Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Posts tagged “ ibu hamil”

  • Sebuah penelitian mengatakan bahwa 1000 hari pertama kehidupan (mulai dari pembuahan sampai usia 2 tahun) merupakan masa yang krusial untuk mencegah penyakit di usia dewasa. Salah satu komponen pentingnya adalah dengan mendapatkan nutrisi yang baik dari sejak buah hati masih di dalam kandungan. Makanan yang dikonsumsi oleh Moms memiliki pengaruh yang sangat besar untuk pertumbuhan, […]

    6 Panduan Nutrisi Ibu Hamil untuk Menjaga Kesehatan Calon Buah Hati

    Sebuah penelitian mengatakan bahwa 1000 hari pertama kehidupan (mulai dari pembuahan sampai usia 2 tahun) merupakan masa yang krusial untuk mencegah penyakit di usia dewasa. Salah satu komponen pentingnya adalah dengan mendapatkan nutrisi yang baik dari sejak buah hati masih di dalam kandungan. Makanan yang dikonsumsi oleh Moms memiliki pengaruh yang sangat besar untuk pertumbuhan, perkembangan, serta masa depan buah hati.

    Selain itu, nutrisi yang baik juga akan memenuhi kebutuhan Moms untuk mencapai kehamilan yang sehat. Ketika hamil, kebutuhan nutrisi akan meningkat, oleh karena itu Moms dianjurkan untuk makan dengan pola gizi seimbang, bervariasi,dan lebih banyak dari sebelum hamil. Nutrisi yang penting bagi ibu hamil dibagi menjadi beberapa komponen penting yang akan segera dibahas.

    Yuk, Moms, pahami panduan nutrisi bagi ibu hamil berikut ini:

    1. Makanan pokok tidak boleh dilewatkan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat dan serat.

    Kebutuhan karbohidrat untuk ibu hamil adalah 45% – 64% dari total kalori/hari. Karbohidrat akan dipecah menjadi glukosa yang merupakan sumber energi terbesar. Jenis karbohidrat yang baik bagi Moms adalah karbohidrat kompleks yang terdapat pada makanan yang mengandung serat dan pati, seperti nasi, roti, kentang, dan jagung. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh, oleh karena itu energi yang dihasilkan lebih tahan lama.

    Nasi merah dan roti gandum merupakan salah satu makanan pokok yang disarankan untuk Moms, karena selain memenuhi kebutuhan karbohidrat, makanan tersebut juga mengandung serat. Serat berfungsi untuk mencegah sembelit, menjaga stabilitas kadar gula darah, mengurangi kadar kolesterol, serta mencegah diabetes. Contoh makanan lain yang merupakan sumber serat yang baik adalah buah dan sayuran hijau.

    2. Makanan kaya protein penting untuk jaringan tubuh Moms dan calon buah hati.

    Protein merupakan salah satu komponen nutrisi yang harus diperhatikan oleh Moms. Kebutuhan protein meningkat pada saat hamil untuk mendukung pembentukan jaringan tubuh ibu, calon buah hati, serta plasenta, terutama pada trimester kedua dan ketiga. Kebutuhan protein ibu hamil adalah 76 gram/hari (sesuaidenganAngkaKecukupanGizi).

    Apabila jumlah protein yang Moms konsumsi kurang, berat dan panjang badan lahir dari buah hati akan terpengaruh. Sumber protein dapat berasal dari hewan (protein hewani) dan tumbuhan (protein nabati). Menurut penelitian, sumber protein hewani memiliki kualitas yang lebih tinggi dibandingkan protein nabati. Moms bisa mendapatkan protein hewani dengan mengonsumsi daging sapi, daging ayam, ikan, telur, susu, dan keju. Sedangkan protein nabati bisa ditemui pada kacang-kacangan dan produk olahannya, seperti tahu dan tempe.

    3. Tidak semua lemak dalam makanan harus dihindari.

    Kebutuhan lemak pada saat hamil sama dengan sebelum hamil, yaitu 20% – 35% dari total kalori/hari atau sekitar 6 sendok teh/hari. Perlu diperhatikan bahwa pada saat hamil, kualitas lemak lebih penting dibandingkan jumlah total lemak yang dikonsumsi. Lemak membantu menyediakan energi, membentuk berbagai organ janin serta plasenta, dan penting untuk perkembangan otak janin.

    Jenis lemak yang harus dikonsumsi adalah lemak tidak jenuh yang terdapat pada minyak zaitun, minyak kanola, minyak ikan, kacang-kacangan dan biji-bijian. Jenis lemak yang perlu Moms hindari adalah lemak jenuh (pada daging dan susu) serta lemak trans (pada makanan ringan dan mentega). Apabila dikonsumsi berlebihan, kedua jenis lemak tersebut dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, salah satunya penyakit jantung. Konsumsi daging dan susu sangatlah penting bagi Moms dan calon buah hati, tetapi sebaiknya dipilih yang rendah lemak agar kadar lemak jenuh yang dikonsumsi tidak terlalu banyak.

    DHA (Docohexaenoic Acid) merupakan asam lemak yang termasuk dalam kelompok Omega-3. DHA berperan dalam perkembangan otak dan mata calon buah hati. DHA banyak terdapat pada ikan (salmon, haring, teri), kacang kenari, gandum, dan telur yang kaya akan Omega-3. Moms juga dapat mempertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung DHA.

    4. Suplementasi asam folat dan zat besi harus dikonsumsi secara rutin.

    Asam folat merupakan kelompok dari vitamin B yang penting bagi pembentukan DNA. Selain itu, asam folat jugaberfungsi untuk membentuk sel darah merah dan mencegah kecacatan pada otak dan tabung saraf janin (seperti pada gambar). Perlu diperhatikan adalah pada saat hamil, kebutuhan folat meningkat dua kali lipat.Moms bisa mengonsumsi buah golongan sitrus (seperti jeruk, lemon), sayuran hijau, hati, dan kacang – kacangan sebagai sumber asam folat. Namun, sulit untuk memenuhi kebutuhan asam folat hanya dari makanan saja.

    Kesulitan dalam memastikan jumlahasam folat yang harus dikonsumsi dalam memenuhi kebutuhan menyebabkan Moms harus mengonsumsi suplemen yang mengandung asam folat. Suplementasi asam folat dianjurkan pada seluruh wanita usia subur. Pada wanita yang berencana hamil, suplementasi asam folat sudah dianjurkan sejak 1 bulan sebelum pembuahan hingga 12 minggu pertama kehamilan untuk mencegah defek pada tabung saraf calon buah hati. Moms mungkin membutuhkan asam folat dalam kadar yang lebih tinggi per harinya apabila terdapat efek tabung saraf pada anak sebelumnya atau apabila Moms mengonsumsi obat anti kejang.

    Di samping asam folat, kebutuhan zat besi juga meningkat untuk memproduksi lebih banyak sel darah yang merupakan media untuk memberikan oksigen ke janin. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia defisiensi besi yang meningkatkan risiko persalinan prematur, berat badan lahir rendah, dan perdarahan setelah persalinan.

    Sumber makanan yang kaya akan zat besi adalah daging merah, ikan, kacang – kacangan, dan sayuran hijau. Namun, sulit untuk memenuhi kebutuhan zat besi apabila dari makanan saja. Oleh karena itu, suplemen zat besi, dalam bentuk tablet besi, dibutuhkan untuk Moms mulai dari usia kandungan 16 minggu. Penyerapan zat besi didalam tubuh dapat dipercepat dengan mengonsumsi vitamin C dan hindari mengonsumsi makanan yang kaya zat besi berbarengan dengan teh karena dapat menghambat penyerapannya dalam tubuh.

    5. Jangan lupa cukupi kebutuhan cairan.

    Kebutuhan cairan untuk janin dan untuk perkembangan kantung ketuban harus dipenuhi dan cenderung meningkat. Oleh karena itu, cairan penting disertakan dalam panduan nutrisi bagi ibu hamil. Konsumsi cairan yang tidak adekuat dapat menyebabkan sembelit bahkan dehidrasi. Moms dianjurkan untuk minum 10 gelas cairan per hari. Kecukupan jumlah cairan yang diminum dapat dinilai dengan memperhatikan warna urin. Apabila urin berwarna bening sampai kuning muda, maka cairan yang Moms minum sudah cukup. Pilihan minuman yang dianjurkan adalah air putih dan susu rendah lemak. Selain sebagai sumber cairan dan protein, susu juga merupakan sumber kalsium yang berguna bagi perkembangan tulang dan gigi janin. Makanan seperti sayuran dan buah juga dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan cairan.

    6. Makanan dan minuman yang perlu Moms hindari ketika hamil

    Beberapa makananan dan minuman yang harus dihindari ketika hamil karena berkaitan dengan kesehatan dan keamanannya untuk calon buah hati.Minuman yang harus Moms hindari adalah alkohol, minuman yang mengandung kafein dan gula tinggi, serta minuman herbal. Konsumsi alkohol pada saat hamil dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah atau bahkan keguguran. Minuman herbal, seperti jamu, dianjurkan untuk dikonsumsi dengan hati-hati. Sebelum mengonsumsi minuman herbal, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter terkait terlebih dahulu untuk memastikankegunaan dan keamanannya.

    Moms tidak perlu membatasi konsumsi garam pada saat hamil. Bilaingin mencegah konsumsi garam yang berlebihan, Moms hanya perlu untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung pengawet seperti sup kalengan dan makanan ringan yang asin, seperti keripik kentang.Sebisa mungkin Moms menghindari konsumsi obat – obatan pada trimester pertama kecuali apabila obat tersebut memang dibutuhkan pada kondisi kesehatan tertentu. Konsumsi obat pada saat kehamilan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu pada dokter yang terkait.

    Selain 6 poin panduan nutrisi bagi ibu hamil yang telah disebutkan di atas, Moms juga perlu tahu bahwa ibu hamil berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit yang disebabkan oleh makanan. Oleh karena itu, pengolahan makanan juga harus dilakukan dengan baik. Moms diwajibkan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan. Sayur dan buah juga harus dicuci dengan bersih sebelum dimasak serta makanan,seperti daging dan telur, harus dimasak hingga matang. Diharapkan dengan memahami panduan ini, masa kehamilan dan persalinan dapat berjalan dengan lancar dan buah hati dapat lahir dengan sehat.

    Nah, Moms jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi :
    1. Buku Kesehatan Ibu dan Anak – Depkes RI [Internet].[dikutip 15 Agustus 2018]. Tersedia pada: depkes.go.id/resources/download/infoterkini/BUKU%20KIA%202015_FINAL-.pdf
    2. Marangoni F, Cetin I, Verduci E, Canzone G, Giovannini M, Scollo P, dkk. Maternal diet and nutrient requirements in pregnancy and breastfeeding. An Italian Consensus Document. Nutrients [Internet]. 14 Oktober 2016 [dikutip 15 Agustus 2018];8(10). Tersedia pada: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5084016/
    3. Nutrition During Pregnancy – ACOG [Internet]. [dikutip 15 Agustus 2018]. Tersedia pada: acog.org/Patients/FAQs/Nutrition-During-Pregnancy
    4. Lucas C, Charlton KE, Yeatman H. Nutrition advice during pregnancy: Do women receive it and can health professionals provide it? Matern Child Health J. 2014;18(10):2465–78.
    5. Shahid AR, Ul Hosna A, Alam A. Pregnancy and nutrition. Bangladesh J Med Sci. 2012;11(4).
    6. Kominiarek MA, Rajan P. Nutrition recommendations in pregnancy and lactation. Med Clin North Am. 2016;100(6):1199–215.
    7. New Zealand, Ministry of Health. Food and nutrition guidelines for healthy pregnant and breastfeeding women: a background paper. Wellington, N.Z.: Ministry of Health; 2008.

    Read More
  • Merupakan anugerah tersendiri ketika setelah melahirkan ASI lancar dan si kecil dapat segera mendapatkan makanan paling bergizi tinggi di hari lahirnya ke dunia. Namun, banyak para ibu yang merasa ASI-nya kurang lancar atau bahkan beberapa tidak keluar sama sekali. Jangan takut, berikut ini 9 tips ASI lancar setelah melahirkan! Mengingat ASI adalah asupan gizi terbaik […]

    9 Tips ASI Lancar Setelah Melahirkan

    Merupakan anugerah tersendiri ketika setelah melahirkan ASI lancar dan si kecil dapat segera mendapatkan makanan paling bergizi tinggi di hari lahirnya ke dunia. Namun, banyak para ibu yang merasa ASI-nya kurang lancar atau bahkan beberapa tidak keluar sama sekali. Jangan takut, berikut ini 9 tips ASI lancar setelah melahirkan!

    Mengingat ASI adalah asupan gizi terbaik untuk bayi sampai usia 6 bulan, maka sangat penting baginya untuk segera merasakan gizi tersebut begitu ia dilahirkan ke dunia. Bahkan organisasi kesehatan dunia (WHO) dan UNICEF merekomendasikan para ibu untuk menyusui secara eksklusif sejak bayi lahir sampai usia 6 bulan dan tetap disusui bersama pemberian Makanan Pendamping-ASI (MP-ASI) sampai usia 2 tahun.

    Sebelumnya ketahui beberapa fakta mengenai produksi ASI setelah melahirkan:

    • Pada akhir kehamilan, terjadi proses pembentukan ASI atau yang disebut dengan laktogenesis pertama kali. Saat itu, payudara memproduksi kolostrum.
    • Kolostrum adalah ASI khusus berwarna kekuningan, agak kental. Kolostrum dihasilkan sampai hari ketiga setelah bayi dilahirkan. Kolostrum mengandung protein dua kali lipat dibandingkan ASI. Kolostrum juga kaya antibodi dan sel darah putih yang melindungi bayi terhadap infeksi dan alergi. Selain itu kolostrum juga mengandung pencahar yang berfungsi untuk membersihkan mekonium, mengandung faktor-faktor pertumbuhan dan kaya vitamin A. Walaupun jumlahnya sedikit, kolostrum cukup untuk memenuhi asupan gizi sang bayi.
    • Saat berumur satu hari, ukuran lambung bayi hanya sebesar biji kelereng. Sehingga hanya cukup untuk menampung sekitar 5-10 ml.
    • Selain itu asupan gizi bayi juga dapat tercukupi sampai usia 5 hari karena masih adanya cadangan lemak coklat di tubuhnya.
    • Pada hari ke-2 sampai ke-3 setelah melahirkan terjadi laktogenesis kedua. Pada saat ini kolostrum akan berubah menjadi ASI transisi dan produksi ASI akan semakin banyak. Ibu akan merasakan payudaranya terasa penuh.
    • Semakin sering ASI dihisap dan dikosongkan akan semakin banyak ASI yang diproduksi. Setelah beberapa hari kemudian akan berubah menjadi ASI matur. ASI ini terdiri dari foremilk dan hindmilk.
    • Foremilk adalah ASI yang lebih bening, diproduksi pada awal proses menyusui. Hindmilk adalah ASI yang lebih putih, diproduksi pada akhir proses menyusui dan mengandung lebih banyak lemak yang memberikan banyak energi.

    tips asi lancar

    Oleh karena itu ibu yang baru melahirkan tidak perlu khawatir jika ASI-nya sedikit pada hari-hari pertama melahirkan. Karena bayi juga hanya membutuhkan sedikit ASI pada awal kehidupannya. Ketahui satu hal penting,

    “ASI lancar keluar ketika puting payudara mendapatkan rangsangan dari mulut bayi.”

    Rangsangan ini akan membuat hormon oksitosin meningkat dan payudara mengeluarkan ASI. Namun jika ada kasus terkait bayi lahir prematur, wajar saja jika produksi ASI tidak dapat dilakukan, karena tidak ada rangsangan. Namun coba 9 tips ASI lancar setelah melahirkan ini:

    1. Menenangkan diri

    Jangan panik ketika Anda belum bisa memproduksi ASI. Tenangkan diri Anda. Banyak penelitian menemukan bahwa seorang ibu menyusui yang tenang akan membantu menstimulasi otak untuk mengeluarkan hormon oksitosin yang akan merangsang keluarnya ASI Anda.

    2. Sentuhan Pertama dengan Si Kecil

    Kontak saat pertama kali si kecil menghirup udara di luar perut Ibu adalah salah satu hal yang dapat membuat ASI lancar. Dan ketika bayi lahir prematur, usahakan untuk tetap mendapatkan kontak kulit dengan si kecil. Jika Anda belum mendapatkan kontak dengan bayi Anda, coba dengan melihat foto bayi Anda, mendengarkan rekaman suara tangisnya atau mencium bau tubuhnya.

    3. Hypno Breastfeeding

    Teknik ini dilakukan dengan cara menggunakan kalimat positif dan motivasi ke alam bawah sadar Anda. Bisa saja Anda diminta untuk membayangkan ASI yang sedang mengalir deras seperti air mancur dan bayi Anda terlihat senang sambil menikmati ASI dari Anda.Teknik pernafasan juga bertujuan untuk membuat tubuh dan pikiran Anda lebih tenang.

    4. Minuman Hangat

    Susu, teh atau kopi akan membantu Anda mendapatkan efek relaksasi. Jika tubuh relaks dan tenang, rangsangan produksi ASI akan berjalan dengan lebih mudah.

    5. Hangatkan Payudara Anda

    Cara lain untuk mendapatkan ASI lancar adalah dengan menghangatkan payudara. Ketika ASI kurang lancar atau sulit diperah, payudara Anda akan membengkak. Untuk meredakan bengkaknya, Anda bisa mengompresnya dengan handul yang sudah dibasahi dengan air hangat atau mudahnya mandi air hangat.

    6. Merangsang Puting Susu

    Untuk ASI lancar produksi, coba beri rangsangan pada puting dengan cara menarik lembut atau memutar perlahan. Pijatan yang membuat Anda relaks juga dapat melancarkan produksi ASI.

    7. Pijat

    Minta suami Anda untuk rutin memijat leher dan punggung Anda dengan posisi setengah membungkuk. Minta ia untuk memijat mulai dari bagian leher ke punggung dengan ibu jarinya.

    8. Cukup Nutrisi

    Pastikan ibu hamil makan dan minum dengan cukup. Makanlah yang menjadi kesukaan busui, karena bisa menjadi ASI booster. Tidak ada pantangan khusus, semua boleh dimakan asalkan tidak mengandung pengawet dan alkohol. Bila ibu suka kopi, busui (ibu menyusui) pun boleh minum kopi 1-2 gelas per hari. Pastikan ibu cukup minum sebelum dan sesudah menyusui atau memerah ASI.  

    9. Penuhi Gizi untuk ASI Lancar

    Suplemen penting untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi Anda dan yang dapat membuat ASI Anda lancar juga harus dipenuhi karena kandungan seperti daun katuk yang dapat melancarkan ASI Anda tidak selalu tersedia di dalam menu makanan Anda setiap harinya.

    Jika Anda sudah mencoba 8 tips ASI lancar di atas, ketika Anda harus kembali bekerja, si kecil yang masih memerlukan ASI Anda masih dapat menikmatinya dengan menggunakan teknologi pompa ASI. Alat ini akan membantu mengeluarkan ASI dan menyimpannya sehingga bisa diberikan pada sang buah hati walaupun Anda pergi bekerja.

    Referensi:

    Read More
  • Pertanyaan ini mungkin sudah sering digaungkan oleh beberapa orang. Tapi sebenarnya ibu hamil dibolehkan terbang atau bepergian menggunakan pesawat terbang jika usia kandungannya sudah lebih dari 12 minggu. Usia ini disarankan karena pada usia tersebut kandungan ibu hamil sudah lebih sehat dan stabil, tanpa merasakan morning sick di setiap harinya. Dan jika terbang pada usia […]

    Bolehkah Ibu Hamil Terbang?

    Pertanyaan ini mungkin sudah sering digaungkan oleh beberapa orang. Tapi sebenarnya ibu hamil dibolehkan terbang atau bepergian menggunakan pesawat terbang jika usia kandungannya sudah lebih dari 12 minggu. Usia ini disarankan karena pada usia tersebut kandungan ibu hamil sudah lebih sehat dan stabil, tanpa merasakan morning sick di setiap harinya. Dan jika terbang pada usia kandungan tua seperti 6-8 bulan, ibu hamil cenderung akan mudah letih dan merasa tidak nyaman untuk duduk terlalu lama. Untuk itu waktu yang paling tepat adalah pada usia kandungan pertengahan 4 sampai 6 bulan.

    prosehat liburan dengan ibu hamil

    Nah, liburan kali ini bisa lebih menyenangkan jika seluruh anggota ikut serta, termasuk ibu hamil. Dan jika harus bepergian dengan pesawat, berikut hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum terbang:

    1. Cek maskapai penerbangan Anda terkait persyaratan seorang ibu hamil bepergian dengan pesawat terbang. Tiap maskapai bisa saja menerapkan peraturan yang berbeda-beda.

    2. Choose the Right Seat!: pilih tempat duduk yang akan membuat Anda nyaman selama perjalanan. Untuk kenyamanan optimal, ibu hamil dapat meminta aisle seat dengan ekstra legroom untuk meluruskan kaki Anda. Dan biasanya untuk pemilihan tempat duduk, Anda dapat memintanya langsung ke agen perjalanan Anda atau ke maskapai penerbangan yang Anda gunakan.

    3. Tali pengaman harus digunakan di bawah perut Anda (abdomen), jangan di tengah atau di atas bagian perut Anda yang mulai membesar. Jika terlalu kencang, minta pramugari untuk mengendurkannya untuk Anda.

    Baca juga: 8 Checklist Ibu Menyusui ASI dengan Bayinya untuk Naik Pesawat

    4. Jangan panik saat petugas keamanan memindai (scan) barang-barang Anda dan tubuh Anda. Sistem pemindai x-ray di bandara tidak akan melukai bayi Anda.

    5. Selama di dalam pesawat, usahakan untuk tetap bergerak sebisa mungkin. Duduk terlalu lama dapat membuat kaki Anda kesemutan. Coba berjalan selama 3 sampai 4 menit setiap jamnya.

    6. Gunakan pakaian dan sepatu yang nyaman untuk Anda bergerak dan tidak membuat nyeri atau sakit setelah penggunaan yang lama. Jangan gunakan pakaian yang dapat membatasi ruang gerak Anda.

    7. Gunakan toilet begitu di dalam pesawat. Hal ini untuk berjaga-jaga jika waktu take off terlalu lama dan Anda tidak dapat meninggalkan tempat duduk Anda.

    8. Jangan lupa cadangan air mineral atau jus buah untuk mencegah dehidrasi selama perjalanan Anda dengan pesawat terbang.

    9. Siapkan kotak p3k liburan Anda yang berisi salep untuk meringankan nyeri pada sendi dan minyak penghangat agar perjalanan Anda di dalam pesawat menjadi lebih nyaman.

    10. Konsultasikan dengan dokter terkait kemungkinan yang akan terjadi pada bayi Anda jika terlalu lama ‘terbang’.

    Jadi, ibu hamil dibolehkan untuk ‘terbang’ selama usia kandungannya sudah lebih dari 4 bulan dan dalam keadaan sehat. Sementara batas Ibu hamil bepergian dengan pesawat terbang adalah ketika usia kandungannya sudah masuk minggu ke-30 atau bulan ke-7. Persiapan 10 hal yang sudah disebutkan di atas juga menentukan keselamatan Ibu hamil saat di dalam pesawat. Selamat liburan!

    Referensi:

    Read More
  • Berapa berat badan normal ibu hamil? Apakah penambahan berat yang melonjak tinggi itu baik? Kehamilan menjadi saat yang paling ditunggu oleh sebagian besar pasangan yang baru menikah.  Tentunya anak merupakan suatu anugerah bagi orang tua manapun di dunia. Selama kurang lebih 9 bulan,  embrio akan berkembang menjadi janin dan dilahirkan sebagai manusia. Selama itulah janin […]

    Ini Dia Penambahan Berat Badan Normal Ibu Hamil

    Berapa berat badan normal ibu hamil? Apakah penambahan berat yang melonjak tinggi itu baik?

    Kehamilan menjadi saat yang paling ditunggu oleh sebagian besar pasangan yang baru menikah.  Tentunya anak merupakan suatu anugerah bagi orang tua manapun di dunia. Selama kurang lebih 9 bulan,  embrio akan berkembang menjadi janin dan dilahirkan sebagai manusia. Selama itulah janin akan mengalami serangkaian pertumbuhan dan perkembangan organ yang akan mendukung hidupnya ketika telah dilahirkan. Oleh karena itu, untuk memastikan janin ini berkembang dengan sempurna, saat sebelum dan selama proses kehamilan sangatlah penting bagi seorang calon ibu untuk memberikan gizi yang optimal terhadap bayinya, dengan kata lain memberikan asupan makanan yang dibutuhkan untuk dirinya dan terutama buah hatinya.

    berat badan ibu hamil normal

    Namun tentunya ada batasan bagi ibu hamil dalam memenuhi gizinya saat masa kehamilan. Batasannya adalah ketika mereka memiliki berat badan tidak normal atau berlebihan, jauh melebihi penambahan berat badan yang normal saat hamil. Batasan ini diperlukan karena kelebihan atau kekurangan berat badan bagi ibu hamil dapat memberikan dampak buruk bagi janin, kehamilan, dan masa persalinan. Dan untuk itu, sangatlah penting untuk mengetahui penambahan berat badan normal ibu hamil.

    Ternyata peningkatan  berat badan normal ibu hamil sangat berhubungan erat dengan indeks masa tubuh (IMT) seorang perempuan sebelum hamil. Peningkatan berat badan yang kurang dapat meningkatkan risiko Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sedangkan peningkatan berat badan yang berlebih dapat meningkatkan risiko memiliki bayi besar (giant baby/ macrosomic baby) yang secara simultan meningkatkan risiko obesitas pada anak. Berikut ini adalah tabel hubungan IMT dengan penambahan berat badan yang harus dicapai seorang calon ibu selama kehamilan:

    IMT (kg/m2) sebelum hamil

    • < 19.8 (Underweight): penambahan berat badannya selama hamil sekitar 12.5-18 kg
    • 19.9-26.0 (Normal): penambahan berat badannya selama hamil sekitar  11.5-16 kg
    • 26.0-29.0 (Overweight): penambahan berat badannya selama hamil sekitar 7-11.5 kg
    • > 29 (Obesitas): penambahan berat badannya selama hamil sekitar > 6.8 kg

    Peningkatan berat badan ibu hamil banyak diperoleh melalui kalori yang dikonsumsi setiap hari yang juga akan menentukan berat lahir bayi. Sehingga menurut Recommended Daily Allowance (RDA) kebutuhan energi ibu hamil lebih tinggi 17% yaitu bertambah 300 kcal/hari. Jumlah ini setara dengan tambahan satu mangkok nasi merah matang (100 gr), atau daging giling mentah (100 gr).  

    Segala bentuk program diet, bahkan yang dilakukan oleh calon ibu dengan obesitas pun, tidak direkomendasikan dilakukan selama kehamilan karena berhubungan dengan berat badan lahir bayi yang rendah.

    Selama kehamilan sangat disarankan ibu makan lebih banyak dengan porsi yang sedikit namun frekuensi lebih sering. Hal ini bisa membantu, karena selama hamil karena pengaruh hormon sehingga sering merasa mual. Bila memungkinkan penuhilah kebutuhan kalori harian dari protein dan lemak, bukan hanya karbohidrat dan gula saja. Bila asupan anda kurang terkontrol, jangan lupa mengkonsumsi suplemen kehamilan, yang berfungsi sebagai penunjang pertumbuhan janin anda, juga sebagai penjaga stamina ibu selama hamil. Konsultasikan dengan dokter mana suplemen yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

    Selamat menikmati proses kehamilan anda, dengan pola makan yang baik ibu sehat dan bayi juga akan sehat pula. Untuk konsultasi dengan dokter seputar kehamilan, Anda bisa install aplikasi ProSehat di sini.

    Referensi:

    Read More
  • Bagaimana cara cepat kurus setelah melahirkan? Apakah akan berpengaruh dengan kualitas ASI saya? Pertanyaan bagus. Sebelumnya sangat penting untuk diketahui bahwa saat kehamilan, seorang wanita akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 12,5 kg – 20 kg. Kenaikan berat badan tertinggi akan terjadi setelah 20 minggu kehamilan. Pada saat kehamilan ini, ibu hamil akan menambah konsumsi […]

    5 Cara Cepat Kurus Setelah Melahirkan

    Bagaimana cara cepat kurus setelah melahirkan? Apakah akan berpengaruh dengan kualitas ASI saya?

    Pertanyaan bagus. Sebelumnya sangat penting untuk diketahui bahwa saat kehamilan, seorang wanita akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 12,5 kg – 20 kg. Kenaikan berat badan tertinggi akan terjadi setelah 20 minggu kehamilan. Pada saat kehamilan ini, ibu hamil akan menambah konsumsi makanannnya untuk memenuhi kebutuhan anak dan, yang terpenting, juga sebagai persiapan setelah anak lahir.

    Kita tentu ingat, bahwa setelah melahirkan, akan ada masa menyusui dan saat menyusui, produksi susu pun memerlukan zat yang baik dan cukup. Zat-zat tersebut sebenarnya dibentuk dan disimpan saat masa kehamilan dan akan dikeluarkan saat menyusui. Maka apabila zat tersebut dibuang dengan cara melangsingkan tubuh secara cepat pasca-kelahiran, akan menimbulkan risiko berkurangnya produksi ASI akibat diet yang berlebihan.

    Pemberian ASI eksklusif adalah hal yang paling baik bagi bayi anda. Bila produksi ASI berkurang drastis akibat diet berlebihan ibu, maka kebutuhan minum anak memerlukan suplementasi dari susu formula. Padahal kita sudah sadar betul efek negatif yang bisa ditimbulkan konsumsi susu formula pada bayi,mungkin efek ini tidak langsung muncul, bisa saja baru muncul ketika bayi anda menginjak usia balita.

    Selain itu diet berlebihan paska melahirkan akan menimbulkan kerugian langsung bagi tubuh ibu. Tubuh masih memerlukan pemulihan dari proses kehamilan dan persalinan. Pemulihan ini memerlukan energi yang tinggi, beserta nutrisi yang lengkap dari makanan.

    Kemudian kapan waktu yang tepat untuk melangsingkan badan pasca melahirkan?

    Sebenarnya berat badan Anda akan menurun secara alami ketika Anda menyusui sang buah hati. Dengan menyusui maka Anda akan membongkar lemak yang disimpan selama kehamilan, karena proses menyusui sendiri memerlukan energi yang besar. Sehingga Anda juga harus menambah makanan yang cukup agar memenuhi kebutuhan harian setelah melahirkan untuk menyusui, yaitu sekitar 1800 hingga 2000 kalori. Bila Anda tidak menyusui, maka Anda boleh mulai melakukan pengaturan pola makan atau diet.

    Anda tidak boleh menurunkan berat badan lebih dari 1 kg per 2 minggu

    Hal ini disebabkan masa pasca-kehamilan adalah masa pemulihan, jadi zat-zat tertentu masih diperlukan dalam jumlah banyak.

    cara cepat kurus

    Namun,bila Anda masih khawatir tidak akan mendapatkan berat tubuh normal pasca melahirkan, mungkin 5 cara cepat kurus dengan cara aman dan sehat ini bisa Anda lakukan:

    1. Lakukan Olahraga Ringan

    Sebelum Anda memutuskan untuk berolahraga untuk membantu menguruskan badan, Anda harus berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda. Mengapa? Karena bila Anda memiliki kelainan saat kelahiran atau kondisi lain yang tidak memungkinkan, Anda tidak boleh berolahraga dahulu. Bila dokter memutuskan Anda boleh berolahraga, mulailah dengan yang ringan. Jangan langsung melakukan olahraga berat! Prinsipnya olahraga membuat Anda semakin nyaman dan sehat, bukan semakin memperburuk keadaan Anda. Olahraga low-impact yang bisa Anda coba adalah berjalan santai di treadmill, berenang, dan bersepeda. Contohnya wanita yang tidak ada komplikasi selama hamil dan melahirkan secara normal boleh mulai olahraga (sit up) 40 hari pasca melahirkan. Wanita yang melahirkan dengan cara operasi caesar baru bisa melakukan olahraga setelah 3 bulan paska bersalin, dan ini sebaiknya dimulai dengan yang ringan.

    2. Atur Pola Makan

    Selagi menyusui, sangat penting bagi Anda untuk menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi. Lebih baik beralih ke makanan yang diproses dengan baik, sehingga kandungan gizinya terjaga. Pilihan salad dengan sayuran dan buah segar serta organik dapat menjadi salah satu cara cepat kurus setelah melahirkan. Jangan sampai tidak makan karbohidrat sama sekali karena Anda juga harus mendapatkan energi yang cukup untuk setiap harinya. Pilihan sumber karbohidrat yang lebih sehat dan bisa mengenyangkan dalam waktu lama adalah beras merah, pasta wholewheat, ubi merah, ubi ungu, mie dari barley, dst.

    3. Jangan Lewatkan Sarapan

    Sarapan adalah waktu yang penting untuk Anda mengisi energi Anda. Pastikan bahwa Anda sarapan dengan makanan yang kaya akan serat dan sedikit karbohidrat, seperti roti atau pasta. Jangan lupa juga sumber protein dalam menu anda, bisa daging merah, unggas, ikan, kerang, dan kacang-kacangan. Pastikan Anda juga mengonsumsi 5 porsi buah dan sayur setiap harinya.

    4. Hidrasi yang Baik

    Dengan minum air mineral 8 liter atau lebih setiap harinya, anda akan membantu ibu tetap segar, teurtama selama menyusui. Berhenti minum minuman kemasan dengan kandungan gula yang tidak terkontrol jumlahnya. Pastikan Anda hanya minum air mineral dan jus tanpa gula sebagai salah satu bentuk detox bagi tubuh Anda.

    5. Slow Down

    Mengunyah makanan dengan baik dan sesuai prosedur yang dianjurkan, yaitu sekitar 30 kali akan membantu tubuh Anda memproses makanan dengan lebih baik. Dengan begitu tubuh juga akan terasa lebih cepat kenyang.

    Dengan 5 cara cepat kurus di atas, diharapkan Anda tidak terlalu fokus pada bagaimana mengembalikan bentuk tubuh ideal dengan cepat, tetapi juga mempertimbangkan efek yang akan diberikan kepada si kecil yang masih membutuhkan ASI.

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Kurus Ekstra Cepat Selepas Melahirkan
    • NLM.nih.gov: Patient Instructions
    • WebMD.com: 8 Tips for Losing Weight After Pregnancy
    Read More
  • Back to nature merupakan konsep dari gentle birth. Hal ini terinspirasi dari proses persalinan yang dilakukan oleh para wanita dari suku pedalaman di Indonesia. Mereka sudah dan masih melakukan gentle birth ini, di pinggir sungai dan hanya ditemani oleh suami. (sumber: National Geographic) Apa Itu Gentle Birth? Gentle birth adalah metode melahirkan yang tenang dan […]

    Serba Serbi Gentle Birth

    Back to nature merupakan konsep dari gentle birth. Hal ini terinspirasi dari proses persalinan yang dilakukan oleh para wanita dari suku pedalaman di Indonesia. Mereka sudah dan masih melakukan gentle birth ini, di pinggir sungai dan hanya ditemani oleh suami. (sumber: National Geographic)

    Apa Itu Gentle Birth?

    Gentle birth adalah metode melahirkan yang tenang dan nyaman di mana sang ibu dapat melahirkan di mana saja, tidak harus di rumah sakit. Konsep gentle birth ini diawali dengan melakukan senam hamil yang tepat, yoga dan teknik self-hypnosis atau hipnotis diri jauh sebelum waktu kelahiran agar sang ibu siap secara mental dan fisik dalam melahirkan. Pendampingan tenaga medis seperti dokter kandungan atau bidan sebaiknya tetap dilakukan terutama bagi ibu yang baru pertama kali melakukan persalinan.

    gentle birth

    Proses persalinan dengan metode gentle birth tidak akan diramaikan oleh suara teriakan sang ibu yang kesakitan, namun hanya suara erangan 1 atau 2 kali, terciptalah proses kelahiran yang sakral dan suci, di mana sang ibu menyaksikan dan melakukan sendiri proses kelahiran buah hatinya. How magical is that!

    Siapa Saja yang Boleh Melakukan Gentle Birth?

    Para wanita yang sudah mempersiapkan rohani dan jasmani dari sebelum hamil, saat masa kehamilan dan beberapa saat menjelang kelahiran. Apa saja yang harus dipersiapkan dari segi rohani dan jasmani? Percaya bahwa kearifan alam adalah yang terbaik. Percaya dengan alam dan kekuatan yang akan menemani proses persalinan Anda. Self-hypnosis juga dapat membentuk kepercayaan bahwa melahirkan itu sebuah hal yang indah dan magis sehingga sang ibu tidak akan mengalami rasa nyeri atau sakit dalam prosesnya. Sementara untuk persiapan jasmani, dari awal masa kehamilan sang ibu sudah rajin berolahraga yang nantinya dapat membuat tubuhnya bugar saat akan menjalani persalinan dan sebaiknya dimulai dari trimester pertama dengan rajin olahraga low-impact seperti yoga dan berjalan kaki.

    Sedangkan untuk hal-hal terkait medis yang perlu diperhatikan oleh ibu dan keluarga adalah:

    • Kehamilan tidak berada pada rentang usia hamil berisiko tinggi (umur ibu <19 tahun atau di atas 35 tahun)
    • Bukan kehamilan kembar
    • Tidak ditemukannya masalah kesehatan ibu selama 30 minggu kehamilan
    • Posisi janin, plasenta, dan tali pusat normal ketika cek USG terakhir (misalnya di minggu ke-30)
    • Janin sehat, tunggal, cukup bulan, dan tidak memiliki kelainan
    • Tidak adanya gejala ketuban pecah dini
    • Tidak adanya riwayat komplikasi pada persalinan sebelumnya

    2 Jenis Metode Gentle Birth yang Umum di Indonesia

    1. Water Birth

    Water birth atau teknik melahirkan di dalam air adalah teknik melahirkan di mana sang ibu menjalani proses kelahiran di dalam bak atau bathtub mandi berisi air hangat. Teori di balik melahirkan di dalam air adalah bahwa bayi telah berada di dalam kantung ketuban selama 9 bulan. Melahirkan di lingkungan yang sama atau serupa dapat mempernyaman bayi dan mengurangi stres bagi ibu. Walaupun teknik ini dapat mengurangi stres saat kelahiran dan dipercaya juga dapat mengurangi komplikasi.

    Beberapa keuntungan bagi ibu jika melahirkan di dalam air adalah sebagai berikut:

    • Lingkungan air dapat membuat nyaman,  menenangkan, dan santai. Nampaknya air dapat meningkatkan energi sang ibu pada saat stadium akhir persalinan.
    • Air dapat mengurangi atau memperingan tekanan pada area perut. Daya apung dapat mengurangi berat tubuh sang ibu, sehingga memungkinkan pergerakan dan pengaturan posisi yang lebih bebas dan leluasa. Daya apung menghemat tenaga ibu karena tidak terbeban oleh gravitasi. Daya apung itu sendiri juga dapat membuat kontraksi rahim lebih efisien dan sirkulasi darah yang lebih baik, sehingga oksigenasi otot rahim menjadi lebih baik, mengurangi nyeri untuk ibu, dan memberi lebih banyak oksigen untuk bayi.
    • Berendam di dalam air seringkali dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh rasa cemas.
    • Berendam di dalam air dapat menstimulasi sensor saraf sentuh dan temperatur, serta meningkatkan ambang batas nyeri (yang disebut juga Gate Theory of Pain), sehingga mengurangi keperluan pembiusan.
    • Air tampaknya dapat menurunkan produksi hormon stres, sehingga tubuh ibu dapat lebih memproduksi endorfin, yang bersifat anti nyeri. Air dapat menyebabkan miss V menjadi lebih elastis dan rileks, sehingga mengurangi angka kejadian dan keparahan robekan, demikian pula untuk kebutuhan episiotomy (pengguntingan untuk pelebaran jalan lahir) dan jahitan.

    Setelah sang ibu dapat rileks secara mental, maka ia dapat mengkonsentrasikan usahanya ke dalam proses persalinan. Air memberikan rasa privasi, yang mengurangi rasa malu, kecemasan, dan ketakutan. Di sisi lain, keuntungan bagi bayi adalah lingkungan yang serupa dengan kantung ketuban, dan mengurangi stres bayi dengan memberikan rasa aman.

    2. Hypnobirthing

    Hypnobirthing adalah suatu bentuk terapi alternatif holistik yang membantu sang ibu untuk rileks, tenang, dan tetap dalam keadaan sadar sepenuhnya. Hypnobirthing adalah salah satu cabang dari Hypnosis. Hypnosis telah diakui oleh WHO sebagai terapi alternatif di luar Ilmu Kedokteran Barat yang sah. Hypnobirthing dilakukan oleh ibu dan pasangannya dalam keadaan relaksasi mendalam. Setelah masuk dalam keadaan relaksasi mendalam, dilakukanlah suatu penanaman sugesti ke otak mengenai hal-hal positif saat proses persalinan, misalnya bahwa proses persalinan itu tidak menyakitkan.

    Pada praktiknya, sang ibu diajarkan untuk memasukkan kata-kata positif ke dalam dirinya. Sang suami juga diharapkan ikut menanamkan kata-kata positif kepada istrinya. Pada awalnya ibu akan dibantu oleh terapis dalam prosesnya, selanjutnya ibu tersebut bisa melakukannya sendiri atau dengan bersama suami di rumah. Hypnobirthing dapat juga dilakukan dengan alat bantu CD (Compact Disc) rekaman suara sugesti. Kelas hypnobirthing biasanya dilakukan dalam tiga kali pertemuan, sekali seminggu dalam waktu satu setengah jam. Seorang ibu dapat mulai mengikuti kelas ini pada usia kehamilan sedini mungkin, tetapi tidak menutup kemungkinan kelas ini diikuti oleh ibu yang usia kehamilannya telah diatas enam bulan.

    Keuntungan hypnobirthing:

    • Kondisi tenang selama kehamilan akan direkam oleh janin dan membentuk kepribadian serta kecerdasan sejak di dalam rahim
    • Mengurangi rasa mual, muntah, dan pusing
    • Menciptakan keadaan yang seimbang sehingga pertumbuhan fisik dan psikis bayi lebih sehat
    • Memperlancar jalannya proses persalinan dan meminimalkan rasa sakit
    • Meningkatkan produksi ASI
    • Dapat lebih mengontrol emosi dan perasaan
    • Mencegah kelelahan yang berlebih saat proses persalinan

    Dengan melihat penjelasan diatas dapat dinilai bahwa gentle birth atau teknik melahirkan yang dapat menjadi alternatif selain melahirkan di rumah sakit ataupun teknik caesar. Manakah yang menjadi pilihan Anda?

    Referensi:

    • TanyaDok: Nyamannya Melahirkan dalam Air
    • TanyaDok: Melahirkan Kini Tak Sakit Lagi dengan Hypnobirthing
    • TanyaDok: Terapi Musik untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat Persalinan
    • AyahBunda: Metode Persalinan Gentle Birth
    • BellyBelly: Water Birth; Everything You Need to Know
    • NationalGeographic: Metode Gentle Birth untuk Proses Kelahiran yang Suci dan Damai
    • TanyaDok: Teknik Melahirkan di Dalam Air Amankah?
    • TanyaDok: Melahirkan Kini Tak Sakit Lagi dengan Hypnobirthing
    Read More
  • Yuk, ikutan kontes foto USG bersama ProSehat! Mau tahu caranya? Tunjukkan bahwa Anda#IbuPintar dan dapatkan kesempatan memenangkan voucher tanpa minimum pembelian total Rp 10 JUTA. Simak penjelasan berikut ya: Follow instagram dan twitter @prosehat Install atau update aplikasi ProSehat Anda ke versi terbaru di sini app.prosehat.com Klik IKUT KONTES dan Anda akan masuk ke dalam fitur kamera HP […]

    Kontes Foto USG #IbuPintar Berhadiah Rp 10 JUTA

    Yuk, ikutan kontes foto USG bersama ProSehat! Mau tahu caranya?

    Tunjukkan bahwa Anda#IbuPintar dan dapatkan kesempatan memenangkan voucher tanpa minimum pembelian total Rp 10 JUTA.

    Simak penjelasan berikut ya:

    1. Follow instagram dan twitter @prosehat
    2. Install atau update aplikasi ProSehat Anda ke versi terbaru di sini app.prosehat.com
    3. Klik IKUT KONTES dan Anda akan masuk ke dalam fitur kamera HP
    4. Foto gambar USG buah hati Anda dan publish ke instagram ataupun twitter
    5. Sedang tidak hamil? Tidak apa, foto gambar USG anak Anda saja.
    6. Jangan lupa untuk mention/ tag @prosehat dan tambahkan hashtag #IbuPintar pada foto Anda dengan caption yang menjelaskan apa arti buah hati untuk kehidupan Anda 🙂
    7. Pengumpulan foto peserta dilakukan dari tanggal 16-31 Mei 2016
    8. Akan ada 8 pemenang beruntung dengan pembagian hadiah sebagai berikut yang akan diumumkan di akhir pengumpulan foto:
      • Pemenang pertama: 1 orang @ 5 juta = 10 kupon x 500rb
      • Pemenang kedua: 1 orang @ 2,5 juta = 10 kupon x 250rb
      • Pemenang ketiga: 1 orang @ 1,5 juta = 10 kupon x 150rb
      • Hiburan 5 orang @ 200rb (2 x 100rb)

    kontes foto usg

    Dengan mengikuti kontes foto usg ini akan membuktikan bahwa Anda merupakan salah satu ibu pintar Indonesia yang menghargai setiap proses kehamilan hingga melahirkan karena telah mengabadikan setiap moment berharga tersebut. Selamat mengikuti kontes foto usg bersama ProSehat!

    Read More
  • Pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) sangat disarankan bagi para ibu hamil untuk memonitor kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Kenapa pemeriksaan ini penting? Kapan dan apa saja yang harus diperiksa? Pemeriksaan ini adalah serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara berkala dari awal kehamilan hingga proses persalinan untuk memonitor kesehatan ibu dan janin agar tercapai  kehamilan yang […]

    4 Hal Penting dari Pemeriksaan Kehamilan (Antenatal Care)

    Pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) sangat disarankan bagi para ibu hamil untuk memonitor kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Kenapa pemeriksaan ini penting? Kapan dan apa saja yang harus diperiksa?

    Pemeriksaan ini adalah serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara berkala dari awal kehamilan hingga proses persalinan untuk memonitor kesehatan ibu dan janin agar tercapai  kehamilan yang optimal. Sementara untuk pemeriksaan antenatal merupakan pemeriksaan rutin menjelang persalinan dan salah satu satu program yang terencana berupa observasi, edukasi, dan penanganan medis pada ibu hamil.

    pemeriksaan kehamilan

    Proses kehamilan dan persalinan yang aman dan memuaskan merupakan tujuan dari pemeriksaan antenatal ini. Belum lagi tujuan lainnya yang tidak kalah penting, yaitu menurunkan angka kematian ibu melahirkan, menurunkan angka kematian bayi dan mendeteksi dini gangguan agar dapat diatasi dengan cepat. Berikut ini 4 hal penting dari Antenatal Care:

    1. Pemeriksaan Kehamilan Pertama

    Pemeriksaan ini dilakukan ketika usia kehamilan Anda antara 0-3 bulan. Pada usia kehamilan muda ini banyak para ibu yang tidak menyadari kehamilannya. Dan untuk pemeriksaan pertama ini diwajibkan dilakukan sebelum usia kehamilan < 12 minggu. Pemeriksaan ini cukup dilakukan sekali dan mungkin berlangsung 30-40 menit. Berikut ini hal-hal yang diperiksa pada pemeriksaan pertama:

    • Riwayat Kesehatan: Anda akan diajukan beberapa pertanyaan untuk mengetahui kelainan genetik, kondisi kesehatan, riwayat kehamilan sebelumnya dan keadaan mental/psikososial Anda.
    • Penentuan Usia Kehamilan: Pada langkah ini akan dilakukan USG transvaginal atau transabdominal untuk memastikan adanya janin dalam kandungan atau dengan menanyakan HPHT (hari pertama haid terakhir) Anda.
    • Pemeriksaan Fisik Secara Umum: Pemeriksaan seperti tekanan darah, berat badan dan pemeriksaan fisik lainnya dilakukan pada step ini.
    • Pemeriksaan Dalam: Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan vagina dan leher rahim Anda.
    • Pemeriksaan Laboratorium: Hal ini dilakukan untuk mengetahui kadar hemoglobin darah, urinalisis (pemeriksaan urin), golongan darah serta rhesus, TORCH dan tes hepatitis.

    Bila terdapat kelainan atau komplikasi dalam pemeriksaan fisik dan laboratorium maka sebaiknya dirujuk ke dokter spesialis kandungan. Bila tidak terdapat kelainan maka pemeriksaan tetap dapat dilakukan di bidan atau puskesmas.

    2. Pemeriksaan Kehamilan Kedua

    Pemeriksaan yang kedua ini dilakukan saat usia kehamilan antara 4-6 bulan. Normalnya kunjungan kehamilan dilakukan sebelum usia kehamilan mencapai 26 minggu. Pemeriksaan ini hanya berlangsung kurang lebih 20 menit saja. Pemeriksaan yang akan dilakukan meliputi:

    • Anamnesa: Anda akan ditanyakan mengenai kondisi selama kehamilan, keluhan-keluhan yang muncul dan tanda-tanda pergerakan janin.
    • Pemeriksaan Fisik: Pemeriksaan ini berupa pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi fundus uteri (puncak rahim), detak denyut janin dan pemeriksaan fisik menyeluruh serta pemeriksaan dalam bila pada kunjungan pertama tidak dilakukan.
    • Pemeriksaan Laboratorium: Pemeriksaan yang meliputi urinalisis, cek protein dalam urin bila tekanan darah tinggi, gula darah dan hemoglobin terutama bila kunjungan pertama anda dinyatakan anemia. Anda juga bisa melakukan serangkaian pemeriksaan lainnya yang berguna dalam mendeteksi dini kelainan dalam janin misalnya alpha feto protein (AFP), Chorion Villius Sample (CVS), dan amniosintesis.
    • Pemeriksaan Ultrasonografi: Pemeriksaan USG ini berguna untuk mendeteksi kelainan bawaan janin, jumlah janin, pergerakan jantung janin, lokasi plasenta (ari-ari) dan lain-lain.

    3. Pemeriksaan Kehamilan Ketiga

    Pemeriksaan ketiga ini dilakukan saat usia kehamilan mencapai 32 minggu. Pemeriksaan ini mungkin memakan waktu 20 menit dengan komposisi pemeriksaan hampir sama dengan pemeriksaan kedua yaitu:

    • Anamnesa: Anda akan ditanyakan mengenai kondisi selama kehamilan, keluhan-keluhan yang muncul dan tanda-tanda pergerakan janin.
    • Pemeriksaan Fisik: berupa pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi fundus uteri (puncak rahim), detak denyut janin, pemeriksaan Leopold (pemeriksaan kandungan melalui perut) dan pemeriksaan fisik menyeluruh.
    • Pemeriksaan laboratorium: Urinalisis, cek protein dalam urin bila tekanan darah tinggi, gula darah dan hemoglobin.

    4. Pemeriksaan Kehamilan Keempat

    Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan terakhir dan dilakukan pada usia kehamilan antara 32-36 minggu. Pada pemeriksaan ini akan dilakukan pemeriksaan:

    • Anamnesa: Anda akan ditanyakan mengenai kondisi selama kehamilan, keluhan-keluhan yang muncul, pergerakan janin, dan tanda kontraksi rahim.
    • Pemeriksaan Fisik: berupa pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi fundus uteri (puncak rahim), detak denyut janin, pemeriksaan Leopold (menentukan letak janin dalam kandungan),  dan pemeriksaan fisik menyeluruh.
    • Pemeriksaan Laboratorium: uinalisis, cek protein dalam urin bila tekanan darah tinggi, gula darah dan hemoglobin terutama bila kunjungan pertama anda dinyatakan anemia. Saat pemeriksaan keempat inilah anda akan mulai mendiskusikan pilihan persalinan yang aman sesuai dengan kondisi kehamilan.

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Perlukah Pemeriksaan Rutin Menjelang Persalinan
    • TanyaDok.com: Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan
    Read More
  • Hidup di negara dengan angka penyakit infeksi yang tinggi tentunya merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi penduduk Indonesia, khususnya wanita yang sedang hamil. Untuk itu pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan mutlak dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Banyak yang melupakan hal ini. Padahal banyak sekali manfaat dari melakukan pemeriksaan sebelum pernikahan dan melakukan vaksinasi ibu hamil atau […]

    10 Jenis Vaksinasi Wajib Bagi Calon Ibu Hamil

    Hidup di negara dengan angka penyakit infeksi yang tinggi tentunya merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi penduduk Indonesia, khususnya wanita yang sedang hamil. Untuk itu pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan mutlak dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Banyak yang melupakan hal ini. Padahal banyak sekali manfaat dari melakukan pemeriksaan sebelum pernikahan dan melakukan vaksinasi ibu hamil atau pra kehamilan.

    am_140820_pregnant_influenza_vaccine_800x600

    Salah satu manfaatnya adalah penyakit dan kelainan yang dimiliki oleh pasangan yang akan menikah dapat terdeteksi sehingga penyakit menular yang diidap oleh salah satunya dapat dengan segera ditangani. Sebab dalam pernikahan, seks tak bisa dilepaskan dari risiko tertularnya penyakit menular. Agar hasil lebih optimal, pemeriksaan kesehatan sebaiknya dilakukan satu tahun sebelum pernikahan. Pemeriksaan kesehatan yang mendekati hari pernikahan hanya bisa dipilih oleh pasangan yang rajin melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tahun.

    Dengan adanya penyakit HIV/AIDS, pernikahan tidak hanya berisiko batal, namun juga bisa mengancam kondisi jiwa pasangan dan anak yang akan dilahirkan. Untuk itu ibu yang pintar perlu melakukan beberapa tes kesehatan pranikah dan kehamilan yang meliputi:

    1. Tes kesehatan umum seperti USG, X-ray, tes laboratorium, dan sebagainya.
    2. Tes penyakit hubungan seksual (PHS).
    3. Tes persiapan kehamilan (TORCH dan lain-lain)
    4. Tes kesuburan
    5. Tes genetika

    Jika tes pra nikah dan kehamilan berhasil dilalui, jangan sampai melewatkan vaksinasi. Dengan melakukan vaksinasi ibu hamil, tubuh Anda akan kebal terhadap serangan penyakit. Tujuan dari imunisasi atau  memasukkan virus yang dilemahkan itu sendiri adalah agar terbentuk antibodi terhadap virus tersebut.

    Kemudian vaksin apa saja yang aman diberikan pada saat sebelum hamil dan saat hamil? Faktanya, tidak semua vaksin rutin dan aman diberikan pada ibu hamil. Hanya vaksin-vaksin yang tidak mengandung kuman hidup saja yang aman diberikan untuk ibu hamil. Vaksin hidup hanya boleh diberikan bila keuntungan yang diperoleh melebihi kerugian yang terjadi akibat pemberian vaksin.

    Berikut adalah pilihan vaksin yang menjadi pertimbangan para calon ibu hamil:

    1. Vaksin Hepatitis A

    • Sebelum Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Saat Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Setelah Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    2. Vaksin Hepatitis B

    • Sebelum Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Saat Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Setelah Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    3. Vaksin HPV

    • Sebelum Hamil: Ya, usia 9-26 tahun
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, usia 9-26 tahun
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    4. Vaksin Influenza (Inaktif)

    • Sebelum Hamil: Ya
    • Saat Hamil: Ya
    • Setelah Hamil: Ya
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    5. Vaksin Influenza (Aktif)

    • Sebelum Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Tipe Vaksin: Hidup

    6. Vaksin MMR

    • Sebelum Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, berikan segera setelah kelahiran jika rentan
    • Tipe Vaksin: Hidup

    7. Vaksin Meningitis / Meningococcus

    • Sebelum Hamil: Jika ada indikasi
    • Saat Hamil: Jika ada indikasi
    • Setelah Hamil: Jika ada indikasi
    • Tipe Vaksin: Inaktif

     

    8. Vaksin Pneumonia / Pneumococcus / IPD

    • Sebelum Hamil: Jika ada indikasi
    • Saat Hamil: Jika ada indikasi
    • Setelah Hamil: Jika ada indikasi
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    9. Vaksin DT

    • Sebelum Hamil: Ya, DPT lebih dipilih
    • Saat Hamil: Ya, DPT lebih dipilih jika usia kehamilan lebih dari 20 minggu
    • Setelah Hamil: Ya, DPT lebih dipilih
    • Tipe Vaksin: Toksoid

    10. Vaksin DPT

    • Sebelum Hamil: Ya
    • Saat Hamil: Ya
    • Setelah Hamil: Ya
    • Tipe Vaksin: Toksoid

    11. Vaksin Varicella

    • Sebelum Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, berikan segera setelah kelahiran jika rentan
    • Tipe Vaksin: Hidup

    Keterangan:

    • HPV: human papilloma virus,
    • MMR: mumps, measles, rubella,
    • DT: difteri, tetanus,
    • DPT: difteri, tetanus, pertusis

    Risiko terinfeksinya janin oleh vaksin hidup membuat vaksin hidup tidak direkomendasikan pada saat kehamilan. Dengan demikian hendaknya vaksin hidup diberikan sebelum hamil atau setelah melahirkan. MMR dan varicella merupakan vaksin-vaksin hidup yang direkomendasikan karena penyakit-penyakit yang dicegah dengan vaksin ini (rubella dan varicella) dapat menyebabkan gangguan kehamilan dan kelainan pada janin. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pemberian vaksin merupakan hal penting dipertimbangkan sehubungan dengan kehamilan. Oleh karena pemberian vaksin yang cukup rumit pada saat kehamilan, maka setiap wanita yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan konsultasi pada dokter kebidanan dan kandungan untuk pemberian vaksin ini.

    Sudah  banyak ibu hamil yang mempersiapkan kehamilan dan melakukan vaksinasi saat hamilnya melalui layanan vaksinasi ProSehat. Dapatkan dengan mudah informasinya melalui aplikasi ProSehat (link) ini. Saat ini sudah dilengkapi dengan fitur tanya jawab dokter!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Vaksin Sebelum, Saat dan Setelah Kehamilan, Bolehkah?
    • TanyaDok.com: Perlukah Imunisasi Sebelum Menikah dan Saat Hamil
    • Merck. (2007). Merck Vaccine Patient Assistance Program. Retrieved December 19, 2007
    • Department of Vaccine and Biology. Report of a meeting on preventing CRS: Immunization strategies, surveillance needs. WHO. Geneva, 2000 (12-14 Jan)
    • Clark AL, Gall SA. Clinical uses of intravenous immunoglobulin in pregnancy. AmJ Obstet Gynecol 1997
    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja