Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ asuransi Prosehat”

  • Sahabat Sehat, kondisi pandemi Covid-19 ini memberi kita pelajaran berharga akan pentingnya jaminan akan kondisi kesehatan kita. Risiko tingkat keparahan dan kefatalan paparan virus Covid-19 termasuk tinggi, apalagi jika penderita sudah mempunyai penyakit komorbid yang berpotensi terjadi komplikasi. Baca Juga: Covid-19 Akan Menjadi Endemik, Apa Perbedaannya dengan Pandemi? Fakta menunjukkan tingkat kematian akibat Covid-19 di […]

    Lebih Tenang dan Terlindungi Berkat Asuransi Simedis dari Equity Life

    Sahabat Sehat, kondisi pandemi Covid-19 ini memberi kita pelajaran berharga akan pentingnya jaminan akan kondisi kesehatan kita. Risiko tingkat keparahan dan kefatalan paparan virus Covid-19 termasuk tinggi, apalagi jika penderita sudah mempunyai penyakit komorbid yang berpotensi terjadi komplikasi.

    asuransi simedis, asuransi kesehatan Prosehat

    Baca Juga: Covid-19 Akan Menjadi Endemik, Apa Perbedaannya dengan Pandemi?

    Fakta menunjukkan tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia tinggi. Berdasarkan laporan di laman covid-19.go.id (15/3), persentase kematian di Indonesia mencapai 2,7% per 14 Maret 2021. Ini artinya, sudah 38.000 lebih penduduk Indonesia meninggal dunia dari total kasus yang mencapai 1,4 juta lebih.

    Jika dibandingkan presentasenya dengan tingkat rata-rata kasus kematian secara global, tingkat kematian akibat di Indonesia lebih tinggi. Menuru laporan dari World Health Organization (WHO) di hari yang sama, tingkat kematian di dunia mencapai 2,6 juta dari 119,2 juta total kasus. Sehingga, persentasenya lebih rendah dari Indonesia yaitu 2,2%.

    Kombinasi Pencegahan dan Perlindungan

    Ancaman tingkat kematian yang tinggi tersebut tentunya meresahkan kita. Dari fakta yang menguatirkan tersebut, langkah ideal yang bisa kita pilih adalah dengan mengombinasikan antara pencegahan terhadap infeksi virus Corona dan tak kalah penting, perlindungan serta jaminan yang pasti terhadap potensi tertular penyakit yang sangat mengancam tersebut.

    Kombinasi antara upaya pencegahan dengan menerapkan 5M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Membatasi mobilitas, dan Menjauhi kerumunan) dengan dengan membekali diri dengan jaminan dari asuransi terpercaya menjadi kombinasi ideal yang akan memberi keamanan dan kenyamanan.

    Untuk memberi manfaat tersebut bagi para Sahabat Sehat, Prosehat bekerja sama dengan Asuransi Medis (Simedis) dari Equity Life. Layanan perlindungan asuransi ini berlaku untuk setiap pembelian paket PCR Swab COVID-19 di semua kanal Prosehat.

    Tidak sebatas itu, Sahabat Sehat juga akan mendapatkan jaminan perlindungan finansial terhadap risiko meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan serta memberikan tambahan manfaat meninggal dunia dan santunan biaya perawatan harian Rumah Sakit akibat terinfeksi Virus COVID-19.

    Baca Juga: Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini Cara Klaimnya!

    Manfaat Maksimal dengan Biaya Minimal

    Siapapun tentu ingin mendapatkan manfaat maksimal dengan pengeluaran minimal, bukan? Anda tidak salah. Begitu pula dengan memanfaat perlindungan dari Simedis ini.

    Ada beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh. Secara garis besar, terdapat manfaat utama dan manfaat tambahan yang tersedia. Untuk manfaat utama, peserta Simedis mendapatkan jaminan jika meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan.

    Jika tertanggung meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan yang terjadi dalam masa asuransi (90 hari), penanggung akan membayarkan 100% klaim perlindungan.

    Sebagai catatan, jika tertanggung memiliki beberapa kepesertaan asuransi, maka maksimum manfaat meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan yang dibayarkan adalah sebesar Rp20.000.000 (dua puluh juta Rupiah).

    Manfaat utama yang kedua adalah jaminan jika tertanggung meninggal dunia akibat Covid-19. Jika tertanggung meninggal dunia karena secara pasti terinfeksi Virus COVID-19, Penanggung akan membayarkan tambahan Manfaat Meninggal Dunia sebesar 50% klaim perlindungan.

    Sebagai catatan, jika tertanggung memiliki beberapa tanda kepesertaan asuransi, maksimum tambahan manfaat meninggal dunia karena COVID-19 yang dibayarkan sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta Rupiah)

    Bagaimana dengan manfaat tambahannya? Tak kalah menarik, yaitu jika tertanggung menjalani perawatan di Rumah Sakit akibat terinfeksi Virus COVID-19 yang terjadi dalam masa asuransi, akan diberikan santunan biaya perawatan Rumah Sakit sebesar 1% per hari dari Manfaat Meninggal Dunia karena Penyakit atau Kecelakaan dengan maksimum 14 (empat belas) hari per Masa Kontrak Asuransi.

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Sebagai catatan, manfaat ini hanya diberikan 1 (satu) kali selama masa asuransi. Dan, jika Tertanggung memiliki beberapa tanda kepesertaan asuransi, maka maksimum santunan harian rawat inap yang dibayarkan sebesar Rp200.000 (dua ratus ribu Rupiah) per hari

    Segera manfaatkan layanan plus jaminan kesehatan yang bisa Anda peroleh dengan membeli paket pemeriksaan Covid-19 dari Prosehat. Promo kerjasama ini dapat dapat Anda nikmati selama satu tahun,  mulai dari 8 Maret 2021 hingga 7 Maret 2022.

    Anda pun dapat mendapatkan layanan ini secara mudah. Sahabat Sehat tinggal menanyakan paket ini kepada petugas kami baik secara langsung di klinik Prohsehat atau melalui layanan chat Asisten Kesehatan Maya 08111816800. Petugas Prosehat akan melayani dan mendata Anda sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

    Baca Juga: 8 Tips Memilih Asuransi yang Tepat di Tengah Pandemi

    Tidak ribet, kan? Yuk, makin lindungi diri dan keluarga Anda dengan layanan kesehatan komprehensif dari Prosehat, yang di dalamnya meliputi jaminan asuransi. Dalam kondisi yang seperti sekarang ini, apalagi yang Anda cari selain kesehatan serta rasa aman?

    Read More
  • Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa besarnya biaya perawatan pasien Covid-19 tidak main-main. Pada satu pasien Covid-19, biaya yang dikeluarkan dapat mencapai hingga ratusan juta rupiah. Mahalnya biaya perawatan pasien Covid-19 ini tergantung pada kebutuhan dan permintaan yang diperlukan selama masa pengobatan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi besaran biaya perawatan, misalnya berapa lama pasien dirawat inap, obat […]

    Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini Cara Klaimnya

    Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa besarnya biaya perawatan pasien Covid-19 tidak main-main. Pada satu pasien Covid-19, biaya yang dikeluarkan dapat mencapai hingga ratusan juta rupiah. Mahalnya biaya perawatan pasien Covid-19 ini tergantung pada kebutuhan dan permintaan yang diperlukan selama masa pengobatan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi besaran biaya perawatan, misalnya berapa lama pasien dirawat inap, obat dan multivitamin apa saja yang dikonsumsi, alat penunjang hidup apa saja yang dibutuhkan untuk membantu pengobatan, dan sebagainya.

    biaya perawatan covid-19, biaya pengobatan covid-19

    Baca Juga: Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik untuk Keluarga Tercinta!

    Rincian Biaya Perawatan Pasien Covid-19

    1. Pasien Suspek/Probable/Konfirmasi Tanpa Penyakit Komplikasi
    • ICU dan ventilator Rp 15,5 juta per hari
    • ICU non-ventilator Rp 12 juta per hari
    • Isolasi tekanan negatif dan ventilator Rp 10,5 juta per hari
    • Isolasi tekanan negatif non-ventilator Rp 7,5 juta per hari
    • Isolasi non-tekanan negatif dan ventilator Rp 10,5 juta per hari
    • Isolasi non-tekanan negatif non-ventilator Rp 7,5 juta per hari
    1. Pasien Suspek/Probable/Konfirmasi dengan Penyakit Komplikasi
    • ICU dan ventilator Rp 16,5 juta per hari
    • ICU non-ventilator Rp 12,5 juta per hari
    • Isolasi tekanan negatif dan ventilator Rp 14,5 juta per hari
    • Isolasi tekanan negatif non-ventilator Rp 9,5 juta per hari
    • Isolasi non tekanan negatif dan ventilator Rp 14,5 juta per hari
    • Isolasi non tekanan negatif non-ventilator Rp 9,5 juta per hari
    1. Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19
    • Perawatan jenazah Rp 550.000
    • Kantong jenazah Rp 100.000
    • Peti jenazah Rp 1,75 juta
    • Plastik erat Rp 260.000
    • Desinfektan jenazah Rp 100.000
    • Mobil jenazah Rp 500.000
    • Desinfektan mobil jenzah Rp 100.000

    Rincian di atas merupakan gambaran besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan perawatan jika terinfeksi Covid-19.

    Biaya Perawatan Covid-19 Gratis, Ditanggung Pemerintah

    Namun, Sahabat tidak perlu khawatir karena biaya perawatan tersebut ditaggung oleh pemerintah. Ketentuan ini berlaku di seluruh rumah sakit di Indonesia, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, termasuk rumah sakit rujukan atau yang bukan rumah sakit rujukan Covid-19.

    Baca Juga: Kenali dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah

    Dalam Undang-Undang Wabah Penyakit Menular, pemerintah wajib menanggung seluruh pembiayaan pengobatan masyarakat yang terinfeksi Covid-19.

    Pelayanan Kesehatan Apa Saja yang Dibiayai oleh Pemerintah?

    • Administrasi pelayanan
    • Fasilitas rawat inap (kamar dan fasilitas ruang gawat darurat, ruang perawatan intensif, dan ruang isolasi)
    • Jasa dokter
    • Bantuan di ruangan
    • Penggunaan ventilator
    • Cek laboratorium dan radiologi
    • Alat medis sekali pakai
    • Obat dan vitamin
    • Alat kesehatan dan APD
    • Fasilitas ambulans
    • Perawatan jenazah
    • Pelayanan kesehatan untuk indikasi medis

    Apa Saja Biaya yang Tidak Ditanggung Pemerintah?

    • Layanan khusus di atas standar perawatan Covid-19 yang diminta pasien dan keluarganya. Selisih biaya tersebut yang akan ditagih oleh pihak rumah sakit kepada pasien.
    • Pelayanan di luar tanggungan BPJS
    • Obat-obatan untuk pasien dengan gejala berat, seperti intravenous immunoglobulin therapyatau IVIG, toclizumab, plasma konvalesen.

    Hal yang Perlu Diketahui tentang Klaim Pembiayaan Rumah Sakit

    Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di Indonesia, terutama dalam pemberian pelayanan kesehatan yang sempurna bagi masyarakat, maka seluruh fasilitas pelayanan kesehatan perlu dilibatkan agar penanganan pasien Covid-19 berjalan optimal.

    1. Jenis rumah sakit

    Hanya rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging (PIE) tertentu dan rumah sakit lain yang mempunyai fasilitas administrasi dan pelayanan kesehatan rujukan pasien Covid-19 yang dapat melakukan klaim biaya pengobatan Covid-19, termasuk rumah sakit lapangan/darurat.

    1. Pelayanan yang dibiayai

    Pelayanan pengobatan dan perawatan yang dapat dibiayai oleh pemerintah, yaitu administrasi, fasilitas kamar dan ruang gawat darurat, ruang rawat intensif, ruang rawat inap, ruang isolasi, jasa dokter, tindakan di ruangan, penggunaan ventilator, cek laboratorium dan radiologi, bahan medis sekali pakai, alat kesehatan dan APD, ambulans, perawatan jenazah, dan pelayanan kesehatan indikasi medis lainnya.

    1. Kriteria untuk pasien rawat jalan
    • Pasien suspek dengan atau tanpa penyakit bawaan/penyakit penyerta, dapat melampirkan bukti cek laboratorium darah rutin dan x-ray foto thorax (ibu hamil dan pasien dengan kondisi medis tertentu seperti gangguan jiwa dan gaduh gelisah dapat pengecualian untuk bukti x-ray foto thorax dengan catatan membawa surat keterangan dari dokter penanggung jawab pasien atau DPJP).
    • Pasien konfirmasi Covid-19 dengan atau tanpa penyakit bawaan/penyakit penyerta, dapat memberikan bukti hasil cek laboratorium RT-PCR dari rumah sakit atau faskes lainnya.
    1. Kriteria pasien rawat inap
    • Pasien suspek usia 60 tahun ke atas tanpa penyakit penyerta, pasien berusia di bawah 60 tahun dengan penyakit penyerta, pasien ISPA berat/pneumonia berat yang butuh perawatan di rumah sakit dan tidak memiliki penyebab lain dari gambaran medis.
    • Pasien probable atau pasien dengan suspek ISPA berat atau terjadi gagal napas dikarenakan aveoli paru dipenuhi cairan/distres pernapasan akut atau meninggal dengan gambaran klinis ke arah Covid-19 dan belum ada hasil cek laboratorium RT-PCR.
    • Pasien konfirmasi
    1. Tanpa gejala dan tidak memiliki tempat untuk melakukan isolasi mandiri dengan menyerahkan surat keterangan dari kepala puskesmas.
    2. Tanpa gejala dan penyakit penyerta
    3. Dengan gejala ringan, sedang, berat/kritis
    4. Suspek/probable/konfirmasi co-insidens

    5. Bukti identitas

    • WNA: passport, KITAS, nomor indentitas United Nation High Commissiner for Refugees (UNHCR)
    • WNI: nomor induk kependudukan, kartu keluarga (KK), atau surat keterangan dari kelurahan
    • Orang terlantar: surat keterangan dari dinas sosial

    Jika semua identitas di atas tidak dapat dibuktikan, maka dapat menggunakan surat keterangan data pasien yang ditandatangani dan distempel oleh kepala dinas kesehatan setempat yang diajukan oleh rumah sakit.

    Cara Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19

    Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/238/2020 mengenai Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu untuk rumah sakit yang menyediakan layanan Covid-19 untuk mempermudah pembayaran biaya pasien yang dirawat akibat Covid-19

    1. Rumah sakit mengajukan klaim biaya secara kolektif ke Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dan ditembuskan ke BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat untuk verifikasi melalui email.
    2. Berkas klaim yang dapat diajukan ke rumah sakit adalah untuk pasien yang dirawat sejak 28 Januari 2020 dan dapat diajukan setiap 14 hari kerja.
    3. Berita Acara Verifikasi Pembayaran Klaim Tagihan Pelayanan akan dikeluarkan paling lambat 7 hari kerja sejak klaim diterima BPJS Kesehatan.
    4. Kemudian, Kementrian Kesehatan akan membayar biaya tersebut ke rumah sakit dalam waktu 3 hari kerja setelah Berita Acara Hasil Verifikasi diterima.

    Kendala Pengajuan Klaim Biaya Rumah Sakit

    • Belum adanya petunjuk teknis untuk mengklaim pembiayaan pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta.
    • Adanya perbedaan pandangan antara dokter penanggung jawab pasien dengan verifikator mengenai diagnosis komorbid atau penyakit penyerta, kriteria pulang dan kriteria akhir penjaminan.
    • Terapi tambahan seperti IVIG, plasma konvalesen, anti-interleukin, dan stem sel yang masih dalam tahap uji klinis dan tidak dapat di klaim Kemenkes.
    • Perawatan bagi bayi yang terlahir dari ibu yang terinfeksi Covid-19.
    • Terapi obat yang dapat ditanggung oleh BPJS.

    Kendala pada Fasilitas Kesehatan

    Permasalahan administrasi menjadi salah satu penyebab banyaknya tunggakan akibat klaim pelayanan kesehatan pasien Covid-19 yang belum dibayar pemerintah. Selain itu, adanya pengajuan klaim rumah sakit yang baru dilakukan pada akhir tahun 2020 sehingga pengajuan baru akan diproses pada awal tahun ini. Sedangkan anggaran untuk klaim rumah sakit juga diproses Kementrian Keuangan. Keterlambatan pada proses klaim inilah yang menjadi kendala.

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Besarnya biaya pengobatan dan perawatan Covid-19 yang begitu mahal, walaupun gratis tidak semua dapat ditanggung pemerintah. So, tidak ada salahnya sahabat jika mengantisipasi perlindungan dari sekarang. Caranya, Sahabat hanya perlu daftarkan diri dan keluarga melalui asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Asuransi ini juga dilengkapi dengan fasilitas tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Kemenkes Sebut Biaya Perawatan Pasien COVID-19 Mahal, Memangnya Berapa? [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5276740/kemenkes-sebut-biaya-perawatan-pasien-covid-19-mahal-memangnya-berapa
    2. 5 Hal yang Perlu Diketahui soal Klaim Biaya Pasien Covid-19 di Rumah Sakit [Internet] KOMPAS.com. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/07/25/093000665/5-hal-yang-perlu-diketahui-soal-klaim-biaya-pasien-covid-19-di-rumah-sakit
    3. RS Bisa Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19, Begini Teknisnya [Internet]. kemkes.go.id. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20200409/0733623/rs-klaim-biaya-perawatan-pasien-covid-19-begini-teknisnya/
    4. Ini Biaya Perawatan Pasien Covid-19 yang Ditanggung dan Tidak Ditanggung Pemerintah[Internet]. cermati.com. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://www.cermati.com/artikel/ini-biaya-perawatan-pasien-covid-19-yang-ditanggung-dan-tidak-ditanggung-pemerintah
    5. 4 Kendala Pengajuan Klaim Penanganan Corona Rumah Sakit pada BPJS Kesehatan [Internet]. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/uang/4-kendala-pengajuan-klaim-penanganan-corona-rumah-sakit-pada-bpjs-kesehatan.html?page=2
    Read More
Chat Dokter 24 Jam