Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

8 Tips Meningkatkan Semangat Work from Home Selama Bulan Ramadan

Bulan Ramadan yang suci dan penuh berkah telah tiba. Bulan Ramadan merupakan waktu bagi Sobat yang beragama Muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Sayangnya, pada tahun ini ibadah puasa dilakukan di rumah sembari work from home. Terkadang bekerja dari rumah membuat sebagian orang menjadi kurang semangat apalagi tengah berpuasa. Namun, jangan jadikan bulan puasa alasan untuk malas-malasan. Berikut 8 tips ampuh supaya Sobat tetap semangat kerja di Bulan Ramadan.

  1. Tidur malam yang cukup

Terkadang, work from home membuat Sobat lupa akan waktu hingga bekerja sampai larut malam. Namun, perlu disadari betapa pentingnya tidur yang cukup selama Bulan Ramadan. Untuk orang dewasa usia 18-60 tahun, dianjurkan untuk tidur selama 7-8 jam setiap malam1. Selain meningkatkan imun tubuh, tidur yang cukup juga bisa membantu bangun untuk sahur dan meningkatkan semangat kerja selama puasa.

  1. Buat to-do list

Pekerjaan menumpuk yang membuat patah semangat dapat diselesaikan dengan membuat daftar pekerjaan. Penelitian menunjukkan bahwa membuat to-do list dapat meningkatkan produktivitas3. Sobat dapat membuat daftar pekerjaan ini sessaat setelah sahur dan menuliskan apa saja yang hendak diselesaikan pada hari itu.

  1. Buat ruang sendiri untuk work from home

Salah satu tantangan dari work from home adalah tidak adanya ruang sendiri, yang membuat konsentrasi buyar saat bekerja. Terlebih saat bulan puasa, emosi jadi mudah meningkat apabila banyak hambatan dalam pekerjaan. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah membuat ruang sendiri untuk kerja, ruang dimana Sobat dapat fokus dan tidak diganggu oleh siapapun sehingga dapat lebih fokus.

  1. Kontrol porsi makan saat sahur dan berbuka

Akibat menahan lapar dan haus seharian selama bulan Ramadan, terkadang banyak orang “balas dendam” saat berbuka dan sahur. Padahal, makan berlebihan dapat memberi dampat buruk pada kesehatan, yang dapat menurunkan produktivitas saat kerja5. Makanlah dalam porsi cukup.

  1. Olahraga ringan

Tentunya work from home dan berpuasa membuat menjadi malas bergerak. Namun, tahukah Sobat betapa pentingnya olahraga ringan? Yoga dan stretching dapat membuat lebih fokus, sehat, dan tentunya meningkatkan produktivitas.

  1. Tidur siang

Tidur siang selama 15-20 menit dapat mengembalikan stamina dan membuat Sobat lebih fokus dalam bekerja.

  1. Jangan melihat jam terus-menerus

Menyibukkan diri untuk menyelesaikan pekerjaan akan membuat Sobat terhindar dari godaan untuk melirik jam berkali-kali dan menghitung waktu menuju magrib. Beri target untuk diri sendiri, sehingga pada magrib tiba, Sobat dapat berbuka dengan tenang tanpa dihantui deadline.

  1. Berbuka puasa bersama di rumah

Berbuka bersama di rumah bersama keluarga dapat menjadi bentuk syukur karena sudah berhasil melewati satu hari ibadah puasa. Berbukalah di rumah mengingat social distanding masih sangat diperlukan saat ini. Bagi Sobat yang hidup merantau, jangan khawatir, cobalah berbuka bersama melalui jaringan online melalui fitur video call dengan berbagai aplikasi seperti Skype, Line Call, Google Hangout, dan social media lainnya. Hal ini dapat membuat Sobat semakin semangat bekerja dan menjalankan ibadah puasa pada hari berikutnya.

Nah, Sobat, sekian tips untuk tetap semangat work from home selama bulan Ramadan. Selamat menjalankan ibadah puasa, dan jangan lupa, tetap semangat!

Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, Sobat dapat mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat atau bisa menghubungi nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat!

Ditulis Oleh: dr. Fenyta Christyani

Daftar Pustaka

  1. Watson, N., Badr, M., Belenky, G., Bliwise, D., Buxton, O., & Buysse, D. et al. (2015). Recommended Amount of Sleep for a Healthy Adult: A Joint Consensus Statement of the American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society. SLEEP. doi: 10.5665/sleep.4716
  2. Besedovsky, L., Lange, T., & Haack, M. (2019). The Sleep-Immune Crosstalk in Health and Disease. Physiological Reviews99(3), 1325-1380. doi: 10.1152/physrev.00010.2018
  3. Schrager, S., & Sadowski, E. (2016). Getting More Done: Strategies to Increase Scholarly Productivity. Journal Of Graduate Medical Education8(1), 10-13. doi: 10.4300/jgme-d-15-00165.1
  4. The Jakarta Post. (2020). How to stay productive while working from home. Retrieved 24 April 2020, from https://www.thejakartapost.com/life/2020/03/24/how-to-stay-productive-while-working-from-home.html
  5. Prentice, A. (2001). Overeating: The Health Risks. Obesity Research9(S11), 234S-238S. doi: 10.1038/oby.2001.124
  6. Woodyard, C. (2011). Exploring the therapeutic effects of yoga and its ability to increase quality of life. International Journal Of Yoga4(2), 49. doi: 10.4103/0973-6131.85485
  7. Lovato, N., & Lack, L. (2010). The effects of napping on cognitive functioning. Progress In Brain Research, 155-166. doi: 10.1016/b978-0-444-53702-7.00009-9

Chat Asisten ProSehat aja