Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

PSBB Ketat di Jakarta, Poin-poin yang Perlu Sobat Ketahui

Setelah 3,5 bulan PSBB Transisi diterapkan sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru, PSBB ketat di Jakarta mulai kembali diberlakukan per 14 September 2020 seiring dengan mulai meningkatnya kasus Corona di Ibu Kota, yang ketika tulisan ini dibuat per 10 September mencapai 43.397 kasus, dengan perincian 37.224 sembuh dan 1.334 meninggal. Tak hanya jumlah kasus yang meningkat, jumlah kematian penderita Corona di Jakarta mencapai angka yang cukup mengkhawatirkan, yaitu rasio kasus positif atau positivity rate mencapai 3,2% atau 6,9% sejak awal pandemi pada Maret 2020 lalu.

psbb ketat di jakarta, psbb total di jakarta

Baca Juga: Mengembangkan Vaksin dalam Pandemic Speed, Bagaimana dengan Indonesia?

Kebijakan penerapan PSBB ketat atau total ini diumumkan sendiri oleh Gubernur Anies Baswedan dalam konferensi pers daring pada 9 September pukul 19.35 WIB, dan tidak memerlukan izin lagi dari Kementerian Kesehatan. Selain meningkatnya jumlah penderita dan kematian akibat Corona, Anies mengungkapkan bahwa penerapan ini juga untuk mengantipasi daya tampung rumah-rumah sakit di DKI Jakarta yang tingkat ketersediaannya sudah mencapai 77% untuk ruang isolasi, dan ICU 83%,  dan diprediksi akan melonjak hingga 100% pada 17 September 2020, yang tentu saja hal ini akan membuat rumah sakit beserta para tenaga medis kewalahan menangani kasus Corona di Jakarta yang merupakan penyumbang terbesar kasus Corona di Indonesia yang sudah mencapai 207.203 hingga Kamis, 10 September 2020.

Tentu saja pelaksanaan PSBB ketat di DKI Jakarta ini juga akan dikoordinasikan Pemprov dengan DKI dengan kota-kota penyangga yang tergabung dalam Jabodetabek seperti Depok, Bogor, dan Bekasi, supaya lancar mengingat kebanyakan penduduk Jakarta di siang hari adalah orang-orang dari kota-kota tersebut yang datang untuk mencari nafkah, dan  kota-kota seperti Bogor dan Depok pun sudah menerapkan aturan jam malam seiring dengan status zona merah pada keduanya.

Lalu hal-hal apa saja yang perlu diketahui mengenai pelaksanaan kembali PSBB seperti di awal-awal pandemi ini? Yuk, Sobat Sehat, mari simak beberapa poin di bawah supaya Sobat sudah siap, dan tidak terkejut.

Poin-poin yang Perlu Diketahui

WFH dan Pembatasan Aktivitas Perkantoran

Poin pertama yang ditekankan dari penerapan kembali PSBB total di Jakarta adalah kantor-kantor diwajibkan untuk menggelar kegiatan perkantoran dari rumah atau WFH sehingga aktivitas perkantoran dari tempat langsung dibatasi. Hal ini untuk mencegah penularan virus corona yang semakin massif. Apalagi kebanyakan kasus Corona di Jakarta berada di perkantoran.

Baca Juga: Mengapa Terjadi COVID-19 di Perkantoran?

Hanya 11 Bidang yang Diizinkan Beroperasi

Pemprov DKI Jakarta dalam penerapan PSBB ketat hanya membolehkan 11 bidang saja yang beroperasi, dan 11 bidang itu merupakan bidang yang esensial dan penting. Mereka adalah

  • Kesehatan
  • Bahan pangan dan minuman
  • Energi
  • Komunikasi dan teknologi informatika
  • Keuangan
  • Logistik
  • Perhotelan
  • Komunikasi dan teknologi informatika
  • Keuangan
  • Logistik
  • Perhotelan
  • Konstruksi
  • Industri strategis
  • Pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional, dan objek tertentu
  • Pemenuhan kebutuhan sehari-hari

Pengecualian 11 bidang ini mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB. Meskipun mendapat pengecualian, pengoperasian 11 bidang ini tetap harus dilaksanakan dalam operasi yang minimal, dan tidak boleh seperti biasanya. Untuk izin bidang non-esensial yang sudah mendapatkan izin akan dievaluasi ulang supaya pergerakan terkendali dan tidak menyebabkan penularan. Jika ingin beroperasi, bidang non-esensial ini harus mengajukan izin terlebih dahulu.

Pembatasan lalu lintas dan operasional transportasi umum

Kegiatan lalu lintas akan dibatasi sebagai akibat pemberlakuan PSBB ketat di Jakarta. Karena, itu Pemprov DKI meniadakan ganjil-genap sebagai tindakan lanjut. Akan tetapi, peniadaan ini bukan berarti orang bebas bepergian ke sana kemari. Selain pembatasan lalu lintas, Pemprov DKI juga akan membatasi jam operasional transportasi umum yang juga dianggap sebagai tempat penyebaran virus. Transportasi-transportasi yang akan dibatasi itu adalah TransJakarta, MRT, dan KRL. Pemprov juga akan kembali menyetop operasional ojek online.

Tempat Hiburan Ditutup Kembali

Tempat-tempat hiburan di Jakarta yang selama PSBB Transisi beroperasi kembali kini akan ditutup kembali sebagai dampak dari pengetatan PSBB Jakarta. Itu berarti tempat-tempat hiburan yang dikelola Pemprov DKI seperti Kebun Binatang Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah akan ditutup.

Kembali Belajar dari Rumah

Selain kegiatan perkantoran, kegiatan belajar-mengajar juga kembali dari rumah, dan sejauh ini banyak sekolah di DKI yang belum beroperasi normal atau kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka langsung meskipun di masa PSBB Transisi.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapat Surat Keterangan Bebas Corona?

Kafe dan restoran boleh tetap buka namun hanya melayani pesan antar

Kafe dan restoran di masa PSBB ketat di Jakarta tetap diperbolehkan beroperasi namun hanya sebatas melayani pesan antar. Dengan begitu, Sobat tidak diperbolehkan makan di tempat. Hal ini tentu saja untuk membatasi penyebaran virus.

Kegiatan berkumpul dan berkerumun dilarang

Pemprov DKI juga menekankan pelarangan kegiatan berkumpul dan berkerumun karena dapat menjadi kluster penyebaran virus. Bahkan, untuk kegiatan kumpul keluarga dan reuni sebaiknya ditunda terlebih dahulu.

Beribadah kembali di rumah

Poin terakhir pada pengetatan kembali PSBB Jakarta adalah beribadah kembali di rumah. Itu berarti tempat-tempat ibadah seperti masjid dan gereja ditutup kembali namun yang ditutup adalah tempat-tempat Ibadah yang berada di jalan raya atau tepi jalan atau yang berkapasitas cukup besar karena sangat berpotensi besar dapat menjadi tempat penyebaran virus. Selain di jalan raya, yang ditutup adalah yang berada di zona merah. Sedangkan untuk tempat ibadah yang berada di dalam kompleks masih diperbolehkan buka namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

Itulah poin-poin penting yang perlu Sobat Sehat ketahui mengenai penerapan kembali PSBB ketat di Jakarta sebagai akibat dari meroketnya kasus Corona di Jakarta. Diharapkan penerapan PSBB secara total ini bisa mengurangi jumlah penderita Corona di Ibu Kota. Karena itu, Sobat Sehat diharapkan tetap menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menjalankan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak atau physical distancing. Apabila memerlukan panduann PSBB di Jakarta, silakan klik di sini.

Nah, karena semua harus di rumah kembali, bagi Sobat yang ingin melakukan pemeriksaan tes Corona seperti rapid test dan PCR swab di rumah supaya aman dan nyaman, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Indonesia C. Poin-poin Penting PSBB Total Anies [Internet]. nasional. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200910072733-20-544721/poin-poin-penting-psbb-total-anies
  2. Anies Tarik Rem Darurat, Jakarta Kembali ke PSBB Ketat [Internet]. kumparan. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/anies-tarik-rem-darurat-jakarta-kembali-ke-psbb-ketat-1uAPs3R8Py0/full
  3. detikcom T. PSBB Jakarta, Ini 11 Bidang Perkantoran yang Boleh Beroperasi [Internet]. detiknews. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5166872/psbb-jakarta-ini-11-bidang-perkantoran-yang-boleh-beroperasi
  4. Media K. PSBB Transisi Dicabut, Mulai Senin Depan Perkantoran di Jakarta Wajib Full WFH Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/09/20280301/psbb-transisi-dicabut-mulai-senin-depan-perkantoran-di-jakarta-wajib-full?page=all
  5. detikcom T. 7 Poin Penting Pemberlakuan Kembali PSBB Ketat di Jakarta [Internet]. detiknews. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5166768/7-poin-penting-pemberlakuan-kembali-psbb-ketat-di-jakarta/4
  6. Jakarta Kembali Perketat PSBB, Anies-Ridwan Kamil dan Kepala Daerah Bodebek Bakal Rapat Bersama : Okezone Megapolitan [Internet]. https://megapolitan.okezone.com/. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://megapolitan.okezone.com/read/2020/09/10/338/2275439/jakarta-kembali-perketat-psbb-anies-ridwan-kamil-dan-kepala-daerah-bodebek-bakal-rapat-bersama
  7. COVID-19 pandemic data [Internet]. En.wikipedia.org. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://en.wikipedia.org/wiki/Template:COVID-19_pandemic_data

Chat Asisten ProSehat aja