Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Posts tagged “ demam”

  • Ketika buah hati Moms jatuh sakit, tentu kecemasan melanda Anda ya. Tentu tak akan ada satupun ibu yang tidak khawatir. Berbagai cara tentu dilakukan seorang ibu agar si kecil kesayangannya tetap sehat dan bugar. Seperti kita ketahui, vaksin merupakan salah satu hal terpenting untuk kesehatan si buah hati. Pemberian vaksin akan membuat anak terlindung dari […]

    Apa Beda Vaksin yang Bikin Anak Demam dan Tidak?

    Ketika buah hati Moms jatuh sakit, tentu kecemasan melanda Anda ya. Tentu tak akan ada satupun ibu yang tidak khawatir. Berbagai cara tentu dilakukan seorang ibu agar si kecil kesayangannya tetap sehat dan bugar. Seperti kita ketahui, vaksin merupakan salah satu hal terpenting untuk kesehatan si buah hati. Pemberian vaksin akan membuat anak terlindung dari kemungkinan terpaparnya penyakit.

    Pada bayi yang baru lahir, sistem imun di dalam tubuhnya belum terbentuk sempurna, bahkan selama beberapa bulan kehidupannya, seorang bayi masih menggunakan imun atau kekebalan tubuh yang didapat dari ibunya. Pastinya kasihan sekali Moms, bayi yang masih begitu mungil dengan segala keterbatasan sistem organ tubuh yang belum matang, harus berperang melawan penyakit. Itulah gunanya dilakukan vaksinasi. Oleh karena itu, vaksinasi sangat penting bagi bayi, jangan melewatkan jadwal vaksinasi buah hati ya Moms. Jadwal imunisasi di Indonesia direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Meskipun vaksin terbukti efektif, tak sedikit para ibu mengeluhkan tentang si kecil yang menjadi demam atau rewel setelah vaksin. Hal ini membuat Moms khawatir dan bingung untuk menanganinya atau mungkin menjadi ragu untuk membawa si kecil untuk imunisasi. Mari kita bahas tentang kejadian demam setelah imunisasi dan apa beda vaksin yang bikin anak demam dan tidak.

    Demam merupakan salah satu bentuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), yaitureaksi yang dapat terjadi setelah dilakukannya imunisasi. Tapi tenang saja Moms, tidak semua vaksin memberikan respons demam, hanya beberapa vaksin saja yang sering memberikan respons tubuh berupa demam. Contoh vaksin yang umumnya memberikan respons demam adalah campak dan difteri-pertusis-tetanus (DPT). Sebanyak 42,9% anak yang divaksinasi DPT mengalami demam ringan dan sekitar 2,2% anak mengalami demam berat. Kemudian, tercatat 5-15% kasus demam dijumpai pada anak yang divaksinasi campak. Demam ringan ini biasanya mulai dijumpai pada hari kelima sampai keenam sesudah imunisasi dan demam ini dapat terus berlangsung selama 5 hari. Namun, Momstak perlu khawatir, mengingatsetiap respons imun manusia berbeda-beda, maka tidak semua anak yang diimunisasi campak dan DPT akan mengalami respons tubuh berupa demam. Ada anak yang setelah diimunisasi campak atau DPT akan baik-baik saja, tidak ada demam sama sekali.

    Hal yang sering menjadi pertanyaan banyak orang adalah apa beda antara vaksin yang bikin anak demam dan tidak? Salah satu alasan utama pembedanya adalah komponen vaksin tersebut. Vaksin dapat terbuat dari kuman yang sudah mati, atau kuman yang hanya dilemahkan, ada yang seluruh bagian utuh, atau sebagian, dan ada juga yang berupa toksin (zat racun) dari mikroorganisme tersebut. Reaksi yang ditimbulkan setelah imunisasi sering kali lebih hebat bila imunisasi berisi kuman hidup yang dilemahkan yang terbuat dari seluruh komponen antigen kuman. Hal ini terjadi karena reaksi pertahanan tubuh akan lebih kuat melawan kuman yang utuh dibandingkan hanya sebagian kecil dari komponen kuman. Reaksi tubuh terhadap antigen kuman dari vaksin inilah yang merupakan proses pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut.

    Salah satu contoh, saat ini terdapat dua jenis vaksin Difteri Pertusis Tetanus (DPT), atau sering dituliskan sebagai DPT dan DPaT. Lantas apa bedanya? Vaksin DPT terbuat dari seluruh komponen antigen kuman Pertusis, sedangkan vaksin DPaT hanya mengandung bagian antigen kuman Pertusis tertentu yang diperlukan untuk kekebalan tubuh. Perbedaan jenis antigen inilah yang menyebabkan DPT lebih sering menimbulkan efek samping seperti demam dan ruam setelah penyuntikan, dibandingkan dengan DPaT. Atas dasar tersebut, beberapa Moms memilih untuk vaksin DPaT dibandingkan dengan DPT. Dari segi efektivitas sendiri, DPaT terbukti juga efektif dalam memberikan perlindungan optimal bagi si kecil dari kuman difteri-pertusis-tetanus. Untuk menjaga keefektifan vaksin, perlu dilakukan pengulangan imunisasi DPT pada jadwal yang telah ditentukan.

    Setelah mengetahui perbedaan vaksin yang membuat anak demam dan tidak, sudahkah Moms tahu bagaimana cara menangani anak yang demam pasca dilakukan vaksinasi? Pastinya setiap ibu akan merasa panik saat menghadapi anak yang demam pasca vaksinasi, tidak tahu apakah hal ini normal, tidak tahu kapan anak yang demam harus dibawa ke rumah sakit dan tidak tahu apa yang dapat dilakukan saat di rumah.

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan pemberian parasetamol (penurun panas) pada anak, 30 menit sebelum akan dilakukan imunisasi DPT/DT. Hal ini tidak hanya untuk mengurangi demam tetapi juga mengurangi nyeri pasca vaksinasi. Setelah itu, obat penurun panas dapat dilanjutkan setiap 3-4 jam sekali apabila masih terjadi demam dan maksimal sebanyak 6 kali dalam 24 jam. Hal lainnya yang dapat dilakukan ialah memberikan minum atau ASI lebih banyak kepada anak, memakaikan anak pakaian yang tipis dan memberikan kompres hangat agar demam turun. Apabila anak tetap demam, segera bawa anak ke dokter. Moms tidak perlu takut, obat penurun demam tidak memengaruhi potensi vaksin.

    Parasetamol sebagai Pencegahan dan Pengobatan Demam Pasca Vaksinasi

    Nah, bagi Moms yang ingin melakukan vaksin pada si kecil, kini tak perlu repot. Ada layanan vaksin ke rumah loh! Silakan cek lewat www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan vaksinasi maupun kesehatan. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Baratawidjaja KG, Rengganis I. Imunologi Dasar. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2009;8: 557.
    2. Fuleihan, R. Imunologi. Dalam: Endaryanto A, Sumadiono, editor. Nelson Ilmu Kesehatan Anak Esensial. Edisi VI. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2011:311-4.
    3. Hadinegoro SRS. Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Sari Pediatri. 2000; 2(1):2-10.
    4. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Imunisasi. 2013.
    5. Penjelasan Kepada Orangtua Mengenai Imunisasi [Internet]. IDAI. 2018 [cited 31 August 2018]. Available from: idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/penjelasan-kepada-orangtua-mengenai-imunisasi.
    6. Ranuh IGNG, Suyitno H, Hadinegoro SRS, Kartasasmita CB, Ismoedijanto, Soedjatmiko. Pedoman Imunisasi di Indonesia.Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2014;5:404.
    Read More
  • Moms, tahukah bahwa saat anak sakit demam, ternyata asupan makanan si kecil perlu diperhatikan. Demam merupakan kenaikan suhu tubuh, bila diukur dengan termometer diatas 38 derajat celcius. Menurut data IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menyatakan kasus demam merupakan kasus konsultasi anak terbanyak di poliklinik. Sebenarnya, demam merupakan suatu proses alami tubuh sebagai respons perlawanan tubuh […]

    7 Anjuran Asupan Makanan saat Anak Demam

    Moms, tahukah bahwa saat anak sakit demam, ternyata asupan makanan si kecil perlu diperhatikan. Demam merupakan kenaikan suhu tubuh, bila diukur dengan termometer diatas 38 derajat celcius. Menurut data IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menyatakan kasus demam merupakan kasus konsultasi anak terbanyak di poliklinik. Sebenarnya, demam merupakan suatu proses alami tubuh sebagai respons perlawanan tubuh terhadap bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh.

    Sebagian besar orang tua sudah mengetahui bahwa ketika anak demam, maka akan diberikan obat penurun panas (antipiretik), tapi perlu diketahui bahwa penggunaan obat penurun panas bukan bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh kembali ke dalam keadaan normal secara permanen dan bukan bertujuan untuk menangani penyebab utama demam, melainkan untuk mempertahankan suhu tubuh dalam keadaan normal untuk meningkatkan rasa nyaman anak. Pada saat anak demam, ia menjadi gelisah, sulit makan, dan rewel. Sehingga orang tua juga harus memperhatikan asupan makanan si Kecil agar ia segera sembuh.

    Inilah daftar asupan yang diperlukan saat anak demam:

    1. PERBANYAK KONSUMSI AIR

    Komposisi air dalam tubuh anak mempunyai presentasi lebih banyak dibanding orang dewasa. Pada anak, terutama 1 tahun pertama, volume air tubuh total dalam tubuh yaitu sebanyak 65-80%, dan akan terus berkurang saat remaja sebanyak 55-60%. Pada usia bayi 0-6 bulan, bayi memerlukan air sebanyak 700 ml/hari, bayi 7-12 bulan memerlukan 800 ml/hari, anak 1-3 tahun memerlukan cairan sekitar 1300 ml/hari, anak 4-8 tahun memerlukan 1700 ml/hari, anak 9-13 tahun memerlukan 2400 ml/hari pada laki-laki dan 2100 ml/hari pada perempuan, anak 14-18 tahun memerlukan 3300 ml/hari pada laki-laki dan 2300 ml/hari pada perempuan. Sedangkan pada saat demam, anak memerlukan cairan lebih banyak dibandingkan dalam keadaan normal. Setiap kenaikan 1 derajat celsius, dibutuhkan cairan tambahan 10% dari kebutuhan cairan biasanya.

    Misalnya, anak usia 3 tahun terkena demam, dalam keadaan normal, anak memerlukan cairan 1300ml/hari, maka dalam keadaan demam, anak memerlukan tambahan cairan sebesar 130ml, jadi asupan cairan anak 3 tahun yang terserang demam adalah 1430 ml/hari.

    Sumber asupan cairan tidak hanya air putih saja ya Moms, tetapi bisa dari sup sayuran, jus buah dan susu.

    2. BUAH JERUK

    Buah jeruk kaya akan sumber vitamin C dan dipercaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak karena mengandung antioksidan yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak dalam melawan penyakit yang masuk. Selain itu, rasa manis dalam buah mengandung gula alami yang dapat meningkatkan asupan energi anak.

    3. SAYUR & BUAH-BUAHAN

    Selain jeruk, buah-buahan seperti stroberi, semangka, nanas, kiwi serta sayur-sayuran juga bermanfaat bagi anak-anak dalam kondisi demam karena sayur dan buah banyak mengandung air yang dapat meningkatkan asupan cairan saat demam. Kemudian sayur dan buah mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak terhadap penyakit, serta buah-buahan misalnya pisang mengandung ion kalium yang diperlukan tubuh, pasalnya ion kalium merupakan salah satu ion yang hilang melalui keringat saat anak demam.

    4. MAKANAN YANG MENGANDUNG PROBIOTIK

    Beberapa penelitian menyatakan bahwa probiotik seperti gandum, sereal, yoghurt, dan tempe dapat meningkatkan daya tahan tubuh karena probiotik dapat meningkatkan bakteri baik dalam saluran cerna dan meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap infeksi kuman. Menurut jurnal kedokteran pediatri, probiotik dipercaya dapat membantu menurunkan demam.

    5. MAKANAN YANG MENGANDUNG PROTEIN

    Makanan yang mengandung protein seperti daging, telur, susu, daging ayam, ikan dan keju dipercaya dapat membantu menurunkan demam. Hal ini disebabkan protein menjadi sumber energi yang diperlukan tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan infeksi, serta protein merupakan zat yang dapat mempercepat proses penyembuhan.

    6. BAWANG PUTIH

    Bawang putih merupakan bahan obat herbal tradisional yang dipercaya sebagai anti bakteri, anti virus serta anti jamur. Bawang putih dipercaya dapat meningkatkan imun tubuh. Selain dapat menurunkan demam, bawang putih dapat membantu penyembuhan flu. Sebuah penelitian membuktikan pada sekelompok orang yang mengonsumsi bawang putih lebih jarang sakit, secara keseluruhan kelompok orang yang mengonsumsi bawang putih mengalami sakit 70% lebih sedikit dibandingkan dengan kelompok placebo (kelompok yang tidak mengkonsumsi bawang putih).

    Kita tidak perlu mengonsumsi bawang putih mentah, cukup tambahkan ke hidangan makanan misalnya tambahkan ke dalam sup ayam.

    7. AIR KELAPA

    Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi selama demam merupakan hal yang penting, selain kebutuhan cairan yang dapat terkoreksi, ion-ion yang terkandung dalam air kelapa juga dapat membantu memenuhi kebutuhan ion tubuh yang hilang melalui keringat maupun diare saat demam. Selain itu, air kelapa juga mengandung gula yang dapat meningkatkan energi tubuh dengan meningkatkan gula darah yang dapat membantu tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

    Selain dari segi makanan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk dapat membantu menurunkan suhu tubuh anak saat demam, yaitu:

    1. Berikan obat anti demam atau antipiretik seperti parasetamol dan ibuprofen yang dapat menurunkan suhu tubuh anak sesuai dengan dosis anjuran. Namun, untuk mengatasi masalah infeksi pada tubuh diperlukan antibiotik, anti virus atau anti jamur sesuai dengan infeksinya. Oleh karena itu, konsultasi ke dokter sangat diperlukan untuk mengetahui penyebab dari gejala demam.
    2. Kompres anak dengan air hangat di dahi, ketiak serta lipat paha anak.
    3. Jangan kenakan pakaian tebal, gunakan pakaian tipis untuk membantu mendinginkan suhu tubuh.
    4. Perbanyak istirahat, batasi aktivitas fisik anak yang berlebih.

    Kini, Moms sudah tak perlu panik lagi saat anak demam. Jika ingin mengetahui informasi kesehatan lainnya, silakan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga! Salam sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Shivamurthy P, Benakappa A. Beliefs regarding diet during childhood illness. Indian Journal of Community Medicine [Internet]. 2012 [cited 13 September 2018];37(1):20. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3326802/
    2. Penanganan Demam pada Anak [Internet]. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2018 [cited 13 September 2018]. Available from: idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/penanganan-demam-pada-anak
    3. Bhowmik D. Traditional and Medicinal Uses of Banana [Internet]. Phytojournal.com. 2018 [cited 14 September 2018]. Available from: phytojournal.com/vol1Issue3/Issue_sept_2012/9.1.pdf
    4. Gebreyohannes G, Gebreyohannes M. Medicinal values of garlic: A review. International Journal of Medicine and Medical Sciences [Internet]. 2018 [cited 14 September 2018];5(9), pp. 401-408(2006-9723). Available from: academicjournals.org/article/article1378915996_Gebreyohannes%20and%20Gebreyohannes.pdf
    Read More
  • Ketika sedang asyik berlibur, tiba-tiba si kecil rewel, mudah kesal, dan badannya terasa panas. Ternyata anak Anda demam. Pada saat begini Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan karena Anda sedang liburan di tengah pulau seperti Lombok. Ketika hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda sudah mempersiapkan beberapa hal ini. Anak yang terserang demam memang akan membuat […]

    7 Tips Atasi Demam Anak Saat Liburan

    Ketika sedang asyik berlibur, tiba-tiba si kecil rewel, mudah kesal, dan badannya terasa panas. Ternyata anak Anda demam. Pada saat begini Anda tidak tahu apa yang harus dilakukan karena Anda sedang liburan di tengah pulau seperti Lombok. Ketika hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda sudah mempersiapkan beberapa hal ini.

    beli di sini kotak p3k anak prosehat siap liburan

    Anak yang terserang demam memang akan membuat Anda cemas, terutama ketika hal tersebut terjadi saat Anda sedang liburan di luar kota atau luar negeri. Tapi perlu diingat lagi bahwa demam merupakan gejala, bukan sebuah penyakit. Tubuh si kecil membuat dinding proteksi bagi virus ataupun mikroorganisme asing yang mencoba menyerang tubuh dengan meningkatkan suhu tubuh karena bakteri dan virus tidak akan bertahan di suhu yang tinggi. Untuk itu jangan panik, Anda dapat membuka kotak p3k liburan anak yang Anda bawa dan segera ambil obat penurun panas, pereda nyeri dengan parasetamol yang tersedia di dalam kotak p3k tersebut jika si kecil merasa kesakitan dan tidak nyaman dengan keadaan suhu tubuh yang mencapai lebih dari 38°C. Namun sebenarnya penanganan demam yang tepat adalah dengan mengatasi apa yang mengakibatkan demam.

    beli di sini prosehat paket p3k anak

    Beli di sini: Paket P3K Liburan Anak

    Sedangkan bentuk pertolongan pertama untuk demam yang terjadi pada anak Anda ketika sedang berlibur adalah dengan 7 tips ini:

    klik di sini beli obat atasi demam anak prosehat

    1. Cek temperatur si kecil. Jangan lupa untuk membawa temperatur digital ketika Anda merencanakan liburan. Gunakan pada bawah lengan atau dijepit dengan mulutnya untuk mengetahui suhu tubuhnya.

    2. Pastikan kotak p3k liburan anak Anda ini sudah dibawa. Mengapa kotak ini penting untuk dibawa? Karena parasetamol aman untuk menurunkan panas anak dengan cepat. Selain menurunkan panas, parasetamol juga dapat meredakan nyeri yang muncul bersamaan dengan demam anak Anda.

    3. Di dalam kotak p3k anak Anda juga terdapat gel kompres yang dapat menurunkan panas anak dengan mudah. Gel ini dingin sehingga tepat sekali untuk menurunkan demam pada anak.

    Baca juga: 8 Home Remedy Mudah Obat Batuk Anak

    4. Pastikan Anda memiliki stok air mineral bersih untuk minum si kecil. Demam atau suhu tubuh yang terlalu tinggi pada anak biasanya akan mengakibatkan si kecil mengalami dehidrasi. Jangan sampai hal ini terjadi. Beri ia air mineral yang baik untuk menggantikan cairan yang hilang.

    5. Jika Anda sedang berada di ruangan yang akan membuat suhu tubuh anak Anda semakin tinggi, segera pindahkan si kecil ke ruang terbuka yang lebih sejuk tapi tidak terkena paparan angin atau AC langsung.

    klik di sini beli obat penurun demam anak prosehat

    6. Si kecil yang berkeringat hebat akan membuat pakaiannya basah. Pastikan ketika sedang demam, ganti pakaian basahnya dengan pakaian baru yang tipis, bukan tebal.

    7. Jika panas si kecil di atas 38° C setelah minum obat penurun panas, segera bawa si kecil ke praktek dokter / rumah sakit terdekat. Sebelumnya pastikan Anda sudah memiliki list rumah sakit atau fasilitas medis yang terjangkau dari penginapan Anda.

    Demam merupakan proses alami tubuh yang kerap terjadi dalam interval waktu yang tidak terlalu sering. Hal ini juga menunjukkan bahwa tubuh Anda bekerja keras untuk melawan serangan virus lain yang berusaha masuk ke dalam tubuhnya. Dengan persiapan yang baik Anda dapat tetap menikmati liburan dengan si kecil tanpa takut ia jatuh sakit.

    Selamat liburan!

    download gratis di sini ebook p3k liburan anak

    Free Download E-book P3K Anak: Tips dan Checklist Jaga Anak Tetap Sehat Saat Liburan

    Referensi:

    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja