Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ psbb jakarta”

  • Kasus Covid-19 di DKI Jakarta kembali meningkat selama pelaksanaan PSBB Transisi yang dimulai pada 7 Desember hingga 21 Desember 2020.1 Hingga Selasa, 15 Desember 2020, tercatat Ibu Kota menyumbang jumlah penderita Covid-19 sebanyak 155.122 orang, dengan perincian 1.057 pasien baru, 140.225 pasien sembuh, dan 2.990 pasien meninggal. Jumlah ini tetap menempatkan DKI sebagai provinsi dan kota dengan tingkat penyebaran virus Corona […]

    Mengapa Covid-19 di DKI Jakarta Terus-Menerus Meningkat?

    Kasus Covid-19 di DKI Jakarta kembali meningkat selama pelaksanaan PSBB Transisi yang dimulai pada 7 Desember hingga 21 Desember 2020.1 Hingga Selasa, 15 Desember 2020, tercatat Ibu Kota menyumbang jumlah penderita Covid-19 sebanyak 155.122 orang, dengan perincian 1.057 pasien baru, 140.225 pasien sembuh, dan 2.990 pasien meninggal. Jumlah ini tetap menempatkan DKI sebagai provinsi dan kota dengan tingkat penyebaran virus Corona yang cukup tinggi secara nasional.2

    covid-19 di DKI Jakarta, Covid-19 di Jakarta, Corona di Jakarta, Corona di DKI Jakarta

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Tingginya tingkat penderita Covid-19 di Ibukota membuat hampir semua rumah sakit rujukan hampir penuh, yakni mencapai 79% okupansi. Total pasien yang dirawat sebanyak 4.979 orang. Jumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta berjumlah 98 rumah sakit, dengan jumlah tempat tidur sebanyak 6.318. Jika melihat jumlah penderita Covid-19 yang terus menanjak, bukan tidak mungkin rumah sakit akan kewalahan menangani dan para tenaga medis akan mengalami kelelahan yang cukup tinggi alias burnout.3

    Lonjakan jumlah penderita yang meningkat cukup pesat ini pada akhirnya membuat beberapa pihak mulai angkat bicara, yaitu IDI atau Ikatan Dokter Indonesia, yang mulai mengkhawatirkan kondisi yang sangat mencengangkan tersebut. Hal ini disampaikan oleh Ketua IDI DKI Jakarta, Slamet Budiarto. Ia pun meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera menerapkan PSBB ketat seperti di awal pandemi dan pada bulan Oktober agar penyebaran virus dapat dikendalikan.4

    Selain IDI, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan juga meminta hal yang sama. Hal tersebut disampaikan pada rapat koordinasi penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali secara virtual di Kantor Maritim pada Senin, 14 Desember 2020. Dalam rapat itu, Luhut meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk mengetatkan kebijakan bekerja dari rumah atau WFH hingga 75%, dan meneruskan kebijakan membatasi jam operasional tempat dan fasilitas hingga pukul 19.00 serta membatasi jumlah pengunjung di tempat makan, mal, dan tempat hiburan.5 

    Menanggapi hal tersebut, pihak Pemerintah Provinsi DKI menyatakan mulai 18 Desember 2020 kebijakan WFH sebesar 75% akan diterapkan. Tak hanya itu, pemberlakuan pembatasan jam operasional juga akan diberlakukan, dan terakhir Pemprov DKI Jakarta meminta kepada semua orang yang datang ke dan keluar dari Jakarta harus negatif rapid swab antigen yang dibuktikan melalui surat keterangan juga mulai 18 Desember.

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat Rapid Swab Antigen di Jabodetabek

    Supaya kebijakan memperketat PSBB di Jakarta sebagai dampak melonjaknya penderita Covid-19 di Ibukota, Luhut juga meminta kepada pemilik pusat perbelanjaan melalui Gubernur agar memberikan keringanan penyewaan tempat dan biayanya kepada para penyewa. Kemudian ia meminta kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengumpulkan orang dalam jumlah banyak, seperti keagamaan dan hajatan, dibatasi atau dilarang, dan dilakukan secara daring atau online. Pihak aparat dari TNI dan POLRI akan dikerahkan untuk mengawal rencana kebijakan tersebut.5

    Lalu, mengapa Covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat, terutama di masa PSBB Transisi?

    Mengenai hal ini, ada beberapa hal yang menyebabkan Covid-19 di Jakarta terus-menerus meningkat sehingga cukup mengkhawatirkan. Hal pertama disebabkan Jakarta merupakan pusat ekonomi dan bisnis yang tentu saja akan menghadirkan banyak mobilitas atau pergerakan dari para manusianya, baik dari dalam wilayah, wilayah penyangga (Bodetabek), dan luar wilayah Jakarta dan Bodetabek. Hal tersebut merupakan imbas Covid-19 pada provinsi-provinsi di sekitar Jakarta seperti Jawa Barat, Banten yang kemudian menyebar hingga ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Demikian yang disampaikan oleh Dicky Budiman, Epidemiolog dari Griffith University, seperti dilansir dari Detik.com.6

    Untuk hal ini, ia menyarankan agar setiap provinsi di Pulau Jawa melakukan strategi yang komprehensif, merata, dan tidak hanya diterapkan di Jakarta saja. Penerapan PSBB dinilainya juga tidak akan efektif apabila tidak ada strategi atau kolaborasi pengendalian antardaerah di Pulau Jawa sehingga bisa menyebabkan PSBB bisa dijalankan selama bertahun-tahun, yang tentu saja membutuhkan ongkos yang sangat besar.6

    Hal kedua adalah libur panjang akhir pekan serta kerumunan massa ketika menyambut Habib Rizieq Shihab. Demikian yang diungkapkan oleh Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, pada November 2020 lalu. Dua hal itu sangat berelasi karena menyangkut pergerakan manusia dari satu tempat ke tempat lainnya. Apalagi pada mobilitas itu tidak ada penerapan protokol kesehatan sama sekali sehingga potensi penyebaran virus cukup besar dan massif.7

    Baca Juga: Rumah Sakit, Puskesmas, dan Klinik Tempat Rapid Test di Jakarta

    Itulah mengapa Covid-19 di DKI Jakarta kembali dan terus-menerus meningkat terutama di masa PSBB Transisi. Jika melihat keadaan seperti ini, alangkah baiknya kita berupaya mencegah sebisa mungkin Covid-19 dengan tetap melakukan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, di rumah saja, serta tidak lupa untuk melakukan deteksi Covid-19, PCR swab, rapid test, dan rapid antigen yang bisa Sahabat lakukan di Prosehat. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Media K. PSBB Transisi di Jakarta Diperpanjang Lagi, Ingat 16 Aturannya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 15 December 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/07/09185851/psbb-transisi-di-jakarta-diperpanjang-lagi-ingat-16-aturannya?page=all
    2. Banjarnahor D. Pak Anies, Covid-19 di Jakarta Semakin Merajalela [Internet]. news. 2020 [cited 15 December 2020]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/news/20201214161506-4-208981/pak-anies-covid-19-di-jakarta-semakin-merajalela
    3. Media K. Dinkes: Tingkat Keterisian Tempat Tidur Isolasi Covid-19 di Jakarta 79 Persen [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 15 December 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/08/17583651/dinkes-tingkat-keterisian-tempat-tidur-isolasi-covid-19-di-jakarta-79
    4. Media K. RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Mulai Penuh, IDI Minta PSBB Ketat Kembali Diterapkan [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 15 December 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/03/13002371/rs-rujukan-covid-19-di-jakarta-mulai-penuh-idi-minta-psbb-ketat-kembali
    5. Banjarnahor D. Siap-siap! Luhut Perintahkan Anies Perketat PSBB di Jakarta [Internet]. news. 2020 [cited 15 December 2020]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/news/20201215000626-4-209068/siap-siap-luhut-perintahkan-anies-perketat-psbb-di-jakarta
    6. Alam S. Corona Ngegas Terus di DKI, Ini Berbagai Kemungkinan Penyebabnya [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 15 December 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5266936/corona-ngegas-terus-di-dki-ini-berbagai-kemungkinan-penyebabnya
    7. Doni Monardo Ungkap 2 Penyebab Peningkatan Kasus Covid-19 di Jakarta : Okezone Nasional [Internet]. https://nasional.okezone.com/. 2020 [cited 15 December 2020]. Available from: https://nasional.okezone.com/read/2020/11/23/337/2314440/doni-monardo-ungkap-2-penyebab-peningkatan-kasus-covid-19-di-jakarta
    8. Media K. UPDATE 15 Desember: Bertambah 1.057 Kasus Covid-19 di Jakarta [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 16 December 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/12/15/20194901/update-15-desember-bertambah-1057-kasus-covid-19-di-jakarta
    9. Arjanto D. Mulai 18 Desember DKI Terapkan WFH 75 Persen Ikuti Arahan Menko Luhut Panjaitan [Internet]. Tempo. 2020 [cited 16 December 2020]. Available from: https://metro.tempo.co/read/1414617/mulai-18-desember-dki-terapkan-wfh-75-persen-ikuti-arahan-menko-luhut-panjaitan/full&view=ok
    10. Hikam H. Perhatian! Anies akan Wajibkan Rapid Antigen untuk yang Masuk ke Jakarta [Internet]. detikfinance. 2020 [cited 16 December 2020]. Available from: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5296884/perhatian-anies-akan-wajibkan-rapid-antigen-untuk-yang-masuk-ke-jakarta
    Read More
  • Jakarta kembali ke PSBB Transisi setelah hampir sebulan mengadakan PSBB Ketat. Kebijakan ini mulai diberlakukan terhitung dari tanggal 12 Oktober 2020 hingga 25 Oktober 2020. Demikian yang diputuskan oleh Gubernur DKI, Anies Baswedan, pada Minggu, 11 Oktober 2020 dari Balai Kota DKI. Alasan penerapan kembali PSBB Transisi adalah adanya perlambatan kenaikan kasus Corona selama PSBB […]

    PSBB Transisi Jilid II di Jakarta, Simak Hal-hal Baru Berikut!

    Jakarta kembali ke PSBB Transisi setelah hampir sebulan mengadakan PSBB Ketat. Kebijakan ini mulai diberlakukan terhitung dari tanggal 12 Oktober 2020 hingga 25 Oktober 2020. Demikian yang diputuskan oleh Gubernur DKI, Anies Baswedan, pada Minggu, 11 Oktober 2020 dari Balai Kota DKI. Alasan penerapan kembali PSBB Transisi adalah adanya perlambatan kenaikan kasus Corona selama PSBB ketat meskipun penularan masih terus berlangsung.

    psbb transisi jilid II

    Baca Juga: PSBB Ketat di Jakarta. Pojn-poin yang Perlu Sobat Ketahui

    Dengan diberlakukannya PSBB Transisi Jilid II oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu berarti ada pelonggaran dalam beberapa hal seperti pada PSBB Transisi Jilid I, yaitu seperti diperbolehkan kembali makan di restoran atau dine-in, aktivitas perkantoran boleh WFO, dan taman rekreasi dibuka kembali. Namun, ada beberapa hal baru yang perlu disimak dalam PSBB Transisi Jilid II ini, yaitu:

    Makan di restoran

    Makan dan minum di tempat di restoran diperbolehkan lagi sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 101/2020. Akan tetapi pada PSBB Transisi kali ini, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, yakni:

    • Melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 seperti wajib mengisi buku tamu untuk kemudahan tracing atau pelacakan
    • Membatasi jumlah pengunjung, paling banyak 50% dari kapasitas yang disediakan
    • Mewajibkan pengunjung menggunakan masker kecuali saat makan dan minum
    • Menerapkan pemeriksaan suhu tubuh
    • Jarak antarmeja dan kursi minimal 1,5 meter kecuali untuk 1 domisili
    • Pengunjung dilarang berpindah-pindah atau berlalu-lalang (melantai)
    • Alat makan dan minum disterilisasi secara rutin
    • Boleh mengadakan live music tentunya dengan izin namun pengunjung harus berjarak, tidak berdiri, melantai, dan tidak menimbulkan kerumunan
    • Pelayan memakai masker, face shield, dan sarung tangan
    • Waktu dine in dari jam 6 pagi hingga jam 9 malam
    • Take away/delivery order: 24 jam

    Perkantoran boleh WFO

    Perkantoran di sektor non-esensial diperbolehkan beroperasi kembali dengan maksimal 50% kapasitas. Selain itu, ada beberapa tambahan yang harus dipatuhi, yaitu:

    • Membuat sistem pendataan pengunjung di perusahaan yang terdiri atas nama pengunjung, NIK, nomor ponsel, waktu berkunjung/bekerja. Sistem pendataan dapat berbentuk manual atau digital
    • Menyerahkan data pengunjung secara tertulis kepada Pemprov DKI melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi sebagai penyelidikan epidemiologi
    • Melakukan jam kerja dan sif kerja dengan minimal 3 jam

    Boleh menikah di dalam ruangan

    Menikah di dalam ruangan atau indoor diperbolehkan lagi saat PSBB Transisi Jilid II. Akan tetapi, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 25% dari kapasitas normal. Jarak tempat duduk diatur minimal 1,5 meter, dan dilarang berlalu larang atau berpindah tempat duduk. Aturan lainnya adalah alat makan dan minum wajib disterilisasi. Yang perlu diperhatikan adalah tidak boleh ada prasmanan. Adapun petugas acara pernikahan wajib memakai masker, face shield, dan sarung tangan.

    Baca Juga: Seperti Apa Plus-Minus Penggunaan Face Shield?

    Boleh menonton di bioskop

    Yang menarik pada PSSB Transisi kali ini adalah bioskop boleh dibuka setelah 7 bulan  berhenti beroperasi. Meski begitu, pembukaan bioskop harus memperhatikan hal-hal berikut:

    • maksimal 25% kapasitas
    • jarak antar tempat duduk 1,5 meter
    • Pengunjung tidak boleh berlalu lalang
    • petugas wajib mengenakan face shield, masker, dan sarung tangan

    Baca Juga: Cara Dapatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Tanpa ke Bioskop

    GOR dan RPTRA-RTH kembali dibuka

    GOR kembali dibuka namun tanpa penonton. Kalaupun diperbolehkan hanya 50% dari kapasitas. Pengunjung wajib mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah olahraga. Jam operasional GOR dari pukul 6 pagi hingga jam 9 malam. Untuk RPTRA dan RTH untuk anak usia 9 tahun dan 60 tahun ke atas dilarang masuk.

    Pusat kebugaran dan salon kembali dibuka

    Pusat kebugaran boleh buka kembali dengan batas maksimal pengunjung 25% dari kapasitas. Jaga jarak minimal 2 meter. Latihan bersama di ruangan tertutup juga dilarang tetapi diperbolehkan di luar ruangan. Jam operasional dari jam 6 pagi hingga jam 9 malam. Sementara untuk salon maksimal 50% dari kapasitas, jaga jarak 1,5 meter, dan jam operasi dari pukul 9 pagi hingga 9 malam.

    Baca Juga: Let’s Go To The Gym!

    Tidak ada ganjil-genap

    Pada PSBB Transisi Jilid II ini aturan ganjil-genap ditiadakan sama sekali sehingga aturan berkendara sama seperti di masa PSBB Ketat.

    Itulah beberapa hal baru yang ada pada masa PSBB Transisi Jilid II di Jakarta. Hal-hal baru lainnya adalah untuk tempat peribadatan raya boleh dibuka dengan syarat harus mencatat kedatangan para pengunjung. Sementara untuk yang lainnya seperti pasar dan mal, tempat rekreasi, dan sekolah tidak berubah sama sekali, dan sama seperti di PSBB Transisi Jilid I dan PSBB Ketat.

    Untuk Sobat Sehat tetaplah menjalankan protokol-protokol kesehatan selama masa PSBB Transisi Jilid II supaya tidak tertular virus Corona. Usahakan tetap jauhi kerumunan, dan jika perlu di rumah saja supaya aman, dan jangan lupa untuk tes PCR swab dan rapid test di Prosehat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. detikcom T. DKI Jakarta Kembali ke PSBB Transisi! [Internet]. detiknews. 2020 [cited 12 October 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5208934/dki-jakarta-kembali-ke-psbb-transisi
    2. Media K. Dimulai Hari Ini, Berikut Sederet Aturan Saat PSBB Transisi di Jakarta Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 12 October 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/10/12/060300065/dimulai-hari-ini-berikut-sederet-aturan-saat-psbb-transisi-di-jakarta?page=all
    3. Jannah S. Aturan Lengkap PSBB Transisi di Jakarta Diterapkan per 12 Oktober – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 12 October 2020]. Available from: https://tirto.id/aturan-lengkap-psbb-transisi-di-jakarta-diterapkan-per-12-oktober-f5Qj
    4. Pengunjung Restoran Wajib Isi Buku Tamu Saat PSBB Transisi DKI Jakarta – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2020 [cited 12 October 2020]. Available from: https://www.tribunnews.com/metropolitan/2020/10/11/pengunjung-restoran-wajib-isi-buku-tamu-saat-psbb-transisi-dki-jakarta
    Read More
  • Sudah seminggu PSBB ketat kembali lagi dilaksanakan di Jakarta, menyusul naiknya angka penderita COVID-19 dan keterbatasan fasilitas layanan kesehatan untuk merawat pasien.1 Namun, selama seminggu pelaksanaan ini, apakah benar PSBB ketat yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan ini berjalan sesuai dengan arahan dan protokol kesehatan berdasarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2020? Baca Juga: PSBB Ketat di Jakarta, […]

    Rangkuman Seminggu PSBB Ketat di DKI Jakarta

    Sudah seminggu PSBB ketat kembali lagi dilaksanakan di Jakarta, menyusul naiknya angka penderita COVID-19 dan keterbatasan fasilitas layanan kesehatan untuk merawat pasien.1 Namun, selama seminggu pelaksanaan ini, apakah benar PSBB ketat yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan ini berjalan sesuai dengan arahan dan protokol kesehatan berdasarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2020?

    psbb ketat di dki jakarta, psbb ketat di jakarra, seminggu psbb ketat di dki jakarta

    Baca Juga: PSBB Ketat di Jakarta, Poin-poin yang Perlu Sobat Ketahui

    Berdasarkan hasil yang didapatkan Prosehat dari berbagai sumber, PSBB yang dilaksanakan secara ketat di Jakarta untuk mengurangi jumlah penderita COVID-19 selama PSBB Transisi belum benar-benar berjalan ketat. Sebab, ternyata masih banyak orang berkumpul dan berkerumun di suatu titik. Hal itu yang terlihat pada kerumunan warga di pasar ikan hias Jatinegara atau Pasar Mester. Tampak tidak dilakukannya protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, meskipun kebanyakan sudah memakai masker.2 Namun, masih banyak orang yang menggunakan masker yang tidak direkomendasikan, seperti masker scuba dan buff.

    Selain kerumunan, banyak juga pelanggaran yang dilakukan warga DKI saat PSBB. Tercatat dari tanggal 14 September sampai tanggal 17 September 2020, sebanyak 13.000 warga DKI dihukum menyapu jalanan karena melanggar aturan-aturan dalam PSBB. Selain dikenai sanksi sosial, seperti menyapu jalan, beberapa warga DKI lebih memilih membayar denda administratif. Pelanggaran lain yang banyak dilakukan adalah tidak memakai masker, meskipun sendirian di dalam mobil.3

    Seminggu setelah pelaksanaan PSBB ketat di DKI Jakarta juga memperlihatkan bahwa tidak semua fasilitas publik di Ibu Kota ditutup. Hal itu yang terlihat pada kawasan Gelora Bung Karno atau GBK, yang tetap membuka area ring sekitar stadion, walau hanya dibuka untuk lari dan jogging, dan tidak untuk bersepeda.4 Pada Minggu, 20 September, kawasan sekitar GBK seperti Jalan Jenderal Sudirman, masih juga dipadati warga untuk berolahraga yang kebanyakan bersepeda. Padahal, dalam instruksi gubernur dinyatakan bahwa berolahraga sebaiknya dilakukan di area sekitar rumah saja.6

    Lalu bagaimana dengan bidang-bidang lainnya?

    Untuk perkantoran, Pemprov DKI menyatakan telah menutup sementara 23 kantor hingga hari keempat pelaksanaan PSBB. Penyebab penutupan itu selain melanggar protokol kesehatan, ada 14 perusahaan yang ditutup karena salah satu karyawannya terpapar COVID-19. Perincian perkantoran yang ditutup adalah 6 berada di Jakarta Barat, 3 di Jakarta Selatan dan Utara, 1 di Jakarta Timur dan Pusat. Untuk peribadatan, sesuai aturan, tempat beribadah harus ditutup jika tempat ibadah itu merupakan tempat ibadah raya atau besar yang terletak di tepian jalan raya dan jamaahnya bisa dari mana saja. Beberapa masjid besar, seperti Istiqlal dan Al Azhar terlihat ditutup, begitu juga dengan Masjid Fatahillah di Balai Kota DKI. Untuk tempat ibadah umat non-muslim, seperti Gereja Katedral, masih mengadakan misa online.5

    Baca Juga: Mengapa Terjadi Covid-19 di Perkantoran Saat PSBB Transisi?

    Karena PSBB di Jakarta kembali seperti pada awal pandemi, tempat-tempat wisata di Ibu Kota yang dikelola Pemprov DKI juga ditutup, seperti Taman Impian Jaya Ancol dan Monas. Hal ini  tentu saja membuat banyak warga Ibu Kota mengalihkan rekreasi ke wilayah-wilayah penyangga, seperti Depok, Bogor, dan Bekasi. Apalagi Pemprov juga meniadakan SIKM keluar-masuk Jakarta. Pengalihan ini yang membuat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melarang secara lisan warga Jakarta agar tidak ke Jawa Barat. Pelarangan itu juga terlihat pada tindakan aparat yang menjaga ketat pintu masuk wilayah Puncak. Tidak semua diperbolehkan masuk dan diminta kembali ke Jakarta.8

    Namun, apakah pelarangan serta penindakan pelanggaran ini membuahkan efek yang begitu bagus untuk menekan tingkat penderita COVID-19 di Jakarta?

    Sampai dengan tanggal 23 September, jumlah penderita virus asal Wuhan tersebut mencapai 65.687 kasus, dengan perincian 51.494 meninggal dan 1.628 sembuh. Jumlah ini juga selaras dengan positivity rate penderita COVID-19 di Jakarta yang angkanya mencapai 13,2%, dan melebihi standar WHO, yaitu 5%. Seminggu pelaksanaan PSBB di Jakarta belum menuai hasil yang menggembirakan, sehingga hal ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.7

    Nah, karena gambaran yang demikian mengenai PSBB di DKI Jakarta yang ternyata belum memberikan efek yang menggembirakan akibat masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai protokol kesehatan dan abai pada aturan yang sudah ditetapkan, untuk bisa membantu pemerintah mengurangi jumlah penderita virus, Sobat Sehat hendaknya tetap menjalankan protokol-protokol kesehatan, seperti 3 M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak ketika berada di keramaian.

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Selain itu, tetap di rumah saja dan jangan keluar rumah apabila tidak ada hal-hal yang mendesak. Apabila Sobat ingin melakukan tes COVID-19, seperti rapid test dan PCR swab, bisa dilakukan di rumah saja dengan menghubungi Prosehat. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Ikhsanudin A. Seminggu DKI Jakarta PSBB Ketat, Pakar: Belum Ada Perubahan [Internet]. detiknews. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5181183/seminggu-dki-jakarta-psbb-ketat-pakar-belum-ada-perubahan
    2. Sancaya R. Potret Warga Berkerumun di Pasar Ikan Hias Jatinegara saat PSBB [Internet]. detiknews. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/foto-news/d-5180700/potret-warga-berkerumun-di-pasar-ikan-hias-jatinegara-saat-psbb
    3. 13 Ribu Orang di Jakarta Dihukum Menyapu Jalan karena Langgar PSBB [Internet]. kumparan. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/13-ribu-orang-di-jakarta-dihukum-menyapu-jalan-karena-langgar-psbb-1uDuFlC9PHq/full
    4. Media K. Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/20/13320101/tetap-buka-saat-psbb-total-dki-jakarta-kawasan-gbk-sepi-pengunjung
    5. Azahra T. PSBB Ketat Jakarta, Aktivitas Olahraga Masih Ramai di Kawasan Sudirman [Internet]. detiknews. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5180339/psbb-ketat-jakarta-aktivitas-olahraga-masih-ramai-di-kawasan-sudirman
    6. Nafian M. Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Tak Gelar Salat Jumat Selama PSBB [Internet]. detiknews. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5178115/masjid-fatahillah-balai-kota-dki-tak-gelar-salat-jumat-selama-psbb
    7. PSBB, Ridwan Kamil Larang Warga Jakarta Bepergian ke Jawa Barat [Internet]. KOMPAS.tv. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://www.kompas.tv/article/109410/psbb-ridwan-kamil-larang-warga-jakarta-bepergian-ke-jawa-barat
    8. Silaban M. Update Corona Jakarta: Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1.079 Orang [Internet]. Tempo. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://metro.tempo.co/read/1388311/update-corona-jakarta-pasien-positif-covid-19-bertambah-1-079-orang
    Read More
  • Setelah 3,5 bulan PSBB Transisi diterapkan sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru, PSBB ketat di Jakarta mulai kembali diberlakukan per 14 September 2020 seiring dengan mulai meningkatnya kasus Corona di Ibu Kota, yang ketika tulisan ini dibuat per 10 September mencapai 43.397 kasus, dengan perincian 37.224 sembuh dan 1.334 meninggal. Tak hanya jumlah kasus yang […]

    PSBB Ketat di Jakarta, Poin-poin yang Perlu Sobat Ketahui

    Setelah 3,5 bulan PSBB Transisi diterapkan sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru, PSBB ketat di Jakarta mulai kembali diberlakukan per 14 September 2020 seiring dengan mulai meningkatnya kasus Corona di Ibu Kota, yang ketika tulisan ini dibuat per 10 September mencapai 43.397 kasus, dengan perincian 37.224 sembuh dan 1.334 meninggal. Tak hanya jumlah kasus yang meningkat, jumlah kematian penderita Corona di Jakarta mencapai angka yang cukup mengkhawatirkan, yaitu rasio kasus positif atau positivity rate mencapai 3,2% atau 6,9% sejak awal pandemi pada Maret 2020 lalu.

    psbb ketat di jakarta, psbb total di jakarta

    Baca Juga: Mengembangkan Vaksin dalam Pandemic Speed, Bagaimana dengan Indonesia?

    Kebijakan penerapan PSBB ketat atau total ini diumumkan sendiri oleh Gubernur Anies Baswedan dalam konferensi pers daring pada 9 September pukul 19.35 WIB, dan tidak memerlukan izin lagi dari Kementerian Kesehatan. Selain meningkatnya jumlah penderita dan kematian akibat Corona, Anies mengungkapkan bahwa penerapan ini juga untuk mengantipasi daya tampung rumah-rumah sakit di DKI Jakarta yang tingkat ketersediaannya sudah mencapai 77% untuk ruang isolasi, dan ICU 83%,  dan diprediksi akan melonjak hingga 100% pada 17 September 2020, yang tentu saja hal ini akan membuat rumah sakit beserta para tenaga medis kewalahan menangani kasus Corona di Jakarta yang merupakan penyumbang terbesar kasus Corona di Indonesia yang sudah mencapai 207.203 hingga Kamis, 10 September 2020.

    Tentu saja pelaksanaan PSBB ketat di DKI Jakarta ini juga akan dikoordinasikan Pemprov dengan DKI dengan kota-kota penyangga yang tergabung dalam Jabodetabek seperti Depok, Bogor, dan Bekasi, supaya lancar mengingat kebanyakan penduduk Jakarta di siang hari adalah orang-orang dari kota-kota tersebut yang datang untuk mencari nafkah, dan  kota-kota seperti Bogor dan Depok pun sudah menerapkan aturan jam malam seiring dengan status zona merah pada keduanya.

    Lalu hal-hal apa saja yang perlu diketahui mengenai pelaksanaan kembali PSBB seperti di awal-awal pandemi ini? Yuk, Sobat Sehat, mari simak beberapa poin di bawah supaya Sobat sudah siap, dan tidak terkejut.

    Poin-poin yang Perlu Diketahui

    WFH dan Pembatasan Aktivitas Perkantoran

    Poin pertama yang ditekankan dari penerapan kembali PSBB total di Jakarta adalah kantor-kantor diwajibkan untuk menggelar kegiatan perkantoran dari rumah atau WFH sehingga aktivitas perkantoran dari tempat langsung dibatasi. Hal ini untuk mencegah penularan virus corona yang semakin massif. Apalagi kebanyakan kasus Corona di Jakarta berada di perkantoran.

    Baca Juga: Mengapa Terjadi COVID-19 di Perkantoran?

    Hanya 11 Bidang yang Diizinkan Beroperasi

    Pemprov DKI Jakarta dalam penerapan PSBB ketat hanya membolehkan 11 bidang saja yang beroperasi, dan 11 bidang itu merupakan bidang yang esensial dan penting. Mereka adalah

    • Kesehatan
    • Bahan pangan dan minuman
    • Energi
    • Komunikasi dan teknologi informatika
    • Keuangan
    • Logistik
    • Perhotelan
    • Komunikasi dan teknologi informatika
    • Keuangan
    • Logistik
    • Perhotelan
    • Konstruksi
    • Industri strategis
    • Pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional, dan objek tertentu
    • Pemenuhan kebutuhan sehari-hari

    Pengecualian 11 bidang ini mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB. Meskipun mendapat pengecualian, pengoperasian 11 bidang ini tetap harus dilaksanakan dalam operasi yang minimal, dan tidak boleh seperti biasanya. Untuk izin bidang non-esensial yang sudah mendapatkan izin akan dievaluasi ulang supaya pergerakan terkendali dan tidak menyebabkan penularan. Jika ingin beroperasi, bidang non-esensial ini harus mengajukan izin terlebih dahulu.

    Pembatasan lalu lintas dan operasional transportasi umum

    Kegiatan lalu lintas akan dibatasi sebagai akibat pemberlakuan PSBB ketat di Jakarta. Karena, itu Pemprov DKI meniadakan ganjil-genap sebagai tindakan lanjut. Akan tetapi, peniadaan ini bukan berarti orang bebas bepergian ke sana kemari. Selain pembatasan lalu lintas, Pemprov DKI juga akan membatasi jam operasional transportasi umum yang juga dianggap sebagai tempat penyebaran virus. Transportasi-transportasi yang akan dibatasi itu adalah TransJakarta, MRT, dan KRL. Pemprov juga akan kembali menyetop operasional ojek online.

    Tempat Hiburan Ditutup Kembali

    Tempat-tempat hiburan di Jakarta yang selama PSBB Transisi beroperasi kembali kini akan ditutup kembali sebagai dampak dari pengetatan PSBB Jakarta. Itu berarti tempat-tempat hiburan yang dikelola Pemprov DKI seperti Kebun Binatang Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah akan ditutup.

    Kembali Belajar dari Rumah

    Selain kegiatan perkantoran, kegiatan belajar-mengajar juga kembali dari rumah, dan sejauh ini banyak sekolah di DKI yang belum beroperasi normal atau kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka langsung meskipun di masa PSBB Transisi.

    Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapat Surat Keterangan Bebas Corona?

    Kafe dan restoran boleh tetap buka namun hanya melayani pesan antar

    Kafe dan restoran di masa PSBB ketat di Jakarta tetap diperbolehkan beroperasi namun hanya sebatas melayani pesan antar. Dengan begitu, Sobat tidak diperbolehkan makan di tempat. Hal ini tentu saja untuk membatasi penyebaran virus.

    Kegiatan berkumpul dan berkerumun dilarang

    Pemprov DKI juga menekankan pelarangan kegiatan berkumpul dan berkerumun karena dapat menjadi kluster penyebaran virus. Bahkan, untuk kegiatan kumpul keluarga dan reuni sebaiknya ditunda terlebih dahulu.

    Beribadah kembali di rumah

    Poin terakhir pada pengetatan kembali PSBB Jakarta adalah beribadah kembali di rumah. Itu berarti tempat-tempat ibadah seperti masjid dan gereja ditutup kembali namun yang ditutup adalah tempat-tempat Ibadah yang berada di jalan raya atau tepi jalan atau yang berkapasitas cukup besar karena sangat berpotensi besar dapat menjadi tempat penyebaran virus. Selain di jalan raya, yang ditutup adalah yang berada di zona merah. Sedangkan untuk tempat ibadah yang berada di dalam kompleks masih diperbolehkan buka namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Itulah poin-poin penting yang perlu Sobat Sehat ketahui mengenai penerapan kembali PSBB ketat di Jakarta sebagai akibat dari meroketnya kasus Corona di Jakarta. Diharapkan penerapan PSBB secara total ini bisa mengurangi jumlah penderita Corona di Ibu Kota. Karena itu, Sobat Sehat diharapkan tetap menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menjalankan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak atau physical distancing. Apabila memerlukan panduann PSBB di Jakarta, silakan klik di sini.

    Nah, karena semua harus di rumah kembali, bagi Sobat yang ingin melakukan pemeriksaan tes Corona seperti rapid test dan PCR swab di rumah supaya aman dan nyaman, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Indonesia C. Poin-poin Penting PSBB Total Anies [Internet]. nasional. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200910072733-20-544721/poin-poin-penting-psbb-total-anies
    2. Anies Tarik Rem Darurat, Jakarta Kembali ke PSBB Ketat [Internet]. kumparan. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/anies-tarik-rem-darurat-jakarta-kembali-ke-psbb-ketat-1uAPs3R8Py0/full
    3. detikcom T. PSBB Jakarta, Ini 11 Bidang Perkantoran yang Boleh Beroperasi [Internet]. detiknews. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5166872/psbb-jakarta-ini-11-bidang-perkantoran-yang-boleh-beroperasi
    4. Media K. PSBB Transisi Dicabut, Mulai Senin Depan Perkantoran di Jakarta Wajib Full WFH Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/09/20280301/psbb-transisi-dicabut-mulai-senin-depan-perkantoran-di-jakarta-wajib-full?page=all
    5. detikcom T. 7 Poin Penting Pemberlakuan Kembali PSBB Ketat di Jakarta [Internet]. detiknews. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5166768/7-poin-penting-pemberlakuan-kembali-psbb-ketat-di-jakarta/4
    6. Jakarta Kembali Perketat PSBB, Anies-Ridwan Kamil dan Kepala Daerah Bodebek Bakal Rapat Bersama : Okezone Megapolitan [Internet]. https://megapolitan.okezone.com/. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://megapolitan.okezone.com/read/2020/09/10/338/2275439/jakarta-kembali-perketat-psbb-anies-ridwan-kamil-dan-kepala-daerah-bodebek-bakal-rapat-bersama
    7. COVID-19 pandemic data [Internet]. En.wikipedia.org. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://en.wikipedia.org/wiki/Template:COVID-19_pandemic_data
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja