Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Mengenal GeNose dan CePAD, Alat Deteksi Dini Covid-19 Buatan Negeri Sendiri

Tidak lama lagi, deteksi Covid-19 diperkirakan akan menjadi lebih mudah dengan kehadiran dua alat khusus yang dikatakan mampu mendeteksi infeksi Covid-19, yaitu GeNose dan CePAD. Keduanya adalah alat buatan negeri sendiri yang masing-masing diproduksi oleh dua universitas ternama di Indonesia, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung.1 Kedua alat ini sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan, yang berarti boleh diproduksi secara massal. Bahkan, Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta dan Jawa Barat sudah berencana memakai kedua alat ini secara massal.2,3 GeNose dan CePAD digunakan untuk skrining atau deteksi cepat Covid-19 dan tidak menggantikan RT-PCR untuk diagnosis Covid-19.1

GeNose dan CePAD, mengenal GeNose dan cePAD

Baca Juga: Tes Air Liur Covid-19 Dinilai Lebih Akurat dan Murah?

Seperti Apa GeNose dan CePAD itu?

GeNose adalah kepanjangan dari Gadjah Mada Electronic Nose yang dari namanya jelas dikembangkan oleh UGM. GeNose dikatakan mampu mendeteksi Covid-19 melalui napas yang diembuskan pasien. Sementara CePAD adalah kepanjangan dari cepat, praktis, andal yang dikembangkan dan diproduksi oleh UNPAD. Menristek Bambang Brodjonegoro menyebutkan bahwa cePAD merupakan rapid swab antigen buatan lokal.1

Bagaimana Cara Kerja Keduanya?

Cara kerja GeNose adalah pasien cukup mengembuskan napas ke dalam plastik atau balon dengan meniupkannya. Napas tersebut kemudian akan dimasukkan ke dalam beberapa unit sensor yang sudah dipasang dan dioperasikan dengan pendekatan kecerdasan buatan atau AI.1 AI ini nantinya akan mendeteksi partikel spesifik yang dikeluarkan pasien Covid-19. Dapat diartikan bahwa yang dideteksi oleh alat bukanlah virusnya, melainkan senyawa yang secara spesifik dikeluarkan oleh pengidap Covid-19. Hasil skrining tersebut dapat diketahui dalam waktu 2-2,5 menit saja.4 Pemeriksaan dengan metode napas ini dinilai lebih nyaman daripada harus melakukan swab tenggorokan atau hidung.1

Baca Juga: Inilah 7 Perbedaan PCR Swab dan Rapid Test Corona

Sementara cara kerja CePAD adalah seperti tes antigen, yaitu mendeteksi keberadaan antigen virus melalui metode swab. Hasil keluar dalam 15 menit. Pemeriksaan ini diperlukan untuk mendukung upaya 3T guna menimimalkan penyebaran virus Covid-19. Keberadaan CePAD disebut dapat mengurangi ketergantungan mengimpor alat tes antigen.1

Lalu Seperti Apa Tingkat Keakuratan Keduanya?

Seperti dilansir dari Kompas.com, tingkat akurasi GeNose mencapai 97% dengan menggunakan 600 sampel data yang valid dari serangkaian uji klinis di beberapa rumah sakit di Yogyakarta. Selain keakuratan yang cukup tinggi, GeNose juga mampu melakukan pemeriksaan sekitar 120 kali per hari dengan estimasi per pemeriksaan 3 menit selama 6 jam.1 Hal inilah yang membuat alat deteksi Covid-19 ini mendapatkan izin edar dari Kemenkes dan kabarnya pihak UGM sudah mengajukan alat ini kepada WHO agar bisa digunakan secara global.5

Produk Terkait: Tes Covid-19

Sementara CePAD mempunyai tingkat keakuratan hingga 84% dari serangkaian uji klinis. Tingkat akurasi tersebut dianggap sudah melampaui standar WHO, sehingga penggunaannya disarankan di Indonesia oleh badan kesehatan dunia tersebut. Perhimpunan Patologis Klinis juga sudah merekomendasikannya.1 Ada rencana kemungkinan ke depannya alat ini akan diekspor. CePAD sendiri sudah digunakan di beberapa rumah sakit di Jawa Barat. Meskipun begitu Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono, menilai kedua alat ini perlu diperhatikan lebih lanjut mengenai validasinya. Oleh karena itu, Balitbang Kemenkes akan membantu terkait hal ini.6

Berapa Harga GeNose dan CePAD?

GeNose sampai saat ini dihargai dari kisaran Rp 40 juta-Rp 62 juta per unit dengan harga tes adalah Rp 15.000,00 s.d. Rp 20.000,00. Angka ini tentu lebih murah daripada PCR swab atau tes Covid-19 lainnya. Untuk CePAD, harganya dimulai dari Rp 120.000,00 per unit dan sudah bisa diproduksi sampai 500.000 unit per bulan.7 Bahkan, Kemenristek telah membeli sebanyak 3.000 kit yang sudah dibagikan ke RSHS Bandung dan RS Unpad. Harga yang terjangkau dan tingkat akurasi yang cukup tinggi membuat Kemenristek mendorong penggunaan alat ini secara luas di tempat-tempat umum agar deteksi penderita Covid-19 menjadi lebih mudah.3

Baca Juga: Bagaimana Supaya Hasil Tes PCR Swab Negatif?

Nah, itulah beberapa hal mengenai GeNose dan CePAD, alat deteksi dini Covid-19 buatan negeri sendiri yang diharapkan dapat membantu meningkatkan cakupan 3T di Indonesia yang masih di bawah standar WHO. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai tes Covid-19 dan produk atau layanan kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. Dua Alat Baru Deteksi Covid-19 Memiliki Akurasi Tinggi – Bebas Akses [Internet]. Bebas Akses. 2020 [cited 29 December 2020]. Available from: https://bebas.kompas.id/baca/bebas-akses/2020/12/29/dua-alat-baru-deteksi-covid-19-memiliki-akurasi-tinggi/
  2. Mengenal Apa Itu GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 UGM yang Akurasinya Disebut Capai 75 Persen Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 29 December 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/27/120500465/mengenal-apa-itu-genose-alat-pendeteksi-covid-19-ugm-yang-akurasinya?page=all
  3. Wuragil Z. Rapid Test Antigen CePAD Buatan Unpad, Seperti apa Pemanfaatannya? [Internet]. Tempo. 2020 [cited 29 December 2020]. Available from: https://tekno.tempo.co/read/1416889/rapid-test-antigen-cepad-buatan-unpad-seperti-apa-pemanfaatannya
  4. Prima E. GeNose dan Rapid Test Antigen CePAD Dapat Izin Edar, Ini Kata Menristek [Internet]. Tempo. 2020 [cited 29 December 2020]. Available from: https://tekno.tempo.co/read/1418300/genose-dan-rapid-test-antigen-cepad-dapat-izin-edar-ini-kata-menristek/full&view=ok
  5. Prima E. Tak Main-main, UGM Daftarkan Alat Deteksi Covid-19 GeNose ke WHO [Internet]. Tempo. 2020 [cited 29 December 2020]. Available from: https://tekno.tempo.co/read/1418252/tak-main-main-ugm-daftarkan-alat-deteksi-covid-19-genose-ke-who
  6. Septiani A. 3 Fakta GeNose, Alat Tes COVID-19 Buatan UGM yang Dapat Izin Edar Kemenkes [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 29 December 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5312850/3-fakta-genose-alat-tes-covid-19-buatan-ugm-yang-dapat-izin-edar-kemenkes
  7. Zubaidah N. Menristek Dorong GeNose dan CePAD untuk Pendeteksian COVID-19 di Tempat Publik [Internet]. SINDOnews.com. 2020 [cited 29 December 2020]. Available from: https://nasional.sindonews.com/read/282950/15/menristek-dorong-genose-dan-cepad-untuk-pendeteksian-covid-19-di-tempat-publik-1609157528

Chat Asisten ProSehat aja