Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ coronavirus”

Showing 1–10 of 11 results

  • Liburan panjang akhir pekan atau long weekend di Indonesia kembali lagi, yaitu pada 28 Oktober-30 Oktober 2020. Libur itu sendiri merupakan hari libur nasional, yaitu Maulid Nabi SAW yang jatuh pada hari Kamis, 29 Oktober 2020, dan oleh pemerintah dijadikan sebagai cuti bersama. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan lonjakan orang-orang yang akan bepergian di […]

    Liburan Panjang Akhir Pekan Bulan Oktober? Yuk, Di Rumah Aja!

    Liburan panjang akhir pekan atau long weekend di Indonesia kembali lagi, yaitu pada 28 Oktober-30 Oktober 2020. Libur itu sendiri merupakan hari libur nasional, yaitu Maulid Nabi SAW yang jatuh pada hari Kamis, 29 Oktober 2020, dan oleh pemerintah dijadikan sebagai cuti bersama. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan lonjakan orang-orang yang akan bepergian di saat pandemi  Corona masih jauh dari kata selesai atau berakhir. Perlu diketahui, hingga Selasa, 27 Oktober 2020, jumlah penderita Corona di Indonesia berjumlah 396.454, dengan perincian sembuh sebanyak 322.248 dan meninggal sebanyak 13.512 orang. Dikhawatirkan dengan jumlah yang masih terus menaik setiap harinya, long weekend di bulan Oktober ini malah akan menambah kembali jumlah penderita virus asal Wuhan tersebut. Tentu saja hal ini malah akan semakin menambah beban dan pekerjaan semua elemen yang terkait termasuk para tenaga kesehatan. Apalagi, vaksin Covid-19 yang direncanakan pada bulan November kemungkinan besar juga akan molor dari jadwal.

    liburan panjang akhir pekan, liburan long weekend

    Baca Juga: Rangkuman Webinar Prosehat Traveling Sehat dan Aman di Era Covid-19

    Dilansir dari akun Instagram @pandemictalks, tercatat dua kali long weekend di masa pandemi Corona terjadi lonjakan kasus. Pada long weekend Idul Fitri 22-25 Mei 2020, tercatat ada 41% kenaikan kasus harian sedangkan pada long weekend Tujuh Belasan atau Hari Kemerdekaan 16-22 Agustus 2020 tercatat ada 21% kenaikan kasus harian. Untuk wilayah Jakarta sendiri yang masih merupakan episentrum penyebaran virus, dua kali long weekend menghasilkan jumlah penderita hingga mencapai 1.114 kasus. Rincian jumlah kenaikannya adalah sebagai berikut:

    Kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan hingga 93% sejak libur hari Raya Idul Fitri. Kenaikan angka tersebut terjadi pada rentang waktu 10-14 hari. Empat pekan di bulan Juni 2020 menjadi momen penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 dengan angka harian mencapai 1.000. Pada pekan pertama, rata-rata kasus mencapai 674 namun saat pekan kedua melonjak hampir dua kali lipat menjadi 1.013 kasus. Lantas pada pekan ketiga mencapai 1.088 kasus, dan pekan keempat mencapai 1.159 kasus, dan angka tersebut menjadi rekor baru pasca-libur Lebaran. Ketika long weekend Hari Kemerdekaan tiba, angka kenaikan  tidak terjadi secara langsung namun ada pertambahan drastis saat memasuki bulan September. Pekan pertama September tercatat sudah 3.500 kasus lalu berlanjut di bulan kedua  dengan angka rata-rata 4.000 kasus. Selanjutnya pada pekan ketiga September angka kenaikan nyaris menyentuh 5.000 kasus sehingga benar-benar mengkhawatirkan. Karena itulah, di Jakarta diberlakukan kembali PSBB seperti di awal pandemi.

    Menyikapi jumlah penderita Corona yang bakal menaik setelah long weekend Oktober ini, Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, akan meminta pemerintah pusat dan daerah untuk berkoordinasi mengenai protokol kesehatan. Juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito juga mengingatkan masyarakat supaya tidak berkerumun selama libur panjang dan selalu melaksanakan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak yang selama ini dianjurkan. Ia juga meminta pengelola tempat wisata harus memfasilitas penerapan protokol kesehatan seperti membatasi tingkat okupansi atau kapasitas terisi maksimal 50% dari total kapasitas. Pengelola tempat wisata juga harus menyediakan sarana mencuci tangan di banyak titik, merenggangkan jarak antar pengunjung, dan mengawasi pengunjung agar memakai masker di tempat umum sehingga panen kasus dan pecah rekor Covid-19 tidak terjadi lagi.

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Selain Doni dan Profesor Wiku, Mendagri Tito Karnavian juga meminta masyarakat liburan di rumah saja atau sebaiknya melakukan tes PCR terlebih dahulu jika ingin berlibur supaya tidak tertular dan penyebaran bisa diminimalkan.

    Produk Terkait: Layanan PCR-Rapid Test di Rumah atau Kantor

    Jika melihat gambaran di atas, untuk Sobat Sehat sebaiknya pikir-pikir dahulu jika memang ingin liburan di akhir pekan yang panjang karena cuti bersama dari pemerintah ini. Mengapa? Berikut ini adalah beberapa alasannya seperti dilansir dari @pandemictalks.

    Risiko Penularan Virus yang Tinggi

    Mengapa? Sobat ketika ke luar rumah tentunya akan berada di tempat yang ramai dan tertutup. Pada tempat yang seperti potensi tertular virus sangat besar sekali karena ventilasi tempat yang buruk, durasi keberadaan di tempat tersebut dalam waktu yang lama, dan berada di keramaian pada jarak yang berdekatan.

    Bertemu orang, saudara, atau teman yang tidak diketahui riwayat perjalanannya

    Hal ini sangat mungkin sekali jika Sobat memaksakan tetap keluar rumah saat long weekend demi menikmati liburan. Orang-orang yang Sobat temui itu tentu tidak diketahui riwayat perjalanannya, dan apakah ketika melakukan perjalanan itu dia sudah menerapkan protokol kesehatan? Tentu hal ini yang harus menjadi perhatian. Sebab, kemungkinan besar dia adalah OTG. Yang perlu juga diperhatikan meskipun Sobat sudah melakukan rapid test dan PCR, hal itu nyatanya tidak menjamin akan kebal, dan rasa bahagia yang timbul sebagai akibat efek liburan tidak menjamin imunitas tubuh kuat dan kebal juga.

    Baca Juga: Cara Mendapatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Tanpa ke Bioskop

    Semakin tinggi mobilitas, semakin virus menyebar

    Hal ini tidak salah jika berkaca pada libur-libur akhir pekan panjang sebelumnya. Liburan pada masa seperti ini memang akan membuat mobilitas manusia menjadi tinggi. Karena itu, salah satu caranya adalah menghentikan mobilitas hingga 80%. Hal itu tentu akan diperparah dengan banyaknya kerumunan di sejumlah titik seperti di jalan, tempat pemberhentian, rumah makan, penginapan, dan termasuk juga tempat wisata yang menjadi episentrum.

    Munculnya kluster liburan dan kluster keluarga

    Tidak pelak libur long weekend tentunya juga akan menciptakan  kluster liburan dan kluster keluarga. Hal ini tentu cukup membahayakan karena kluster yang tercipta tanpa diketahui akan menjadi penyebar virus bagi orang-orang di sekitar sehingga menambah kembali jumlah kenaikan. Foto-foto di media sosial mengenai liburan akan semakin menambah masyarakat berlibur di tengah pandemi karena kebanyakan dari mereka belum begitu yakin mengenai pandemi; nyata atau tidak. Foto-foto juga akan menciptakan ilusi bahwa pandemi sudah kelar, dan akhirnya pandemi benar-benar jauh dari kata selesai.

    Lalu apa yang harus dilakukan saat long weekend tiba?

    Yang perlu Sobat lakukan adalah sebagai berikut:

    • Liburan di rumah saja
    • Rencanakan kegiatan yang positif dan kreatif di rumah dengan keluarga
    • Yakinkan dan jelaskan bahwa liburan di rumah merupakan langkah yang bijak demi keluarga dan keselamatan sosial bersama
    • Jika ada ajakan silaturahmi secara fisik, tolaklah dengan sopan, dan ganti saja dengan cara digital

    Baca Juga: 7 Cara Melakukan Self-Isolation yang Tepat Saat Wabah Corona

    Itulah Sobat pentingnya untuk tetap di rumah saja selama libur long weekend bulan Oktober. Supaya Sobat tidak terkena virus selalu melaksanakan 3 M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak serta menjalankan perilaku hidup bersih sehat. Nah, supaya liburan Sobat Sehat di rumah makin seru jangan lupa juga manfaatkan kesempatan berbelanja produk-produk kesehatan di Prosehat dengan promo-promo yang menarik tentunya. Sobat bisa juga memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah, serta juga dapat melakukan rapid test dan PCR swab juga di rumah supaya Sobat tetap aman dan sehat serta terhindar dari penularan Covid-19. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. VIVA P. Long Weekend Oktober, Jangan Sampai Kasus COVID-19 Pecah Rekor Lagi [Internet]. Viva.co.id. 2020 [cited 27 October 2020]. Available from: https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/1313729-long-weekend-oktober-jangan-sampai-kasus-covid-19-pecah-rekor-lagi
    2. Satgas: Jangan Ada Panen Kasus Covid-19 Usai <em>Long Weekend</em> |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2020 [cited 27 October 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qfd2s8354/satgas-jangan-ada-panen-kasus-covid19-usai-emlong-weekendem
    3. Dua Kali <em>Long Weekend</em> Hasilkan Seribuan Kasus Covid di DKI |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2020 [cited 27 October 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qfwl9v409/dua-kali-emlong-weekendem-hasilkan-seribuan-kasus-covid-di-dki
    4. [Internet]. 2020 [cited 27 October 2020]. Available from: https://www.instagram.com/p/CGyVbhAgR78/
    Read More
  • Setelah 3,5 bulan PSBB Transisi diterapkan sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru, PSBB ketat di Jakarta mulai kembali diberlakukan per 14 September 2020 seiring dengan mulai meningkatnya kasus Corona di Ibu Kota, yang ketika tulisan ini dibuat per 10 September mencapai 43.397 kasus, dengan perincian 37.224 sembuh dan 1.334 meninggal. Tak hanya jumlah kasus yang […]

    PSBB Ketat di Jakarta, Poin-poin yang Perlu Sobat Ketahui

    Setelah 3,5 bulan PSBB Transisi diterapkan sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru, PSBB ketat di Jakarta mulai kembali diberlakukan per 14 September 2020 seiring dengan mulai meningkatnya kasus Corona di Ibu Kota, yang ketika tulisan ini dibuat per 10 September mencapai 43.397 kasus, dengan perincian 37.224 sembuh dan 1.334 meninggal. Tak hanya jumlah kasus yang meningkat, jumlah kematian penderita Corona di Jakarta mencapai angka yang cukup mengkhawatirkan, yaitu rasio kasus positif atau positivity rate mencapai 3,2% atau 6,9% sejak awal pandemi pada Maret 2020 lalu.

    psbb ketat di jakarta, psbb total di jakarta

    Baca Juga: Mengembangkan Vaksin dalam Pandemic Speed, Bagaimana dengan Indonesia?

    Kebijakan penerapan PSBB ketat atau total ini diumumkan sendiri oleh Gubernur Anies Baswedan dalam konferensi pers daring pada 9 September pukul 19.35 WIB, dan tidak memerlukan izin lagi dari Kementerian Kesehatan. Selain meningkatnya jumlah penderita dan kematian akibat Corona, Anies mengungkapkan bahwa penerapan ini juga untuk mengantipasi daya tampung rumah-rumah sakit di DKI Jakarta yang tingkat ketersediaannya sudah mencapai 77% untuk ruang isolasi, dan ICU 83%,  dan diprediksi akan melonjak hingga 100% pada 17 September 2020, yang tentu saja hal ini akan membuat rumah sakit beserta para tenaga medis kewalahan menangani kasus Corona di Jakarta yang merupakan penyumbang terbesar kasus Corona di Indonesia yang sudah mencapai 207.203 hingga Kamis, 10 September 2020.

    Tentu saja pelaksanaan PSBB ketat di DKI Jakarta ini juga akan dikoordinasikan Pemprov dengan DKI dengan kota-kota penyangga yang tergabung dalam Jabodetabek seperti Depok, Bogor, dan Bekasi, supaya lancar mengingat kebanyakan penduduk Jakarta di siang hari adalah orang-orang dari kota-kota tersebut yang datang untuk mencari nafkah, dan  kota-kota seperti Bogor dan Depok pun sudah menerapkan aturan jam malam seiring dengan status zona merah pada keduanya.

    Lalu hal-hal apa saja yang perlu diketahui mengenai pelaksanaan kembali PSBB seperti di awal-awal pandemi ini? Yuk, Sobat Sehat, mari simak beberapa poin di bawah supaya Sobat sudah siap, dan tidak terkejut.

    Poin-poin yang Perlu Diketahui

    WFH dan Pembatasan Aktivitas Perkantoran

    Poin pertama yang ditekankan dari penerapan kembali PSBB total di Jakarta adalah kantor-kantor diwajibkan untuk menggelar kegiatan perkantoran dari rumah atau WFH sehingga aktivitas perkantoran dari tempat langsung dibatasi. Hal ini untuk mencegah penularan virus corona yang semakin massif. Apalagi kebanyakan kasus Corona di Jakarta berada di perkantoran.

    Baca Juga: Mengapa Terjadi COVID-19 di Perkantoran?

    Hanya 11 Bidang yang Diizinkan Beroperasi

    Pemprov DKI Jakarta dalam penerapan PSBB ketat hanya membolehkan 11 bidang saja yang beroperasi, dan 11 bidang itu merupakan bidang yang esensial dan penting. Mereka adalah

    • Kesehatan
    • Bahan pangan dan minuman
    • Energi
    • Komunikasi dan teknologi informatika
    • Keuangan
    • Logistik
    • Perhotelan
    • Komunikasi dan teknologi informatika
    • Keuangan
    • Logistik
    • Perhotelan
    • Konstruksi
    • Industri strategis
    • Pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional, dan objek tertentu
    • Pemenuhan kebutuhan sehari-hari

    Pengecualian 11 bidang ini mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB. Meskipun mendapat pengecualian, pengoperasian 11 bidang ini tetap harus dilaksanakan dalam operasi yang minimal, dan tidak boleh seperti biasanya. Untuk izin bidang non-esensial yang sudah mendapatkan izin akan dievaluasi ulang supaya pergerakan terkendali dan tidak menyebabkan penularan. Jika ingin beroperasi, bidang non-esensial ini harus mengajukan izin terlebih dahulu.

    Pembatasan lalu lintas dan operasional transportasi umum

    Kegiatan lalu lintas akan dibatasi sebagai akibat pemberlakuan PSBB ketat di Jakarta. Karena, itu Pemprov DKI meniadakan ganjil-genap sebagai tindakan lanjut. Akan tetapi, peniadaan ini bukan berarti orang bebas bepergian ke sana kemari. Selain pembatasan lalu lintas, Pemprov DKI juga akan membatasi jam operasional transportasi umum yang juga dianggap sebagai tempat penyebaran virus. Transportasi-transportasi yang akan dibatasi itu adalah TransJakarta, MRT, dan KRL. Pemprov juga akan kembali menyetop operasional ojek online.

    Tempat Hiburan Ditutup Kembali

    Tempat-tempat hiburan di Jakarta yang selama PSBB Transisi beroperasi kembali kini akan ditutup kembali sebagai dampak dari pengetatan PSBB Jakarta. Itu berarti tempat-tempat hiburan yang dikelola Pemprov DKI seperti Kebun Binatang Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol, dan Taman Mini Indonesia Indah akan ditutup.

    Kembali Belajar dari Rumah

    Selain kegiatan perkantoran, kegiatan belajar-mengajar juga kembali dari rumah, dan sejauh ini banyak sekolah di DKI yang belum beroperasi normal atau kegiatan belajar-mengajar secara tatap muka langsung meskipun di masa PSBB Transisi.

    Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapat Surat Keterangan Bebas Corona?

    Kafe dan restoran boleh tetap buka namun hanya melayani pesan antar

    Kafe dan restoran di masa PSBB ketat di Jakarta tetap diperbolehkan beroperasi namun hanya sebatas melayani pesan antar. Dengan begitu, Sobat tidak diperbolehkan makan di tempat. Hal ini tentu saja untuk membatasi penyebaran virus.

    Kegiatan berkumpul dan berkerumun dilarang

    Pemprov DKI juga menekankan pelarangan kegiatan berkumpul dan berkerumun karena dapat menjadi kluster penyebaran virus. Bahkan, untuk kegiatan kumpul keluarga dan reuni sebaiknya ditunda terlebih dahulu.

    Beribadah kembali di rumah

    Poin terakhir pada pengetatan kembali PSBB Jakarta adalah beribadah kembali di rumah. Itu berarti tempat-tempat ibadah seperti masjid dan gereja ditutup kembali namun yang ditutup adalah tempat-tempat Ibadah yang berada di jalan raya atau tepi jalan atau yang berkapasitas cukup besar karena sangat berpotensi besar dapat menjadi tempat penyebaran virus. Selain di jalan raya, yang ditutup adalah yang berada di zona merah. Sedangkan untuk tempat ibadah yang berada di dalam kompleks masih diperbolehkan buka namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Itulah poin-poin penting yang perlu Sobat Sehat ketahui mengenai penerapan kembali PSBB ketat di Jakarta sebagai akibat dari meroketnya kasus Corona di Jakarta. Diharapkan penerapan PSBB secara total ini bisa mengurangi jumlah penderita Corona di Ibu Kota. Karena itu, Sobat Sehat diharapkan tetap menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat, serta menjalankan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak atau physical distancing. Apabila memerlukan panduann PSBB di Jakarta, silakan klik di sini.

    Nah, karena semua harus di rumah kembali, bagi Sobat yang ingin melakukan pemeriksaan tes Corona seperti rapid test dan PCR swab di rumah supaya aman dan nyaman, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Indonesia C. Poin-poin Penting PSBB Total Anies [Internet]. nasional. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200910072733-20-544721/poin-poin-penting-psbb-total-anies
    2. Anies Tarik Rem Darurat, Jakarta Kembali ke PSBB Ketat [Internet]. kumparan. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/anies-tarik-rem-darurat-jakarta-kembali-ke-psbb-ketat-1uAPs3R8Py0/full
    3. detikcom T. PSBB Jakarta, Ini 11 Bidang Perkantoran yang Boleh Beroperasi [Internet]. detiknews. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5166872/psbb-jakarta-ini-11-bidang-perkantoran-yang-boleh-beroperasi
    4. Media K. PSBB Transisi Dicabut, Mulai Senin Depan Perkantoran di Jakarta Wajib Full WFH Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/09/20280301/psbb-transisi-dicabut-mulai-senin-depan-perkantoran-di-jakarta-wajib-full?page=all
    5. detikcom T. 7 Poin Penting Pemberlakuan Kembali PSBB Ketat di Jakarta [Internet]. detiknews. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5166768/7-poin-penting-pemberlakuan-kembali-psbb-ketat-di-jakarta/4
    6. Jakarta Kembali Perketat PSBB, Anies-Ridwan Kamil dan Kepala Daerah Bodebek Bakal Rapat Bersama : Okezone Megapolitan [Internet]. https://megapolitan.okezone.com/. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://megapolitan.okezone.com/read/2020/09/10/338/2275439/jakarta-kembali-perketat-psbb-anies-ridwan-kamil-dan-kepala-daerah-bodebek-bakal-rapat-bersama
    7. COVID-19 pandemic data [Internet]. En.wikipedia.org. 2020 [cited 10 September 2020]. Available from: https://en.wikipedia.org/wiki/Template:COVID-19_pandemic_data
    Read More
  • Komunikasi yang tepat untuk layanan kesehatan mengenai Corona terutama di Jakarta yang jumlah penderita Coronanya semakin hari semakin meningkat itu sangat penting apalagi jika komunikasi dilakukan secara virtual untuk mencegah penyebaran virus secara massif. Karena itulah, Prosehat bersama dengan Dinas Kesehatan DKI melakukan penandatanganan kerja sama untuk membantu meningkatkan komunikasi layanan kesehatan yang berkaitan dengan […]

    Penandatanganan Kerja Sama Prosehat dan Dinkes DKI untuk Layanan Kesehatan Virtual Covid-19

    Komunikasi yang tepat untuk layanan kesehatan mengenai Corona terutama di Jakarta yang jumlah penderita Coronanya semakin hari semakin meningkat itu sangat penting apalagi jika komunikasi dilakukan secara virtual untuk mencegah penyebaran virus secara massif. Karena itulah, Prosehat bersama dengan Dinas Kesehatan DKI melakukan penandatanganan kerja sama untuk membantu meningkatkan komunikasi layanan kesehatan yang berkaitan dengan Corona pada warga Provinsi DKI Jakarta dalam bentuk chatbot. Dinkes DKI sejak April membantu komunikasi warga DKI untuk Covid-19 melalui layanan WA resmi di 081388376955.

    Acara penandatanganan itu bertempat di gedung Dinas Kesehatan DKI Jakarta Jalan Kesehatan Nomor 10. Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Acara dihadiri oleh Founder/CEO Prosehat, dr. Gregorius Bimantoro dan Direktur Operasional, dr. Agnes Susanto, MPH, serta Kepala Dinas Kesehatan DKI, Widyastuti, pada 9 September 2020. Perlu diketahui, Prosehat sebagai asisten kesehatan Indonesia yang terpercaya juga sudah mendukung aplikasi Peduli Lindungi dari Kemkominfo, dan sudah ada chat dokter 24 jam tanpa aplikasi sehingga Sobat bisa dengan mudah menikmati layanan kesehatan virtual dari Prosehat.

    Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Di manakah rumah sakit, laboratorium, dan klinik tempat PCR Swab di Riau dan Sulawesi Barat? Tentu saja ini yang pasti ditanyakan para Sobat Sehat yang tinggal atau sedang berada di kedua provinsi tersebut. Provinsi Riau yang berada di Sumatera hingga tulisan ini dibuat tercatat telah mempunyai kasus sebanyak 2.585, dengan perincian 1.253 sembuh, dan 47 […]

    List dan Biaya Tempat PCR Swab di Riau dan Sulawesi Barat

    Di manakah rumah sakit, laboratorium, dan klinik tempat PCR Swab di Riau dan Sulawesi Barat? Tentu saja ini yang pasti ditanyakan para Sobat Sehat yang tinggal atau sedang berada di kedua provinsi tersebut. Provinsi Riau yang berada di Sumatera hingga tulisan ini dibuat tercatat telah mempunyai kasus sebanyak 2.585, dengan perincian 1.253 sembuh, dan 47 meninggal sementara Sulawesi Barat yang berada di Pulau Sulawesi mencatat 419 kasus, dengan perincian 299 sembuh, dan 7 meninggal. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa persebaran virus Corona di kedua provinsi tersebut cukup besar, dan tentu saja jumlah ini akan bertambah terus setiap harinya apabila tidak ada penanganan virus Corona secara intens melalui protokol-protokol kesehatan.

    tempat pcr swab di riau dan sulawesi barat, lokasi pcr swab di riau dan sulawesi barat

    Baca Juga: Sudahkah Sobat Memahami Tentang PCR Swab?

    Karena itu, apabila Sobat yang berada di dua provinsi ini mengalami gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19, segeralah memeriksakan diri ke fasilitas-fasilitas layanan kesehatan yang ada  dengan melakukan tes swab atau rapid test sebagai salah satu unsur pencegahan. Jangan sampai ketika sudah merasa parah baru memeriksakan diri sehingga akhirnya menimbulkan kepanikan di sekeliling. Berikut ini adalah fasilitas-fasilitas layanan kesehatan tersebut.

    Untuk layanan PCR swab, juga rapid test lebih lanjut, Sobat silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Rumah Sakit Riau

    Pekanbaru

    Pekanbaru merupakan Ibu Kota Provinsi Riau. Di kota ini terdapat banyak sekali rumah sakit yang mempunyai layanan tes swab atau juga rapid test. Inilah rumah-rumah sakitnya.

    Rumah Sakit Arifin Ahmad

    Rumah sakit pertama di Pekanbaru yang punya layanan tes swab adalah Rumah Sakit Arifin Ahmad. Rumah sakit ini adalah RSUD, dan merupakan rumah sakit rujukan nasional untuk penanganan Covid-19 di Riau. Terletak di Jalan Diponegoro Nomor 2 Sumahilang, Pekanbaru, rumah sakit milik Pemprov Riau ini mempunyai layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 1,7 juta, dan harga tersebut menurut Gugus Tugas Covid-19 Riau adalah yang paling murah se-Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi 076121618.

    Rumah Sakit Awal Bros

    Selain RS Arifin Ahmad, di Pekanbaru juga terdapat rumah sakit lain yang mempunyai layanan tes swab, yaitu Rumah Sakit Awal Bros. Rumah sakit yang berdiri sejak 1998 di Pekanbaru ini mempunyai layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 1.850.000. Tak hanya tes swab, RS Awal Bros yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Tengkareng Selatan, Bukit Raya, Pekanbaru, ini juga mempunyai layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 350.000. Untuk informasi lebih lanjut silakan kontak 076147333 ext 1500 atau WA 08117510599.

    Rumah Sakit Prima

    Beralamat di Jalan Bima Nomor 1 Delima, Tampan, Pekanbaru, Rumah Sakit Prima merupakan salah satu rumah sakit di Pekanbaru yang juga mempunyai layanan PCR swab. Tes swab di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 1.750.000. Tak hanya tes swab, rumah sakit ini juga menyediakan layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 350.000. Untuk informasi lebih lengkap silakan kontak 07618419007.

    Baca Juga: Kapan dan Di Mana Bisa Rapid Test Mandiri?

    Rumah Sakit Eka Hospital

    Rumah sakit lain di Pekanbaru yang bisa dijadikan sebagai rujukan oleh Sobat Sehat adalah RS Eka Hospital Pekanbaru yang beralamat di Jalan Mangga Suka Jadi, Tengkareng Barat, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Rumah sakit ini menyediakan layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 1.800.000. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi 07616989999.

    Rumah Sakit Hermina

    Hermina Hospital Group juga mempunyai cabang di Pekanbaru, yaitu Rumah Sakit Hermina Pekanbaru yang terletak di Jalan Tuanku Tambusai, Delima, Tampan, Pekanbaru. Layanan tes Corona yang ada di rumah sakit ini adalah PCR swab yang dimulai dari harga Rp 1.900.000. Untuk info lebih lengkap silakan kontak 081378694965.

    Dumai

    Rumah Sakit Dumai

    Sebagai sebuah kota yang terkenal akan produksi minyak, dan merupakan kota yang cukup ramai di Riau setelah Pekanbaru, Dumai juga mempunyai rumah sakit yang bisa dijadikan sebagai rujukan penanganan Corona, yaitu RSUD Dumai. Di sini terdapat layanan tes Corona, yaitu rapid test yang dimulai dari harga Rp 150.000. Sedangkan untuk PCR swab dan informasi selengkapnya pada rumah sakit yang beralamat di Jalan Tanjung Jati Nomor 4, Buluh Kasap, Dumai Timur, Dumai, ini silakan kontak 0765440992.

    Bengkalis

    Rumah Sakit Mandau

    Kabupaten Bengkalis sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Riau juga mempunyai rumah sakit untuk penanganan Corona, yaitu Rumah Sakit Mandau yang merupakan RSUD. Di rumah sakit terdapat salah satu tes Corona, yaitu rapid test yang dihargai mulai dari Rp 440.000. Untuk info lebih lanjut pada rumah sakit yang beralamat di Jalan Stadion Nomor 10, Air Jamban, Mandau, Bengkalis, ini silakan kontak di 0765596341.

    Indragiri Hilir

    Rumah Sakit Puri Husada

    Selain Bengkalis, kabupaten lain di Riau yang juga punya rumah sakit untuk tes Corona adalah Kabupaten Indragiri Hilir. Di Kabupaten yang beribu kota di Tembilahan ini terdapat Rumah Sakit Puri Husada yang terletak di Jalan Veteran Nomor 52, Tembilahan Hilir, Tembilahan, Indragiri Hilir, Riau. Rumah sakit yang merupakan RSUD ini mempunyai layanan tes corona berupa rapid test yang dimulai dari harga Rp 400.000. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi 076822118.

    Rumah Sakit Sulawesi Barat

    Dari Provinsi Riau, kita beralih ke Provinsi Sulawesi Barat. Di Provinsi yang beribu kota di Mamuju terdapat beberapa fasilitas kesehatan seperti rumah sakit yang menangani para pengidap Corona. Berikut rumah sakit tersebut.

    Mamuju

    Rumah Sakit Regional Mamuju

    Rumah sakit yang merupakan RSUD ini adalah rumah sakit di Mamuju yang punya layanan tes Corona seperti rapid test dan PCR swab. Untuk rapid test, rumah sakit yang beralamat di Jalan Martadinata Nomor 3, Simboro, Mamuju, ini harga yang dipatok mulai dari Rp 300.000-an. Sedangkan untuk PCR swab dan info selengkapnya silakan kontak 0426270360/04.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Rumah Sakit Manakkara

    Selain RS Regional Mamuju, di Mamuju juga terdapat rumah sakit lain yang bisa Sobat jadikan sebagai rujukan untuk tes Corona terutama rapid test, yaitu Rumah Sakit Manakkara. Rumah sakit yang beralamat di Jalan Pongtiku Nomor 2, Rimuku, Mamuju, ini mempunyai layanan rapid test mulai dari kisaran Rp 300.000-an. Untuk informasi lebih lanjut silakan kontak 04262324515.

    Polman

    Rumah Sakit Polman

    Dari Mamuju, kita beralih ke Polewali-Mandar atau Polman. Di salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat itu terdapat rumah sakit yang juga melayani tes Corona, yaitu Rumah Sakit Polman. Rumah sakit yang merupakan RSUD itu, dan beralamat di Jalan Darma, Polewali, Polewali-Mandar, ini mempunyai layanan rapid test mulai dari Rp 100.000. Untuk PCR swab dan informasi lebih lanjut silakan kontak 082293233030.

    Laboratorium dan Klinik

    Laboratorium dan klinik juga menjadi tempat PCR swab di Riau dan Sulawesi Barat selain rumah sakit. Berikut adalah laboratorium yang bisa sobat jadikan rujukan di kedua provinsi tersebut.

    Laboratorium Kimia Farma

    Laboratorium Kimia Farma merupakan salah satu laboratorium yang dipercaya pemerintah untuk menangani Corona. Laboratorium BUMN yang di Riau ini berada di Pekanbaru dan sementara di Sulawesi Barat berada di Mamuju ini mempunyai layanan PCR swab yang dimulai dari Rp 2.250.000. Untuk informasi lebih lengkap dan pemesanan silakan klik tautan berikut.

    Laboratorium Prodia

    Baik Riau dan Sulawesi Barat juga mempunyai laboratorium Prodia yang sudah terkenal mempunyai banyak jaringan di Indonesia. Di Riau sendiri, Prodia berada di Pekanbaru dan Bengkalis. Sedangkan di Sulawesi Barat, Prodia berada di Mamuju. Tes swab di klinik ini dimulai dari harga Rp 2,5 juta, dan untuk bisa tes swab di Prodia harus melewati beberapa prosedur seperti membuat janji terlebih dahulu, mengirimkan KTP, dan membawa surat dari rumah sakit rujukan yang bekerja sama dengan Prodia. Hasil swab akan keluar dalam kurun waktu 3-4 hari.

    Klinik Yaki

    Selain laboratorium, terdapat juga klinik terutama di Sulawesi Barat. Klinik tersebut bernama Yaki yang terletak di Rimuku, Mamuju. Klinik ini menyediakan layanan tes Corona berupa rapid test yang dimulai dari kisaran Rp 300.000-an. Untuk informasi selengkapnya silakan kontak di nomor 085340486290.

    Prosehat

    Selain di rumah sakit, laboratorium, dan klinik, tempat PCR Swab di Riau dan Sulawesi Barat yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah Prosehat yang menyediakan layanan PCR di tempat dan ke rumah. Layanan ini tentu saja mempermudah Sobat yang bisa saja tidak mempunyai waktu sama sekali atau merasa kemahalan jika melakukan tes swab atau rapid test di rumah sakit. Untuk layanan dari Prosehat ini Sobat akan mendapat banyak keuntungan, yaitu bisa konsultasi secara online dengan dokter melalui WA, konfirmasi jadwal, dan dokter datang tepat waktu.

    Produk Terkait: PCR Swab ke Rumah/Kantor

    Apabila Sobat memerlukan layanan PCR swab, juga rapid test lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Berikut Daftar Rumah Sakit Rujukan Penanganan Virus Corona di Riau Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/14/110400765/berikut-daftar-rumah-sakit-rujukan-penanganan-virus-corona-di-riau?page=all
    2. Pemprov Riau Klaim Bandrol Biaya Test Swab Paling Murah se Indonesia | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/peristiwa/pemprov-riau-klaim-bandrol-biaya-test-swab-paling-murah-se-indonesia.html
    3. Pos R. RS Awal Bros Sediakan Layanan Tes PCR [Internet]. RiauPos.co. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://riaupos.jawapos.com/kesehatan/30/05/2020/232337/rs-awal-bros-sediakan-layanan-tes-pcr.html
    4. Umar A. Kemenkes Tetapkan Batas Tarif Rapid Test Rp150 Ribu, Penyedia Layanan di Sulbar Menjerit [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/regional/read/4300106/kemenkes-tetapkan-batas-tarif-rapid-test-rp150-ribu-penyedia-layanan-di-sulbar-menjerit
    5. Biaya Rapid Test Rp100 Ribu di Polman [Internet]. Parepos. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://parepos.co.id/2020/07/biaya-rapid-test-rp100-ribu-di-polman/
    6. RSUD Polman Miliki Alat BSC, Suaib: Tes Swab Hanya 45 Menit [Internet]. Parepos. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://parepos.co.id/2020/06/rsud-polman-miliki-alat-bsc-suaib-tes-swab-hanya-45-menit/
    7. RSUD Mandau Patok Rp400 Ribu untuk Rapid Test Covid-19 [Internet]. indovizka. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://indovizka.com/news/detail/2260/rsud-mandau-patok-rp400-ribu-untuk-rapid-test-covid19
    8. Layanan PCR Swab Test dan Rapid Test – RS Prima Pekanbaru [Internet]. Rsprimapekanbaru.com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: http://rsprimapekanbaru.com/?p=9730
    9. Tarif Tertinggi Rapid Test di RSUD Dumai Rp 150.000 – Riau Kepri Com [Internet]. Riau Kepri Com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://riaukepri.com/2020/07/15/tarif-tertinggi-rapid-test-di-rsud-dumai-rp-150-000/
    10. Berikut Biaya Rapit Test Mandiri di RSUD Puri Husada Tembilahan [Internet]. riaulink.com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://riaulink.com/news/detail/13331/berikut-biaya-rapit-test-mandiri-di-rsud-puri-husada-tembilahan
    Read More
  • Bagi Sobat Sehat yang berada di Pulau Kalimantan mencari tempat PCR swab di Kalsel dan Kaltim sangatlah mudah karena banyak sekali fasilitas kesehatan di dua provinsi tersebut yang mempunyai layanan tes swab. Tidak hanya tes PCR, tetapi juga rapid test. Kedua tes Corona ini diperuntukkan bagi Sobat yang hendak keluar dari kedua provinsi itu untuk […]

    Tempat PCR Swab di Kalsel dan Kaltim, List dan Biaya

    Bagi Sobat Sehat yang berada di Pulau Kalimantan mencari tempat PCR swab di Kalsel dan Kaltim sangatlah mudah karena banyak sekali fasilitas kesehatan di dua provinsi tersebut yang mempunyai layanan tes swab. Tidak hanya tes PCR, tetapi juga rapid test. Kedua tes Corona ini diperuntukkan bagi Sobat yang hendak keluar dari kedua provinsi itu untuk kepentingan pekerjaan atau liburan di masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal. Kedua tes ini juga penting untuk memetakan para penderita Corona di kedua provinsi yang sejauh ini telah mencatat kasus sebanyak 8.760 kasus, dengan perincian 6.802 sembuh dan 370 meninggal. Itu untuk Kalimantan Selatan. Sedangkan untuk Kalimantan Timur, jumlah kasus yang tercatat hingga sejauh ini adalah 5.129, dengan perincian 2.952 sembuh serta 214 meninggal.

    tempat pcr swab di kalsel dan kaltim, lokasi pcr swab di kalsel dan kaltim

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jawa Timur, Termasuk Megapolitan Surabaya

    Karena data-data di atas itulah apabila Sobat merasa mempunyai gejala-gejala yang mengarah kepada virus Corona harap segera melakukan tes swab dan rapid test. Berikut ini adalah list dan biaya rumah sakit, laboratorium, dan klinik yang ada di dua provinsi tersebut sebagai rujukan untuk melakukan tes Corona.

    Untuk layanan PCR swab, juga rapid test lebih lanjut, Sobat silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Rumah Sakit Kalimantan Selatan

    Banjarmasin

    Sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin mempunyai beberapa rumah sakit yang bisa Sobat jadikan sebagai rujukan untuk PCR swab maupun rapid test. Rumah-rumah sakit itu adalah:

    Rumah Sakit Bhayangkara

    Rumah sakit yang dimiliki oleh Kepolisian Republik Indonesia ini adalah salah satu rumah sakit di Banjarmasin yang menyediakan layanan tes PCR. Beralamat di Jalan Kebun Bunga, Banjarmasin Timur, Banjarmasin, ini mempunyai alat tes swab sejak Juli 2020, dan dapat dijadikan sebagai rujukan bagi Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Selatan. Untuk harga dan informasi lebih lengkap silakan hubungi 081350220436.

    Rumah Sakit Ansari Saleh

    Rumah sakit lain di Banjarmasin yang bisa Sobat jadikan rujukan tes PCR adalah Rumah Sakit Anshari Saleh. Rumah sakit ini merupakan RSUD di kota tersebut. Beralamat di Jalan Brigjen H. Hasan Basri Nomor 1, Alalak Utara, Banjarmasin Utara, Banjarmasin, mengadakan layanan PCR sejak Juni lalu. Untuk biaya dan informasi lebih lengkap silakan hubungi 05116710000.

    Rumah Sakit Suaka Insan

    Di Banjarmasin juga terdapat rumah sakit yang hanya mengadakan layanan rapid test, yaitu Rumah Sakit Suaka Insan yang terletak di Jalan Zafri Zam-Zam Nomor 60, Belitung Selatan, Banjarmasin Barat, Banjarmasin. Rapid test di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 150.000. Info lebih lengkap silakan kontak 05113353335.

    Banjarbaru

    Rumah Sakit Daerah Idaman

    Selain di Banjarmasin, kota lain di Kalimantan Selatan yang juga punya rumah sakit yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah di Banjarbaru. Di kota ini terdapat Rumah Sakit Daerah Idaman atau yang populer dengan sebutan RSDI. Untuk layanan swab di rumah sakit ini dikenakan biaya mulai dari Rp 2.485.000 sudah termasuk pemeriksaan dokter. Untuk informasi lebih lanjut pada rumah sakit yang beralamat di Jalan Trikora Nomor 115, Gunung Manggis, Banjarbaru, ini silakan hubungi 05116749696 atau WA 085349862733.

    Produk Terkait: Layanan PCR Swab ke Rumah/Kantor

    Tabalong

    Rumah Sakit Pertamina Tanjung

    Selain di Banjarmasin dan Banjarbaru, rumah sakit lain yang bisa Sobat jadikan rujukan di Kalimantan Selatan adalah Rumah Sakit Pertamina Tanjung yang terletak di Kabupaten Tabalong. Rumah sakit milik Pertamina ini mengadakan layanan tes swab yang dijadikan rujukan untuk 4 kabupaten di Provinsi Kalsel, yaitu Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, dan Hulu Sungai Tengah. Untuk biaya tidak dikenakan sama sekali alias gratis karena ditanggung Gugus Tugas Provinsi Kalimantan Selatan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi 05262022550.

    Rumah Sakit Kalimantan Timur

    Samarinda

    Sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda mempunyai beberapa rumah sakit yang bisa Sobat dijadikan sebagai rujukan untuk PCR swab, juga rapid test. Berikut rumah-rumah sakit tersebut.

    Rumah Sakit Dirgahayu

    Rumah sakit pertama di Samarinda untuk rujukan tes Corona adalah Rumah Sakit Dirgahayu. Rumah sakit yang beralamat di Jalan Merbabu, Kelurahan Jawa, ini menyediakan layanan rapid test mulai dari Rp 450.000 hingga Rp 830.000, dan tersedia dalam berbagai paket. Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi 0541742161.

    Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie

    Selain Rumah Sakit  Dirgahayu, rumah sakit lain di Samarinda yang juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk tes corona terutama PCR swab adalah RS Abdul Wahab Syahranie yang merupakan RSUD di Samarinda. Biaya pemeriksaan PCR di rumah sakit ini adalah mulai dari Rp 1.702.500, sudah termasuk rapid test untuk rumah sakit yang beralamat di Jalan Palang Merah Nomor 1 Sidodadi, Samarinda Ulu, Samarinda. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi 0541738118.

    Rumah Sakit Hermina

    Samarinda juga mempunyai cabang Rumah Sakit Hermina, yaitu Rumah Sakit Hermina Samarinda yang terletak di Jalan Teuku Umar, Karang Asem Ilir, Sungai Kunjang, Samarinda. Rumah sakit ini menyediakan layanan PCR swab, dengan hasil keluar 3 hari kerja. Info selengkapnya mengenai harga dan lainnya silakan kontak 05412090700.

    Balikpapan

    Balikpapan sebagai kota terbesar kedua di Kaltim juga mempunyai beberapa rumah sakit yang bisa dijadikan sebagai rujukan untuk PCR swab serta rapid test. Beberapa rumah sakit itu adalah sebagai berikut.

    Rumah Sakit Pertamina

    Salah satu rumah sakit milik Pertamina yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 1 Prapatan, Balikpapan, ini mempunyai layanan tes PCR yang dimulai dari harga Rp 2, 1 juta, dan belum termasuk biaya pendaftaran dan konsultasi dokter. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi 0542734021.

    Rumah Sakit Siloam

    Rumah Sakit Siloam Balikpapan yang merupakan cabang RS Silioam di Jakarta ini juga mempunyai layanan PCR swab yang dimulai dari harga Rp 2.500.000, dan beralamat di Jalan M.T. Haryono Dalam Nomor 23, Sungai Nangka, Damai, Balikpapan. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi 05428862911.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo

    Rumah sakit di Balikpapan lainnya yang bisa Sobat jadikan rujukan untuk tes PCR adalah Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo yang terletak di Jalan M.T. Haryono Nomor 656, Batu Ampar, Balikpapan Utara, Balikpapan. Biaya swab test di RSUD Balikpapan ini dimulai dari harga Rp 1,55 juta. Untuk informasi selengkapnya silakan kontak 0542873901.

    Laboratorium dan Klinik

    Selain rumah sakit, tempat PCR swab di Kalsel dan Kaltim adalah laboratorium dan klinik. Tentu saja banyak sekali laboratorium dan klinik, baik milik pemerintah maupun swasta yang menyediakan layanan tersebut. Tak hanya tes swab, tetapi juga rapid test. Berikut laboratorium dan klinik tersebut.

    BTKLPP Banjarbaru

    BTKLPP Banjarbaru merupakan laboratorium milik pemerintah yang dijadikan sebagai rujukan nasional untuk penderita Corona di Kalimantan Selatan, juga Kalimantan Tengah. Untuk tes PCR atau rapid test di laboratorium ini tidak dikenakan biaya apa pun alias gratis, asalkan Sobat yang datang ke sini untuk pemeriksaan benar-benar mengalami gejala mengarah ke Covid-19. Untuk info selengkapnya laboratorium yang beralamat di Jalan H. Mistar Cokrokusumo Nomor 2A, Kemuning, Banjarbaru ini silakan hubungi 05114780343.

    Labkesda Kalimantan Timur

    Terletak di Samarinda, Labkesda Kalimantan Timur yang dimiliki Provinsi Kalimantan Timur ini juga mempunyai layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 1,9 juta. Labkesda ini beralamat di Jalan Kyai Haji Ahmad Dahlan Nomor 27, Sungai Pinang Luar, Samarinda. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi 0541741732.

    Laboratorium Prodia

    Baik Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur juga mempunyai laboratorium Prodia yang sudah terkenal mempunyai banyak jaringan di Indonesia. Di Kalsel sendiri, Prodia berada di Banjarmasin, Tanah Laut, dan Banjarbaru. Sedangkan di Kaltim, Prodia berada di Samarinda dan Balikpapan. Tes swab di klinik ini dimulai dari harga Rp 2,5 juta, dan untuk bisa tes swab di Prodia harus melewati beberapa prosedur seperti membuat janji terlebih dahulu, mengirimkan KTP, dan membawa surat dari rumah sakit rujukan yang bekerja sama dengan Prodia. Hasil swab akan keluar dalam kurun waktu 3-4 hari.

    Laboratorium Pramita

    Laboratorium terbesar lainnya seluruh Indonesia yang ada di Kalimantan terutama Kalimantan Timur adalah Pramita. Di Kalimantan Timur, laboratorium ini berada di Jalan M.T. Haryono Dalam V Nomor 7, Balikpapan. Laboratorium klinik ini mempunyai layanan salah satu tes corona, yaitu rapid test yang dimulai dari harga Rp 595.000. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi 05428510977.

    Laboratorium Kimia Farma

    Laboratorium Kimia Farma merupakan laboratorium lain yang dipercaya pemerintah untuk menangani Corona. Laboratorium yang di Kalimantan Selatan ini berada di Banjarmasin dan Banjarbaru sementara di Kalimantan Timur berada di Samarinda, Balikpapan, dan Bontang ini mempunyai layanan PCR swab yang dimulai dari Rp 2.250.000. Untuk informasi lebih lengkap dan pemesanan silakan klik tautan berikut.

    Klinik Kinibalu

    Selain laboratorium, Kalimantan Selatan juga mempunyai klinik yang mempunyai layanan PCR swab dan rapid test sekaligus. Nama klinik itu adalah Klinik Kinibalu yang terletak di Jalan Kinibalu Nomor 35, Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, mempunyai harga PCR yang dimulai dari harga Rp 2,75 juta, sedangkan untuk rapid test dimulai dari harga Rp 650.000 hingga Rp 850.000. Untuk informasi selengkapnya silakan kontak di 08115044244.

    Gloskin Aesthetic Clinic

    Klinik lainnya di Banjarmasin adalah Gloskin Aesthetic Clinic yang beralamat di Jalan Pangeran Antasari Nomor 68C, Seberang Pasar Sentra, Pekapuran Laut, Banjarmasin Tengah, Banjarmasin. Klinik ini hanya menyediakan layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 450.000. Info selengkapnya silakan kontak 082157940001.

    Klinik Grand Medica Indonesia

    Untuk Kalimantan Timur, terdapat Klinik Grand Medica Indonesia yang mempunyai layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 360.000. Alamat lengkap klinik ini ada di Jalan Marsma R. Iswajudi, Sepinggan, Balikpapan. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi 05427214552.

    Baca Juga: Inilah 7 Perbedaan PCR Swab dan Rapid Test Corona

    Klinik Medika Utama

    Selain Grand Medica Indonesia, klinik lainnya di Balikpapan adalah Medika Utama yang merupakan bagian dari Rumah Sakit Pupuk Kaltim. Klinik ini menawarkan salah satu tes corona, yaitu rapid test, yang dimulai dari Rp 400.000, dan beralamat di Jalan Mulawarman Nomor 24, Manggar, Balikpapan. Untuk informasi lebih lanjut silakan kontak 0542770846.

    Prosehat

    Selain di rumah sakit, laboratorium, dan klinik, tempat PCR Swab di Kalsel dan Kaltim yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah Prosehat yang menyediakan layanan PCR di tempat dan ke rumah. Layanan ini tentu saja mempermudah Sobat yang bisa saja tidak mempunyai waktu sama sekali atau merasa kemahalan jika melakukan tes swab  atau rapid test di rumah sakit. Untuk layanan dari Prosehat ini Sobat akan mendapat banyak keuntungan, yaitu bisa konsultasi secara online dengan dokter melalui WA, konfirmasi jadwal, dan dokter datang tepat waktu.

    Apabila Sobat memerlukan layanan PCR swab, juga rapid test lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Agency A. Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin miliki alat tes PCR – ANTARA News Kalimantan Selatan [Internet]. ANTARA News Kalimantan Selatan. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://kalsel.antaranews.com/berita/184646/rumah-sakit-bhayangkara-banjarmasin-miliki-alat-tes-pcr
    2. Gandeng Prodia Buka Layanan PCR Mandiri Covid-19, RS Idaman Kedepankan Aspek Sosial [Internet]. Kanalkalimantan.com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://kanalkalimantan.com/gandeng-prodia-buka-layanan-pcr-mandiri-covid-19-rs-idaman-kedepankan-aspek-sosial/
    3. RS Pertamina Tanjung, Jadi Rujukan Empat Kabupaten untuk Uji Sample Swab Covid-19 – Klikkalsel.com [Internet]. Klikkalsel.com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://klikkalsel.com/rs-pertamina-tanjung-jadi-rujukan-empat-kabupaten-untuk-uji-sample-swab-covid-19/
    4. Daftar Biaya Rapid dan Swab Test di Samarinda dan Balikpapan – Kaltim Today [Internet]. Kaltim Today. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://kaltimtoday.co/daftar-biaya-rapid-dan-swab-test-di-samarinda-dan-balikpapan/
    5. Corona R. RS Pertamina Balikpapan dapat PCR untuk Tes Corona – IniBalikpapan.Com [Internet]. IniBalikpapan.Com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://www.inibalikpapan.com/rs-pertamina-balikpapan-dapat-pcr-untuk-tes-corona/
    6. [Internet]. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://kalselpos.com/2020/06/24/pcr-rsud-ansari-saleh-telah-beroperasi/
    7. Sudah New Normal, Masyarakat Bisa Lakukan Rapid Test Sendiri | Korankaltim.com [Internet]. Korankaltim.com. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://korankaltim.com/berita-terkini/read/31829/sudah-new-normal-masyarakat-bisa-lakukan-rapid-test-sendiri
    8. diskal a. Berhitung Untung dari Rapid Tes – Nomorsatu Kaltim [Internet]. Nomorsatu Kaltim. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://nomorsatukaltim.com/2020/07/13/berhitung-untung-dari-rapid-tes/
    9. Berapa Biaya Uji PCR Mandiri? Ini Jawaban UPTD Labkesda Kalimantan Timur – Tribunkaltim Travel [Internet]. Tribunkaltim Travel. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://tribunkaltimtravel.tribunnews.com/2020/06/15/berapa-biaya-uji-pcr-mandiri-ini-jawaban-uptd-labkesda-kalimantan-timur
    10. Mediatama G. Catat, tanpa indikasi virus corona, biaya tes tidak ditanggung pemerintah – Page all [Internet]. kontan.co.id. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://nasional.kontan.co.id/news/catat-tanpa-indikasi-virus-corona-biaya-tes-tidak-ditanggung-pemerintah?page=all
    11. Selatan K. Klinik di Banjarmasin Ini Layani Rapid Test & PCR Swab, Begini Cara Dapat Bukti Negatif Covid – Banjarmasin Post [Internet]. Banjarmasin Post. 2020 [cited 8 September 2020]. Available from: https://banjarmasin.tribunnews.com/2020/05/27/klink-di-banjarmasin-ini-layani-rapid-test-dan-pcr-swab-begini-cara-dapat-bukti-negatif-covid-19
    Read More
  • Tempat PCR Swab di Jabodetabek itu banyak sekali untuk Sobat Sehat yang ingin melakukan swab test sebagai salah satu pencegahan penyebaran Corona yang semakin massif dari hari ke hari terutama di Jabodetabek yang kembali menjadi zona merah di masa PSBB Transisi sejak pemberlakuan pada Juni 2020. PCR swab sendiri merupakan salah satu metode pemeriksaan Corona […]

    Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Tempat PCR Swab di Jabodetabek itu banyak sekali untuk Sobat Sehat yang ingin melakukan swab test sebagai salah satu pencegahan penyebaran Corona yang semakin massif dari hari ke hari terutama di Jabodetabek yang kembali menjadi zona merah di masa PSBB Transisi sejak pemberlakuan pada Juni 2020. PCR swab sendiri merupakan salah satu metode pemeriksaan Corona yang dianjurkan selain rapid test. Metode ini sendiri merupakan metode yang sangat disarankan untuk dilakukan karena merupakan metode final yang dapat secara tepat mendiagnosis seseorang positif atau negatif terkena Corona. Itu berarti, swab test lebih unggul daripada rapid test yang hanya sebagai penyaring pertama.

    tempat pcr swab di Jabodetabek

    Baca Juga: Inilah 7 Perbedaan PCR Swab dan Rapid Test Corona

    Apalagi Presiden Joko Widodo sendiri pun pada Juli lalu telah menetapkan target sebanyak 20.000 tes PCR per hari demi bisa mengungkap jumlah kasus harian pengidap Corona di Tanah Air terutama di Jabodetabek yang merupakan zona utama perekonomian nasional. PCR swab sendiri bisa dibilang cukup ampuh karena mampu mendeteksi orang-orang yang terkena Corona namun tanpa gejala. Apabila seseorang positif Corona setelah swab test, tentu ia harus segera dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Nah, Sobat, berikut adalah rumah sakit dan laboratorium, serta klinik yang bisa Sobat jadikan rujukan untuk swab test terutama bagi Sobat yang punya kepentingan pekerjaan dan pribadi keluar-masuk Jabodetabek.

    Untuk layanan PCR swab lebih lanjut, silakan Sobat hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Rumah Sakit

    Sebagai salah satu fasilitas kesehatan penanganan Covid-19, beberapa rumah sakit di Jabodetabek punya kewenangan dan fasilitas untuk melaksanakan PCR swab bagi orang-orang yang ingin mengetahui positif atau negatif Corona. Berikut adalah rumah-rumah sakit tersebut.

    Jakarta

    Rumah Sakit Pusat Pertamina

    Terletak di Jalan Kyai Maja Nomor 43, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, rumah sakit milik Pertamina ini bisa Sobat jadikan sebagai rujukan untuk melakukan tes swab. Harga untuk PCR swab di rumah sakit dimulai dari Rp 2.500.000. Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi RSPP di 0217219800.

    Rumah Sakit Kartika Pulomas

    Berdiri sejak 1987, rumah sakit yang dimiliki oleh Yayasan Kartika ini juga punya layanan tes swab di kisaran Rp 1,5 juta. Apabila Sobat berminat tes di rumah sakit yang terletak di Jalan Pulo Mas Timur K Nomor 2, Pulo Gadung, Jakarta Timur, ini Sobat bisa segera menghubungi nomor telepon 0214703333 atau nomor Whatsapp di 08195190118.

    Baca Juga: Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Tempat Rapid Test di Jakarta

    Rumah Sakit Siloam Group

    Rumah sakit ketiga di Jabodetabek yang bisa Sobat jadikan sebagai rujukan untuk tes swab adalah Rumah Sakit Siloam Grup, yang jaringannya tersebar di hampir seluruh Indonesia. Untuk swab test pada rumah sakit yang punya 3 alamat di Jakarta ini, yaitu di Kebon Jeruk, Semanggi, dan T.B. Simatupang ini harga yang dipatok mulai dari Rp 2.500.000 hingga Rp.3.000.000. Untuk informasi lebih lengkap silakan cek Instagram Rumah Sakit Siloam Group.

    Rumah Sakit Mitra Keluarga

    Tempat PCR Swab di Jabodetabek yang juga bisa dijadikan sebagai rujukan adalah Rumah Sakit Mitra Keluarga. Rumah sakit yang terletak di Kemayoran dan Kelapa Gading untuk di Jakarta ini membuka layanan tes swab mulai dari Rp 1,5 juta. Namun untuk pasien usia tertentu terutama di bawah 12 tahun memerlukan konsultasi lebih dulu ke dokter spesialis atau menghubungi masing-masing cabang Mitra Keluarga untuk info lebih lanjut. Hasil pemeriksaan adalah maksimal 3 hari kerja. Untuk rincian dan pendaftaran silakan lihat di https://mitrakeluarga.com/ga/wbs/pcr

    Rumah Sakit Pondok Indah

    RSPI yang terletak di Jalan Metro Duta Pondok Indah, Kebayoran Lama ini mengadakan layanan swab sebesar Rp 2,3 juta, dan hasil tes bisa didapatkan di hari yang sama apabila pemeriksaan dilakukan sebelum pukul 12.00 WIB. Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi nomor WA 081388889915.

    Rumah Sakit Gandaria

    Beralamat di Jalan Gandaria Tengah II Nomor 6 RT6/RW1, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12130 ini membuka layanan PCR Swab dimulai dari kisaran Rp 2 juta. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi 0217203311.

    Rumah Sakit Atmajaya

    Terletak di Jalan Pluit Raya Nomor 2, Penjaringan, Jakarta Utara, Rumah Sakit Atmajaya menyediakan layanan tes swab dengan kisaran di angka Rp 1.800.000. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pemesanan silakan klik tautan berikut ini.

    Rumah Sakit Pelni

    Terletak di Jalan Karel Satsuit Tubun, Palmerah, Jakarta Barat, RS Pelni mempunyai layanan  tes Corona dalam beberapa paket termasuk tes swab. Harganya dimulai dari Rp 1.250.000 hingga Rp 1.536.000 dengan layanan drive thru. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi 0215306901.

    Rumah Sakit Royal Taruma

    Beralamat di Jalan Daan Mogot Nomor 34 Jakarta Pusat, RS Royal Taruma mengadakan layanan tes swab yang dimulai dari kisaran harga Rp 1.488.000, dengan hasil didapat dalam kurun waktu 3-4 hari kerja. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi 02156967788.

    Rumah Sakit Restu Kasih

    Terakhir adalah Rumah Sakit Restu Kasih yang beralamat di Jalan Raya Bogor KM 19 Nomor 3A, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk PCR swab di Jabodetabek. Harga PCR swab di rumah sakit ibu dan anak dimulai dari Rp 1.500.000. Info lebih lengkap silakan klik tautan berikut.

    Depok

    Rumah Sakit Universitas Indonesia

    Atau biasa disingkat RSUI adalah rumah sakit yang dimiliki oleh Universitas Indonesia, dan beralamat di Kampus UI, Pondok Cina, Beji, Depok, Jawa Barat. Rumah sakit ini juga menyediakan layanan PCR swab mulai dari Rp 1.675.000 dengan fasilitas layanan drive thru. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi 021508292292.

    Rumah Sakit Brawijaya Depok

    Selain RSUI, di Depok juga ada Rumah Sakit Brawijaya yang menyediakan layanan swab test, yang dimulai dari harga Rp 3.750.000. Untuk bisa melakukan tes di rumah sakit  yang beralamat di Jalan Raya Ciputat Parung, Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Sobat hendaknya membuat janji 1 hari sebelumnya. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi 02129836640.

    Rumah Sakit Umum Bunda

    Terletak di Jalan Margonda Raya Nomor 28, Pondok Cina, Beji, Depok, Rumah Sakit Umum Bunda juga menyediakan layanan PCR swab yang dimulai dari harga Rp 1.700.000, dan hasilnya bisa diperoleh dalam 3 hari kerja. Untuk info lebih lengka silakan hubungi 1500799.

    Bogor

    Rumah Sakit Azra

    Rumah sakit yang terletak di Jalan Raya Pajajaran Nomor 219 RT 02 RW 011, Bantarjati, Bogor Utara, Bogor, Jawa Barat ini menyediadkan layanan PCR swab test seharga Rp 1.890.000. Harga ini sudah termasuk konsultasi dengan dokter sebelum melakukan tes. Untuk melakukan tes silakan daftar terlebih dahulu. Informasi lebih lanjut silakan hubungi 02518318456.

    Rumah Sakit Mayapada Bogor

    Selain Rumah Sakit Azra, rumah sakit lain di Bogor yang juga menyediakan layanan swab test adalah Rumah Sakit Mayapada Bogor yang terletak di Jalan Pajajaran Indah V Nomor 97 Bogor, Jawa Barat.  Harga untuk swab test sendiri dimulai dari Rp 1,5 juta. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi 02518307900.

    Rumah Sakit EMC Sentul

    Terletak di kawasan Sentul City Jalan M.H. Thamrin Nomor 57 Citaringgul, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Rumah Sakit EMC Sentul menyediakan layanan PCR swab mulai dari Rp 1.250.000. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi 02129672977.

    Rumah Sakit Hermina

    Sebagai cabang dari RS Hermina, Rumah Sakit Hermina Bogor juga menyediakan layanan PCR Swab yang dimulai dari harga Rp 1.900.000. Hasilnya keluar dalam waktu 3 hari kerja. Untuk informasi lebih lanjut mengenai rumah sakit yang terletak di Jalan Ring Road I Kav. 23, 25, 27 Perum Taman Yasmin, RT.08/RW.08, Curugmekar, Bogor Barat, Bogor, Jawa Barat ini bisa menghubungi 02518382525.

    Rumah Sakit Vania

    Rumah sakit terakhir di Bogor yang bisa Sobat juga jadikan rujukan PCR swab adalah Rumah Sakit Vania yang terletak di Jalan Siliwangi No 11 RT 01/RW 03, Sukasari, Bogor Timur, Bogor. Layanan tes swab di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 1.900.000. Tak hanya PCR swab, RS Vania juga menyediakan layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 250.000. Untuk info selengkapnya silakan klik di sini.

    Bekasi

    Rumah Sakit Eka Hospital

    Untuk Bekasi, rumah sakit yang bisa Sobat jadikan rujukan untuk PCR swab adalah Rumah Sakit Eka Hospital yang terletak di Kota Harapan Indah Nomor 9 RT 10 RW 08 Pusaka Rakyat, Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat. Di rumah sakit ini harga untuk tes swab adalah mulai dari Rp 1.800.000. Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi 02150935555.

    Rumah Sakit Karunia Kasih

    Selain Eka Hospital, rumah sakit lain di Bekasi yang juga bisa dijadikan sebagai rujukan adalah Rumah Sakit Karunia Kasih yang terletak di Jalan Raya Jatiwaringin Nomor 133, Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat. Harga swab test di rumah sakit ini adalah dimulai dari Rp 1.400.000. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi 0218461970.

    Rumah Sakit Uni Medika Setu

    Buat Sobat yang sedang berada dan tinggal di Bekasi bisa menjadikan Rumah Sakit Uni Medika Setu sebagai rujukan untuk tes swab. Rumah sakit yang beralamat di Jalan Raya Setu, Lubang Buaya, Setu, Bekasi ini memiliki layanan PCR Swab yang dimulai dari harga dimulai dari Rp 1.700.000, dengan hasil keluar 3 hari kerja. Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi 02182592888.

    Tangerang

    Rumah Sakit Premiere Bintaro

    Untuk Tangerang, terdapat rumah sakit Premiere Bintaro yang menyediakan jasa pemeriksaan drive thru PCR swab. Harga di rumah sakit ini dimulai dari Rp 2.300.000, dan hasilnya bisa didapatkan dalam waktu 3 hari. Alamatnya sendiri terletak di Jalan M.H. Thamrin Nomor 1 Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. Informasi lebih lanjut silakan hubungi 02127625500.

    Rumah Sakit Primaya Hospital

    Selain Premiere Bintaro, juga terdapat Primaya Hospital di Tangerang Raya yang menyediakan layanan PCR swab. Harga untuk rumah sakit yang beralamat di Jalan M.H. Thamrin Nomor 3 RT 003/RW 001 Cikokol, Pinang, Tangerang Selatan, Banten, dimulai dari Rp 1.500.000 hingga Rp 2.300.000. Informasi lebih lanjut silakan hubungi 02155758888.

    Rumah Sakit Hermina Bitung

    Rumah sakit lainnya yang berada di Tangerang adalah Rumah Sakit Hermina Bitung yang terletak di Jalan Raya Serang km 10, Pos Bitung, Curug, Tangerang. Rumah sakit cabang Hermina ini menyediakan layanan tes swab dimulai dari harga Rp 1.500.000. Informasi lebih lanjut silakan hubungi 02159497525.

    Rumah Sakit Hermina Tangerang

    Selain Rumah Sakit Hermina Bitung, RS Hermina lainnya di Tangerang adalah Rumah Sakit Hermina Tangerang yang terletak di Jalan Karel Satsuit Tubun Nomor 10, Pasar Baru, Karawaci, Tangerang. Rumah sakit ini menyediakan layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 1.500.000, dengan hasil keluar 4 hari kerja. Informasi selengkapnya silakan kontak 02155772525.

    Laboratorium dan Klinik

    Selain rumah sakit sebagai rujukan utama untuk layanan tes swab, tempat PCR Swab di Jabodetabek lainnya adalah laboratorium dan klinik. Di bawah ini ada beberapa laboratorium dan klinik yang Sobat Sehat bisa jadikan sebagai rujukan.

    Laboratorium Biologi Molekuler Eijkman

    Lab pertama yang bisa Sobat jadikan rujukan untuk swab test di Jabodetabek adalah LBM Eijkman yang juga laboratorium nasional untuk rujukan penananganan penderita Corona. Lab milik pemerintah yang terletak di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 69, Kenari, Senen, Jakarta Pusat ini tidak menetapkan biaya apa pun untuk pemeriksaan. Meski begitu, untuk bisa memeriksakan diri di lembaga ini, Sobat harus membawa surat rujukan dari fasilitas kesehatan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi 082235725609.

    Produk Terkait: PCR Swab ke Rumah/Kantor

    Laboratorium Kimia Farma

    Laboratorium Kimia Farma merupakan laboratorium lain yang dipercaya pemerintah untuk menangani Corona. Laboratorium yang di Jakarta yang salah satunya terletak di Gedung Menteng Huis Jalan Cikini Raya Nomor 2 ini mempunyai layanan PCR swab yang dimulai dari Rp 2.250.000. Untuk info lebih lengkap dan pemesanan silakan klik tautan berikut.

    Laboratorium Kalbe Farma

    Selain LBM Eijkman dan Kimia Farma, di Jabodetabek laboratorium yang bisa dijadikan sebagai rujukan adalah Kalbe Farma yang merupakan laboratorium milik Kalbe Farma, dan laboratorium swasta yang dipercaya swasta menangani Covid-19. Laboratorium yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 2, Pulogadung, Jakarta Timur, ini tidak membebankan biaya apa pun untuk PCR swab. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi 02147862449.

    Laboratorium Prodia

    Prodia adalah salah satu laboratorium klinik terbesar di Jabodetabek yang bisa Sobat jadikan sebagai rujukan untuk melakukan PCR swab. Klinik yang jaringannya tersebar di seluruh Indonesia mematok  harga Rp 2,5 juta. Untuk bisa melakukannya masyarakat harus mengikuti beberapa prosedur seperti harus membuat janji terlebih dahulu dan mengirimkan KTP dan nomor telepon ke Prodia di nomor 1500830. Hasil swab akan keluar dalam kurun waktu 3-4 hari.

    Laboratorium Genetics Indonesia

    Beralamat di Ruko de Mansion C3 Alam Sutera, Jalan Jalur Sutera Timur Nomor 5, Kunciran, Pinang, Tangerang, Banten, Laboratorium Genetics Indonesia menawarkan layanan swab tes yang dimulai dari harga Rp 1.810.000 hingga Rp 3.110.000. Layanan ini bisa ke rumah atau ke kantor. Untuk info lebih lengkap silakan klik di sini.

    Laboratorium Diagnos

    Laboratorium Diagnos atau Diagnos Lab juga menyediakan layanan swab test yang dimulai dari harga Rp 2.000.000. Selain swab, laboratorium ini juga menyediakan layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 150.000 hingga Rp 200.000. Untuk informasi lebih lanjut mengenai laboratorium yang beralamat di Jalan R.E. Martadinata Nomor 28, Ciputat, Tangerang Selatan ini, silakan klik di sini.

    Helix Lab

    Helix Lab merupakan salah satu laboratorium di Jabodetabek yang menyediakan layanan PCR swab dan rapid test. Laboratorium ini beralamat di Jalan Profesor Lafran Pane Nomor 13, Tugu, Cimanggis, Depok. Untuk tarif dan lainnya silakan klik di sini.

    Klinik Beautylogica

    Layanan PCR Swab juga bisa Sobat lakukan di klinik tepatnya di Klinik Beautylogica yang terletak di Pejaten dan Jalan Jenderal Sudirman. Klinik ini menawarkan harga tes swab yang dimulai dari Rp 2.000.000, dengan hasil 2 hari kerja. Untuk info lebih lengkap silakan kontak 0817435000/081905000000.

    Klinik Ciputra Medical Centre

    Klinik Ciputra Medical Centre merupakan klinik internasional yang layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 1.450.000. Untuk info lebih lengkap mengenai klinik yang beralamat di Jalan Prof. Dr. Satrio, Karet Kuningan, Kuningan, Jakarta Selatan ini silakan klik di sini.

    Merial Health

    Merial Health merupakan klinik pratama yang menyediakan layanan PCR swab. Tidak hanya PCR, klinik yang beralamat di Jalan Dewi Sartika Nomor 132, Cawang, Jakarta Timur ini juga menyediakan layanan rapid test. Info mengenai harga dan lainnya silakan klik tautan berikut.

    Klinik Hanuro

    Klinik Hanuro juga merupakan klinik pratama yang menyediakan layanan PCR swab. Klinik yang beralamat di Jalan Yudhistira Raya Komplek Pemda Nomor 61, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, ini juga menyediakan layanan rapid test. Info mengenai harga dan lainnya silakan klik tautan berikut.

    Klinik Kasih

    Klinik Kasih adalah salah satu klinik yang juga menyediakan layanan swab test. Terletak di  Jalan Palmerah Barat Nomor 45, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ini mematok harga dimulai dari Rp 1.800.000 untuk PCR Swab. Untuk info lebih lengkap dan pemesanan silakan hubungi di nomor WA 08111512800.

    Baca Juga: Kenali Rapid Test dan Pembacaan Hasilnya

    Prosehat

    Selain di rumah sakit, laboratorium, dan klinik, tempat PCR Swab di Jabodetabek yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah Prosehat yang menyediakan layanan PCR di tempat dan ke rumah. Layanan ini tentu saja mempermudah Sobat yang bisa saja tidak mempunyai waktu sama sekali atau merasa kemahalan jika melakukan tes swab di rumah sakit. Untuk layanan dari Prosehat ini Sobat akan mendapat banyak keuntungan, yaitu bisa konsultasi secara online dengan dokter melalui WA, konfirmasi jadwal, dan dokter datang tepat waktu.

    Apabila Sobat memerlukan layanan PCR swab lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Prastiwi D. 3 Hal Terkait Zona Merah Covid-19 di Jakarta [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/news/read/4344173/3-hal-terkait-zona-merah-covid-19-di-jakarta
    2. Ramadhan D. Setelah Kota Bogor, Kini Bekasi dan Depok Masuk Zona Merah! [Internet]. detiknews. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5158476/setelah-kota-bogor-kini-bekasi-dan-depok-masuk-zona-merah
    3. Harsono F. Daftar 13 Rumah Sakit di Jakarta yang Layani Rapid Test dan Swab PCR COVID-19 [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4328174/daftar-13-rumah-sakit-di-jakarta-yang-layani-rapid-test-dan-swab-pcr-covid-19
    4. Rumah Sakit di Jabodetabek yang Menerima Rapid/Swab Test COVID-19 dan Biayanya [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://parenting.orami.co.id/magazine/biaya-rapid-swab-test-covid-19-di-rumah-sakit-jabodetabek/
    5. developer m. Banyak Kasus Tak Bergejala, Epidemiolog Ingatkan Pentingnya PCR [Internet]. Mediaindonesia.com. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://mediaindonesia.com/read/detail/327011-banyak-kasus-tak-bergejala-epidemiolog-ingatkan-pentingnya-pcr
    6. Daftar Rumah Sakit yang Menyediakan Test Covid-19 di Seluruh Indonesia L. Daftar Rumah Sakit yang Menyediakan Test Covid-19 di Seluruh Indonesia, Lengkap Biayanya Mulai dari 300 Ribu Sampai 6 Juta – Semua Halaman – Grid Health [Internet]. Health.grid.id. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://health.grid.id/read/352176742/daftar-rumah-sakit-yang-menyediakan-test-covid-19-di-seluruh-indonesia-lengkap-biayanya-mulai-dari-300-ribu-sampai-6-juta?page=all
    7. PCR Swab Test & Rapid Test Covid- 19 Drive Thru di BMC Mayapada Hospital (Bogor) [Internet]. Mayapadahospital.com. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://mayapadahospital.com/promo/detail/rapid-test-covid-19-drive-thru-bogor
    8. Tarif Tes Swab COVID-19 di Prodia Hingga RS dari Rp500.000 – Rp6 Jutaan – TrenAsia [Internet]. TrenAsia. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://www.trenasia.com/tarif-tes-swab-covid-19-di-prodia-hingga-rs-dari-rp500-000-rp6-jutaan/
    9. Times I, Zakiah N. Alur, Pedoman, Kontak, dan Biaya di LBM Eijkman untuk Tes Virus Corona [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://bali.idntimes.com/health/medical/nena-zakiah-1/alur-pedoman-dan-kontak-lbm-eijkman-untuk-lab-tes-virus-corona-regional-bali/
    10. Jabodetabek [Internet]. PT. Kimia Farma Diagnostika. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: http://labkimiafarma.co.id/jabodetabek/
    11. Kalbe Farma Memberikan Pelayanan Pemeriksaan 8.000 Tes PCR Gratis [Internet]. beritasatu.com. 2020 [cited 4 September 2020]. Available from: https://www.beritasatu.com/elvira-anna-siahaan/nasional/621491/kalbe-farma-memberikan-pelayanan-pemeriksaan-8000-tes-pcr-gratis
    Read More
  • Sesuai dengan anjuran WHO dan UNICEF per 21 Agustus 2020, pemakaian masker pada anak baru-baru ini menjadi hal yang wajib dilakukan selama masa pandemi virus Corona untuk mengurangi penyebaran virus asal Wuhan ini. Meskipun begitu, kedua badan PBB tersebut menyatakan bahwa anak yang diwajibkan memakai masker adalah mereka yang berusia 12 tahun ke atas, karena […]

    Aturan Penggunaan Masker Pada Anak dan Tips Memakainya

    Sesuai dengan anjuran WHO dan UNICEF per 21 Agustus 2020, pemakaian masker pada anak baru-baru ini menjadi hal yang wajib dilakukan selama masa pandemi virus Corona untuk mengurangi penyebaran virus asal Wuhan ini. Meskipun begitu, kedua badan PBB tersebut menyatakan bahwa anak yang diwajibkan memakai masker adalah mereka yang berusia 12 tahun ke atas, karena pada kelompok usia ini ternyata seringkali berinteraksi dengan orang dewasa, dan physical distancing sulit diterapkan oleh mereka. Apalagi berdasarkan riset terbaru, anak remaja ternyata lebih berpotensi terinfeksi virus Corona jika dibandingkan dengan dengan anak-anak yang usianya muda. Masker untuk anak ini setidaknya dapat mencegah penularan virus Corona pada mereka, walaupun bukti mengenai hal tersebut masih sedikit dan cara penularannya pun masih dipelajari. 

    masker untuk anak, masker bagi anak

    Baca Juga: Masker, Ampuhkah Lawan Corona? Kapan Harus Gunakan Masker?

    Anjuran WHO Mengenai Pemakaian Masker Pada Anak Sesuai Umur

    Anak Usia 12 Tahun ke Atas

    Anak-anak usia ini diwajibkan memakai masker seperti orang dewasa terutama ketika mereka tidak bisa menjaga jarak dari orang lain, karena mereka lebih rentan dan berisiko lebih tinggi tertular virus Corona.

    Anak Usia 6-11 Tahun

    Untuk kelompok anak usia 6-11 tahun, keharusan memakai masker tergantung pada beberapa faktor risiko yang harus diperhitungkan, antara lain intensitas penularan di suatu daerah, kemampuan anak untuk menggunakan masker, serta apakah anak berinteraksi dengan orang-orang yang berisiko tinggi terinfeksi virus Corona atau tidak. WHO juga menekankan perlunya pengawasan orang dewasa untuk membantu anak memakai dan melepaskan masker dengan aman.

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Anak Usia 5 Tahun ke Bawah

    Menurut WHO, balita atau anak-anak berusia dibawah 5 tahun dalam keadaan normal tidak diharuskan mengenakan masker.

    Itulah aturan penggunaan masker untuk anak. Lalu bagaimana caranya anak mau menggunakan masker supaya mereka tidak tertular virus Corona terutama anak usia 12 tahun ke atas yang harus memakai masker ketika di tempat-tempat umum? Yuk, tanpa berlama-lama, simak tipsnya berikut ini.

    Tips Memakai Masker Pada Anak

    Ajak Mereka Langsung Memilih Masker yang Ingin Dipakai

    Ketika Sobat membeli masker buat anak terutama masker kain sesuai anjuran American Academy of Pediaterics (APA), coba ajaklah anak untuk memilih sendiri motif masker untuk dirinya. Atau ketika Sobat membuat masker kain itu sendiri, libatkanlah mereka dalam proses pembuatannya. Namun bagaimana jika masker sudah telanjur dibeli? Siasatilah dengan mengajak mereka untuk membuat dekorasi tambahan seperti menuliskan inisial nama. Cara seperti ini akan menciptakan rasa kepemilikan anak terhadap masker sehingga mereka juga secara tidak langsung menyadari menjadi bagian dari pencegahan penularan virus Corona.

    Baca Juga: Masker Habis? Ini Caranya untuk Membuat Masker Sendiri

    Jadilah Contoh untuk Anak

    Anak-anak akan selalu meniru apa yang diperbuat dan diucapkan oleh orang tuanya. Jadi, biarkan anak melihat secara langsung jika Sobat sebagai orang tua juga bisa beraktivitas seperti biasa ketika menggunakan masker dan tetap terlihat nyaman.

    Jelaskan Pada Anak Memakai Masker Itu Menyehatkan

    Orang tua sebaiknya tidak lupa mengedukasi anak-anak mengenai fungsi masker di masa pandemi seperti sekarang ini. Jelaskan dengan bahasa yang sederhana bahwa penggunaan masker tidak hanya berguna sebagai pelindung diri tapi juga pelindung orang-orang di sekitar. Apabila anak tidak merasa nyaman dan takut, janganlah dimarahi, tetapi coba dengarkan hal-hal yang membuatnya takut kemudian tenangkan, dan yakinkan bahwa memakai masker itu adalah salah satu cara menjaga tubuh tetap sehat selama pandemi.

    Buatlah Jadwal Rutin di Rumah Latihan Memakai Masker

    Cara lain supaya supaya anak mau menggunakan masker adalah dengan latihan memakai masker di dalam rumah seperti membuat semacam ritual memakai masker bersama seluruh anggota keluarga di rumah selama 30 menit. Hal ini tentu akan membentuk persepsi anak bahwa menggunakan masker bukanlah hal yang aneh, sehingga nantinya mereka akan percaya diri memakai masker di tempat umum seperti di sekolah.

    Cari Masker yang Paling Nyaman Digunakan

    Apakah masker kain yang selama ini digunakan cukup nyaman untuk anak Sobat? Hal ini sungguh sesuatu yang relatif karena masker kain itu bisa nyaman, bisa tidak. Karena itu, coba tanyakan apakah masker yang sudah dipakai anak itu nyaman atau tidak sama sekali? Kalau nyaman, bersyukurlah. Tetapi kalau tidak nyaman, sebaiknya Sobat segera mempelajari bahan kain apa saja yang bisa membuat anak bisa lebih tenang ketika menggunakan masker kain. Cobalah lakukan pengujian bahan tersebut setelahnya apakah nyaman untuk bernapas atau berbicara.

    Baca Juga: Seperti Apa Plus-Minus Penggunaan Face Shield?

    Jangan Terlalu Memaksa

    Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah jangan terlalu memaksa terutama pada anak usia 3 tahun ke bawah, dimana memang menurut WHO dalam keadaan normal tidak perlu memakai masker. Karena itu, lakukan secara bertahap, biarkan hingga mereka benar-benar merasa nyaman memakai masker.

    Bolehkah Anak Memakai Masker Medis?

    Jawabannya tentu saja tidak boleh, karena masker medis diperuntukkan bagi petugas medis. Itu artinya anak harus memakai masker kain seperti yang sudah dianjurkan. Akan tetapi, bagi anak-anak dengan penyakit tertentu, seperti fibrosis kistik atau kanker, justru sebaiknya menggunakan masker medis, yang tentu harus dikonsultasikan terlebih dahulu kepada penyedia layanan kesehatan. Hal ini dikarenakan anak dengan penyakit berat seperti ini akan memiliki risiko tertular virus Corona yang lebih tinggi, atau justru bisa menularkan penyakit mereka ke orang lain. Hal ini juga berlaku bagi anak-anak yang memiliki gejala mengarah pada Covid-19. Mereka sebaiknya menggunakan masker medis selama berada dalam masa isolasi. Selama periode ini, anggota keluarga atau pengasuh yang datang dalam jarak 1 meter juga harus memakai masker supaya tidak tertular.

    Baca Juga: Ingin Aman Memakai Masker Saat Berolahraga? Berikut Tipsnya!

    Itulah mengenai penggunaan masker pada anak yang sudah menjadi keharusan di masa pandemi virus Corona seperti saat ini, terutama pada kelompok anak berusia 12 tahun ke atas. Hal ini mengindikasikan bahwa pemakaian masker itu tetap merupakan hal yang penting selama masa pandemi. Karena itu, hal ini jangan disepelekan supaya virus Corona tidak menyebar terlalu luas sehingga penananganannya pun tidak membuat repot pihak-pihak yang terkait, terutama petugas medis.

    Apabila Sobat mempunyai pertanyaan atau memerlukan informasi lebih lanjut mengenai virus Corona beserta rapid test silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Media K. Pedoman Baru WHO soal Covid-19, Anak Usia 12 Tahun Wajib Pakai Masker Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 25 August 2020]. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2020/08/24/080200423/pedoman-baru-who-soal-covid-19-anak-usia-12-tahun-wajib-pakai-masker?page=all
    2. Pramudiarja A. 3 Saran WHO Soal Penggunaan Masker pada Anak [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 25 August 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5143825/3-saran-who-soal-penggunaan-masker-pada-anak
    3. Prasasti G. Saran Pemakaian Masker pada Anak Dengan Kondisi Khusus dan Disabilitas Dari WHO [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 25 August 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4337874/saran-pemakaian-masker-pada-anak-dengan-kondisi-khusus-dan-disabilitas-dari-who
    4. 6 Cara Agar Anak Mau Memakai Masker | Parentstory Blog [Internet]. Parentstory.com. 2020 [cited 25 August 2020]. Available from: https://www.parentstory.com/blog/6-cara-agar-anak-mau-memakai-masker
    Read More
  • Pandemi COVID-19 masih berlanjut dan tampaknya belum menemukan titik terangnya. Tak hanya dalam bidang kesehatan, COVID-19 juga berdampak pada berbagai sektor kehidupan seperti pendidikan, pangan, ekonomi, dan ketenagakerjaan. Negara – negara di berbagai belahan dunia kini berada dalam krisis. Dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, beberapa negara dikategorikan memberikan respons pertahanan yang efektif terhadap […]

    Mengembangkan Vaksin dalam Pandemic Speed, Bagaimana dengan Indonesia?*

    Pandemi COVID-19 masih berlanjut dan tampaknya belum menemukan titik terangnya. Tak hanya dalam bidang kesehatan, COVID-19 juga berdampak pada berbagai sektor kehidupan seperti pendidikan, pangan, ekonomi, dan ketenagakerjaan. Negara – negara di berbagai belahan dunia kini berada dalam krisis. Dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, beberapa negara dikategorikan memberikan respons pertahanan yang efektif terhadap COVID-19. Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, dan Singapura berhasil menekan pertambahan kasus dan angka kematian akibat COVID-19. Akan tetapi, seluruh usaha untuk mencegah penyebaran penyakit dianggap tidak bisa maksimal tanpa ditemukannya vaksin SARS-CoV-2. Lantas, sudah sampai di manakah proses pengembangan vaksin untuk mengeradikasi COVID-19?

    Baca Juga: Benarkah Berjemur Matahari Pagi Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh?

    Dalam beberapa dekade terakhir, peneliti di seluruh dunia dituntut untuk memberikan respons segera dalam mengatasi epidemi H1N1, Ebola, SARS, dan Zika. Pada tahun 2009, Vaksin H1N1 berhasil dikembangkan di tengah epidemi. Berdasarkan kilas balik sejarah, target pengembangan vaksin adalah patogen (agen penyebab penyakit) yang membebani dengan angka kesakitan dan kematian yang tinggi.

    Proses pengembangan vaksin secara umum melalui tahapan riset praklinis dan 4 fase uji klinis. Riset praklinis adalah tahapan untuk mempelajari patogen secara mendalam. Hal yang dipelajari di antaranya karakteristik, susunan genetik, sediaan vaksin, toksisitas, route of administration, perlukah pengulangan, masa perlindungan vaksin, dan sebagainya. Pada tahap riset praklinis, vaksin diuji efektivitas dan keamanannya pada hewan percobaan. Jika tidak ada penolakan, dilanjutkan pada uji klinis.  Uji klinis fase 1 melibatkan subyek sekelompok manusia sehat berjumlah puluhan hingga ratusan. Penilaian utama adalah keamanan vaksin dan respons imunitas.

    Fase 2 menguji efektivitas vaksin pada kelompok yang lebih besar, melibatkan ratusan hingga ribuan subyek. Dosis optimal ditentukan pada fase ini. Pada uji klinis fase 3, vaksin diuji pada populasi yang lebih beragam ( n > 10,000) dan melibatkan area yang lebih luas, kemudian dinilai apakah terdapat efek samping yang tidak muncul sebelumnya. Jika lolos fase 3, vaksin akan ditelaah oleh lembaga terkait seperti The Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelum akhirnya didistribusikan secara luas. Fase 4 adalah pemantauan berkelanjutan terkait keamanan dan efektivitas setelah vaksin didistribusikan.

    Baca Juga: Lindungi Diri dan Keluarga, Lakukan 9 Langkah Ini Setibanya di Rumah

    Diperlukan waktu beberapa tahun hingga puluhan tahun untuk vaksin dapat didistribusikan secara luas. Mempelajari suatu patogen secara mendalam, melakukan trial and error pada uji klinis, menunggu legalisasi, dan memproduksi vaksin dalam jumlah besar memerlukan waktu yang panjang dan biaya yang besar. Sebagai pembanding, vaksin Varicella untuk cacar air dapat didistribusikan setelah melewati proses selama 28 tahun.

    Contoh lainnya adalah vaksin Human Papillomavirus (HPV) untuk mencegah kanker mulut rahim memerlukan waktu 15 tahun untuk dapat dipasarkan secara umum. Sementara itu, waktu yang ditargetkan untuk pengembangan vaksin COVID-19 adalah 18 bulan. Target tersebut tidak ditentukan tanpa dasar. Faktor pendukung target yang singkat ini di antaranya adalah pengetahuan terhadap SARS-CoV-2 yang dianggap sudah memadai, teknologi pendukung yang sudah jauh berkembang, dan kesepakatan untuk mempersingkat fase uji klinis. Sampai saat ini, pada database WHO telah terdaftar lebih dari 170 kandidat vaksin dalam proses pengembangan. Tahapan terjauh adalah fase III. Bagaimana peran Indonesia dalam pengembangan vaksin ini?

    Baca Juga: Bagaimana Bersihkan Rumah Menggunakan Desinfektan Mencegah Corona?

    Sayangnya, belum ada pengembang asal Indonesia yang terdaftar dalam database WHO saat ini. Namun, bukan berarti vaksin COVID-19 buatan Indonesia itu mustahil. Dalam pengembangan vaksin, peneliti asal Indonesia sudah berhasil memproduksi beberapa vaksin di antaranya vaksin oral polio, vaksin hepatitis B, vaksin tetanus toksoid, vaksin difteri dan tetanus (DT), vaksin difteri-pertusis-tetanus (DPT), vaksin BCG, vaksin measles-rubella (MR), dan vaksin pentabio (DPT-HB-Hib).

    Vaksin–vaksin tersebut telah teruji secara klinis dan digunakan secara luas baik di dalam, maupun luar negeri. Turut mendukung program pemerintah terkait Imunisasi Wajib Dasar, penggunaan vaksin buatan Indonesia sudah merata hingga ke daerah terpencil. Saat kejadian luar biasa (KLB) difteri tahun 2018 lalu, perusahaan asal Indonesia berhasil memproduksi vaksinnya secara massal dalam merespons KLB. Pencapaian Indonesia terkait pembuatan vaksin secara mandiri patut diapresiasi. Bukan tidak mungkin dalam beberapa waktu yang akan datang, Indonesia dapat memproduksi vaksin COVID-19 secara mandiri. Dengan jumlah penduduk peringkat 4 dunia, pangsa pasar Indonesia yang sangat besar seharusnya menggerakan para produsen untuk berlomba mengembangkan vaksin.

    Baca Juga: Waspada Terinfeksi Corona Tanpa Gejala

    Peneliti, perusahaan farmasi, bioengineer, dan pemerintah harus bekerja sama untuk mewujudkannya. Lalu, untuk sobat sehat dan masyarakat lainnya. Apakah bijak jika kita hanya berharap dan menunggu vaksin COVID-19 tanpa mengindahkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus? Tentu tidak. Every small thing we do matters. Jika belum bisa berkontribusi dalam pengembangan vaksin, kita bisa menjaga kesehatan diri kita dan lingkungan sekitar kita, disertai pula harapan optimis bahwa kita dapat menghadapi pandemi ini bersama.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai corona dan rapid test, silakan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Helfert S. Historical Aspects of Immunization and Vaccine Safety Communication. Current Drug Safety. 2015;10(1):5-8.
    2. Heaton, P., 2020. The Covid-19 Vaccine-Development Multiverse. New England Journal of Medicine,.
    3. Thanh Le T, Andreadakis Z, Kumar A, Gómez Román R, Tollefsen S, Saville M et al. The COVID-19 vaccine development landscape. Nature Reviews Drug Discovery. 2020;19(5):305-306.
    4. Hendriks J, Blume S. Measles Vaccination Before the Measles-Mumps-Rubella Vaccine. American Journal of Public Health. 2013;103(8):1393-1401.
    5. Draft landscape of COVID-19 candidate vaccines [Internet]. Who.int. 2020 [cited 17 August 2020]. Available from: https://www.who.int/publications/m/item/draft-landscape-of-covid-19-candidate-vaccines.
    Read More
  • Kehamilan tentu saja merupakan suatu hal yang sangat diharapkan dari pasangan yang sudah menikah. Apalagi bagi yang sudah menikah bertahun-tahun karena akhirnya akan ada keturunan yang dihasilkan setelah melalui proses reproduksi yang dilakukan berkali-kali. Namun ketika Corona mewabah timbul pertanyaan apakah aman hamil di masa pandemi? Apalagi virus Corona adalah penyakit yang mudah menular bahkan […]

    Inilah 7 Tips Aman Hamil di Masa Pandemi

    Kehamilan tentu saja merupakan suatu hal yang sangat diharapkan dari pasangan yang sudah menikah. Apalagi bagi yang sudah menikah bertahun-tahun karena akhirnya akan ada keturunan yang dihasilkan setelah melalui proses reproduksi yang dilakukan berkali-kali. Namun ketika Corona mewabah timbul pertanyaan apakah aman hamil di masa pandemi? Apalagi virus Corona adalah penyakit yang mudah menular bahkan menurut sebuah penelitian, ibu hamil berpotensi besar tertular terutama pada trisemester ketiga kehamilan.

    hamil di masa corona, hamil di masa covid-19

    Baca Juga: Ini Dia Penambahan Berat Badan Normal Ibu Hamil

    Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran bagi para ibu hamil karena bagaimana pun mereka berharap tidak tertular virus Corona. Begitu juga dengan bayi yang dikandung dan dilahirkan sehingga keduanya menjadi sehat. Apalagi bayi yang lahir pada era pandemi di masa mendatang merupakan calon kuat generasi Indonesia Emas 2045 atau 100 tahun Indonesia merayakan kemerdekaan. Generasi ini yang diharapkan dapat membangun Indonesia ke depannya.

    Lalu bagaimanakah cara aman hamil selama pandemi Corona? Yuk, mari simak tips-tips bawah ini supaya Sobat Sehat tidak khawatir saat hamil dan memeriksakan kehamilan.

    1. Tidak ke Rumah Sakit

    Hal pertama yang perlu Sobat lakukan supaya hamil aman saat Corona adalah sebaiknya tidak ke rumah sakit terlebih dahulu. Soalnya, rumah sakit adalah tempat rawan tertularnya virus Corona. Sobat boleh ke rumah sakit apabila mengalami hal-hal yang darurat dalam kehamilan seperti muntah hebat, pendarahan, pecah ketuban, nyeri perut hebat, dan tidak merasakan janin.

    Baca Juga: 4 Hal Penting Terkait Melahirkan Saat Pandemi Menurut IDAI

    2. Mengetahui Waktu yang Tepat untuk Kontrol Kehamilan

    Kontrol kehamilan merupakan salah satu cara tepat yang harus dilakukan selama pandemi. Kontrol kehamilan ini sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan mencapai 11 minggu, 20 hingga 24 minggu, 28 minggu, 32 minggu, dan 36 minggu. Dengan mengetahui waktu yang tepat, Sobat tentu bisa menimalkan kunjungan ke fasilitas-fasilitas kesehatan supaya dapat terhindar dari Corona.

    3. Olahraga 30 Menit

    Supaya Sobat ketika hamil tetap bugar dan sehat, begitu juga dengan bayi yang dikandungnya, olahraga rutin yang disarankan sebaiknya tetap dilakukan maksimal 30 menit. Selain berolahraga, jangan lupa menyantap makanan-makanan yang bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh. Apabila kandungan sudah membesar, tidak ada salahnya menyiapkan tas untuk diisi baju yang dibutuhkan saat bersalin ke rumah sakit.

    4. Kontak Dokter Jika Mengalami Gejala Keguguran

    Apabila Sobat merasa mengalami gejala keguguran kandungan seperti pendarahan banyak yang disertai kram perut, jangan terburu-buru ke luar rumah untuk ke rumah sakit demi mencegah penyebaran virus Corona. Selama pandemi ini sebaiknya di rumah saja, dan usahakan tanya pada dokter terlebih dahulu jika mengalami gejala seperti itu untuk benar-benar memastikan.

    5. Vaksinasi di Klinik atau Rumah Sakit Kecil

    Ibu hamil tetap harus divaksinasi supaya tidak tertular penyakit seperti virus Corona. Vaksinasi yang dianjurkan untuk mereka adalah vaksinasi pneumokokus untuk paru dan vaksinasi flu. Untuk pelaksanaan dan penjadwalan dapat dilakukan di klinik atau rumah sakit kecil, dan bukan rumah sakit besar supaya tidak tertular virus Corona.

    6. Lakukan Protokol Kesehatan

    Protokol-protokol kesehatan Covid-19 tetap harus dilakukan supaya ibu hamil benar-benar terhindar dari infeksi virus Corona. Yang paling utama adalah adalah cuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir selama 20 detik, melakukan physical distancing saat berada di fasilitas kesehatan, memakai masker, jangan keluar rumah kalau tidak ada urusan yang darurat, terapkan etika batuk dan bersin yang tepat saat di fasilitas publik, dan hindari kontak dengan binatang-binatang yang berpotensi menyebarkan virus Corona.

    Baca Juga: Masker, Ampuhkah Lawan Corona? Kapan Harus Gunakan Masker

    7. Tetap Tenang dan Jangan Panik

    Tips terakhir yang bisa Sobat lakukan ketika hamil di masa pandemi adalah tetap tenang dan jangan panik. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga kesehatan mental selain kesehatan fisik. Sebab, kehamilan bisa menjadi sumber kecemasan dan stres terutama di masa pandemi yang penuh dengan banyak ketidakpastian. Supaya tidak panik, usahakan melakukan berbagai rutinitas baru dan terstruktur. Hindari membaca berita-berita yang menyebabkan kepanikan dan berisi kabar bohong atau hoaks, dan pastikan mendapatkan berita dari sumber-sumber terpercaya. Seringlah berkabar dengan teman dan kerabat supaya tidak merasa terisolasi sehingga hal tersebut bisa menguatkan Sobat lalu luangkan waktu sejenak untuk relaksasi. Kesehatan mental yang baik akan berpengaruh juga pada kandungan.

    Itulah 7 tips yang bisa dilakukan untuk Sobat yang sedang mengalami fase kehamilan di saat pandemi. Semoga tips-tips ini bisa membantu. Intinya, patuhi protokol kesehatan, tetap tenang, dan jangan panik. Apabila Sobat ingin mengetahui lebih lanjut mengenai hamil di saat pandemic, silakan tonton video Youtube berikut ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut terutama produk-produk kesehatan untuk ibu hamil, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Pratiwi Y. Hamil saat Pandemi, Bumil Batasi Keluar Rumah dan Jangan Panik [Internet]. Tempo. 2020 [cited 13 August 2020]. Available from: https://cantik.tempo.co/read/1339860/hamil-saat-pandemi-bumil-batasi-keluar-rumah-dan-jangan-panik/full&view=ok
    2. Media K. Hamil Trimester Awal di Masa Pandemi Corona, Apa yang Harus Dilakukan? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 13 August 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/13/083207520/hamil-trimester-awal-di-masa-pandemi-corona-apa-yang-harus-dilakukan?page=all
    3. Program hamil saat pandemi Corona, amankah? Begini penjelasan dokter [Internet]. theAsianparent: Situs Parenting Terbaik di Indonesia. 2020 [cited 13 August 2020]. Available from: https://id.theasianparent.com/program-hamil-saat-pandemi-corona
    4. Hamil saat Pandemi Corona, Ini Cara Lakukan Pemeriksaan Kehamilan | Page 3 [Internet]. www.jpnn.com. 2020 [cited 13 August 2020]. Available from: https://www.jpnn.com/news/hamil-saat-pandemi-corona-ini-cara-lakukan-pemeriksaan-kehamilan?page=3
    Read More
  • Mewabahnya COVID-19 di Indonesia membuat semua aktivitas rutin menjadi terganggu, termasuk imunisasi anak. Imunisasi pada anak dilakukan sebagai upaya membentuk kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit menular, seperti cacar, polio, tuberkulosis, hepatitis B, difteri, campak, dan rubella. Hal ini dikarenakan anak-anak, terutama bayi, masih rentan terserang penyakit. Berbagai penyakit dapat mempengaruhi pertumbuhan anak, seperti menyebabkan kecacatan, […]

    Seperti Apa Imunisasi Anak di Masa Pandemi COVID-19?

    Mewabahnya COVID-19 di Indonesia membuat semua aktivitas rutin menjadi terganggu, termasuk imunisasi anak. Imunisasi pada anak dilakukan sebagai upaya membentuk kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit menular, seperti cacar, polio, tuberkulosis, hepatitis B, difteri, campak, dan rubella. Hal ini dikarenakan anak-anak, terutama bayi, masih rentan terserang penyakit. Berbagai penyakit dapat mempengaruhi pertumbuhan anak, seperti menyebabkan kecacatan, kelumpuhan, bahkan kematian. Oleh karena itu, imunisasi pada anak begitu penting untuk dilakukan.1

    Baca Juga: Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap untuk Bayi

    vaksinasi anak, imunisasi anak di masa Corona

    Namun, ketika COVID-19 mewabah, banyak orang tua yang bertanya-tanya, apakah imunisasi masih perlu dilakukan? Hal ini disebabkan virus corona adalah salah satu virus mematikan yang dapat menyebar begitu cepat sehingga membuat banyak orang tua khawatir dirinya dan anaknya tertular bila pergi ke luar rumah.2

    Jawabannya adalah perlu. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap kesehatan anak-anak Indonesia, termasuk di dalamnya mengenai imunisasi, menyatakan bahwa imunisasi untuk anak-anak tetap harus dilakukan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan berdasarkan rekomendasi dari WHO. Penetapan jadwal juga melihat kondisi perkembangan anak di Indonesia sehingga jadwal pemberian imunisasi yang sesuai dan bertahap akan membantu perkembangan anak.2

    Karena imunisasi anak tetap harus dilakukan, pelaksanaannya pun menyesuaikan dengan kondisi yang ada, yaitu menerapkan protokol kesehatan sebagai tindak lanjut upaya mengurangi penyebaran corona. Hal itu tertuang dalam Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi Pada Masa Pandemi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan.1 Lalu, seperti apakah imunisasi anak di masa pandemi? Yuk, tanpa berlama-lama, mari kita simak, Sobat Sehat!

    Dilaksanakan di Fasilitas Kesehatan

    Fasilitas kesehatan seperti posyandu, puskesmas, dan rumah sakit tetap melaksanakan imunisasi dasar lengkap untuk anak-anak, namun dengan berbagai protokol kesehatan, seperti melakukan physical distancing 1-2 meter, melakukannya di ruangan yang cukup besar dan mempunyai sirkulasi udara yang baik untuk mencegah terjadinya penularan corona secara airborne, dan petugas medis diharuskan memakai APD lengkap.1

    Selain itu, ruangan dipastikan harus steril sebelum dan sesudah kunjungan dengan disemprotkan cairan desinfektan. Tak lupa, setiap orang yang membawa anaknya untuk imunisasi harus memakai masker dan mencuci tangan. Untuk jam kunjungan pun diusahakan tidak sampai membuat orang tua dan anak lama menunggu untuk meminimalkan paparan virus. Karena itu, diharapkan orang tua untuk mengatur jadwal imunisasi anak sebelumnya dengan mengatur janji bertemu dokter.1

    Dapat Dilaksanakan di Tempat Pribadi Dokter atau Layanan ke Rumah

    Apabila Sobat Sehat yang telah menjadi orang tua masih begitu khawatir mengenai pelayanan pemberian imunisasi secara langsung di fasilitas kesehatan yang menjadi tempat rentan penyebaran virus, Sobat juga bisa melakukannya di tempat pribadi dokter yang membuka praktik pribadi sehingga bersifat lebih privat. Pilihan lainnya dapat berupa layanan imunisasi ke rumah sebagai salah satu cara mengurangi penyebaran virus.3

    Untuk layanan imunisasi ini, Sobat juga dapat memanfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat yang mempunyai beberapa kelebihan seperti:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Imunisasi Tidak Dilakukan di Wilayah Rawan Corona

    Imunisasi anak boleh saja tidak dilakukan di wilayah yang menurut pemerintah merupakan wilayah rawan COVID-19. Penundaannya adalah satu bulan jika memang imunisasi tidak memungkinkan dan sangat berisiko. Namun, apabila memungkinkan, imunisasi harus dijalankan.3

    Dapat Diberikan Imunisasi Tambahan dan Kombinasi

    Jika sebelum datangnya virus corona imunisasi yang diberikan sebatas pemberian vaksinasi dasar seperti hepatitis, polio, BCG, DPT, HiB, dan campak/MR, di masa pandemi ini, pemberian imunisasi tambahan dan kombinasi, seperti influenza dan PCV dapat sangat bermanfaat dalam mencegah pneumonia pada anak.2

    Catat Waktu Kunjungan

    Agar imunisasi dasar anak di masa pandemi dapat berjalan seperti biasa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sebaiknya Sobat mencatat waktu kunjungan ke fasilitas kesehatan yang memberikan layanan imunisasi. Pencatatan ini akan membuat jadwal kunjungan menjadi teratur. Dari pencatatan ini pun Sobat bisa merencanakan jadwal kunjungan setelahnya.3

    Physical Distancing untuk Anak di Rumah

    Ketika di rumah, anak yang sudah diimunisasi sebaiknya diusahakan jangan keluar rumah supaya tidak tertular virus corona. ASI juga harus tetap diberikan pada anak yang berusia di bawah 2 tahun. Selain itu, jauhkan anak dari orang-orang dengan gejala flu, seperti batuk dan pilek yang diindikasikan sebagai gejala COVID-19.

    Itulah gambaran mengenai imunisasi anak di masa pandemi corona yang harus tetap sesuai jadwal dan memperhatikan banyak protokol kesehatan dari pemerintah. Apabila Sobat ingin mengetahui secara lengkap dan dalam mengenai imunisasi di masa pandemi silakan tonton YouTube di bawah ini,  dan jangan lupa subscribe YouTube Prosehat.

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi pada Masa Pandemi COVID-19 [Internet]. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2020 [cited 6 August 2020]. Available from: https://covid19.go.id/storage/app/media/Protokol/Final%20Juknis%20Pelayanan%20Imunisasi%20pada%20Masa%20Pandemi%20COVID-19.pdf
    2. Ada jadwal imunisasi anak saat pandemi corona? Ini yang wajib Parents tahu! [Internet]. theAsianparent: Situs Parenting Terbaik di Indonesia. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://id.theasianparent.com/anak-imunisasi-saat-pandemi-corona
    3. Media K. Selama Pandemi, Jadwal Imunisasi Anak Tetap Dilakukan atau Ditunda? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/02/152505420/selama-pandemi-jadwal-imunisasi-anak-tetap-dilakukan-atau-ditunda?page=all
    Read More

Showing 1–10 of 11 results

Chat Asisten ProSehat aja