Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

PSBB DKI Jakarta Diperpanjang, Hadapi Masa Transisi

Melalui kanal YouTube Pemrov DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada hari Kamis, 4 Juni 2020 menyampaikan keputusan bahwa masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) DKI Jakarta kembali diperpanjang.

Seperti Sobat ketahui, sebelumnya PSBB pertama kali dijalankan pada 10 April sampai 24 April 2020, lalu diperpanjang dari 24 April sampai 7 Mei dan diperpanjang lagi hingga 22 Mei. Terakhir, Anies memperpanjang PSBB hingga 4 Juni. Mungkin Sobat bertanya-tanya sampai kapan PSBB akan berakhir?

Dalam konferensi pers yang dilakukan pada hari ini (4 Juni 2020), Anies tidak menyebut secara pasti perihal tanggal, namun menetapkan bulan Juni sebagai masa transisi. “Saat ini statusnya tidak berubah, tetap PSBB, tapi kita mulai melakukan transisi di bulan Juni, menuju apa? Menuju aman, sehat, produktif,” lanjutnya.

Anies mengatakan perpanjangan ini dilakukan karena masih ada wilayah memiliki angka kasus positif yang masih tinggi. Secara umum grafik penularan Covid-19 di Jakarta memang menurun. Namun, dari 2.741 RW, masih  ada 66 RW yang masih harus jadi perhatian karena angka penyebarannya cukup tinggi. Adapun persebaran RW yang masih dalam zona merah tersebut ialah wilayah Jakarta Barat ada 15 RW, Jakarta Pusat ada 15 RW, Jakarta Selatan ada 3 RW, Jakarta Utara 15 RW, Jakarta Timur 15 RW di Kepulauan Seribu ada di dua pulau.

Dalam masa transisi ini, kegiatan sosial ekonomi sudah bisa dilakukan secara bertahap dan ada batasan yang harus ditaati. Tahapan jadwal pembukaan masa transisi dibagi menjadi 4 pekan. Pekan pertama adalah tanggal 5-7 Juni, pekan kedua dari 8-14 Juni, pekan ketiga berlangsung sejak 15-21 Juni dan pekan terakhir 22-28 Juni. Fase pertama dilakukan dengan melakukan pelonggaran HANYA atas kegiatan yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat, serta efek risiko yang terkendali.

Prinsip Umum Masa Transisi
– Warga sehat diperbolehkan berkegiatan di luar rumah.
– Dilarang bepergian bagi warga tidak sehat/bugar.
– Fasilitas/kegiatan hanya digunakan dengan maksimal 50% kapasitas.
– Selalu gunakan masker jika berada di luar rumah (denda Rp. 250.000 bagi yang tidak mengenakan masker).
– Jaga jarak aman 1 meter antar orang.
– Cuci tangan dengan sabun secara rutin.
– Menerapkan etika batuk, bersin dengan benar.
– Untuk kegiatan-kegiatan tertentu, warga lanjut usia, ibu hamil dan anak-anak belum diperbolehkan.

Inilah Protokol masa transisi PSBB Jakarta:

 

 

 

 

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemda DKI telah membuat roadmap untuk pembukaan fasilitas-fasilitas publik selama masa transisi tersebut. Ditegaskan oleh Anies, pada akhir Juni setelah fase ini berjalan, Pemprov DKI akan melakukan evaluasi jalannya masa transisi.
Semoga pandemi ini segera berlalu ya Sobat, agar kita semua bisa beraktivitas kembali tanpa hambatan apapun. Tetap jaga kesehatan Sobat, dan bagi Anda yang membutuhkan produk-produk maupun layanan kesehatan, dapat menghubungi mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat atau bisa menghubungi nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat!

Chat Asisten ProSehat aja