Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

7 Penyebab Berat Badan Terus Naik Saat Puasa Ramadhan

Bulan Ramadhan menjadi momen untuk memperbaiki diri untuk menjadi lebih baik. Selain itu, Ramadhan juga waktu yang tepat untuk menurunkan berat badan. Kenyataannya, masih banyak orang yang mengeluh berat badannya terus naik saat berpuasa.

Penyebab berat badan naik selama berpuasa dipengaruhi dari gaya hidup seseorang pada bulan Ramadhan. Apa saja penyebabnya? Cek selengkapnya disini

1. Tidur Setelah Sahur

Tidur Setelah Sahur

Banyak orang yang memilih melanjutkan tidurnya setelah sahur. Namun ternyata, kebiasaan tidur setelah makan akan meningkatkan risiko penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau naiknya asam lambung ke bagian atas kerongkongan yang seringkali mengiritasi kerongkongan.

Jika sering terjadi, GERD akan menyebabkan perubahan pada struktur dinding kerongkongan hingga berujung pada penyakit Barrett’s yang merupakan lesi pra-kanker. Menurut dr Dian Permatasari,M.Gizi, SpGK, tidur setelah sahur tidak masalah. Namun, disarankan untuk memberi jarak saat sekitar satu jam setelah makan.

Baca Juga: 8 Makanan yang Dianjurkan Saat Puasa

2. Kurangnya Aktivitas Fisik

olahraga, yoga

Tubuh mudah lemas saat melakukan aktivitas fisik selama puasa, sehingga kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur dibandingkan berolahraga. Hal ini akan membuat berat badan Sahabat melonjak. Terlebih lagi jika Sahabat banyak mengonsumsi makanan berlemak, timbunan lemak makin menumpuk. Jadi, jangan malas berolahraga, ya.

3. Banyak Mengkonsumsi Makanan Manis

Makanan dan minuman manis menjadi godaan kita saat berpuasa terlebih lagi saat berbuka. Namun, Sahabat harus ingat jangan mengonsumsi gula secara berlebihan. Memang saat berpuasa, tubuh akan kehilangan banyak gula dan tubuh terasa lemas. Konsumsi gula secukupnya, ya, Sahabat.

Baca Juga: 10 Komplikasi Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Mengonsumsi makanan dan minuman manis justru akan disimpan sebagai lemak tubuh dan membuat diet Sahabat menjadi kacau. Minuman manis juga menjadi risiko Diabetes Melitus yang  dapat mengancam kesehatan Sahabat.

4. Porsi Makan Berlebihan

makanan porsi besar

Berpuasa seharian membuat perut kita menjadi sangat lapar. Godaan untuk makan menjadi meningkat dibandingkan biasanya. Segala macam makanan yang berada di hadapan akan habis dalam seketika setelah waktu berbuka tiba. Hal ini seringkali menjadi penyebab berat badan Sahabat naik. Padahal, makan secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti obesitas, bau mulut, gagal organ, hingga masalah asam lambung.

Baca Juga: Fakta dan Mitos Diabetes

5. Mengonsumsi Banyak Karbohidrat

Tahukah Sahabat, bahwa gorengan dapat memicu naiknya berat badan. Hal ini karena makanan favorit saat berbuka puasa mengandung banyak lemak dan karbohidrat yang cepat disimpan menjadi lemak dalam tubuh.

Pilihlah konsumsi makanan yang mengandung tinggi protein atau karbohidrat komplek seperti kentang atau nasi merah sebagai gantinya gorengan. Hal ini dapat membantu pencernaan Anda dapat mencerna lebih lambat. Sehingga bahan makanan yang masuk tidak langsung disimpan sebagai lemak.

6. Kurang Tidur

Tidur dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan berat badan saat puasa. Kurangnya tidur akan mengacaukan sistem metabolisme tubuh Sahabat. Akibatnya, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif.

Aturlah tidur Sahabat dengan memanfaatkan saat sahur, saat istirahat dan setelah tarawih. Saat sahur dan shalat subuh, maka gunakan waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam sebelum persiapan berangkat ke kantor.

Saat siang hari, Sahabat diberikan waktu kurang lebih satu jam untuk beristirahat. Maka gunakanlah waktu tersebut untuk tidur selama 5 menit. Meskipun waktu tidur terbilang singkat, dapat membuat tubuh menjadi lebih bugar.

Setelah Sahabat menjalankan ibadah tarawih, gunakan waktu luang untuk istirahat. Sahabat bisa mendapatkan waktu tidur lebih dari 6 jam yang merupakan waktu normal manusia untuk mencukupi kebutuhan tidurnya.

Baca Juga: Cara Atasi Dehidrasi Anak Saat Travelling

7. Kurangnya Konsumsi Air Putih

minum air putih

Saat kita berpuasa, tubuh akan kehilangan banyak cairan. Sementara cairan di tubuh kita banyak digunakan untuk membantu pencernaan bekerja lebih. Konsumsi air dapat membantu kita diet sehat selama berpuasa.

Selain membantu pencernaan, air putih memberikan manfaat lainnya. Air putih dapat mempercepat metabolisme tubuh, meningkatkan imunitas tubuh, mencegah migrain, membuat kulit lebih bersinar, meningkatkan energi hingga membantu menumbuhkan rambut.

Itulah penyebab-penyebab berat badan menjadi naik saat puasa. Selalu berolahraga dan mengkonsumsi makanan sehat yang baik untuk Sahabat dan Keluarga. Susah mendapatkan makanan sehat? Jangan khawatir Sahabat, karena ProSehat aplikasi kesehatan Indonesia siap memenuhi kebutuhan kesehatan. Selain makanan sehat, terdapat layanan Vaksinasi ke rumah. Jadi tidak repot mengantri lagi, cukup buka aplikasi ProSehat dan pesan produk dan layanan vaksinasinya.

Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mulut Tetap Segar Selama Puasa

Informasi seputar vaksinasi bisa hubungi Asisten kesehatan Maya melalui

Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik www.prosehat.com. Jangan lupa instal aplikasi ProSehat, baik di Google Play atau Appstore.

Referensi:

  1. Bangkapos. “Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur, Ini Bahayanya bagi Kesehatan Tubuh.”
  2. Setia, Unoviana K. “3 Kebiasaan Penyebab Berat Badan Naik Selama Ramadan”.
  3. Sartika, Resa Eka. “Tidur Setelah Sahur Boleh, Asal…”
  4. Setyani, Christina A. “Lima Bahaya yang Mengintai Saat Anda Makan Terlalu Banyak”.
  5. Tyas. “Mengantuk Saat Puasa?”
  6. CCN Indonesia. “10 Manfaat Minum Air Putih Saat Perut Kosong”.

Produk Terkait

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked