Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Long-Hauler, Paparan Virus Covid-19 Berkepanjangan

Kembali Covid-19 memberikan kondisi yang dinamakan dengan long-hauler. Kondisi ini adalah gejala yang membuat para pengidap virus mengalaminya selama berbulan-bulan setelah terinfeksi. Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, berdasarkan sebuah penelitian gejala ini menimpa sekitar 10% penderita. Adanya gejala ini membuktikan bahwa sebenarnya orang yang terkena Covid-19 tidak selalu sembuh dalam 2 minggu, virus ini dapat bertahan hingga 6 minggu. Long-hauler dapat menyerang siapa saja, tidak peduli muda, tua, sehat, penderita penyakit kronis, yang dirawat di rumah sakit atau tidak.

long hauler

Baca Juga: Fenomena Long Covid, Gejala yang Menyerang Eks Pasien Covid-19

Seperti Apa Gejalanya?

Meskipun informasinya terbatas mengenai gejala panjang yang dialami oleh penyintas Covid-19, beberapa kasus melaporkan bahwa gejala persisten ditandai  sebagai berikut:

  • Batuk
  • Sesak di dada
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Diare

Gejala lain yang dilaporkan seperti:

  • Kelelahan
  • Brain fog
  • Sulit berkonsentrasi
  • Penciuman tidak setajam di awal

Apakah Gejala pada kondisi Ini Menular?

Tentu saja gejala pada kondisi ini menular, dan penularannya dapat hilang setelah seminggu atau lebih. Orang-orang yang terkena gejala ini diketahui akan memilikinya dalam waktu sebulan atau lebih meskipun sudah didiagnosis negatif saat tes swab. Selain itu, disebutkan bahwa gejala ini dapat memberi efek jangka panjang penuh yang dapat berpengaruh pada organ-organ tubuh seperti ginjal, paru-paru, dan jantung.

Baca Juga: Tanda dan Gejala Covid-19: Delirium, Happy Hypoxia, dan Anosmia. Yuk, Kenali Perbedaannya!

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terkena Gejala Ini dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Segera hubungi dokter setelah 28 hari terkena Covid-19 tetapi Sahabat masih merasakan gejala sisanya. Selain dengan pengobatan ke dokter, cara lain yang bisa dilakukan secara mandiri adalah selalu meminum banyak cairan agar tetap terhidrasi, istirahat yang cukup, kelola stres dengan baik, dan makan yang teratur.

Baca Juga: Mengenal Covid Tongue, Gejala Covid-19 pada Lidah

Itulah Sahabat mengenai long-hauler Covid yang dirasakan oleh penyintas Covid-19, kondisi gejala sisa yang bertahan cukup lama meskipun penderita dinyatakan sembuh. Yuk, Sahabat, tetap terapkan 5M dan PHBS, dan jangan lupa deteksi dini Covid-19 di Prosehat. Caranya mudah, Sahabat bisa mengakses via website dan aplikasi lalu pilih Layanan Kesehatan dan klik Rapid Test Covid-19. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. What It Means to Be a Coronavirus “Long-Hauler” [Internet]. Health Essentials from Cleveland Clinic. 2021 [cited 1 February 2021]. Available from: https://health.clevelandclinic.org/what-it-means-to-be-a-coronavirus-long-hauler/
  2. Callard F, Perego E. How and why patients made long Covid. Social Science and Medicine.2021:268;113426.
  3. Center for Diseases Control. Late sequelae of Covid-19. 2020. [Internet]. Available at: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/hcp/clinical-care/late-sequelae.html(cited February 3,2021).

Chat Asisten ProSehat aja