Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Kenali 3 Vaksinasi yang Penting untuk Lansia

Sahabat Sehat, seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh manusia melemah sehingga membuat tubuh lebih sulit dalam melawan infeksi. Orang lanjut usia (lansia) lebih mungkin terkena penyakit seperti flu, radang paru-paru, dan herpes zoster, dan mengalami komplikasi yang dapat menyebabkan sakit jangka panjang, rawat inap, dan bahkan kematian.

Kenali 3 Vaksinasi yang Penting untuk Lansia

 

Vaksin sangat penting untuk lansia. Terlebih, jika lansia memiliki penyakit kronis seperti diabetes atau penyakit jantung, mendapatkan vaksinasi akan lebih bermanfaat. Vaksin dapat melindungi lansia dari penyakit serius (dan komplikasi terkait) sehingga ia dapat tetap sehat seiring bertambahnya usia.

Bagi Sahabat Sehat yang sudah lanjut usia atau sedang merawat lansia di rumah, yuk cari tahu vaksin apa saja yang dibutuhkan di usia lanjut.

Angka Harapan Hidup terus Meningkat

Masih banyak orang beranggapan bahwa vaksinasi selesai di masa kecil. Sebagian lainnya merasa vaksinasi tambahan dilakukan hanya jika diperlukan, misalnya vaksin meningitis untuk umroh atau haji dan vaksin darurat seperti vaksin Covid-19.

Program vaksinasi dewasa memang masih belum banyak terdengar di masyarakat. Padahal, manfaatnya sama besarnya dengan vaksin saat kanak-kanak.

Angka harapan hidup yang terus meningkat di Indonesia menjadi sebuah tantangan bagi masyarakat untuk melindungi orang tua dari kesakitan. Pada tahun 1990, angka harapan hidup orang Indonesia adalah sekitar 62 tahun. Itu adalah rata-rata lamanya hidup orang Indonesia. Tahun 2019, angka harapan hidup orang Indonesia meningkat menjadi 71 tahun. Hal ini bisa terjadi karena adanya kemajuan ekonomi, lebih mudahnya akses layanan kesehatan, dan sebagainya.

Peningkatan angka harapan hidup ini membuat vaksinasi menjadi sarana penting untuk melindungi kelompok usia rentan ini. Penyakit menular seperti influenza dan pneumonia adalah salah satu pembunuh utama lansia di dunia.

Dapatkan: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah dari ProSehat

Vaksinasi yang Penting untuk Lansia

Sesuai pedoman jadwal imunisasi dewasa yang direkomendasikan oleh Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (PAPDI) tahun 2021, jenis vaksinasi yang dibutuhkan oleh lansia adalah sebagai berikut:

Influenza

Influenza adalah penyakit yang sangat serius bagi lansia (orang berusia 65 tahun ke atas). Selain itu, penyakit ini juga membahayakan orang dengan kondisi medis tertentu sehingga meningkatkan risiko menjadi sakit berat dan komplikasi.

Strain virus influenza berubah setiap tahun dan vaksin berubah setiap tahun untuk menyesuaikan dengan strain baru. Itulah mengapa penting untuk mendapatkan vaksin influenza setiap satu tahun sekali.

Penyakit influenza seringkali diremehkan karena dianggap seperti batuk dan pilek biasa. Walau memang sama-sama menimbulkan gejala pilek, namun influenza menyebabkan demam, badan meriang, dan sesak nafas atau nafas terasa berat. Maka, vaksinasi influenza sangat direkomendasikan bagi semua orang, terutama lansia yang imunitasnya semakin turun seiring bertambahnya usia.

Pneumokokus (PCV-13/ PPSV-23)

Penyakit pneumokokus adalah infeksi bakteri. Penyakit ini sangat serius pada orang tua dan dapat menyebabkan radang paru-paru (pneumonia), infeksi darah (sepsis), dan radang selaput otak (meningitis).

Ada dua macam vaksin pneumokokus, yaitu vaksin PCV-13 dan vaksin PPSV-23. Vaksin PCV-13 melindungi dari 13 macam bakteri penyebab pneumonia, sedangkan PPSV-23 melindungi dari 23 macam bakteri.

Jika lansia belum pernah divaksinasi pneumokokus saat kecil, ia bisa mendapatkan vaksinasi PCV-13 terlebih dahulu dan dilanjutkan PPSV-23 satu tahun kemudian, atau sebaliknya. Vaksin PCV-13 dapat diberikan mulai usia 50 tahun ke atas, sedangkan vaksin PPSV-23 diberikan mulai usia 60 tahun ke atas. Pemberian kedua jenis vaksin ini tidak boleh dalam waktu yang bersamaan.

Baca Juga: 10 Jenis Medical Check Up Rutin yang Perlu Dilakukan Lansia

Herpes zoster

Herpes zoster adalah penyakit yang disebabkan ketika virus cacar air (varisela) aktif kembali. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri saraf yang parah dan dapat berlangsung selama berbulan-bulan.

Vaksin herpes zoster direkomendasikan untuk orang berusia 50 tahun ke atas karena kelompok usia tersebut berisiko lebih tinggi terkena herpes zoster. Seiring bertambahnya usia, kekebalan tubuh terhadap virus varisela-zoster menurun. Hal ini meningkatkan kemungkinan virus varisela-zoster menjadi aktif kembali.

Sahabat Sehat, itulah rekomendasi vaksinasi untuk lansia. Pencegahan adalah cara yang paling efektif untuk melindungi kesehatan lansia, dan vaksinasi terhadap penyakit menular yang paling umum adalah pendekatan yang paling disarankan.

Ayo segera lindungi lansia dari penyakit menular yang membahayakannya. Jadwalkan vaksinasi lansia bersama ProSehat, baik di klinik Prosehat maupun di rumah untuk kenyamanan dan kemudahan Sahabat Sehat.

Layanan di klinik Prosehat bisa dilakukan di Grand Wisata Bekasi dan Palmerah Jakarta Barat dengan kisaran harga promo sebagai berikut (harga dapat berubah sewaktu-waktu):

Vaksin Influenza 4 strain di klinik Rp. 299.000
Vaksin Influenza 4 strain di rumah Rp. 550.000
Vaksin PCV-13 di klinik Rp. 960.000
Vaksin PCV-13 di rumah Rp. 1.200.000
Vaksin PPSV-23 di klinik Rp. 990.000
Vaksin PPSV-23 di rumah Rp. 1.250.000

Baca Juga: Pentingnya Memberi Vaksin Flu untuk Orang Tua atau Lansia

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan ProSehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Nurul L
Ditinjau oleh: dr. Nurul L

 

Referensi

  1. Adults Age 65 and Older. HHS.
  2. Jadwal Imunisasi Dewasa 2021. PAPDI. 
  3. Immunisations for adults and seniors. Australia Government Department of Health.
  4. Ciabattini A, et al. Vaccination in the elderly: The challenge of immune changes with aging. 

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com