Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini Cara Klaimnya

Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa besarnya biaya perawatan pasien Covid-19 tidak main-main. Pada satu pasien Covid-19, biaya yang dikeluarkan dapat mencapai hingga ratusan juta rupiah. Mahalnya biaya perawatan pasien Covid-19 ini tergantung pada kebutuhan dan permintaan yang diperlukan selama masa pengobatan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi besaran biaya perawatan, misalnya berapa lama pasien dirawat inap, obat dan multivitamin apa saja yang dikonsumsi, alat penunjang hidup apa saja yang dibutuhkan untuk membantu pengobatan, dan sebagainya.

biaya perawatan covid-19, biaya pengobatan covid-19

Baca Juga: Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik untuk Keluarga Tercinta!

Rincian Biaya Perawatan Pasien Covid-19

  1. Pasien Suspek/Probable/Konfirmasi Tanpa Penyakit Komplikasi
  • ICU dan ventilator Rp 15,5 juta per hari
  • ICU non-ventilator Rp 12 juta per hari
  • Isolasi tekanan negatif dan ventilator Rp 10,5 juta per hari
  • Isolasi tekanan negatif non-ventilator Rp 7,5 juta per hari
  • Isolasi non-tekanan negatif dan ventilator Rp 10,5 juta per hari
  • Isolasi non-tekanan negatif non-ventilator Rp 7,5 juta per hari
  1. Pasien Suspek/Probable/Konfirmasi dengan Penyakit Komplikasi
  • ICU dan ventilator Rp 16,5 juta per hari
  • ICU non-ventilator Rp 12,5 juta per hari
  • Isolasi tekanan negatif dan ventilator Rp 14,5 juta per hari
  • Isolasi tekanan negatif non-ventilator Rp 9,5 juta per hari
  • Isolasi non tekanan negatif dan ventilator Rp 14,5 juta per hari
  • Isolasi non tekanan negatif non-ventilator Rp 9,5 juta per hari
  1. Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19
  • Perawatan jenazah Rp 550.000
  • Kantong jenazah Rp 100.000
  • Peti jenazah Rp 1,75 juta
  • Plastik erat Rp 260.000
  • Desinfektan jenazah Rp 100.000
  • Mobil jenazah Rp 500.000
  • Desinfektan mobil jenzah Rp 100.000

Rincian di atas merupakan gambaran besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan perawatan jika terinfeksi Covid-19.

Biaya Perawatan Covid-19 Gratis, Ditanggung Pemerintah

Namun, Sahabat tidak perlu khawatir karena biaya perawatan tersebut ditaggung oleh pemerintah. Ketentuan ini berlaku di seluruh rumah sakit di Indonesia, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, termasuk rumah sakit rujukan atau yang bukan rumah sakit rujukan Covid-19.

Baca Juga: Kenali dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah

Dalam Undang-Undang Wabah Penyakit Menular, pemerintah wajib menanggung seluruh pembiayaan pengobatan masyarakat yang terinfeksi Covid-19.

Pelayanan Kesehatan Apa Saja yang Dibiayai oleh Pemerintah?

  • Administrasi pelayanan
  • Fasilitas rawat inap (kamar dan fasilitas ruang gawat darurat, ruang perawatan intensif, dan ruang isolasi)
  • Jasa dokter
  • Bantuan di ruangan
  • Penggunaan ventilator
  • Cek laboratorium dan radiologi
  • Alat medis sekali pakai
  • Obat dan vitamin
  • Alat kesehatan dan APD
  • Fasilitas ambulans
  • Perawatan jenazah
  • Pelayanan kesehatan untuk indikasi medis

Apa Saja Biaya yang Tidak Ditanggung Pemerintah?

  • Layanan khusus di atas standar perawatan Covid-19 yang diminta pasien dan keluarganya. Selisih biaya tersebut yang akan ditagih oleh pihak rumah sakit kepada pasien.
  • Pelayanan di luar tanggungan BPJS
  • Obat-obatan untuk pasien dengan gejala berat, seperti intravenous immunoglobulin therapyatau IVIG, toclizumab, plasma konvalesen.

Hal yang Perlu Diketahui tentang Klaim Pembiayaan Rumah Sakit

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di Indonesia, terutama dalam pemberian pelayanan kesehatan yang sempurna bagi masyarakat, maka seluruh fasilitas pelayanan kesehatan perlu dilibatkan agar penanganan pasien Covid-19 berjalan optimal.

  1. Jenis rumah sakit

Hanya rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging (PIE) tertentu dan rumah sakit lain yang mempunyai fasilitas administrasi dan pelayanan kesehatan rujukan pasien Covid-19 yang dapat melakukan klaim biaya pengobatan Covid-19, termasuk rumah sakit lapangan/darurat.

  1. Pelayanan yang dibiayai

Pelayanan pengobatan dan perawatan yang dapat dibiayai oleh pemerintah, yaitu administrasi, fasilitas kamar dan ruang gawat darurat, ruang rawat intensif, ruang rawat inap, ruang isolasi, jasa dokter, tindakan di ruangan, penggunaan ventilator, cek laboratorium dan radiologi, bahan medis sekali pakai, alat kesehatan dan APD, ambulans, perawatan jenazah, dan pelayanan kesehatan indikasi medis lainnya.

  1. Kriteria untuk pasien rawat jalan
  • Pasien suspek dengan atau tanpa penyakit bawaan/penyakit penyerta, dapat melampirkan bukti cek laboratorium darah rutin dan x-ray foto thorax (ibu hamil dan pasien dengan kondisi medis tertentu seperti gangguan jiwa dan gaduh gelisah dapat pengecualian untuk bukti x-ray foto thorax dengan catatan membawa surat keterangan dari dokter penanggung jawab pasien atau DPJP).
  • Pasien konfirmasi Covid-19 dengan atau tanpa penyakit bawaan/penyakit penyerta, dapat memberikan bukti hasil cek laboratorium RT-PCR dari rumah sakit atau faskes lainnya.
  1. Kriteria pasien rawat inap
  • Pasien suspek usia 60 tahun ke atas tanpa penyakit penyerta, pasien berusia di bawah 60 tahun dengan penyakit penyerta, pasien ISPA berat/pneumonia berat yang butuh perawatan di rumah sakit dan tidak memiliki penyebab lain dari gambaran medis.
  • Pasien probable¬†atau pasien dengan suspek ISPA berat atau terjadi gagal napas dikarenakan aveoli paru dipenuhi cairan/distres pernapasan akut atau meninggal dengan gambaran klinis ke arah Covid-19 dan belum ada hasil cek laboratorium RT-PCR.
  • Pasien konfirmasi
  1. Tanpa gejala dan tidak memiliki tempat untuk melakukan isolasi mandiri dengan menyerahkan surat keterangan dari kepala puskesmas.
  2. Tanpa gejala dan penyakit penyerta
  3. Dengan gejala ringan, sedang, berat/kritis
  4. Suspek/probable/konfirmasi co-insidens

5. Bukti identitas

  • WNA: passport, KITAS, nomor indentitas United Nation High Commissiner for Refugees (UNHCR)
  • WNI: nomor induk kependudukan, kartu keluarga (KK), atau surat keterangan dari kelurahan
  • Orang terlantar: surat keterangan dari dinas sosial

Jika semua identitas di atas tidak dapat dibuktikan, maka dapat menggunakan surat keterangan data pasien yang ditandatangani dan distempel oleh kepala dinas kesehatan setempat yang diajukan oleh rumah sakit.

Cara Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/238/2020 mengenai Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu untuk rumah sakit yang menyediakan layanan Covid-19 untuk mempermudah pembayaran biaya pasien yang dirawat akibat Covid-19

  1. Rumah sakit mengajukan klaim biaya secara kolektif ke Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dan ditembuskan ke BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat untuk verifikasi melalui email.
  2. Berkas klaim yang dapat diajukan ke rumah sakit adalah untuk pasien yang dirawat sejak 28 Januari 2020 dan dapat diajukan setiap 14 hari kerja.
  3. Berita Acara Verifikasi Pembayaran Klaim Tagihan Pelayanan akan dikeluarkan paling lambat 7 hari kerja sejak klaim diterima BPJS Kesehatan.
  4. Kemudian, Kementrian Kesehatan akan membayar biaya tersebut ke rumah sakit dalam waktu 3 hari kerja setelah Berita Acara Hasil Verifikasi diterima.

Kendala Pengajuan Klaim Biaya Rumah Sakit

  • Belum adanya petunjuk teknis untuk mengklaim pembiayaan pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta.
  • Adanya perbedaan pandangan antara dokter penanggung jawab pasien dengan verifikator mengenai diagnosis komorbid atau penyakit penyerta, kriteria pulang dan kriteria akhir penjaminan.
  • Terapi tambahan seperti IVIG, plasma konvalesen, anti-interleukin, dan stem sel yang masih dalam tahap uji klinis dan tidak dapat di klaim Kemenkes.
  • Perawatan bagi bayi yang terlahir dari ibu yang terinfeksi Covid-19.
  • Terapi obat yang dapat ditanggung oleh BPJS.

Kendala pada Fasilitas Kesehatan

Permasalahan administrasi menjadi salah satu penyebab banyaknya tunggakan akibat klaim pelayanan kesehatan pasien Covid-19 yang belum dibayar pemerintah. Selain itu, adanya pengajuan klaim rumah sakit yang baru dilakukan pada akhir tahun 2020 sehingga pengajuan baru akan diproses pada awal tahun ini. Sedangkan anggaran untuk klaim rumah sakit juga diproses Kementrian Keuangan. Keterlambatan pada proses klaim inilah yang menjadi kendala.

Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

Besarnya biaya pengobatan dan perawatan Covid-19 yang begitu mahal, walaupun gratis tidak semua dapat ditanggung pemerintah. So, tidak ada salahnya sahabat jika mengantisipasi perlindungan dari sekarang. Caranya, Sahabat hanya perlu daftarkan diri dan keluarga melalui asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Asuransi ini juga dilengkapi dengan fasilitas tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Kemenkes Sebut Biaya Perawatan Pasien COVID-19 Mahal, Memangnya Berapa? [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5276740/kemenkes-sebut-biaya-perawatan-pasien-covid-19-mahal-memangnya-berapa
  2. 5 Hal yang Perlu Diketahui soal Klaim Biaya Pasien Covid-19 di Rumah Sakit [Internet] KOMPAS.com. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/07/25/093000665/5-hal-yang-perlu-diketahui-soal-klaim-biaya-pasien-covid-19-di-rumah-sakit
  3. RS Bisa Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19, Begini Teknisnya [Internet]. kemkes.go.id. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20200409/0733623/rs-klaim-biaya-perawatan-pasien-covid-19-begini-teknisnya/
  4. Ini Biaya Perawatan Pasien Covid-19 yang Ditanggung dan Tidak Ditanggung Pemerintah[Internet]. cermati.com. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://www.cermati.com/artikel/ini-biaya-perawatan-pasien-covid-19-yang-ditanggung-dan-tidak-ditanggung-pemerintah
  5. 4 Kendala Pengajuan Klaim Penanganan Corona Rumah Sakit pada BPJS Kesehatan [Internet]. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/uang/4-kendala-pengajuan-klaim-penanganan-corona-rumah-sakit-pada-bpjs-kesehatan.html?page=2

Chat Asisten ProSehat aja