Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

5 Makanan yang Harus Diwaspadai Penderita Diabetes

Diabetes Melitus (DM), atau biasa dikenal dengan kencing manis, merupakan kelompok penyakit metabolik kronikyang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah. Paling sedikit 285 juta orang di dunia menderita DM dan 60%-nya terdapat di Asia. Dalam keadaan normal, makanan yang dicerna akan berubah menjadi glukosa yang kemudian digunakan untuk menghasilkan energi. Glukosa dalam darah lalu dipindahkan ke dalam sel dengan bantuan hormon insulin, baik untuk langsung diubah menjadi energi atau disimpan sebagai cadangan energi. Produksi maupun aktivitas dari hormon insulin ini terganggu pada penderita diabetes sehingga terjadi penumpukan kadar glukosa dalam darah yang disebut hiperglikemia.

Sobat mungkin berpikir apa saja tanda dari DM. Penderita DM seringkali cepat haus dan lapar, frekuensi berkemihmeningkat, dan penurunan berat badan. Seseorang dapat dikatakan menderita diabetes apabila mengalami gejala di atas ditambah dengan nilai gula darah sewaktu yang³ 200 mg/dl. Bagi Andayang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, berat badan berlebih, aktivitas fisik yang kurang, dan sering mengonsumsi makanan dengan kualitas buruk lebih berisiko untuk terkena DM. IngatyaSobat, Penyakit ini tidak dapat disembuhkan, tapi dapat dikontrollho. Apabila tidak dikontrol, diabetes dapat berlanjut menjadi kerusakan ginjal, mata, saraf, serta penyakit jantung. Salah satu upaya untuk mengontrolnya adalah dengan mengatur makanan yang dikonsumsi agar berat badan, gula darah, tekanan darah, dan kadar lemak dalam tubuh tetap dalam batas normal. Tentunya terdapat beberapa makanan yang harus diwaspadai penderita diabetes agar gula darah tetap terkontrol dan terhindar dari komplikasi. Yuk, kita simak di bawah ini!

  1. NASI PUTIH SEBAGAI SUMBER KARBOHIDRAT

Orang Asia lebih cenderung terkena diabetes pada usia yang lebih muda dan pada indeks massa tubuh yang lebih kecil dibandingkan orang Barat. Hal ini disebabkan beberapa faktor,salah satunya adalah tingginya konsumsi karbohidrat sederhana yang terdapat pada nasi putih. Karbohidrat merupakan sumber utama yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Karbohidrat dibagi dua jenis, karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Pada penderita diabetes, makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti nasi putih, harus dibatasi karena karbohidrat jenis ini dicerna dalam waktu singkat sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah dalam waktu yang cepat. Selain nasi putih, makanan pokok yang mengandung karbohidrat simpleks adalah pasta, roti tawar, dan sereal. Asupan karbohidrat yang dianjurkan untuk penderita diabetes adalah 45–65% total asupan energi danSobat dengan diabetes disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks sebagai makanan pokok. Karbohidrat kompleks, seperti pada nasi merah atau roti gandum, memiliki kadar serat dan vitamin yang tinggi sehingga dapat memperlambat penyerapan glukosa.

  1. MAKANAN & MINUMAN MANIS

Makanan dan minuman manis seperti gula, kue kukis, pastry, permen, manisan, sirup dengan kadar fruktosa yang tinggi, minuman ringan, jus buah, dan bahan pemanis buatan mengandung karbohidrat sederhanaharus dibatasi pada penderita diabetes karena dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Konsumsi minuman dengan kadar fruktosa yang tinggi secara berlebihan selain akan memengaruhi kadar gula darah, juga akan akan memengaruhi sensitivitas hormon insulin, tekanan darah, metabolisme lemak, serta meningkatkan deposit lemak dalam tubuh. Gula dan produknya (minuman ringan dan manis) serta madu, hanya diperbolehkan untuk dikonsumsi pada kondisi kadar gula darah yang sangat rendah (hipoglikemia).

  1. PRODUK HEWANI & MAKANAN YANG DIGORENG

Produk hewani seperti daging berlemak, mentega, margarin, susu full cream, kuning telur,mayones, es krim dan makanan lain yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans merupakanmakanan yang harus diwaspadai penderita diabetes. Makanan yang memiliki kadar lemak yang tinggi  (terutama lemak jenuh dan lemak trans) akan mempersulit kerja hormon insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel sehingga berperan dalam peningkatan kadar glukosa darah. Selain itu, lemak yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan berbagai kanker. Asupan lemak yang dianjurkan pada penderita diabetes adalah 20–25% dari kebutuhan kalori atau tidak lebih dari 2-3 gram lemak per porsi makanan.

Pengolahan makanan juga harus diperhatikan untuk membatasi kadarlemak yang dikonsumsi. Anda harus membatasikonsumsi makanan yang diproses dengan cara digoreng,serta yang diolah dengan mentega atau margarin.Sebab dalam pembuatan margarin, terjadi proses hidrogenasi yang mengubah lemak baik untuk tubuh menjadi lemak jenuh dan lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Mengurangi konsumsi lemak dan mengurangi lemak dalam tubuh dapat membantu hormon insulin agar dapat bekerja secara optimal, menurunkan berat badan, menjaga kadar gula dan lemak dalam darah agar tetap terkontrol.

  1. MAKANAN KEMASAN & MAKANAN CEPAT SAJI

Makanan kemasan dan makanan cepat saji harus dikurangi. Makanan kemasan seperti makanan ringan (keripik kentang), sayuran dan buah kalengan,jus buah dalam kemasan cenderung mengandung karbohidrat kompleks, bahan pengawet, pemanis buatan, dan mengandung kadar garam tinggi. Sedangkan makanan cepat saji cenderung memiliki kadar lemak trans yang tinggi. Bahan–bahan yang terdapat pada kedua kelompok makanan tersebut dapat memengaruhi kadar gula dalam darah melalui proses yang telah dijelaskan sebelumnya.

Anjuran asupan garam untuk penderita diabetes sebenarnya sama dengan orang sehat yaitu < 2300 mg/hari. Namun,umumnya penyakit diabetes terjadi bersamaan dengan tekanan darah tinggi atau bahkan sudah menimbulkan komplikasi ke ginjal. Sehingga disarankan untuk membatasi konsumsi garam, untuk menjaga tekanan darah dan meringakan kerja ginjal, dengan mengurangi jumlah garam yang ditambahkan pada saat memasak dan membatasi konsumsi makanan berpengawet.

  1. ALKOHOL

Salah satu makanan yang harus diwaspadai penderita diabetes adalah makanan dan minuman yang tinggi alkohol. Alkohol pada penderita diabetes rentan untuk menyebabkan keadaan hipoglikemia apabila dikonsumsi berlebihan dan dalam perut kosong, terlebih pada yang menerima terapi hormon insulin. Alkohol juga dapat menyebabkan berbagai efek metabolik lain, seperti konsumsi kalori yang berlebihan, peningkatan kadar lemak, radang pankreas, gangguan pada metabolisme karbohidrat dan glukosa, gangguan pada fungsi hati. Sehingga dianjurkan bagi penderita diabetes untuk membatasi konsumsi alkohol untuk menghindari komplikasi dari diabetes, seperti hipoglikemia dan penyakit jantung.

Nah, Sobat itulah jenis makanan dan minuman yang perlu diwaspadai penderita diabetes. Jika Anda membutuhkan alat cek gula darah, gula rendah kalori, atau produk kesehatan lain, bisa dipesan dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

instal aplikasi prosehat

Referensi:

  1. Type 2 Diabetes diet guidelines: foods to eat, foods to avoid [Internet]. [dikutip 13 September 2018]. Tersedia pada: medicinenet.com/diabetic_diet_for_type_2_diabetes/article.htm#type_2_diabetes_diet_definition_and_facts
  2. Diabetic Food List: Best and worst choices [Internet]. [dikutip 13 September 2018]. Tersedia pada: webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1
  3. PERKENI. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PERKENI; 2015.
  4. NIDKK. What I Need to Know About Eating and Diabetes. Bethesda: NIH; 2007.
  5. Jeevani. Diet for diabetics and their limitations. J Diabetes Metab. 2011;02(09).
  6. Jain R, Handa A, Tiwari D, Priyanka J, Gupta AK. Nutrition in diabetes. JIACM. 2014;15(2) :125­–31.
  7. Asif M. The prevention and control the type-2 diabetes by changing lifestyle and dietary pattern. J Educ Health Promot [Internet]. 21 Februari 2014 [dikutip 13 September 2018];3. Tersedia pada: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3977406/
  8. Hamdy O, Barakatun-Nisak M-Y. Nutrition in diabetes. Endocrinol Metab Clin North Am. 2016;45(4):799–817.
  9. Evert AB, Boucher JL, Cypress M, Dunbar SA, Franz MJ, Mayer-Davis EJ, dkk. Nutrition therapy recommendations for the management of adults With diabetes. Diabetes Care. 2014;37(Supplement_1):S120–43.
  10. Hu FB. Globalization of Diabetes: The role of diet, lifestyle, and genes. Diabetes Care. 2011;34(6):1249–57.

WhatsApp Asisten Maya saja