Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Plus Minus Cuci Tangan dengan Air VS Hand Sanitizer

“Cuci tangan dulu sebelum makan!” Nasihat seperti ini pasti sudah Sobat dengar sejak kecil. Yup, menjaga kesehatan diri sendiri tentu harus dimulai dari hal sederhana. Bahkan kini urusan membersihkan tangan bisa dilakukan dengan pertolongan darurat yaitu hand sanitizer. Benda penyelamat ini bisa jadi alternatif bahkan praktis dibawa kemana-mana.

Lantas, pertanyaannya, apa sajakah plus minus jika kita mencuci tangan dengan air + sabun dibandingkan hand sanitizer?

Banyak para ahli berpendapat mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun tetap lebih baik daripada hand sanitizer. Tentu saja air dan sabun lebih mampu menghilangkan kotoran dan kuman, apalagi ketika tangan memang terlihat kotor dan berminyak.

Apa Saja Kandungan Hand Sanitizer?

Hand sanitizer terdiri dari alkohol, contohnya etanol, sebagai zat aktif yang bekerja sebagai antiseptik. Kandungan lainnya yakni air, pewangi, gliserin. Hand sanitizer yang berbahan dasar alkohol pada umumnya dapat mencegah mayoritas bakteri dan virus, terutama penyebab flu dan batuk. Namun menurut Infectious Diseases Society of America, hand sanitizer tidak bisa mencegah infeksi yang disebabkan oleh bakteri C difficile yang memicu radang di usus besar.

Tapi ada beberapa produk gel pembersih tangan yang mengklaim bebas alkohol menggantinya dengan komponen antibiotik yang disebut dengan triclosan atau triclocarban. Bahan ini umumnya juga ada dalam pasta gigi dan sabun.

Risiko Keseringan Menggunakan Hand Sanitizer

Segala sesuatu yang berlebihan biasanya punya efek yang kurang baik!”. Rupanya hal ini juga berlaku pada hand sanitizer. Pemakaian hand sanitizer terlalu sering memiliki risiko tertentu.

1. Kebal Antibiotik

Antibiotik efektif untuk melawan bakteri. Tapi kandungan triclosan dalam gel pembersih tangan yang berfungsi sebagai antibakteri ini dipercaya pakar medis berperan besar membuat bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.

2. Kekebalan Tubuh Menurun

Keseringan memakai hand sanitizer yang mengandung triclosan atau triclocarban dapat menurunkan kekebalan tubuh Sobat dari penyakit dengan membunuh bakteri baik dalam tubuh untuk memerangi bakteri jahat. Bila kekebalan tubuh melemah, maka tubuh akan lebih mudah terserang infeksi.

Penggunaan dalam jangka panjang berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi otot kerangka dan jantung. Terlebih lagi, efek penggunaan gel pembersih tangan yang mengandung triclosan atau triclocarban memang tidak akan langsung terasa. Biasanya penggunaan rutin dalam jangka waktu 3-5 tahun, baru akan mengakibatkan kulit kering dan sensitif.

3. Kandungan Bahan Kimia Berbahaya

Pewangi dari gel pembersih tangan diperoleh dari senyawa kimia sintetis yang disebut phtalate. Nah, phtalates ini terkait dengan berbagai gangguan kesehatan seperti penurunan motilitas (gerak) dan konsentrasi (jumlah) sperma, alergi, asma.

Gunakan Hand Sanitizer Saat Darurat
Gel pembersih tangan memang praktis dibawa. Namun, tetap saja disarankan hanya digunakan saat memang tidak tersedia air dan sabun untuk mencuci tangan. Ditegaskan oleh American Cleaning Institute, hand sanitizer hanyalah suplemen, bukan untuk menggantikan fungsi cuci tangan dengan sabun. Bahkan untuk beberapa virus penyebab wabah flu seperti Norovirus, mencuci tangan dengan air dan sabun, tetap sangat dianjurkan sebagai pencegahan utama, terutama setelah menggunakan toilet, mengganti popok bayi, sebelum makan, dan menyiapkan makanan.

Pentingnya Waktu 20-30 Detik!

Sebenarnya hal yang perlu jadi catatan Sobat adalah cara dan waktu dalam membersihkan tangan. Cara yang tepat untuk membersihkan tangan ialah dengan membasuh seluruh permukaan tangan dan punggung tangan selama 20-30 detik menggunakan sabun dan air.

Sedangkan jika menggunakan hand sanitizer, Sobat bisa menggunakan sekitar satu atau dua tetes, lalu gosok kedua tangan, di bagian punggung dan telapak, antara jari-jari serta kuku, sampai tangan kering. Jangan lupa membersihkan juga sela-sela jari dan bawah kuku ya, Sobat, karena itulah tempat yang paling banyak menyembunyikan bakteri.

Nah, jika Sobat membutuhkan informasi maupun produk kesehatan, coba akses www.prosehat.com atau instal aplikasi ProSehat. Keterangan lebih lanjut, bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga! Salam Sehat.

instal aplikasi prosehat

WhatsApp Asisten Maya saja