Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Gangguan Tiroid, dari Penyebab hingga Pencegahan

Gangguan tiroid adalah penyakit yang menyerang tiroid, yaitu kelenjar yang berbentuk kupu-kupu yang berada di pangkal leher tepatnya di bawah jakun. Kelenjar ini membuat hormon tiroid yang mengalir ke seluruh tubuh melalui darah. Hormon ini berfungsi mengatur metabolisme tubuh dengan berbagai cara termasuk pembakaran kalori dan kecepatan denyut nadi. Bila terjadi gangguan pada kelenjar ini, jumlah hormon yang dihasilkan menjadi tidak normal, dan energi yang dihasilkan menjadi terlalu cepat. Keadaan ini disebut dengan hipertiroidisme, dan akan membuat Sobat menjadi cepat lelah saat beraktivitas yang ditandai dengan jantung berdetak lebih cepat dari biasanya, dan tubuh dapat mengalami penurunan berat badan yang cepat tanpa olahraga atau diet. Lalu, kebalikan dari hipertiroidisme adalah hipotirodisme, yaitu tubuh memiliki sedikit hormon tiroid yang menyebabkan Sobat merasa lelah, berat badan bertambah, dan tidak kuat pada suhu tertentu terutama suhu dingin.

gangguan tiroid

Baca Juga: Sudah Olahraga Kok Berat Badan Tetap Naik?

Apa Penyebab Penyakit ini?

Mengenai penyebab penyakit ini digolongkan menjadi dua, yaitu pada hipertiroidisme dan hipotirodisme. Seperti yang sudah diketahui penyebab utama hipertirodisme adalah produksi hormon tiroid yang berlebihan. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan hipotiroidisme adalah sebagai berikut:

  • Grave diseases atau penyakit grave, yaitu kondisi yang menyebabkan produksi hormon tiroid terlalu banyak
  • Adenoma toksik, yaitu nodul atau benjolan yang berkembang di kelenjar tiroid, dan mengeluarkan hormon. Nodul ini menganggu keseimbangan kimiawi tubuh, dan salah satu contohnya adalah penyakit gondok.
  • Tiroditis sub-akut, yaitu peradangan tiroid yang menyebabkan kelenjar kelebihan hormon sehingga mengakibatkan hipertiroidisme. Penyakit ini dapat terjadi selama berbulan-bulan.
  • Malfungsi kelenjar hipofisis atau pertumbuhan kanker di kelenjar tiroid, penyebab yang satu ini agak jarak, tetapi tidak menutup kemungkinan hipertiroidisme berasal dari sini.

Sedangkan untuk hipotiroidisme dapat disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut:

  • Tiroditis Hashimoto, yaitu kelainan autoimun yang menyebabkan tubuh menyerang jaringan tiroid. Jaringan itu akhirnya mati, dan berhenti memproduksi hormon.
  • Pengangkatan kelenjar tiroid yang terjadi melalui operasi atau yang dihancurkan secara kimiawi
  • Terpapar iodida dalam jumlah yang berlebihan akibat dari penggunaan beberapa obat dan konsumsi pewarna makanan tertentu yang tinggi yodium
  • Penggunaan litium yang digunakan sebagai obat untuk gangguan mental

Seperti Apa Saja Gejalanya?

Gejala-gejala terkena gangguan tiroid ini adalah sebagai berikut:

Hipertiroidisme

  • Mengalami kecemasan, lekas marah, dan gugup
  • Kesulitan tidur
  • Penurunan berat badan
  • Memiliki kelenjar tiroid yang membesar atau gondok
  • Mengalami kelemahan otot dan tremor
  • Mengalami menstruasi tidak teratur atau siklus menstruasi terhenti.
  • Merasa sensitif terhadap panas
  • Mengalami masalah penglihatan atau iritasi mata

Hipotirodisme

  • Merasa lelah
  • Penambahan erat badan
  • Pikun
  • Memiliki periode menstruasi yang sering dan berat
  • Memiliki rambut kering dan kasar.
  • Memiliki suara yang parau.
  • Mengalami intoleransi terhadap suhu dingin

Siapa Saja yang Dapat Terkena?

Penyakit atau gangguan ini dapat menyerang siapa saja, baik itu orang dewasa (lelaki dan perempuan) maupun anak-anak. Namun setelah diteliti perempuan lebih banyak mengidap penyakit ini. Sebanyak 1 dari 8 perempuan mengalaminya sepanjang hidup mereka. Gangguan yang dialami perempuan akibat penyakit ini adalah sebagai berikut:

  • Permasalahan pada periode menstruasi
  • Sulit hamil
  • Permasalahan saat kehamilan

Baca Juga: Keputihan dan Komplikasinya

Penyakit tiroid, terutama hipertiroidisme dapat terjadi saat lahir atau bertambahnya usia. Sobat kemungkinan besar dapat mengalami kelainan tiroid jika memiliki faktor risiko  berikut:

  • Memiliiki riwayat penyakit tiroid dalam keluarga
  • Memiliki kondisi kesehatan sepertianemia pernisiosa, diabetes tipe 1, insufiensi adrenal primer, lupus, rheumatoid arthritis, sindrom Sjörgen, dan sindrom Turner
  • Meminum obat dengan kandungan tinggi yodium seperti amiodarone
  • Berusia 60 tahun ke atas terutama pada wanita
  • Pernah menjalani pengobatan untuk gangguan pada tiroid atau kanker

Bagaimana dengan Penanganannya?

Segera konsultasikan keluhan Sobat ke dokter. Dokter kemudian akan melakukan beberapa metode melalui beberapa pemeriksaan fisik untuk mendeteksi benjolan pada tiroid. Selain menggunakan pemeriksaan fisik, metode yang juga digunakan adalah USG, CT scan  atau MRI. Setelah nodul atau benjolan terdeteksi, terdapat prosedur lain yang spesifik digunakan seperti tes hormon tiroid (TSH) dan pemindaian tiroid untuk memeriksa adanya hipertiroidisme atau hipotirodisme. Biopsi aspirasi jarum halus juga dapat digunakan untuk mengambil sampel sel dari nodul untuk menentukan apakah nodul mengandung kanker atau tidak.

Produk Terkait: Cek Hormon Tiroid

Nodul tiroid yang jinak biasanya tidak mengancam jiwa, sehingga tidak memerlukan pengobatan. Bila nodul tidak hilang, dokter akan merekomendasikan penggunaan yodium radioaktif untuk mengecilkan nodul jika tumbuh besar. Cara lain yang dapat dilakukan adalah mengangkat tiroid melalui operasi. Selain itu, terapi radiasi dan kemotrapi digunakan bila kanker yang dapat terjadi akibat kelainan pada tiroid sudah menyebar ke bagian tubuh yang lain.

Apakah Gangguan ini Dapat Dicegah?

Tentu saja dapat. Ada beberapa cara yang dapat digunakan supaya terhindar dari penyakit ini, yaitu:

Hindari makanan olahan

Makanan olahan mengandung bahan kimia yang dapat mengubah produksi hormon tiroid, dan  berpotensi terkena gangguan

Konsumsi Makanan Bernutrisi

Konsumsi makanan-makanan yang bernutrisi seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan beberapa kacang-kacangan tertentu. Utamakan juga konsumsi yang mengandung protein tanpa lemak seperti ikan dan kacang-kacangan.

Kurangi Lemak Jenuh dan Tetap Konsumsi Karbohidrat Kompleks

Kurangi lemak jenuh yang berpotensi menimbulkan penyakit jantung atau kanker. Lemak ini biasanya berasal dari produk hewani seperti daging dan keju dan lemak trans yang terdapat pada minyak terhidrogenasi pada makanan olahan dan margarin. Gunakan lemak membantu menurunkan kolestrol seperti minyak nabati dan lemak omega-3.

Tingkatkan Konsumsi Serat

Serat dapat membantu meningkatkan pencernaan. Usahakan untuk mengonsumsi makanan alami yang kaya akan serat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Produk Terkait: Jual Vegeblend Kaplet Suplemen Sayur dan Buah

Batasi atau Berhenti merokok

Merokok dapat mengeluarkan racun yang membuat kelenjar tiroid menjadi terlalu sensitif

Kurangi stres

Stres merupakan salah satu penyebab utama berbagai gangguan kesehatan termasuk penyakit tiroid. Sobat dapat melakukan relaksasi atau rutin berolahraga untuk mengurangi stres.

Baca Juga: Jangan Lewatkan 10 Tes Kesehatan Pranikah untuk Anda dan Pasangan

Nah, sekian mengenai gangguan tiroid mulai dari penyebab hingga penanganan. Gangguan ini kenyataannya tidak dapat dianggap remeh karena dapat menyebabkan komplikasi kedepannya. Penting bagi Sobat untuk tetap menjalankan hidup sehat dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih dalam mengenai gangguan tiroid dan produk-produk kesehatan yang berkaitan terutama pada penanganan penyakit ini  silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Thyroid disease | Womenshealth.gov [Internet]. womenshealth.gov. 2020 [cited 18 November 2020]. Available from: https://www.womenshealth.gov/a-z-topics/thyroid-disease
  2. Thyroid Disease: Causes, Symptoms, Risk Factors, Testing & Treatment [Internet]. Cleveland Clinic. 2020 [cited 18 November 2020]. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/8541-thyroid-disease#:~:text=Thyroid%20disease%20is%20a%20general,This%20is%20called%20h
  3. (COVID-19) C, Health E, Disease H, Disease L, Management P, Conditions S et al. Thyroid Problems — Symptoms, Causes, and Diagnosis [Internet]. WebMD. 2020 [cited 18 November 2020]. Available from: https://www.webmd.com/women/guide/understanding-thyroid-problems-basics#1
  4. Common Thyroid Gland Diseases and Problems to Watch For [Internet]. Healthline. 2020 [cited 18 November 2020]. Available from: https://www.healthline.com/health/common-thyroid-disorders#thyroid-conditions-in-children
  5. Thyroid Disorder | Types, Symptoms, Causes & Prevention [Internet]. Indus Health Plus. 2020 [cited 18 November 2020]. Available from: https://www.indushealthplus.com/thyroid-symptoms-causes-types-prevention.html
  6. Publishing H. Healthy eating for a healthy thyroid – Harvard Health [Internet]. Harvard Health. 2020 [cited 18 November 2020]. Available from: https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/healthy-eating-for-a-healty-thyroid

Chat Asisten ProSehat aja