Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ asuransi kesehatan”

  • Sahabat Sehat, kondisi pandemi Covid-19 ini memberi kita pelajaran berharga akan pentingnya jaminan akan kondisi kesehatan kita. Risiko tingkat keparahan dan kefatalan paparan virus Covid-19 termasuk tinggi, apalagi jika penderita sudah mempunyai penyakit komorbid yang berpotensi terjadi komplikasi. Baca Juga: Covid-19 Akan Menjadi Endemik, Apa Perbedaannya dengan Pandemi? Fakta menunjukkan tingkat kematian akibat Covid-19 di […]

    Lebih Tenang dan Terlindungi Berkat Asuransi Simedis dari Equity Life

    Sahabat Sehat, kondisi pandemi Covid-19 ini memberi kita pelajaran berharga akan pentingnya jaminan akan kondisi kesehatan kita. Risiko tingkat keparahan dan kefatalan paparan virus Covid-19 termasuk tinggi, apalagi jika penderita sudah mempunyai penyakit komorbid yang berpotensi terjadi komplikasi.

    asuransi simedis, asuransi kesehatan Prosehat

    Baca Juga: Covid-19 Akan Menjadi Endemik, Apa Perbedaannya dengan Pandemi?

    Fakta menunjukkan tingkat kematian akibat Covid-19 di Indonesia tinggi. Berdasarkan laporan di laman covid-19.go.id (15/3), persentase kematian di Indonesia mencapai 2,7% per 14 Maret 2021. Ini artinya, sudah 38.000 lebih penduduk Indonesia meninggal dunia dari total kasus yang mencapai 1,4 juta lebih.

    Jika dibandingkan presentasenya dengan tingkat rata-rata kasus kematian secara global, tingkat kematian akibat di Indonesia lebih tinggi. Menuru laporan dari World Health Organization (WHO) di hari yang sama, tingkat kematian di dunia mencapai 2,6 juta dari 119,2 juta total kasus. Sehingga, persentasenya lebih rendah dari Indonesia yaitu 2,2%.

    Kombinasi Pencegahan dan Perlindungan

    Ancaman tingkat kematian yang tinggi tersebut tentunya meresahkan kita. Dari fakta yang menguatirkan tersebut, langkah ideal yang bisa kita pilih adalah dengan mengombinasikan antara pencegahan terhadap infeksi virus Corona dan tak kalah penting, perlindungan serta jaminan yang pasti terhadap potensi tertular penyakit yang sangat mengancam tersebut.

    Kombinasi antara upaya pencegahan dengan menerapkan 5M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Membatasi mobilitas, dan Menjauhi kerumunan) dengan dengan membekali diri dengan jaminan dari asuransi terpercaya menjadi kombinasi ideal yang akan memberi keamanan dan kenyamanan.

    Untuk memberi manfaat tersebut bagi para Sahabat Sehat, Prosehat bekerja sama dengan Asuransi Medis (Simedis) dari Equity Life. Layanan perlindungan asuransi ini berlaku untuk setiap pembelian paket PCR Swab COVID-19 di semua kanal Prosehat.

    Tidak sebatas itu, Sahabat Sehat juga akan mendapatkan jaminan perlindungan finansial terhadap risiko meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan serta memberikan tambahan manfaat meninggal dunia dan santunan biaya perawatan harian Rumah Sakit akibat terinfeksi Virus COVID-19.

    Baca Juga: Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini Cara Klaimnya!

    Manfaat Maksimal dengan Biaya Minimal

    Siapapun tentu ingin mendapatkan manfaat maksimal dengan pengeluaran minimal, bukan? Anda tidak salah. Begitu pula dengan memanfaat perlindungan dari Simedis ini.

    Ada beberapa manfaat yang bisa Anda peroleh. Secara garis besar, terdapat manfaat utama dan manfaat tambahan yang tersedia. Untuk manfaat utama, peserta Simedis mendapatkan jaminan jika meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan.

    Jika tertanggung meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan yang terjadi dalam masa asuransi (90 hari), penanggung akan membayarkan 100% klaim perlindungan.

    Sebagai catatan, jika tertanggung memiliki beberapa kepesertaan asuransi, maka maksimum manfaat meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan yang dibayarkan adalah sebesar Rp20.000.000 (dua puluh juta Rupiah).

    Manfaat utama yang kedua adalah jaminan jika tertanggung meninggal dunia akibat Covid-19. Jika tertanggung meninggal dunia karena secara pasti terinfeksi Virus COVID-19, Penanggung akan membayarkan tambahan Manfaat Meninggal Dunia sebesar 50% klaim perlindungan.

    Sebagai catatan, jika tertanggung memiliki beberapa tanda kepesertaan asuransi, maksimum tambahan manfaat meninggal dunia karena COVID-19 yang dibayarkan sebesar Rp10.000.000 (sepuluh juta Rupiah)

    Bagaimana dengan manfaat tambahannya? Tak kalah menarik, yaitu jika tertanggung menjalani perawatan di Rumah Sakit akibat terinfeksi Virus COVID-19 yang terjadi dalam masa asuransi, akan diberikan santunan biaya perawatan Rumah Sakit sebesar 1% per hari dari Manfaat Meninggal Dunia karena Penyakit atau Kecelakaan dengan maksimum 14 (empat belas) hari per Masa Kontrak Asuransi.

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Sebagai catatan, manfaat ini hanya diberikan 1 (satu) kali selama masa asuransi. Dan, jika Tertanggung memiliki beberapa tanda kepesertaan asuransi, maka maksimum santunan harian rawat inap yang dibayarkan sebesar Rp200.000 (dua ratus ribu Rupiah) per hari

    Segera manfaatkan layanan plus jaminan kesehatan yang bisa Anda peroleh dengan membeli paket pemeriksaan Covid-19 dari Prosehat. Promo kerjasama ini dapat dapat Anda nikmati selama satu tahun,  mulai dari 8 Maret 2021 hingga 7 Maret 2022.

    Anda pun dapat mendapatkan layanan ini secara mudah. Sahabat Sehat tinggal menanyakan paket ini kepada petugas kami baik secara langsung di klinik Prohsehat atau melalui layanan chat Asisten Kesehatan Maya 08111816800. Petugas Prosehat akan melayani dan mendata Anda sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

    Baca Juga: 8 Tips Memilih Asuransi yang Tepat di Tengah Pandemi

    Tidak ribet, kan? Yuk, makin lindungi diri dan keluarga Anda dengan layanan kesehatan komprehensif dari Prosehat, yang di dalamnya meliputi jaminan asuransi. Dalam kondisi yang seperti sekarang ini, apalagi yang Anda cari selain kesehatan serta rasa aman?

    Read More
  • Masa pandemi Covid-19 sampai saat ini belum juga berakhir, akibatnya penularan dan jumlah kasus terinfeksi virus Covid-19 di Indonesia semakin banyak dan meluas. Sebagai upaya pencegahan yang dapat masyarakat lakukan selain menjaga kebersihan dan melakukan gaya hidup sehat, masyarakat perlu juga untuk mulai meningkatkan perlindungan kesehatannya. Pasalnya, setiap orang memiliki risiko terpapar virus corona ketika […]

    8 Tips Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat di Tengah Pandemi

    Masa pandemi Covid-19 sampai saat ini belum juga berakhir, akibatnya penularan dan jumlah kasus terinfeksi virus Covid-19 di Indonesia semakin banyak dan meluas.

    Sebagai upaya pencegahan yang dapat masyarakat lakukan selain menjaga kebersihan dan melakukan gaya hidup sehat, masyarakat perlu juga untuk mulai meningkatkan perlindungan kesehatannya.

    memilih asuransi kesehatan, tips memilih asuransi kesehatan

    Pasalnya, setiap orang memiliki risiko terpapar virus corona ketika melakukan aktivitas sehari-hari, sehingga masyarakat perlu memiliki proteksi dini dengan menggunakan produk asuransi.

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Demi ikut membantu memberi perlindungan dari Covid-19, saat ini telah banyak produk asuransi kesehatan dari pemerintah maupun swasta yang dapat memberi jaminan perlindungan dari wabah pandemi virus Covid-19 ini.

    Memiliki asuransi kesehatan di situasi seperti ini merupakan hal yang bijaksana karena paparan Covid-19 bisa terjadi kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja.

    Bergabung dengan dengan lembaga asuransi kesehatan juga dapat membantu kita untuk lebih terlindungi dan tidak begitu cemas dengan situasi sekarang ini.

    Mengutip dari laman agenasuransi.co.id, saat ini asuransi swasta masih sangat dibutuhkan di Indonesia karena produk asuransi swasta dapat bermanfaat untuk mendapatkan akses dari layanan langsung.

    Polis asuransi kesehatan juga dapat memberikan layanan yang lebih cepat dan nyaman untuk pasien, sehingga pasien akan lebih optimal dalam mendapatkan layanan kesehatan.

    Apabila Sahabat berminat untuk bergabung dengan asuransi kesehatan di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan dalam memilih asuransi kesehatan, di antaranya:

    1. Ikut Asuransi Ketika Masih Sehat

    Jangan menunda-nunda untuk ikut polis asuransi ketika masih sehat. Kita harus sedini mungkin menyadari bahwa memiliki asuransi sangat penting dalam memberi perlindungan biaya kesehatan yang maksimal jika terjadi suatu musibah.

    Sehingga apabila Sahabat terinfeksi Covid-19, semua biaya pengobatan akan terjamin oleh asuransi kesehatan yang Anda miliki. Jangan sampai menyesal dikemudian hari karena Sahabat baru mengambil asuransi ketika sakit, karena akan merugi dan pengajuan klaim juga akan ditolak.

    2. Pahami Kebutuhan Sahabat dan Keluarga

    Sama halnya dengan masa pandemi seperti saat ini, alangkah baiknya jika Sahabat membeli produk asuransi kesehatan berdasarkan dengan kebutuhan bukan karena keinginan. Dengan memahami kebutuhan Anda dan keluarga, tentunya akan lebih mempermudah Sahabat dalam menemukan pilihan produk asuransi yang tepat ditengah masa pandemi seperti ini.

    Dengan begitu, Sahabat dapat mendapatkan manfaat optimal dari polis asuransi tersebut. Namun tetap perhatikan riwayat kesehatan anggota keluarga, apakah memiliki riwayat penyakit kritis atau tidak. Hal ini bertujuan untuk menentukan apa saja fasilitas dan jaminan perlindungan yang Anda butuhkan dari asuransi kesehatan

    3. Perhatikan Polis Asuransi dengan Teliti dan Detail

    Kebanyakan orang seringkali melewatkan membaca polis, padahal berdasarkan polis tersebut kita dapat mengetahui apa saja hak dan kewajiban kita sebagai nasabah.

    Dengan membaca secara detail, Sahabat akan tahu fasilitas apa saja yang akan diterima dari polis asuransi tersebut, seperti menjamin biaya pengobatan Covid-19 atau tidak. Jadi, sebaiknya Sahabat memilih asuransi kesehatan yang dapat memberi proteksi terhadap infeksi Covid-19 di tengah pandemi yang semakin meluas ini.

    4. Buat Perbandingan

    Saat ini, dengan banyaknya perusahaan yang menawarkan produk asuransi kesehatan, tentunya Anda memiliki bermacam pilihan yang dapat dipertimbangkan.

    Baca Juga: Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini Cara Klaimnya

    Di era new normal ini, Sahabat secara tidak langsung diharuskan untuk memilih produk asuransi kesehatan terbaik. Caranya mudah, Sahabat cukup membuat daftar perbandingan produk asuransi kesehatan antara yang satu dengan yang lainnya.

    Tujuannya tentu saja agar Sahabar dapat dengan mudah membandingkan masing-masing produk asuransi yang ditawarkan secara lebih jelas, sehingga Sahabat dapat menemukan produk asuransi kesehatan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

    5. Mencari Tahu Kredibilitas Perusahaan Asuransi

    Tips selanjutnya dalam memilih asuransi kesehatan di tengah pandemi adalah dengan mempelajari kredibilitas perusahaan asuransi tersebut terlebih dahulu sebelum mangambil keputusan.

    Hal ini wajib Sahabat lakukan agar terhindar dari segala kerugian yang mungkin saja terjadi di kemudian hari. Oleh sebab itu, pastikan Sahabat dapat memilih produk asuransi kesehatan dengan kredibilitas dan track record yang baik.

    6. Memilih Produk Asuransi Kesehatan dengan Jaringan Rumah Sakit yang Luas

    Memastikan suatu produk asuransi kesehatan dapat berlaku pada jaringan rumah sakit yang luas juga dapat memberi keuntungan yang optimal bagi kebutuhan Sahabat.

    Jadi, jangan sampai tertipu dalam memilih asuransi kesehatan yang menawarkan banyak perlindungan penyakit, namun ternyata jaringan rumah sakitnya dalam lingkup yang terbatas

    7. Fleksibel dalam Menentukan Premi dan Manfaat

    Tips berikutnya dalam memilih asuransi kesehatan adalah dengan mengamati fleksibilitas yang ditawakan. Pilih produk asuransi kesehatan yang memberi Anda peluang untuk dapat mengubah premi atau manfaat secara fleksibel. Hal ini guna memudahkan Sahabar untuk menyesuaikan rencana keuangan di masa yang akan datang.

    8. Proses Klaim yang Mudah

    Tips yang terakhir adalah amatilah sistem pembayaran klaimnya. Produk asuransi kesehatan yang baik bukan hanya memberikan perlndungan bagi resiko penyakit, tetapi juga mempermudah proses klaim agar bisa merealisasikan manfaat dari perlindungan dengan cepat.

    Prosedur klaim yang sederhana dan tidak bertele-tele dapat menghemat waktu dan mengurangi beban pikiran Anda jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

    Mulailah sayangi dan lindungi diri Sahabat dan keluarga dari infeksi Covid-19. Jangan menganggap remeh virus corona ini, karena infeksi ini tidak hanya menganggu kesehatan tetapi juga dapat menyebabkan kematian.

    Selalu jaga kebersihan diri Anda, lakukan pola hidup sehat dan tetap selalu patuhi protokol kesehatan. Selain itu, Sahabat  dapat memberi perlindungan diri dengan menggunakan produk asuransi kesehatan yang terpercaya.

    Demikian informasi mengenai beberapa tips dalam memilih asuransi kesehatan di tengah pandemi yang dapat sahabat jadi acuan dalam membeli prosuk asuransi kesehatan.

    Baca Juga: Bikin Salah Paham! Berikut 10 Penyakit yang Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan

    Melihat dari banyaknya keuntungan yang akan Sahabat dapatkan, seperti pemeriksaan Covid-19 dan vaksinasi Covid-19, yuk mulai daftarkan diri dan keluarga melalui asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Mediatama, G., 2021. Tips memilih produk asuransi yang beri perlindungan risiko Covid-19 – Page 1. [online] kontan.co.id. Available at: <https://keuangan.kontan.co.id/news/tips-memilih-produk-asuransi-yang-beri-perlindungan-risiko-covid-19?page=1> [Accessed 10 March 2021].
    2. com. 2021. Tips Pilih Asuransi Covid-19, Perhatikan Tiga Hal Penting Ini! | Finansial – Bisnis.com. [online] Available at: <https://finansial.bisnis.com/read/20201013/55/1304614/tips-pilih-asuransi-covid-19-perhatikan-tiga-hal-penting-ini> [Accessed 10 March 2021].
    3. com. 2021. Tips Memilih Asuransi di Masa Pandemi Covid-19. [online] Available at: <https://www.beritasatu.com/kesehatan/695961/tips-memilih-asuransi-di-masa-pandemi-covid19> [Accessed 10 March 2021].
    4. co.id. 2021. [online] Available at: <https://www.zurich.co.id/id-id/blog/articles/2020/11/tips-memilih-asuransi-kesehatan-yang-tepat-di-tengah-pandemi> [Accessed 10 March 2021].

     

     

    Read More
  • Asuransi kesehatan sebenarnya sangat diperlukan oleh kita. Dengan mendaftarkan diri pada suatu produk asuransi kesehatan, kita akan mendapatkan perlindungan dini dari risiko yang berhubungan dengan kesehatan apabila terjadi suatu musibah di kemudian hari. Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi Asuransi kesehatan dapat membantu kita bila mengalami sakit dan harus dirawat inap, […]

    Bikin Salah Paham! Berikut 10 Jenis Penyakit yang Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan

    Asuransi kesehatan sebenarnya sangat diperlukan oleh kita. Dengan mendaftarkan diri pada suatu produk asuransi kesehatan, kita akan mendapatkan perlindungan dini dari risiko yang berhubungan dengan kesehatan apabila terjadi suatu musibah di kemudian hari.

    penyakit yang tidak ditanggung asuransi kesehatan

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Asuransi kesehatan dapat membantu kita bila mengalami sakit dan harus dirawat inap, dengan memberikan dana darurat untuk menjamin biaya rawat inap tersebut.

    Karena mahalnya biaya kesehatan dari waktu ke waktu maka dengan memiliki asuransi kesehatan setidaknya kita mempunyai dana darurat sebagai pegangan. Asuransi kesehatan juga memberikan jaminan yang bermacam-macam, misalnya seperti biaya rawat inap, rawat jalan, obat-obatan, tes laboratorium, hingga tindakan medis lainnya.

    Meskipun asuansi kesehatan menawarkan jaminan seperti yang tertera diatas,  sebenarnya tidak semua penyakit dapat dilindungi oleh asuransi kesehatan. Biasanya penyakit yang dikecualikan atau di luar tanggung jawab asuransi adalah penyakit yang bersifat kritis, bawaan, atau penyakit yang sudah diderita sebelum bergabung dengan asuransi kesehatan.

    Penyakit yang Tidak Ditanggung Asuransi Kesehatan

    Manfaat dari asuransi kesehatan pada dasarnya memang memberi perlindungan dan pelayanan kesehatan bagi anggotanya. Namun bukan berarti semua penyakit dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi tersebut.

    Untuk itu, sebaiknya Sahabat memilih produk asuransi kesehatan yang sesuai dan dianjurkan untuk mengambil manfaat tambahan meskipun harus membayar premi lebih. Untuk lebih jelasnya, simak daftar penyakit berikut ini yang tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan.

    1. Penyakit Bawaan

    Penyakit pertama yang tidak dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan adalah penyakit bawaan, yaitu penyakit yang telah diderita tertanggung akibat penyakit keturunan, cacat tubuh atau kelainan yang dialami tubuh sejak lama. Misalnya seperti asma, hernia, sakit mental, berkebutuhan khusus, dan sebagainya.

    Meskipun jika ada asuransi kesehatan yang dapat menanggung biaya perawatan penyakit bawaan, biasanya asuransi ini mempunyai masa tunggu. Sehingga, tertanggung setidaknya harus menunggu selama dua tahun sebelum bisa mengajukan klaim untuk penyakit bawaan.

    2. Penyakit Langka

    Perusahaan asuransi pada dasarnya tidak menjamin penyakit langka untuk diberi jaminan, seperti yang kasusnya sangat jarang ditemukan di dunia.

    Misalnya seperti kelainan otot, ataupun penyakit genetik yang diderita sejak lahir, penyakit neurologis yang menyebabkan terganggunya perkembangan otak bayi, penyakit radang yang mengkabitkan komplikasi pada jantung, dan sebagainya.

    3. Penyakit Kritis

    Penyakit selanjutnya yang tidak dijamin asuransi ialah penyakit kritis yang mematikan. Hal ini dikarenakan biaya perawatan untuk penyakit kritis sangat mahal dan harus melakukan tindakan secara intensif. Adapun jenis-jenis penyakit kritis yang tidak ditanggung perusahaan asuransi kesehatan misalnya gagal ginjal, paru-paru, kanker, penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya.

    Baca Juga: Cara Penderita Penyakit Ginjal Menghadapi Covid-19

    Meskipun begitu, ada pula beberapa perusahaan asuransi kesehatan yang dapat menanggung penyakit-penyakit tersebut. Untuk itu, Sahabat sangat dianjurkan untuk memilih perusahaan asuransi kesehatan yang khusus menanggung penyakit kritis.

    Sehingga Sahabat akan mendapatkan manfaat dari pengobatan penyakit-penyakit mematikan tersebut hingga disediakan santunan yang lebih besar dibandingkan dengan santunan penyakit kritis yang ada di asuransi kesehatan pada umumnya.

    4. Penyakit Kritis Stadium Awal

    Meskipun beberapa perusahaan asuransi kesehatan ada yang memasukan penyakit kritis, namun hanya penyakit kritis stadium akhir yang dapat ditanggung biaya pengobatannya.

    Sedangkan penyakit kritis pada tahap stadium awal tidak dapat di-cover oleh asuransi kesehatan. Untuk menghindari kesalahpahaman maupun kerugian, Sahabat harus memahami setiap detail manfaat dan ketentuan yang tertulis dalam polis asuransi. Jadi, jangan sampai terkecoh di kemudian hari.

    5. Penyakit Psikologis

    Sama halnya dengan penyakit yang disebutkan diatas, penyakit terkait gangguan psikologis juga termasuk dalam daftar penyakit yang tidak ditanggung asuransi kesehatan. Sehingga calon nasabah yang menginginkan adanya perlindungan untuk penyakit psikologis disarankan untuk cermat dalam memilih produk asuransi kesehatan yang memang menjamin biaya pengobatan penyakit psikologis.

    Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

    6. Penyakit yang Disebabkan Wabah atau Bencana

    Penyakit akibat wabah atau bencana tidak dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan karena penyakit seperti ini dapat menyebar dengan cepat dibeberapa daerah, terutama di daerah dengan lingkungan yang padat penduduk. Sehingga jumlah penderitanya sangat banyak dan akan menyulitkan atau merugikan perusahaan asuransi kesehatan yang menanggung.

    Beberapa contoh penyakit wabah atau bencana yang sering ditemui misalnya seperti ebola, kolera, polio, flu burung, malaria, dan sebagainya. Seperti yang terjadi pada saat ini, dunia sedang digemparkan oleh pandemi virus corona. Hanya beberapa perusahaan asuransi yang kini sudah mulai menawarkan perlindungan kepada penderita Covid-19, meskipun penyakit ini merupakan penyakit wabah.

    7. Penyakit yang Diderita Sebelum Memiliki Asuransi (Pre-exiting Condition)

    Pada kasus seperti ini, ada baiknya Sahabat melakukan medical check-up terlebih dahulu sebelum membeli asuransi kesehatan. Sehingga apabila Sahabar telah menderita penyakit tertentu sebelum mendaftar asuransi, penyakit itu akan dimasukkan ke daftar penyakit yang tidak ditanggung oleh asuransi.

    Meskipun demikian, masih ada pula beberapa produk asuransi yang tidak mengharuskan calon nasabahnya untuk pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan sebelum bergabung. Semua ketentuan tergantung pada ketelitian Anda saat mengajukan polis asuransi.

    8. Pengecekan dan Perawatan Kehamilan

    Segala jenis perawatan sebelum hingga setelah kehamilan yang berkaitan dengan keluhan kandungan, termasuk biaya melahirkan, biasanya tidak dapat dijamin oleh asuransi kesehatan.

    Sama halnya dengan perawatan anak pasca-kelahiran, misalnya seperti imunisasi bayi atau pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi pasca kelahiran, yang tidak termasuk dalam tanggungan asuransi.

    Produk Terkait: Ibu Hamil dan Menyusui

    Hal ini dikarekan melahirkan bukanlah sebuah penyakit, melainkan suatu kondisi yang lazim dan lumrah dialami oleh seorang wanita, yang dapat dicegah dan direncanakan.

    9. HIV/AIDS

    Penderita HIV/AIDS memiliki imunitas tubuh yang sangat lemah, sehingga sangat mudah sekali terserang penyakit. Oleh sebab itu, perusahaan asuransi pada umumnya tidak memasukkan HIV/AIDS dalam daftar penyakit yang dapat ditanggung oleh asuransi.

    Selain itu, HIV/AIDS juga dianggap sebagai penyakit yang diakibatkan oleh faktor kesengajaan dari penyalahgunaan narkoba maupun akibat prilaku seks bebas.

    10. Penyakit yang Dikecualikan

    Terakhir, penyakit  yang tidak ditanggung asuransi kesehatan adalah penyakit yang sejak awal memang telah dikecualikan oleh pihak asuransi kesehatan. Misalnya seperti transplantasi organ, cuci darah, biaya perawatan diet, pemeriksaan gigi berkala, biaya pengobatan alternatif, dan sebagainya.

    Setiap asuransi kesehatan memang memiliki ketentuan tersendiri pada polis asuransinya yang tentu saja berbeda-beda satu dengan yang lainnya, demikian pula dengan daftar penyakit yang dapat ditanggung oleh asuransi kesehatan.

    Baca Juga: Kenali dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah

    Oleh sebab itu, sahabat perlu pelajari lagi dengan teliti manfaat dari polis yang ditawarkan sebelum memutuskan untuk membeli asuransi.

    Jadi, yuk, jangan ada lagi keraguan dan segera daftarkan diri Sahabat dan keluarga pada asuransi kesehatan yang disediakan oleh Prosehat, karena dengan bergabung, Sahabar akan mendapatkan manfaat dan fasilitas lebih berupa pemeriksaan Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. co.id. 2021. Agar Tak Salah Paham, Kenali Jenis-jenis Penyakit yang Umumnya Tidak Dilindungi Asuransi Kesehatan | Asuransi Kesehatan dan Jiwa Cigna Indonesia. [online] Available at: <https://www.cigna.co.id/health-wellness/penyakit-yang-umumnya-tidak-dilindungi-asuransi-kesehatan> [Accessed 11 March 2021].
    2. Utama, H. and Kesehatan, D., 2021. Daftar Penyakit yang Tidak Dicover Asuransi Kesehatan. [online] @CekAja. Available at: <https://www.cekaja.com/info/penyakit-yang-tidak-dicover-asuransi> [Accessed 11 March 2021].
    3. Generali Indonesia. 2021. Penyakit Yang Tidak Dicover Asuransi yang Perlu Diketahui untuk Memaksimalkan Manfaat Asuransi Kesehatan Kamu. [online] Available at: <https://www.generali.co.id/id/healthyliving/detail/410/penyakit-yang-tidak-dicover-asuransi-yang-perlu-diketahui-untuk-memaksimalkan-manfaat-asuransi-kesehatan-kamu> [Accessed 11 March 2021].
    4. Perdana, F., 2021. 5 Penyakit yang Biasanya Tidak Dibiayai Asuransi, Cobalah dengan BPJS. [online] POPMAMA.com. Available at: <https://www.popmama.com/life/health/fajar-perdana/penyakit-yang-tidak-dibiayai-asuransi-cobalah-dengan-bpjs/5> [Accessed 11 March 2021].

     

     

    Read More
  • Presiden Jokowi resmi menunjuk Direksi BPJS Kesejahatan Periode 2021-2026 pada Jumat, 19 Februari 2021 lalu di Jakarta. Selain direksi, Jokowi juga menunjuk Dewan Pengawas untuk lembaga pemerintah yang bertanggung jawab pada proteksi kesehatan seluruh warga negara Indonesia tersebut. Penunjukkan ini berdasarkan Keppres Nomor 37/P 2021. Baca Juga: Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini […]

    Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan 2021-2026 Resmi Ditunjuk Jokowi, Berikut Susunan Lengkapnya!

    Presiden Jokowi resmi menunjuk Direksi BPJS Kesejahatan Periode 2021-2026 pada Jumat, 19 Februari 2021 lalu di Jakarta. Selain direksi, Jokowi juga menunjuk Dewan Pengawas untuk lembaga pemerintah yang bertanggung jawab pada proteksi kesehatan seluruh warga negara Indonesia tersebut. Penunjukkan ini berdasarkan Keppres Nomor 37/P 2021.

    Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan 2021-2026

    Baca Juga: Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini Cara Klaimnya!

    Adapun yang ditunjuk sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan adalah Ali Ghufran Mukti sedangkan untuk Ketua Dewan Pengawas adalah Arif Yurianto, sosok yang begitu terkenal di awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia karena bertugas sebagai juru bicara Satgas Covid-19.

    Ali Ghufran Mukti sendiri adalah Wakil Menteri Kesehatan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam bekerja sebagai dirut nantinya ia didampingi 7 direktur lainnya sedangkan Arif Yurianto yang menjadi Ketua Dewan Pengawas merupakan unsur pemerintah dari Kementerian Kesehatan. Dalam bekerja ia didampingi oleh 6 anggota.

    Direksi dan Dewan Pengawas Periode 2021-2026 menurut rencana akan dilantik oleh Presiden Jokowi pada Senin, 22 Februari 2021. Berikut ini adalah susunan direksi dan dewan pengawas yang baru berdasarkan Keppres:

    Direksi

    Direktur Utama : Ali Ghufron Mukti
    Direktur : Andi Afdal
    Arief Witjaksono Juwono Putro
    David Bangun
    Edwin Aristiawan
    Lily Kresnowati
    Mahlil Ruby
    Mundiharno

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Dewan Pengawas

    Ketua : Achmad Yurianto (Unsur Pemerintah)
    Anggota : Regina Maria Wiweng Handayani (Unsur Pemerintah)
    Indra Yana (Unsur Pekerja)
    Siruaya Utamawan (Unsur Pekerja)
    Iftida Yasar (Unsur Pemberi Pekerja)
    Inda Deryanne Hasman (Unsur Pemberi Pekerja)
    Ibnu Naser Arrohimi (Unsur Tokoh Masyarakat)

    Baca Juga: Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik untuk Keluarga Tercinta

    Itulah Sahabat Sehat mengenai penunjukan Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan 2021-2026 oleh Presiden Jokowi. Semoga penunjukan ini membuat layanan proteksi kesehatan untuk masyarakat dapat berjalan lancar terutama di masa pandemi Covid-19. Mengenai proteksi kesehatan sendiri, Sahabat juga dapat memanfaatkan layanan asuransi kesehatan dari Prosehat. Layanan ini juga dilengkapi dengan tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Budiman A. Lewat Kepres Jokowi Tunjuk Direksi Baru BPJS Kesehatan, Ini Daftar Lengkapnya [Internet]. Tempo. 2021 [cited 22 February 2021]. Available from: https://nasional.tempo.co/read/1434725/lewat-kepres-jokowi-tunjuk-direksi-baru-bpjs-kesehatan-ini-daftar-lengkapnya/full&view=ok
    2. Direksi BPJS Kesehatan 2021, Jokowi Terbitkan Keppres 37/P 2021 | Finansial – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2021 [cited 22 February 2021]. Available from: https://finansial.bisnis.com/read/20210220/215/1358634/direksi-bpjs-kesehatan-2021-jokowi-terbitkan-keppres-37p-2021
    Read More
  • Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa besarnya biaya perawatan pasien Covid-19 tidak main-main. Pada satu pasien Covid-19, biaya yang dikeluarkan dapat mencapai hingga ratusan juta rupiah. Mahalnya biaya perawatan pasien Covid-19 ini tergantung pada kebutuhan dan permintaan yang diperlukan selama masa pengobatan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi besaran biaya perawatan, misalnya berapa lama pasien dirawat inap, obat […]

    Gratis! Mahalnya Biaya Perawatan Covid-19 Ditanggung Pemerintah, Begini Cara Klaimnya

    Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa besarnya biaya perawatan pasien Covid-19 tidak main-main. Pada satu pasien Covid-19, biaya yang dikeluarkan dapat mencapai hingga ratusan juta rupiah. Mahalnya biaya perawatan pasien Covid-19 ini tergantung pada kebutuhan dan permintaan yang diperlukan selama masa pengobatan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi besaran biaya perawatan, misalnya berapa lama pasien dirawat inap, obat dan multivitamin apa saja yang dikonsumsi, alat penunjang hidup apa saja yang dibutuhkan untuk membantu pengobatan, dan sebagainya.

    biaya perawatan covid-19, biaya pengobatan covid-19

    Baca Juga: Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik untuk Keluarga Tercinta!

    Rincian Biaya Perawatan Pasien Covid-19

    1. Pasien Suspek/Probable/Konfirmasi Tanpa Penyakit Komplikasi
    • ICU dan ventilator Rp 15,5 juta per hari
    • ICU non-ventilator Rp 12 juta per hari
    • Isolasi tekanan negatif dan ventilator Rp 10,5 juta per hari
    • Isolasi tekanan negatif non-ventilator Rp 7,5 juta per hari
    • Isolasi non-tekanan negatif dan ventilator Rp 10,5 juta per hari
    • Isolasi non-tekanan negatif non-ventilator Rp 7,5 juta per hari
    1. Pasien Suspek/Probable/Konfirmasi dengan Penyakit Komplikasi
    • ICU dan ventilator Rp 16,5 juta per hari
    • ICU non-ventilator Rp 12,5 juta per hari
    • Isolasi tekanan negatif dan ventilator Rp 14,5 juta per hari
    • Isolasi tekanan negatif non-ventilator Rp 9,5 juta per hari
    • Isolasi non tekanan negatif dan ventilator Rp 14,5 juta per hari
    • Isolasi non tekanan negatif non-ventilator Rp 9,5 juta per hari
    1. Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19
    • Perawatan jenazah Rp 550.000
    • Kantong jenazah Rp 100.000
    • Peti jenazah Rp 1,75 juta
    • Plastik erat Rp 260.000
    • Desinfektan jenazah Rp 100.000
    • Mobil jenazah Rp 500.000
    • Desinfektan mobil jenzah Rp 100.000

    Rincian di atas merupakan gambaran besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan perawatan jika terinfeksi Covid-19.

    Biaya Perawatan Covid-19 Gratis, Ditanggung Pemerintah

    Namun, Sahabat tidak perlu khawatir karena biaya perawatan tersebut ditaggung oleh pemerintah. Ketentuan ini berlaku di seluruh rumah sakit di Indonesia, baik rumah sakit pemerintah maupun swasta, termasuk rumah sakit rujukan atau yang bukan rumah sakit rujukan Covid-19.

    Baca Juga: Kenali dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah

    Dalam Undang-Undang Wabah Penyakit Menular, pemerintah wajib menanggung seluruh pembiayaan pengobatan masyarakat yang terinfeksi Covid-19.

    Pelayanan Kesehatan Apa Saja yang Dibiayai oleh Pemerintah?

    • Administrasi pelayanan
    • Fasilitas rawat inap (kamar dan fasilitas ruang gawat darurat, ruang perawatan intensif, dan ruang isolasi)
    • Jasa dokter
    • Bantuan di ruangan
    • Penggunaan ventilator
    • Cek laboratorium dan radiologi
    • Alat medis sekali pakai
    • Obat dan vitamin
    • Alat kesehatan dan APD
    • Fasilitas ambulans
    • Perawatan jenazah
    • Pelayanan kesehatan untuk indikasi medis

    Apa Saja Biaya yang Tidak Ditanggung Pemerintah?

    • Layanan khusus di atas standar perawatan Covid-19 yang diminta pasien dan keluarganya. Selisih biaya tersebut yang akan ditagih oleh pihak rumah sakit kepada pasien.
    • Pelayanan di luar tanggungan BPJS
    • Obat-obatan untuk pasien dengan gejala berat, seperti intravenous immunoglobulin therapyatau IVIG, toclizumab, plasma konvalesen.

    Hal yang Perlu Diketahui tentang Klaim Pembiayaan Rumah Sakit

    Untuk mengantisipasi penularan Covid-19 di Indonesia, terutama dalam pemberian pelayanan kesehatan yang sempurna bagi masyarakat, maka seluruh fasilitas pelayanan kesehatan perlu dilibatkan agar penanganan pasien Covid-19 berjalan optimal.

    1. Jenis rumah sakit

    Hanya rumah sakit rujukan penanggulangan penyakit infeksi emerging (PIE) tertentu dan rumah sakit lain yang mempunyai fasilitas administrasi dan pelayanan kesehatan rujukan pasien Covid-19 yang dapat melakukan klaim biaya pengobatan Covid-19, termasuk rumah sakit lapangan/darurat.

    1. Pelayanan yang dibiayai

    Pelayanan pengobatan dan perawatan yang dapat dibiayai oleh pemerintah, yaitu administrasi, fasilitas kamar dan ruang gawat darurat, ruang rawat intensif, ruang rawat inap, ruang isolasi, jasa dokter, tindakan di ruangan, penggunaan ventilator, cek laboratorium dan radiologi, bahan medis sekali pakai, alat kesehatan dan APD, ambulans, perawatan jenazah, dan pelayanan kesehatan indikasi medis lainnya.

    1. Kriteria untuk pasien rawat jalan
    • Pasien suspek dengan atau tanpa penyakit bawaan/penyakit penyerta, dapat melampirkan bukti cek laboratorium darah rutin dan x-ray foto thorax (ibu hamil dan pasien dengan kondisi medis tertentu seperti gangguan jiwa dan gaduh gelisah dapat pengecualian untuk bukti x-ray foto thorax dengan catatan membawa surat keterangan dari dokter penanggung jawab pasien atau DPJP).
    • Pasien konfirmasi Covid-19 dengan atau tanpa penyakit bawaan/penyakit penyerta, dapat memberikan bukti hasil cek laboratorium RT-PCR dari rumah sakit atau faskes lainnya.
    1. Kriteria pasien rawat inap
    • Pasien suspek usia 60 tahun ke atas tanpa penyakit penyerta, pasien berusia di bawah 60 tahun dengan penyakit penyerta, pasien ISPA berat/pneumonia berat yang butuh perawatan di rumah sakit dan tidak memiliki penyebab lain dari gambaran medis.
    • Pasien probable atau pasien dengan suspek ISPA berat atau terjadi gagal napas dikarenakan aveoli paru dipenuhi cairan/distres pernapasan akut atau meninggal dengan gambaran klinis ke arah Covid-19 dan belum ada hasil cek laboratorium RT-PCR.
    • Pasien konfirmasi
    1. Tanpa gejala dan tidak memiliki tempat untuk melakukan isolasi mandiri dengan menyerahkan surat keterangan dari kepala puskesmas.
    2. Tanpa gejala dan penyakit penyerta
    3. Dengan gejala ringan, sedang, berat/kritis
    4. Suspek/probable/konfirmasi co-insidens

    5. Bukti identitas

    • WNA: passport, KITAS, nomor indentitas United Nation High Commissiner for Refugees (UNHCR)
    • WNI: nomor induk kependudukan, kartu keluarga (KK), atau surat keterangan dari kelurahan
    • Orang terlantar: surat keterangan dari dinas sosial

    Jika semua identitas di atas tidak dapat dibuktikan, maka dapat menggunakan surat keterangan data pasien yang ditandatangani dan distempel oleh kepala dinas kesehatan setempat yang diajukan oleh rumah sakit.

    Cara Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19

    Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/238/2020 mengenai Petunjuk Teknis Klaim Penggantian Biaya Perawatan Pasien Penyakit Infeksi Emerging Tertentu untuk rumah sakit yang menyediakan layanan Covid-19 untuk mempermudah pembayaran biaya pasien yang dirawat akibat Covid-19

    1. Rumah sakit mengajukan klaim biaya secara kolektif ke Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, dan ditembuskan ke BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat untuk verifikasi melalui email.
    2. Berkas klaim yang dapat diajukan ke rumah sakit adalah untuk pasien yang dirawat sejak 28 Januari 2020 dan dapat diajukan setiap 14 hari kerja.
    3. Berita Acara Verifikasi Pembayaran Klaim Tagihan Pelayanan akan dikeluarkan paling lambat 7 hari kerja sejak klaim diterima BPJS Kesehatan.
    4. Kemudian, Kementrian Kesehatan akan membayar biaya tersebut ke rumah sakit dalam waktu 3 hari kerja setelah Berita Acara Hasil Verifikasi diterima.

    Kendala Pengajuan Klaim Biaya Rumah Sakit

    • Belum adanya petunjuk teknis untuk mengklaim pembiayaan pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta.
    • Adanya perbedaan pandangan antara dokter penanggung jawab pasien dengan verifikator mengenai diagnosis komorbid atau penyakit penyerta, kriteria pulang dan kriteria akhir penjaminan.
    • Terapi tambahan seperti IVIG, plasma konvalesen, anti-interleukin, dan stem sel yang masih dalam tahap uji klinis dan tidak dapat di klaim Kemenkes.
    • Perawatan bagi bayi yang terlahir dari ibu yang terinfeksi Covid-19.
    • Terapi obat yang dapat ditanggung oleh BPJS.

    Kendala pada Fasilitas Kesehatan

    Permasalahan administrasi menjadi salah satu penyebab banyaknya tunggakan akibat klaim pelayanan kesehatan pasien Covid-19 yang belum dibayar pemerintah. Selain itu, adanya pengajuan klaim rumah sakit yang baru dilakukan pada akhir tahun 2020 sehingga pengajuan baru akan diproses pada awal tahun ini. Sedangkan anggaran untuk klaim rumah sakit juga diproses Kementrian Keuangan. Keterlambatan pada proses klaim inilah yang menjadi kendala.

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Besarnya biaya pengobatan dan perawatan Covid-19 yang begitu mahal, walaupun gratis tidak semua dapat ditanggung pemerintah. So, tidak ada salahnya sahabat jika mengantisipasi perlindungan dari sekarang. Caranya, Sahabat hanya perlu daftarkan diri dan keluarga melalui asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Asuransi ini juga dilengkapi dengan fasilitas tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Kemenkes Sebut Biaya Perawatan Pasien COVID-19 Mahal, Memangnya Berapa? [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5276740/kemenkes-sebut-biaya-perawatan-pasien-covid-19-mahal-memangnya-berapa
    2. 5 Hal yang Perlu Diketahui soal Klaim Biaya Pasien Covid-19 di Rumah Sakit [Internet] KOMPAS.com. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/07/25/093000665/5-hal-yang-perlu-diketahui-soal-klaim-biaya-pasien-covid-19-di-rumah-sakit
    3. RS Bisa Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19, Begini Teknisnya [Internet]. kemkes.go.id. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20200409/0733623/rs-klaim-biaya-perawatan-pasien-covid-19-begini-teknisnya/
    4. Ini Biaya Perawatan Pasien Covid-19 yang Ditanggung dan Tidak Ditanggung Pemerintah[Internet]. cermati.com. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://www.cermati.com/artikel/ini-biaya-perawatan-pasien-covid-19-yang-ditanggung-dan-tidak-ditanggung-pemerintah
    5. 4 Kendala Pengajuan Klaim Penanganan Corona Rumah Sakit pada BPJS Kesehatan [Internet]. 2021 [cited 18 February 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/uang/4-kendala-pengajuan-klaim-penanganan-corona-rumah-sakit-pada-bpjs-kesehatan.html?page=2
    Read More
  • Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam hidup, apalagi ditengah pandemi covid-19 seperti ini banyak sekali yang berusaha untuk menjaga kesehatan agar tidak terinfeksi virus covid-19 dan penyakit-penyakit lainnya, menjaga protokol kesehatan juga sudah menjadi hal yang diwajibkan, salah satunya menjaga stamina tubuh supaya tetap sehat. Pastikan Sahabat sudah memiliki rencana ke depan untuk asuransi kesehatan terbaik bagi […]

    Tips Memilih Asuransi Kesehatan Terbaik Untuk Keluarga Tercinta!

    Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam hidup, apalagi ditengah pandemi covid-19 seperti ini banyak sekali yang berusaha untuk menjaga kesehatan agar tidak terinfeksi virus covid-19 dan penyakit-penyakit lainnya, menjaga protokol kesehatan juga sudah menjadi hal yang diwajibkan, salah satunya menjaga stamina tubuh supaya tetap sehat. Pastikan Sahabat sudah memiliki rencana ke depan untuk asuransi kesehatan terbaik bagi keluarga.

    asuransi kesehatan terbaik

     

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Apa sih asuransi kesehatan itu? Asuransi kesehatan adalah produk asuransi yang menanggung biaya medis nasabah jika diharuskan ke dokter atau rumah sakit. Biaya medis apa saja sih yang ditanggung oleh asuransi kesehatan? Biaya medis yang ditanggung oleh asuransi kesehatan yaitu berupa penggantian biaya medis atau santunan tunai. Jadi, nasabah hanya perlu membayarkan biaya premi kepada pihak asuransi tersebut untuk mendapatkan beberapa manfaat, berupa biaya rawat inap, pembedahan, rawat jalan dan medical check up, biasanya pihak asuransi juga memberikan manfaat tambahan untuk biaya melahirkan, perawatan mata dan gigi.

    Anda juga harus kenali beberapa hal sebelum memilih asuransi kesehatan terbaik pada umumnya, seperti asuransi yang memiliki jaringan rumah sakit rekanan yang luas, manfaat pertanggungannya lengkap, hingga biaya limit rumah sakit yang harus sebanding dengan tingkat kualitas rumah sakit dengan biaya preminya. Apa saja sih yang harus anda kenali dalam memilih kriteria asuransi kesehatan terbaik untuk keluarga? Berikut tips dan penjelasannya

    1.Metode klaim cashless

    Dengan metode klaim cashless, nasabah hanya perlu membawa kartu asuransi kesehatan saja  dan menunjukkan kepada pihak rumah sakit untuk menanggung biaya medis tersebut. Artinya adalah nasabah tidak perlu membayarkan biaya medis terlebih dahulu untuk dana biaya perawatan di rumah sakit.

    2. Jaringan rumah sakit yang luas dan merata

    Pilihlah asuransi kesehatan yang memiliki jaringan rumah sakit yang luas dan merata, artinya jaringan rumah sakit yang luas dan merata adalah yang berdekatan dengan domisili rumah anda, kantor atau memiliki preferensi dokter. Mengapa?Jika asuransi kesehatan yang kamu pilih tidak termasuk dalam daftar rumah sakit tersebut, itu tidak bisa digunakan atau bisa namun perawatannya tidak maksimal.

    3. Menanggung biaya perawatan dengan optimal

    Rawat inap adalah biaya medis yang paling mahal untuk kesehatan, perhatikan biaya perawatan inap juga harus mencakupi biaya rawat jalan juga agar preminya juga bisa lebih terjangkau ya, tapi jika anda mempunyai budget untuk mencukupi manfaat keduanya akan lebih baik lagi.

    Baca Juga: 3 tipe Investasi untuk Mahasiswa

    4. Melindungi lebih banyak penyakit

    Saat memilih asuransi kesehatan yang baik, utamakan dengan melihat manfaat dalam melindungi banyak penyakit terutama saat pandemi Covid-19 ini. Lihatlah daftar penyakit dalam tanggungan asuransi kesehatan yang kamu pilih ya dan utamakan penyakit-penyakit yang sedang kritis. Jika semakin banyak penyakit yang ditanggung, semakin baik pula asuransi kesehatan tersebut.

    5. Proses klaim yang mudah

    Untuk calon nasabah, pilihlah asuransi kesehatan dengan metode klaim yang memudahkan anda dan yang menepati janji perlindungan kesehatan dengan sesuai. Seperti menerapkan prosedur yang lebih efektif dalam pendaftaran calon nasabah untuk melengkapi dokumen, mengisi formulir dan tanda tangan formulir dengan mudah, dengan masa pandemi seperti ini maksimalkan pendaftaraan dengan virtual/online.

    6. Masa tunggu singkat

    Waiting period atas jenis penyakit tertentu, biasanya asuransi kesehatan mengklaim masa tunggu untuk penyakit tertentu agar polis aktif, nah jika anda memilih asuransi kesehatan harus selektif dalam hal waiting period ya, semakin cepat suatu polis aktif, maka semakin cepat juga manfaat tersebut bisa digunakan.

    7. Perhatikan iuran premi

    Tujuan dari asuransi kesehatan untuk menghindari kita dari potensi pengeluaran yang besar saat kita sakit atau kecelakaan, namun untuk iuran premi juga harus diperhatikan dan diseimbangkan dengan penghasilan anda, agar keuangan tetap terjaga pilihlah asuransi kesehatan murni agar premi juga lebih terjangkau.

    8. Perhatikan plafon dengan premi

    Iuran premi yang dibayarkan harus seimbang dengan plafon yang diberikan ya, anda harus memperhatikan premi yang keluar dengan manfaat yang anda terima dari pihak asuransi kesehatan. Jadi, jangan sampai apa yang sudah dibayarkan tidak sebanding dengan limit dan manfaat yang diberikan.

    Baca Juga: 7 Cara Siasati Gaji Tidak Habis Sia-sia

    9. Memberikan tambahan manfaat banyak (rider)

    Tambahan manfaat yang banyak dan luas adalah kriteria asuransi kesehatan terbaik, seperti memberikan manfaat pada risiko penyakit kritis dalam medis sangat dibutuhkan, perlindungan kesehatan semacam ini juga penting karena sebagian besar pada penyakit kritis saat perawatan inap atau jalan kemungkinan dapat terjadi dan akan ditangani diluar biaya asuransi kesehatan. Maka dari itu, pilihlah kriteria dengan manfaat tambahan yang banyak agar perlindungan kesehatan lebih terjangkau dan sudah dipastikan aman.

    10. Menentukan premi dan manfaat sesuai kebutuhan

    Menentukan manfaat dan premi untuk nasabah sesuai kebutuhan juga sangat penting, pilihlah asuransi yang bisa memilih kebutuhan manfaatnya sesuai dengan nasabah sehingga iuran preminya juga jadi lebih padat. Nasabah juga jadi lebih mudah untuk menyesuaikan rencana keuangan untuk perlindungan kesehatan bagi keluarganya. Sistem ini lebih praktis, karena nasabah tidak perlu mencari asuransi lain lagi demi memenuhi kebutuhan manfaat yang kurang serta melakukan pendaftaraan ulang lagi. Nasabah bisa melakukan upgrade dan downgrade di polis yang sama.

    Sementara untuk masalah premi ada yang harganya terjangkau lebih murah dan lebih mahal, tergantung dengan pihak asuransi kesehatan tersebut. Jadi, pilihlah asuransi kesehatan terbaik untuk keluarga ya, tidak menguras tabungan dan pastikan rencana keuanganmu tetap aman, serta perlindungan kesehatan keluarga juga tetap terlindungi dengan optimal.

    Baca Juga: Kenali dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah!

    Sekian mengenai asuransi kesehatan keluarga terbaik yang bisa Sahabat jadikan sebagai proteksi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga terutama di masa pandemi Covid-19. Karena pentingnya asuransi kesehatan untuk proteksi, yuk jangan ragu untuk mendaftarkan diri dan keluarga pada asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Asuransi dari Prosehat ini juga dilengkapi dengan fasilitas tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Naomi C. 10 Asuransi Kesehatan Terbaik 2021 [Plus Manfaat-Manfaatnya] [Internet]. Lifepal Media. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/media/asuransi-kesehatan-terbaik/
    2. Asuransi Kesehatan Terbaik, gratis biaya obat dan dokter selama 1 tahun! [Internet]. Lifepal Asuransi. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/asuransi/kesehatan/?utm_campaign=SEM_HEA_PRO_KESEHATAN_NAVIGATE&utm_source=google&utm_medium=cpc&gclid=EAIaIQobChMIt63cy9K27gIVCg4rCh1I7A69EAAYAiAAEgLlmfD_BwE
    3. Asuransi Kesehatan Terbaik 2021 – Premi Murah dan Klaim Cepat! – Cermati.com [Internet]. Cermati.com. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://www.cermati.com/asuransi-kesehatan
    4. Pranoto S, Pranoto S. 9 Tips Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik [Internet]. Love Life. 2021 [cited 26 January 2021]. Available from: https://ilovelife.co.id/blog/9-tips-memilih-asuransi-kesehatan-keluarga-terbaik/
    Read More
  • Tujuan asuransi kesehatan adalah untuk melindungi keuangan dari potensi biaya medis yang sangat mahal dan menjadi solusi semua orang, tentunya perlindungan kesehatan dalam asuransi perlu rencana yang matang dalam mengatur keuangan dan sistem asuransi kesehatan yang pas. Asuransi kesehatan syariah menjadi solusi dan target utama dalam memilih perlindungan kesehatan nomor satu bagi umat islam yang […]

    Kenali Dengan Baik Asuransi Kesehatan Syariah!

    Tujuan asuransi kesehatan adalah untuk melindungi keuangan dari potensi biaya medis yang sangat mahal dan menjadi solusi semua orang, tentunya perlindungan kesehatan dalam asuransi perlu rencana yang matang dalam mengatur keuangan dan sistem asuransi kesehatan yang pas.

    Asuransi kesehatan syariah menjadi solusi dan target utama dalam memilih perlindungan kesehatan nomor satu bagi umat islam yang taat pada syariat islam, selain iuran premi yang minim ada beberapa banyak manfaat dan sistem syariah yang sesuai dengan syariat islam yang harus anda kenali terlebih dulu.

     

    asuransi kesehatan syariah

    Baca Juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Lalu, apa bedanya dengan asuransi kesehatan konvensional dengan asuransi kesehatan syariah? Hampir sama tetapi perbedaannya adalah prinsip dan pengelolaan dana yang diterapkan dalam asuransi kesehatan syariah ini sesuai dengan syariat islam yang tidak mengandung riba, gharar (ketidakpastian) dan qimar (perjudian).

    Dewan Syariah Nasional menyebutkan, bahwa asuransi kesehatan syariah adalah sebuah usaha yang bertujuan untuk saling menolong antara sesama, dengan investasi dan menerapkan sistem aset hibah (tabbaru’), pengembalian risiko tertentu atau sesuai akadnya (ikatan).

    Beberapa penjelasan mengenai prinsip dan pengelolaan dana dalam asuransi kesehatan syariah adalah

    1. Takaful & Tabarru’

    Prinsip takaful ini adalah nasabah asuransi akan berkooperasi dengan nasabah yang lain untuk berbagi risiko. Sedangkan pihak asuransi hanya sebagai admin dan pengelolaan dana saja. Misalnya, jika anda dapat membayar iuran premi sebesar Rp 5.000.000/bulan, maka dalam waktu yang tertentu anda bisa mengklaim dana sebesar Rp 100.000.000 dan sisanya Rp 95.000.000 itu adalah hak nasabah-nasabah syariah yang lainnya atau istilahnya tabarru’ (hibah). Perbedaannya dengan asuransi konvensional, Rp 95.000.000 adalah milik perusahaan asuransi, karena sistem yang diterapkan adalah transfer of risk perusahaan asuransi.

    2. Dana dikembalikan

    Setelah membeli asuransi kesehatan syariah, akan tetapi nasabah tersebut tidak pernah mengklaim, hingga masa pertanggungan berakhir. Karena nasabah tidak pernah mengalami sakit atau kecelakaan. Prinsip kedua dalam asuransi kesehatan syariah ini adalah dana akan dikembalikan kepada nasabah, namun pihak dari asuransi kesehatan syariah ini juga mempunyai kebijakan dan ketentuan sendiri dalam pengembalian dana tersebut. Biasanya, pengembalian premi yang tidak pernah anda klaim akan dikembalikan dalam bentuk potongan harga ketika perpanjangan polis.

    3. Amal ibadah

    Prinsip yang ketiga adalah amal ibadah karena asuransi kesehatan syariah menerapkan prosedur saling tolong-menolong, premi yang setiap bulan dibayarkan akan menjadi ladang amal bagi setiap nasabah dan insyaAllah menghindarkan anda dari klaim pengobatan karena senantiasa diberikan kesehatan. Lalu apa yang dimaksudkan saling tolong-menolong antara nasabah yang lainnya? Premi yang dibayarkan oleh anda setiap bulan juga untuk memproteksi kesehatan nasabah dan finansial nasabah lainnya, bukan hanya untuk diri sendiri.

    Hukum yang diterapkan pihak asuransi kesehatan syariah ini apakah halal? Dan apakah hukumnya menurut/sesuai ajaran islam? Semua nasabah dipastikan terhindar dari Syuhbat. Karena, pengelolaan dana dalam asuransi kesehatan syariah ini tidak mengandung riba, perjudiaan (qimar) dan ketidakpastiaan (gharar). Jadi sudah dipastikan untuk calon nasabah yang sedang mempertimbangkan untuk memilih asuransi kesehatan, asuransi kesehatan syariah hukumnya halal.

    Manfaat membeli asuransi kesehatan syariah adalah mendapatkan fasilitas proteksi kesehatan yang optimal seperti perawatan inap dan perawatan jalan di rumah sakit rekanan. Manfaat yang lainnya, tidak berbeda dengan asuransi kesehatan konvensional yaitu berupa biaya perawatan inap, perawatan jalan, biaya kamar, biaya obat-obatan, biaya tindakan bedah, biaya melahirkan, biaya perawatan gigi, biaya perawatan mata dan biaya perawatan dokter.

    Prinsip saling tolong-menolong dalam asuransi kesehatan syariah juga termasuk dalam menerapkan Surplus Underwriting adalah sistem yang diterapkan oleh asuransi kesehatan syariah yang berbeda dengan asuransi konvensional. Jika nasabah mempunyai selisih dana lebih dari total kontribusi yang dibayarkan ke dana tabarru’ dan sudah dikurangi dengan dana reasuransi, dana cadangan teknis dan pembayaran klaim. Maka sisa dana lebih akan dimasukkan kedalam dana tabbaru’.

    Dana tabbaru’ ini bisa disalurkan ke nasabah jika nasabah dalam keadaan darurat atau genting, yang artinya dana tabbaru’ ini digunakan untuk nasabah jika mengalami bencana/musibah/klaim yang terjadi yang diperlukan untuk nasabah, serta digunakan untuk saling membantu antara nasabah lainnya yang membutuhkan, sesuai dengan akad diawal.

    Baca Juga: 4 Cara Sehat di Masa Depan Dimulai dari Sekarang

    Cara mengklaim asuransi syariah

    Cara mengklaimnya ada 2 cara, yaitu

    1. Cara klaim cashless

    Anda hanya langsung datang ke rumah sakit rekanan, setelah itu memberikan kartu peserta kesehatan dan kartu identitas (KTP) dan langsung mendapatkan layanan kesehatan.

    2. Klaim reimbursement

    Laporkan klaim terlebih dahulu, setelah itu memberikan kartu peserta kesehatan dan dokumen klaim lainnya, dokumen klaim akan dicek terlebih dahulu. Setelah proses pengecekan dokumen selesai, baru anda mendapatkan hasil pengajuan klaim.

    Pengelolaan dana dalam asuransi kesehatan syariah juga menerapkan prinsip transparansi dana antara pihak asuransi dengan nasabah. Mulai dari perjanjian yang jelas, transparansi dan akad yang dipilih sesuai dengan kaidah syariah, maka nanti pengelolaan dana tersebut akan dikelola secara profesional dan sesuai akad menurut prinsip syariah.

    Salah satu manfaat tahunannya, asuransi kesehatan syariah memberikan klaim sebesar Rp 50.000.000 hingga Rp 100.000.000. Namun, manfaat ini kembali lagi kepada pihak nasabah berapa besaran yang sudah dibayarkan setiap bulannya kepada pihak asuransi kesehatan syariah.

    Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga memantau dan mengawasi secara ketat produk keuangan syariah yang dikeluarkan atas persetujuaannya, sehingga produk keuangan syariah ini tetap pada prinsip syariah.

    Baca Juga: 7 Cara Siasati Gaji Tidak Habis Sia-sia

    Sekian mengenai asuransi kesehatan syariah yang bisa Sahabat jadikan sebagai proteksi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga terutama di masa pandemi Covid-19. Karena pentingnya asuransi kesehatan untuk proteksi, yuk jangan ragu untuk mendaftarkan diri dan keluarga pada asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Asuransi dari Prosehat ini juga dilengkapi dengan fasilitas tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Asuransi Kesehatan Syariah 2020 Premi Termurah [Internet]. Lifepal Asuransi. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/asuransi/kesehatan-syariah/
    2. Naomi C. 10 Asuransi Kesehatan Syariah Terbaik di Tahun 2020 yang Bebas Riba [Internet]. Lifepal Media. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://lifepal.co.id/media/asuransi-kesehatan-syariah/
    3. Mengenal Asuransi Kesehatan Syariah, Terlindungi Tanpa Riba [Internet]. Generali Indonesia. 2021 [cited 27 January 2021]. Available from: https://www.generali.co.id/id/healthyliving/detail/208/mengenal-asuransi-kesehatan-syariah-terlindungi-tanpa-riba
    Read More
  • Di masa pandemi Covid-19, proteksi kesehatan berupa asuransi kesehatan keluarga terbaik menjadi hal yang sangat penting. Mengapa demikian? Karena hal tersebut akan melindungi tidak hanya diri sendiri tetapi juga keluarga dengan cara yang terbaik dan memuaskan. Namun sebelum kita membahas mengenai asuransi kesehatan keluarga, ada baiknya kita membahas mengenai pengertian asuransi kesehatan secara umum.  Baca […]

    Pentingnya Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik di Masa Pandemi

    Di masa pandemi Covid-19, proteksi kesehatan berupa asuransi kesehatan keluarga terbaik menjadi hal yang sangat penting. Mengapa demikian? Karena hal tersebut akan melindungi tidak hanya diri sendiri tetapi juga keluarga dengan cara yang terbaik dan memuaskan. Namun sebelum kita membahas mengenai asuransi kesehatan keluarga, ada baiknya kita membahas mengenai pengertian asuransi kesehatan secara umum. 

    asuransi kesehatan keluarga terbaik, asuransi kesehatan keluarga, asuransi kesehatan keluarga Indonesia, asuransi kesehatan Prosehat, asuransi kesehatan keluarga Prosehat, proteksi kesehatan, proteksi kesehatan keluarga terbaik, proteksi kesehatan keluarga Prosehat

    Baca Juga: 3 Tipe Investasi untuk Mahasiswa

    Pengertian Asuransi Kesehatan

    Asuransi kesehatan adalah jenis pertanggungan asuransi yang membayar biaya medis, bedah ataupun terkait dengan biaya perawatan kesehatan seperti yang disebutkan dalam polis asuransi. Jadi, asuransi ini adalah yang menjamin biaya kesehatan atau perawatan para peserta asuransi jika mereka jatuh sakit atau mengalami kecelakaan, dan diterbitkan oleh perusahaan asuransi peserta asuransi yang dijamin perawatan medisnya tersebut.

    Asuransi kesehatan sendiri mempunyai dua jenis perawatan, yaitu:

    • Rawat inap (in-patient treatment)
    • Rawat jalan (out-patient treatment)

    Selain jenis-jenis perawatan, asuransi kesehatan biasanya juga menanggung biaya untuk:

    • Akomodasi ruang perawatan biasa dan ICU
    • Konsultasi dokter umum dan spesialis
    • Tindakan bedah
    • Rawat jalan
    • Perawatan di rumah
    • Layanan ambulans
    • Cuci darah
    • Layanan penyakit kritis

    Kemudian asuransi ini juga mempunyai jenis-jenis keikutsertaan, yaitu:

    • Wajib, yaitu pembelian dan pembayaran asuransi tiap individu yang dilakukan secara wajib dan mengikuti aturan tertentu. Misalnya seorang karyawan yang harus membeli polis asuransi sesuai dengan peraturan dalam perusahaan atau organisasi tempat bekerja.
    • Sukarela, yaitu pembelian dan pembayaran asuransi tiap individu dilakukan secara bebas yang artinya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan individu tersebut tanpa terikat suatu aturan perusahaan atau organisasi.

    Asuransi kesehatan ini merupakan bentuk perlindungan yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan bagi karyawannya jika mengalami sakit atau kecelakaan dalam bekerja. Pembayaran preminya cukup beragam. Ada yang dibayar perusahaan, ada pula yang dipotong dari pemberi kerja tetapi seringkali juga dikurangkan dari gaji karyawan. Biaya premi asuransi kesehatan dapat dikurangkan kepada pembayar dan manfaat yang diterima bebas dari pajak.

    Siapa yang Berhak Mendapatkan Asuransi Ini dan Apa Manfaatnya?

    Setiap orang berhak mempunyai asuransi dengan cara membelinya. Sebab, asuransi mempunyai manfaat untuk meng-cover biaya atau tagihan berobat di rumah sakit yang terlalu tinggi. Hal yang demikian dapat membuat Sahabat mengalami masalah keuangan yang dapat menyebabkan bangkrut atau harus menjual investasi atau properti yang dimiliki. Manfaat lainnya adalah Sahabat dapat sejak dini melindungi diri dari kemungkinan terkena hal-hal yang tidak diinginkan sehingga dengan adanya asuransi kesehatan, hal yang dialami Sahabat tidak membuat beban pada keluarga.

    Baca Juga: 4 Cara Sehat di Masa Depan Mulai dari Sekarang

    Lalu Apa itu Asuransi Kesehatan Keluarga?

    Jika dilihat dari namanya, asuransi kesehatan keluarga adalah asuransi kesehatan yang ditujukan bukan hanya pada diri Sahabat sendiri tetapi juga pada keluarga. Intinya, Sahabat memproteksi juga keluarga yang terdiri dari istri dan anak-anak, dan bisa menampung 5 orang dalam satu polis. Untuk pembayarannya biasanya hanya perlu melakukan pembayaran satu kali cicilan, dan sudah bisa melindungi seluruh anggota keluarga. Karena itu, harga preminya juga cukup besar jika dibandingkan dengan asuransi perorangan. Besarnya premi juga dapat dilihat dari manfaat atau nilai pertanggungan yang ditawarkan, dan tergantung pada perusahaan asuransi yang Sahabat pilih.

    Apakah Asuransi Ini Juga Penting?

    Ternyata, asuransi kesehatan keluarga ini ternyata juga sama pentingnya dengan asuransi kesehatan untuk diri sendiri terutama di masa pandemi Covid-19 sebagai cara untuk memproteksi kesehatan keluarga secara keseluruhan. Karena proteksi terhadap keluarga bukan sebatas pada mematuhi protokol-protokol kesehatan seperti berperilaku 3M dan PHBS. Meski begitu, banyak keluarga di Indonesia yang ternyata belum menganggap penting proteksi kesehatan keluarga ini. Data pada 2018 menunjukkan bahwa hanya 1,7% penduduk Indonesia yang memiliki asuransi ini, dan rata-rata adalah kelas menengah ke atas. Hal ini karena masih kurangnya literatur mengenai pentingnya asuransi keluarga.

    Jenis-jenis Asuransi Keluarga

    Asuransi keluarga mempunyai 3 jenis, yaitu:

    Asuransi Jiwa

    Asuransi jiwa merupakan produk perlindungan yang bisa membantu pemegang polis ketika mereka meninggal dunia. Karena ketika si pemegang polis itu meninggal, yang tertanggung bisa mendapatkan uang pertanggungan. Apabila Sahabat mengikuti asuransi jiwa untuk keluarga, setidaknya ada manfaat utama yang bisa didapatkan, yakni pemegang polis tidak meninggalkan hutang ketika meninggal dunia.

    Besaran pertanggungan dari salah satu jenis asuransi kesehatan keluarga ini bahkan bisa mencapai Rp 1 miliar namun tergantung jumlah premi yang dipilih. Tidak hanya meninggal dunia, pertanggungan asuransi jiwa untuk keluarga juga bisa didapat ketika pemegang polis mengalami kecelakaan atau sakit yang menyebabkan mereka cacat dan tidak bisa lagi mencari nafkah atau tidak memiliki penghasilan lagi.

    Asuransi Kesehatan

    Asuransi kesehatan untuk keluarga juga menjadi paling penting, dan diminati masyarakat Indonesia. Keunggulan yang dimilikinya salah satunya adalah dapat memberikan manfaat berupa biaya perawatan bahkan sampai santunan meninggal dunia. Untuk besaran premi bulanan yang dibayar per bulan biasanya lebih rendah jika dibandingkan dengan asuransi jiwa. Asuransi ini menawarkan produk asuransi keluarga yang bisa digunakan dengan satu polis untuk bisa menanggung seluruh anggota keluarga.

    Asuransi Pendidikan

    Asuransi pendidikan adalah jenis produk asuransi untuk pasangan suami-istri yang baru memiliki anak, dan sangat penting untuk memiliki asuransi jenis ini sejak dini. Asuransi pendidikan memiliki persamaan dengan tabungan berjangka, dengan pemegang polis telah terlindungi oleh asuransi jiwa. Karena itu, apabila dalam keluarga, suami atau istri meninggal dunia, anak tetap mendapatkan tabungan pendidikannya hingga jenjang yang telah ditetapkan di awal.

    Cara Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik

    Setelah Sahabat Sehat diberikan penjabaran mengenai asuransi kesehatan terutama untuk keluarga mulai dari pengertian, manfaat, dan jenisnya, tentu Sahabat akan segera mulai mengasuransikan diri dan keluarga. Namun, sebelum Sahabat mengasuransikan diri, ada baiknya Sahabat mengetahui cara memilih asuransi kesehatan keluarga.

    Menawarkan Manfaat Rawap Inap yang Optimal

    Hal pertama yang perlu Sahabat perhatikan ialah mencermati manfaat rawat inap yang ditawarkan. Alasan untuk ini sederhana saja. Rawat inap merupakan jenis perawatan yang membutuhkan biaya besar. Manfaat biaya rawat inap yang bisa ditawarkan adalah biaya kamar, dokter, biaya pengobatan, cek laboratorium, dan sebagainya. Semakin banyak manfaat rawap inap yang ditanggung, semakin bagus asuransi kesehatan tersebut.

    Melindungi Diri dari Berbagai Macam Penyakit Termasuk Penyakit Pandemi

    Salah satu syarat terbaiknya asuransi kesehatan keluarga adalah akan memberikan perlindungan atas berbagai macam penyakit termasuk penyakit pandemi seperti Covid-19. Karena itu, saatnya mempertimbangkan asuransi kesehatan yang memberikan perlindungan terhadap Covid-19. Jadi, ketika Sahabat mencari asuransi kesehatan untuk keluarga hal pertama yang seharusnya dilihat adalah daftar penyakit yang masuk daftar tanggungan. Semakin banyak risiko penyakit yang dilindungi, semakin baik pula asuransi kesehatan tersebut.

    Mempunyai Jaringan Rumah Sakit yang Luas

    Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah proteksi berupa asuransi kesehatan tersebut haruslah mempunyai jaringan rumah sakit yang luas. Karena itu, jangan sampai memilih asuransi kesehatan yang menawarkan perlindungan atas beragam jenis penyakit tetapi asuransi itu hanya diterima di sedikit rumah sakit.

    Fleksibel dalam Penentuan Premi Serta Manfaat

    Pilihlah perusahaan asuransi kesehatan yang memungkinkan nasabah mengubah manfaat serta biaya premi sesuai dengan kebutuhan. Dengan pilihan semacam ini, Sahabat bisa akan lebih mudah menyesuaikan rencana keuangan di masa-masa mendatang. Ketika Sahabat ingin melakukan upgrade atau downgrade, Sahabat bisa melakukannya di polis yang sama. Hal ini tentu lebih praktis karena nasabah tidak perlu mencari asuransi kesehatan lain yang sesuai kebutuhan, dan memulai proses pendaftaran dari awal lagi. Polis asuransi kesehatan yang fleksibel juga memungkinkan nasabah bisa senantiasa terlindungi di setiap tahapan hidup.

    Memberlakukan limit gabungan

    Maksudnya adalah merujuk ke batas nilai penggantian yang bisa diberikan oleh asuransi ke nasabahnnya, dan biasanya dalam waktu setahun. Selain limit gabungan ada juga asuransi kesehatan yang memberlakukan limit untuk tiap jenis perawatan seperti limit biaya konsultasi, limit biaya bedah, dan lainnya. Jadi, jumlah dari seluruh limit perawatan akan sama dengan limit gabungan.

    Baca Juga: 7 Cara Siasati Gaji Tidak Habis Sia-sia

    Masa Tunggu yang Singkat

    Salah satu asuransi kesehatan keluarga yang terbaik adalah mempunyai masa tunggu yang singkat karena semakin singkat waktu tunggu suatu polis, semakin cepat Sahabat dapat menikmati manfaat dari asuransi kesehatan tersebut. Perlu diketahui, rata-rata masa tunggu yang didapatkan adalah 6 bulan atau 1 tahun setelah polis aktif.

    Proses Klaim yang Mudah

    Sebuah asuransi kesehatan terbaik tidak hanya akan menawarkan manfaat perlindungan yang luas saja tetapi juga akan merealisasikan janji perlindungan dengan memberikan proses klaim yang mudah. Jadi, nasabah akan benar-benar merasakan secara nyata manfaat yang ditawarkan asuransi kesehatan. Prosedur klaim yang jelas dan sederhana itu misalnya mengisi dan tanda tangan formulir serta melengkapi dokumen. Yang paling penting di masa pandemi Covid-19 adalah memungkinkan pemegang polis untuk mengunduh formulir klaim dan mengunggahnya secara online.

    Menyediakan Fasilitas Cashless

    Sebuah asuransi kesehatan terbaik tidak hanya akan menawarkan manfaat perlindungan yang luas saja tetapi juga akan merealisasikan janji perlindungan dengan memberikan proses klaim yang mudah. Jadi, nasabah akan benar-benar merasakan secara nyata manfaat yang ditawarkan asuransi kesehatan. Prosedur klaim yang jelas dan sederhana itu misalnya mengisi dan tanda tangan formulir serta melengkapi dokumen. Yang paling penting di masa pandemi Covid-19 adalah memungkinkan pemegang polis untuk mengunduh formulir klaim dan mengunggahnya secara online.

    Baca Juga: 4 Tips Mengatur Keuangan untuk Wanita Single

    Dengan adanya asuransi kesehatan untuk keluarga yang terbaik, Sahabat tentu berharap mendapatkan ketenangan pikiran di masa-masa sulit sekalipun seperti saat jatuh sakit sehingga harus menjalani rawat jalan atau rawat inap. Namun di saat yang sama uang tunai terbatas. Karena itu, supaya Sahabat tidak direpotkan dengan hal-hal seperti itu, pilihlah asuransi kesehatan yang menyediakan fasilitas cashless atau non-tunai. Fasilitas ini memungkinkan pemegang polis menjalani rawat inap tanpa harus membayar terlebih dahulu. Meski begitu, Sahabat perlu tahu bahwa fasilitas ini hanya berlaku di rumah sakit yang sudah menjadi rekanan asuransi sehingga harus memastikan sebelumnya seberapa luas jaringan rumah sakit yang menjadi rekanan saat memilih asuransi kesehatan terbaik.

    Mempunyai Manfaat Tambahan untuk Penyakit Kritis

    Asuransi kesehatan yang terbaik untuk keluarga juga akan memberikan perlindungan terluas bagi para tertanggungnya termasuk perlindungan terhadap risiko penyakit kritis. Perlindungan semacam ini penting mengingat perawatan penyakit kritis membutuhkan biaya medis yang besa dan menjadi penyebab utama kematian.

    Sekian mengenai asuransi kesehatan keluarga terbaik yang bisa Sahabat jadikan sebagai proteksi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga terutama di masa pandemi Covid-19. Karena pentingnya asuransi kesehatan untuk proteksi, yuk jangan ragu untuk mendaftarkan diri dan keluarga pada asuransi yang disediakan oleh Prosehat. Asuransi dari Prosehat ini juga dilengkapi dengan fasilitas tes Covid-19 dan vaksinasi Covid-19. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Asuransi Kesehatan: Definisi, Jenis, dan Manfaatnya | Asuransi Kesehatan dan Jiwa Cigna Indonesia [Internet]. Cigna.co.id. 2021 [cited 8 January 2021]. Available from: https://www.cigna.co.id/health-wellness/asuransi-kesehatan-definisi-jenis-dan-manfaatnya
    2. Mengenal Jenis-jenis Asuransi Untuk Keluarga, Sebelum Mengajukan [Internet]. Generali Indonesia. 2021 [cited 8 January 2021]. Available from: https://www.generali.co.id/id/healthyliving/detail/3/mengenal-jenis-jenis-asuransi-untuk-keluarga-sebelum-mengajukan
    3. <,   <,   <,   <,   <,   < et al. Asuransi Kesehatan Terbaik 2021 – Premi Murah dan Klaim Cepat! – Cermati.com [Internet]. Cermati.com. 2021 [cited 8 January 2021]. Available from: https://www.cermati.com/asuransi-kesehatan
    4. Pranoto S, Pranoto S. 9 Tips Memilih Asuransi Kesehatan Keluarga Terbaik [Internet]. Love Life. 2021 [cited 8 January 2021]. Available from: https://ilovelife.co.id/blog/9-tips-memilih-asuransi-kesehatan-keluarga-terbaik/
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja