Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Kenali 8 Hak Konsumen Saat Belanja Online

Belanja online sudah menjadi bagian dari keseharian kita saat ini. Alasan praktis, cepat dan mudah menjadi faktor utama para konsumen melakukannya. Namun tak jarang kita kecewa dengan layanan dari penjual (seller), layanan customer service maupun produk barang yang diterima tidak sesuai dengan harapan.

Sobat Sehat yang sudah menjadi pelanggan setia ProSehat apakah pernah mengalaminya? Besar harapan kami tentulah jangan sampai Anda menerima layanan yang kurang berkenan. Untuk itu, Sobat perlu mengetahui lebih lanjut bagaimana cara aman belanja online serta trik menjadi konsumen yang cerdas. Simak ulasan berikut ini:

Sebagai pembeli online, tahukah Sobat jika Anda memiliki hak-hak sebagai konsumen yang secara garis besar mempunyai perlindungan atau hak-hak yang sama dengan belanja offline. Namun, dalam transaksi jual beli/belanja secara online terdapat sejumlah pendekatan hukum perlindungan konsumen. Transaksi atau belanja online mengacu pada PP No.82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE). Peraturan pemerintah tersebut merupakan turunan Undang-Undang No.11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Perbedaan transaksi atau belanja online dan offline-lah yang mendasari dibuatnya Peraturan ini.

Secara umum, ada 8 hak-hak konsumen belanja secara umum, antara lain:

  1. Hak memilih jasa/barang.
    2. Hak mendapat informasi atas barang/jasa yang akan dikonsumsi secara benar, jelas, dan jujur.
    3. Hak dilayani dengan perlakuan baik dan tidak diskriminasi.
    4. Hak atas kenyamanan, keselamatan dan keamanan, dalam mengonsumsi barang/jasa.
    5. Hak ganti rugi dan kompensasi.
    6. Hak didengar keluhan dan pendapatnya.
    7. Hak kondisi barang/jasa terjamin sesuai nilai tukar.
    8. Hak mendapat perlindungan hukum dan advokasi, serta upaya penyelesaian sengketa.

Sebaliknya, para penjual online juga memiliki sejumlah kewajiban, yaitu:

  • Mempunyai itikad baik.
  • Memberikan informasi yang benar, jelas, jujur mengenai kondisi dan jaminan. barang/jasa, serta penjelasan penggunaan, perbaikan, dan pemeliharaan.
  • Melayani dengan baik, jujur, dan tidak diskriminatif.
  • Jaminan mutu barang/jasa sesuai standar yang berlaku.
  • Memberi kesempatan konsumen untuk menguji, mencoba, dan memberi jaminan atau garansi.
  • Memberi kompensasi, ganti tugi, dan penggantian atas kerugian akibat penggunaan.
  • Bila barang tidak sesuai dengan perjanjian, bersedia memberi kompensasi, ganti rugi dan penggantian.

Nah, sebagai konsumen yang cerdas, tentu Sobat tak ingin kapok setelah berbelanja online bukan? Untuk berbelanja online yang aman, langkah pertama yang harus Sobat lakukan adalah memilih penjual online atau e-commerce yang sudah terpercaya. Lalu jika Anda terlanjur mengalami pengalaman buruk, tugas utama Sobat adalah mengumpulkan semua bukti transaksi dengan pelaku usaha online, kemudian apabila Anda masih ragu untuk melaporkan atau menempuh jalur hukum, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan penyedia jasa hukum sekaligus untuk mendapatkan dampingan hukum dari seorang praktisi hukum terutama yang memiliki bidang perlindungan konsumen.

Selain itu, bagi Sobat Sehat yang masih setia berbelanja online di ProSehat, jangan ragu lagi untuk menerima layanan kami. Bahkan Anda bisa mendapatkan informasi kesehatan lainnya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat atau bisa menghubungi nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800. Selamat belanja online di ProSehat.

Referensi:

  1. hukumonline.com/klinik. 2020. Ulasan Lengkap : Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Belanja Online. [online] Available at: [Accessed 12 March 2020].
    2. beritajualbeli.com. 2020. Inilah 8 Hak Konsumen Belanja Di Online Shop – Beritajualbeli.Com. [online] Available at: [Accessed 12 March 2020].

Chat Asisten ProSehat aja