Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Anak Indonesia Rentan Terinfeksi TBC, Lindungi Dengan Imunisasi

Tuberkulosis atau TBC merupakan infeksi kronis pada paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini umumnya menyebar melalui percikan air liur (droplet) yang mengandung bakteri TBC dari orang yang terinfeksi.

Anak Indonesia Rentan Terinfeksi TBC, Lindungi Dengan Imunisasi

Anak Indonesia Rentan Terinfeksi TBC, Lindungi Dengan Imunisasi

Di Indonesia, kasus penyakit TBC masih tergolong tinggi dari tahun ke tahun, dan Indonesia berada di peringkat kedua setelah India.

TBC pada anak biasanya terjadi akibat anak menghirup bakteri TBC yang berada di udara. Bakteri ini kemudian terjebak didalam paru-paru dan menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti ginjal, tulang belakang, bahkan otak.

Anak-anak berpeluang besar tertular TBC dari orang dewasa disekitarnya yang menderita penyakit tersebut, dibanding tertular dari teman sebayanya. Cara yang efektif untuk melindungi anak hingga mereka dewasa adalah dengan melakukan imunisasi BCG.

Gejala TBC Pada Anak

Gejala TBC pada anak bisa berbeda-beda dan cenderung lebih sulit dideteksi sehingga kerap terlambat mendapatkan penanganan. Berikut adalah beberapa gejala umumnya:

  • Demam
  • Penurunan berat badan
  • Pertumbuhan yang buruk
  • Batuk
  • Kelenjar getah bening tampak bengkak, beberapa lainnya mungkin mulai mengeluarkan cairan melalui kulit
  • Panas dingin

imunisasi anak di rumah, imunisasi anak hemat, imunisasi anak murah, imunisasi si kecil

Sedangkan pada anak yang lebih besar, berikut adalah beberapa gejala TBC yang paling umum ditemukan :

  • Batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu
  • Sakit atau nyeri di dada
  • Batu disertai darah
  • Mudah lelah
  • Kelenjar getah bening bengkak
  • Penurunan berat bdan
  • Nafsu makan menurun
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari
  • Panas dingin

Gejala TBC terkadang terlihat seperti penyakit lainnya, konsultasikan dengan dokter untuk memastikannya.

Baca Juga: Orangtua Harus Tahu, Begini Cara Kejar Imunisasi Anak

Gejala Saat TB Menyerang Organ Tubuh Lain

Infeksi TBC pada anak tidak hanya membahayakan paru-paru, tetapi juga seluruh organ tubuh lainnya. Oleh sebab itu, ada gejala khusus yang akan timbul saat organ tubuh tertentu diserang oleh bakteri tuberkulosis. Berikut beberapa organ tubuh anak yang paling sering di serang oleh infeksi TBC:

Tuberkulosis kelenjar

Biasanya terjadi pada kelenjar getah bening di leher, dengan ukuran diameter kurang lebih 1 cm. Benjolan terlihat seperti kelereng yang berderet dengan konsistensi yang kenyal, tetapi tidak nyeri.

Tuberculosis otak dan selaput otak (meningitis TB)

Infeksi TBC juga sangat mudah menyebar ke otak. Saat mengenai selaput otak, biasanya akan menjadi rewel, sakit kepala, kejang hingga kaku.

Tuberkulosis tulang

Gejala yang ditimbulkan tergantung pada bagian tulang yang terkena infeksi tuberkulosis, misalnya :

  • TB tulang belakang (spondylitis), ditandai dengan penonjolan tulang belakang (gibbus).
  • TB tulang panggul (koksitis), ditandai dengan gangguan berjalan, pincang, atau terjadi peradangan di daerah panggul.
  • TB tulang lutut (gonitis), ditandai dengan pincang dan/ bengkak pada area lutut tanpa ada sebab yang jelas. 
  • TB tulang kaki dan tangan (spina ventosa/ dactylitis), ditandai dengan pembengkakan pada area persendian kaki atau tangan. 

Skrofuloderma

Disebut juga sebagai tuberkulosis kulit. Ditandai dengan timbulnya luka atau borok yang disertai dengan fistula atau jembatan kulit antar tepi luka. Anak biasanya mengalami demam.

Tuberkulosis usus

Kondisi ini biasanya memiliki gejala berupa gangguan pada sistem pencernaan, seperti diare, kembung, dan nyeri perut. Infeksi TBC pada usus beresiko menyebabkan infeksi dan peradangan pada saluran cerna, yang disebut peritonitis TB.

Tuberkulosis ginjal

Infeksi ini akan dicurigai saat ditemukan gejala seperti gangguan buang air kecil, dimana urin yang keluar berwarna terlalu pekat dan menimbulkan nyeri pada pinggang tanpa adanya sebab yang jelas. 

Baca Juga: Imunisasi Lengkap: Sehatkan Keluarga, Lewati Masa Pandemi

Pentingnya Imunisasi BCG

Dengan memberikan vaksin BCG (Bacillus Calmette–Guérin), si Kecil dapat terlindungi dari bahaya infeksi bakteri tuberkulosis. Imunisasi BCG sudah dapat diberikan sejak si Kecil lahir hingga berusia 1 bulan. Jika Si Kecil sudah berusia diatas 3 bulan, vaksin BCG masih bisa diberikan. Namun, sebelum melakukan imunisasi BCG dianjurkan untuk pemeriksaan tuberkulin terlebih dahulu.

Nah Sahabat Sehat, itulah mengapa imunisasi BCG sangat penting bagi anak-anak Indonesia. Tidak hanya melindungi saat kecil, tapi juga kelak ia dewasa. Dengan membiasakan pola hidup bersih dan sehat dan mendapatkan imunisasi lengkap, anak terlindungi dari penyakit-penyakit menular yang sebenarnya dapat dicegah.

Baca Juga: Yuk Moms, Cek Lagi Jadwal Imunisasi Balita Anda

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.  

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh: dr. Monica C

 

Referensi

  1. IDAI. Buku Ajar Respirologi Anak Edisi I.
  2. CDC. Tuberculosis (TB) – TB Treatment for Children.
  3. TB Facts. TB in Children – Getting, diagnosing & treating TB.
  4. University of Rochester Medical Center. Tuberculosis (TB) in Children – Health Encyclopedia.
  5. Kids Health. Tuberculosis (for Parents).

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com