Tips Menerima ART dan Driver Kembali dari Kampung Halaman
Setiap satu tahun sekali umumnya asisten rumah tangga (ART) dan driver mengambil jatah cuti untuk kembali ke kampung halaman. Mereka tidak hanya menghabiskan satu atau dua hari di kampung halaman, tapi bisa hingga beberapa minggu.
Di era kebiasaan baru, ada hal-hal baru pula yang sebaiknya diadaptasi oleh Anda saat harus menerima ART dan driver kembali, salah satunya adalah memeriksakan kesehatannya.
Karantina mandiri sebelum bekerja
Tidak perlu diragukan lagi, begitu ART mengabarkan bahwa mereka akan kembali dari kampung pasti membuat hati senang. Namun jangan terburu-buru, mengadaptasi kebiasaan baru, ada baiknya laksanakan karantina mandiri terlebih dahulu.
Mengapa karantina penting? Karena virus Corona memiliki masa inkubasi hingga kurang lebih 10 hari sejak terpapar sebelum gejalanya muncul.
Selama karantina, amati apakah ada gejala-gejala yang mengarah ke infeksi Covid-19, seperti:
- Demam atau meriang, tidak enak badan
- Batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri kepala atau pusing.
- Badan pegal-pegal dan “masuk angin”
- Hilang pembauan atau pengecapan
- Gangguan pencernaan.
Layanan: Pemeriksaan COVID-19
Tes swab antigen atau PCR
Walaupun ART dan sopir tidak mempunyai gejala-gejala seperti yang disebutkan diatas, ada baiknya ia tetap melakukan pemeriksaan swab antigen atau PCR.
ART dan sopir disarankan melakukan tes PCR di antara hari ketiga sampai kelima setelah kembali dari kampung halaman. Bila hasilnya negatif, maka mereka bisa langsung bekerja. Namun bila hasilnya positif maka karantina tetap dilanjutkan selama 10 hari sampai bebas gejala.
Baca Juga: Guru dan Pengasuh Daycare Perlu Vaksin Flu Sebelum Sekolah Tatap Muka
Apabila ART dan sopir melakukan pemeriksaan swab antigen, maka lakukanlah pada hari kedua atau ketiga setelah kembali dari kampung halaman. Apabila hasilnya negatif, maka lanjutkan karantina sampai hari kelima untuk mengulang swab antigen atau PCR. Jika setelah karantina hasilnya masih tetap negatif, maka karantina selesai dilakukan.
Namun, bila hasilnya positif maka karantina perlu dilanjutkan hingga bebas gejala atau sampai 10 hari.
Selama isolasi mandiri, sarankan ART untuk tetap menggunakan masker dan melakukan protokol kesehatan ketat dan menjaga jarak dengan orang yang rentan.
Tips penting lainnya
Ada beberapa hal lain yang tidak kalah pentingnya untuk menyambut kedatangan ART dan sopir untuk meminimalkan penyebaran Covid-19, antara lain:
- Menyediakan baju bersih
- Desinfeksi semua bawaan ART dari kampung
- Sediakan kamar serta kamar mandi khusus selama isolasi mandiri
- Stok masker bersih
- Sediakan peralatan makan yang berbeda selama isolasi mandiri.
Nah Sahabat Sehat, itulah tips menerima ART dan sopir pribadi yang kembali dari kampung halaman pada era kebiasaan baru. Demi menjaga kesehatan di dalam rumah, pemeriksaan Covid-19 penting untuk dilakukan, terutama setelah perjalanan ke kampung halaman dimana orang-orang berkumpul dalam waktu yang panjang.
Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, tes Covid-19, vaksinasi, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat. Dapatkan juga harga terbaik tes Covid-19 di Prosehat.
Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WhatsApp Asisten Kesehatan Maya di nomor 08111816800
Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
Ditinjau oleh: dr. Nurul L
Referensi
- Sondang, E. Waspada Penularan Covid-19 Pascamudik dari ART Anda!
- Parenting.co.id. ART Kembali dari Mudik, Boleh Langsung Bekerja?
![Tips Menerima ART dan Driver Kembali dari Kampung Halaman Setiap satu tahun sekali umumnya asisten rumah tangga (ART) dan driver mengambil jatah cuti untuk kembali ke kampung halaman. Mereka tidak hanya menghabiskan satu atau dua hari di kampung halaman, tapi bisa hingga beberapa minggu. Di era kebiasaan baru, ada hal-hal baru pula yang sebaiknya diadaptasi oleh Anda saat harus menerima ART dan driver […]](/wp-content/uploads/2022/08/17.jpg)
![Jika Kontak Erat dengan Pasien Covid-19, Apa yang Harus Dilakukan? Pandemi Covid-19 masih berjalan hingga sekarang dan peningkatan angka kasus baru masih terus meningkat. Peningkatan tersebut terjadi karena banyak faktor, salah satunya adalah varian baru Covid-19 yaitu Omicron dan terkini adalah varian XBB, yang jauh lebih menular dibandingkan varian-varian sebelumnya. Apabila Sahabat Sehat berdekatan dengan orang yang tertular atau memiliki gejala COVID-19 dalam jarak 1 […]](/wp-content/uploads/2022/06/14.jpg)

![Apa yang Bisa Dilakukan Jika Si Kecil Menderita Cacar Air? Cacar air merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infeksi virus varicella zoster. Meski bukan penyakit yang berbahaya, penyakit ini sangat mudah menular pada anak kecil, terutama anak-anak usia dibawah 12 tahun. Kondisi ini dapat menyebabkan anak tidak nyaman dan rewel karena rasa gatal dan demam yang menyerangnya. Virus penyebab cacar air sangat […]](/wp-content/uploads/2022/08/7.jpg)

![Kuliah di Belanda Perlu Booster Vaksin Hepatitis B Bagi kamu yang akan melanjutkan kuliah ke Belanda, ada beberapa vaksin yang perlu kamu lengkapi sebelum berangkat, salah satunya yang penting adalah vaksin hepatitis B. Walaupun Belanda bukanlah negara endemi hepatitis B, namun penularan terhadap virus ini perlu diantisipasi. Vaksinasi merupakan sebuah metode yang dinilai efektif untuk memberikan perlindungan pada orang-orang dari penyakit menular […]](/wp-content/uploads/2022/08/fcabf5c4-29b9-4686-a6b4-8b67d4b74d2c.jpg)
![Deteksi Jenis Benjolan di Payudara dengan USG Mammae Sahabat Sehat, karena begitu banyak dan mematikannya kanker payudara, bulan Oktober telah didedikasikan sebagai bulan kesadaran kanker payudara (breast cancer awareness). Di Indonesia, kanker payudara adalah jenis kanker terbanyak dan menyebabkan kematian tertinggi kedua setelah kanker paru. Tidak hanya pada wanita, pria juga banyak yang terdiagnosis kanker payudara. Maka, pencegahan dan pendeteksian dini kanker […]](/wp-content/uploads/2022/10/WhatsApp-Image-2022-10-19-at-1.43.21-PM.jpeg)

![Kenali Gangguan Irama Jantung yang Kerap Dialami Usia Muda Penyakit jantung dapat dialami oleh semua kalangan, tidak memandang usia, jenis kelamin dan ras. Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang paling sering menyebabkan kematian di Indonesia, bahkan di dunia. Menurut badan kesehatan dunia atau WHO (World Health Organization), jumlah kematian karena penyakit jantung sebanyak 17,7 juta orang di dunia pada tahun 2019. WHO […]](/wp-content/uploads/2022/08/9.jpg)

![Mengapa Perlu Booster Vaksin Polio Untuk Kuliah di Luar Negeri? Polio merupakan penyakit yang menular dan berbahaya. Penyakit ini paling sering menginfeksi anak-anak dibawah usia 5 tahun dan menyerang sistem saraf sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan. Karena polio sifatnya menular, vaksinasi polio menjadi vaksinasi wajib yang dilakukan sebelum menetap di luar negri. Walaupun di Indonesia kasusnya sangat jarang ditemui, namun ada risiko penularan saat berinteraksi dengan banyak […]](/wp-content/uploads/2022/08/a6cdc1b8-f515-42ec-92fc-396ab80da180.jpg)
![Booster Vaksin MMR Sebelum Berangkat Kuliah Ke Luar Negeri Mungkin Sahabat Sehat sudah familiar dengan jenis vaksin MMR. Ya, MMR adalah vaksin yang rutin diberikan pada masa kecil. Selain diberikan untuk anak-anak, vaksin MMR (Mumps, Measles dan Rubella) juga disarankan bagi orang dewasa, termasuk yang akan kuliah di luar negeri misalnya ke Inggris Raya. Pemberian vaksinasi MMR bagi orang dewasa dapat dibilang sangat […]](/wp-content/uploads/2022/08/b055fe29-dc11-4b62-a8e6-fb1f26aaecdf.jpg)
![Apa Penyebab Paru-Paru Basah atau Pneumonia? Apakah Sahabat Sehat pernah mendengar istilah paru-paru basah? Paru-paru basah merupakan sebuah sebutan lain dari pneumonia, yaitu infeksi akut saluran pernapasan bawah yang terjadi pada jaringan paru. Paru-paru basah merupakan sebuah penyakit yang perlu diperhatikan karena dapat mengganggu sistem pernapasan sehingga fungsi tubuh yang lainnya dapat terganggu. Apabila tidak ditangani dengan baik, paru-paru basah […]](/wp-content/uploads/2022/08/8.jpg)
![Sekarang Vaksinasi Bisa di Rumah, Lebih Fleksibel dan Nyaman Vaksinasi adalah salah satu kebutuhan dasar seseorang untuk melindungi dirinya dan keluarga dari penyakit menular berbahaya. Selain itu, vaksin juga menghentikan penyebaran penyakit menular di masyarakat melalui herd immunity. Ada berbagai macam jenis vaksin yang diperlukan oleh anak, dewasa, dan lanjut usia (lansia). Sebagian besar diberikan saat kanak-kanak dan sebagian lagi diberikan saat dewasa. […]](/wp-content/uploads/2022/08/16.jpg)
