Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Selain Arab Saudi, Kuliah di Sudan Perlu Vaksin Meningitis

Meningitis merupakan sebuah penyakit yang berbahaya dengan tingkat kematian yang tinggi dan dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang.

Selain Arab Saudi, Kuliah di Sudan Perlu Vaksin Meningitis

Selain Arab Saudi, Kuliah di Sudan Perlu Vaksin Meningitis

Penyakit ini dapat dijumpai di seluruh dunia, namun kasus terbanyak dapat dijumpai pada benua Afrika. Salah satu negara di Afrika yang memerlukan vaksin meningitis saat ini adalah Sudan. Mari kita bahas mengenai meningitis dan vaksinnya dalam artikel ini.

Macam-macam Penyebab Meningitis

Istilah meningitis sendiri diartikan sebagai radang pada selaput pembungkus otak.2 Proses radang ini memiliki beberapa penyebab, diantaranya adalah infeksi. Infeksi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa hal yaitu bakteri, virus, parasit, dan jamur.

Dari semua penyebab yang disebutkan, bakteri adalah penyebab tersering terjadinya meningitis. Bakteri dengan spesies Neisseria meningitidis adalah salah satunya, sehingga telah dibuatkan vaksin untuk mencegah infeksi bakteri tersebut.

vaksin ke rumah, layanan ke rumah, vaksinasi di rumah aja

Gejala Awal Meningitis Tidak Khas

Cara penularan bakteri meningitis adalah melalui droplet yang diproduksi saat orang terinfeksi batuk, bersin, dan berbicara jarak dekat. Bila droplet tersebut masuk melalui saluran pernapasan, maka Sahabat Sehat dapat terinfeksi.

Saat seseorang terinfeksi bakteri tersebut, beberapa tanda dan gejala dapat timbul meskipun tidak khas. Beberapa tanda dan gejalanya adalah batuk, pilek, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot dan mual muntah.

Namun bakteri tersebut memiliki kemungkinan untuk menyebabkan meningitis, sehingga tanda dan gejala yang lebih berat dapat dialami berupa kaku pada leher, demam tinggi, dingin pada kaki tangan, nyeri kepala hebat, menghindari cahaya, kejang, hingga penurunan kesadaran.

Untuk menegakkan diagnosis meningitis akibat bakteri, maka diperlukan analisa cairan serebrospinal yang diambil dari ruas tulang belakang menggunakan jarum. Cairan tersebut kemudian dianalisis untuk menentukan apakah penyebabnya bakteri atau hal lain.

Baca Juga: Musim Flu di Australia, Perlukah Mahasiswa Vaksin Influenza?

Mencegah Meningitis dengan Vaksinasi

Semua hal tersebut dapat dicegah apabila Sahabat Sehat sudah mendapatkan vaksinasi terhadap meningococcus. Saat ini di Indonesia sudah terdapat vaksin meningitis. Vaksin yang tersedia di Indonesia terdapat 2 jenis yaitu:

  1. Vaksin meningokok polisakarida (MPSV4)

Vaksin jenis ini dapat digunakan pada semua kelompok umur. Durasi proteksi pada orang dewasa selama 3-5 tahun. Vaksin jenis ini merupakan pilihan untuk Sahabat Sehat yang berusia diatas 55 tahun.

  1. Vaksin meningokok konjugat (MCV4/MenACWY)

Vaksin ini memberikan proteksi yang adekuat dan menurunkan risiko karier. Namun hingga saat ini, BPOM menyetujui penggunaan vaksin masih terbatas untuk Sahabat Sehat yang berusia 11-55 tahun.

Kedua jenis vaksin ini sudah cukup untuk melindungi Sahabat Sehat dari infeksi bakteri meningococcus. Selain itu vaksin ini sudah mendapatkan sertifikat halal, jadi Sahabat Sehat tidak perlu khawatir lagi.

Namun bagi Sahabat Sehat yang mengalami kondisi tertentu seperti alergi terhadap vaksin ini atau sedang hamil atau menyusui harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mendapatkan vaksin tersebut.

Baca Juga: Pentingnya Vaksin Tifoid Bagi yang Kuliah di Asia Tenggara

Nah Sahabat Sehat, itulah alasan pentingnya vaksinasi meningitis sebelum kuliah di Sudan. Bila Sahabat Sehat akan kuliah maupun berkunjung ke Sudan atau negara di Afrika lainnya, Sahabat Sehat perlu mendapatkan vaksin meningitis mengingat daerah tersebut memiliki kasus meningitis lebih banyak dari negara lainnya.

Jadwalkan vaksinasi meningitis Sahabat Sehat bersama Prosehat. Layanan ini dapat dilakukan di rumah untuk kenyamanan dan kemudahan Anda.

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya dengan nomor 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
Ditinjau oleh: dr. Nurul L

 

Referensi

  1. Meningitis. Who.int. 2022.
  2. Hersi K, Gonzalez F, Kondamudi N. Meningitis.
  3. Young N, Thomas M. Meningitis in adults: diagnosis and management. Internal Medicine Journal. 2018;48(11):1294-1307.
  4. Rumah Sakit Universitas Indonesia.
  5. Menkes Luncurkan Vaksin Meningitis Halal Secara Nasional.
  6. Meningococcal Vaccination: What Everyone Should Know.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com