Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Penting Nggak Check Up Rutin Untuk Jantung?

Check Up Rutin Jantung – Sebagai manusia sehat dan bugar, pasti sering melalaikan kesehatan dan beranggapan kalau sakit itu karena ini ataupun itu. Tapi nggak boleh ya, nggak ada salahnya loh adanya kesadaran akan pentingnya melakukan check up secara rutin kesehatan kita termasuk kesehatan jantung kita. Penyakit jantung merupakan orang yang penting dalam memompa darah ke seluruh tubuh, bila terjadi masalah maka menjadi hal yang fatal untuk kelangsungan organ lainnya.

Hal tersebut dapat meliputi hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, penyakit pembuluh darah arteri perifer dan penyakit pembuluh darah vena. Faktor-faktor apa saja sih yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung seseorang?

  1.       Faktor Usia

Semakin tua usia Sahabat maka resiko penyakit jantung semakin meningkat. Melewati usia 55 tahun, resiko penyakit jantung akan meningkat 2 kali lipat setiap 10 tahun.

  1.       Faktor Genetik

Punya riwayat keluarga yang menderita penyakit jantung? Hal ini memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan keluarga yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Faktor ini salah satu faktor yang penting untuk melihat dan menilai resiko seseorang untuk bila menderita penyakit jantung dikemudian hari.

  1.       Faktor Gender

Pada umumnya penderita penyakit jantung terbanyak terjadi pada pria. Kenapa bukan wanita? Karena wanita lebih terlindungi karena memiliki faktor hormon estrogen yang ada pada wanita yang akan menurun sedikit demi sedikit hingga mencapai masa menopause.

  1.       Faktor Gaya Hidup

Memiliki kebiasaan merokok? Maka resiko penyakit jantung semakin meningkat. Terlebih lagi jika Sahabat mulai merokok diusia muda. Selain merokok, minum minuman beralkoholl juga dapat memberikan efek protektif bila dikonsumsi dalam dosis yang lebih sedikit nmaun dapat memberikan efek buruk bagi otot-otot jantung bila dikonsumsi dalam jumlah yang banyak.

  1.       Faktor Pola Makan

Kebiasaan mengkonsumsi makanan fast food, goreng-gorengan dan sebagainya akan meningkatkan lemak dalam tubuh dan beresiko terkena penyakit jantung yang meningkat sebanyak 31% dan resiko terjadinya stroke sebanyak 11%. Terlebih lagi jika Anda memiliki berat badan berlebih dapat meningkatkan resiko diabetes dan juga penyakit jantung di kemudian hari.

  1.       Kurang Beraktifitas Fisik (Olahraga)

Kurangnya berolahraga atau beraktifitas fisik dapat meningkatkanresiko terkena penyakit jantung sebanyak 50% dalam hidup Anda.

Dalam melakukan check up rutin untuk jantung dapat dilakukan oleh anak-anak hingga dewasa. Pada umumnya untuk pemeriksaan pada anak-anak dan remaja tidak diperlukan, namun jika Anak Sahabat memiliki familial hypercholestrolemia (FH) deteksi awal sangat diperlukan untuk mencegah penyakit jantung koroner di kemudian hari.

Sedangkan untuk dewasa, lakukanlah skrining setiap 5 tahun sekali serta pemeriksaan kolesterol secara rutin. Lalu kapan kita harus mulai melakukan check up jantung? Pemeriksaan pada jantung sangatlah bervariasi menurut usia dan faktor resiko yang dimilikinya. Namun pemeriksaan dapat dilakukan sejak dini dan jenis pemeriksaan dibedakan berdasarkan tingkat usia.

Untuk menurunkan risiko penyakit jantung, beberapa hal ini perlu Sahabat lakukan  seperti konsumsi makanan sehat sesuai kebutuhan, berolahraga, stop merokok, kurangi berat badan berlebih, hindari stres dan kenali risiko penyakit lainnya yang dapat memicu penyakit jantung serta konsultasikan dengan dokter mengenai penyakit ini.

Namun untuk urusan dapatkan obat yang aman dan berkualitas untuk kesehatan Sahabat, ya di ProSehat saja. Sahabat bisa mendapatkan berbagai produk kesehatan dan juga vaksinasi, selain itu Sahabat bisa bertanya langsung dengan Maya yang siap membantu Sahabat sebagai asisten kesehatan dari ProSehat. Yuk belanja sekarang juga melalui www.prosehat.com

Sumber:

Tios, Aisa. “Jantung Anda, Masa Depan Anda: Pentingnya Check Up Rutin”. Diakses pada 19 Januari 2018
Hutapea, Ruth Normalianti. “ Kenali Gejala Awal Penyakit Jantung”. Diakses pada 19 Januari 2018

WhatsApp Asisten Maya saja