bagaimana obesitas dan diabetes memiliki kaitan kerat benar-benar suatu kemalangan jika tidak dapat mengikuti Trending Health Talk (THT) bersama dr. Irzan, MSc yang diadakan di twitter ProSehat, 22 April kemarin. Beliau  merupakan seorang Medical Life Coach yang juga aktif sbagai praktisi dan trainer di dunia akupunktur. Selain aktif sebagai coach dan dokter klinis akupunktur, dr. Irzan juga menjadi pendiri Fit Skin Clinic, yang merupakan sebuah lembaga riset dalam bidang estetika.

    THT_Obesitas_&_Diabetes-03

    Pada 22 April kemarin ProSehat berkesempatan untuk mengadakan THT yang membahas mengenai Obesitas dan Diabetes. Rekan Sehat tidak sempat mengikuti THT kemarin? Simak yang berikut ini:

    1. Sebenarnya apa itu obesitas? Dan kapan seseorang dikatakan obesitas?

    Jawab: Obesitas adalah kondisi kelebihan berat badan akibat penimbunan lemak tubuh berlebih. Menurut WHO (2000) obese: kondisi abnormal atas akumulasi lemak berlebih pada jaringan lemak. Kita perlu bedakan dengan overweight. Overweight adalah kelebihan berat badan dibanding BB ideal yang didapat akibat penimbunan lemak dan jaringan non lemak, contohnya adalah massa otot. Sementara obesitas sentral adalah penimbunan lemak tubuh yang lokasinya lebih banyak di perut dibanding pinggul, paha, lengan. Kapan dikatakan obesitas? Paling sederhana bisa menggunakan rumus Broca, di mana berat badan ideal: (Tinggi badan – 100) – 10 %. Jika hasilnya > 12% maka berat badannya termasuk ideal. Pendekatan lebih baik, gunakan perhitungan Indeks Massa Tubuh / IMT. Rumusnya berat (kg) dibagi tinggi (m) kuadrat. IMT >25 sudah mulai masuk obesitas. Lingkar perut >90 cm untuk laki-laki dan >80 cm untuk wanita. dh mulai msuk obese.

    2. Bagaimana obesitas atau berat badan seseorang bisa dikaitkan dengan diabetes?

    Jawab: Obesitas adalah salah satu faktor risiko diabetes. Makin besar IMT risiko diabetes naik. Tingginya kadar lemak viseral di perut yang membungkus organ-organ dalam berhubungan dengan resistensi insulin yang ujungnya adalah penyakit diabetes itu sendiri. Orang yang obesitas kadar asam lemak bebasnya naik sehingga memicu gangguan metabolisme gula darah dan terjadi peradangan sel-sel.

    3. Bagaimana dengan orang yang obesitas namun gula darah puasa dan sewaktunya normal? Apakah tetap perlu waspada diabetes?

    Jawab: 20% dari yang obesitas ada yang masih sehat, belum ada gangguan karena belum terjadi gangguan fungsi sel-sel lemak. Pada non-morbid obesity ini, yang terjadi baru perubahan jumlah dan massa sel lemak tapi tidak terjadi adiposopathy. Adiposopathy adalah gangguan fungsi sel-sel lemak yang berujung pada gangguan metabolisme, termasuk resistensi insulin. Apakah perlu waspada? Jelas harus waspada, karena risiko penimbunan jumlah menjadi gangguan fungsi tetap besar. Apalagi selain obesitas, walau masih sehat namun masih mempunyai faktor-faktor risiko diabetes lainnya, jadi harus lebih berhati-hati.

    4. Apa gejala dari seseorang yang obesitas kemudian positif terdiagnosa diabetes?

    Jawab: Yang klasik diwaspadai adalah cepat lapar, cepat haus, banyak buang air kecil, berat badan turun drastis tanpa sebab yang jelas. Keluhan lain bisa saja jadi sering lemas, mudah lelah, sering kesemutan, pandangan kabur, luka yang sulit sembuh, gatal-gatal dan disfungsi ereksi. Selain gejala klasik dan pemeriksaan gula darah puasa >126 mg/dl atau sewaktu >200 mg/dL, kadar HbA1C >6.5%.

    5. Apa yang bisa dilakukan oleh orang dengan obesitas agar tidak terkena diabetes (jika setelah dicek orang ybs belum positif diabetes)?

    Jawab: Menurunkan BB menuju ideal, dengan modifikasi pola makan, aktivitas fisik, manajemen stress. Menurunkan berat badan dengan bertahap dan aman. Penggunaan obat untuk turunkan berat badan menurut WHO hanya diperbolehkan jika IMT >30 atau >27 dengan sindrom metabolik. Pilar utama bukanlah obat atau suntik-suntik lipolisis. Pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik adalah yang utama. Pola makan rendah gula, garam, tinggi serat sangat dianjurkan. Pola makan tinggi protein bantu kurangi lapar berlebih. Dan yang penting juga jangan sampai dehidrasi. Minum air putih 2-2.5 Liter sehari sangat membantu metabolisme tubuh. Aktivitas fisik yang rutin seperti jalan kaki, kalau bisa dengan target 10.000 langkah/hari lebih baik. Atau bisa juga dengan rutin olahraga lain. Bagi yang obesitas dan merasa berat karena lutut, disarankan untuk olahraga dengan low-impact seperti berenang. Manage stress penting dalam penurunan BB serta istirahat yang cukup sangat berperan dalam pembakaran lemak optimal.

    6. Apakah diabetes hanya dapat dilihat dari faktor berat badan berlebih/obesitas saja?

    Jawab: Tidak, masih ada faktor risiko lain, seperti ras, riwayat keluarga, dan usia >45 tahun. Faktor risiko lainnya yaitu pernah melahirkan bayi >4 kg, diabetes saat hamil, aktivitas yang kurang, merokok, hipertensi, dislipidemia HDL <35 mg/dL trigliserida >250 mg/dL, diet tinggi gula rendah serat.

    7. Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit diabetes?

    Jawab: Diabetes dapat dicegah dengan gaya hidup yang sehat. Pola makan sehat, sesuai kebutuhan tubuh. Jumlah yang tidak berlebih, pilih karbo sederhana dengan indeks glikemik rendah, bervariasi, tinggi serat. Jangan biasakan berlapar-lapar, namun tetap berhenti sebelum kenyang, serta makan pada waktu yang lebih teratur. Kurangi minuman berkemasan yang tinggi gula. Biasakan banyak bergerak dan beraktivitas fisik. Olahraga rutin jadikan kebiasaan. Merokok tinggalkan. Dan jika memang punya risiko, periksa gula secara teratur dan kontrol penyakit yang mendasari, seperti hipertensi atau gangguan kolesterol.

    Read More
  • Frequently Asked Questions tentang Diabetesi dan Caregivers Seperti yang telah kita ketahui, pada tahun 2014, hampir 9% dari penduduk dunia yang berusia di atas 18 tahun positif menderita diabetes. Bahkan 2 tahun sebelumnya 1,5 juta orang meninggal per tahun akibat penyakit tidk menular ini. Oleh karena itu bentuk pencegahan dalam melawan diabetes penting untuk dilakukan. […]

    FAQ: Diabetesi dan Caregivers

    Frequently Asked Questions tentang Diabetesi dan Caregivers

    Seperti yang telah kita ketahui, pada tahun 2014, hampir 9% dari penduduk dunia yang berusia di atas 18 tahun positif menderita diabetes. Bahkan 2 tahun sebelumnya 1,5 juta orang meninggal per tahun akibat penyakit tidk menular ini. Oleh karena itu bentuk pencegahan dalam melawan diabetes penting untuk dilakukan. Cek kesehatan rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktifitas fisik, diet seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stress merupakan bentuk pencegahan diabetes yang selalu digaungkan oleh Menteri Kesehatan.

    Ada 2 tipe dari diabetes, yaitu:

    1. Diabetes tipe 1 yang diakibatkan oleh produksi insulin kurang, sehingga memerlukan suntikan tambahan insulin setiap hari.
    2. Diabetes tipe 2 yang diakibatkan oleh tubuh yang tidak dapat menggunakan insulin secara efektif akibat kurangnya aktivitas fisik dan berat badan berlebih.

    Ketahui pula bahwa 90% penderita diabetes merupakan diabetes tipe 2. Dan bagi para diabetesi, yang penting untuk dilakukan untuk mencegah komplikasi diabetes adalah melakukan pengawasan ketat yang biasanya dibantu oleh seorang caregiver (baca: perawat orang sakit di rumah). Para caregivers dan keluarga pasien menjadi faktor penting dari keberhasilan terapi bagi para diabetesi. Mereka tidak harus berasal dari tenaga kesehatan. Keluarga terdekat pun bisa menjadi caregivers. Mereka pun kemudian harus mengetahui banyak hal seputar penyakit diabetes, seperti menu makanan diabetesi yang mitosnya sangatlah terbatas.

    Untuk mencegah kebingungan dari banyaknya mitos yang beredar di sekitar diabetesi dan caregivers, berikut ini frequently asked questions (FAQ) yang harus diketahui oleh para caregivers diabetes:

    1. Apakah pasien diabetes atau diabetesi harus selalu makan dengan menu diet khusus?

    Jawaban: Tidak selalu, karena selama bisa mengetahui kebutuhan harian dan bisa mengontrol porsi makanan, mereka dapat mengkonsumsi makanan yang sama dengan orang lain.

    1. Apakah ketika belanja makanan untuk para diabetesi, amatlah penting untuk memilih makanan yang “sugar free” atau “diabetes friendly”?

    Jawaban: Salah. Semua makanan olahan walaupun sugar free tapi kebanyakan tetap tinggi karbohidrat, karena itu sebaiknya baca teliti kandungan nutrisinya, dan pilihlah makanan segar dibanding produk instan dan olahan.

    1. Apakah saya (caregiver) benar-benar tidak boleh makan permen atau kue-kue manis?

    Jawaban: Boleh makan semua jenis kue, dan coklat asal paham betul porsinya yang aman bagi gula darah mereka.

    1. Apakah para penderita diabetes bisa merasakan saat gula darahnya terlalu rendah atau terlalu tinggi?

    Jawaban: Tidak benar! Banyak pasien diabetes tidak mengetahui saat gula darahnya terlalu tinggi atau terlalu rendah.

    1. Bagaimana jika penderita diabetes ingin mendonorkan darahnya?

    Jawaban: Selama gula darahnya terkontrol maka tidak ada masalah bila ingin mendonorkan darahnya.

    1. Apakah para pasien diabetes tidak boleh mengendari kendaraan bermotor, menjadi pilot pesawat terbang, atau masinis kereta?

    Jawaban: Penderita diabetes bisa produktif di tempat kerja manapun selama gula darahnya terkontrol. Khusus untuk menjadi pilot FAA memiliki acuan kesehatan khusus yang harus dipenuhi, dan ini tidak hanya mencakup diabetes.

    1. Apakah para penderita diabetes mudah terserang flu dan penyakit lainnya?

    Jawaban: Daya tahan tubuh tidak tergantung apakah seseorang diabetes atau tidak. Namun penderita diabetes yang sedang sakit, kadar gula darahnya akan lebih sulit dikontrol.

    1. Jika salah seorang keluarga saya menderita diabetes dan merencanakan kehamilan, apakah diperbolehkan?

    Jawaban: Penderita diabetes yang gula darahnya terkontrol bisa hamil dan mengalami persalinan normal seperti wanita pada umumnya

    1. Bagaimana dengan penderita diabetes tipe 2 yang sudah memakai insulin? Apakah mereka termasuk ke dalam kondisi yang sudah berat?

    Jawaban: Diabetes adalah penyakit yang progresif. Jadi lambat laun pasti akan memakai insulin, dan insulin akan membuat kadar gula darah lebih terkontrol dibandingkan obat minum.

    Pertanyaan di atas tentang diabetesi dan caregivers beserta jawabannya penting untuk dipahami oleh para caregivers diabetesi agar tidak ada lagi mitos-mitos tidak jelas yang menghalangi niat dan ketulusan mereka merawat pasien diabetes.

    Read More
  • Implementasi CERDIK menjadi agenda event lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM. Kemeriahan acara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam melawan diabetes berlanjut ke hari Minggu, 10 April 2016. Acara Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM ini diselenggarakan di area Pasar Modern BSD City […]

    Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM

    Implementasi CERDIK menjadi agenda event lanjutan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM.

    Kemeriahan acara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam melawan diabetes berlanjut ke hari Minggu, 10 April 2016. Acara Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah yang Terintegrasi dengan POSBINDU PTM ini diselenggarakan di area Pasar Modern BSD City dengan tujuan merangkul seluruh lapisan masyarakat dalam bersama-sama cegah, obati dan lawan diabetes.

    Dari seluruh rangkaian acara yang dimulai sudah sejak pukul 05.30 pagi itu, yang paling menarik perhatian adalah implementasi CERDIK yang juga menjadi agenda Kementerian Kesehatan dalam event lanjutan dari peringatan Hari Kesehatan Sedunia 2016. Sedangkan CERDIK itu sendiri merupakan singkatan dari Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stress.

    Dari rangkaian acara yang disusun oleh panita terkait bersama Kementerian Kesehatan RI, dalam acara hari itu juga terdapat pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan darah tinggi gratis. Para tamu undangan yang datang untuk melakukan senam pagi bersama dengan Dinas Kesehatan Pusat dan Tangerang Selatan segera menyesaki booth-booth mitra yang menyediakan cek kesehatan gratis, termasuk ProSehat yang bekerja sama dengan Insan Medika dalam pelayanan cek gula darah dan tensi gratis. Tidak lupa pula kehadiran Gubernur Banten, H. Rano Karno yang memberikan sambutan di awal acara. Tidak perlu takut asap rokok atau bahkan polusi karena acara ini sengaja diselenggarakan sejak pagi buta sehingga hal tersebut melengkapi sikap cerdik para pengunjung yang datang dalam melawan diabetes. Tidak ditemukan 1 pengunjung yang menghisap rokok pagi itu.

    Dari penglihatan kamera, kebanyakan para pengunjung yang menyesaki area parkir Pasar Modern BSD City ini tampak bersemangat dalam melakukan aktifitas fisik yang juga diadakan oleh Kemenkes, yaitu senam pagi. Terlihat dengan jelas bahwa mereka yang sudah berseragam olahraga juga antusias untuk melakukan diet seimbang, yaitu dengan menyimak dengan baik penjelasan tentang pencegahan diabete yang dibarengi dengan peresmian POSBINDU PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K). POSBINDU PTM ini diharapkan dapat menjadi penyambung lidah antara kementerian kesehatan RI dan masyarakat Indonesia dalam mengedukasi pentingnya mencegah penyakit tidak menular, termasuk diabetes melitus atau yang biasa disebut dengan kencing manis.

    Rangkaian acara ditutup dengan acara panggung hiburan dan door prize dan dilanjutkan dengan kemeriahan di booth-booth dan kunjungan setiap booth oleh Menteri Kesehatan RI dan tim. Diharapkan dengan peresmian POSBINDU PTM dan edukasi tentang diabetes dapat menekan angka diabetesi di Indonesia hingga ⅓-nya. Semoga!

    Read More
  • Bersama Kemenkes Lawan Diabetes; Cegah, Obati dan Lawan! “1 dari 11 orang dewasa di Indonesia mengidap diabetes dan 70% penduduk di Indonesia tidak terdiagnosa.” Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada tanggal 7 April 2016, hari Kamis kemarin, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama WHO Indonesia mengadakan acara “Seminar Nasional: Dialog Interaktif (Talkshow) Hari […]

    Hari Kesehatan Sedunia 2016 Bersama Kemenkes Lawan Diabetes 7/4/16

    Bersama Kemenkes Lawan Diabetes; Cegah, Obati dan Lawan!

    “1 dari 11 orang dewasa di Indonesia mengidap diabetes dan 70% penduduk di Indonesia tidak terdiagnosa.”

    Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada tanggal 7 April 2016, hari Kamis kemarin, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama WHO Indonesia mengadakan acara “Seminar Nasional: Dialog Interaktif (Talkshow) Hari Kesehatan Sedunia” bersama Kementerian Kesehatan RI.” Tema acara ini adalah bersama Kemenkes Lawan Diabetes yang juga melibatkan para blogger dan komunitas sehingga tema Hari Kesehatan Sedunia tahun ini viral dan diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia.

    Tema yang diangkat untuk peringatan Hari Kesehatan Sedunia tahun ini adalah bersama Kemenkes Lawan Diabetes, ditandai dengan icon superhero dalam Cegah, Obati dan Lawan Diabetes. Jujur saja kemasan dari kampanye Hari Kesehatan Sedunia tahun ini sangatlah berwarna, dengan warna tema ungu terung yang jauh dari kesan membosankan. Visual yang menggunakan icon Robin, membuat kemasan dari kampanye Hari Kesehatan Sedunia tahun ini diharapkan dapat menambah kesadaran seluruh lapisan masyarakat Indonesia terhadap Diabetes yang tidak bisa lagi disebut sebagai penyakit orang kaya.

    12797672_1727578107513124_868204792_n

    Sebelum pukul 07.00 pagi tim reporter ProSehat sudah menyempatkan untuk mendokumentasikan seluruh rangkaian acara tersebut dari proses registrasi para undangan, berjalan-jalan di area booth yang menyediakan berbagai macam pelayanan kesehatan gratis seperti cek gula darah, kolesterol hingga tekanan darah tinggi, hingga acara utama tiba. Ada rasa senang, ketika ProSehat mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan Insan Medika dalam melayani cek gula darah gratis bagi seluruh tamu undangan acara hari itu.

    Tepat pukul 08.30 pagi acara dimulai, namun suasana registrasi masih berlangsung bersamaan dengan para tamu undangan blogger, tenaga kesehatan dan penyandang diabetes (diabetesi) yang berkostum khusus mulai menyesaki ruang Siwabessy, gedung Prof. Sujudi Kementerian Kesehatan RI. Rangkaian acara dimulai dengan protokoler yang mengajak seluruh tamu untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan khidmat dan dengan posisi berdiri. Seketika suasana ruangan berubah jadi lebih sunyi dan khidmat. Setelah itu pembacaan doa dimulai dan diikuti dengan laporan DG oleh Dirjen P2p, dr. H. Mohamad Subuh, MPPM..

    Dirjen P2PL memberikan sambutan pada Kemenkes Lawan Diabetes

    Moderator cantik yang membuka sesi talkshow utama hari itu adalah Lula Kamal yang berasal dari latar belakang pendidikan kedokteran. Dengan tema Perspektif Sosial, Ekonomi dan Dampak Makro Diabetes Melitus, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K) yang juga menjadi narasumber sesi tersebut menegaskan di sela kata sambutannya,

    “Saya setuju bahwa diabetes dikatakan sebagai ibu dari penyakit.”

    Beliau juga mengatakan 3 hal penting yang dapat lawan diabetes, yakni dengan 3H: Healthy environment, Healthy lifestyle dan Healthy food. Perihal tata kota yang sehat, beliau berpendapat tentang kondisi kota Jakarta, “Tata kota kita sangat tidak manusiawi ketika kita perlu paru-paru kota untuk melakukan kegiatan olahraga di situ.” Lebih lanjut beliau juga mengungkapkan keinginannya tentang gaya hidup sehat yang benar-benar dijalankan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Ada satu hal yang menjadi keinginan beliau, yakni tentang konsumsi buah dan sayur yang belum menjadi kebiasaan yang rutin dijalankan.

    12424438_498726816996592_975568630_n

    “Kenapa kita tidak bisa makan sayur dan buah dan jadikan hal tersebut gaya hidup atau kebiasaan rutin?”

    Pembicaraan mengenai sayur dan buah dilanjutkan pada sesi kedua, yang mengundang ahli gizi RI, Prof. Hamam Hadi, MS, Sc. D. Beliau mengeluarkan statement tentang 93% penduduk Indonesia yang masuk ke dalam kategori penduduk kurang makan sayur. Yang mendasari ungkapan tersebut adalah kenyataan bahwa penyandang diabetes tipe 2 memang 90% dari mereka karena faktor keturunan, namun masih bisa dicegah dengan mencari faktor risiko dan salah satunya adalah dengan makan sayur dan buah.

    3 hal tersebut juga dibarengi dengan slogan CERDIK yang digaungkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yaitu Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Dengan cek kesehatan secara rutin seperti cek gula darah, jika sudah dalam ambang tinggi, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K) berpendapat, “Kalau sudah terkena diabetes melitus atau kencing manis, kami harap untuk melaksanakan pemeriksaan rutin.”

    Sesi ketiga dari rangkaian acara ini yaitu dialog interaktif bersama Ketua Komisi 9, Dede Yusuf yang mengungkapkan beberapa bentuk pencegahan atau deteksi dini faktor risiko dan pengobatan Diabetes Melitus. Menurut beliau usaha preventif yang dapat dilakukan adalah dengan menyempatkan berolahraga 3 kali dalam seminggu, meniru kebiasaan makan orang Jepang yang menggunakan mangkuk dan piring kecil hingga mengurangi nasi. Moderator cantik hari itu juga sempat bertanya kepada beliau mengenai kebijakan untuk mendapatkan makanan yang sehat agar tidak dibombardir oleh serbuan makanan fastfood. Jawaban beliau terkait hal tersebut adalah, “ Sangat mungkin untuk mengeluarkan kebijakan, namun awarenessnya dulu yang harus dilakukan. Kebijakan dibuat jika kondisi di lapangan sudah memprihatinkan dan dalam kondisi mendesak, sehingga anggaran yang ada saat ini dialokasikan sebagai usaha preventif promotif.”

    Sesi terakhir dari rangkaian acara peringatan Hari Kesehatan Sedunia tersebut semakin menginspirasi karena kehadiran dr. Muhammad Firas, MARS yang selain seorang dokter, tapi juga penyandang diabetes tipe 1. Pada tahun 1998 dan pada beliau berusia 14 tahun, beliau didiagnosa diabetes tipe 1. Bukan karena keturunan, tapi memang beliau berpendapat bahwa siapapun bisa terkena diabetes tipe 1 sejak usia yang masih muda dan terhitung sudah 18 tahun beliau menyandang penyakit tidak menular tersebut, namun tetap sehat dan bugar. Untuk itu beliau juga membagikan tips untuk tetap bertahan dengan level gula darah normal:

    • Berolahraga yang tidak akan membuat cedera, seperti berjalan.
    • Menjaga kesehatan dengan rutin cek kesehatan dan mengawasi yang dimakan setiap harinya.
    • Percaya bahwa gaya hidup yang sehat dapat membawa keuntungan yang baik di masa depan.

    Di akhir acara dari peringatan Hari Kesehatan Sedunia 2016, beberapa kuis pun dilempar dengan mengulang kembali penjelasan para narasumber yang sudah datang hari itu dan dijadikan sebagai pertanyaan kepada seluruh tamu dan undangan yang hadir hari itu. Selain itu para narasumber juga meramaikan sesi dialog interaktif dengan memperagakan beberapa gerakan mudah yang dapat dilakukan sebagai olahraga bagi mereka yang sibuk dan tidak sempat untuk berolahraga. Keseruan hari itu ditutup dengan pengumuman door prize dan pemberitahuan mengenai acara cek gula darah gratis bersama Kemenkes Lawan Diabetes di hari Minggu, 10 April 2016 yang diadakan di area Pasar Modern BSD City.

    Read More
  • Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular mengajak masyarakat Indonesia untuk cegah, obati dan #LawanDiabetes dengan menyelenggarakan “Aksi Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah Terintegrasi dengan Posbindu PTM” yang akan diadakan di hari Minggu, 10 April 2016, pukul 6 pagi hingga selesai di Pasar Modern, BSD City. ProSehat yang mendukung kegiatan Kemenkes […]

    Cek Gula Darah Gratis & Senam Bersama untuk #LawanDiabetes 10 April 2016

    Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular mengajak masyarakat Indonesia untuk cegah, obati dan #LawanDiabetes dengan menyelenggarakan “Aksi Deteksi Dini Pemeriksaan Gula Darah Terintegrasi dengan Posbindu PTM” yang akan diadakan di hari Minggu, 10 April 2016, pukul 6 pagi hingga selesai di Pasar Modern, BSD City. ProSehat yang mendukung kegiatan Kemenkes RI juga menyediakan booth cek gula darah, kolesterol dan tensi gratis.

    Kegiatan ini akan dibuka oleh Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, SpM (K) dan dihadiri pula oleh Gubernur Banten Bpk Rano Karno dan Walikota Tangerang Selatan Ibu Airin. Dalam kegiatan ini pula, akan dicanangkan adanya Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) PTM (Penyakit Tidak Menular) di sekitar pasar sehingga masyarakat semakin mengerti pentingnya kesehatan dengan cara pencegahan sebelum sakit. Hal ini menjadi penting mengingat tingginya faktor risiko penyakit tidak menular, khususnya Diabetes yang saat ini sudah menjadi pembunuh nomor 3 di Indonesia (6,7%) merujuk pada data Sample Registration Survey 2014.

    Tidak mau hanya menjadi sebuah kegiatan selebrasi semata, kegiatan ini juga langsung memberikan contoh cara-cara pencegahan penyakit tidak menular seperti diabetes. Beberapa kegiatan yang juga termasuk di dalamnya adalah cek gula darah rutin dan berolahrga.  Sehingga pada pagi hari, kegiatan akan dimulai dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan cek gula darah gratis.

    Jadi, tunggu apalagi, ajak keluarga dan kerabat untuk menghadiri kegiatan ini pada hari Minggu, 10 April 2016 pukul 6 pagi. Sebarkan juga melalui social media sehingga seluruh lapisan masyarakat akan lebih mengerti pentingnya pencegahan penyakit tidak menular.

    Sampai bertemu, Rekan Sehat!

    Read More
  • Sedang dalam program diet atau ingin menjaga kadar gula darah Anda? Cek 6 resep rendah kalori ini! Ingin punya bentuk tubuh yang ideal memang tidak mudah. Banyak hal yang harus dikorbankan, termasuk jumlah asupan kalori Anda setiap harinya. Dengan melakukan banyak kegiatan setiap harinya, maka seseorang diperlukan energi yang cukup untuk menopang kesibukan tersebut. Dan […]

    6 Resep Rendah Kalori < 500 kkal untuk Cegah Diabetes

    Sedang dalam program diet atau ingin menjaga kadar gula darah Anda? Cek 6 resep rendah kalori ini!

    Ingin punya bentuk tubuh yang ideal memang tidak mudah. Banyak hal yang harus dikorbankan, termasuk jumlah asupan kalori Anda setiap harinya. Dengan melakukan banyak kegiatan setiap harinya, maka seseorang diperlukan energi yang cukup untuk menopang kesibukan tersebut. Dan jumlah kalori dari makanan setiap hari ditentukan berdasarkan berat badan, usia, jenis kelamin dan tinggi badan. Ketika sudah diketahui indeks massa tubuh serta kategorinya, asupan jumlah kalori pun harus mengikuti kebutuhan tersebut.

    Tidak perlu takut dengan jumlah asupan harian yang berkurang karena 6 resep rendah kalori ini selain menyehatkan, juga akan mengenyangkan perut Anda. Catat resepnya dan praktikkan untuk menu makan Anda setiap hari dan agar tubuh terhindar dari obesitas yang dapat memacu penyakit diabetes melitus!

    1. Salad Ayam Biji Wijen

    Salad segar dan sehat dengan daun Thai basil (kemangi) dan ketumbar, kacang kedelai, wortel dan tomat cherry.

    Nutrisi per saji: 300 kkal

    Bahan-bahan:

    • 2 dada ayam tanpa kulit
    • 85 g kacang kedelai beku; panaskan dengan microwave atau taruh dekat kompor
    • 1 buah wortel ukuran besar; iris seperti korek api
    • 4 tungkai daun bawang; iris halus
    • 140 g tomat ceri; dibelah dua
    • 1 ikat daun ketumbar; iris
    • 1 kepal tangan daun kemangi (basil); iris
    • 1 sendok teh biji wijen yang disangrai sebentar

    Untuk dressing:

    • Parutan kulit lemon beserta jus dari ½ lemon
    • 1 sendok teh saus ikan
    • 1 sendok teh minyak wijen
    • 2 sendok teh saus pedas manis

    Cara Membuat:

    Taruh dada ayam di wajan dan tuang air dingin  ke dalamnya, taurh kacang kedelai tepat di atas dada ayam, kemudian masak selama 8 menit. Sementara itu, campurkan semua bahan untuk dressing di dalam wadah yang besar. Ketika ayamnya sudah matang, iris dan masukkan ke dalam dressing bersama kacang kedelai, wortel, daun bawang, tomat ceri, daun ketumbar dan kemangi. Aduk perlahan dan pastikan semua bagian terlapisi oleh saus dressing. Pindahkan ke dalam wadah siap makan dan taburkan biji wijen di atasnya. Mudah ya?

    1

     

    2. Risotto Krim Tomat

    Sebuah hidangan nasi (risotto) yang dibumbui dengan rosemary, basil (kemangi) dan tomat ceri manis. Mudah dibuat, sehat dan rendah kalori.

    Nutrisi per saji: 381 kkal

    Bahan-bahan:

    • 400 g tomat kaleng yang sudah dipotong-potong berbentuk kecil,bisa juga dengan tomat segar
    • 1 liter kaldu sayur
    • 1 blok mentega
    • 1 sendok makan minyak zaitun
    • 1 bawang bombay: cincang halus
    • 2 siung bawang putih; cincang halus
    • 1 tangkai daun rosemary; cincang halus
    • 250 g nasi risotto
    • 300 g tomat ceri; dibelah dua
    • Sejumput daun basil (kemangi); dirobek kasar
    • 4 sendok makan parutan keju Parmesan

    Cara Membuat:

    Keluarkan tomat kaleng dan setengah kaldu ke dalam Food Processor dan olah hingga halus. Kemudian tuang campuran tersebut ke dalam wajan dengan sisa kaldu, buat mendidih di atas api kecil. Sementara itu, proses mentega dan minyak zaitun di dalam wajan yang lebih besar dan panaskan hingga mentega meleleh. Kemudian campurkan bawang bombai, masak selama 6-8 menit hingga lembut. Setelah itu campurkan bawang putih dan daun rosemary. Masak lagi selama 1 menit. Setelah itu masukkan nasi risotto dan masak lagi selama 1 menit.

    Mulai masukkan 1/4 campuran kaldu dan tomat. Biarkan risottonya matang, aduk perlahan, kemudian tuang kaldu kembali. Setelah setengah kaldu tersebut bercampur dengan risotto, masukkan tomat ceri. Masak selama 20-25 menit. Kunci dari masakan ini adalah menunggu hingga risotto secara perlahan menyerap kaldu dan campuran bahan lainnya. Tutup wajan dengan penutupnya, masak selama 1 menit, kemudian aduk daun kemangi bersama masakan Anda. Sajikan dengan parutan keju Parmesan dan lada hitam.

    2

     

    3. Salmon dan Bayam dengan Saus Tartar

    Tingkatkan asupan protein Anda dengan daging salmon yang diolah dengan saus tartar dan sayuran bayam.

    Nutrisi per saji: 321 kkal

    Bahan-bahan:

    • 1 sendok teh minyak sayur
    • 2 salmon fillet tanpa kulit
    • 250 g sayur bayam
    • 2 sendok makan krim/saus tartar rendah lemak (bisa diganti yoghurt tawar)
    • Sari lemon ½
    • 2 sendok makan daun peterseli; cincang kasar
    • Irisan lemon untuk penyajian

    Cara Membuat:

    Panaskan minyak di wajan. Bumbui salmon pada kedua sisinya. Goreng selama 4 menit untuk kedua sisi hingga berwarna keemasan dan daging terkelupas dengan mudah. Sajikan di piring ketika Anda memasak bayam. Petik daun dan batang bayam, masak dengan sedikit minyak, bumbui dan tunggu hingga sedikit layu. Hidangkan bayam di atas piring dan taruh daging salmon di atasnya. Olah saus tartar di dalam wajan dengan sari lemon dan daun peterseli. Jangan masak terlalu lama. Siram saus tersebut ke atas hidangan salmon dan bayam. Sajikan dengan irisan lemon. Your food is ready!

    recipe-image-legacy-id--52867_12

    4. Salmon Burger

    Daripada burger McD yang Anda tahu benar kandungan nutrisinya seperti apa, mengapa tidak membuat burger yang lebih sehat? Coba resep ini untuk makan siang yang lebih mengenyangkan, lezat, namun tetap sehat.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

    Nutrisi per saji: 292 kkal

    Bahan-bahan:

    • 4 salmon fillet tanpa tulang dan kulit; potong kotak-kotak
    • 2 sendok makan pasta kari Thailand
    • Jahe seukuran jempol yang diparut
    • 1 sendok teh soy sauce
    • 1 tangkai daun ketumbar; cincang kasar
    • 1 sendok teh minyak sayur
    • Irisan lemon; untuk penyajian

    Untuk saladnya:

    • 2 buah wortel
    • 1 buah timun
    • 2 sendok makan white vinegar
    • 1 sendok teh gula merah

    Cara Membuat:

    Tuangkan daging salmon yang sudah dipotong ke dalam Food Processor bersama Thai red curry paste, parutan jahe, soy sauce dan daun ketumbar. Proses sampai seluruh campuran tercampur dengan sempurna dan terlihat mudah dibentuk. Keluarkan campuran tersebut dan bentuk menjadi 4 burger. Panaskan minya di dalam wajan, kemudian goreng burger selama 4 hingga 5 menit hingga matang pada kedua sisi. Sementara itu, gunakan alat Swivel Peeler untuk memarut wortel dan timun dalam bentuk memanjang dan tipis. Simpan di dalam 1 wadah, tuang cuka dan gula ke dalam campuran sayuran tersebut dan sajikan dengan burger beserta nasi hangat.

    recipe-image-legacy-id--195496_11

    5. Salmon Salad

    Ingin sajian mengenyangkan dengan kalori kurang dari 500 kkal? Salmon salad ini sempurna disajikan sebagai menu makan siang Anda. Coba resepnya di sini!

    Produk Terkait: Makanan Sehat Murah

    Nutrisi per saji: 320 kkal

    Bahan-bahan:

    • 100 g couscous
    • 1 sdm minyak zaitun
    • 2 salmon fillet
    • 200 g brokoli; diparut kasar, batang dibuang
    • Jus dari 1 buah lemon
    • ½ buah delima
    • 2 genggam selada air
    • Minyak zaitun
    • Irisan buah lemon

    Cara Membuat:

    Panaskan air di dalam steamer. Bumbui couscous, kemudian tuang 1 sendok teh minyak zaitun. Tuang air yang mendidih ke dalam wadah couscous hingga terendam. Sisihkan. Tuang brokoli ke dalam setengah air yang mendidih, kemudian di bagian atas steamer Anda, letakkan daging salmon. Jangan terlalu lama merebus brokoli. Setelah selesai, pindahkan brokoli ke dalam wadah dengan air dingin. Campur seluruh bahan; couscous, brokoli, biji pomegranate dengan lemon dressing. Sajikan dnegan daging salmon dan irisan lemon. Untuk tambahan, tuang minyak zaitun ke atas daging dan couscous.

    recipe-image-legacy-id--192540_11

    6. Tomat dan Paprika Ham Omelette

    Jika Anda sedang butuh asupan tambahan dari protein, coba resep yang 1 ini untuk menu sarapan Anda. Gunakan sedikit kuning telur agar kolesterol level Anda tetap aman.

    Baca Juga: Makanan Tepat Untuk Jantung Anak

    Nutrisi per saji: 206 kkal

    Bahan-bahan:

    • 2 butir telur dan 3 putih telur tambahan
    • minyak zaitun 1 sdt
    • 1 paprika merah, dibuang bijinya dan cincang halus
    • 2 daun bawang, bagian putih dan hijau disimpan terpisah dan cincang halus
    • beberapa iris tipis ham tanpa lemak
    • 25 g keju cheddar rendah lemak; diparut
    • roti gandum; sebagai pendamping (opsional)
    • 1-2 cincang tomat segar sebagai topping

    Cara Membuat:

    Campur seluruh telur di dalam satu wadah. Bumbui dengan sedikit garam dan lada hitam. Panaskan minyak di dalam wajan anti lengket dan masak paprika merah selama 3-4 menit. Buang bagian putih dari daun bawang dan masak selama 1 menit setelahnya. Tuangkan telur dan masak hingga matang. Setelah setengah matang, taburkan potongan daging ham dan keju cheddar di atas permukaan telur. Ketika sudah akan matang, beri taburan daun bawang, potongan tomat dan nikmati selagi hangat bersama roti gandum Anda.

    recipe-image-legacy-id--693457_11

    Nah, 7 resep rendah kalori di atas tadi bisa Anda gunakan sebagai menu untuk program diet. Dengan diet yang benar dan tidak membuat lapar, bukan hanya bentuk tubuh ideal yang Anda dapatkan. Anda tentunya juga akan terhindar dari penyakit seperti diabetes. Tetap ingat untuk mencari tahu asupan harian yang tepat untuk Anda berdasarkan berat badan, usia, tinggi badan dan jenis aktifitas. Yang terpenting adalah bagaimana Anda bisa mendapatkan segala nutrisi dari setiap menu makan siang, sarapan atau dinner Anda!

    Baca Juga: 7 Makanan Memicu Kolesterol

    Selamat mencoba!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    • BBCGoodFood.com
    Read More
  • Cara menarik Lawan Diabetes adalah dengan membangun kesadaran akan gaya hidup yang lebih sehat bersama-sama! Bagaimana caranya? Dengan ikutan kontes foto ini! Sudah bulan April dan Hari Kesehatan Sedunia sudah dekat! Di Hari Kesehatan Sedunia 2016 dengan tema Lawan Diabetes ini, ProSehat mengajak Rekan Sehat semua untuk hidup makin sehat #LawanDiabetes plus bonus kesempatan memenangkan […]

    Photo Challenge #21HariLawanDiabetes

    Cara menarik Lawan Diabetes adalah dengan membangun kesadaran akan gaya hidup yang lebih sehat bersama-sama! Bagaimana caranya? Dengan ikutan kontes foto ini!

    12719176_1728954824005522_1395361832488448364_o
    Sudah bulan April dan Hari Kesehatan Sedunia sudah dekat!
    Di Hari Kesehatan Sedunia 2016 dengan tema Lawan Diabetes ini, ProSehat mengajak Rekan Sehat semua untuk hidup makin sehat #LawanDiabetes plus bonus kesempatan memenangkan uang tunai Rp 1 Juta. Gimana caranya?
    1. Follow instagram @prosehat
    2. Install aplikasi ProSehat di hape Androidmu
    3. Foto kegiatan sehatmu bersama ProSehat selama 21 hari mulai dari tanggal 7 April 2016.
    4. Kegiatan sehat #LawanDiabetes yang bisa kamu upload adalah foto makanan sehat, minuman rendah gula (air putih, teh tawar, jus rendah gula, dll), dan olahraga.
    5. Foto makanan dan minuman harus menampilkan layar HP yang sedang membuka aplikasi ProSehat – fitur Tanya ProSehat.
    6. Berikan caption kenapa kalian memilih kegiatan sehat tersebut, beri hashtag #SemuaMauSehat #21HariLawanDiabetes #Kota+LawanDiabetes, dan tantang minimal 3 temanmu untuk ikut #21HariLawanDiabetes.
    7. Jangan lupa tag @prosehat ya di setiap fotomu!
    Setiap peserta akan langsung mendapatkan voucher Rp 100,000 dari ProSehat dan akan ada pemenang setiap 7 hari yang berhak mendapatkan uang tunai Rp 200.000. Dan untuk pemenang utama, uang tunai Rp 400.000 menanti Anda! Jadi jangan sampai kelewatan Rekan Sehat!
    Lawan Diabetes bisa dilakukan dengan mudah, yaitu dengan cegah, lawan dan obati!
    Read More

Showing 1–10 of 18 results

WhatsApp Asisten Maya saja