Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Penyebab Anak Mudah Sariawan dan Cara untuk Mengobatinya

Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

Faktor Penyebab Anak Mudah Sariawan dan Cara Mengatasinya

Selain karena kurang vitamin C, ada beberapa penyebab lain anak mudah sariawan. Misalnya alergi makanan, atau kebiasaan menggigit bibir. Bahkan bisa jadi seringnya sariawan pada anak merupakan gejala adanya penyakit serius pada tubuh anak.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab anak sering sariawan dan pengobatan seperti apa yang diperlukan.

Mengenal Sariawan pada Anak

Sariawan atau disebut juga Stomatitis aftosa adalah kondisi peradangan di dalam mulut yang ditandai dengan luka berwarna kuning atau putih, dengan warna merah di sekelilingnya. Sariawan biasa terjadi di permukaan gusi, lidah, bibir, pipi bagian dalam. dan dapat dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak hingga bayi. 

Sariawan pada anak menjadi kasus yang sering dijumpai. Hal ini tentunya dapat berimbas pada menurunnya nafsu makan, anak cenderung malas bicara, rewel dan terlihat kesakitan.

Gejala dan Penyebab Anak Mudah Sariawan

Gejala yang sering kali dirasakan saat anak mengalami sariawan, yaitu nyeri yang mengganggu, sensasi terbakar, gatal, dan bahkan dapat disertai dengan keluhan lemas, demam, sulit menelan, dan pembengkakan kelenjar getah bening di area leher. 

Untuk penyebab sariawan, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya masalah ini. Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan anak mudah sariawan, diantaranya:

  • Kebiasaan Sering Menggigit Bibir

    Trauma akibat tergigit di area mulut, lidah, atau bibir dapat memicu terjadinya sariawan di mulit. Oleh sebab itu, anak perlu diberi pengertian untuk tidak boleh sering menggigit bibir ataupun lidahnya sendiri.

  • Kurang Menjaga Kebersihan Mulut

    Kebersihan gigi dan mulut sangatlah penting. Maka dari itu sejak kecil anak sudah harus diajarkan menggosok gigi, terutama setelah memakan makanan manis. Kebiasaan baik menggosok gigi tidak hanya mencegah sariawan namun juga mencegah masalah-masalah mulut lainnya seperti gusi bengkak, karang gigi, dan gigi berlubang.

  • Melemahnya Daya Tahan Tubuh Anak

    Banyak bakteri di dalam mulut. Baik bakteri baik maupun bakteri jahat yang dapat menyebabkan sariawan. Ketika tubuh dalam kondisi fit, bakteri dan organisme jahat lain yang dapat menyebabkan sariawan bisa dilawan oleh sistem kekebalan tubuh. Namun ketika daya tahan tubuh turun, secara otomatis tubuh tidak bisa melawan organisme jahat ini sehingga mulut anak mengalami sariawan.

  • Kekurangan Nutrisi

    Sariawan menjadi salah satu gejala tubuh kekurangan vitamin C. Namun sariawan juga bisa disebabkan kekurangan nutrisi dari zink, zat besi, vitamin B, dan vitamin D. Oleh sebab itu, pastikan anak selalu mendapatkan nutrisi yang cukup.

  • Adanya Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh

    Penyakit seperti autoimun dan alergi dapat menjadi penyabab sering munculnya sariawan di mulut anak. Oleh sebab itu, silahkan lakukan pengecekan untuk memeriksa ada tidaknya penyakit autoimun maupun alergi di tubuh anak.

  • Gesekan Akibat Kawat Gigi

    Seringnya bibir ataupun gusi bergesekan dengan kawat gigi akan menyebabkan luka dan peradangan. Dari sana maka berkembang menjadi sariawan. Namun hal ini bisa diminimalisir jika Sahabat Sehat mempercayakan pemasangan kawat gigi anak hanya kepada dokter yang memang berkompeten.

  • Efek Samping dari Obat-Obatan Tertentu

    Penggunaan suatu jenis obat juga dapat menimbulkan gejala sariawan. Beberapa obat dengan efek samping adanya sariawan seperti obat kemoterapi, beberapa jenis antibiotik, obat epilepsi, ataupun kortikosteroid (yang digunakan dalam jangkan panjang. Anak yang sedang dalam terapi radiasi pada bagian mulut dan leher juga dilaporkan sering mengalami efek samping berupa sariawan di bibir dan mulut.

  • Alergi dan Hypersensitif pada Zat Tertentu

    Sering ditemukan bahwa anak-anak memiliki alergi pada sodium lauryl sulfate (SLS) yang terkandung pada beberapa jenis pasta gigi. Bisa juga karena alergi pada jenis makanan tertentu dan reaksi yang kemudian ditimbulkan adalah munculnya sariawan di bibir dan mulut. Banyak juga orang yang mengeluhkan mengalami sariawan setelah mengkonsumsi makanan berminyak, mengandung penyedap makanan, ataupun makanan pedas.

  • Stress Emosional

    Faktor mental atau emosional telah diakui berperan sebagai faktor risiko yang mempengaruhi permulaan dan perkembangan gangguan rongga mulut. Stress dan rasa cemas akan meningkatkan kadar kortisol serum yang dimana ketika kortisol meningkat dapat menyebabkan sariawan dan masalah mulut lainnya.

    Lihat Juga: Cara Mengatasi Stress pada Anak

  • Infeksi Virus

    Beberapa virus dapat menyebabkan sariawan, khususnya herpes simpleks serta penyakit kaki tangan dan mulut (hand foot and mouth disease). Kemungkinan infeksi pada anak biasanya berasal dari piring makan yang dipakai bersama oleh orang tua yang terinfeksi herpes simpleks. Atau karena orang tua yang terinfeksi herpes simpleks mencium anaknya.

  • Anak Mudah Sariawan Karena Memiliki Penyakit Tertentu

    Sariawan bisa jadi merupakan pertanda anak memiliki masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius, terutama jika sariawan tidak sembuh dalam 2 minggu. Beberapa penyakit yang identik menyebabkan anak mudah sariawan misalnya radang usus dan penyakit celiac (penyakit autoimun yang gejalanya muncul akibat mengonsumsi makanan yang mengandung gluten atau protein dari tanaman seperti gandum).

    Lihat Juga: Gejala Radang Usus Buntu

    Kanker mulut juga bisa ditandai dengan sariawan di bibir yang tidak kunjung sembuh selama beberapa minggu. Biasanya sariawan akan tampak  kemerahan atau keputihan dan disertai nyeri, anak menjadi sulit menelan, sulit bicara, hingga mati rasa pada bibir dan mulut.

Jika anak mengalami sariawan yang tidak kunjung sembuh lebih dari 2 minggu segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Pengobatan Untuk Anak yang Mudah Sariawan

Sariawan pada anak sebenarnya dapat hilang dengan sendiri dalam beberapa hari. Meskipun demikian, Sahabat Sehat tidak boleh menganggap remeh dan membiarkan begitu saja sebab sariawan dapat menimbulkan rasa perih sakit, dan tidak nyaman pada mulut anak. Sahabat Sehat dapat memilih beberapa solusi untuk mengatasi anak yang mudah sariawan seperti:

Berikan Obat Sariawan

Karena sariawan bisa sembuh dengan sendirinya maka obat sariawan seperti pereda nyeri maupun obat kumur yang dijual bebas sudah cukup. Konsumsi buah dan vitamin C juga dapat menjadi obat ampuh untuk mengatasi masalah sariawan pada anak.

Butuh Vitamin C untuk Anak? Check di Sini

Ubah Kebiasaan Anak

Kebiasaan-kebiasaan penyebab sariawan harus diubah. Anak yang terbiasa menggigit bibir dan lidahnya harus diberikan pemahaman untuk tidak melakukannya. Anak juga harus dibiasakan pola hidup sehat seperti menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur. Perhatikan juga agar anak tidak mudah stress serta agar makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang sehat dan tidak akan memicu munculnya sariawan di kemudian hari.

Perawatan Sariawan di Rumah

Agar sariawan cepat sembuh, penggunaan obat pereda nyeri menjadi solusi yang baik untuk anak. Namun jika Sahabat Sehat tidak ingin anak terlalu banyak mengkonsumsi obat, Sahabat Sehat dapat melakukan perawatan sariawan dengan langkah sederhana seperti berikut :

  • Kompres area sariawan dengan es batu yang telah di balut kain bersih
  • Mengoleskan gel atau krim tumbuh gigi di area luka sariawan
  • Beri makanan dengan tekstur lembut dan bersuhu dingin, seperti es krim, yogurt, kentang tumbuk, atau puree buah dan sayur
  • Beri air putih yang cukup
  • Berkumur dengan larutan air garam sebanyak 3-4 kali sehari.

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai penanganan sariawan pada anak yang dapat dilakukan dirumah. Namun Sahabat Sehat tetap perlu waspada apabila gejala anak mudah sariawan masih terjadi. Apalagi jika disertai gejala sariawan yang semakin meluas, serta tak kunjung sembuh setelah lebih dari dua pekan. Segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Konsultasikan kesehatan anak. Manfaatkan layanan Chat Dokter Spesialis Anak dari Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan chat melalui fitur yang tersedia di pojok kanan bawah, atau hubungi Asisten Kesehatan Maya di nomor 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Herminahospitals.com. 2021. Sariawan pada Anak. [online]
  2. WebMD. 2021. Canker Sore (Aphthous Ulcer). [online]
  3. BabyCenter. 2021. Canker sores | BabyCenter. [online].
  4. Kidshealth. 2021. Canker Sores (for Parents) – Nemours Kidshealth

Chat Asisten ProSehat aja