5 Alasan Mengapa Vaksin HPV Sebelum Menikah Itu Penting

Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Pemberian vaksin HPV sebelum menikah dapat mencegah kanker serviks. Oleh sebab itu, vaksin HPV ini sangat penting bagi seorang wanita. Sayangnya banyak wanita di Indonesia belum menerima vaksin HPV. Bahkan setelah menikah. Padahal kasus kanker serviks di Indonesia cukup tinggi.

Bagi Sahabat Sehat yang sedang merencanakan pernikahan, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan fisik dan vaksinasi sebagai pencegahan terhadap penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Salah satu jenis vaksin yang dianjurkan adalah vaksin HPV (Human Papillomavirus). Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut ini perihal penting nya vaksin HPV sebelum menikah.

Infeksi HPV Pada Tubuh

Virus Human Papiloma dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Tercatat rata-rata orang yang aktif berhubungan seksual pernah terinfeksi HPV dalam hidupnya meski tidak diketahui. Ada sekitar 40 tipe HPV yang dapat menginfeksi organ intim pria dan wanita, kebanyakan tipe HPV tidak menimbulkan gejala dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun beberapa tipe HPV lainnya dapat menimbulkan kanker serviks, kanker anus, kanker rongga mulut serta kutil kelamin.

Baca Juga : Cegah Kanker Serviks dengan Vaksin HPV

Apa Kegunaan Vaksin HPV?

Pemberian vaksin HPV dapat mencegah kanker serviks jika diberikan sebelum seorang perempuan berhubungan seksual. Selain itu vaksin HPV dapat mencegah kutil kelamin pada pria serta kanker anus pada pria dan wanita

Kapan Waktu Pemberian Vaksin HPV ?

Secara umum di dunia, vaksin HPV direkomendasikan bagi anak perempuan dan laki-laki mulai dari usia 11 atau 12 tahun. Pada dasarnya diberikan sebelum melakukan kontak seksual dan resiko terpapar HPV rendah.

Di Indonesia, pemberian vaksin HPV diberikan mulai pada usia 10-13 tahun sebanyak 2 dosis. Pada anak berusia 16-18 tahun atau remaja akhir, diberikan vaksin HPV sebanyak 3 dosis. Berdasarkan penelitian, pemberian vaksin HPV sebanyak 2 dosis pada usia 10-13 tahun terbukti dapat membentuk kadar antibodi yang tidak lebih rendah dibandingkan dengan pemberian 3 dosis vaksin HPV pada usia 16-18 tahun.

Baca Juga : Vaksinasi HPV selama pandemi

Jika Sudah Pernah Berhubungan Seksual, Bolehkah di Vaksin HPV ?

Jika sebelumnya Sahabat Sehat sudah pernah berhubungan seksual, masih dapat diberikan vaksin HPV karena dapat melindungi dari tipe HPV yang lainnya. Meski demikian, pemberian vaksin HPV tidak dapat mengatasi infeksi HPV yang sudah masuk ke dalam tubuh. 

Apa Saja Jenis Vaksin HPV di Indonesia?

Di Indonesia tersedia 2 jenis vaksin HPV yaitu vaksin bivalen yang mengandung 2 tipe virus HPV (tipe 16 dan 18) untuk mencegah kanker leher rahim, serta vaksin tetravalen yang mengandung 4 tipe virus HPV (6,11,16, dan 18) untuk mencegah kanker leher rahim serta kutil kelamin.

Selain itu, Sahabat Sehat disarankan untuk melakukan beberapa tips berikut untuk mencegah penyakit menular seksual yaitu menjaga kebersihan area kemaluan, hindari berganti pasangan seksual, menerapkan pola hidup sehat seperti konsumsi buah dan sayur serta melakukan olahraga secara rutin.

Produk Terkait : Vaksinasi HPV

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai pentingnya vaksin HPV sebelum menikah. Bagi Sahabat Sehat yang berminat untuk melakukan vaksinasi HPV, segera manfaatkan layanan vaksinasi kerumah dari Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

  • Produk dijamin asli
  • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
  • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
  • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
  • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
  • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi :

  1. Centers for Disease Control and Prevention. HPV Vaccine Information For Young Women [internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention; 2016 [cited 24 May 2021].
  2. Mayo Clinic. HPV vaccine: Who needs it, how it works [internet]. USA : Mayo Clinic; 2020 [cited 24 May 2021].
  3. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Sekilas tentang Vaksin HPV [internet]. Indonesia : Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2017 [cited 24 May 2021].
Read More