Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

7 Cara Atasi Stress Pada Anak

Stress memang bukan hal asing lagi. Banyak orang rawan terhadap serangan stress. Serangannya tidak kenal usia dan jenis kelamin. Termasuk anak Anda. Stress yang sering dialaminya akan menghambat tumbuh kembang otaknya. Banyaknya materi pelajaran dari sekolah dan tingginya standar kurikulum sekolah pastinya membuat anak cenderung mudah stress. Dalam kondisi seperti ini, peran keluarga sangat penting dalam penyembuhan stress pada anak. Terutama orang tua mereka yang pastinya juga mengalami stress akibat pekerjaan dan deadline yang setiap hari ditemui. Namun jangan perlihatkan stress Anda ke hadapan anak Anda yang juga sedang mengalami bad day.

prosehat peduli stress pada anak 2

Anak-anak mengalami dua jenis stress yang berbeda. Pertama adalah stress normatif yang kerap muncul seiring dengan tumbuh kembangnya. Stress seperti saat ia belajar berjalan, naik sepeda, makan dengan menggunakan sendok dan garpu sendiri masuk ke dalam kategori stress ini. Kemudian stress jenis kedua adalah ‘perubahan’ dalam hidupnya yang membuat shocked, seperti perceraian, pindah rumah, aktifitas di sekolah yang menumpuk dan masalah dengan temannya. Jika sudah mengetahui alasan stress pada anak, maka Anda dapat mengatasi stress tersebut dengan 7 cara di bawah ini:

prosehat peduli stress pada anak 1

1. Perhatikan Perubahan Emosi Anak

Tips pertama atasi stress pada anak adalah dengan be aware with the change. Anda harus sadar bahwa jika memang anak Anda mudah depresi, saat mood tersebut datang, Anda harus sudah dapat mengenalinya. Cara termudah mengenali apakah anak Anda stress atau tidak adalah dengan mengamati perubahan emosinya. Jika ia menjadi lebih agresif atau murung, mungkin ia memang sedang stress. Biasanya ia akan cenderung menggerutu atas stress yang dialaminya.

2. Luangkan Waktu untuk Bersantai

Jika Anda sudah mengenali gejala stress yang dialami anak Anda, maka segera alihkan perhatiannya ke hal yang menyenangkan seperti rencana liburan berenang di water park, pergi ke studio Universal di Singapura atau tempat lainnya yang dapat membuat tubuhnya rileks dan pikirannya tenang.

3. Ajarkan Anak untuk Berpikir Positif

Tanamkan budaya pikiran positif sejak dini. Katakan padanya bahwa semuanya akan berjalan dengan sebagaimana mestinya dan pasti akan ada hikmah di balik setiap peristiwa yang menjadi penyebab stress pada anak Anda.

4. Ajak Anak Mengucapkan Kalimat Positif Sebagai Bentuk Meditasi

Selain berpikir positif, banyak orang tua yang beranggapan bahwa ucapan adalah doa atau perwujudan hal yang akan didapat. Hal tersebut benar. What you think and say, what you become. Jadi lebih baik tanamkan budaya kalimat berenergi positif seperti, ‘I am good,’ ‘I will be fine,’ ‘everything is going to be okay,’ dan masih banyak lagi.

5. Membuat Visualisasi dengan Seni

Entah itu menulis, bermusik, bernyanyi atau menggambar, kegiatan seni sudah dipercaya oleh para ahli dapat melepaskan stress akibat penuhnya pikiran yang ada di kepala. Jika anak Anda menyukai kegiatan menulis, ajak ia untuk menumpahkan segala isi hati dan pikirannya ke sebuah cerita. Setelah itu tanya anak Anda tentang stress yang dialaminya. Banyak orang menumpahkan emosi dan depresinya melalui tulisan atau gambar. Untuk itu kegiatan seni di rumah harus sering dilakukan sejak dini.

6. Controlled Breathing

Mengambil nafas panjang dalam selang interval tertentu sudah terbukti dapat membuat rileks tubuh Anda. Hal ini juga bisa Anda gunakan sebagai salah satu cara atasi stress pada anak. Ajak ia untuk mengambil nafas 2 hingga 4 detik, kemudian membuangnya dengan selang waktu yang sama. Melatih nafas yang diatur sedemikian rupa juga sudah terbukti dapat membuat Anda terlelap setelahnya sehingga baik digunakan untuk Anda yang sering insomnia.

7. Do Exercise!

Olahraga yang dibarengi dengan asupan nutrisi yang baik dapat membantu tubuh menangkal hal buruk yang dapat terjadi ketika anak Anda stress. Melakukan olahraga bersama seperti berenang atau bersepeda juga dapat membuka kesempatan bagi Anda untuk mengetahui lebih dalam lagi stress yang dialami anak Anda.

Dengan 7 tips atasi stress di atas diharapkan stress pada anak Anda dapat berkurang. Jika tidak, segera hubungi dokter anak yang dapat membantu dari segi kesehatan yang lebih mendalam untuk mengatasi hal tersebut.

Referensi:

Chat Asisten ProSehat aja