Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Benarkah Berjemur Matahari Pagi Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh?

Belakangan ini beredar kabar lewat broadcast atau grup WA bahwa sinar matahari dapat membunuh virus corona. Seorang ahli gizi komunitas, dr. Tan Shot Yen, mengatakan bahwa jam 10 merupakan waktu terbaik untuk berjemur karena sinar UVB paling tinggi dimulai dari pukul 10 pagi. Lalu, benarkah bahwa sinar matahari dapat membunuh virus corona? Lantas, benarkah matahari jam 10 pagi adalah waktu terbaik untuk berjemur? Mari kita bahas satu persatu ya, Sobat.

Baca Juga: Cara Dapatkan Imunitas Tubuh Alami Tanpa ke Bioskop

Sinar matahari mempunyai banyak sekali manfaat bagi tubuh. Seperti yang kita ketahui bahwa sinar matahari adalah pembentuk vitamin D di tubuh manusia. Vitamin D terbentuk dari kolesterol di kulit yang terpapar sinar matahari. Sinar UVB yang dihasilkan matahari (panjang gelombang 290-315 nm) menyebabkan photolysis yang mengubah kolesterol menjadi vitamin D.  Oleh karena itu, sangatlah penting bagi tubuh kita untuk tetap terpapar sinar matahari setiap harinya untuk menjaga kadar vitamin D dalam tubuh. 1-4

Vitamin D mempunyai peran yang sangat penting bagi tubuh dalam menjaga kesehatan. Apabila tubuh kekurangan vitamin D, akan menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup serius, antara lain osteoporosis, kanker, depresi, lemah otot, bahkan kematian. Selain itu, dengan dosis yang tepat, sinar matahari juga memiliki sejumlah manfaat, seperti kualitas tidur yang baik, meningkatkan mood serta meningkatkan sistem imun tubuh. 1-4

Produk Terkait: Nature Plus Vitamin D3

Beberapa penelitian menyatakan bahwa salah satu fungsi sinar matahari yang terpenting selain pembentuk vitamin D adalah meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan berbagai penyakit seperti menurunkan resiko penyakit jantung, sklerosis atau kelemahan otot, penyakit autoimun, flu dan juga mengurangi risiko terkena kanker. 1-4

Baca Juga: Jenis Kanker yang Sering Menyerang Wanita

Karena semakin parahnya penyebaran virus corona dalam beberapa waktu belakangan ini, banyak sumber yang tidak dapat dipercaya mengatakan bahwa paparan sinar matahari dapat membantu membunuh virus corona. Namun, menurut para ahli, hal ini belum dapat dibenarkan. Alasannya, temperatur dari sinar matahari tidak mencapai lebih dari 560 C sehingga tidak dapat membunuh virus corona.5 Karena virus corona masih merupakan virus baru, maka belum banyak penelitian yang menyatakan bahwa virus corona dapat mati dengan paparan panas matahari dan juga sinar UV.6-7

Tidak Membunuh Virus Corona

Dapat kita ambil simpulkan bahwa sinar matahari tidak dapat membunuh virus corona, namun sinar matahari dapat membantu Sobat meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar Sobat tidak mudah terinfeksi dengan virus corona.

Lalu, kapan waktu yang tepat serta berapa lama waktu yang dibuutuhkan untuk berjemur dibawah sinar matahari untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh ?

Para ahli mengatakan bahwa waktu terbaik paparan sinar matahari yang baik bagi kesehatan adalah berjemur pagi hari dibawah jam 11 pagi. Namun, kadar tertinggi UVB adalah pada pukul 11-15.30, seperti yang disebutkan di atas bahwa UVB berperan dalam pembentukan vitamin D tubuh8 namun, karena tingginya sinar ultraviolet A (UV) pada tengah hari dapat menyebabkan berbagai kelainan kulit seperti kulit terbakar sehingga timbul kemerahan, penuaan pada kulit (kerutan serta flek hitam pada wajah).
Hal yang paling ditakutkan apabila terpapar sinar matahari melebihi jam 11 pagi ialah meningkatnya risiko terkena kanker kulit. Sehingga waktu terbaik untuk berjemur antara jam 10-11 pagi.1-3

Perhatikan Jam & Durasi Berjemur!

Waktu berjemur yang aman mungkin tidak sama untuk semua orang, hal ini memerlukan penyesuaian seberapa lama seseorang berjemur dan dengan beberapa faktor lain seperti jenis kulit, kondisi cuaca atau lokasi geografis untuk menghindari efek samping potensial seperti terbakar matahari atau kanker kulit. Seperti halnya negara dingin atau pada musim dingin misalnya di Spanyol, paparan matahari paling baik untuk kesehatan adalah pukul 10 pagi sampai 4 sore selama 2 jam paparan sinar matahari. 1-3

Bagaimana bila dibandingkan di Indonesia? Selama Sobat tidak memiliki komplikasi dengan paparan sinar matahari seperti kulit mudah terbakar maupun flek hitam, Sobat dapat berjemur tanpa menggunakan tabir surya selama 20 menit setiap hari, hindari paparan matahari lebih dari 30 menit karena dapat menimbulkan kemerahan pada kulit dan risiko kanker kulit. 1-3

Baca Juga: Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Liburan ke Bali

Selain berjemur di bawah sinar matahari pagi, diperlukan beberapa faktor lain dalam menangkal infeksi COVID-19 yaitu dengan menjaga kebersihan tubuh, selalu mencuci tangan selama minimal 20 detik, melakukan desinfeki dengan cairan desinfektan pada barang-barang yang sering disentuh, hindari memegang wajah (terutama mata, hidung dan mulut), manjaga jarak sosial (hindari bersentuhan dengan orang lain), menggunakan masker, menerapkan etika batuk dan bersin, istirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi serta berolahraga yang teratur setiap harinya.7

Produk Terkait: Obat Osteoporosis

Untuk informasi kesehatan lainnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

DAFTAR PUSTAKA

  1. How much sun is good for our health? [Internet]. ScienceDaily. 2017 [cited 27 March 2020]. Available from: https://www.sciencedaily.com/releases/2017/03/170308083938.htm
  2. Rayman R. How to Safely Get Vitamin D From The Sun [Internet]. Healthline. 2018 [cited 27 March 2020]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-d-from-sun#overview
  3. Publishing H. Benefits of moderate sun exposure – Harvard Health [Internet]. Harvard Health. 2015 [cited 27 March 2020]. Available from: https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/benefits-of-moderate-sun-exposure
  4. Repinski K. The Health Benefits of Some Sun Exposure [Internet]. Consumer Reports. 2018 [cited 27 March 2020]. Available from: https://www.consumerreports.org/health-wellness/sun-exposure-health-benefits/
  5. Can sun exposure kill the novel coronavirus? – Chinadaily.com.cn [Internet]. Chinadaily.com.cn. 2020 [cited 27 March 2020]. Available from: https://www.chinadaily.com.cn/a/202002/08/WS5e3eb7aea31012821727601d.html
  6. Roach J. UV radiation from the sun increases ‘by a factor of 10’ by summer and could be key in slowing COVID-19 [Internet]. ACCU Weather. 2020 [cited 27 March 2020]. Available from: https://www.accuweather.com/en/health-wellness/uv-radiation-from-the-sun-increases-by-a-factor-of-10-by-summer-and-could-be-key-in-slowing-covid-19/703393
  7. Fallon S. Spring equinox: Will season’s longer days, stronger sunlight, warmer air help kill coronavirus? [Internet]. Northjersey.com. 2020 [cited 27 March 2020]. Available from: https://www.northjersey.com/story/news/coronavirus/2020/03/20/springs-longer-days-more-sunlight-warmer-temperatures-help-kill-coronavirus-covid-19/2871156001/
  8. When is the Best Time to Get Vitamin D from Sunlight ?. [Internet]. Theralight. 2020. [cited 28 March 2020]. Available from: https://theralightinc.com/best-time-to-get-vitamin-d-from-sunlight/

Chat Asisten ProSehat aja