Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Fase Pandemic Fatigue, Kelelahan Penyebab Abai Perilaku 3M

Sembilan bulan sudah Covid-19 melanda Indonesia, dan semenjak itu pula belum ada kepastian kapan pandemi ini berakhir. Namun, ada kondisi yang disebut dengan pandemic fatigue, yaitu kelelahan akibat pandemi yang dirasakan oleh masyarakat terhadap situasi yang belum kunjung usai hingga hari ini. WHO menyatakan bahwa fase ini dipahami sebagai kurangnya motivasi untuk melakukan dan mengikuti perlindungan kesehatan saat pandemi. Hal ini muncul secara bertahap dari waktu ke waktu, dan mempengaruhi  emosi, pengalaman, dan persepsi seseorang.

fase pandemic fatigue

Baca Juga: Rangkuman Webinar Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi

Kondisi inilah yang menyebabkan masyarakat menjadi abai terhadap protokol-protokol kesehatan yang sudah dianjurkan sehingga tingkat kepatuhan menjadi rendah. Tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan terus menurun pada November 2020. Adapun protokol-protokol kesehatan yang dimaksud adalah memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau yang disebut juga dengan 3M. Angka kepatuhan masyarakat menggunakan masker sebesar 59,32% dan menjaga jarak 43,46%. Padahal yang dibutuhkan untuk menurunkan angka kasus Covid-19 angka kepatuhannya sebesar 75% dari populasi penduduk.

Ciri-ciri Terkena Pandemic Fatigue

Adapun orang yang terkena situasi ini biasanya mengalami  kelelahan secara fisik dan mental dengan gejala yang berbeda pada tiap orang. Beberapa gejala yang sering kali muncul adalah perasaan gelisah, sedih, mudah tersinggung, mood berubah secara cepat, kurang motivasi, dan sulit berkonsentrasi. Hal inilah yang menyebabkan seseorang mengabaikan protokol kesehatan, dan Sahabat malah akhirnya juga mengikutinya.

Sementara dari segi fisik, Sahabat biasanya akan merasakan tubuh yang sangat lelah meskipun kegiatan sangat sedikit. Selain itu, Sahabat selalu merasa lesu dan tidak bersemangat melakukan apa pun, dan hanya ingin rebahan saja. Fase pandemic fatigue ini juga membuat Sahabat mengalami perubahan dalam konsumsi makanan atau pola tidur yang biasanya menjadi lebih sedikit atau justru menjadi lebih banyak dari biasanya.

Tips-tips Mengatasinya

Terdapat beberapa tips yang bisa Sahabat lakukan untuk mengatasi pandemic fatigue yang akan berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental. Berikut ini adalah beberapa tipsnya:

Membuat Komitmen

Pandemi Covid-19 memang membuat segalanya berubah sehingga protokol kesehatan seperti memakai masker dijadikan sebagai gaya hidup. Hal tersebut tentu saja mengejutkan dan menjadi sesuatu yang tidak biasa. Supaya tidak terkejut dengan perilaku baru yang ada, cara terbaiknya adalah Sahabat dapat membuat komitmen terhadap diri sendiri seperti saat sebelum pandemi tiba. Apabila di masa sebelum pandemi Sahabat sering mematuhi peraturan-peraturan yang ada seperti dalam berlalu lintas, disiplin memakai peralatan berupa helm saat berkendara motor atau sepeda, tentunya hal tersebut bisa Sahabat terapkan saat menjalankan protokol-protokol kesehatan yang ditetapkan. Hal ini pun akan bisa menjaga diri Sahabat dan orang lain tetap aman dan nyaman.

Cepat Tanggap Terhadap Perubahan

Perubahan gaya hidup pada akhirnya memang mengubah cara pandang orang terhadap virus Covid-19. Orang yang terkonfirmasi positif terkadang tidak bergejala sama sekali. Hal ini sering menyebabkan orang bingung dan tidak percaya bila mereka terkonfirmasi positif COVID. Sahabat kemudian akan bertanya-tanya apa yang harus dilakukan. Sahabat harus menerimanya, dan terus mengikuti perkembangan dari sumber informasi yang terpercaya agar kesehatan, baik fisik maupun mental tetap terjaga.

Mulailah Kebiasaan dari Pencegahan

Pencegahan merupakan hal yang tepat dilakukan saat pandemik Covid-19, dan hal ini bisa menjadi sebuah kebiasaan. Saat melakukannya jangan biarkan diri Sahabat berpikir sedang mengerjakan tugas yang harus harus dilakukan tetapi kerjakanlah seperti rutinitas. Jika dilakukan dengan komitmen, Sahabat akan menemukan momentum saat mengenakan masker atau mencuci tangan menjadi sebuah kebiasaan baru yang baik tanpa perlu dipikirkan terlebih dahulu.

Produk Terkait: Jual Masker Medis

Baca Juga: Gangguan Kesehatan Jiwa, dari Penyebab hingga Cara Mengatasi

Siapkan Persediaan

Masker, hand sanitizer, atau barang-barang lainnya yang dapat menunjang merupakan barang-barang yang penting saat pandemi dan tidak boleh dilupakan sama sekali. Sehingga, Sahabat sebaiknya mempersiapkan barang-barang tersebut dengan baik seperti menyiapkan cadangannya. Hal ini juga untuk mengurangi hambatan dalam memakai masker atau hand sanitizer. Selain itu, simpanlah pada tempat-tempat yang biasa dan mudah dijangkau.

Mengambil Pelajaran dari Orang Lain

Covid-19 penyebarannya cukup massif di seluruh dunia hingga menyebabkan ratusan ribu orang menderita, tetapi Sebagian orang masih menganggap virus ini tidak ada atau perkara yang dibuat-buat. Kenyataannya, virus ini nyata dan dapat menyerang siapa saja. Beberapa penyintas sering membagikan ceritanya saat berjuang melawan virus ini. Sahabat dapat mengambil pelajaran dari kisah tersebut dan menjadi lebih waspada.

Beradaptasilah

Pandemi Covid-19 mungkin tidak akan hilang dalam waktu dekat biarpun telah ditemukan vaksin sebagai pencegahannya. Nah,  cara terbaik untuk mengatasi pandemi ini adalah mencoba untuk beradaptasi bdan melakukan kegiatan dengan cara-cara baru yang lebih aman sesuai dengan prosedur kesehatan yang dianjurkan. Menerima kenyataan baru dan tetap berkomitmen pada kebiasaan yang baik dapat dilakukan sebagai bentuk pencegahan.

Baca Juga: 5 Persiapan untuk Kondisi New Normal

Itulah mengenai fase pandemic fatigue yang mulai menghinggapi sebagian besar orang di dunia termasuk di Indonesia karena pandemi Covid-19 yang tidak kunjung selesai sehingga semua pada lelah dan mulai abai terhadap protokol-protokol kesehatan. Sahabat memang harus bersabar dan tetap yakin bahwa kondisi yang dihadapi akan segera berlalu. Untuk itu, tetap jalankan perilaku 3M dan berpikir positif. Apabila Sahabat memerlukan informasi lanjutan soal pandemic fatigue dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Media K. Mengenal Apa Itu Pandemic Fatigue, Alasan Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 11 December 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/08/070500665/mengenal-apa-itu-pandemic-fatigue-alasan-masyarakat-abaikan-protokol?page=all
  2. Shidqiyyah S. Ciri-Ciri Pandemic Fatigue dan Cara Mengatasinya, Agar Tak Terlena Virus Corona Covid-19 [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 11 December 2020]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4411097/ciri-ciri-pandemic-fatigue-dan-cara-mengatasinya-agar-tak-terlena-virus-corona-covid-19
  3. Pandemic Fatigue dan Cara Mengatasinya [Internet]. kumparan. 2020 [cited 11 December 2020]. Available from: https://kumparan.com/lifeatkumparan/pandemic-fatigue-dan-cara-mengatasinya-1ufFbtDobao/full

Chat Asisten ProSehat aja