Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Cara Mengatasi KIPI Pasca Vaksinasi Covid-19

Vaksinasi Covid-19 sudah dimulai pada 13 Januari 2021, dengan Presiden menjadi orang pertama yang sudah divaksinasi. Sehari setelahnya, barulah para tenaga kesehatan sebagai kelompok prioritas yang akan disuntik vaksin. Pada beberapa kasus, vaksinasi dapt menimbulkan efek simpang atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Efek simpang adalah reaksi dari tubuh saat menghadapi zat yang masuk ke dalam tubuh, dan tubuh sedang menganalisis zat tersebut yang akan membuat tubuh kebal dan terhindar dari virus.

KIPI pasca vaksinasi Covid-19, KIPI vaksinasi covid-19, vaksinasi covid-19, vaksin covid-19

Baca Juga: Efek Samping Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Berdasarkan Petunjuk Pelaksanaan Teknis dari Kementerian Kesehatan mengenai Vaksinasi Covid-19, KIPI dapat berupa reaksi vaksin, kesalahan prosedur, koinsiden, reaksi kecemasan, atau hubungan kausal yang tidak dapat ditentukan. Masih berdasarkan Juknis KIPI yang terjadi dapat diklasifikasikan secara serius apabila kejadian medis akibat setiap dosis vaksinasi yang diberikan menimbulkan gejala kematian, kebutuhan untuk rawat inap, dan gejala sisa yang menetap serta mengancam jiwa. Tentu saja masih perlu surveilans pasif dan aktif KIPI untuk menilai keamanan vaksin karena vaksin Covid-19 masih merupakan vaksin baru.

Reaksi-reaksi yang Mungkin Ditimbulkan Setelah Vaksinasi

Reaksi-reaksi yang mungkin terjadi setelah vaksinasi Covid-19 sebenarnya hampir sama dengan vaksin yang lain. Reaksi-reaksi yang timbul antara lain:

  • Reaksi lokal seperti nyeri, kemerahan bengkak pada tempat suntikan atau reaksi lokal lain yang berat seperti selulitis
  • Reaksi sistemik seperti demam, nyeri otot seluruh tubuh (myalgia), nyeri sendi (atralgia), badan lemah, dan sakit kepala
  • Reaksi alergi seperti urtikaria, oedem
  • Reaksi anafilaksis
  • Pingsan

Cara Mengatasi KIPI

KIPI yang terjadi pasca-vaksinasi Covid-19 dapat diatasi secepatnya sesuai dengan jenis reaksi yang ditimbulkan. Jika reaksi ringan lokal seperti nyeri, bengkak, dan kemerahan pada tempat suntikan, petugas kesehatan dapat menganjurkan penerima vaksin untuk melakukan kompres dingin di lokasi suntikan dan meminum parasetamol sesuai dosis. Pada reaksi ringan sistemik seperti demam dan malaise, petugas kesehatan dapat menganjurkan penerima vakin untuk minum lebih banyak, menggunakan pakaian yang nyaman, kompres atau mandi air hangat, dan meminum parasetamol sesuai dosis.

Baca Juga: Vaksin Lain Selain Sinovac dan Beberapa Efek Sampingnya

Cara Memantau dan Menanggulangi KIPI

Pada KIPI yang cukup serius, Sahabat yang sudah divaksinasi sebaiknya segera melapor pada fasililtas layanan kesehatan yang ditunjuk seperti rumah sakit dan puskesmas untuk kemudian akan diteruskan pada dinas kesehatan kota/kabupaten setempat untuk dilakukan pelacakan. Kemudian, pada vaksinasi penerima vaksi diharapkan untuk menunggu sebentar setelah dilakukan vaksinasi, dan disarankan menetap selama 30 menit untuk bisa mengetahui dan mengatasi kemungkinan reaksi yang terjadi.

Baca Juga: Jumlah Kebutuhan Vaksin Covid-19 di Indonesia Adalah 181,5 Juta Jiwa

Itulah mengenai KIPI yang kemungkinan terjadi pasca-vaksinasi serta cara mengatasi dan menanggulanginya. Sahabat tidak perlu ragu untuk divaksin Covid-19 yang keuntungannya untuk diri sendiri dan orang lain. Sambil menunggu vaksinasi massal dari pemerintah untuk masyarakat yang dimulai pada April 2021, yuk Sahabat tetap terapkan perilaku 3M dan PHBS, serta jangan lupa untuk deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya cukup mudah. Sahabat tinggal mengakses via website atau aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Petunjuk Teknis Pelaksanaaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 1st ed. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2021
  2. Alasan Jangan Langsung Pulang Usai Disuntik Vaksin Corona [Internet]. gaya hidup. 2021 [cited 7 January 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210106073321-255-589978/alasan-jangan-langsung-pulang-usai-disuntik-vaksin-corona

Chat Dokter 24 Jam