Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Cermat Bedakan Flu Biasa dan Corona

Apakah Sobat pernah mengalami flu biasa? Saat mengalami flu biasa, Sobat tentu akan merasa hidung tersumbat, kadang disertai batuk dan demam. Itu merupakan tanda dan gejala infeksi saluran napas atas. Namun akhir ini dunia dihebohkan dengan virus baru yang bernama Coronavirus (COVID-19). Virus Corona dimulai di Negara Cina, Wuhan, kemudian menyebar ke berbagai negara. Sampai saat ini belum didapatkan pengobatan dan vaksin yang khusus untuk virus Corona tersebut. Infeksi Corona memiliki beberapa tanda dan gejala yang sama seperti flu.1,2 Kalau begitu bagaimanakah kita membedakan keduanya?

Flu biasa atau Common Cold merupakan infeksi saluran napas atas (ISPA). Pada umumnya, flu biasa disebabkan oleh virus, terutama Human Rhinovirus (HRV) yang menyebabkan >50% ISPA. Penyebab lain yang menyebabkan flu biasa adalah Respiratory Syncytial Virus (RSV), Adenovirus, bakteri dan lain-lain. Tanda dan gejala yang timbul adalah batuk, pilek, bersin, nyeri tenggorokan dan demam. Selama 5-7 hari tanda dan gejala tersebut akan hilang. 3 Flu biasa dapat ditularkan melalui droplet dari orang terinfeksi yang dikeluarkan saat bersin atau batuk. Droplet ini dapat menginfeksi Sobat jika masuk ke saluran pernapasan atau mulut. Pencegahannya mudah, jagalah kebersihan dengan mencuci tangan pada saat yang tepat dan pakailah masker saat sedang sakit. Jika tidak memiliki masker, Sobat dapat melakukan etika batuk dengan benar untuk mencegah droplet tersebar.4 Untuk pengobatan flu biasa jarang diperlukan antibiotik karena penyebab terseringnya adalah virus. Pengobatan terutama ditujukan untuk meredakan tanda dan gejala.

Virus Corona berbeda dan lebih berbahaya dibandingkan flu biasa karena menyebabkan infeksi saluran napas bawah. Tanda dan gejala yang timbul saat terinfeksi virus corona adalah demam, batuk, dan sesak napas. Tanda dan gejala timbul setelah 2-14 hari terpapar dengan virus tersebut.1 Hingga saat ini, virus Corona sudah menyebar ke berbagai negara, diantaranya yaitu Cina, Korea, Jepang, Singapore, Australia, Malaysia, Vietnam, Filipina, Kambodia, hingga benua Eropa, Amerika dan akhir-akhir ini Indonesia dengan 2 kasus baru.5

Penularan virus corona terjadi melalui droplet yang diproduksi oleh orang yang terinfeksi, sama seperti dengan flu biasa. Droplet dapat menginfeksi Sobat juga, masuk melalui saluran pernapasan, mulut, atau mata.1,2 Untuk pencegahan sama seperti flu biasa yakni selalu jaga kebersihan dengan mencuci tangan pada saat yang tepat dan pakailah masker jika Sobat sedang sakit. Droplet akan tertahan dengan masker sehingga tidak tersebar ke orang lain. Hal ini kurang efektif jika orang sehat yang menggunakan masker, karena tidak ada droplet yang dihentikan.6 Pengobatan dan vaksin yang spesifik untuk virus Corona belum ditemukan sampai saat ini. Pengobatan sama dengan flu biasa, ditujukan untuk meredakan tanda dan gejala yang memperberat tubuh menjalankan fungsi normalnya.

Sudah jelaskah Sobat mengenai perbedaan flu biasa dengan Corona? Keduanya merupakan infeksi virus, namun flu biasa pada umumnya hanya menyebabkan infeksi saluran napas atas sedangkan virus corona menyebabkan infeksi saluran napas bawah. Tentu dampaknya akan lebih berat jika terjadi infeksi saluran napas bawah. Pastikan Sobat selalu menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan menggunakan masker saat sakit. Jika Sobat kontak dengan keluarga atau teman yang memiliki riwayat berpergian ke Negara Cina dalam waktu dekat dan mengalami tanda dan gejala virus Corona, segeralah periksakan diri Sobat ke dokter.

Untuk informasi kesehatan lainnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

 

Daftar Pustaka

  1. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020 [cited 3 March 2020]. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-nCoV/summary.html
  2. Coronavirus [Internet]. Who.int. 2020 [cited 3 March 2020]. Available from: https://www.who.int/health-topics/coronavirus
  3. Blaas D, Fuchs R. Mechanism of human rhinovirus infections. Molecular and Cellular Pediatrics. 2016;3(1).
  4. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020 [cited 3 March 2020]. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/about/transmission.html
  5. Common Colds [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020 [cited 3 March 2020]. Available from: https://www.cdc.gov/features/rhinoviruses/index.html
  6. Coronavirus disease 2019 (COVID-19) Situation Report – 42 [Internet]. WHO; 2020 [cited 3 March 2020]. Available from: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/situation-reports

Chat Asisten ProSehat aja