Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ berita terkini”

Showing 1–10 of 25 results

  • Kabar mengejutkan datang dari negeri tetangga, Malaysia. Negara tetangga serumpun itu dikabarkan kembali memberlakukan karantina wilayah akibat peningkatan kasus Covid-19 dalam 2 minggu terakhir. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia. Baca Juga: Heboh Tsunami Covid-19 di India, Apa Penyebabnya? Karantina wilayah di Malaysia berlaku mulai Senin, 3 Mei 2021 hingga 2 minggu mendatang. […]

    Baru! Rumah Sakit Kewalahan, Malaysia Kembali Berlakukan Karantina Wilayah

    Kabar mengejutkan datang dari negeri tetangga, Malaysia. Negara tetangga serumpun itu dikabarkan kembali memberlakukan karantina wilayah akibat peningkatan kasus Covid-19 dalam 2 minggu terakhir. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia.

    malaysia kembali berlakukan karantina wilayah

    Baca Juga: Heboh Tsunami Covid-19 di India, Apa Penyebabnya?

    Karantina wilayah di Malaysia berlaku mulai Senin, 3 Mei 2021 hingga 2 minggu mendatang. Namun karantina hanya diberlakukan di wilayah Selangor, Kuala Lumpur, Penang, Johor, Sabah, dan Sarawak.

    Pemerintah Malaysia dikabarkan telah menutup pasar, sekolah, melarang kegiatan sosial dan keagamaan demi meminimalkan penyebaran Covid-19.

    Produk Terkait: Tes Covid-19

    Gambaran Kasus Covid-19 di Malaysia

    Jika dibandingkan dengan Indonesia dan Filipina, Malaysia bukanlah negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Asia Tenggara.

    Peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut dalam dua pekan terakhir menyebabkan sejumlah rumah sakit kewalahan. Kementerian Kesehatan Malaysia menyatakan bahwa keterisian tempat tidur pasien kritis di rumah sakit wilayah Lembah Klang melebihi 70%.

    Tercatat unit perawatan intensif rumah sakit di Lembah Klang semakin menipis akibat tingkat pasien yang dirawat mencapai 90%.

    Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai Sejuta

    Berdasarkan data World Meters per 4 Mei 2021, diberitakan terdapat 3.120 kasus baru penderita Covid-19 di Malaysia dari total 420.632 kasus dengan angka kematian mencapai 1.574 kasus.

    Pada Minggu 2 Mei 2021, Malaysia mencatat kenaikan hingga 3.148 kasus per hari yang merupakan kasus terbanyak sejak 24 Februari 2021.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai karantina wilayah di Malaysia yang kembali diberlakukan akibat peningkatan kembali kasus Covid-19.

    Berkaca dari hal ini, Sahabat Sehat sebaiknya tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah kembali naiknya kasus Covid-19 di Indonesia.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan silahkan berkonsultasi dengan dokter online 24 jam di Prosehat. Informasi lebih lanjut, hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Oktarianisa, S., 2021. Malaysia Darurat Corona! Lockdown Berlaku, ICU Hampir Penuh. [online] news. Available at: <https://www.cnbcindonesia.com/news/20210503223151-4-242877/malaysia-darurat-corona-lockdown-berlaku-icu-hampir-penuh> [Accessed 5 May 2021].
    2. Indonesia, C., 2021. Malaysia Darurat Covid, RS Kewalahan hingga Lockdown. [online] internasional. Available at: <https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210504195828-106-638570/malaysia-darurat-covid-rs-kewalahan-hingga-lockdown> [Accessed 5 May 2021].
    Read More
  • Mengapa Penderita Asma Bisa Terkena Covid-19? Penyakit asma dan Covid 19 sama-sama menyerang sistem pernapasan, sehingga penderita asma lebih mudah terinfeksi virus. Berdasarkan sebuah studi menunjukan bahwa hubungan antara Covid-19 dan asma ternyata jauh lebih rumit daripada yang diperkirakan sebelumnya. Baca Juga: Perbedaan Pneumonia dan Covid-19 Para ilmuwan telah mengidentifikasi apabila seseorang terinfeksi Covid 19 […]

    Berikut Kiat Penderita Asma Menghadapi Covid-19

    Mengapa Penderita Asma Bisa Terkena Covid-19?

    Penyakit asma dan Covid 19 sama-sama menyerang sistem pernapasan, sehingga penderita asma lebih mudah terinfeksi virus. Berdasarkan sebuah studi menunjukan bahwa hubungan antara Covid-19 dan asma ternyata jauh lebih rumit daripada yang diperkirakan sebelumnya.

    asma dan covid-19

    Baca Juga: Perbedaan Pneumonia dan Covid-19

    Para ilmuwan telah mengidentifikasi apabila seseorang terinfeksi Covid 19 dan mengalami peradangan paru-paru yang berat, dapat memicu serangan asma. Hal tersebut membuat pasien berisiko mengalami perburukan kondisi.

    Apakah Gejala Asma sama dengan Covid-19?

    Keduanya sama sama memiliki keluhan sesak nafas. Meski begitu ternyata ada perbedaan mengenai sesak nafas pada keduanya. Dikutip dari Antaranews.com, perbedaan itu berkisar pada lama gejala sesak nafas yang dialami.

    Pada penyakit asma, sesak dapat berlangsung dalam waktu singkat hingga berjam-jam sedangkan pada Covid-19 dapat dialami hingga 7-25 hari, baik ringan maupun sedang. Sesak napas pada penderita asma biasanya diawali dengan batuk dan mengi (nafas berbunyi) sedangkan pada Covid-19, dapat disertai batuk.

    Baca Juga: Yuk, Kenali Bahaya Pneumonia dan Pencegahannya Lebih Lanjut

    Pada akhirnya penderita Covid-19 tidak selalu diawali dengan keluhan sesak nafas. Banyak yang mengeluhkan sakit kepala, meriang, tidak enak badan, demam, nyeri sendi, hingga kehilangan indera penciuman.

    Lalu Bagaimana Kiat Supaya Penderita Asma Terhindar dari Covid-19?

    Karena penderita asma lebih berisiko terinfeksi Covid-19, ada beberapa kiat yang dapat dilakukan supaya terhindar dari salah satu virus mematikan tersebut, yaitu:

    Tetap Menggunakan Inhaler

    Inhaler harus tetap digunakan setiap hari sesuai resep yang dianjurkan dokter, yang dapat membantu mengurangi risiko serangan asma yang dipicu oleh virus yang menyerang sistem pernapasan.

    Pastikan untuk tetap memiliki inhaler dalam persediaan selama masa pandemi ini. Apabila persediaan kurang, konsultasikan dengan dokter dan layanan kesehatan untuk membuat resep darurat. Gunakan layanan telemedicine, untuk mempermudah berkonsultasi selama masa pandemi.

    Jangan Sembarangan Mengonsumsi Obat

    Selain inhaler, banyak penderita asma yang juga menggunakan obat golongan steroid atau glukokortikoid untuk mengobati asma. Namun hal tersebut tidak disarankan karena tidak dapat memberi respons stres yang normal dan berisiko tinggi jika terinfeksi virus Covid-19. Konsultasikan kembali dengan dokter sebelum menggunakan obat.

    Produk Terkait: Jual Decadryl Expectorant Sirup 120 ml

    Kelola Stres dengan Baik

    Penderita asma disarankan untuk mengelola stres dengan baik. Sebab kondisi stres dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, dan secara tidak langsung membuat tubuh mudah terinfeksi Covid-19. Sahabat disarankan untuk berolahraga, konsumsi makanan sehat, melakukan meditasi untuk mengurangi stres, membatasi penggunaan ponsel, televisi, dan komputer.

    Lakukan Tindakan Pencegahan Khusus di Rumah

    Selama masa pandemi disarankan untuk melakukan isolasi, namun perlu di jaga kebersihan ruangan dan hindari faktor pemicu serangan asma. Jika memiliki hewan peliharaan, sebaiknya dijaga kebersihannya. Mintalah orang lain untuk membersihkan rumah dengan alat penghisap debu.

    Lakukan Vaksinasi Flu

    Penderita asma rupanya juga berisiko terinfeksi flu, yang hampir mirip dengan Covid-19. Untuk pencegahan, penderita asma disarankan untuk melakukan vaksinasi flu. Vaksinasi ini cukup membantu dalam membangun kekebalan tubuh meskipun tidak bisa melindungi diri dari Covid-19.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Itulah Sahabat mengenai penyakit asma yang berhubungan dengan Covid-19. Untuk pencegahan penyakit kronis seperti asma, Sahabat bisa melakukan vaksinasi flu di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai keunggulan sebagai berikut:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Afani A. 5 Fakta Meninggalnya Rina Gunawan, Kena COVID-19 hingga Dirawat di ICU [Internet]. trending. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://www.haibunda.com/trending/20210302220014-93-195876/5-fakta-meninggalnya-rina-gunawan-kena-covid-19-hingga-dirawat-di-icu
    2. Mengenal Asma dan Covid-19 yang Diderita Rina Gunawan Sebelum Wafat : Okezone Lifestyle [Internet]. https://lifestyle.okezone.com/. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://lifestyle.okezone.com/read/2021/03/03/481/2371301/mengenal-asma-dan-covid-19-yang-diderita-rina-gunawan-sebelum-wafat
    3. Perbedaan sesak nafas karena asma dan COVID-19 [Internet]. Antara News. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://www.antaranews.com/berita/2024376/perbedaan-sesak-nafas-karena-asma-dan-covid-19
    4. Media K. Yang Harus Dilakukan Penderita Asma agar Tak Terinfeksi Covid-19 Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 3 March 2021]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/09/071500020/yang-harus-dilakukan-penderita-asma-agar-tak-terinfeksi-covid-19?page=all
    Read More
  • Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memutuskan tidak merekomendasikan penerapan sekolah tatap muka yang rencananya akan mulai digelar pada Juli 2021, demikian hal tersebut diungkapkan oleh Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A, (K), FAAP, FRCPI (Hon.) yang merupakan Ketua Umum IDAI pada Rabu, 28 April 2021. Baca Juga: Berikut Panduan Sekolah Tatap Muka Mulai Juli […]

    IDAI Tidak Merekomendasikan Sekolah Tatap Muka Juli 2021, Kenapa?

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memutuskan tidak merekomendasikan penerapan sekolah tatap muka yang rencananya akan mulai digelar pada Juli 2021, demikian hal tersebut diungkapkan oleh Prof. Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A, (K), FAAP, FRCPI (Hon.) yang merupakan Ketua Umum IDAI pada Rabu, 28 April 2021.

    sekolah tatap muka juli 2021

    Baca Juga: Berikut Panduan Sekolah Tatap Muka Mulai Juli 2021

    Hal ini disebabkan karena belum stabilnya penyebaran Covid-19 di Indonesia sehingga berisiko membahayakan anak, mengingat hingga kini anak belum mendapatkan vaksin Covid-19. IDAI meminta jika sekolah dibuka kembali, tentunya harus melalui beberapa persyaratan seperti telah terkendalinya transmisi lokal yang ditandai dengan positivity rate kurang lebih 5% dan menurunnya angka kematian akibat Covid-19.

    Rekomendasi ini juga telah melalui beberapa pertimbangan yang mengacu pada Konvensi Hak-hak Anak dari Perserikatan Bangsa-Bangsa yang ditegaskan dengan Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990.

    Bagaimana Jika Sekolah Tatap Muka Tetap Diberlakukan?

    IDAI meminta pihak sekolah menyiapkan metode belajar blended learning atau pembelajaran campuran yang menggabungkan pembelajaran secara online (daring) dan offline (luring). IDAI meminta anak-anak yang belajar melalui dua metode tersebut tetap mendapatkan hak dan perlakuan yang sama.

    Baca Juga: Sekolah Tatap Muka Siap Dilaksanakan di 14 Provinsi

    Hingga kini belum bisa diprediksi waktu berakhirnya pandemi Covid-19, sehingga IDAI meminta pihak sekolah mencari terobosan dalam proses belajar-mengajar seperti memanfaatkan ruang terbuka di taman maupun lapangan untuk melaksanakan kegiatan belajar-mengajar.

    Kondisi Pembelajaran Tatap Muka di Indonesia

    Pemerintah sebelumnya telah merencanakan sekolah tatap muka kembali dilaksanakan pada Juli 2021. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengungkapkan bahwa sekolah tatap muka terbatas sudah bisa dilaksanakan tanpa harus menunggu bulan Juli 2021 karena sudah ada Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang telah disahkan pada Maret 2021.

    Menteri Nadiem Makarim meminta bagi guru dan tenaga pendidik yang telah divaksin agar segera melaksanakan sekolah tatap muka secara terbatas, sesuai dengan persyaratan yang ada meskipun belum semua tenaga pengajar telah divaksin.

    Berdasarkan data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi per 28 April 2021 sudah ada 22% sekolah yang telah menerapkan sekolah tatap muka terbatas, di antaranya SDN 03 Pontianak Selatan dan SMAN 9 Bengkulu Selatan.

    Baca Juga: Tepatkah Sekolah Tatap Muka Dibuka Kembali di Tengah Pandemi?

    Meskipun anak belum dapat melaksanakan sekolah tatap muka sesuai rekomendasi IDAI, Sahabat Sehat sebaiknya tetap memperhatikan kebutuhan gizi dan nutrisi anak serta berikan multivitamin untuk menunjang stamina anak.

    Selama masa pandemi, Sahabat Sehat jangan lupa memberikan imunisasi untuk anak agar  tidak mudah terserang penyakit. Imunisasi untuk anak dapat Sahabat Sehat peroleh melalui layanan Prosehat yang menyediakan layanan ke rumah. Layanan Prosehat memiliki banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Indonesia, C., 2021. IDAI Tidak Rekomendasi Sekolah Tatap Muka Digelar Juli 2021. [online] nasional. Available at: <https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210428111955-20-635822/idai-tidak-rekomendasi-sekolah-tatap-muka-digelar-juli-2021> [Accessed 29 April 2021].
    2. Media, K., 2021. Ikatan Dokter Anak Indonesia Tak Rekomendasikan Sekolah Tatap Muka, Ini Alasannya Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://nasional.kompas.com/read/2021/04/28/10163901/ikatan-dokter-anak-indonesia-tak-rekomendasikan-sekolah-tatap-muka-ini?page=all> [Accessed 29 April 2021].

     

     

    Read More
  • Pada 25 April 2021, India melaporkan penambahan 346.786 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir dengan angka kematian mencapai 2.264 kasus. Jumlah tersebut merupakan jumlah kasus harian tertinggi di dunia sejak pandemi Covid-19 dimulai pada tahun 2020. Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Covid-19? Hampir 190.000 orang telah meninggal akibat Covid-19 di India, dan lebih […]

    Heboh Tsunami Covid-19 di India, Apa Penyebabnya ?

    Pada 25 April 2021, India melaporkan penambahan 346.786 kasus baru Covid-19 selama 24 jam terakhir dengan angka kematian mencapai 2.264 kasus. Jumlah tersebut merupakan jumlah kasus harian tertinggi di dunia sejak pandemi Covid-19 dimulai pada tahun 2020.

    tsunami covid-19

    Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Covid-19?

    Hampir 190.000 orang telah meninggal akibat Covid-19 di India, dan lebih dari 16,6 juta orang terinfeksi Covid-19 pada 24 April 2021.

    Lonjakan kasus Covid-19 yang mirip dengan gelombang tsunami disertai dengan hampir semua rumah sakit kehabisan oksigen.

    Bahkan banyak penderita Covid-19 di India tidak mendapatkan layanan medis hingga akhirnya meninggal dunia di halaman rumah sakit. Sejak 15 April, New Delhi, ibu kota India, kembali memberlakukan karantina wilayah untuk meminimalkan gelombang tsunami Covid.

    Kondisi India yang semakin buruk akibat gelombang tsunami Covid-19 membuat beberapa negara seperti Selandia Baru, Hong Kong, Inggris, Amerika Serikat serta Indonesia melarang masuknya warga dari maupun ke India.

    Penyebab Terjadinya Gelombang Tsunami Covid-19 di India

    Sebelumnya India telah berhasil menekan laju penularan Covid-19 pada akhir tahun 2020 hingga Februari 2021, dengan angka kasus Covid-19 jauh lebih rendah daripada Indonesia.

    Juru bicara World Health Organization (WHO), Tarik Jasarevic, mengungkapkan beberapa faktor berikut diperkirakan menjadi penyebab terjadinya gelombang tsunami Covid-19 di India, yaitu munculnya varian baru virus Corona B.1.617, diselenggarakannya pertemuan dan acara keagamaan massal, rendahnya angka vaksinasi serta masyarakat India yang mudah berpuas diri setelah angka kasus Covid-19 berkurang.

    Baca Juga: Solusi Menkes Atasi Keterbatasan Rumah Sakit

    Bagaimana Cara India Mengatasi Gelombang Tsunami Covid-19?

    Pemerintah India seperti dilansir dari Tempo.co, menyatakan akan memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 dengan dosis hingga mencapai 900 juta untuk mengantisipasi kekurangan dosis vaksinasi Covid-19.

    India akan menggandeng beberapa produsen vaksin Covid-19 seperti Pfizer, Moderna, dan Gamaleya Institute yang memproduksi Sputnik V.

    Apakah Tsunami Covid 19 Dapat Dialami Indonesia?

    Tidak menutup kemungkinan Indonesia dapat mengalami hal serupa karena adanya mutasi virus Covid-19 yang berkembang dengan cepat.

    Hingga kini banyak negara di dunia yang memberlakukan larangan bepergian berkunjung ke negara-negara lain selama pandemi Covid-19.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Nah Sahabat Sehat, sebaiknya tetap patuhi protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjauhi kerumunan, menjaga jarak dan membatasi mobilisasi), serta  menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Sahabat Sehat juga dapat melakukan tes Covid-19 untuk deteksi dini melalui layanan Prosehat.

    Ingin tahu lebih lengkap mengenai gelombang tsunami Covid-19 yang terjadi di India sekarang ini? Jangan lupa saksikan dalam Ngopi Santuy Jumat, 30 April 2021 pukul 16.00 WIB di IGTV Prosehat.

    Referensi:

    1. Media, K., 2021. Angka Kasus Sempat Turun, Mengapa Tsunami Covid-19 Bisa Terjadi di India? Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/26/174500023/angka-kasus-sempat-turun-mengapa-tsunami-covid-19-bisa-terjadi-di-india-?page=all> [Accessed 29 April 2021].
    2. Septiani, A., 2021. WHO Ungkap Penyebab Tsunami COVID-19 di India. [online] detikHealth. Available at: <https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5549620/who-ungkap-penyebab-tsunami-covid-19-di-india> [Accessed 29 April 2021].
    3. Wuragil, Z., 2021. India Jawab Tsunami Covid-19 dengan Perluasan Vaksinasi, Butuh 900 Juta Dosis. [online] Tempo. Available at: <https://tekno.tempo.co/read/1457435/india-jawab-tsunami-covid-19-dengan-perluasan-vaksinasi-butuh-900-juta-dosis> [Accessed 29 April 2021].
    4. Media, K., 2021. Tsunami Covid-19 di India Bisa Jadi Ancaman Global, Ini Sebabnya Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://www.kompas.com/global/read/2021/04/28/072326670/tsunami-covid-19-di-india-bisa-jadi-ancaman-global-ini-sebabnya?page=all> [Accessed 29 April 2021].

     

    Read More
  • Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri. Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19? Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi. Hal ini membuat masyarakat terkejut karena […]

    Sudah Dua Kali Divaksin, Istri Ridwan Kamil Positif Covid-19?

    Sahabat Sehat, baru-baru ini ramai diberitakan Atalia Praratya yang merupakan istri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menderita Covid-19 dan tengah menjalani isolasi mandiri.

    istri Ridwan Kamil Positif Covid-19

    Baca Juga: Euforia Vaksinasi Sebabkan Peningkatan Kasus Covid-19?

    Diperkirakan Atalia terinfeksi Covid-19 akibat berinteraksi langsung dengan masyarakat, serta melakukan kegiatan buka puasa bersama di beberapa lokasi.

    Hal ini membuat masyarakat terkejut karena menurut Ridwan Kamil, sang istri telah divaksin  Covid-19 sebanyak dua kali. Nah, Sahabat Sehat mungkin bertanya-tanya mengapa seseorang masih dapat terinfeksi Covid-19 meskipun sudah divaksin dua kali. Mari kita simak penjelasan berikut ini!

    Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan bahwa kemungkinan penularan virus Covid-19 tetap ada meskipun seseorang sebelumnya sudah pernah divaksin karena efikasi vaksin Covid-19 tidak mencapai 100%. Vaksin berperan agar Sahabat Sehat tidak mengalami gejala berat apabila nanti terinfeksi Covid-19.

    Baca Juga: Efikasi Vaksin Sinovac Mencapai 78% dalam Uji Coba Tahap Akhir di Brasil

    Siti Nadia Tarmizi menambahkan bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi penularan virus Covid-19 yaitu faktor manusia, virus Covid-19, dan faktor lingkungan. Apabila mobilisasi tetap tinggi selama masa pandemi,maka laju penularan Covid-19 semakin meningkat.

    Bagi Sahabat Sehat yang sudah divaksin disarankan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilisasi) sebab meskipun Sahabat Sehat telah divaksin, belum tentu tubuh menjadi kebal terhadap virus Covid-19.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Meminimalkan Penyebaran Covid-19

    Pastikan Sahabat Sehat tetap aman saat berkumpul dengan keluarga di rumah dengan melakukan pemeriksaan Covid-19 seperti swab PCR, rapid antigen serta lakukan vaksinasi flu di Prosehat yang memiliki layanan ke rumah. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Kata Ridwan Kamil, Istrinya Terpapar Covid-19 karena Sering Buka Puasa Bersama [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2021/04/19/094044478/kata-ridwan-kamil-istrinya-terpapar-covid-19-karena-sering-buka-puasa
    2. Ikhsanudin A. Penjelasan Kemenkes Terkait Istri RK yang Positif Covid Meski Sudah Vaksin [Internet]. detiknews. 2021 [cited 22 April 2021]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5537434/penjelasan-kemenkes-terkait-istri-rk-yang-positif-covid-meski-sudah-vaksin
    Read More
  • Masyarakat berusia lanjut merupakan kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Februari 2021 sebanyak 47,3% pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia ternyata berusia di atas 60 tahun. Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Hal ini turut mendasari pemerintah sehingga menargetkan 21 juta masyarakat berusia lanjut sebagai […]

    Bantu Vaksinasi Lansia, Menkes Luncurkan Home Care dan Home Delivery

    Masyarakat berusia lanjut merupakan kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 di Indonesia karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 9 Februari 2021 sebanyak 47,3% pasien Covid-19 di Indonesia yang meninggal dunia ternyata berusia di atas 60 tahun.

    menkes luncurkan home care dan home delivery

    Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Hal ini turut mendasari pemerintah sehingga menargetkan 21 juta masyarakat berusia lanjut sebagai sasaran vaksinasi Covid-19.

    Hingga awal April 2021 baru sekitar 11% masyarakat berusia lanjut yang telah mendapatkan vaksin Covid-19. Berangkat dari hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILLCOVID19) meluncurkan 2 program untuk membantu mempercepat proses vaksinasi untuk masyarakat lanjut usia, yaitu Home Care dan Home Delivery.

    Home Care adalah program penjemputan menuju sentra vaksinasi, sedangkan Home Delivery adalah program penyelenggaraan vaksinasi di lokasi masyarakat berusia lanjut berada.

    Baca Juga: Bupati Kabupaten Tangerang Kunjungi Program Vaksinasi Bandara City Mall

    Kedua program tersebut telah diluncurkan pada Rabu, 21 April 2021 bertepatan dengan Hari Kartini oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Rumah Sakit Husada, Jakarta.

    Dalam acara peluncuran berjudul “Program Home Care & Home Delivery Vaksinasi 10.000 Lansia” Menteri Budi mengungkapkan bahwa program ini dapat membantu dan mempermudah masyarakat berusia lanjut untuk divaksin.

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KILLCOVID19, Adharta Ongkosaputra, menyatakan bahwa program tersebut merupakan langkah awal terutama untuk wilayah Jabodetabek dalam memperluas cakupan vaksinasi bagi masyarakat berusia lanjut sehingga selanjutnya dapat dilaksanakan vaksinasi bagi masyarakat berusia produktif.

    Ketua program, Hartono Atmadja, mengungkapkan bahwa untuk tahap awal sebanyak 66 orang lanjut usia telah dilibatkan dalam program ini dengan dijemput dari kediaman masing-masing. Selain di Jakarta, program ini juga diluncurkan di daerah Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, Medan, dan NTT.

    Acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Airlangga Hartarto, serta perwakilan masyarakat usia lanjut, yaitu Wirjawan Hardjamulia, yang telah berusia 104 tahun yang datang untuk menyemangati para lanjut usia.

    Sahabat Sehat, mari kita dukung program percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia agar mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 serta mempercepat eliminasi Covid-19.

    Baca Juga: Pemerintah Mengizinkan Pemberian Vaksin Sinovac untuk Lansia

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan informasi lebih lengkap mengenai vaksinasi Covid-19 maupun produk kesehatan lainnya, silahkan berkonsultasi secara online dengan dokter di Prosehat. Info lebih lengkap hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Menteri Kesehatan Buka Program Vaksinasi 10.000 Lansia di RS Husada – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.tribunnews.com/metropolitan/2021/04/21/menteri-kesehatan-buka-program-vaksinasi-10000-lansia-di-rs-husada
    2. Data Kemenkes per 9 Februari 2021: 47,3% Pasien Meninggal Covid-19 Adalah Lansia | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 21 April 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/peristiwa/data-kemenkes-per-9-februari-2021-551555-lansia-meninggal-karena-covid-19.html
    Read More
  • Puasa diketahui bukan menjadi halangan bagi Sahabat untuk disuntik vaksin Covid-19 karena berpuasa tidak mengganggu proses pembentukan daya tahan tubuh. Baca Juga: Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya! Demikian hal tersebut diungkapkan oleh dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI, pakar imunisasi dewasa dalam sebuah dialog Tanya IDI “Amankah Vaksinasi Saat Berpuasa?” pada Rabu, 14 […]

    Boleh Divaksin Covid-19 Saat Berpuasa? Ini Faktanya!

    Puasa diketahui bukan menjadi halangan bagi Sahabat untuk disuntik vaksin Covid-19 karena berpuasa tidak mengganggu proses pembentukan daya tahan tubuh.

    divaksin covid-19 saat berpuasa

    Baca Juga: Boleh Vaksin di Bulan Ramadan, Berikut Tips dan Persiapannya!

    Demikian hal tersebut diungkapkan oleh dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI, pakar imunisasi dewasa dalam sebuah dialog Tanya IDI “Amankah Vaksinasi Saat Berpuasa?” pada Rabu, 14 April 2021.

    Dikutip dari siaran pers Komite Penanganan Covid-19 Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI menyatakan ketika seseorang berpuasa selama kurang lebih 8 jam maka jumlah nutrisi dalam darah mengalami penurunan dan turut membersihkan zat toksik (racun) dalam tubuh.

    Kekhawatiran Efek Samping

    Sesuai Fatwa MUI, vaksin Covid 19 dinyatakan aman dan halal bagi tubuh serta tidak membatalkan puasa. Namun pada kenyataannya, terdapat penurunan jumlah peserta vaksinasi saat bulan Ramadhan.

    Dalam dialog tersebut, Dr.dr. Safrizal Rahman, Sp. OT, M.Kes, Ketua IDI Aceh mengungkapkan bahwa penurunan jumlah peserta vaksin saat bulan Ramadhan turut dipengaruhi akibat kekhawatiran efek samping yang mungkin dialami pasca vaksinasi.

    Perihal efek samping vaksin Covid-19, dr. Gatot Soegiarto, SpPD-KAI menjelaskan bahwa persentase efek samping mencapai 0,5-2% sehingga vaksinasi tidak perlu ditunda. Efek samping yang dialami para peserta vaksin tidak selalu berkaitan dengan vaksin Covid-19, sebab turut dipengaruhi oleh rasa khawatir atau rasa takut berlebihan saat akan divaksin.

    Baca Juga: Amankah Vaksin AstraZeneca? Simaklah Pendapat Para Ahli Ini!

    Sahabat, ternyata berpuasa tidak mempengaruhi pembentukan daya tahan tubuh pasca divaksin Covid-19 dan efek samping yang dialami juga termasuk rendah. Sahabat Sehat sebaiknya tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap menjalani vaksinasi Covid-19 agar mempercepat proses pembentukan kekebalan kelompok.

    Setelah divaksin, Sahabat Sehat disarankan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas) serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

    Baca Juga: Boleh Tes Swab Selama Bulan Ramadan, Yuk Cek di Prosehat Aja!

    Apabila Sahabat ingin berkonsultasi lebih lanjut mengenai vaksin Covid-19, Sahabat dapat berkonsultasi dengan dokter secara online di Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Siaran Pers Puasa Tak Halangi Pembentukan Daya Tahan Tubuh Usai Vaksinasi. 1st ed. Jakarta: KPC-PEN; 2021.

     

    Read More
  • Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menyempatkan diri mengunjungi program vaksinasi Bandara City Mall, Dadap, Kosambi, 10 April 2021. Pada hari kedua pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Husada, Rumah Sakit Bun, LPPM Atmajaya, dan puskesmas-puskemas di Kecamatan Kosambi tersebut, Bupati Zaki terlihat memantau pelaksanaan vaksinasi yang menyasar pada […]

    Bupati Kabupaten Tangerang Kunjungi Program Vaksinasi Bandara City Mall

    Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, menyempatkan diri mengunjungi program vaksinasi Bandara City Mall, Dadap, Kosambi, 10 April 2021.

    Foto: Firman Fakhrudin/Prosehat

    Pada hari kedua pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Mitra Husada, Rumah Sakit Bun, LPPM Atmajaya, dan puskesmas-puskemas di Kecamatan Kosambi tersebut, Bupati Zaki terlihat memantau pelaksanaan vaksinasi yang menyasar pada kelompok prioritas seperti lansia dan pekerja layanan publik.

    Baca Juga: Prosehat Menggelar Vaksinasi Massal di Bandara City Mall

    Dalam kesempatan itu ia cukup mengapresiasi terhadap program vaksinasi ini khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang.

    Karena program ini, menurutnya, dapat membantu fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan yang ada seperti puskesmas, rumah sakit, dan target Kabupaten Tangerang untuk vaksinasi 15.000 orang per hari bisa tercapai.

    Foto: Firman Fakhrudin/Prosehat

    Ia juga menyatakan bahwa acara berjalan cukup lancar, aman, dan tertib selama dua hari penyelenggaraan, dan terlihat banyak masyarakat yang cukup antusias mengikuti vaksinasi ini, yang terlihat dari jumlah peserta.

    Di hari pertama ia menyebut ada 400, dan hari kedua ada 600 orang. Ke depannya ia mengharapkan terdapat jumlah pasokan vaksin Covid-19 yang cukup khususnya di Kabupaten Tangerang.

    Baca Juga: Prosehat Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

    Tak lupa Bupati Zaki meminta masyarakat  setelah divaksinasi supaya tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

    Baca Juga: Perilaku 5M, Cara Tepat dan Efektif Menimimalkan Penyebaran Covid-19

    Selain selain penerapan protokol kesehatan ia juga berpesan kepada masyarakat supaya tetap menjaga imunitas tubuh dan berolahraga.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah sebuah penyedia layanan jasa kesehatan Indonesia yang berdiri sejak 2015. Prosehat hadir untuk menjawab permasalahan layanan kesehatan di Indonesia terutama vaksinasi.

    Salah satu layanan utama Prosehat adalah layanan vaksinasi ke rumah. Di samping itu Prosehat juga menyediakan kebutuhan kesehatan lainnya secara online seperti telemedisin berupa chat dokter 24 jam, fisioterapi, obat herbal, vitamin, cek lab, hingga kebutuhan ibu hamil dan bayi.

    Semua layanan yang ada dikerjakan oleh para tenaga profesional yang terpercaya, dan Prosehat bermitra dengan apotek, laboratorium, dan produsen kesehatan untuk menjamin keaslian produk.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau www.prosehat.com.

     

    Read More
  • Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada dan RSIA Bun serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang  menggelar acara vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mempercepat program vaksinasi dari pemerintah terutama pada kelompok prioritas lansia demi mencegah Covid-19 secara optimal. Acara ini diselenggarakan di kompleks Bandara City Mall, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dan berlangsung selama 2 hari, […]

    Press Release: Dukung Program Percepatan Vaksinasi Covid-19 Pemerintah, Prosehat Menggelar Vaksinasi Massal di Bandara City Mall

    Prosehat bekerja sama dengan Rumah Sakit Husada dan RSIA Bun serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang  menggelar acara vaksinasi Covid-19 yang bertujuan mempercepat program vaksinasi dari pemerintah terutama pada kelompok prioritas lansia demi mencegah Covid-19 secara optimal.

    Firman Fakhrudin/Prosehat

    Acara ini diselenggarakan di kompleks Bandara City Mall, Desa Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, dan berlangsung selama 2 hari, yaitu pada 9-10 April dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

    Seperti diungkapkan oleh Ketua Panitia Vaksinasi, dr. Hadi Wijaya, M.P.H., MH.kes, acara ini selain ditargetkan kepada kelompok lansia, juga ditargetkan kepada pekerja layanan publik.

    Hal ini berdasarkan arahan dari pemerintah bahwa program vaksinasi tahap dua ini menyasar pada lansia 60 tahun ke atas dan pekerja publik esensial seperti tenaga pendidik, tokoh agama, dan pegawai pemerintah. Vaksinasi yang dilaksanakan kali ini akan menargetkan 1.000 penerima vaksin dalam dua hari pelaksanaan.

    Acara tersebut secara simbolis dibuka oleh Sekretaris Camat Kosambi, Syarif Hidayat. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini sangat membantu untuk mencegah Covid-19 terutama di wilayah Kosambi dan sekitarnya. Karena itu, ia berterima kasih kepada pihak-pihak yang menyelenggarakan acara ini.

    Firman Fakhrudin/Prosehat

    Vaksin merupakan produk biologis yang memberikan kekebalan khusus terhadap sebuah penyakit tertentu seperti Covid-19.

    Selain menerapkan protokol kesehatan 5 M secara konsisten, vaksin akan berguna membantu melindungi diri dari ancaman serius Covid-19 yang selama ini telah menghambat banyak sektor kehidupan di Indonesia.

    Untuk vaksinasi Covid-19 sendiri Indonesia merupakan salah satu dari 4 negara nonprodusen vaksin yang berhasil melakukan vaksinasi dalam jumlah besar.

    Tentang Prosehat

    Prosehat adalah sebuah penyedia layanan jasa kesehatan Indonesia yang berdiri sejak 2015. Prosehat hadir untuk menjawab permasalahan layanan kesehatan di Indonesia terutama vaksinasi.

    Salah satu layanan utama Prosehat adalah layanan vaksinasi ke rumah. Di samping itu Prosehat juga menyediakan kebutuhan kesehatan lainnya secara online seperti telemedisin berupa chat dokter 24 jam, fisioterapi, obat herbal, vitamin, cek lab, hingga kebutuhan ibu hamil dan bayi.

    Semua layanan yang ada dikerjakan oleh para tenaga profesional yang terpercaya, dan Prosehat bermitra dengan apotek, laboratorium, dan produsen kesehatan untuk menjamin keaslian produk.

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau www.prosehat.com.

    Read More
  • Bencana alam kembali melanda Indonesia, kali ini bencana banjir dan longsor melanda Nusa Tenggara Timur tepatnya di Pulau Adonara, Flores Timur. Banjir dan longsor terjadi pada kecamatan Adonara Timur, Ile Boleng, dan Wotan Ulumado. Baca Juga: Bencana Datang, Yuk Persiapkan Tas Siaga Bencana! Hingga Selasa 6 April 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak […]

    Ketahui Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental

    Bencana alam kembali melanda Indonesia, kali ini bencana banjir dan longsor melanda Nusa Tenggara Timur tepatnya di Pulau Adonara, Flores Timur. Banjir dan longsor terjadi pada kecamatan Adonara Timur, Ile Boleng, dan Wotan Ulumado.

    manfaat berdonasi bagi kesehatan mental

    Baca Juga: Bencana Datang, Yuk Persiapkan Tas Siaga Bencana!

    Hingga Selasa 6 April 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 128 orang tewas, 71 orang dinyatakan hilang dan 8.424 orang mengungsi akibat banjir dan longsor yang terjadi pada Minggu, 4 April 2021.

    Pemerintah daerah Flores Timur telah membangun posko bagi para pengungsi di tempat yang dinilai aman. Bencana banjir dan longsor ini tentu saja membutuhkan uluran bantuan dari semua pihak, termasuk Sahabat Sehat.

    Ternyata membantu dan menolong orang melalui kegiatan amal seperti berdonasi maupun menjadi tim relawan, diketahui dapat memberikan berbagai manfaat yang baik bagi kesehatan mental. Apa saja manfaatnya ? Mari simak penjelasan berikut!

    Manfaat Berdonasi Bagi Kesehatan Mental

    Menurunkan Tingkat Stres

    Manfaat pertama yang bisa Sahabat Sehat rasakan dengan melakukan kegiatan sosial adalah menurunnya tingkat stres. Saat membantu orang lain, tubuh secara tidak langsung akan memproduksi hormon endorfin yang memberi efek menenangkan.

    Memperpanjang Usia

    Rupanya membantu orang lain di tengah kesusahan juga dapat memperpanjang usia, hal ini diketahui berdasarkan sebuah penelitian di Swiss yang menyatakan bahwa orang yang merawat orang lain di sekitarnya ternyata memiliki usia yang lebih panjang.

    Hidup Menjadi Lebih Bahagia

    Rasa bahagia juga dapat Sahabat peroleh ketika menolong orang lain. Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika Serikat, terdapat 2.000 orang yang menyebut diri mereka sangat bahagia karena telah memberikan bantuan sosial.

    Menurunkan Tekanan Darah

    Membantu orang lain diketahui dapat membantu meringankan penyakit kronis, seperti darah tinggi. Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang melakukan kegiatan sosial setidaknya 2.000 jam per tahun, mengalami penurunan tekanan darah hingga 40%.

    Baca Juga: Perlu Makan Apa Supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    Hal ini terjadi karena kegiatan sosial yang dilakukan dapat membantu menghilangkan rasa kesepian dan stres, yang sering kali menyertai gangguan tekanan darah tinggi.

    Memperoleh Pengalaman Baru

    Dengan membantu orang lain Sahabat Sehat dapat memperoleh pengalaman baru, menjalin relasi dengan orang lain atau bahkan Sahabat dapat menemukan hobi baru.

    Meningkatkan Rasa Percaya Diri

    Kegiatan beramal dan aktivitas sosial lainnya berdampak baik bagi remaja untuk meningkatkan rasa percaya diri.

    Ternyata menolong orang lain yang sedang dalam kesusahan, baik melalui kegiatan berdonasi ataupun menjadi relawan sangat bermanfaat bagi kesehatan mental selain juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.

    Baca Juga: Inilah Masalah Kesehatan yang Timbul Akibat Gempa Bumi bagi Korban Selamat

    Apabila Sahabat Sehat membutuhkan informasi lebih lanjut perihal kesehatan mental, Sahabat dapat berkonsultasi secara online di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. UPDATE Korban Banjir dan Longsor di Flores Timur, NTT: 62 Warga Ditemukan Meninggal, 4 Masih Dicari [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2021/04/05/104115778/update-korban-banjir-dan-longsor-di-flores-timur-ntt-62-warga-ditemukan
    2. Update Banjir NTT: 128 Meninggal, 71 Hilang, 8.424 Mengungsi [Internet]. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210406084138-20-626386/update-banjir-ntt-128-meninggal-71-hilang-8424-mengungsi
    3. 5 Manfaat Tolong Menolong Untuk Kesehatan – WeCare.id [Internet]. WeCare.id. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://blog.wecare.id/2020/11/manfaat-tolong-menolong/
    4. Times I. 6 Manfaat Membantu Orang Lain untuk Kesehatan Tubuh [Internet]. IDN Times. 2021 [cited 6 April 2021]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/siti-anisah-2/manfaat-membantu-orang-lain-untuk-kesehatan-tubuh-exp-c1c2/6
    Read More

Showing 1–10 of 25 results

Chat Asisten ProSehat aja