Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ vaksinasi covid-19”

Showing 1–10 of 24 results

  • Kembali bertambahnya kasus Covid-19 klaster perkantoran di DKI Jakarta pada bulan April 2021, membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat program vaksinasi Covid-19 bagi buruh dan pekerja. Baca Juga: Mengapa Terjadi Covid-19 di Perkantoran Saat PSBB Transisi? Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta pada Rabu, 28 April 2021. Pada […]

    Klaster Perkantoran DKI Jakarta Kembali Tinggi, Vaksinasi Buruh dan Pekerja Dipercepat

    Kembali bertambahnya kasus Covid-19 klaster perkantoran di DKI Jakarta pada bulan April 2021, membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat program vaksinasi Covid-19 bagi buruh dan pekerja.

    klaster perkantoran DKI Jakarta kembali tinggi

    Baca Juga: Mengapa Terjadi Covid-19 di Perkantoran Saat PSBB Transisi?

    Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta pada Rabu, 28 April 2021.

    Pada periode 12-18 April 2021 tercatat peningkatan kasus aktif klaster perkantoran mencapai 425 kasus dari 177 perkantoran. Sementara di pekan sebelumnya, yaitu periode 5-11 April 2021 hanya terdapat 157 kasus positif Covid-19 di 78 perkantoran.

    Disnakertrans DKI berharap percepatan vaksinasi Covid-19 di lingkungan perkantoran dapat memberikan perlindungan bagi buruh dan pekerja dari Covid-19.

    Selain itu juga untuk membantu memulihkan perekonomian terutama di DKI Jakarta sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan.

    Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI, Riza Patria dalam acara vaksinasi untuk buruh dan pekerja pada Sabtu 1 Mei 2021 yang bertepatan dengan Hari Buruh Internasional.

    Riza Patria mengungkapkan bahwa percepatan vaksinasi Covid-19 dapat mengembalikan produktivitas kaum buruh dan pekerja.

    Baca Juga: Cara Mengendalikan Laju Covid-19 di Lingkungan Kantor?

    Para pekerja dan buruh masuk dalam tahap ketiga program vaksinasi nasional, setelah tenaga kesehatan pada tahap pertama dan petugas pelayanan publik pada tahap kedua.Tahap ketiga ini rencananya dimulai pada April 2021 hingga Maret 2022.

    Penyebab Kasus Covid-19 Klaster Perkantoran Kembali Naik

    Kembali naiknya klaster perkantoran di DKI Jakarta disebabkan karena mulai abainya para pekerja dalam menerapkan protokol kesehatan selama di tempat kerja.

    Selain itu, banyak perkantoran yang mulai melonggarkan atau bahkan tidak menerapkan aturan maksimal 50% dari kapasitas.

    Hal ini yang menyebabkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta kepada para pengusaha untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja meskipun sudah divaksin Covid-19.

    Baca Juga: Kebijakan Vaksinasi Gotong Royong Resmi Dikeluarkan

    Nah Sahabat Sehat, mari tetap lakukan protokol kesehatan meskipun sudah divaksinasi sebab vaksinasi hanya dapat mencegah dan melindungi dari Covid-19.

    Sahabat ingin konsultasi lebih lanjut perihal vaksinasi Covid-19? Manfaatkan segera Chat Dokter 24 jam dari Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Kurniawati, E., 2021. DKI Minta Kemenkes Percepat Vaksinasi untuk Pekerja dan Buruh. [online] Tempo. Available at: <https://metro.tempo.co/read/1457128/dki-minta-kemenkes-percepat-vaksinasi-untuk-pekerja-dan-buruh/full&view=ok> [Accessed 3 May 2021].
    2. com. 2021. Gelar Vaksinasi untuk Buruh, Wagub DKI Berharap Ekonomi Segera Pulih. [online] Available at: <https://www.suara.com/news/2021/05/01/202738/gelar-vaksinasi-untuk-buruh-wagub-dki-berharap-ekonomi-segera-pulih> [Accessed 3 May 2021].
    Read More
  • Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri. Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19? Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi. Hal ini membuat masyarakat terkejut karena […]

    Sudah Dua Kali Divaksin, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19?

    Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri.

    istri Ridwan Kamil Positif Covid-19

    Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19?

    Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi.

    Hal ini membuat masyarakat terkejut karena menurut Ridwan Kamil, sang istri telah divaksin  Covid-19 sebanyak dua kali. Nah, Sahabat Sehat mungkin bertanya-tanya mengapa seseorang masih dapat terinfeksi Covid-19 meskipun sudah divaksin dua kali. Mari kita simak penjelasan berikut ini!

    Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa kemungkinan penularan virus Covid-19 tetap ada meskipun seseorang sebelumnya sudah pernah divaksin karena efikasi vaksin Covid-19 tidak mencapai 100%. Vaksin berperan agar Sahabat Sehat tidak mengalami gejala berat apabila nanti terinfeksi Covid-19.

    Baca Juga: Efikasi Vaksin Sinovac Mencapai 78% dalam Uji Coba Tahap Akhir di Brasil

    Siti Nadia Tarmizi menambahkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi penularan virus Covid-19 yaitu faktor manusia, virus Covid-19, dan faktor lingkungan. Apabila mobilisasi tetap tinggi selama masa pandemi,maka laju penularan Covid-19 semakin meningkat.

    Bagi Sahabat Sehat yang sudah divaksin disarankan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilisasi) sebab meskipun Sahabat Sehat telah divaksin, belum tentu tubuh menjadi kebal terhadap virus Covid-19.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Pastikan Sahabat Sehat tetap aman saat berkumpul dengan keluarga di rumah dengan melakukan pemeriksaan Covid-19 seperti swab PCR, rapid antigen serta lakukan vaksinasi flu di Prosehat yang memiliki layanan ke rumah. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Kata Ridwan Kamil, Istrinya Terpapar Covid-19 karena Sering Buka Puasa Bersama [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2021/04/19/094044478/kata-ridwan-kamil-istrinya-terpapar-covid-19-karena-sering-buka-puasa
    2. Ikhsanudin A. Penjelasan Kemenkes Terkait Istri RK yang Positif Covid Meski Sudah Vaksin [Internet]. detiknews. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5537434/penjelasan-kemenkes-terkait-istri-rk-yang-positif-covid-meski-sudah-vaksin
    Read More
  • Indonesia disebut tengah mengalami euforia vaksinasi Covid-19, demikian yang diungkapkan oleh juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito melalui kanal Youtube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa,20 April 2021. Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1 Juta Euforia vaksinasi terjadi akibat program vaksinasi Covid-19 telah berhasil dilaksanakan, terutama bagi kelompok prioritas […]

    Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19?

    Indonesia disebut tengah mengalami euforia vaksinasi Covid-19, demikian yang diungkapkan oleh juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito melalui kanal Youtube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa,20 April 2021.

    euforia vaksinasi, euforia vaksinasi covid-19

    Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 1 Juta

    Euforia vaksinasi terjadi akibat program vaksinasi Covid-19 telah berhasil dilaksanakan, terutama bagi kelompok prioritas seperti masyarakat berusia lanjut.

    Namun kenyataannya, euforia tersebut berdampak pada  peningkatan kasus aktif Covid-19 sepanjang 12-18 April dengan persentase kasus mencapai 14,1% dan jumlah kasus meningkat menjadi 37.353 dari sebelumnya 32.740 pada periode 5-11 April.

    Profesor Wiku menyebut euforia vaksinasi Covid-19 yang tengah terjadi di masyarakat turut disebabkan karena semakin menurunnya kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Adanya libur panjang di akhir pekan turut berdampak pada peningkatan kasus Covid-19.

    Baca Juga: Boleh Divaksin Covid-19 Saat Berpuasa? Ini Faktanya!

    Profesor Wiku meminta kepada seluruh kepala daerah untuk tetap menerapkan strategi 3T (tes, telusur, dan tindak lanjut) dan meminta masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir meskipun sudah divaksin.

    Sahabat Sehat, mari tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun Sahabat Sehat sudah divaksin agar memutus rantai penularan Covid 19 dan mempercepat eliminasi Covid 19.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Sahabat Sehat dapat melakukan pemeriksaan deteksi dini Covid-19, dan berkonsultasi dengan dokter secara online di Prosehat. Informasi lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Indonesia C. Kasus Covid Naik 14 Persen, Diduga Dampak Euforia Vaksinasi [Internet]. nasional. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210420160327-20-632350/kasus-covid-naik-14-persen-diduga-dampak-euforia-vaksinasi
    2. Septiani A. Duh, Euforia Vaksinasi Bikin COVID-19 RI Naik 14 Persen! [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5539848/duh-euforia-vaksinasi-bikin-covid-19-ri-naik-14-persen

    .

    Read More
  • Masyarakat berusia lanjut merupakan kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Februari 2021 sebanyak 47,3% pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia ternyata berusia di atas 60 tahun. Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Hal ini turut mendasari pemerintah sehingga menargetkan 21 juta masyarakat berusia lanjut sebagai […]

    Bantu Vaksinasi Lansia, Menkes Luncurkan Home Care dan Home Delivery

    Masyarakat berusia lanjut merupakan kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Februari 2021 sebanyak 47,3% pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia ternyata berusia di atas 60 tahun.

    menkes luncurkan home care dan home delivery

    Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Hal ini turut mendasari pemerintah sehingga menargetkan 21 juta masyarakat berusia lanjut sebagai sasaran vaksinasi Covid-19.

    Hingga awal April 2021 baru sekitar 11% masyarakat berusia lanjut yang telah mendapatkan vaksin Covid-19. Berangkat dari hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILLCOVID19) meluncurkan 2 program untuk membantu mempercepat proses vaksinasi untuk masyarakat lanjut usia, yaitu Home Care dan Home Delivery.

    Home Care adalah program penjemputan menuju sentra vaksinasi, sedangkan Home Delivery adalah program penyelenggaraan vaksinasi di lokasi masyarakat berusia lanjut berada.

    Baca Juga: Bupati Kabupaten Tangerang Kunjungi Program Vaksinasi Bandara City Mall

    Kedua program tersebut telah diluncurkan pada Rabu, 21 April 2021 bertepatan dengan Hari Kartini oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Rumah Sakit Husada, Jakarta.

    Dalam acara peluncuran berjudul “Program Home Care & Home Delivery Vaksinasi 10.000 Lansia” Menteri Budi mengungkapkan bahwa program ini dapat membantu dan mempermudah masyarakat berusia lanjut untuk divaksin.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KILLCOVID19, Adharta Ongkosaputra, menyatakan bahwa program tersebut merupakan langkah awal terutama untuk wilayah Jabodetabek dalam memperluas cakupan vaksinasi bagi masyarakat berusia lanjut sehingga selanjutnya dapat dilaksanakan vaksinasi bagi masyarakat berusia produktif.

    Ketua program, Hartono Atmadja, mengungkapkan bahwa untuk tahap awal sebanyak 66 orang lanjut usia telah dilibatkan dalam program ini dengan dijemput dari kediaman masing-masing. Selain di Jakarta, program ini juga diluncurkan di daerah Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, Medan, dan NTT.

    Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto, serta perwakilan masyarakat usia lanjut, yaitu Wirjawan Hardjamulia, yang telah berusia 104 tahun yang datang untuk menyemangati para lanjut usia.

    Sahabat Sehat, mari kita dukung program percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia agar mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 serta mempercepat eliminasi Covid-19.

    Baca Juga: Pemerintah Mengizinkan Pemberian Vaksin Sinovac untuk Lansia

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan informasi lebih lengkap mengenai vaksinasi Covid-19 maupun produk kesehatan lainnya, silahkan berkonsultasi secara online dengan dokter di Prosehat. Info lebih lengkap hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Menteri Kesehatan Buka Program Vaksinasi 10.000 Lansia di RS Husada – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/04/21/menteri-kesehatan-buka-program-vaksinasi-10000-lansia-di-rs-husada
    2. Data Kemenkes per 9 Februari 2021: 47,3% Pasien Meninggal Covid-19 Adalah Lansia | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/peristiwa/data-kemenkes-per-9-februari-2021-551555-lansia-meninggal-karena-covid-19.html
    Read More
  • Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menyempatkan diri mengunjungi program vaksinasi Bandara City Mall, Dadap, Kosambi, 10 April 2021. Pada hari kedua pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Husada, Rumah Sakit Bun, LPPM Atmajaya, dan puskesmas-puskemas di Kecamatan Kosambi tersebut, Bupati Zaki terlihat memantau pelaksanaan vaksinasi yang menyasar pada […]

    Bupati Kabupaten Tangerang Kunjungi Program Vaksinasi Bandara City Mall

    Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menyempatkan diri mengunjungi program vaksinasi Bandara City Mall, Dadap, Kosambi, 10 April 2021.

    Foto: Firman Fakhrudin/Prosehat

    Pada hari kedua pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Husada, Rumah Sakit Bun, LPPM Atmajaya, dan puskesmas-puskemas di Kecamatan Kosambi tersebut, Bupati Zaki terlihat memantau pelaksanaan vaksinasi yang menyasar pada kelompok prioritas seperti lansia dan pekerja layanan publik.

    Baca Juga: Prosehat Menggelar Vaksinasi Massal di Bandara City Mall

    Dalam kesempatan itu ia cukup mengapresiasi terhadap program vaksinasi ini khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang.

    Karena program ini, menurutnya, dapat membantu fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan yang ada seperti puskesmas, rumah sakit, dan target Kabupaten Tangerang untuk vaksinasi 15.000 orang per hari bisa tercapai.

    Foto: Firman Fakhrudin/Prosehat

    Ia juga menyatakan bahwa acara berjalan cukup lancar, aman, dan tertib selama dua hari penyelenggaraan, dan terlihat banyak masyarakat yang cukup antusias mengikuti vaksinasi ini, yang terlihat dari jumlah peserta.

    Di hari pertama ia menyebut ada 400, dan hari kedua ada 600 orang. Ke depannya ia mengharapkan terdapat jumlah pasokan vaksin Covid-19 yang cukup khususnya di Kabupaten Tangerang.

    Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Tak lupa Bupati Zaki meminta masyarakat  setelah divaksinasi supaya tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Menimimalkan Penyebaran Covid-19

    Selain selain penerapan protokol kesehatan ia juga berpesan kepada masyarakat supaya tetap menjaga imunitas tubuh dan berolahraga.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah sebuah penyedia layanan jasa kesehatan Indonesia yang berdiri sejak 2015. Prosehat hadir untuk menjawab permasalahan layanan kesehatan di Indonesia terutama vaksinasi.

    Salah satu layanan utama Prosehat adalah layanan vaksinasi ke rumah. Di samping itu Prosehat juga menyediakan kebutuhan kesehatan lainnya secara online seperti telemedisin berupa chat dokter 24 jam, fisioterapi, obat herbal, vitamin, cek lab, hingga kebutuhan ibu hamil dan bayi.

    Semua layanan yang ada dikerjakan oleh para tenaga profesional yang terpercaya, dan Prosehat bermitra dengan apotek, laboratorium, dan produsen kesehatan untuk menjamin keaslian produk.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau www.prosehat.com.

     

    Read More
  • Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada dan RSIA Bun serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang  menggelar acara vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mempercepat program vaksinasi dari pemerintah terutama pada kelompok prioritas lansia demi mencegah Covid-19 secara optimal. Acara ini diselenggarakan di kompleks Bandara City Mall, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dan berlangsung selama 2 hari, […]

    Press Release: Dukung Program Percepatan Vaksinasi Covid-19 Pemerintah, Prosehat Menggelar Vaksinasi Massal di Bandara City Mall

    Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada dan RSIA Bun serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang  menggelar acara vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mempercepat program vaksinasi dari pemerintah terutama pada kelompok prioritas lansia demi mencegah Covid-19 secara optimal.

    Firman Fakhrudin/Prosehat

    Acara ini diselenggarakan di kompleks Bandara City Mall, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dan berlangsung selama 2 hari, yaitu pada 9-10 April dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

    Seperti diungkapkan oleh Ketua Panitia Vaksinasi, dr. Hadi Wijaya, M.P.H., MH.kes, acara ini selain ditargetkan kepada kelompok lansia, juga ditargetkan kepada pekerja layanan publik.

    Hal ini berdasarkan arahan dari pemerintah bahwa program vaksinasi tahap dua ini menyasar pada lansia 60 tahun ke atas dan pekerja publik esensial seperti tenaga pendidik, tokoh agama, dan pegawai pemerintah. Vaksinasi yang dilaksanakan kali ini akan menargetkan 1.000 penerima vaksin dalam dua hari pelaksanaan.

    Acara tersebut secara simbolis dibuka oleh Sekretaris Camat Kosambi, Syarif Hidayat. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu untuk mencegah Covid-19 terutama di wilayah Kosambi dan sekitarnya. Karena itu, ia berterima kasih kepada pihak-pihak yang menyelenggarakan acara ini.

    Firman Fakhrudin/Prosehat

    Vaksin merupakan produk biologis yang memberikan kekebalan khusus terhadap sebuah penyakit tertentu seperti Covid-19.

    Selain menerapkan protokol kesehatan 5 M secara konsisten, vaksin akan berguna membantu melindungi diri dari ancaman serius Covid-19 yang selama ini telah menghambat banyak sektor kehidupan di Indonesia.

    Untuk vaksinasi Covid-19 sendiri Indonesia merupakan salah satu dari 4 negara nonprodusen vaksin yang berhasil melakukan vaksinasi dalam jumlah besar.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah sebuah penyedia layanan jasa kesehatan Indonesia yang berdiri sejak 2015. Prosehat hadir untuk menjawab permasalahan layanan kesehatan di Indonesia terutama vaksinasi.

    Salah satu layanan utama Prosehat adalah layanan vaksinasi ke rumah. Di samping itu Prosehat juga menyediakan kebutuhan kesehatan lainnya secara online seperti telemedisin berupa chat dokter 24 jam, fisioterapi, obat herbal, vitamin, cek lab, hingga kebutuhan ibu hamil dan bayi.

    Semua layanan yang ada dikerjakan oleh para tenaga profesional yang terpercaya, dan Prosehat bermitra dengan apotek, laboratorium, dan produsen kesehatan untuk menjamin keaslian produk.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau www.prosehat.com.

    Read More
  • Pemerintah mengumumkan bahwa sekolah tatap muka mulai dilakukan secara terbatas pada Juli 2021. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Baca Juga: Sekolah Tatap Muka Siap Dilaksanakan di 14 Provinsi Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir […]

    Berikut Panduan Sekolah Tatap Muka Mulai Juli 2021!

    Pemerintah mengumumkan bahwa sekolah tatap muka mulai dilakukan secara terbatas pada Juli 2021. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

    panduan sekolah tatap muka

    Baca Juga: Sekolah Tatap Muka Siap Dilaksanakan di 14 Provinsi

    Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, pada Selasa, 30 Maret 2021. Surat keputusan bersama tersebut telah ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

    Adapun sekolah tatap muka terbatas akan mulai dilaksanakan setelah pemerintah menyelesaikan program vaksinasi untuk para pendidik dan tenaga kesehatan, yang ditargetkan sebelum tahun ajaran baru dimulai.

    Panduan Kemendikbud Mengenai Sekolah Tatap Muka Terbatas

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, mengungkapkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah menyiapkan panduan terkait pembelajaran tatap muka yang meliputi pembatasan jarak antar siswa hingga aturan mengenai berbagai aktivitas yang tidak boleh dilakukan selama di sekolah.

    Nadiem meminta agar para siswa menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal kapasitas dalam kelas adalah 50% atau sekitar 18 orang. Aktivitas yang tidak boleh dilakukan selama pembelajaran tatap muka terbatas, yaitu kegiatan ekstrakurikuler, olahraga, dan operasional kantin selama 2 bulan pertama.

    Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian,meminta pengawasan secara ketat protokol kesehatan di sekolah agar tidak menjadi area penyebaran virus. Pengawasan secara ketat harus dilakukan tanpa menakuti para peserta didik dan tenaga pendidik.

    Baca Juga: Cara Mencegah Virus Corona di Sekolah

    Vaksinasi Anak

    Meskipun pemerintah telah melaksanakan vaksinasi untuk guru sebagai syarat agar sekolah tatap muka dapat dilaksanakan meski secara terbatas, timbul pertanyaan kapankah vaksinasi untuk anak dilaksanakan?

    Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa vaksinasi untuk anak memang belum tersedia karena belum ada uji klinis yang dilakukan pada anak.

    Ia memprioritaskan para tenaga pendidik untuk divaksin terlebih dahulu karena termasuk dalam golongan berisiko, dibandingkan dengan anak yang risiko terinfeksi Covid-19 nya lebih kecil dan bisa sembuh dengan sendirinya.

    Baca Juga: Vaksinasi Corona untuk Tenaga Pendidik Demi Mendukung Sekolah Tatap Muka Juli 2021

    Selain dengan melaksanakan protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 Sahabat dapat melakukan pemantauan dengan WISH Health Watch yang memiliki fitur geofencing untuk mendeteksi keberadaan virus.

    Jam tangan pintar ini dapat diintegrasikan dengan smartphone Sahabat, sehingga mudah dan praktis untuk memantau penyebaran virus Covid 19.

    Tertarik? Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. SKB 4 Menteri, Juli 2021 Dilakukan Pembelajaran Tatap Muka secara Terbatas [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2021/03/30/11481651/skb-4-menteri-juli-2021-dilakukan-pembelajaran-tatap-muka-secara-terbatas
    2. Safitri E. Panduan Kemendikbud Terkait Pembukaan Sekolah Tatap Muka Terbatas Juli 2021 [Internet]. detiknews. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5513524/panduan-kemendikbud-terkait-pembukaan-sekolah-tatap-muka-terbatas-juli-2021
    3. Hastuti R. Sekolah Tatap Muka, Kapan Vaksinasi Covid-19 Anak-anak? [Internet]. tech. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210330134801-37-233982/sekolah-tatap-muka-kapan-vaksinasi-covid-19-anak-anak
    4. Safitri E. Ini Arahan Mendagri soal Pengawasan Prokes Jika Sekolah Tatap Muka Digelar [Internet]. detiknews. 2021 [cited 31 March 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5513667/ini-arahan-mendagri-soal-pengawasan-prokes-jika-sekolah-tatap-muka-digelar
    Read More
  • Pemerintah resmi melarang mudik lebaran 2021 pada 23 Maret 2021, hal ini dikarenakan masih tingginya angka penularan Covid-19 di Indonesia. Larangan ini berlaku untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, karyawan swasta, dan seluruh masyarakat. Baca Juga: Ini Dia 8 Tips Mudik Lebaran Bebas Stres Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir, dalam […]

    Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang, Berikut Alasan dan Sanksinya!

    Pemerintah resmi melarang mudik lebaran 2021 pada 23 Maret 2021, hal ini dikarenakan masih tingginya angka penularan Covid-19 di Indonesia. Larangan ini berlaku untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, karyawan swasta, dan seluruh masyarakat.

    mudik lebaran 2021

    Baca Juga: Ini Dia 8 Tips Mudik Lebaran Bebas Stres

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir, dalam konferensi pers virtual Jumat, 26 Maret 2021 menyatakan bahwa larangan ini akan dimulai pada 6-17 Mei 2021. Meski demikian, pemerintah tidak meniadakan cuti bersama Idul Fitri yang sudah ditetapkan sebelumnya.

    Selain masih tingginya angka penularan Covid-19 di Indonesia, larangan mudik ini diharapkan dapat mempercepat proses pemberian vaksin ke semua kalangan seperti yang sedang dilaksanakan baru-baru ini.

    Kenaikan Penderita Covid-19 Akibat Libur Panjang

    Hingga Minggu, 28 Maret 2021, jumlah penderita Covid 19 di Indonesia sudah mencapai 1.496.085 orang. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari sejumlah libur panjang keagamaan di Indonesia semenjak virus mewabah pada Maret 2020, termasuk salah satunya akibat libur Lebaran di tahun 2020.

    Berdasarkan data dari Satuan Tugas Covid-19, rata-rata jumlah kasus harian pada libur lebaran tahun 2020 meningkat hingga 68-93% dengan penambahan kasus harian mencapai 413-559 kasus serta jumlah kasus mingguan berkisar 2.889-3.917 kasus.

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga mencatat bahwa setiap libur panjang, akan  berdampak pada peningkatan kasus sekitar 30-50%, baik dari kasus terkonfirmasi positif maupun kasus aktif Covid-19.

    Kenaikan kasus akibat libur panjang juga tidak diiringi dengan kapasitas rumah sakit yang sudah tidak mampu menampung lagi para penderita Covid-19, sehingga banyak pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

    Baca Juga: Solusi Menkes Atasi Keterbatasan Rumah Sakit

    Untuk mengantisipasi atas kemungkinan terjadinya pelanggaran saat penerapan larangan mudik, Kemenkes akan menyiapkan posko pelayanan kesehatan di jalur mudik.

    Apa Sanksi Bagi Pelanggar?

    Menteri Muhadjir menyatakan bahwa sanksi bagi pelanggar yang melakukan mudik lebaran 2021 ini masih sama dengan sanksi pada 2020. Adapun sanksinya sebagai berikut:

    • Untuk transportasi darat, para pelanggar akan diminta putar balik atau membayar denda sebesar Rp 100 juta atau penjara selama 1 tahun.
    • Untuk transportasi udara, maskapai yang tetap menerbangkan penumpang akan dikenai sanksi berupa pencabutan izin rute dan penumpang akan dijamin dengan pengembalian dana pembelian tiket sebesar 100%.

    Terdapat beberapa jenis transportasi darat yang diperbolehkan melintas saat larangan mudik diterapkan, yaitu:

    • Kendaraan pengangkut kebutuhan pokok
    • Kendaraan pengangkut alat kesehatan
    • Kendaraan pengangkut petugas
    • Pemadam kebakaran
    • Mobil jenazah dan ambulans

    Sedangkan pada transportasi udara, pengecualian terdapat pada:

    • Pesawat lembaga tinggi NKRI
    • Pesawat kedutaan
    • Pesawat khusus repatriasi
    • Pesawat kargo
    • Pesawat TNI-Polri

    Jika merujuk pada aturan larangan mudik tahun 2020, penerapan akan dilakukan pada wilayah dengan zona merah dan wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pemerintah disebut akan tetap membuat beberapa aturan baru yang berkaitan dengan larangan mudik lebaran 2021 ini.

    Demikian mengenai larangan mudik 2021 yang ditetapkan pemerintah untuk menekan laju kasus Covid-19 dan mempercepat program vaksinasi.

    Meski hal ini dapat membuat Sahabat kecewa karena tidak bisa lagi bertemu dengan sanak saudara, namun Sahabat dapat tetap menjalin silaturahmi secara virtual.

    Rasa kecewa dan sedih tentunya dapat berdampak secara tidak langsung pada kondisi tubuh Sahabat, karena itu Sahabat sebaiknya tetap jaga kesehatan tubuh dengan konsumsi multivitamin dan jangan lupa melakukan vaksinasi flu di Prosehat sebagai tindakan pencegahan yang tepat apalagi di saat cuaca juga sedang tidak menentu.

    Baca Juga: 5 Cara Tingkatkan Imun Lawan Corona

    Vaksinasi di Prosehat dapat dilakukan di rumah dan terdapat banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Sorongan T. Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang! Ternyata Begini Alasannya [Internet]. news. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/news/20210326224108-4-233273/mudik-lebaran-2021-resmi-dilarang-ternyata-begini-alasannya
    2. Yang Perlu Kamu Tahu soal Pelarangan Mudik Lebaran 2021 oleh Pemerintah [Internet]. kumparan. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/yang-perlu-kamu-tahu-soal-pelarangan-mudik-lebaran-2021-oleh-pemerintah-1vQruu89yml
    3. Media K. UPDATE 28 Maret: Tambah 4.083, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini 1.496.085 [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2021/03/28/17062151/update-28-maret-tambah-4083-kasus-covid-19-di-indonesia-kini-1496085
    4. Larangan Mudik 2021: Fakta-fakta, Aturan, dan Sanksi [Internet]. suara.com. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://www.suara.com/news/2021/03/28/172548/larangan-mudik-2021-fakta-fakta-aturan-dan-sanksi
    5. Belum Ada Aturan Detail untuk Larangan Mudik Lebaran 2021 [Internet]. kumparan. 2021 [cited 29 March 2021]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/belum-ada-aturan-detail-untuk-larangan-mudik-lebaran-2021-1vRlSAfxErr/full
    Read More
  • Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan bahwa sekolah tatap muka siap dilaksanakan di 14 provinsi dari 34 provinsi di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito, pada Kamis, 25 Maret 2021 melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Baca Juga: Tepatkah Sekolah Tatap Muka Dibuka Kembali di Tengah Pandemi Adapun ke-14 […]

    Sekolah Tatap Muka Siap Dilaksanakan di 14 Provinsi

    Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menyatakan bahwa sekolah tatap muka siap dilaksanakan di 14 provinsi dari 34 provinsi di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito, pada Kamis, 25 Maret 2021 melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

    sekolah tatap muka dilaksanakan di 14 provinsi

    Baca Juga: Tepatkah Sekolah Tatap Muka Dibuka Kembali di Tengah Pandemi

    Adapun ke-14 provinsi yang diperbolehkan melaksanakan sekolah tatap muka tersebut adalah:

    1. Jawa Barat
      2. DI Yogyakarta
      3. Riau
      4. Sumatera Selatan
      5. Lampung
      6. Kalimantan Tengah
      7. Sulawesi Utara
      8. Sulawesi Tenggara
      9. Bali
      10. Nusa Tenggara Barat
      11. Maluku Utara
      12. Bangka Belitung
      13. Kepulauan Riau
      14. Sulawesi Barat.

    Pelaksanaan sekolah tatap muka ini juga didukung dari keterangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada awal Januari 2021.

    5 Aspek Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

    Meski begitu Wiku menyatakan bahwa pelaksanaan sekolah tatap muka ini akan memperhatikan 5 aspek, yaitu:

    • Pemberlakuan kebiasaan baru. Pada tahap ini pemerintah berusaha menjamin proses adaptasi kebiasaan baru berjalan dengan baik melalui fasilitas dan sarana pendukung untuk memudahkan masyarakat.
    • Proses untuk menentukan waktu yang tepat. Tahapan ini mengacu kepada data dari epidemiolog, kesiapan institusi pendidikan, dan ketersediaan fasilitas kesehatan.
    • Penentuan prioritas. Tahapan ini dilakukan dengan simulasi pelaksanaan sekolah tatap mukaoleh institusi percontohan terlebih dahulu sebagai bahan pembelajaran dan evaluasi untuk menentukan kebijakan nasional dan daerah.
    • Koordinasi pusat dan daerah yang diimplementasikan secara timbal balik yang melibatkan dinas kesehatan, dinas pendidikan, institusi pendidikan, dan orang tua murid.
    • Monitoring dan evaluasi pemantauan pelaksanaan kegiatan dan evaluasi berdasarkan skenario dengan prinsip kebijakan diibaratkan seperti gas dan rem. Setiap pelaporan akan menjadi masukan berharga dalam perluasan pelaksanaan sekolah tatap muka maupun padasektor lainnya.

    Guru Belum Sepenuhnya Divaksin

    Terdapat kendala dalam persiapan pelaksanaan sekolah tatap muka di 14 provinsi, yaitu masih banyak guru yang belum mendapat vaksin Covid-19 sebagai syarat supaya kegiatan belajar mengajar menjadi lancar dan aman.

    Baca Juga: Vaksinasi Corona untuk Tenaga Pendidik Demi Mendukung Sekolah Tatap Muka Juli 2021

    Sebagai contoh masih ada 170 sekolah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang sudah menjalani uji coba sekolah tatap muka sejak awal Maret 2021 namun belum semua guru di kabupaten Bogor mendapatkan vaksin karena stok vaksin yang menipis.

    Padahal vaksinasi merupakan syarat utama untuk dapat mencapai kekebalan kelompok di sekolah, demikian yang diungkapkan oleh Kepala Divisi Pengawas, Monitoring dan Evaluasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jasra Putra.

    Orang tua murid, serta para pekerja sekolah juga seharusnya turut mendapatkan vaksin Covid 19 sehingga menjamin keamanan dan keselamatan di lingkungan sekolah. Karena itu, Jasra meminta Satgas Covid-19 wajib memastikan kesiapan sekolah agar kegiatan belajar tatap muka tidak menjadi kluster baru Covid 19.

    Demikianlah mengenai persiapan pelaksanaan sekolah tatap muka di 14 provinsi yang tentu saja harus dipersiapkan dengan matang supaya tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid 19, untuk mendukung pelaksanaan sekolah tatap muka diharapkan semua pihak tetap melaksanakan protokol kesehatan dan menjalani vaksinasi Covid 19.

    Baca Juga: Cara Mencegah Virus Corona di Sekolah

    Untuk informasi lebih lanjut mengenai protokol kesehatan di sekolah serta vaksinasi Covid-19, Sahabat bisa berkonsultasi secara online di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. 14 Provinsi Akan Buka Sekolah Tatap Muka Secara Bertahap, ini Rinciannya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2021/03/26/06100021/14-provinsi-akan-buka-sekolah-tatap-muka-secara-bertahap-ini-rinciannya?page=all
    2. Iqbal M. Hai Bunda! Ini 14 Provinsi yang Siap Buka Sekolah Tatap Muka [Internet]. news. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/news/20210326091242-4-233004/hai-bunda-ini-14-provinsi-yang-siap-buka-sekolah-tatap-muka
    3. Sekolah Tatap Muka Sudah Berjalan, Tapi Belum Semua Guru di Bogor Dapat Vaksin Covid-19 [Internet]. Ayobogor.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.ayobogor.com/read/2021/03/24/10018/sekolah-tatap-muka-sudah-berjalan-tapi-belum-semua-guru-di-bogor-dapat-vaksin-covid-19
    4. Yulika N. Sebelum Sekolah Dibuka, KPAI Minta Guru dan Pekerja Sudah Vaksinasi Covid-19 [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/news/read/4515960/sebelum-sekolah-dibuka-kpai-minta-guru-dan-pekerja-sudah-vaksinasi-covid-19
    Read More
  • TBC atau tuberkulosis merupakan salah satu jenis penyakit paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Di Indonesia, TBC merupakan penyakit dengan kasus penyebaran yang tinggi. Baca Juga: Bahaya TB pada Anak yang Perlu Sahabat Ketahui Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, dr. Wiendra Waworuntu mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara dengan kasus TBC terbesar […]

    Bagaimana Penderita TBC Menghadapi Covid-19 dan Bolehkah Divaksin Covid 19?

    TBC atau tuberkulosis merupakan salah satu jenis penyakit paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Di Indonesia, TBC merupakan penyakit dengan kasus penyebaran yang tinggi.

    penderita TBC menghadapi Covid-19

    Baca Juga: Bahaya TB pada Anak yang Perlu Sahabat Ketahui

    Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, dr. Wiendra Waworuntu mengungkapkan bahwa Indonesia adalah negara dengan kasus TBC terbesar ketiga di dunia setelah India dan Cina.

    Kemudian berdasarkan data Kementerian Kesehatan terbaru seperti yang diungkapkan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung dr. Siti Nadia Tarmizi pada Selasa, 23 Maret 2021, estimasi jumlah kasus TBC di Indonesia pada 2020 mencapai 845.000. Namun sepanjang 2020 tersebut hanya ditemukan sekitar 349.000-350.00 kasus.

    Angka kematian akibat TBC terbilang cukup tinggi, diperkirakan 13 orang per jam meninggal karena TBC. Di masa pandemi Covid-19 para penderita TBC harus lebih waspada karena baik TBC maupun Covid-19 adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui cipratan air liur (droplet), dan rentan menyerang anak, lansia serta penderita gangguan kronis paru.

    Gejala TBC hampir mirip dengan Covid-19, yaitu batuk, demam, hingga lemas. Meski demikian terdapat beberapa perbedaan, yaitu pada kondisi TBC tidak mengalami nyeri kepala maupun gangguan penciuman dan pengecap.

    Kedua penyakit tersebut sama-sama menyerang saluran pernapasan, sehingga penderita TBC menjadi lebih rentan terserang Covid-19. Bagaimana cara penderita TBC menjaga kesehatan di masa pandemi Covid 19? Mari kita simak penjelasan berikut :

    Cara Penderita TBC Menghadapi Pandemi Covid-19

    Minum Obat Secara Teratur

    Para penderita TBC disarankan untuk minum obat sesuai jadwal agar tetap menjaga daya tahan tubuh hingga dinyatakan sembuh.

    Menerapkan Protokol Kesehatan

    Di masa pandemi, para penderita TBC disarankan untuk tetap kontrol ke dokter agar diketahui perkembangan kondisinya.

    Terapkan protokol kesehatan pada saat beraktivitas di luar rumah maupun ketika kontrol ke dokter, meliputi mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, mengenakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi serta interaksi.

    Baca Juga: Cara Penderita Hipertensi Menghadapi Covid-19

    Menerapkan Etika Batuk yang Tepat

    Agar tidak menularkan penyakit dan mencegah tertular penyakit maka penderita TBC perlu menerapkan etika batuk yang tepat ketika batuk maupun bersin, yaitu:

    • Mengenakan masker
    • Tutup mulut dan hidung dengan lengan atas bagian dalam.
    • Tutup mulut dan hidung menggunakan tisu sekali pakai, dan buang di tempat sampah.
    • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir selama kurang lebih 20 detik.

    Gunakan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

    Penderita TBC dapat menggunakan layanan konsultasi kesehatan online untuk tetap menjaga kesehatan selama masa pandemi sehingga memudahkan dalam mendapatkan penanganan secara medis.

    Apakah Penderita TBC Boleh Divaksinasi Covid-19?

    Pada awalnya, para penderita TBC tidak diperkenankan mendapatkan vaksinasi Covid-19 karena TBC merupakan salah satu penyakit komorbid yang kronis. Jika diberikan vaksin, dikhawatirkan berpotensi menimbulkan efek samping.

    Namun berdasarkan peraturan terbaru mengenai pemberian vaksin, penderita TBC diperbolehkan diberikan vaksin Covid-19 dengan catatan kondisi penyakit telah terkendali, membawa surat keterangan layak vaksinasi dari dokter, dan sudah menjalani pengobatan TBC lebih dari 2 minggu.

    Pemberian vaksin Covid-19 bagi penderita TBC diharapkan dapat memberikan perlindungan dan pencegahan terhadap infeksi Covid-19.

    Baca Juga: Seperti Apa Syarat Penerima Vaksin Covid-19?

    Bagi Sahabat Sehat yang menderita TBC namun khawatir keluar rumah, mari manfaatkan layanan berobat dan konsultasi online dari Prosehat sehingga Sahabat tetap merasa aman dan nyaman. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. COVID-19 W. Waspada Tuberculosis di Tengah Pandemi, Ini Perbedaan dengan COVID-19 – Berita Terkini | Covid19.go.id [Internet]. covid19.go.id. 2021 [cited 24 March 2021]. Available from: https://covid19.go.id/p/berita/waspada-tuberculosis-di-tengah-pandemi-ini-perbedaan-dengan-covid-19
    2. Pasien TBC Harus Lebih Waspadai Corona [Internet]. Sehat Negeriku. 2021 [cited 24 March 2021]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20200324/0633499/pasien-tbc-harus-lebih-waspadai-corona/
    3. Yustiawan A. Penderita TBC Diminta Harus Lebih Mewaspadai Virus Corona Covid-19 [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 24 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/bola/read/4212442/penderita-tbc-diminta-harus-lebih-mewaspadai-virus-corona-covid-19
    4. COVID-19 W. Etika Batuk yang Baik – Masyarakat Umum | Covid19.go.id [Internet]. covid19.go.id. 2021 [cited 24 March 2021]. Available from: https://covid19.go.id/edukasi/masyarakat-umum/etika-batuk-yang-baik
    5. Alam S. Syarat Baru Vaksinasi, Ini yang Boleh dan Tak Boleh Disuntik Vaksin Corona [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 24 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5374231/syarat-baru-vaksinasi-ini-yang-boleh-dan-tak-boleh-disuntik-vaksin-corona
    6. Cara Sama Tanggulangi TBC dan COVID-19l [Internet]. Sehat Negeriku. 2021 [cited 24 March 2021]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/berita-utama/20210323/1937312/cara-sama-tanggulangi-tbc-dan-covid-19l/
    Read More

Showing 1–10 of 24 results

Chat Asisten ProSehat aja