Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ masker kain”

  • World Health Organization (WHO) kembali memperbarui pedoman penggunaan masker dalam ruangan pada 2 Desember 2020. Pembaruan itu adalah masker tetap wajib digunakan dalam ruangan tertutup meskipun ventilasi dalam ruangan tersebut berjalan baik dan dapat meminimalkan penyebaran Covid-19. Pemberlakuan ini ditujukkan untuk daerah, kluster, atau komunitas yang diduga sebagai tempat baru penularan virus.  Jenis masker yang dipakai […]

    Meski Ventilasi Baik, Masker dalam Ruangan Wajib Digunakan

    World Health Organization (WHO) kembali memperbarui pedoman penggunaan masker dalam ruangan pada 2 Desember 2020. Pembaruan itu adalah masker tetap wajib digunakan dalam ruangan tertutup meskipun ventilasi dalam ruangan tersebut berjalan baik dan dapat meminimalkan penyebaran Covid-19. Pemberlakuan ini ditujukkan untuk daerah, kluster, atau komunitas yang diduga sebagai tempat baru penularan virus.  Jenis masker yang dipakai dalam pembaruan itu adalah masker non-medis. Pemberlakuan ini tetap diiringi dengan jaga jarak selama setidaknya 1 meter.1

    masker dalam ruangan. pemakaian masker dalam ruangan

    Baca Juga: Aturan Penggunaan Masker Pada Anak dan Tips Memakainya

    Pemberlakuan penggunaan masker ini ditujukkan untuk siapa saja, termasuk anak usia 12 tahun ke atas. Pemberlakuan ini sendiri merupakan perluasan dari kewajiban memakai masker dalam ruangan, terutama saat di sekolah, toko, kafe, kantor, atau ruangan-ruangan berventilasi buruk. Meski begitu, dalam aturan tersebut, WHO menyarankan tidak memakai masker saat melakukan aktivitas fisik berat, seperti saat berolahraga di gym. Sebab, penggunaan masker saat olahraga derpotensi mengganggu pernapasan. Pemakaian masker di dalam ruangan sendiri sudah digalakkan sejak Juni 2020 oleh Badan Kesehatan Dunia tersebut karena ruangan tertutup terutama yang berventilasi buruk berpotensi meningkatkan penyebaran virus melalui udara.2

    Produk Terkait: Jual Masker Kain Karet Telinga

    Waktu yang Tepat Memakai Masker dalam Ruangan

    Tentu saja pembaruan kebijakan pemakaian masker ini sudah seharusnya dipatuhi semua pihak agar tidak ada lagi yang tertular virus Covid-19, apalagi jika dalam ruangan tertutup yang begitu ramai, termasuk rumah. Meski begitu, walaupun di rumah sendiri, ada beberapa situasi yang mengharuskan Sahabat untuk tetap memakai masker dalam ruangan, yaitu:

    Saat ada kunjungan dari orang yang tidak serumah

    Masker wajib digunakan jika Sahabat menerima kunjungan bukan dari orang yang serumah,  meskipun itu keluarga, kerabat, atau teknisi. Sebab, bisa saja saja mereka tampak sehat dan tidak bergejala walaupun terkena Covid-19. Hal ini untuk menepis perasaan “aman” saat seseorang menerima tamu yang dikenal yang ternyata dapat menyebabkan risiko penularan. Supaya aman dan nyaman saat memakai masker karena ada tamu, pilihlah masker yang sesuai dengan bentuk wajah, namun harus menutupi area hidung, mulut, hingga bawah dagu tanpa menyisakan celah di berbagai sisi masker. Namun, untuk jenisnya jangan memilih masker scuba atau buff. Masker tetap digunakan selama 30 menit setelah tamu yang datang berkunjung pulang agar risiko tertular virus benar-benar rendah.3

    Baca Juga: Masker Habis? Ini Caranya untuk Membuat Masker Sendiri

    Ketika ada anggota keluarga yang menderita sakit di rumah

    Memakai masker di rumah juga harus Sahabat lakukan ketika ada keluarga atau orang yang serumah sakit dan menunjukkan gejala Covid-19. Orang yang sakit tersebut sebaiknya menjalani isolasi mandiri sebaik mungkin dan bila memungkinkan dapat menggunakan kamar mandi yang berbeda, serta lakukan tes Covid-19 segera mungkin. Gunakan masker saat Sahabat hendak mendatangi area isolasi tersebut dan lepaskan 30 menit setelah meninggalkan area. Apabila isolasi mandiri dalam rumah tidak memungkinkan, anggota keluarga yang sakit bisa menggunakan fasilitas isolasi gratis milik pemerintah.3

    Lalu siapa sajakah yang wajib memakai masker dalam ruangan?

    Ketika Sahabat berada di ruangan publik yang tertutup, seperti gedung-gedung perkantoran, pemakaian masker memang sangat wajib. Akan tetapi, ketika berada di rumah yang juga merupakan ruangan tertutup ternyata tidak semua orang di dalamnya wajib memakai masker. Disebut bahwa orang yang kerap bepergian dan beraktivitas di luar rumah adalah yang wajib memakainya. Alasannya adalah karena mereka berinteraksi dengan anggota keluarga yang rentan seperti orang tua, anak-anak, dan orang-orang yang memiliki penyakit komorbid atau penyerta. Masker boleh dilepas asalkan yang memakainya sudah yakin tidak terpapar virus dan menerapkan protokol-protokol kesehatan sewaktu di luar rumah.4

    Baca Juga: Masker, Ampuhkah Lawan Corona? Kapan Harus Gunakan Masker?

    Demikianlah mengenai pemakaian masker dalam ruangan dalam rekomendasi terbaru dari WHO serta penerapannya jika berada di dalam rumah. Bagaimanapun, pemakaian masker jangan disepelekan, ya, Sahabat, karena hal ini merupakan cara  paling aktif dalam mencegah penyebaran virus. Jangan lupa juga untuk melakukan tes Covid-19 seperti rapid test dan PCR swab di rumah. Informasi selanjutnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Indonesia C. WHO Perbarui Pedoman Penggunaan Masker Dalam Ruangan [Internet]. internasional. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20201202195448-134-577260/who-perbarui-pedoman-penggunaan-masker-dalam-ruangan
    2. Prawira A. WHO Perketat Pedoman Pemakaian Masker Guna Cegah COVID-19, Termasuk di Ruangan Ventilasi Baik [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4424081/who-perketat-pedoman-pemakaian-masker-guna-cegah-covid-19-termasuk-di-ruangan-ventilasi-baik
    3. Kapan Kita Perlu Gunakan Masker di Dalam Rumah? |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qh9c6q463/kapan-kita-perlu-gunakan-masker-di-dalam-rumah
    4. Tipe Orang yang Harus Tetap Pakai Masker saat Ada di Rumah [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200918160143-255-548140/tipe-orang-yang-harus-tetap-pakai-masker-saat-ada-di-rumah
    Read More
  • Belakangan ini, perihal penggunaan masker kembali menyeruak di tengah pandemi, terutama mengenai jenis dan efektivitas masker scuba dan buff. Pada 12 September 2020, PT. KCI selaku operator KRL Jabodetabek memuat postingan jenis dan efektivitas berbagai masker melalui instagram mereka @commuterline. Yang menjadi perhatian adalah masker scuba dan buff yang hanya memiliki efektivitas menangkal virus melalui droplet […]

    Jenis dan Efektivitas Masker Menurut WHO, Tak Ada Scuba dan Buff

    Belakangan ini, perihal penggunaan masker kembali menyeruak di tengah pandemi, terutama mengenai jenis dan efektivitas masker scuba dan buff. Pada 12 September 2020, PT. KCI selaku operator KRL Jabodetabek memuat postingan jenis dan efektivitas berbagai masker melalui instagram mereka @commuterline. Yang menjadi perhatian adalah masker scuba dan buff yang hanya memiliki efektivitas menangkal virus melalui droplet sebesar 5%, jauh lebih rendah daripada masker lainnya.1

    jenis dan efektivitas masker

    Baca Juga: Aturan Penggunaan Masker pada Anak dan Tips Memakainya

    Mengikuti postingan tersebut, PT. KCI selanjutnya mulai memberlakukan aturan larangan penggunaan masker scuba dan buff kepada penumpang KRL sejak 14 September 2020. Akan tetapi, sejauh ini ditemukan masih banyak penumpang yang menggunakan masker jenis tersebut. PT. KCI juga belum memberikan sanksi, melainkan hanya memberikan sosialisasi.1 Imbauan mengenai larangan penggunaan masker jenis ini juga didukung oleh pemerintah melalui juru bicara Satgas COVID-19, Profesor Wiku Adisasmito, yang meminta masyarakat agar tidak memakai masker scuba dan buff ketika beraktivitas.2 Lalu, sebenarnya apa itu masker scuba dan buff?

    Apa Itu Masker Scuba dan Buff?

    Masker scuba adalah masker yang dibuat dari scuba, yaitu bahan lentur yang biasanya digunakan untuk pakaian olahraga atau menyelam.3 Karena berasal dari bahan yang lentur, masker ini dapat mengikuti bentuk muka penggunanya serta mudah digunakan. Namun, masker scuba mudah diturunkan ke bawah dagu.4 Bentuk masker scuba sendiri mirip masker medis, tetapi hanya terdiri dari satu lapisan.2

    Baca Juga: Ingin Aman Memakai Masker Saat Berolahraga? Berikut Tipsnya!

    Berbeda dari scuba, buff sebenarnya bukanlah masker. Fungsi buff adalah untuk melindungi leher. Namun, buff ini bersifat multifungsi, bisa dijadikan sebagai bandana dan juga masker. Karena kepraktisannya, buff juga populer di kalangan masyarakat.2 Buff dan scuba banyak dijual dan paling banyak dicari.4

    Akan tetapi, kepraktisan dan kepopuleran keduanya ternyata tidak berbanding lurus dengan efektivitasnya dalam mencegah virus. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa masker buff ternyata lebih buruk efektivitasnya jika dibandingkan dengan masker kain biasa. Bahkan, buff disebut lebih banyak menghasilkan droplet.5 Sedangkan scuba, dengan sifatnya yang mudah melar malah akan membuat kerapatan pori kain membesar dan membuat virus mudah masuk.6 Nah, karena efektivitasnya yang tidak baik, Sobat Sehat sebaiknya mulai meninggalkan scuba atau buff dan beralih kepada masker yang efektivitasnya sesuai dengan rekomendasi WHO. Apa saja itu?

    Jenis-jenis Masker Apa Saja yang Efektif Menangkal Virus?

    Masker Medis

    Masker pertama yang direkomendasikan oleh WHO adalah masker medis yang mempunyai efektivitas menangkal virus sebesar 80-95%.7 Masker ini adalah masker bedah yang berbentuk datar atau berlipat dan diikat di kepala dengan tali yang mengelilingi telinga atau kepala atau keduanya. Karakteristik kinerjanya dibuktikan dari serangkaian metode uji standar yang bertujuan menyeimbangkan filtrasi tinggi serta menilai kemampuan bernapas dan ketahanan penetrasi cairan. Masker medis juga mempunyai filtering facepiece respirator atau FFR yang memungkinkan keseimbangan antara filtrasi dan sirkulasi udara. Sertifikasi FFR juga harus memastikan bahwa tidak ada hambatan dalam pernapasan selama penggunaan masker dengan ketahanan yang maksimal selama menghirup dan mengembuskan napas.8

    Produk Terkait: Masker Medis Karet Telinga

    Masker FFP (Filtering Facepiece)

    Masker kedua adalah masker FFP. Masker ini terdiri atas tiga jenis, yaitu masker FFP1, FFP2, dan FFP3. FFP1 mempunyai efektivitas menangkal virus sebesar lebih dari 80%, FFP2 lebih dari 94%, dan FFP3 lebih dari 99%. Untuk penggunaan masker ini, harus menyesuaikan petunjuk pemakaian, yaitu kurang dari 8 jam dalam satu hari, tetapi hal ini juga tergantung pada kondisi penggunaan dan jenis peralatan perlindungan pernapasan. Masker ini termasuk masker sekali pakai, sehingga harus dibuang setelah tidak digunakan. Selain itu, masker FFP juga mempunyai tanggal kadaluwarsa, yang artinya setelah melewati tanggal tertentu masker sudah tidak boleh digunakan, dijual kembali, atau bahkan dibagikan secara gratis.8

    Masker N95

    Masker N95 adalah alat pelindung pernapasan yang khusus dirancang agar mendekati kesesuaian wajah disertai filtrasi partikel udara yang sangat efisien. Bagian tepi masker N95 dirancang untuk membentuk segel di sekitar hidung dan mulut.8 Efektivitas masker N95 dalam menangkal virus dilaporkan berkisar dari 95% hingga 100%.7 Masker ini biasanya digunakan dalam pengaturan perawatan kesehatan. Dibandingkan masker bedah, masker N95 memberikan perlindungan lebih karena dapat menyaring partikel besar dan kecil. Masker juga dirancang untuk menghambat 95% partikel yang sangat kecil. Akan tetapi, N95 hanya bisa digunakan sekali pakai.8

    Baca Juga: Seperti Inilah Cara Melepas Masker dengan Benar

    Masker Kain Tiga Lapis

    Masker ini merupakan masker nonmedis yang juga banyak digunakan oleh masyarakat. Efektivitas masker kain tiga lapis dilaporkan berkisar antara 50% hingga 70%.7 Masker dibuat dari berbagai kain, seperti polypropylene dan berbagai kombinasi kain. Masker kain tersedia dalam berbagai bentuk, sehingga fungsi filtrasi dan kemampuan bernapas masker kain juga bervariasi, sehingga masker seperti ini kerap tidak dianggap sebagai alat kesehatan atau alat pelindung diri. Sebaiknya, penggunaan masker kain dipertimbangkan saat melakukan aktivitas tertentu, misalnya ketika Sobat berada di keramaian atau di dalam angkutan umum dan jaga jarak susah diterapkan. Masker kain bisa digunakan untuk membantu mengurangi penyebaran virus, tetapi supaya dapat memberikan efek yang baik, penggunaan masker kain juga harus disertai menjaga kebersihan tangan dan physical distancing.8

    Produk Terkait: Masker Kain (Karet Telinga)

    Masker KN95

    Apabila masker N95 tidak mencukupi, masker alternatif yang dapat digunakan adalah masker KN95, masker respirator yang difiliter dengan standar dari negara Cina. Jenis masker ini termasuk kelompok masker FFR dan dikatakan mempunyai kemampuan yang sama dengan N95.8

    Itulah berbagai masker yang direkomendasikan WHO untuk menggantikan scuba dan buff.7 Hal ini penting untuk diketahui agar upaya menangkal virus Corona lebih efektif, mengingat peningkatan kasus dari hari ke hari di Indonesia, khususnya di Provinsi DKI Jakarta. Pelarangan scuba dan buff di KRL dirasa perlu untuk dilakukan seiring dengan masih banyaknya pengguna KRL di tengah pandemi karena kebanyakan penumpang berasal dari kota penyangga Jakarta yang juga dalam zona merah, yaitu Depok, Bogor, dan Bekasi.

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Selain masalah jenis dan efektivitas masker, yang juga perlu diperhatikan adalah tetap tertib dalam pemakaian dan pelepasan masker. Selain itu, jangan menaruh masker bekas di sembarang tempat karena masker bisa menjadi sarang virus. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai jenis-jenis masker, efektivitas, dan penggunaannya atau produk-produk kesehatan terkait, seperti masker medis, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Tak Ada Sanksi Bagi Penumpang yang Pakai Masker Scuba dan Buff di KRL [Internet]. kumparan.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/tak-ada-sanksi-bagi-penumpang-yang-pakai-masker-scuba-dan-buff-di-krl-1uCgEzR4OgC/full
    2. Mengenal masker buff dan scuba dan alasan dilarang di KRL [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/mengenal-masker-buff-dan-scuba-dan-alasan-dilarang-di-krl?page=all
    3. Septiani A. Mengenal Scuba, Jenis Kain yang Lagi Ngetren Jadi Bahan Masker [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5002536/mengenal-scuba-jenis-kain-yang-lagi-ngetren-jadi-bahan-masker
    4. Alasan Penumpang KRL Dilarang Pakai Masker Scuba atau Buff [Internet]. cnnindonesia.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: Internet]. detiknews. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5173875/tentang-masker-buff-dan-scuba-yang-dinilai-tak-efektif-cegah-corona?single=1
    5. Masker Scuba dan Buff Dilarang di KRL, Begini Penjelasan Sains [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2020/09/16/080000623/masker-scuba-dan-buff-dilarang-di-krl-begini-penjelasan-sains?page=all
    6. 5 Jenis Masker dengan Tingkat Efektivitas Lindungi Diri dari COVID-19 [Internet]. Urbanasia.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.urbanasia.com/5-jenis-masker-dengan-tingkat-efektivitas-lindungi-diri-dari-covid19-U18815
    7. Harsono F. Efektivitas Jenis-Jenis Masker Sesuai Rekomendasi WHO untuk Penanganan COVID-19 [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4357510/efektivitas-jenis-jenis-masker-sesuai-rekomendasi-who-untuk-penanganan-covid-19
    Read More
  • Bagaimanakah cara melepas masker dengan benar? Hal ini tentu saja menjadi perhatian banyak orang ketika masker menjadi bagian dari gaya hidup di saat pandemi sekarang ini. Di tempat-tempat publik atau keramaian, masker wajib dipakai sebagai salah satu cara meminimalkan penyebaran virus, selain mencuci tangan dan menjaga physical distancing. Bahkan beberapa tempat tidak akan membiarkan orang […]

    Seperti Inilah Cara Melepas Masker dengan Benar

    Bagaimanakah cara melepas masker dengan benar? Hal ini tentu saja menjadi perhatian banyak orang ketika masker menjadi bagian dari gaya hidup di saat pandemi sekarang ini. Di tempat-tempat publik atau keramaian, masker wajib dipakai sebagai salah satu cara meminimalkan penyebaran virus, selain mencuci tangan dan menjaga physical distancing. Bahkan beberapa tempat tidak akan membiarkan orang masuk tanpa menggunakan penutup hidung dan mulut yang satu ini.

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Selain memahami cara memakai masker dengan benar, ada baiknya Sobat Sehat juga mengetahui cara yang benar untuk melepasnya. Sebab, jika tidak melepas dengan benar, masker ini justru akan menjadi tempat berkembangnya virus. Berikut ini adalah cara melepas masker dengan baik dan benar supaya tetap steril.

    Cara Melepas Masker

    Jangan Asal Taruh

    Cara pertama yang perlu dilakukan adalah jangan asal taruh masker dimana saja, terutama sewaktu Sobat Sehat makan dan minum atau saat ke kamar mandi. Ketika berada di kamar mandi, Sobat bisa menggunakan dua cara untuk meletakkannya. Yang pertama adalah menaruhnya di atas tisu kering atau handuk bersih, dengan memastikan sisi luar masker yang kotor menghadap ke bawah dengan tali pengikat ditempatkan ke arah luar. Cara kedua, simpan masker di dalam kantong atau paper bag yang bersih. Tujuannya agar sisi dalam masker tetap bersih.

    Jangan Menarik ke Bawah Dagu

    Yang selanjutnya harus diperhatikan namun nyatanya sering dilakukan adalah jangan menarik masker ke bawah dagu misalnya saat sedang minum. Karena saat diturunkan ke dagu atau leher, area dalam masker yang awalnya melindungi mulut dan hidung justru jadi menyentuh area yang berpotensi ada bakteri atau virus yang menempel. Selain itu, jangan juga menggantung masker di satu telinga ya, karena bagian dalam masker berisiko untuk menyentuh area wajah lain yang sejak awal tidak terlindungi. Jadi, lebih baik dilepas seluruhnya dan diletakkan pada meja, serta tetap selalu memastikan kebersihan tangan sebelum memakai dan melepas masker.

    Buka Secara Perlahan

    Supaya masker tetap steril saat dilepas adalah buka secara perlahan supaya tidak ada risiko penularan. Pastikan juga tangan sudah steril, kemudian pegang tali dan jangan sentuh bagian depannya. Sebab, hal itu bisa membuat masker berpotensi terkena bakteri yang menempel selama pemakaian.

    Baca Juga: Aturan Penggunaan Masker Pada Anak dan Tips Memakainya

    Langsung Dicuci Setelah Dilepas

    Apabila Sobat menggunakan masker kain, hendaknya langsung dicuci setelah dilepas. Pencucian dianjurkan menggunakan air dan sabun agar virus atau bakteri yang menempel mati. Setelah dicuci, masker juga harus dijemur di bawah sinar matahari. Setelah dicuci dan dikeringkan, simpanlah pada tempat yang bersih dan steril dari kotoran namun juga mudah dijangkau supaya Sobat tidak kesulitan saat hendak memakai lagi. Sedangkan khusus untuk masker medis yang penggunaannya sekali pakai dan tidak boleh dicuci, dianjurkan dibungkus dengan plastik atau dibuang pada tempat sampah khusus saat selesai dipakai supaya tidak mengkontaminasi.

    Lepas Apabila Sudah Mencapai 4-5 Jam

    Cara melepas masker yang juga perlu diperhatikan adalah ketika sudah mencapai 4-5 jam harus dilepas sebab bila melewati jangka waktu tersebut akan memberi dampak yang tidak baik pada kulit wajah di sekitar mulut dan hidung. Jumlah virus, bakteri, debu, atau partikel lainnya sudah di atas normal sehingga wajah akan rentan terkena jerawat dan iritasi sehingga butuh perawatan khusus. Namun kalau hal ini sudah terjadi, bersihkanlah wajah dengan sabun anti jerawat, gunakan krim pelembap yang menjaga kelembapan kulit, dan hindari penggunaan bahan-bahan yang menggunakan alkohol.

    Cucilah tangan

    Cara terakhir dalam melepas masker adalah cucilah tangan dengan sabun pada air yang mengalir atau hand sanitizer apabila tidak ada keran untuk mencuci tangan. Hal ini supaya dapat mencegah terjangkit virus corona yang bisa bertahan di benda mati dalam waktu 72 jam.

    Produk Terkait: Masker Kain

    Itulah beberapa hal yang perlu Sobat perhatikan dalam cara melepas masker yang benar supaya tetap bersih dan steril sehingga tidak menjadi sarang penyakit. Apabila Sobat mempraktikkan dengan benar, Sobat sudah membantu menghentikan penyebaran virus Corona yang semakin hari semakin naik jumlah penderitanya. Dengan begitu, memakai masker merupakan cara paling ampuh untuk saat ini sampai menunggu vaksin antivirus selesai dikembangkan, dan bisa dipergunakan untuk umum. Karena itu, jangan sepelekan masker ya!

    Apabila Sobat mempunyai pertanyaan tentang masker dan rapid test, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Kamaliah A. Cara Melepas Masker yang Benar, Selama Ini Banyak yang Salah! [Internet]. detikinet. 2020 [cited 26 August 2020]. Available from: https://inet.detik.com/science/d-5145516/cara-melepas-masker-yang-benar-selama-ini-banyak-yang-salah
    2. Supaya Tak Tertular Corona, Begini Cara Memakai dan Melepas Masker yang Benar | Kabar24 – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 26 August 2020]. Available from: https://kabar24.bisnis.com/read/20200808/15/1276608/supaya-tak-tertular-corona-begini-cara-memakai-dan-melepas-masker-yang-benar-
    3. Riyandi R. Begini Cara Memakai dan Melepas Masker Secara Benar [Internet]. AYOBANDUNG.com. 2020 [cited 26 August 2020]. Available from: https://ayobandung.com/read/2020/08/15/118139/begini-cara-memakai-dan-melepas-masker-secara-benar
    4. Wajib Ganti Masker Setiap Lima Jam – Fajar Indonesia Network [Internet]. Fajar Indonesia Network. 2020 [cited 26 August 2020]. Available from: https://fin.co.id/2020/08/25/wajib-ganti-masker-setiap-lima-jam/
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja