Telp / WhatsApp : 0811-15-12-800

5 Mitos yang Perlu Sobat Ketahui Tentang Virus COVID 19

Sobat, semenjak ditemukannya pasien pertama yang terinfeksi virus Corona di Indonesia, maka masyarakat dihebohkan dengan berbagai macam antisipasi yang dapat menangkal masuknya virus Corona masuk ke dalam tubuh. Namun sayangnya, segala bentuk pencegahan kebanyakan masih sebatas mitos dan tidak diketahui sumber pastinya.

Sebagai masyarakat yang peduli akan kesehatan, Sobat perlu memastikan sumber berita kesehatan tersebut apakah resmi dari badan kesehatan seperti Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) atau badan kesehatan Republik Indonesia atau KEMENKES RI.

Virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-COV-2) merupakan virus yang menyerang saluran pernapasan yang menyebabkan infeksi COVID-19 yang dapat menyebabkan kematian karena dapat berakibat gagal napas. Virus ini dapat menyerang berbagai usia baik anak sampai dewasa.

Infeksi virus corona ini sangat berbahaya, sehingga, muncullah berbagai macam mitos, antara lain:

  1. Antibiotik Bisa Cegah Virus Corona

WHO menyatakan bahwa antibiotik tidak bekerja terhadap infeksi virus. Antibiotik hanya bekerja pada infeksi bakteri. Dengan kata lain, antibiotik tidak dapat mengatasi apalagi mencegah COVID-19. Pemberian antibiotik tentunya harus secara bijaksana dengan resep dokter. Penggunaan antibiotik secara sembarangan dapat menyebabkan resisten.

Lalu, obat-obatan apa yang dapat mencegah infeksi virus corona? Sampai saat ini belum ada obat-obatan khusus yang dapat mencegah infeksi virus corona. WHO tidak merekomendasikan mengonsumsi obat-obatan termasuk antibiotik segai pencegahan COVID-19.

  1. Bawang Putih Ampuh Menangkal Virus Corona

Bawang putih memang dikenal mempunyai segudang manfaat positif bagi kesehatan, seperti mencegah risiko terjadinya penyakit jantung, anti-tumor, anti infeksi bakteri dan menurunkan tekanan darah serta menurunkan gula darah.

Namun, sampai saat ini belum ada penelitian yang mengatakan bahwa mengonsumsi bawang putih dapat mencegah infeksi virus corona.

  1. Paket dari Cina Dapat Membawa Virus Corona

Bagi Sobat yang terbiasa belanja online mungkin sudah biasa menerima kiriman paket dari luar negeri, terutama Cina. Namun tak perlu was-was, seperti yang diketahui penyebaran virus corona dari manusia ke manusia dapat melalui droplet (bersin, batuk) serta kontak tubuh pada pasien yang positive COVID-19. Karakteristik dari virus corona tidak tahan lama hidup pada benda mati. Sehingga, menurut WHO menerima paket dari Cina cukup aman.

  1. Mandi Air Panas Dapat Membunuh Virus Corona yang Menempel di Badan

WHO telah menyatakan bahwa mandi dengan air suhu panas tidak dapat mencegah terjangkitnya COVID-19. Mandi dengan air panas justru dapat membahayakan kulit karena dapat menyebabkan kulit menjadi kering, iritasi atau malah terbakar karena kulit tidak tahan dengan suhu yang terlalu panas.

Mengingat cara penyebaran virus corona yang dapat terjadi akibat kontak dengan penderita positive COVID-19, baik dengan bersalaman atau dengan droplet (bersin dan batuk) dalam jarak dekat, maka mandi dengan air panas tidak dapat mencegah masuknya virus apabila kita tidak memerhatikan faktor pencegahan lainnya seperti mencuci tangan setelah memegang benda, menghindari orang dengan gejala batuk, bersin dan demam serta menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan yang sehat.

  1. Penyemprotan Alkohol di Seluruh Tubuh Efektif Mencegah Corona

Masih menurut WHO, penyemprotan alkohol di seluruh tubuh tidak akan membunuh virus corona yang telah masuk ke dalam tubuh, sebaliknya malah akan berbahaya karena akan mengiritasi kulit serta melukai selaput lendir seperti mulut dan mata. Alkohol 60% dapat digunakan dengan menyemprotkannya ke tangan untuk mencegah virus masuk ke dalam tubuh. Namun, perlu diperhatikan, terlalu sering Sobat menyemprotkan alkohol ke tangan dapat menyebabkan kulit menjadi kering sampai timbul iritasi.

Untuk informasi kesehatan lainnya, Sobat dapat mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat atau bisa menghubungi nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat!

DItulis Oleh: dr Jesica Chintia Dewi

DAFTAR PUSTAKA

  1. Coronavirus [Internet]. Who.int. 2020 [cited 20 March 2020]. Available from: who.int/health-topics/coronavirus
  2. Q&A on coronaviruses (COVID-19) [Internet]. Who.int. 2020 [cited 20 March 2020]. Available from: who.int/news-room/q-a-detail/q-a-coronaviruses
  3. Myth busters [Internet]. Who.int. 2020 [cited 20 March 2020]. Available from: who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public/myth-busters
  4. Bayan L, Hossain Koulivand P, Gorji A. Garlic: a review of potential therapeutic effects. NCBI [Internet]. 2014 [cited 20 March 2020];v.4(1); Jan-Feb 2014. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4103721/
  5. Staff L. 13 Coronavirus myths busted by science [Internet]. livescience.com. 2020 [cited 20 March 2020]. Available from: livescience.com/coronavirus-myths.html
  6. Lockerd Maragakis, M.D., M.P.H. L. Coronavirus Disease 2019: Myth vs. Fact [Internet]. Johns Hopkins. 2020 [cited 20 March 2020]. Available from: hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/coronavirus/2019-novel-coronavirus-myth-versus-fact

Chat Asisten ProSehat aja