Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Apa Penyebab Paru-Paru Basah atau Pneumonia?

Apakah Sahabat Sehat pernah mendengar istilah paru-paru basah? Paru-paru basah merupakan sebuah sebutan lain dari pneumonia, yaitu infeksi akut saluran pernapasan bawah yang terjadi pada jaringan paru.

 

Apa Penyebab Paru-Paru Basah?

Apa Penyebab Paru-Paru Basah?


Paru-paru basah merupakan sebuah penyakit yang perlu diperhatikan karena dapat mengganggu sistem pernapasan sehingga fungsi tubuh yang lainnya dapat terganggu. Apabila tidak ditangani dengan baik, paru-paru basah dapat menyebabkan banyak komplikasi hingga kematian.

Didapatkan dari data World Health Organization (WHO) bahwa paru-paru basah merupakan penyebab kematian infeksi paling banyak pada anak-anak. Lalu apa saja yang menyebabkan paru-paru basah?

Jenis kuman penyebab paru-paru basah

Dalam kondisi normal, tubuh kita memiliki sistem pertahanan untuk mencegah terjadinya infeksi pada paru. Apabila sistem pertahanan tersebut dilewati dan sumber infeksi masuk ke paru, maka paru-paru basah dapat terjadi. Paru-paru basah dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur.

1. Bakteri

Penyebab tersering terjadinya paru-paru basah atau pneumonia adalah bakteri. Beberapa nama bakteri tersebut adalah S. pneumoniae, Klebsiella pneumoniae, Haemophilus influenzae, dan Pseudomonas aeruginosa. Saat masuk ke paru, bakteri dapat memperbanyak jumlahnya dengan cara membelah diri. Bakteri yang menginfeksi jaringan paru-paru dapat mengeluarkan toksinnya yang merusak jaringan paru.

2. Virus

Infeksi virus dapat terjadi di paru dan menyebabkan paru-paru basah. Beberapa virus tersering yang menyebabkan paru-paru basah adalah respiratory syncytial virus, parainfluenza virus, dan adenoviruses. Salah satu virus baru yang juga menyebabkan paru-paru basah adalah Covid-19. Tidak seperti bakteri, virus juga bereplikasi namun memiliki karakteristik khusus yaitu self limiting atau penyakit yang membatasi dirinya.

Baca Juga: Kenali Berbagai Jenis Imunisasi Pneumonia

3. Jamur

Infeksi yang disebabkan oleh jamur lebih jarang dijumpai dibandingkan dengan bakteri ataupun virus. Secara umum, infeksi jamur pada paru disebabkan karena sistem imun yang sedang rendah atau lemah. Beberapa contoh jamur yang menyebabkan paru-paru basah adalah Histoplasma, Blastomyces, dan Coccidioides.

Infeksi gabungan

Masing-masing penyebab paru-paru basah dapat ditularkan melalui droplet yang diproduksi saat seseorang batuk atau bersin. Apabila droplet tersebut masuk ke saluran pernapasan sobat, maka Sahabat Sehat dapat terinfeksi. Perlu diingat bahwa infeksi bakteri, virus, dan jamur dapat terjadi secara kombinasi dan dapat menyebabkan kondisi lebih buruk.

Dalam tubuh kita terdapat sistem imun yang akan berusaha untuk melawan penyebab infeksi-infeksi tersebut. Namun saat imun tubuh melawan infeksi, akan dikeluarkan sel-sel imun dan respon-respon radang. Respon radang tersebut yang dapat melukai jaringan paru, sehingga kerusakan pada jaringan paru dapat terjadi saat menderita paru-paru basah.

Hal tersebut yang kemudian menyebabkan tanda dan gejala yang bisa Sahabat Sehat alami. Beberapa tanda dan gejala dari paru-paru basah adalah demam, batuk, dan sesak. Proses pertukaran oksigen pada paru terganggu, maka fungsi organ lain dapat terganggu karena adanya penurunan asupan oksigen.

Layanan: Paket Vaksinasi Pneumonia (PCV-13) + Flu 4 Strain ke Rumah

Sahabat Sehat, penyakit paru-paru basah merupakan sebuah penyakit yang tidak boleh dianggap ringan. Orang yang menderita penyakit ini memerlukan penanganan yang tepat dan segera, terutama pada derajat berat. Apabila Anda merasa sedang mengalami beberapa tanda dan gejala dari paru-paru basah, segera berkonsultasi dengan dokter agar dapat diperiksa lebih lanjut.

Gunakan layanan panggil dokter ke rumah atau home care dari Prosehat untuk kenyamanan dan kemudahan Sahabat Sehat. Anda juga bisa melakukan pemeriksaan medical check up berkala untuk mengetahui status kesehatan Anda dan deteksi dini penyakit, serta vaksinasi pencegah penyakit paru-paru basah.

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WhatsApp Asisten Kesehatan Maya  di nomor 08111816800.

Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
Ditinjau oleh: dr. Nurul L

Referensi

  1. WHO. Pneumonia. 
  2. Jain V, Vashisht R, Yilmaz G, Bhardwaj A. Pneumonia Pathology.
  3. CDC. Causes of Pneumonia.
  4. Sattar S, Sharma S. Bacterial Pneumonia.
  5. Gattinoni L, Gattarello S, Steinberg I, Busana M, Palermo P, Lazzari S et al. COVID-19 pneumonia: pathophysiology and management.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com