Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Bolehkah Ibu Hamil Terbang?

Pertanyaan ini mungkin sudah sering digaungkan oleh beberapa orang. Tapi sebenarnya ibu hamil dibolehkan terbang atau bepergian menggunakan pesawat terbang jika usia kandungannya sudah lebih dari 12 minggu. Usia ini disarankan karena pada usia tersebut kandungan ibu hamil sudah lebih sehat dan stabil, tanpa merasakan morning sick di setiap harinya. Dan jika terbang pada usia kandungan tua seperti 6-8 bulan, ibu hamil cenderung akan mudah letih dan merasa tidak nyaman untuk duduk terlalu lama. Untuk itu waktu yang paling tepat adalah pada usia kandungan pertengahan 4 sampai 6 bulan.

prosehat liburan dengan ibu hamil

Nah, liburan kali ini bisa lebih menyenangkan jika seluruh anggota ikut serta, termasuk ibu hamil. Dan jika harus bepergian dengan pesawat, berikut hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum terbang:

1. Cek maskapai penerbangan Anda terkait persyaratan seorang ibu hamil bepergian dengan pesawat terbang. Tiap maskapai bisa saja menerapkan peraturan yang berbeda-beda.

2. Choose the Right Seat!: pilih tempat duduk yang akan membuat Anda nyaman selama perjalanan. Untuk kenyamanan optimal, ibu hamil dapat meminta aisle seat dengan ekstra legroom untuk meluruskan kaki Anda. Dan biasanya untuk pemilihan tempat duduk, Anda dapat memintanya langsung ke agen perjalanan Anda atau ke maskapai penerbangan yang Anda gunakan.

3. Tali pengaman harus digunakan di bawah perut Anda (abdomen), jangan di tengah atau di atas bagian perut Anda yang mulai membesar. Jika terlalu kencang, minta pramugari untuk mengendurkannya untuk Anda.

Baca juga: 8 Checklist Ibu Menyusui ASI dengan Bayinya untuk Naik Pesawat

4. Jangan panik saat petugas keamanan memindai (scan) barang-barang Anda dan tubuh Anda. Sistem pemindai x-ray di bandara tidak akan melukai bayi Anda.

5. Selama di dalam pesawat, usahakan untuk tetap bergerak sebisa mungkin. Duduk terlalu lama dapat membuat kaki Anda kesemutan. Coba berjalan selama 3 sampai 4 menit setiap jamnya.

6. Gunakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk Anda bergerak dan tidak membuat nyeri atau sakit setelah penggunaan yang lama. Jangan gunakan pakaian yang dapat membatasi ruang gerak Anda.

7. Gunakan toilet begitu di dalam pesawat. Hal ini untuk berjaga-jaga jika waktu take off terlalu lama dan Anda tidak dapat meninggalkan tempat duduk Anda.

8. Jangan lupa cadangan air mineral atau jus buah untuk mencegah dehidrasi selama perjalanan Anda dengan pesawat terbang.

9. Siapkan kotak p3k liburan Anda yang berisi salep untuk meringankan nyeri pada sendi dan minyak penghangat agar perjalanan Anda di dalam pesawat menjadi lebih nyaman.

10. Konsultasikan dengan dokter terkait kemungkinan yang akan terjadi pada bayi Anda jika terlalu lama ‘terbang’.

Jadi, ibu hamil dibolehkan untuk ‘terbang’ selama usia kandungannya sudah lebih dari 4 bulan dan dalam keadaan sehat. Sementara batas Ibu hamil bepergian dengan pesawat terbang adalah ketika usia kandungannya sudah masuk minggu ke-30 atau bulan ke-7. Persiapan 10 hal yang sudah disebutkan di atas juga menentukan keselamatan Ibu hamil saat di dalam pesawat. Selamat liburan!

Referensi:

Chat Asisten ProSehat aja